cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Borneo Nursing Journal (BNJ)
ISSN : 26548453     EISSN : 26855054     DOI : -
Core Subject : Health,
Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan.
Arjuna Subject : -
Articles 112 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 (2026)" : 112 Documents clear
Efektivitas Pelvic Rocking Terhadap Durasi Kala I Persalinan Di TPMB Bidan Yuyun Tahun 2025 Apriyani, Indah Dwi; Rosi Kurnia Sugiharti; Hajar Nur Fathur Rohmah; Rohani Siregar
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.310

Abstract

Lama kala I persalinan yang berlebihan dapat menyebabkan komplikasi seperti kelelahan ibu, distress janin, dan meningkatnya kebutuhan intervensi medis. Oleh karena itu, intervensi nonfarmakologis yang aman dan efektif sangat dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh teknik pelvic rocking terhadap durasi kala I persalinan pada ibu bersalin di TPMB Bidan Yuyun Tahun 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif pra-eksperimen dengan desain static group comparison dan total sampling terhadap 30 ibu bersalin. Variabel independen adalah pelvic rocking, sementara variabel dependen adalah lama kala I persalinan; analisis data dilakukan dengan uji chi-square (α = 0,05). Hasil menunjukkan bahwa 73,3 % ibu pada kelompok intervensi mengalami durasi kala I normal, dibandingkan 73,3 % pada kelompok kontrol tidak normal, dengan nilai p = 0,011, menunjukkan pengaruh signifikan. Teknik pelvic rocking terbukti efektif, sederhana, dan fisiologis mempercepat pembukaan serviks serta memperpendek kala I persalinan. Meskipun demikian, keterbatasan penelitian ini adalah ukuran sampel yang kecil dan desain pra-eksperimen tanpa randomisasi penuh. Disarankan penelitian lanjutan menggunakan desain quasi-eksperimental dengan ukuran sampel lebih besar dan kontrol yang lebih ketat. Pelvic rocking layak direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis dalam praktik kebidanan.
Efektivitas Aplikasi Red Alarm Sebagai Sarana Pendidikan Kesehatan Dan Pengingat Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Puteri Di Samarinda Riska Yasmin; Subarto, Claudia Banowati; Hemmy Kusumaningtyas Cholis; Nabila Irwani
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.367

Abstract

Remaja putri yang nantinya akan menjadi seorang ibu kelak akan mengandung dan melahirkan seorang generasi penerus. Kebutuhan nutrisi untuk masa pertumbuhan, hilangnya darah saat menstruasi, keadaan malnutrisi, dan asupan zat besi yang buruk menjadikan remaja putri rentan untuk mengalami anemia. Anemia dikaitkan dengan buruknya perkembangan kognitif dan motoric, serta kerugian pada hasill reproduksi, seperti kelahiran bayi premature, berat bayi lahir rendah, dan anemia pada bayi yang menyebabkan gangguan tumbuh kembang. Aplikasi Red Alarm merupakan aplikasi berbasis android yang dapat digunakan oleh remaja putri untuk mencari informasi mengenai anemia dan sebagai pengingat dan penanda dalam mengkonsumsi tablet tambah darah. Tujuan Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan perubahan kepatuhan remaja putri dalam mengkonsumsi tablet tambah darah sehingga berpengaruh terhadap peningkatan kadar Haemoglobin pada remaja, dan dapat meningkatkan pengetahuan yang dapat meningkatkan kesadaran remaja mengenai Anemia dan kepatuhan menkonsumsi Tablet tambah darah. Metode Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain Pretest- posttest Control Group Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling dan ditentukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil Kelompok intervensi menunjukkan peningkatan signifikan pada skor pengetahuan (p < 0,001), kepatuhan konsumsi TTD (p < 0,001), dan kadar Hb baik pada responden anemia (+2,45 g/dL) maupun tidak anemia (+0,44 g/dL). Pada kelompok kontrol, peningkatan kadar Hb lebih kecil dan tidak signifikan pada remaja tidak anemia (p = 0,168).
Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. P Dengan Riwayat Sectio Caesarea Di BPM Ny. U Di Wilayah Kerja Puskesmas Bumiayu Tahun 2024 Emas Fitriani Ghozalba; Hafsah; Uma Cholifah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.211

