cover
Contact Name
Nadya Adharani
Contact Email
nadya@unibabwi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnallemuru@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ikan Tongkol No. 22 Kertosari
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Lemuru : Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26857227     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Lemuru merupakan jurnal ilimiah dalam bidang ilmu perikanan dan kelautan dengan lingkup naskah yang dimuat adalah teknologi hasil perikanan, pengolahan perikanan, pengelolaan sosial ekonomi perikanan, budidaya perikanan, biotekbologi perikanan, ilmu kelautan, teknologi kelautan, bioteknologi kelautan, dan konservasi perairan.
Articles 121 Documents
TEKNIK PEMELIHARAAN INDUK IKAN MAS (Cyprinus carpio) DI BALAI BENIH IKAN (BBI) MAJJELLING PANGKAJENE Damis; Surianti; Hasrianti; A. Rini Sahni Putri; Marewa, Saman Gita
JURNAL LEMURU Vol 5 No 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jl.v5i3.2971

Abstract

Pemilihan induk merupakan salah satu upaya untuk mendapatkan benih ikan mas yang unggul. Untuk menghasilkan induk unggul diperlukan waktu, keberadaan induk unggul harus dimanfaatkan seoptimal mungkin sehingga diperlukan pengelolaan induk unggul guna menjaga kualitas sekaligus mempertahankan dan meningkatkan produksi calon induk. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengobervasi dan mengkaji teknik pemeliharaan induk ikan mas di BBI Majjelling Pangkajene Sidrap. Penelitian ini dilaksanakan di Balai Benih Ikan (BBI) Majjeelling, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang, Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian berlangsung pada bulan Maret-April 2023. Pemeliharaan induk merupakan kegiatan dengan tujuan mempertahankan kualitas induk ikan, di BBI Majjelling pemeliharaan induk dilakukan beberapa tahap yaitu persiapan kolam, manajemen kualitas air, manajemen pakan pemeliharaan induk.
TEKNIK PEMELIHARAAN INDUK UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DI PT ESAPUTLII PRAKARSA UTAMA, KABUPATEN BARRU Dara, Azzahra; Rahmat, Muh.; Kaswiran; Suhendra; Pirdaus, Pikram
JURNAL LEMURU Vol 5 No 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jl.v5i3.2996

Abstract

Udang vaname Litopenaeus vannamei merupakan salah satu spesies udang unggulan nasional yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan memiliki harga jual yang tinggi. Udang vaname memiliki keunggulan toleran terhadap perubahan lingkungan dan tahan terhadap penyakit serta dapat bersaing dengan produk induk udang dari negara lain dan waktu pemeliharaan relatif singkat, tingkat kelangsungan hidup (survival rate) selama masa pemeliharaan tinggi dan permintaan pasar terus meningkat. Untuk menghasilkan benih yang berkualitas tergantung dari induk yang dipilih untuk itu perlu pemeliharaan induk yang baik meliputi persiapan wadah, pengelolaan induk, adaptasi dan karantina, manajemen kualitas air, manajemen pakan, ablasi, pemijahan, penetasan telur, pemanenan dan penebaran nauplii. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 6 Maret sampai 23 Juni 2023 di PT. Esaputlii Prakarsa Utama, Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan. Di PT. esaputlii Prakarsa utama pakan yang diberikan pada induk adalah cacing laut dan cumi-cumi yang memiliki kandungan protein cukup tinggi yang bermanfaat untuk mempercepat kematangan gonad induk. Jumlah telur yang dihasilkan rata-rata 9.453.700 butir dengan tingkat penetasan telur dan menetas menjadi naupli sebanyak 8.062.500 ekor/hari.
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN DENGAN PROTEIN BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAM DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENI IKAN MAS (Ciprinus Carpio) Zulkifli; Surianti; Hasrianti
JURNAL LEMURU Vol 5 No 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jl.v5i3.3003

