cover
Contact Name
Annik Megawati
Contact Email
annikmegawati33@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.farmasi.cendekiautama@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Cendekia Journal of Pharmacy
ISSN : 25992163     EISSN : 25992155     DOI : -
Core Subject : Health,
Cendekia Journal of Pharmacy published by the Program Studi Farmasi STIKES Cendekia Utama Kudus with registered number ISSN 2599-2163 (Print) and for ISSN (Online) is 2599-2155. This journal is published twice a year, in November and May.
Arjuna Subject : -
Articles 212 Documents
Back Matter Cendekia Journal of Pharmacy Vol. 8 No. 2 Tahun 2024 Fitrianingsih, Sri
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 8, No 2 (2024): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v8i2.300

Abstract

POLA PERESEPAN ANTIBIOTIK UNTUK PENGOBATAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN ATAS (ISPA) DI KLINIK X KOTA SEMARANG Sari, Wulan Kartika; Advistasari, Yustisia Dian; Elisa, Novi
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 8, No 1 (2024): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v8i1.275

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) merupakan 10 penyakit terbanyak di Indonesia. Penyakit ISPA diawali dengan gejala demam, batuk selama kurang lebih jangka waktu 2 minggu, pilek atau hidung tersumbat dan sakit tenggorokan. Penyebab ISPA dapat berasal dari berbagai mikroorganisme yakni bakteri dan virus. Beberapa faktor yang mempengaruhi penyebaran infeksi saluran pernafasan atas diantaranya faktor lingkungan, perilaku masyarakat yang kurang baik terhadap hygne dan sanitasi diri, keluarga, dapat pula dari kurangnya asupan makanan yang bergizi serta menurunnya imunitas tubuh  Penelitian ini dilakukan secara retrospektif dengan periode pengambilan data Januari hingga Juni 2023 yang bertempat di Klinik X di Kota Semarang, Jawa Tengah dengan periode pengambilan data Januari hingga Juni 2023. Subyek penelitian yang sesuai dengan kriteria inklusi sebanyak 3945 pasien. Karakteristik pasien dalam penelitian kemudian dikategorikan berdasarkan jenis kelamin diperoleh hasil  laki laki 46,24% dan perempuan 53,76%, perempuan lebih sigap, tanggap, cekatan serta memiliki kepekaan, kepedulian, perhatian yang lebih terhadap kesehatan dan lingkungan sekitarnya. Pasien dengan penderita ISPA banyak terjadi pada retang usia secara berturut turut 0 -12 th (34,63%), 13-25 th (15,59%), 26-38 th (17,79%), 39-51th (20,51%) dan 52-60 th (11,48%). Usia 0 sampai 12 tahun memiliki persentase tertinggi hal ini dikarenakan penyakit ISPA berhubungan dengan adanya kemampuan imunitas tubuh terhadap serangan bakteri atau virus. Bentuk sediaan antibiotik yang banyak diresepkan oleh dokter yakni syrup (12,09%), pulveres (21,88%), tablet (66.03%). Antibiotik yang banyak diresepkan oleh dokter yakni amoxycillin (54,90%), kloramfenikol (25,63%), thiamphenicol (8,04%), ciprofloxacin (10,70%) dan sefadroxil 0,74%). Pemilihan amoxycillin dalam terapi ISPA dikarenakan amoxycillin memiliki mekanisme kerja dalam kondisi tertentu sebagai bakteriostatik dapat pula bersifat bakterisid yakni dengan cara merusak dinding sel pada bakteri yang mengandung mucoprotein kompleks terhadap mikroba. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil bahwa pada klinik X penyakit ISPA banyak terjadi pada pasien perempuan dan antibiotik yang paling banyak diresepkan adalah amoxycillin tablet 500 mg.
FORMULASI DAN OPTIMASI HPMC GEL HAND SANITIZER EKSTRAK ETANOL DAUN PARIJOTO (Medinilla Speciosa Blume) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus Sari, Dessy Erliani Mugita; Fitrianingsih, Sri; Hidayati, Rakhmi; Zulkarya, Luvita Gabriel; Sukarno, Sukarno
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 8, No 2 (2024): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v8i2.292