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan dengan riwayat Sectio Caesarea adalah penyebab tidak langsung dari kematian ibu. Sectio caesarea merupakan faktor resiko tinggi untuk ibu hamil dan ibu bersalin, karena kehamilan dan persalinan dengan riwayat sectio caesarea sebelumnya dapat meningkatkan resiko terjadinya kesakitan dan kematian terutama yang berhubungan dengan insisi dinding uterus dan sekitar 90% kesakitan post sectio caesarea disebabkan oleh infeksi (endometritis, infeksi saluran kemih dan sepsis karena luka). Tujuan: Menganalisis asuhan kebidanan komprehensif pada ibu dengan riwayat sectio caesarea pada periode kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, dan keluarga berencana. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian, pada masa kehamilan Ny. P telah melakukan ANC sesuai standar. Persalinan dilakukan dengan Sectio Caesarea sesuai riwayat. Penatalaksanaan bayi, nifas, KB sesuai dengan standar dan tidak ada kesenjangan antara teori dan praktek. Asuhan komprehensif pada Ny. P dengan riwayat sectio caesarea menggunakan manajemen pendokumentasian Varney, dan SOAP. Kesimpulan: Asuhan Kebidanan pada Ny. P dilakukan secara menyeluruh dari kehamilan sampai KB dengan lancar dan tidak ada hambatan. Penatalaksanaan yang diberikan selama masa kehamilan sampai KB telah sesuai dengan standar atau dapat disimpulkan tidak ada kesenjangan antara teori dan praktek.
Hubungan Asupan Protein Hewani Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri di SMP Negeri 3 Wates Kulon Progo Yogyakarta Fifi Amalia Marzuki; Siti Fadhilatun Nashriyah; Nor Eka Noviani
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.226

Abstract

Remaja putri merupakan kelompok yang rentan mengalami anemia karena telah mengalami menstruasi dan sedang berada dalam masa pertumbuhan yang membutuhkan asupan zat gizi lebih tinggi, terutama zat besi. Salah satu sumber zat besi penting berasal dari protein hewani, sehingga rendahnya konsumsi protein hewani dapat menyebabkan tidak tercukupinya kebutuhan zat besi dalam tubuh. Hal ini berdampak pada penurunan kadar hemoglobin yang berujung pada terjadinya anemia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara asupan protein hewani dengan kejadian anemia pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Variabel independen adalah konsumsi sumber asupan protein hewani, sedangkan variabel dependen kejadian anemia. Sampel penelitian sebanyak 57 responden dengan teknik pengambilan sample adalah purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuisioner SQ-FFQ frekuensi asupan protein hewani dalam 1 bulan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji chi-square. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada siswi putri SMP Negeri 3 Wates Kulon Progo Yogyakarta, didapatkan p-value 0,038 yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi asupan protein hewani dengan kejadian anemia pada remaja putri.
Penerapan Terapi Psikoreligius Zikir Pada Pasien Halusinasi Pendengaran Sofia Putri Romadhoni; Arni Nur Rahmawati; Ita Apriliyani
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.267

Abstract

Halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia merupakan gangguan persepsi sensori yang dapat mengancam keselamatan diri atau orang lain. Penatalaksanaan non-farmakologi yang dapat membantu pasien mengelola gejala dan meningkatkan kualitas hidup yaitu terapi spiritual atau psikoreligius (zikir). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan terapi psikoreligius zikir pada pasien skizofrenia dengan halusinasi pendengaran. Metode penelitian berbentuk studi kasus deskriptif dengan sasaran pasien skizofrenia beragama Islam dengan halusinasi pendengaran. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi perilaku, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi rekam medis. Hasil penelitian selama tiga hari menunjukkan pasien Sdr. A mampu mengenali dan mengontrol halusinasi melalui manajemen halusinasi dan terapi zikir dengan hasil pada fase halusinasi membaik, skor AHRS turun 26 (berat) menjadi 10 (ringan), disertai penurunan gejala (bisikan, menarik diri, melamun) dan peningkatan konsentrasi. Oleh karena itu, terapi zikir dapat memanfaatkan sumber daya spiritual pasien, meningkatkan penerimaan, kepatuhan, serta membantu pasien mengurangi gangguan halusinasi, sehingga asuhan keperawatan menjadi lebih efektif.
Hubungan Karakteristik Ibu Dengan Praktik Pemberian Makan Pada Balita Di Daerah Istimewa Yogyakarta Tri Astuti; Silvi Lailatul Mahfida; Khoirun Nisa Alfitri
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.205

