cover
Contact Name
Idhoofiyatul Fatin
Contact Email
idhofatin.pbsi@fkip.um-surabaya.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
stilistika@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : 19788800     EISSN : 26141327     DOI : -
Core Subject : Education,
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Prodi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Surabaya. Jurnal ini menfokuskan pada publikasi hasil penelitian berupa artikel ilmiah tentang bahasa, sastra dan pengajaran Bahasa Indonesia. Jurnal ini terbit setiap Januari dan Juli dengan nomor P-ISSN 1978-8800 dan E-ISSN 2614-3127.
Arjuna Subject : -
Articles 444 Documents
Representasi Bromance dan Maskulinitas dalam Novel Untuk Dia Yang Terlambat Gue Temukan Karya Esti Kinasih Tania Intan; Nany Ismail
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 14, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v14i2.6890

Abstract

Bromance Representation and Masculinity in Novel Untuk Dia Yang Terlambat Gue Temukan Written By Esti Kinasih ABSTRAKBromance merupakan hubungan dekat dan relatif intim di antara dua laki-laki atau lebih, tanpa didasari oleh ketertarikan seksual. Penelitian ini membahas bromance dan maskulinitas yang direpresentasikan di dalam novel bergenre teen lit Untuk Dia yang Terlambat Gue Temukan (2020) karya Esti Kinasih. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif dengan pendekatan gender. Data berupa kata, frasa, dan kalimat dikumpulkan dengan teknik simak catat setelah dilakukan pembacaan tertutup. Data kemudian diklasifikasi, diinterpretasi, dan dikaji dengan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi bromance dibangun di antara para tokoh laki-laki dengan latar sekolah dan konteks permasalahan remaja. Alasan yang mendasari bromance adalah kesamaan kepentingan dan pemahaman sebagai sesama laki-laki. Manifestasi bromance ditunjukkan melalui sikap mendengarkan, memahami, membantu, dan melindungi. Relasi bromance kuat karena laki-laki bekerja sama untuk tidak tampil sebagai pihak yang lemah dan emosional (terutama) di hadapan perempuan. Perempuan sendiri ditampilkan pasif, lemah, dan patuh menghadapi laki-laki dan persekutuan mereka di dalam bromance.Kata kunci: bromance, Esti Kinasih, maskulinitas, teen litABSTRACTBromance is a close and relatively intimate relationship between two or more men, without being based on sexual attraction. This research is aimed at discussing the bromance and masculinity which is represented in the teen literature genre in novel Untuk Dia yang Terlambat Gue Temukan (2020) written by Esti Kinasih. This research uses descriptive-qualitative method with a gender approach. Data in the form of words, phrases, and sentences were collected using a note-taking technique after a closed reading. The data are then classified, interpreted, and reviewed using content analysis techniques. The results of this study indicate that Bromance relationships are built between male figures with school backgrounds and the context of adolescent problems. The reason that underlies bromance is the same interests and understanding as fellow men. Bromance is manifested in an attitude of listening, understanding, helping, and protecting. Bromance relationships are strong because men work together to avoid appearing as weak and emotional (especially) in front of women. Women themselves are shown to be passive, weak, and obedient to men and their fellowship in bromance.Keyword: Bromance,Esti Kinasih, masculinity, teen literature
Keberpihakan Penulisan Pelaku Kriminalitas dalam Surat Kabar Harian Pos Kota Edisi 1 Juli 2020 Aidil Syah Putra; Bagus Hady Hartanto; Erlina Chamalia Rochmah
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 14, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v14i1.5600