Abstract

Tangan merupakan media penularan berbagai penyakit terutama penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri dan jamur ketika melakukan aktivitas. Bakteri yang sering terdapat pada tangan diantaranya adalah Staphylococcus aureus, oleh karena itu perlu dilakukan pencegahan terhadap bakteri patogen dengan memanfaatkan tumbuhan yang terdapat senyawa aktif sebagai antibakteri. Daun parijoto merupakan salah satu tanaman yang mengandung senyawa-senyawa sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) pada ekstrak daun parijoto sebagai gel pembersih tangan (hand sanitizer). Ekstrak daun parijoto dimaserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Pembuatan gel hand sanitizer ekstrak daun parijoto menggunakan basis gel HPMC. Gel diformulasikan menjadi tiga formulasi, variasi konsentrasi HPMC sebanyak 5%, 7,5% dan 10%. Uji yang dilakukan meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar dan daya lekat. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi padat pada media Natrium Agar (NA). Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) ditentukan dengan mengamati zona bening pada sekitar sumuran terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus pada media NA. Kontrol positif basis+etanol dan kontrol negatif larutan DMSO. Hasil yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan SPSS one way Anova dan kolerasi regresi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa semakin besar konsentrasi HPMC pada sediaan gel maka akan semakin tinggi daya lekat dan akan semakin rendah daya sebar dan aktivitas antibakteri pada masing-masing formula, variasi HPMC tidak berpengaruh pada organoleptis, homogenitas dan pH pada sediaan gel. Hasil uji antibakteri variasi HPMC 5%, 7,5% dan 10% secara berturut-turut sebesar 12,3 mm, 11,3 mm dan 10,1 mm serta kontrol positif sebesar 17 mm. Variasi konsentrasi HPMC mempengaruhi daya lekat, daya sebar dan aktivitas antibakteri akan tetapi tidak mempengaruhi organoleptis, homogenitas dan pH
Front Matter Cendekia Journal of Pharmacy vol. 8 No. 3 Tahun 2024 Fitrianingsih, Sri
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 8, No 3 (2024): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v8i3.325

Abstract

EVALUASI KELENGKAPAN RESEP SECARA ADMINISTRATIF DAN FARMASETIS DI APOTEK MRANGGEN KABUPATEN DEMAK Silvi, Niken Hidayatus; Octasari, Paulina Maya; Rukminingsih, Fef
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 8, No 2 (2024): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v8i2.241

Abstract

Prescription screening is one of the pharmaceutical services conducted by examining prescriptions according to administrative, pharmaceutical, and clinical requirements aimed at preventing medication errors. Administrative requirements ensure prescriptions legality while pharmaceutical requirements assure therapeutic success. The study aimto determine administrative and pharmaceutical completeness of prescriptions in Mranggen Pharmacy, Demak Regency.This study is a descriptive observational study using prospective data from prescriptions in Mranggen Pharmacy, Demak Regency, in February 2023. The study used forms to assess the completeness of administrative and pharmaceutical aspects. Complete administrative data includes prescription date, doctor's name, doctor's practice license number, doctor's signature, patient's name, gender, age, address, and weight. Complete pharmaceutical data includes drug name, dosage forms, drug strength, drug unit, drug quantity, and instructions for use. The data was analyzed quantitatively to determine the percentage of administrative completeness, pharmaceutical completeness, and both.This study involved 311 prescription sheets and 43 copies of prescriptions. The results indicate that 12.15% of prescriptions are complete administratively, 47.74% are complete pharmaceutically, and 9.32% are complete in both aspects. The name, quantity, and how or when to use the medication is 100% while the lowest completeness is the aspect of patient's weight, which is 14.2%
UJI AKTIVITAS ANTI-INFLAMASI SEDIAAN EMULGEL TOPIKAL MINYAK ATSIRI PALMAROSA (Cymbopogon martinii) PADA TIKUS (Rattus norvegicus) Nugraheni, Tarisa Silvi; Andriani, Disa; Amin, Muhammad Saiful
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 8, No 3 (2024): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v8i3.322

Abstract

Inflamasi merupakan respon protektif tubuh dalam menanggapi rangsangan berbahaya yang terlihat dari gejala kalor, rubor, tumor, dolor, dan function laesa. Aktivitas inflamasi yang berlebihan harus ditangani. Minyak atsiri palmarosa mempunyai kandungan geraniol yang dilaporkan mempunyai kemampuan untuk menghambat inflamasi. Tujuan penelitian ini adalah mencari tahu apakah emulgel minyak palmarosa memiliki aktivitas antiinflamasi. Sediaan emulgel dibuat dengan cara mencampurkan fase emulsi kedalam fase gel. Formulasi emulgel ini menggunakan 3 konsentrasi minyak palmarosa yang berbeda (2%, 4%, 6%) dan diujikan sifat fisiknya. Pembengkakan pada kaki tikus diinduksi dengan menyuntikkan karagenan 1% secara subplantar untuk menguji aktivitas antiinflamasi. Pengukuran volume kaki tikus menggunakan metode edema kaki dengan alat ukur plestimometer. Data yang didapat dianalisis dengan One Way ANOVA. Berdasarkan hasil pengujian, ketiga formula diklasifikasikan sebagai emulgel tipa minyak dalam air. Uji kualitas fisik sediaan emulgel memenuhi syarat uji homogenitas, viskositas, pH, dan daya sebar. Hasil persen daya antiinflaamsi sediaan menunjukkan bahwa emulgel dengan konsentrasi 6% memiliki aktivitas antiinflamasi paling tinggi yaitu sebesar 50,37% dan pada uji statistik menunjukkan nilai signifikansi 0,122 yang artinya tidak berbeda secara signifikan dengan kontrol positif.
PENGARUH JENIS KONTRASEPSI SUNTIK DAN LAMA PENGGUNAAN TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN PADA IBU USIA SUBUR DI KLINIK BIDAN X BUGEL KEDUNG JEPARA Rahmawaty, Annis; Hidayah, Lilik; Pratiwi, Yulia
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 8, No 1 (2024): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v8i1.276

