cover
Contact Name
Teguh Sandjaya
Contact Email
teguh.sandjaya@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
kumawula.unpad@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 2620844X     DOI : -
Kumawula: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, dengan nomor terdaftar ISSN 2620-844X (online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Studi Desentralisasi dan Pembangunan Partisipatif Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran. Jurnal ini meliputi berbagai kajian terkait pengabdian masyarakat dari berbagai bidang ilmu dengan menggunakan dua bahasa (Inggris dan Bahasa Indonesia). Fokus dan ruang lingkup pengabdian masyarakat pada jurnal ini diantaranya Collaborative Governance, Pembangunan Partisipatif, Pembangunan Berkelanjutan, Pembangunan Inklusif, Ekonomi Kreatif, Knowledge Transfer for Community Development, Aktualisasi Kearifan dan Budaya Lokal, Sustainable Livelihood, Transfer Teknologi, Globalisasi dan Transformasi Sosial, Pengembangan Kompetensi dan Kewirausahaan, Pengembangan Ekonomi Kerakyatan, Rekayasa Sosial, Manajemen Konflik, dan Literasi Informasi Digital.
Arjuna Subject : -
Articles 565 Documents
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DAN PEMASARAN DIGITAL PADA BUMDes BLULUKAN GEMILANG Putri Nugrahaningsih; Sri Hanggana; Sri Murni; Santoso Tri Hananto; Andi Asrihapsari; M. Syafiqurrahman; Renata Zoraifi; Sri Hantoro
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v4i1.29574

Abstract

Salah satu BUMDes di Kabupaten Karanganyar adalah BUMDes Blulukan Gemilang yang merupakan lembaga ekonomi desa, tujuan pendirian BUMDes untuk menanggulangi kemiskinan yang mana unit usahanya mengembangkan jiwa kewirausahaan melalui unit usaha konfeksi dan unit pengelolaan sampah. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah (1) meningkatkan pengetahuan wirausaha pengelola BUMDes; (2) memberikan pemahaman dan pendampingan tentang cara mempromosikan dan memasarkan produk secara digital. Oleh karena itu, perlu pengembangan kompetensi dan kewirausahaan sebagai fase lanjutan dari fase awal pendirian BUMDes. Metode kegiatan pengabdian masyarakat yang digunakan adalah partisipatif, yaitu pendekatan yang berorientasi kepada upaya peningkatan peran serta masyarakat  secara langsung  dalam berbagai proses dan pelaksanaan, dengan cara pendampingan dengan cara memberikan  penyuluhan  kepada  staf pengelola BUMDes  dan  masyarakat  (ibu  ibu  rumah tangga) tentang kewirausahaan dan manajemen pemasaran serta memberikan pendampingan dalam pemasaran dengan mempromosikan produk hasil unit konfeksi yang dikelola.Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelaksanaan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan mengalami beberapa kendala dalam hal produksi dikarenakan adanya keterbatasan modal mesin produksi dan saluran pemasaran produk yang belum menggunakan media digital. Oleh karena itu, tim pengabdi memberikan bantuan modal aset tetap berupa mesin potong kain untuk memperbanyak produksi masker. Langkah selanjutnya, tim pengabdi melakukan pendampingan berupa kegiatan literasi tentang informasi digital melalui pelatihan digital marketing dengan media sosial dan desain produk masker di masa pandemi sebagai langkah memupuk jiwa kewirausahaan. Diharapkan setelah pelatihan, peserta siap beraksi menerapkan jiwa wirausaha. Hasil kegiatan pengabdian yang dilakukan pada BUMDes Blulukan Gemilang telah memberikan dampak pada peningkatan pendapatan masyarakat dan bertambahnya lapangan pekerjaan bagi masyarakat Desa.
Meningkatkan Literasi Siswa Desa Sukodono Kecamatan Dampit Kabupaten Malang Melalui Revitalisasi Perpustakaan Desa Bramantyo Tri Asmoro; Devy Kumala Sari
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v3i2.27560