Abstract

Criminality Writing Positioning in The Pos Kota Daily Newspaper Edition 1 July 2020ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap dan pandangan penulis terhadap kasus kriminalitas yang terjadi di Indonesia. Penelitian ini berfokus pada pemberitaan mengenai kriminalitas yang terdapat dalam surat kabar harian Pos Kota edisi 1 Juli 2020. Penelitian ini menggunakan kajian analisis wacana kritis subjektivitas Theo Van Leeuwen. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis isi. Sumber yang peneliti gunakan yaitu berita dengan topik kriminalitas yang terdapat dalam surat kabar harian Pos Kota edisi 1 Juli 2020. Data penelitian yang peneliti gunakan yaitu enam judul berita yang terdapat dalam surat kabar harian Pos Kota edisi 1 juli 2020 dengan topik kriminalitas. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat enam kutipan teori subjektivitas Theo Van Leeuwen  yang ditemukan dalam surat kabar harian Pos Kota edisi 1 Juli 2020, teori tersebut yaitu 1) determinasi, 2) individualisasi, 3) indeterminasi, 4) nominasi-identifikasi, 5) nominasi-kategorisasi, dan 6) penggantian kalimat.Kata kunci: Kriminalitas, Pos Kota, Surat Kabar Harian, Theo Van LeeuwenABSTRACTThis research aims to describe the attitudes and views of the authors in the case of criminality in Indonesia. The research focuses on coverage of crime which is found in the newspaper Kota Pos issue July 1, 2020. This study used a critical discourse analysis of Theo Van Leeuwen's perspective. The type of research used in this study is qualitative research using the content analysis method. The source that the researcher uses is news on the topic of the criminality which is contained in the Pos Kota Daily News Paper Edition 1 July  2020. The research Data that researchers use is the six news headlines which is found in the Pos Kota Daily News Paper Edition 1 July 2020 on the topic of the criminality. Based on the results of the study, it can be concluded that there are six quotations theories in the perspective of Theo Van Leeuwen found in the daily newspaper Pos Kota issue 1 July 2020, the theories are 1) determination, 2) individualization, 3) indexing, 4) nomination-identification, 5) nomination-categorization, 6) replacement of sentence.Keywords: Criminality, Pos Kota, Daily Newspaper, Theo Van Leeuwen
Hubungan Penggunaan Media Sosial dan Berpikir Kritis terhadap Keterampilan Membaca Intensif Siswa Kelas X SMA Budi Mulia Tiomas Redia Gultom; Yumna Rasyid; Zainal Rafli
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 13, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v13i2.4518

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunanaan media sosial dan berpikir kritis terhadap keterampilan membaca intensif. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan desain penelitian adalah korelasi. Populasi penelitian ini adalah anak milenial atau yang lebih dikenal dengan istilah Generasi Z, dalam lingkup khusus yaitu  Siswa  Kelas X SMA Budi Mulia di Jakarta dan Bogor. Instrumen penelitian ini dengan menyebarkan kuesioner kepada 139 orang siswa. Penulis telah membangun hipotesis melalui data yang terkumpul, lalu dianaliss dengan menggunakan fakto analisis korelasi, regresi dan load of factor. Hasil penelitian menunjukkan setidaknya terdapat lima dimensi keterampilan membaca para siswa: media sosial sebagai fokus bacaan dan sumber  informasi, media sosial sebagai way of life, critical reading skill, self-dialogue saat membuka-membaca media sosial, dan fokus berpikir kritis dalam menyampaikan gagasan dan juga selektif dan bijak dalam penggunaan media sosial. Penelitian ini memberikan penegasan akan adanya kebutuhan penggunaan media sosial untuk meningkatkan semangat membaca intensif di kalangan para siswa.Kata kunci: Media sosial, berpikir kritis, keterampilan membaca intensifABSTRACTThis study aims to determine the relationship between the use of social media and critical thinking on intensive reading skills. This type of research is quantitative research and research design is correlation. The population of this research is millennial children or better known as Generation Z, in a special scope, namely Class X Students of Budi Mulia High School in Jakarta and Bogor. The instrument of this study was by distributing questionnaires to 139 students. The author has built hypotheses through collected data, then analyzed using facto correlation analysis, regression and load of factors. The results showed at least five dimensions of students' reading skills: social media as the focus of reading and information sources, social media as a way of life, critical reading skills, self-dialogue when opening and reading social media, and focus on critical thinking in conveying ideas and also selective and wise in the use of social media. This study provides an affirmation of the need for the use of social media to increase the enthusiasm of intensive reading among students.Keyword: Social media, critical thinking, intensive reading skills
Nilai dan Unsur Budaya pada Cerita Rakyat Buah Udak Suku Dayak Linoh Yusuf Olang; Ursula Dwi Oktaviani; Yati Oktaviani
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 14, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v14i2.8917