Abstract

Ikan mas merupakan salah satu budidaya perairan yang banyak digemari masyarakat namun memiliki beberapa kendala diantaranya mahalnya harga pakan komersil. Tujuan dari penelitian ini mengetahui jumlah kadar protein terbaik terhadap pertumbuhan dan kelansungan hidup ikan mas.ikan mas yang digunakan memiliki berat rata-rata 1,7 gr dan dipelihara di baskom sebanyak 12 dengan volume air 15 liter. Rancangan percobaan yang digunakan Rancangan acak lengkap ( RAL) 4 perlakuan 3 ulangan. Perlakuan A 40% kadar protein; perlakuan B 30% kadar protein; perlakuan C 20% kadar protein; dan perlakuan D (kontrol). Hasil penelitian menunjukkan pemberian kadar protein berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan sintasan ikan mas. Pertumbuhan mutlak tertinggi terdapat pada perlakuan C dengan kadar protein 20% yaitu 3,18±.0,22%, kemudian perlakuan B dengan kadar protein 30% yaitu 3,07±.0,24%, selanjutnya perlakuan A dengan kadar protein 40% yaitu 2,91±.0,13% dan yang terendah terdapat pada perlakuan D (Kontrol) yaitu 2,43±.0,35%. Sintassan ikan mas diperoleh bahwa pakan dengan dosis protein 40, 30 dan 20% memberikan hasil kelangsungan hidup terbaik yang sama tetapi berbeda dengan perlakuan D (Kontrol).
PENGARUH PEMBERIAN EM4 DENGAN DOSIS BERBEDA DALAM SISTEM AKUAPONIK TERHADAP FCR (Feed Convertion Ratio) DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Efi Susilawati; Patang; Amirah Mustarin
JURNAL LEMURU Vol 5 No 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jl.v5i3.3029

Abstract

Tujuan studi ini mengidentifikasi konsentrasi pemberian probiotik EM4 yang paling efektif dalam menjaga kualitas air ikan nila (Oreochromis niloticus) pada kolam sistem akuaponik dan untuk menganalisis pengaruh pemberian probiotik EM4 dengan dosis berbeda terhadap FCR (feed Convertion Ratio) dan kelangsungan hidup ikan nila (Oreochromis niloticus) dalam sistem akuaponik). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan tiga kali ulangan. Perlakuan yang diberikan terdiri dari perlakuan kontrol (tanpa penambahan probiotik), perlakuan A (penambahan probiotik 0,45 ml/L air), perlakuan B (penambahan probiotik 0,55 ml/L air), dan perlakuan C (penambahan probiotik 0,65 ml/L air). Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah pertumbuhan berat mutlak, pertambahan panjang mutlak, laju pertumbuhan harian, rasio konversi pakan (FCR), kelangsungan hidup ikan, pertumbuhan pakcoy dan parameter kualitas air meliputi suhu, pH, DO dan amoniak. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis sidig ragam (ANOVA) dan uji lanjut Duncang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan B merupakan perlakuan terbaik dalam menjaga performa kualitas air ikan nila pada sistem akuaponik selama penelitian dan merupakan konsentrasi yang efektif dibandingkan dengan perlakuan lainnya, dengan persentase rasio konversi pakan terendah yaitu 1,07 dan kelangsungan hidup saat pemeliharaan mencapai 95%.
STUDI TEKNIK PENGELOLAAN KUALITAS AIR PADA PEMELIHARAAN INDUK UDANG VANNAMEI (Litopenaeus vannamei) DI PT. SURI TANI PEMUKA UNIT HATCHERY SINGARAJA, BALI Maknun, Lu’lu’il; Sumsanto, Muhammad
JURNAL LEMURU Vol 5 No 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jl.v5i3.3073

Abstract

Vannamei shrimp (Litopenaeus vannamei) is one of the brackish water commodities that is in great demand by the public because it has economic value and is one of the leading products in the aquaculture sector in Indonesia. The purpose of this research was to study and find out about techniques for measuring air quality in rearing vannamei shrimp broodstock at PT. Suri Tani Pemuka, Singaraja Hatchery Unit, Bali. This research method is carried out by measuring and controlling air quality in containers that will be used for vanname shrimp broodstock cultivation activities. Air quality management activities in the maintenance of vaname shrimp (Litopenaeus vannamei) broodstock starts from the initial preparation, namely the sterilization of maintenance air media through the mixing process, sedimentation process, pressure filter, ozonation process, and finally the treatment process. The results of checking air quality carried out every day by measuring the parameters DO the result are 4,4-5,1 ppm, pH 7,6-7,8, Suhu 28,3-28,5oC, Salinitas 30-31 ppt, Alkalinitas 111-113 ppm, Nitrit (NO2) 0,11-0,4 ppm, Amonium (NH4) 0,55-0,87 ppm, obtained the results of air quality measurements that were still at optimal levels that supported the life of the vanname shrimp broods that were reared .
EFEKTIVITAS PROGRAM INOVASI BIDANG PERIKANAN DI KABUPATEN BANYUWANGI Shinta Hiflina Yuniari; Yuniartik, Mega
JURNAL LEMURU Vol 5 No 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jl.v5i3.3167