Abstract

ABSTRACTThe rapid development in information technology have a postivie and negative impact. One of the negative impact is resulting in student’s low literacy. The Indonesian Government through the Ministry of Education and Culture issued Permendikbud Regulation No. 23 of 2015, which requires students to read books for 15 minutes before lessons begin with the aim of increasing student literacy. The effort to increase student literacy was also carried out by the Sukodono Village Government by creating a Village Library. The Village Library is managed by Youth Organization, but onits journey, Youth Organization is not optimal in managing it, so that the Village Library has not functioned properly. Community service activities were carried out in Sukodono Village, Dampit District, Malang Regency to increase students's interest in reading by revitalizing village libraries, namely adding library collections, involving stakeholders in library activities and promotion through singing and literary contest. Community service activities involve Youth Organization as the administrator of Village Library and schools at Sukodono Village, with the aim of creating sustainability towards efforts to increase student literacy. ABSTRAKSalah satu dampak negatif dari perkembangan teknologi informasi yang pesat adalah rendahnya minat baca siswa. Pemerintah melalui Kemendibud mengeluarkan aturan Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015, yang mewajibkan siswa membaca buku selama 15 menit sebelum pelajaran dimulai dengan tujuan untuk meningkatkan literasi siswa. Upaya peningkatan literasi siswa juga dilakukan oleh Pemerintah Desa Sukodono dengan membuat Perpustakaan Desa. Perpustakaan Desa dikelola oleh Karang Taruna, namun dalam perjalanannya Karang Taruna tidak maksimal dalam mengelola sehingga perpustakaan desa belum berfungsi sebagaimana mestinya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Desa Sukodono, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang untuk meningkatkan minat baca siswa dengan melakukan revitalisasi perpustakaan desa, yaitu penambahan koleksi pustaka, melibatkan stakeholder dalam kegiatan dan promosi perpustakaan melalui lomba. Kegiatan pengabdian melibatkan Karang Taruna sebagai pengelola perpustakaan desa dan sekolah dengan tujuan untuk menciptakan keberlanjutan terhadap upaya peningkatan literasi siswa.                
WORKSHOP LITERASI DIGITAL DALAM RANGKA PENINGKATAN PARTISIPASI PEMBANGUNAN SAAT PANDEMI DI DESA PEMATANG JERING, KABUPATEN MUARA JAMBI Moh Arief Rakhman; Haryadi Haryadi
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v4i2.30226

Abstract

Literasi digital adalah hal yang dibutuhkan diera 4.0, secara umum, yang dimaksud dengan literasi digital merupakan kemampuan menggunakan teknologi informasi & komunikasi untuk menemukan, mengevaluasi, memanfaatkan, membuat, dan mengomunikasikan konten/informasi, dengan kecakapan kognitif maupun teknikal. Kebutuhan terhadap optimalisasi penggunaan teknologi informasi dan komunikasi sangat dibutuhkan di tingkat pemerintahan Desa, tidak terkecuali di Desa Pematang Jering. Beberapa program pemerintah di Desa ini bisa lebih optimal jika bantuan dari kelompok dengan kemampuan literasi digital nya ikut berperan, sejalan dengan berbagai program yang digalakan Pemerintah. Sejak masa pandemi berlangsung mayoritas kelompok generasi Z ini menghabiskan waktu dan kegiatan nya dirumah, termasuk mereka yang bertempat tinggal di Desa Pematang Jering. Program pengabdian ini mempertemukan kebutuhan akan keterlibatan literasi Digital dari pemerintah desa, dan potensi partisipasi kelompok generasi Z di desa ini. Dari sini ada potensi partisipasi pembangunan terkait literasi digital yang bisa di optimalkan di masa pandemi dari kelompok ini. Kemampuan dan pemahaman teknologi yang dimiliki oleh rata-rata para siswa SMA dan Mahasiswa yang pemahaman akan hal-hal terkait digitalisasi, daya jelajah internet dan kemampuan pengelolaan terhadap Media Sosial dan dikombinasikan dengan aktifitas formal dimasa pandemi yang membuat mereka lebih banyak menghabiskan waktu nya di tanpa meninggalkan desa, kemudian coba di sinergikan dengan kebutuhan terhadap beberapa program pemerintah dilevel desa. Bertempat di sebuah desa di Kecamatan Jambi Luar kota, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, program pengabdian kali ini akan mencoba melakukan sinergisitas terhadap kedua hal dengan cara menggelar beberapa workshop, dengan focus mengarahkan potensi yang sudah ada tersebut dengan tujuan peningkatan pembangunan desa.
KEWIRAUSAHAAN DAN PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI - KWT DESA CINUNUK KABUPATEN BANDUNG Teguh Husodo; Keukeu Kaniawati Rosada; Mia Miranti; Nining Ratningsih; Suryana Suryana
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v3i3.30856