Abstract

Value and Cultural Element in Buah Udak Folklore Dayak Linoh Ethic Group ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai dan unsur budaya pada sastra lisan cerita rakyat suku Dayak Linoh. Penelitian ini menggunakan metode deksriptif kualitatif. Data pada penelitian ini adalah semua kutipan-kutipan yang terdapat dalam cerita rakyat suku Dayak Linoh. Sumber data dalam penelitian ini adalah cerita rakyat suku Dayak Linoh dari Kecamatan Sungai Tebelian Kabupaten Sintang yang berisi satu cerita rakyat  Dayak Linoh yang berjudul Buah Udak. Hasil analisis data menunjukkan nilai budaya yang menggambarkan hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan alam, hubungan manusia dengan masyarakat, hubungan manusia dengan orang lain atau sesamanya, hubungan manusia dengan dirinya sendiri. Sedangkan unsur budaya terdapat: peralatan dan perlengkapan hidup, sistem kekerabatan dan organisasi sosial, bahasa, kesenian, sistem kepercayaan, dan sistem ilmu dan pengetahuan. Masyarakat Dayak Linoh memercayai nilai budaya yang terdapat dalam cerita tersebut dan menjadi adat istiadat/tradisi.Kata kunci: nilai budaya, cerita rakyat, Dayak Linoh ABSTRACTThe purpose of this study was to describe the values and cultural elements in the oral literature of the Linoh Dayak folklore. This study uses a qualitative descriptive method. The data in this study are all quotes contained in the folklore of the Linoh Dayak group ethic. The source of the data in this study is the folklore of the Dayak Linoh group ethic from Sungai Tebelian District, Sintang Regency which contains a Dayak Linoh folktale entitled Buah Udak. The results of data analysis show cultural values that describe the relationship between humans and God, human relationships with nature, human relationships with society, human relationships with other people or with each other, human relationships with themselves. While the elements of culture are: tools and equipment for life, kinship systems and social organization, language, arts, belief systems, and systems of science and knowledge. The Linoh Dayak community believes in the cultural values contained in the story and becomes a custom/tradition.Keyword: cultural value, folklore, Dayak Linoh.
Nilai-Nilai Akhlak dalam Novel Guru Aini Karya Andrea Hirata Khaerunnisa Khaerunnisa; Lutfi Syauki Faznur; Liana Meilinda
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 14, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v14i1.5476

Abstract

Moral Values in Guru Aini Written by Andrea Hirata ABSTRAKPenelitian ini berisi tentang nilai-nilai Akhlak Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam novel Guru Aini karya Andrea Hirata. Nilai akhlak menjadi fokus utama pada penelitian ini karena akhlak merupakan salah satu pondasi dasar dari sifat manusia yang sangat erat kaitannya dengan perilaku manusia dengan Tuhannya. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai nilai-nilai akhlak berupa nilai takwa, tawakal, kejujuran, keikhlasan, sabar  dan syukur dari novel Guru Aini karya Andrea Hirata. Novel tersebut memiliki nilai akhlak yang perlu diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat serta menjadi khazanah keilmuan berkaitan antara agama dan sastra. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan analisis isi. Metode kualitatif ini dapat menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau atau isi komunikasi berupa percakapan, teks tertulis, dan fotografi. Simpulan dari hasil penelitian ini terdapat 6 kutipan dari nilai takwal, 14 kutipan nilai tawakal, 18 kutipan dari nilai kejujuran, 4 kutipan dari nilai keikhlasan, 1 kutipan dari nilai sabar, dan 14 kutipan dari nilai syukur. Kata kunci: Nilai-nilai akhlak, karya sastra, novelABSTRACTThis study contains moral values based on Al-Islam and Muhammadiyah in the novel Guru Aini by Andrea Hirata. The value of akhlak (moral) is the main focus of this research because it is one of the basic foundations of human nature which is very closely related to human behavior with God. This study aims to gain deep understanding of akhlak (moral) values in the form value of piety/morals, resignation/never giving up, honesty, sincerity, patience and gratitude from the novel Guru Aini by Andrea Hirata. The novel has a moral value that needs to be applied in social life and becomes a scientific treasure related to religion and literature. This research uses qualitative method and content analysis approach, this qualitative method can produce descriptive data in the form of written words or communication content in the form of conversation, written text, and photography. Conclusions from the results of this study there are 6 quotes from the value of piety/morals, 14 quotes from the value of resignation / never give up, 18 quotes from the value of honesty, 4 quotations from the value of sincerity, 1 quote from the value of patience, and 14 quotes from the value of gratitude.Keywords: Akhlak (moral) value, literature, novelThis study contains moral values based on Al-Islam and Muhammadiyah in the novel Guru Aini by Andrea Hirata. The value of akhlak (moral) is the main focus of this research because it is one of the basic foundations of human nature which is very closely related to human behavior with God. This study aims to gain deep understanding of akhlak (moral) values in the form value of piety/morals, resignation/never giving up, honesty, sincerity, patience and gratitude from the novel Guru Aini by Andrea Hirata. The novel has a moral value that needs to be applied in social life and becomes a scientific treasure related to religion and literature. This research uses qualitative method and content analysis approach, this qualitative method can produce descriptive data in the form of written words or communication content in the form of conversation, written text, and photography. Conclusions from the results of this study there are 6 quotes from the value of piety/morals, 14 quotes from the value of resignation / never give up, 18 quotes from the value of honesty, 4 quotations from the value of sincerity, 1 quote from the value of patience, and 14 quotes from the value of gratitude.
Implikatur Konvensional Bermodus Imperatif pada Tuturan Motivasi Merry Riana dan Relevansinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia Defi Putri Rahmawati; Idhoofiyatul Fatin; M. Ridlwan
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 13, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v13i2.5357