Abstract

Program inovasi tebar ikan terkendai di Kabupaten Banyuwangi bertujuan sebagai pemanfaatan sumberdaya ikan dan berkelanjutan guna meningkatkan taraf hidup/kesejahteraan masyarakat serta mendukung ketahanan pangan lokal. Hal tersebut didukung dengan setiap tahunnya pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui bidang perikanan Dinas Perikanan mengalokasikan anggaran kegiatan berupa penebaran benih ikan air tawar terkendali (barkanli). Namun saat ini belum diketahui seberapa efektif kegiatan tersebut bagi lingkungan dan ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas dan optimalisasi inovasi perikanan tebar benih ikan terkendali di Kabupaten Banyuwangi, serta rekomendasi bagi peningkatan efektivitas inovasi. Metode penelitian ini adalah deskriptif, dengan jenis data yang digunakan adalah penelitian survei (survey research) menggunakan pendekatan kuantitatif dan Focus Group Discussion (FGD. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel ekonomi berpengaruh negatif terhadap efektivitas program Barkanli, sedangkan variabel lingkungan berpengaruh positif terhadap efektivitas program barkanli.
ANALISIS KINERJA PRODUK KERIPIK LELE UNTUK PENINGKATAN KUALITAS BERKELANJUTAN UMKM Arief Rahmawan; Ma’rifat, Tian Nur; Luketsi, Wendianing Putri; Sjurjahady, Danica Alana; Gorotomole, Muhammad Al Amin; Kusuma, Bayu
JURNAL LEMURU Vol 5 No 3 (2023): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jl.v5i3.3176

Abstract

Pertumbuhan ekonomi Indonesia sangat dipengaruhi oleh peran Unit Usaha, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai critical engine, dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 60.5% dan tingkat serapan tenaga kerja mencapai 96.9%. Di sisi lain, UMKM belum sepenuhnya memahami proses continuous improvement dengan mengembangkan produk agar lebih berkualitas sesuai dengan apa yang diperlukan oleh konsumen. Terlebih lagi, UMKM di bidang pangan perlu untuk terus melakukan inovasi produk agar proses bisnis meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kinerja produk keripik lele yang diproduksi oleh suatu UMKM berdasarkan tujuh dimensi kualitas, yang menjadi fase awal dalam sebuah proses pengembangan produk. Metode yang diterapkan yaitu menganalisis Gap 5, dengan menghitung selisih antara persepsi yang dirasakan konsumen dengan harapan yang diinginkan konsumen terhadap atribut produk yang menjadi parameter utama pengukuran produk keripik lele. Teknik pengambilan data yaitu dengan kuesioner berskala Likert dengan rentang 1 – 5. Selain itu, uji validitas dan uji reliabilitas dilakukan untuk memastikan bahwa hasil pengukuran dapat dipakai dan konsisten. Sebanyak 17 atribut produk ditentukan yang mencakup enam dimensi kualitas: performance, durability, serviceability, perceived quality, dan conformance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua atribut yang memiliki nilai Gap paling rendah yaitu pada atribut kemudahan mendapatkan produk (S2) dan kemudahan memperoleh informasi (S3) yang masing-masing bernilai -0.63. Secara keseluruhan nilai Gap 5 menunjukkan -0.30. Rekomendasi dari penelitian ini adalah Perlunya peningkatan kinerja produk dalam aspek perluasan area distribusi produk keripik lele dan dan desain kemasan yang informatif untuk pembeli.
Penerapan Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Dengan Sistem Super Intensif (Studi Kasus: PT XYZ, Karangasem, Bali) Aras, Annisa Khairani; Faruq, Wifky Ezra Mohammad
JURNAL LEMURU Vol 6 No 1 (2024): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jl.v6i1.3241