Abstract

Kontrasepsi digunakan sebagai upaya untuk mencegah kehamilan. Kontrasepsi suntik termasuk jenis kontrasepsi hormonal yang mengandung kombinasi hormon estrogen dan progesteron. Penggunaan jangka panjang dapat meningkatkan berat badan terutama pada usia subur. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan jenis kontrasepsi suntik terhadap peningkatan berat badan pada ibu usia subur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif secara deskriptif non eksperimental. Data diambil secara retrospektif, sampel penelitian ini sebanyak 150 sampel, terdiri dari 75 sampel suntik 1 bulan dan 75 sampel suntik 3 bulan, cara pengambilan sampel dengan menggunakan Purposive Sampling populasi penelitian ini yaitu ibu usia subur sesuai kriteria inklusi dan ekslusi. Analisis data menggunakan uji frequencis, uji kolmogorov smirnov selanjutnya untuk mencari hubungan menggunakan uji kendall`s tau, sedangkan untuk mengetahui pengaruh menggunakan uji regresi binary logistik. Pada penelitian ini didapatkan hasil uji normalitas kolmogorov smirnov sig= 0,000 (p0,05) yang menunjukkan hasil tidak terdistribusi normal, selanjutnya uji homogenitas didapatkan sig= 0,000 (p0,05) dapat di artikan data homogen, untuk mengetahui hubungan menggunakan Uji kendall`s tau di dapatkan hasil sig= 0,000 (p0,05) yang menunjukkan ada hubungan jenis kontrasepsi suntik karakteristik dengan berat badan bahwa jenis kontrasepsi suntik dengan berat badan terdapat hubungan yang sangat cukup yaitu 0,469 (46,9%), dan lama penggunaan terhadap berat badan terdapat hubungan yang kuat yaitu 0,581 (58,1%). Selanjutnya uji regresi binary logistik didapatkan sig= 0,000 (p0,05) yang menunjukkan terdapat terdapat pengaruh jenis kontrasepsi suntik dengan peningkatan berat badan sebesar 0,946 (94,6%) dan terdapat lama penggunaan yang berpengaruh terhadap berat badan yaitu sebesar 0,653 (65,3%). Simpulan terdapat pengaruh jenis kontrasepsi suntik dan lama penggunaan terhadap peningkatan berat badan ibu usia subur. Semakin lama penggunaan kontrasepsi suntik menyebabkan peningkatan berat badan yang dapat menimbulkan penumpukan hormon estrogen dan progesteron dan menyebabkan penumpukan lemak didalam tubuh.
PERSPEKTIF TENAGA KEFARMASIAN TERHADAP LABELISASI HALAL PADA SEDIAAN FARMASI DI INSTALASI FARMASI RST DR. SOEDJONO MAGELANG Sabiti, Farroh Bintang; Hermanto, Hermanto; Herman, F.
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 8, No 3 (2024): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v8i3.280