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implikatur konvensional bermodus imperatif pada tuturan motivasi Merry Riana pada acara Metro Tv I’m Impossible pada bulan Februari dan Maret tahun 2019 yang diunggah di youtube. Selain itu juga mendeskripsikan relevansinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dan mengunakan langkah-langkah menganalis data yang meliputi reduksi, penyajian data, penarikan hasil kesimpulan. Berdasarkan hasil pembahasan, diketahui bahwa terdapat tiga jenis implikatur konvensional bermodus imperatif pada tuturan motivasi Merry Riana, yaitu perintah, ajakan, dan permintaan. Di antara ketiganya, yang paling dominan adalah perintah. Dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, implikatur konvensional bermodus imperatif pada tuturan motivasi Merry Riana ini relevan dengan salah satu pokok bahasan untuk mendukung tercapainya KD 3.3., 4.3., 3.4. dan 4.4 yang berkaitan dengan pidato persuasif di kelas IX SMP.Kata kunci: Implikatur,konvensional, imperatif, motivasi  ABSTRACTThis study aims to describe the conventional implications of the imperative mode on Merry Riana's motivational utterances on the Metro TV I'm Impossible program in February and March 2019 which were uploaded on YouTube. It also describes their relevance to learning Indonesian. This study uses descriptive qualitative research methods and uses several steps to analyze data which includes reduction, data presentation, drawing conclusions. Based on the results of the discussion, it was stated that there were three types of conventional implications with imperative modes in Merry Riana's motivational utterances, namely commands, invitations, and requests. Among the three categories, the most dominant is the command. In learning Indonesian, the conventional implication of the imperative mode in Merry Riana's motivational speech is relevant to one of the subjects to support the achievement of KD 3.3, 4.3, 3.4. and 4.4 which related to persuasive speeches.Keyword: conventional implications, imperative, motivation 
Kecakapan Hidup Abad Ke-21 dalam Tokoh Utama Dongeng Jawa Timur Kajian Antropologi Sastra Rian Damariswara
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 13, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v13i2.4633