Abstract

Usaha Mikro dan Kecil Menengah merupakan usaha masyarakat untuk memberdayakan dirinya dengan tujuan menciptakan peluang usaha mandiri yang mengandalkan kemampuan dan kreativitas dalam kehidupan masyarakat itu sendiri. Namun demikian, upaya yang dilakukan membutuhkan dukungan berbagai aspek kewirausahaan agar menambah wawasan mengenai proses pembuatan dan manfaat dari produk-produk yang digunakan dan dihasilkan. Sebanyak tujuh dari tiga puluh usaha mikro dan kecil menengah Desa Cinunuk yang terbagi kedalam enam katagori telah dianalisis menggunakan sembilan indikator dari metode business model canvas. Selain itu, menetapkan satu usaha mikro dan kecil menengah yang dikembangkan sebagai usaha yang potensial tidak hanya dari aspek ekonomi namun juga pemberdayaan masyarakat. Pemanfaatan lahan sempit milik warga, kemudahaan dalam produksi dengan konsep urban farming dianggap mampu menjadi ikon usaha dari Desa Cinunuk. Potensi kelompok wanita tani Desa Cinunuk akan mampu menjadi usaha mikro dan kecil menengah yang maju melalui dukungan peningkatan kewirausahaan seperti kelengkapan perizinan, uji farmakologi dan sertifikasi.
PENERAPAN PROGRAM “REALISTIS” (REHABILITASI LAHAN KRITIS) SEBAGAI UPAYA PENANGGULANGAN LAHAN KRITIS DI DESA CILELES In-In Hanidah; Revena Denia Putri; Ghoffar Cahya Madani; Risa Anggreini; Sartika Azhari
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v3i2.25723

Abstract

Lahan kritis disebabkan karena hilangnya produktivitas dan kandungan unsur hara yang berada pada lahan tersebut akibat perilaku manusia ataupun fenomena alam. Program “REALISTIS” memiliki tujuan sebagai program rehabilitasi pada lahan kritis untuk membenahi dan menanggulangi keadaan lahan yang sudah hilang produktivitasnya serta meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengelola lahan kritis khususnya di Desa Cileles. Dengan menggunakan metode preparing:menetapkan lokasi lahan kritis untuk pembersihan lahan dan penanaman bibit tanaman palawija, actuating: penyuluhan tentang pentingnya rehabilitasi lahan kritis,  dan controlling: monitoring dan evaluasi  pada penerapan program “REALISTIS” masyarakat dapat terlibat langsung dalam mewujudkannya. Keberhasilan program ini dapat diukur berdasarkan perkembangan tanaman yang tumbuh pada tanah yan sudah ditanami oleh tanaman palawija dengan teknik tumpang sari. Critical land is caused by the loss of productivity and nutrient content in the land due to human behavior or natural phenomena. The "REALISTIC" program aims of being a rehabilitation program on degraded land to improve and overcome the condition of land that has lost its productivity and to increase the creativity of the community in managing degraded land in the Cileles Village. By using the method of preparing: determining the location of degraded land to land and planting seedlings of crops, actuating: counseling about the importance of rehabilitation of degraded land, and controlling: monitoring and evaluation of the implementation of the "REALISTIS" program the community can be directly involved in realizing it. The research results show that the area of the Village of Cileles is divided into 8.85% habitation areas, 18.79% ricefields areas, 14.46% plantation areas, and 57.91% critical land areas with volcanic soil types including into fertile soils. This success of this program can be measured based on the development of plants that grow on land that has been planted by crops using intercropping techniques.
PENYUSUNAN PLATFORM PETANI CERDAS MAKMUR DALAM RANGKA KKN VIRTUAL SELAMA COVID 19 Zaenal Muttaqin; Deasy Silvya Sari
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v4i1.32568

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memaparkan platform yang disusun mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Virtual mengenai Petani Cerdas Makmur. Metode yang dilakukan adalah simulasi dinamika system (system dynamic) yang menganalisis perilaku peserta KKN Virtual dalam menyusun platform Petani Cerdas Makmur. Hasil kegiatan memperlihatkan bahwa dalam 30 hari, peserta KKN Virtual telah menyusun dokumen-dokumen platform Petani Cerdas Makmur melalui proses pelatihan online, studi literatur, dan studi lapangan yang dilakukan di daerah masing-masing. Ruang lingkup kegiatan KKN yang telah dilaksanakan, meliputi: sumber daya manusia, pemasaran, hukum, produksi, dan keuangan.
PENERAPAN KEARIFAN LOKAL DALAM MENINGKATKAN KEMANDIRIAN HIDUP DAN PENGETAHUAN MATEMATIKA DI MASYARAKAT ASLI PAPUA Etriana Meirista; Andri Prasetia
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v3i3.29697