Abstract

Penerapan budidaya udang vaname dengan sistem super intensif diharapkan mampu menghasilkan produktivtas tinggi dan prospek usaha yang menguntungkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan budidaya udang vaname dengan sistem super intensif, kinerja pertumbuhan dan produktivitas di PT XYZ, Karangasem, Bali. Penelitian ini dilakukan di PT XYZ yang berlokasi di Desa Sukadana, Kec. Kubu, Kab. Karangasem, Provinsi Bali. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian analisa deskriptif kuantitatif dengan menggumpulkan seluruh data di kegiatan pembesaran udang vaname. Adapun penerapan budidaya udang vaname, kinerja pertumbuhan dan produktivitas berupa data primer dan sekunder dengan studi kasus di PT XYZ, Karangasem, Bali. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan budidaya udang vaname dengan sistem super intensif terdiri atas persiapan tambak; tata letak dan pemasangan oksigenasi; persiapan media air budidaya; penebaran benur; pemeliharaan udang; pengelolaan pakan; pengelolaan kualitas air; monitoring pertumbuhan; pengendalian hama dan penyakit; pemanenan dan biosekuriti. Kinerja pertumbuhan udang vaname melalui pengamatan ADG dan ABW terlihat target proyeksi pertumbuan belum sesuai dengan target perusahaan. Produktivitas hasil kerja menunjukkan bahwa kinerja produksi belum maksimal dan target masih belum tercapai meliputi SR 40%, jumlah hasil panen 1.478 kg, FCR 2,58 dan produktivitas 13,3 ton/Ha/siklus.
Analisis Karantina Ekspor Lobster Laut (Panulirus sp.) di CV. Bumi Pertiwi Fahrurrozi, Ashari
JURNAL LEMURU Vol 6 No 1 (2024): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jl.v6i1.3455

Abstract

Salah satu aspek penting dalam pengembangan industri perikanan adalah peningkatan volume ekspor produk perikanan ke berbagai negara tujuan. Karantina ikan memiliki peranan penting dalam menjamin keamanan produk perikanan yang diekspor. Mengingat permintaan negara-negara pengimpor lobster yang hingga saat ini belum terpenuhi, harga lobster akan cenderung meningkat. Hal ini merupakan peluang bagi para nelayan dan pembudidaya untuk mengembangkan usaha penangkapan dan budidaya lobster untuk di ekspor dengan memperhatikan standar kesehatan dan keamanan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan instalansi karantina ikan (IKI) dan proses ekspor lobster laut di perusahaan Bumi Pertiwi. Metode deskriptif digunakan melalui pengamatan dan wawancara langsung. Hasil menunjukkan Perusahaan Bumi Pertiwi telah menerapkan Cara Karantina Ikan yang Baik (CKIB) dan memiliki sertifikat IKI dengan grade B dari BKIPM. Sarana meliputi 30 bak karantina, laboratorium, dan fasilitas penunjang seperti genset dan limbah cair. Pemasukan lobster laut dilakukan sortasi dan karantina intensif kelengkapan sarana dan prasarana utama, selama beberapa hari sebelum pengemasan rapat berdasarkan standar tujuan ekspor. Sehingga diharapkan penyebaran penyakit yang berbahaya dapat ditekan agar kualitas dan kuantitas tercukupi dan mendukung kegiatan penangkapan dan budidaya lobster. Selain itu, persentase margin terbesar berada pada sektor ekspor dengan nilai 0,97% dibandingkan nelayan atau pembudidaya serta pengumpul.
ANALISIS KANDUNGAN LOGAM SENG (Zn) PADA AIR DAN DAGING IKAN TILAN (Mastacembelus armatus) DI SUNGAI ASAHAN KOTA TANJUNGBALAI Risti Arianti; Husnarika Febriani; Syukriah, Syukriah
JURNAL LEMURU Vol 6 No 1 (2024): JURNAL LEMURU: Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan Indonesia
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Perikanan|Fakultas Pertanian|Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/jl.v6i1.3493

Abstract

Tanjungbalai salah satu kota yang dialiri oleh aliran sungai Asahan yang melintasi kawasan industri. Akibat limbah industri limbah dosmestik, kapal nelayan dan aktivitas masyarakat dapat mempengaruhi tercemarnya kualitas biota air sehingga masuk ke metabolisme tubuh manusia menyebabkan muntah, diare, demam, anemia, dan gangguan reproduksi menjadi masalah bagi manusia. Tujuannya untuk melihat tingkatan kadarlogamSeng (Zn) pada Air sungai dan Ikan tilan di sungai Asahan Kota Tanjungbalai. Penentuan stasiun menggunakan metode purposive sampling. Pengujian logam air sungai dan daging menggunakan alat AAS (Atomic Absobtion Spectrophotometer). Hasil kandungan logam berat seng (Zn) pada airsungai Asahan Kota Tanjungbalai seluruh stasiun sebesar 3,38 - 3,45 mg/L sudah melibihi batas baku mutu (PP RI No 22 Tahun 2021) dan kandungan logam berat Seng (Zn) pada daging ikan tilan (Mastacembelus armatus) stasiun I sebesar (15,4 mg/L), stasiun II sebesar (17,7 mg/L) dan stasiun III sebesar (14,9 mg/L), melebihi dari batas baku mutu yang sudah ditetapkan oleh Nomor 51 Tahun 2004 pada logam seng (Zn) sebesar 0.05 mg/L.

Page 10 of 13 | Total Record : 121