Abstract

ABSTRAKTokoh utama dalam dongeng Jawa Timur memiliki sisi lain yang perlu diungkap. Sisi lain tersebut, yakni kecakapan hidup yang dimiliki tokoh utama dalam menyelesaikan masalah yang dihadapinya. Kecakapan hidup tersebut, memiliki relevansi dengan kecakapan hidup di abad ke-21. Jadi, dengan menganalisis kecakapan hidup tokoh utama secara otomatis peneliti dan pembaca dapat mengetahui bahwa tokoh-tokoh dongeng yang terdapat di Jawa Timur memiliki budaya hidup yang baik untuk dijadikan contoh dan motivasi.Untuk mengungkap kecakapan hidup abad ke-21 pada tokoh utama dongeng Jawa Timur menggunakan kajian antropologi sastra.Penelitian ini termasuk deskriptif kualitatif. Sumber data adalah teks dongeng Jawa Timur. Teknik yang digunakan adalah studi dokumenter. Kecakapan hidup abad ke-21 yang ditemukan pada dongeng Jawa Timur sebagai berikut. Pertama, berpikir kritis dan pemecahan masalah. Semua tokoh utama dalam dongeng memiliki pemikiran kritis sehingga dapat memecahkan masalah. Kedua, kreativitas dan inovasi yang ditemukan yakni jenis pengembangan dan sintesis. Inovasi pengembangan yang ditemukan adalah adanya alat bajak sawah dari batu menjadi kayu dan ditarik sapi serta dapat dipergunakan sebagai sarana hiburan. Alat tersebut diberi nama karapan sapi.  Inovasi sintesis adalah menggabungkan segala sesuatu yang dimiliki untuk dijadikan sesuatu yang baru. Seperti pada dongeng Asal Mula Reog Ponorogo,yakni menggabungkan kepala tokoh Singabarong dengan burung merak sehingga dinamakan reog ponorogo. Ketiga, kolaborasi antaranggota dan pemimpin dengan bawahan. Keempat, komunikasi yakni berupa diskusi, pengarahan, berkeluh kesah, dan perintah.Kata kunci: Kecakapan hidup abad ke-21, Tokoh utama, DongengABSTRACTThe main character in the East Java fable has another side that needs to be revealed. The other side, namely the life skills possessed by the main character in solving the problems they face. Life skills, have relevance to 21st century life skills. Therefore, by analyzing the life skills of the main characters automatically the researcher and reader can find out that the fairy tale figures in East Java which have a good life culture to be used as an example and motivation. To uncover 21st century life skills in the main characters of the East Javanese fable, the study of literary anthropology is used. This research is descriptive qualitative. The data source is the text of a fairy tale in East Java. The technique used is documentary study. The 21st century life skills found in the East Java fable are as follows. First, critical thinking and problem solving. All the main characters in fairy tales have critical thinking so they can solve problems. Second, the creativity and innovation found are types of development and synthesis. Development innovation that was found was the existence of a rice plow from stone to wood and pulled by cows and could be used as a means of entertainment. The tool is named Karapan Sapi. Synthesis of innovation is to combine everything that is owned to be something new. As in the fable of Reog Ponorogo, which combines the head of the Singabarong character with a peacock so it is called Reog Ponorogo. Third, collaboration between members and leaders with subordinates. Fourth, communication in the form of discussion, direction, complaints, and orders.Keyword: 21st century life skills, The main character, Fairy tale
Penerapan Model PBL untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Eksplanasi Siswa Kelas XI MIA-1 SMA Negeri 14 Maluku Tengah Everhard Markiano Solissa
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 14, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v14i2.8401

Abstract

The PBL Model Implementation to Improve Explanation Text Writing Ability Students of Class XI MIA-1 SMA Negeri 14 Maluku Tengah ABSTRAKPenelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan menulis teks eksplanasi siswa kelas XI MIA-1 SMA Negeri 14 Maluku Tengah. Data penelitian berupa hasil tes menulis teks eksplanasi setiap siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIA-1 SMA Negeri 14 Maluku Tengah tahun pelajaran 2020/2021 semester genap yang berjumlah 36 siswa. Nilai akhir setiap siswa diperoleh dari jumlah jawaban benar dibagi jumlah soal kemudian dikalikan dengan skor ideal (100). Nilai akhir tersebut kemudian dikonversikan sesuai kriteria yang ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan  kemampuan menulis teks eksplanasi siswa kelas XI MIA-1 SMA Negeri 14 Maluku Tengah dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning. Hal itu terlihat dari  jumlah siswa yang mencapai KKM pada siklus I yakni 16 siswa menjadi 28 siswa pada siklus II. Kata kunci: kemampuan menulis, model pembelajaran problem based learning, PTK, teks eksplanasi. ABSTRACTThe aim of this study is to improve the ability to write explanatory texts for students of class XI MIA-1 SMA Negeri 14 Maluku Tengah. The research data were in the form of test results in writing explanatory text each cycle. The research subjects were students of class XI MIA-1 SMA Negeri 14 Maluku Tengah in the academic year 2020/2021 even semester, totaling 36 students. The final score for each student is obtained from the number of correct answers divided by the number of questions then multiplied by the ideal score (100). The final score is then converted according to the specified criteria. The results showed that there was an increase in the writing explanatory text ability for class XI MIA-1 SMA Negeri 14 Maluku Tengah using the problem based learning model. This can be seen from the number of students who reached the KKM (minimum standard of completeness in achieving learning result) in cycle I, namely 16 students to 28 students in cycle II.Keyword: writing skills, problem based learning model, PTK (Action research), explanatory text.
Citra Perempuan dalam Cerita Rakyat Putri Kemang: Kajian Kritik Sastra Feminis Islahuddin Islahuddin; Ku-Ares Tawandorloh; Halimoh Ha
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 14, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v14i2.8798