Abstract

Pendidikan sangatlah penting dalam kehidupan manusia. Seseorang yang mempunyai pendidikan bagus, tidak dapat dibodohi dengan mudah. Namun kondisi perekonomian dan paradigma masyarakat berbanding terbalik dengan kebutuhan pendidikan yang seharusnya terpenuhi. Beberapa orang tua di kampung Tambat kabupaten Merauke lebih memilih anaknya membantu mencari ikan atau membantu memangkur sagu daripada harus pergi ke sekolah dari pagi sampai siang. Hal ini berakibat, anak usia sekolah sering terlihat berada di luar sekolah pada saat jam sekolah sehingga ilmu yang seharusnya diperoleh tidak didapatkan dengan baik. Mayoritas kegiatan masyarakat sehari-hari adalah bertani dan berburu. Namun untuk beberapa jenis sayuran dan bumbu dapur, masyarakat lebih memilih untuk membeli karena tidak mengetahui prosedur dan cara penanamannya. Pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan dan mengembangkan pemahaman pengetahuan matematika anak usia sekolah berbasis kearifan lokal Papua di kampung Tambat dan masyarakat yang mengikuti pelatihan menanam sayur dan bumbu dapur di halaman dapat menerapkannya dan merawat di halaman rumah masing-masing untuk meningkatkan kemandirian hidup masyarakat. Meskipun kegiatan ini dilaksanakan pada masa pandemi covid-19, namun antusias masyarakat sangat baik dalam menerima tim untuk melaksanakan kegiatan pengabdian ini yang dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah
APLIKASI TEKNOLOGI BUDIDAYA MINA AYAM DI DESA SELOREJO GIRIMARTO WONOGIRI Engkus Ainul Yakin; Ali Mursyid Wahyu Mulyono; Ahimsa Kandi Sariri; Sri Sukaryani
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v3i2.27642

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukakan untuk mengetahui pengaruh dari budidaya mina ayam yang diterapkan pada kelompok tani. Tujuan khusus yang ingin dicapai yaitu meningkatkan pengetahuan masyarakat kelompok tani mengenai budidaya mina ayam sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat pedesaan. Metode pengabdian yang dilakukan dengan melakukan penyuluhan, pelatihan serta pendampingan mengenai teknik budidaya mina ayam. Komoditi yang dipakai pada teknologi mina ayam yaitu ikan lele dan ayam petelur. Selama kegiatan pengabdian didatangkan narasumber untuk menambah wawasan mengenai ayam petelur maupun ikan lele. Variabel yang diamati yaitu peningkatan pengetahuan masyarakat, produksi lele, dan produksi telur. Hasil pengabdian masyarakat ini menunjukkan peningkatan pengetahuan pengetahuan kelompok mengenai pemeliharaan ayam petelur sebesar 14,30% dan pemeliharaan budidaya ikan lele sebesar 20%. Pemeliharaan ikan lele menghasilkan berat badan akhir rata-rata yaitu 72,96 g/ekor; ADG (average daily gain) 1,17 g/ek/hari; dan FI sebesar 62 kg. Untuk produksi telur rata-rata selama pemeliharaan mina ayam yaitu 87,93%. Dari kegiatan yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa kegiatan mina ayam dapat lebih menekan biaya pakan untuk budidaya ikan lele.Community service was conducted to determine the effect of integrated chicken-fish farming application to the local farmer group. Specific objective to be achieved was to increase the farmer’s knowledge abaout the integrated chicken-fish farming as well as to improve the rural economy. The method of community service performed by counseling, training and mentoring of the integrated chicken-fish farming techniques. Commodity used in the integrated chicken-fish farming technology were catfish and laying hens. During the community service activities, speakers were broght to broaden farmer’s knowledge redarding the laying hens and catfish. Variables observed were catfish production, egg production, and the results of pre-test and post-test. The results demonstrated the catfish yield the final weight average of 72.96 g/fish; average daily gain of 1.17 g /head/day, and the feed intake was 62 kg. For the average egg production during maintenance mina chicken was 87.93 %. In the post-test and pre-test for laying hens and aquaculture catfish farming activities increased scores in a row were 14.30 % and 20.00 %. Based on the  activities that have been implemented, it can be concluded that the activity of the integrated chicken-fish was able to reduce the cost for the catfish feeding. 
PELATIHAN BERIKLAN DI FACEBOOK (FB ADS) DI PONDOK MODERN AZ ZAHRA AL GONTORY SEBAGAI MEDIA PROMOSI Argiyan Dwi Pritama; Irfan Rifai Aziz
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v4i1.30980

