cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Borneo Nursing Journal (BNJ)
ISSN : 26548453     EISSN : 26855054     DOI : -
Core Subject : Health,
Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan.
Arjuna Subject : -
Articles 112 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 (2026)" : 112 Documents clear
Gambaran Kejadian Transient Neurological Symptoms Pada Pasien Pasca Sectio Caesarea Dengan Anestesi Spinal Winaldi; Amin Susanto; Asmat Burhan
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.225

Abstract

Angka kematian ibu secara global masih tinggi, dengan 287.000 kasus tercatat pada tahun 2020. Sebagian besar disebabkan oleh komplikasi obstetri seperti perdarahan, infeksi, dan preeklampsia. SC merupakan prosedur yang semakin sering dilakukan untuk menangani persalinan berisiko tinggi, termasuk di Indonesia, yang mencapai 25,9% pada tahun 2023. Anestesi spinal menjadi pilihan utama karena efektif dan relatif aman, namun tetap memiliki risiko komplikasi, salah satunya TNS. TNS ditandai dengan nyeri sementara di punggung, gluteus, atau tungkai bawah pasca tindakan, yang dapat menghambat pemulihan dan kenyamanan ibu. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kejadian TNS pada pasien pasca SC dengan anestesi spinal di RSUD Cilacap. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan potong lintang. Sampel berjumlah 88 pasien, dipilih melalui consecutive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner Numeric Rating Scale (NRS), lalu dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa 36,4% pasien mengalami TNS. Kejadian paling banyak ditemukan pada usia 26–40 tahun (75%), status ASA II (62,5%), tanpa riwayat operasi (68,8%), serta penggunaan bupivacaine (59,4%). Nyeri terbanyak berada pada kategori sedang-berat. TNS masih menjadi komplikasi yang cukup tinggi pada anestesi spinal pasca sectio caesarea. Faktor usia, status ASA, riwayat operasi, jenis anestesi lokal, dan jumlah tusukan turut berperan. Diperlukan peningkatan keterampilan teknis serta edukasi pasien untuk pencegahan dan penanganan TNS yang lebih optimal.
Gambaran Dukungan Suami Pada Ibu Hamil Dalam Kesiapan Persalinan di UPT Puskesmas Pahandut Palangka Raya Amiyani Kristina; Aprilia Putri Dinati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.236

Abstract

Persalinan adalah sesuatu hal yang fisiologis yang akan terjadi pada setiap wanita. Sebagian persalinan dapat berjalan lancar, tetapi bukanlah berarti tanpa bahaya karena perubahan keadaan dapat terjadi setiap saat yang membahayakan ibu maupun janin. Persiapan persalinan yang dilakukan oleh ibu sangat dipengaruhi oleh dukungan suami. Dukungan suami dapat mengurangi kecemasan dalam menghadapi persalinan dan ibu hamil merasa tenang dan memiliki mental yang kuat. Apabila tidak ada dukungan suami tingkat kecemasan ibu meningkat serta adanya ketidakmampuan ibu untuk menangani permasalahan yang dialami selama kehamilan. Berdasarkan hasil wawancara sebagian ibu hamil mengatakan tidak mendapat dukungan dari suami secara emosional seperti suami tidak mendengarkan keluhan yang ibu rasakan dan suami tidak perduli jika ibu sedang sedih dan hanya mendapatkan sedikit dukungan dari suami seperti membantu sedikit mengerjakan pekerjaan rumah. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui Gambaran Dukungan Suami Pada Ibu Hamil Dalam Kesiapan Persalinan. Metode Penelitian yang digunakan adalah Deskriptif dan memaparkan peristiwa yang terjadi. Pada penelitian ini  teknik pengambilan sampel yaitu Purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil Penelitian dari 45 responden, didapatkan bahwa dukungan suami secara umum terbanyak yaitu pada kategori baik yaitu 34 responden (75.6%), kategori cukup yaitu 11 responden (24.4%) dan tidak ada dalam kategori kurang. Hasil dari penelitian bahwa dukungan suami secara umum terbanyak yaitu pada kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian, diharapkan suami dapat terus meningkatkan dukungan terutama pada ibu hamil agar dapat mengurangi kecemasan dalam menghadapi persalinan.
Hubungan Pemberian ASI Eksklusif Dengan Status Gizi Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Gamping I Yogyakarta Anisah, Anisah; Rosmita Nuzuliana; Kharisah Diniyah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.238