Abstract

The Image of Women in The Folklore of Putri Kemang: Feminist Literary Criticism Studies ABSTRAKCerita rakyat Putri Kemang merupakan cerita rakyat yang menggambarkan perjuangan seorang putri untuk dirinya dan dalam memerintah kerajaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teks-teks yang membicarakan tentang citra perempuan dalam cerita rakyat Putri Kemang dengan menggunakan pendekatan kritik sastra feminis. Sumber data penelitian adalah cerita rakyat Putri Kemang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik pembacaan dan pencatatan. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan referensi keilmuwan kritik sastra feminis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra perempuan yang terdapat dalam cerita rakyat Putri Kemang, yaitu: 1) persamaan pendidikan; 2) kemandirian perempuan; 3) kemampuan membuat keputusan; 4) kebebasan memilih pasangan; dan 5) kepemimpinan perempuan. Selain itu, didapatkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa citra perempuan dalam cerita rakyat Putri Kemang senada dengan pandangan kritik sastra feminis yang memiliki tujuan diperolehnya perlakuan yang lebih baik bagi perempuan, ditingkatkannya kedudukan dan peranan perempuan untuk membentuk masyarakat yang lebih adil dan setara dengan laki-laki.Kata kunci: citra perempuan, cerita rakyat, Putri Kemang, kritik, sastra feminisABSTRACTThe folklore of Putri Kemang is a folklore which describes the struggle of a princess for herself and govern her kingdom. This study aims to describe the texts in discussing the image of women in the folklore of Putri Kemang by using the feminist literary criticism approach. The data of the research is folklore of Putri Kemang. The data are collected through reading and noting. The data are analised by using the qualitative descriptive technique with a reference feminist literary criticism. The results of the research show that image of women in folklore of Putri Kemang are: 1) equality of education; 2) independence of women; 3) decision-making ability; 4) freedom to choose a partner; and 5) women leadership. In addition, the results of study indicates that the image of women found in the folklore of Putri Kemang was in line with the views of feminist literary criticism which aimed at obtaining better treatment for women, increasing the position and role of women to build fair society and equal to the men.Keyword: Women image, folklore, Kemang Princess, criticism, feminist literary
Kearifan Lingkungan Masyarakat Alor dalam Novel Swarna Alor: Impian di Langit Timur Karya Dyah Prameswarie Qhothrun Nadaul Jannah; Purwati Anggraini
Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 14, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/st.v14i1.6630

Abstract

Alor Community Environmental Wisdom in Swarna Alor Novel: Impian di Langit Timur Written by Dyah Prameswarie ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan manusia dengan alam ditinjau dari nilai-nilai kearifan lingkungan serta upaya menyeimbangkan lingkungan alam yang dilakukan tokoh dalam novel Swarna Alor: Impian di Langit Timur karya Dyah Prameswarie. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dalam penelitian ini meliputi kutipan terkait hakekat hubungan antara manusia dengan lingkungannya yang berupa kata, frasa, klausa, dan kalimat. Sumber data dari novel Swarna Alor: Impian di Langit Timur. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik baca dan teknik catat. Hasil penelitian menunjukkan adanya (1) sikap tanggung jawab moral terhadap alam yang dimiliki oleh masyarakat Alor yang selalu taat terhadap aturan, tradisi, dan adat dari nenek moyang terdahulu, (2) sikap solidaritas terhadap alam yang dimiliki oleh tokoh Pak Libana guna mempertahankan tradisi leluhur dan ekosistem alam, (3) kasih sayang dan kepedulian terhadap alam yang dimiliki oleh tokoh utama dengan ikut menjadi anggota Green World, dan (4) sikap tidak mengganggu kehidupan alam masyarakat Alor dan selalu taat pada aturan untuk tidak semena-mena memperlakukan alam.Kata kunci: Kearifan, Lingkungan, Alam Masyrakat AlorABSTRACTThis study aims to describe the relationship between humans and nature in terms of environmental wisdom values and efforts to balance the natural environment by characters in the novel Swarna Alor: Impian di Langit Timur written by Dyah Prameswarie. This type of research is qualitative research with a descriptive data approach. The data in this study including quotes related to the nature of relationship between humans and their relationship in the form of words, phrases, clauses, and setences. Source of the data from the novel Swarna Alor: Impian di Langit Timur. Data collection techniques in this study used the reading technique and note-taking technique. The result of study show that the (1) is the attitude of moral resposibility towards nature that is owned by the Alor people who always obey the traditional and customery rules of their previous ancestors, (2) the attitude of solidarity towards nature owned by Pak Libana figures in order to maintain ancestral traditions and natural ecosystems, (3) affection and concern for nature that are owned by the main by being a member of Green World, and  (4) the attitudes of not disturbing the natural life of Alor people and always obey the rules not to treat nature arbitrarily.Keywords: Wisdom, Environment, Nature of Alor Community

Page 9 of 45 | Total Record : 444