Abstract

Menurut Survei Kesehatan Indonesia (SKI) pada tahun 2023, prevalensi stunting di Indonesia sebesar 21,5% dan di DIY sebesar 21,5%. Salah satu penyebab stunting yaitu praktik yang kurang tepat serta karakteristik ibu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan karakteristik ibu dengan praktik pemberian makan pada balita di Daerah Istimewa Yogyakarta. Rancangan penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Responden penelitian ini adalah ibu dan balita usia 0-59 bulan berjumlah 166 responden dengan menggunakan metode total sampling. Variabel penelitian ini adalah karakteristik ibu yaitu pendidikan, pekerjaan, usia ibu, dan jumlah anak sebagai variabel independen diukur menggunakan kuesioner dan praktik pemberian makan pada balita sebagai variabel dependen yang diukur menggunakan kuisioner Caregiver`s Feeding Style Questionnaire (CFSQ). Penelitian ini merupakan data sekunder dari penelitian utama yang berjudul “Estimasi Status Gizi Balita Berdasarkan Role Model Makanan, Food Skill, dan Demokratis Parental Feeding Pada Ibu Bekerja di Yogyakarta” yang dilakukan di bulan Agustus 2023. Analisa data menggunakan uji Chi Square, Fisher’s Exact, dan Kruskal Wallis dengan p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara pendidikan ibu dengan praktik pemberian makan pada balita dengan p-value = 0,029, tidak terdapat hubungan antara pekerjaan ibu dengan praktik pemberian makan pada balita dengan p-value = 0,080, tidak terdapat hubungan antara usia ibu dengan praktik pemberian makan pada balita dengan p-value = 0,3403, dan tidak terdapat hubungan antara jumlah anak dengan praktik pemberian makan pada balita dengan p-value = 0,350. Sebaiknya ibu lebih memperhatikan praktik pemberian makan yang baik dan benar untuk meningkatkan status gizi anak untuk mencegah terjadinya malnutrisi.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Video Terhadap Tingkat Pengetahuan Anemia Pada Remaja Putri Di SMK N 2 Pengasih Kulon Progo Erlin Ismawati; Enny Fitriahadi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.224

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi pada remaja putri dan dapat berdampak pada penurunan daya tahan tubuh, konsentrasi belajar, serta risiko komplikasi kehamilan di masa depan. Prevalensi anemia remaja putri di Kulon Progo mencapai 43,67% pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan berbasis video terhadap tingkat pengetahuan tentang anemia pada remaja putri di SMK Negeri 2 Pengasih Kulon Progo.Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain Pre-Experiment One Group Pre-test and Post-test. Sampel penelitian sebanyak 83 responden remaja putri di SMK Negeri 2 Pengasih Kulon Progo dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest sebelum dan setelah intervensi pendidikan kesehatan menggunakan video. Hasil uji Wilcoxon Signed-Rank Test, disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara skor pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi pendidikan kesehatan menggunakan media video (Z = −6,546; p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan berbasis video berpengaruh positif terhadap peningkatan pengetahuan anemia pada remaja putri di SMK N 2 Pengasih, Kulon Progo. Dengan demikian, media video terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja putri mengenai anemia. Kontribusi penelitian ini adalah memberikan bukti empiris bahwa media video efektif sebagai alternatif metode edukasi untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan remaja. Secara ilmiah, temuan ini memperkuat literatur tentang efektivitas media audiovisual dalam pendidikan kesehatan, dan secara praktis dapat diterapkan di sekolah untuk mendukung promosi kesehatan remaja
Hubungan Asupan Makan Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Prambanan Kabupaten Sleman Ria Munica; Ririn Wahyu Hidayati; Kurnia Mar’atus Solichah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.234

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil merupakan masalah gizi yang berdampak serius terhadap kesehatan ibu dan janin, serta berkontribusi terhadap kejadian stunting sejak masa kehamilan. Menurut Survey Kesehatan Indonesia (SKI) yang dilakukan pada tahun 2023 terungkap bahwa prevalensi KEK ibu hamil mencapai 16,9%, prevalensi ini masih melebihi target nasional (<10%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan energi, protein, karbohidrat, dan lemak dengan KEK pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Prambanan Kabupaten Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian sekunder dengan populasi sebanyak 345 ibu hamil yang tercatat di Puskesmas Prambanan. Dari populasi tersebut, diambil sampel sebanyak 61 orang ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik Simple Random Sampling dengan bantuan aplikasi Spin Wheel (Random Name Picker). Data mengenai status KEK dan asupan makan diperoleh dari rekap konsultasi gizi di Puskesmas Prambanan. Selanjutnya, data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan uji Fisher Exact untuk mengetahui hubungan antara asupan makan dan kejadian KEK. Hasil uji hubungan yang menggunakan Fisher Exact menunjukkan prevalensi KEK sebesar 18,03%. Sebagian besar responden memiliki asupan energi, protein, karbohidrat, dan lemak yang kurang. Namun, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara keempat jenis asupan tersebut dengan kejadian KEK (p > 0,05).
Pengaruh Edukasi Terhadap Pengetahuan Manajemen Nyeri Pada Pasien Pasca Bedah Orthopedi Di RSUD Dr. Mohammad Zyn Sampang Ailsya Farhana; Asmat Burhan; Feti Kumala Dewi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.249