Abstract

Gizi merupakan salah satu faktor yang menentukan tingkat kesejahteraan dan kesehatan manusia, karena status gizi akan mempengaruhi kecerdasan, daya tahan tubuh dan produktivitas. Asupan gizi bagi bayi harus diperhatikan, terutama pemberian ASI pada bayi baru lahir hingga usia 6 bulan untuk mendukung perkembangan motorik bayi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian ASI Ekslusif dengan status gizi bayi. Metode dalam penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 63 responden dengan pengambilan sampel secara teknik accidental sampling dianalisis dengan Uji Chi Square. Hasil penelitian diperoleh sebagian ibu besar memberikan ASI Eksklusif pada balita yakni sebanyak 53 responden (84.1%). status gizi balita dalam penelitian ini mayoritas memiliki status gizi dalam kategori normal yakni sebanyak 50 responden (79,5%). Hasil uji Chi Square diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar = 0,002 < 0,05 yang menunjukkan hubungan yang signifikan antara pemberian ASI Ekslusif dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Gamping 1 Sleman Yogyakarta.
Analisis Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pencapaian Pembelajaran Klinis Pada Mahasiswa Diploma Tiga Keperawatan Mardiono; Achir Yani S. Hamid; M. Syafwani
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.239

Abstract

Pembelajaran klinis sangat penting dalam pendidikan keperawatan D-III untuk integrasi teori dan praktik. Penelitian ini menganalisis hubungan faktor individu, lingkungan, dan institusional terhadap pencapaian pembelajaran klinis mahasiswa keperawatan D-III serta mengidentifikasi faktor paling dominan. Metode penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan sampel 80 mahasiswa semester V melalui total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner tervalidasi (Cronbach’s Alpha = 0,951) yang dianalisis secara univariat, bivariat (Chi-Square), dan multivariat (regresi logistik). Hasil menunjukkan semua variabel berhubungan signifikan dengan pencapaian pembelajaran klinis (p < 0,05). Analisis multivariat mengungkapkan bahwa dukungan pembimbing klinis (p = 0,003; OR = 4,71) dan kesiapan akademik (p = 0,007; OR = 3,94) merupakan faktor dominan yang meningkatkan peluang pencapaian optimal. Simpulan penelitian menekankan pentingnya faktor lingkungan dan individu dalam keberhasilan klinis. Disarankan peningkatan pelatihan pedagogi preceptor, penguatan sistem mentoring akademik, dan pengembangan kepercayaan diri mahasiswa melalui pendekatan adaptif.
Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Pencegahan Stunting Pada Anak Usia 0-3 Tahun Di UPTD Puskesmas Menteng Palangka Raya Zia Abdul Aziz; Ika Juliana Vernanda
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.242

Abstract

Pengetahuan manusia tentang kebenaran atau solusi masalah mendorong mereka untuk berusaha mencapai tujuan. Kurangnya pengetahuan ibu tentang pencegahan stunting merupakan salah satu penyebab tingginya kasus stunting, karena banyak ibu tidak memahami stunting dan tidak mengambil tindakan pencegahan tepat waktu. Faktor penyebab stunting meliputi pekerjaan, umur, pendidikan orang tua, dan pola asuh. Pengetahuan ibu sangat penting dalam pencegahan stunting melalui pemberian gizi seimbang. Buruknya kualitas air, sanitasi, layanan kesehatan, dan sistem pangan juga berpengaruh. Jika tidak ditangani sebelum usia 5 tahun, stunting menyebabkan masalah perkembangan fisik, mental, kognitif dan intelektual, serta risiko penyakit dan kualitas kerja rendah di masa dewasa. Fenomena di lapangan menunjukkan banyak anak kurang gizi dan orang tua yang kurang memahami dampak kurang gizi serta pentingnya pemenuhan gizi seimbang untuk mencegah stunting pada anak. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan memaparkan peristiwa yang terjadi. Pada penelitian ini mengambil sampel 32 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu Purposive sampling, teknik pengambilan sampel dengan memilih anggota sampel sesuai tujuan penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian yaitu tingkat pengetahuan responden tentang pencegahan stunting, dari 32 responden didapatkan 14 responden (44%) kategori baik, 8 responden (25%) kategori cukup dan 10 responden (31%) kategori kurang. Kesimpulan dari penelitian yaitu tingkat pengetahuan responden tentang pencegahan stunting mayoritas berkategori cukup
Pengaruh Edukasi Kesehatan Keluarga Terhadap Kepatuhan Pengobatan Dan Pencegahan Pneumonia Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Basirih Baru Baidah, Baidah; Husni, Muhammad
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.255