Abstract

Persepsi adalah proses sensasi yang diterima seseorang diseleksi, diorganisasi dan diinterpretasikan. Proses terjadinya persepsi yang diterima setiap individu adalah input sensorik (informasi) yang diterima oleh manusia berupa data mentah yang memiliki bermacam-macam stimulus pada diri seseorang. Persepsi dari setiap individu terhadap stimulus atau informasi berbeda-beda tergantung cara pandang individu terhadap segala sesuatu. Perbedaan persepsi tersebut dibentuk oleh faktor internal dan faktor eksternal. Label halal adalah tanda kehalalan suatu produk. Tanda kehalalan produk di Indonesia berupa sebuah logo dengan tulisan arab yang membentuk tulisan halal dalam sebuah lingkaran yang ada pada kemasan produk. Selain sebagai logo, tulisan halal yang terdapat pada kemasan produk memiliki makna bahwa produk tersebut telah memenuhi standar syariat Islam, terbebas unsur-unsur yang tidak suci, dan prosesnya tidak terkontaminasi dengan hal-hal yang dilarang syariat. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran tentang persepsi tenaga kefarmasian di RST dr. Soedjono Magelang terhadap labelisasi halal pada sediaan farmasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Rancangan penelitian dilakukan dengan Cross Sectional populasi dan sampel penelitian ini adalah tenaga kefarmasian RST dr. Soedjono Magelang sebanyak 37 responden dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitas. Data dianaslisis mengunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan tingkat persepsi tenaga kefarmasian terhadap sediaan farmasi di instalasi RST dr. Soedjono Magelang sebesar 68% termasuk dalam kategori sangat baik dan sebesar 32% termasuk dalam kategori baik. Dapat simpulkan bahwa tingkat persepsi tenaga kefarmasian terhadap labelisasi halal pada sediaan farmasi di instalasi farmasi RST dr. Soedjono Magelang termasuk dalam kategori sangat baik.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAN FRAKSI UMBI LOBAK PUTIH (Raphanus Sativus L.) TERHADAP BAKTERI STAPHYLACOCCUS AUREUS SECARA IN VITRO Putri, Nadian Jelita; Lestari, Dwintha; Rahayu, Anis Puji; Tugon, Titian Daru Asmara; Syaputri, Fauzia Ningrum
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 8, No 1 (2024): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v8i1.269

Abstract

Umbi lobak putih (Raphanus sativus L.) merupakan salah satu bahan alam yang memiliki senyawa aktif yang dapat berpotensi sebagai antibakteri. Pertumbuhan bakteri patogen yang berlebihan dapat mengakibatkan penyakit berupa infeksi pada tubuh. Dampak negatif dari pertumbuhan bakteri Staphylacoccus aureus dapat menyebabkan infeksi kulit dan saluran pernapasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri, KHM dan KBM ekstrak etanol dan fraksi umbi lobak putih terhadap bakteri Staphylacoccus aureus. Aktivitas antibakteri ekstrak etanol dan fraksi umbi lobak putih diujikan menggunakan metode difusi cakram, Konsentrasi Hambah Minimum (KHM) dan Kadar Bunuh Minimum (KBM) ditentukan dengan metode dilusi padat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol dan fraksi umbi lobak putih dapat menghambat pertumbuhan bakteri lemah pada konsentrasi 40 mg/mL dengan diameter hambatan 9,25 mm pada ekstrak etanol umbi lobak putih, 7,5 mm pada fraksi air, 8,5 mm pada fraksi etil asetat dan tidak terdapat daya hambat pada fraksi n-Heksan. Berdasarkan pengujian KHM dan KBM pada ekstrak etanol umbi lobak putih tidak terdapat nilai KHM dan KBM begitupun dengan fraksi air dan fraksi n-Heksan. Adapun pada fraksi etil asetat terdapat KHM pada konsentrasi 10 mg/mL dan KBM pada konsentrasi 20 mg/mL.
PENETAPAN KADAR FENOL TOTAL DAUN TEMU KUNCI (Boesenbergia rotunda (L.) Mansf) DENGAN METODE EKSTRAKSI ULTRASOUND ASSISTED EXTRACTION MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI VISIBLE Handayani, Yanulia; Susiloningrum, Dwi; Ismah, Kadar
Cendekia Journal of Pharmacy Vol 8, No 2 (2024): Cendekia Journal of Pharmacy
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/cjp.v8i2.294

Abstract

Tanaman temu kunci atau (Boesenbergia rotunda (L.) Mansf) merupakan tanaman obat sebagai rempah rempah yang banyak digunakan dalam ramuan atau obat tradisonal. Tanaman temu kunci memiliki kandungan senyawa aktif salah satu diantaranya senyawa fenol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder yang terdapat pada ekstrak etanol 80% daun temu kunci (Boesenbergia rotunda (L.) Mansf) dan penetapan kadar fenol total. Ekstrak daun temu kunci (Boesenbergia rotunda (L.) Mansf) diperoleh dengan cara metode Ultrasound Assited Extraction (UAE) dengan pelarut etnaol 80%. Setelah itu dilakukan skrining fitokimia dan penetapan kadar fenol total. Metabolite sekunder daun temu kunci (Boesenbergia rotunda (L.) Mansf) menunjukkan hasil positif senyawa fenol, saponin dan tanin. Hasil ekstraksi menggunakan metode Ultrasound Assited Extraction (UAE) dengan pelarut etanol 80% diperoleh ekstrak kental sebanyak 10,917 gram. Kadar fenol total pada daun temu kunci (Boesenbergia rotunda (L.) Mansf) dengan pelarut etanol 80% sebanyak 3,21% GAE