Abstract

Latar belakang : Bedah ortopedi adalah prosedur medis yang menangani kondisi muskuloskeletal, dan manajemeninyeri yang efektif sangat penting untuki kenyamanan pasien dan penyembuhan yang dipercepat pasca operasi. Penelitianiini bertujuan untukimengetahui pengaruh pendidikan pada pengetahuan manajemen nyeri di antara pasien operasi pasca bedah ortopedi di RSUD Dr. Mohammad Zyn Sampang. Penelitian ini menggunakanidesain one-groupipretest-posttest, yang melibatkan 77 responden dengan Teknik Purposive sampling. Media dalam penelitian ini menggunakan media leaflet terkait manajemen nyeri farmakologis dan non farmakologis serta menggunakan kuesioner untuk mengetahui tingkat pengetahuan manajemen nyeri sebelum dan sesudah edukasi. Temuan mengungkapkan bahwa mayoritas responden berusia >35 tahun sebanyak 38 reponden (49,4%) dan berjenis kelamin laki-laki sebanyak 52 responden (67,5%). Sebelum pendidikan pengetahuan manajemen nyeri sebagian besar responden menunjukkan pengetahuan cukup sebesar 37 responden (48,1%) dan sesudah diberikan pendidikan manajemen nyeri sebagian responden menunjukkan pengetahuan baik sebesar 68 responden (88,3%). Hasil penelitian ini mununjukkan adanya pengaruh edukasi terhadap pengetahuan manajemen nyeri pada pasien pasca bedah orthopedi dibuktikan dengan nilai P 0,000 (0,005). Ada pengaruhiedukasi terhadap pengetahuani manajemen nyerii pada pasien pasca bedah orthopedi di RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang.
Pengaruh Peer Group Terhadap Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Siswi Tentang Kehamilan Tidak Diinginkan Di SMA N 2 Banguntapan Bantul Putri Ratna Sari Dewi; Belian Anugrah Estri; Ririn Wahyu Hidayati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.258

Abstract

Kehamilan pada usia remaja dipandang sebagai isu kesehatan yang membutuhkan perhatian lebih dikarenakan kelompok usia ini masih tergolong rentan dalam menjalani proses kehamilan serta persalinan. Aktivitas seksual pada remaja dapat menimbulkan berbagai permasalahan kesehatan, di antaranya kehamilan yang tidak diinginkan, komplikasi saat kehamilan dan persalinan seperti anemia, ruptur membran preterm, infeksi saluran kemih, penyakit menular seksual, HIV/AIDS, serta efek psikis berupa ibu depresi, stres, hingga putus sekolah. Penelitian ini diarahkan guna mengidentifikasi pengaruh peer group pada tingkat pengetahuan serta sikap siswi mengenai kehamilan yang tidak diinginkan di SMA N 2 Banguntapan Bantul. Metode kuantitatif digunakan dengan rancangan Quasi Experiment Design melalui pendekatan two group (kelompok perlakuan atau intervensi dan kontrol) dengan desain pre-test dan post-test control group. Responden sebanyak 70 orang dipilih dengan teknik Proportioned Stratified Random Sampling dan dikelompokkan menjadi dua yakni kelompok perlakuan serta kelompok kontrol. Instrumen berupa kuesioner dipergunakan untuk mengukur pengetahuan dan sikap. Kelayakan etik penelitian diperoleh melalui surat keputusan nomor 2090/KEP-UNISA/III/2025. Dilakukan uji mann whitney dan menghasilkan angka 0,025 menjadi nilai P Value yang dimiliki variabel pengetahuan sementara angka 0,035 menjadi nilai P Value yang dimiliki variabel sikap, yang artinya kedua variabel <0,05. Temuan ini mengindikasikan bahwasanya pengetahuan dan sikap siswi terkait kehamilan tidak diinginkan di SMA N 2 Banguntapan Bantul dipengaruhi signifikan oleh kelompok sebaya. Simpulan pada penelitian ini bahwa strategi efektif dalam meningkatkan tingkat pengetahuan dan sikap remaja mengenai kesehatan reproduksi salah satunya yakni pengaruh peer group berbasis kelompok teman sebaya. Tambahan informasi serupa dapat dilakukan dengan cara kolaborasi pada puskesmas.

Page 8 of 12 | Total Record : 112