Abstract

Pneumonia merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas balita di Indonesia. Rendahnya pengetahuan keluarga sering menjadi hambatan dalam pencegahan dan pengobatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi kesehatan keluarga terhadap kepatuhan pengobatan dan pencegahan pneumonia pada balita di wilayah kerja Puskesmas Basirih Baru. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental one group pretest–posttest dengan 30 responden purposive sampling. Instrumen berupa kuesioner pengetahuan dan sikap, dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan rata-rata pengetahuan responden sebelum dan sesudah intervensi (53,17 menjadi 68,03; p=0,002). Namun, peningkatan rata-rata sikap (72,43 menjadi 76,30) tidak signifikan (p=0,096). Edukasi kesehatan keluarga efektif meningkatkan pengetahuan, tetapi perubahan sikap memerlukan intervensi lanjutan yang berkesinambungan.
Analisis Tingkat Pengetahuan Pegawai UP3 PLN Banjarmasin Tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) Mawarni, Tri; Yuhansyah; Agusriana, Vera; Amelia, Farach
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.260

Abstract

Henti jantung sering kali terjadi secara mendadak tanpa tanda-tanda sebelumnya. Kondisi ini, apabila tidak segera ditangani dengan tepat, dapat berujung pada dampak buruk hingga kematian. Menganalisis Tingkat Pengetahuan Pegawai UP3 PLN Banjarmasin tentang Bantuan Hidup Dasar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskritif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai UP3 PLN Banjarmasin dengan jumlah sampel 40 orang. Analisis statistik menggunakan analisis deskritif. Tingkat pengetahuan responden tentang BHD hampir seluruhnya 90% berada pada kategori cukup dengan jumlah 36 orang. Setiap orang perlu memberikan pertolongan pertama pada saat keadaan gawat darurat.
Karakteristik Ibu Bersalin Dengan Perdarahan Postpartum Di RS PKU Muhammadiyah Gamping Afifah Rosiana; Fitnaningsih Endang C.; Sholaikhah Sulistyoningtyas
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.278

Abstract

Perdarahan postpartum merupakan penyebab utama kematian maternal secara global, dengan mencapai angka 25% dari seluruh kasus kematian ibu. Di Indonesia sendiri, perdarahan postpartum tercatat mencapai 45,20%, menunjukkan tingginya prevalensi kondisi ini dibandingkan dengan rata-rata global. Kabupaten Sleman mencatat sebanyak 7 kasus kematian ibu di tahun 2023, penyebabnya terdiri dari 4 kasus akibat perdarahan, 2 kasus akibat pre-eklamsia, dan 1 kasus terkait COVID-19. Karakteristik yang diteliti terkait dengan perdarahan postpartum adalah umur, paritas, jarak persalinan serta kadar hemoglobin. Penelitian ini bertujuan untuk diketahuinya karakteristik ibu bersalin dengan perdarahan postpartum di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan desain retrospektif. Populasi penelitian ini yaitu semua ibu bersalin dengan perdarahan postpartum, sejumlah 23 responden yang diambil dengan total sampling. Data yang digunakan data sekunder yang diperoleh dari rekam medik bulan Januari 2022-Januari 2025. Penelitian ini telah mendapatkan uji layak etik dengan nomor surat 183/KEP-PKU/VI/2025. Karakteristik ibu berdasarkan usia mayoritas berusia antara 20-35 tahun, yaitu sebanyak 21 orang (91,3%). Berdasarkan paritas 2-3, sebanyak 12 orang (52,2%). Jarak persalinan ≥2 tahun, yaitu 8 orang (34,8%). Kadar hemoglobin (Hb) <11 gr/dL, sebanyak 21 orang (91,3%). Kelompok usia 20-35 tahun dan kadar hemoglobin <11 gr/dL yang paling sering mengalami perdarahan postpartum di RS PKU Muhammadiyah Gamping selama periode Januari 2022 hingga Januari 2025. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan yang lebih baik tentang kesehatan maternal, khususnya dalam mengenali karakteristik ibu yang berisiko mengalami perdarahan postpartum.
Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. T Umur 37 Tahun Dengan Letak Sungsang Di Puskesmas Bumiayu Kabupaten Brebes Tahun 2024 Sumargiyanti; Hafsah; Nur Hidayah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.287