Abstract

Pada era digital saat ini banyak sekali kegitan promosi yang beralih menggunakan internet, salah satunya adalah promosi beralih menggunakan media sosial. Meskipun media sosial awalnya diciptakan untuk membantu berkomunikasi dan bertemu dengan banyak orang, media sosial juga bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan dan menjual produk atau jasa kepada semua pengguna media sosial lain yang tersebar di seluruh dunia. Promosi menggunakan platform media sosial ini selain banyak dilakukan oleh para pelaku bisnis, baik yang personal maupun perusahaan, lembaga-lembaga atau instansi-instansi juga banyak yang menggunakan sebagai media promosinya. Pondok Modern Az Zahra Al Gontory yang terletak di Gunung Tugel, Purwokerto awalnya merupakan sebuah pondok modern salaf atau tradisional, kemudian pada tahun ini, pengurus Pondok Modern Az Zahra Al Gontory telah sepakat untuk mengubah pondok modern salaf atau tradisional ke lembaga pendidikan dengan menerapkan pola dan sistem pembelajaran yang ada di pondok menjadi KMI (Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah) dengan menerapkan sistem dan pola pembelajaran Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo. Oleh karena itu dalam rangka mengembangkan dan mempromosikan program pondok yang baru ini perlunya memperluas penyebaran informasi dengan beriklan, salah satu media beriklan yang ekonomis namun tetap efisien adalah dengan media sosial Facebook (FB Ads) melalui pelatihan yang disampaikan menggunakan metode demonstrasi dan presentasi. Diharapkan ke depannya dengan pelatihan ini dapat lebih mengenalkan program-program dan mempromosikan pendaftaran santri dan santriwati di Pondok Modern Az Zahra Al Gontory ke masyarakat luas pada tahun ajaran baru sehingga dapat meningkatkan jumlah santri dan santriwati untuk belajar lebih dalam mengenai agama islam melalui pendidikan di Pondok Modern Az Zahra Al Gontory.
ECONOMIC RECOVERY PENJUAL MAKANAN ANAK-ANAK DILINGKUNGAN SEKOLAH YANG TERDAMPAK COVID-19 MENGGUNAKAN DIGITAL MARKETING Junaedi Junaedi; Rahma Wati; Arista Fauzi Kartikasari
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v4i2.32815

Abstract

Covid-19 sangat berdampak signifikan bagi pelaku bisnis, pada semua lini bisnis termasuk juga UMKM. Dampak tersebut juga sangat dirasakan oleh penjual jajanan yang ada dilingkungan sekolah karena pandemic membuat siswa harus melakukan Learning from home. Program pengabdian ini bertujuan untuk memperbaiki pendapatan para penjual jajanan (economic recovery) untuk mendapatkan kembali penghasilan yang hilang karena dampak covid-19. Ada tiga program kegiatan pengabdian untuk penyelesaian masalah yang dihadapi yaitu perbaikan pada aspek sumber daya manusia, aspek produksi dan aspek pemasaran. Hasil dari pengabdian ini menunjukan ada tren positif peningkatan pendapatan karena adanya upaya pencarian solusi yang dihadapi oleh penjual. Bertambahnya konsumen atau pembeli karena efek strategi digital marketing yang diterapkan. Adanya menu baru yang ditawarkan juga menjadi magnet tersendiri yang mampu menarik perhatian konsumen desa untuk membeli kemudian merasakan jajanan baru yang dikenalkan. Lingkungan masyarakat desa yang dekat satu sama lain, membuat word of mouth menjadi media pemasaran yang dinilai sangat efektif.

Page 11 of 57 | Total Record : 565


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 3 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 3 (2019): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat More Issue