Abstract

Latar Belakang : Kehamilan dengan letak sungsang merupakan salah satu faktor penyebab angka kematian ibu (AKI) seperti pendarahan karena trauma jalan lahir, atonia uteri, sisa plasenta dan juga infeksi dan dari faktor bayi bisa menyebabkan perdarahan intrakranial dan edema intrakranial, perdarahan alat-alat vital intraabdominal dan trauma langsung alat vital serta infeksi karena manipulasi asfiksia sampai lahir mati yang diakibatkan terlilitnya tali pusat. Tujuan : Mengetahui bagaimana Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny.Tumur 37 Tahun dengan Letak Sungsang di Puskesmas Bumiayu Kabupaten Brebes Tahun 2024. Metode Penelitian : Metode penelitian yang digunakan yaitu metode Deskriptif Kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dimana peneliti melakukan eksplorasi secara mendalam, pengumpulan data dilakukan oleh peneliti kepada responden dan keluarga melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil : Kehamilan Ny.T telah mengikuti standar ANC. Persalinan dengan Sectio Caesarea sesuai riwayat, berbeda dengan standar kelahiran normal. Penatalaksanaan bayi dan nifas sesuai dengan teori dan praktik namun penatalaksanaan KB tidak sepenuhnya sesuai dengan pedoman. Secara keseluruhan, pengelolaan kehamilan, persalinan, dan masa nifas umumnya sesuai standar. Kesimpulan : Asuhan Kebidanan pada Ny.T dilakukan secara menyeluruh dari kehamilan sampai KB, dengan Ny.T sangat kooperatif. Asuhan Kebidanan pada Ny.T umur 37 tahun dari kehamilan sampai KB terdapat kesenjangan antara teori dan praktik.
Pengaruh Pemberian Air Rebusan Sereh (Cymbopogon Citratus) Terhadap Percepatan Involusi Uteri Pada Ibu Pascapersalinan Riswanti; Rizky Auliah Juniarti; Safirah; Andi Mutmainnah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.300

Abstract

Penggunaan bahan alami sebagai terapi komplementer, seperti air rebusan sereh (Cymbopogon citratus), mulai mendapatkan perhatian karena kandungan zat aktifnya yang memiliki efek analgesik ,antiinflamasi dan memperlancar aliran darah dan membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Namun, bukti ilmiah mengenai efektivitas sereh dalam mempercepat involusi uteri masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan untuk memberikan dasar ilmiah dalam pemanfaatan sereh sebagai intervensi pascapersalinan, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan yang kaya akan potensi tanaman herbal lokal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian air rebusan sereh terhadap percepatan involusi uteri pada ibu pascapersalinan. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu (quasi experimental) dengan pendekatan pretest-posttest dua kelompok (kontrol dan perlakuan). Sampel terdiri dari 60 ibu pascapersalinan yang dibagi secara purposive ke dalam dua kelompok. Data dikumpulkan melalui pengukuran tinggi fundus uteri harian selama 14 hari dan dianalisis menggunakan uji statistik parametrik sesuai distribusi data.

Page 7 of 12 | Total Record : 112