cover
Contact Name
Teguh Sandjaya
Contact Email
teguh.sandjaya@unpad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
kumawula.unpad@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 2620844X     DOI : -
Kumawula: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, dengan nomor terdaftar ISSN 2620-844X (online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Studi Desentralisasi dan Pembangunan Partisipatif Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran. Jurnal ini meliputi berbagai kajian terkait pengabdian masyarakat dari berbagai bidang ilmu dengan menggunakan dua bahasa (Inggris dan Bahasa Indonesia). Fokus dan ruang lingkup pengabdian masyarakat pada jurnal ini diantaranya Collaborative Governance, Pembangunan Partisipatif, Pembangunan Berkelanjutan, Pembangunan Inklusif, Ekonomi Kreatif, Knowledge Transfer for Community Development, Aktualisasi Kearifan dan Budaya Lokal, Sustainable Livelihood, Transfer Teknologi, Globalisasi dan Transformasi Sosial, Pengembangan Kompetensi dan Kewirausahaan, Pengembangan Ekonomi Kerakyatan, Rekayasa Sosial, Manajemen Konflik, dan Literasi Informasi Digital.
Arjuna Subject : -
Articles 565 Documents
PELATIHAN KONSEP DIRI REMAJA PUTRI UNTUK MEMBANGUN PEMAHAMAN TENTANG STANDAR KECANTIKAN Mahvira Putri Mahanani; Dwi Laraswati; Reva Salsadilla; Hana Nabilah; Hery Wibowo
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v3i3.28134

Abstract

Standar kecantikan merupakan fenomena yang dikonstruksikan secara sosial di masyarakat. Dari masa kemasa standarisasi tentang kecantikan ini terus berevolusi dan semakin sulit untuk orang mendefinisikan standar cantik itu sendiri, Berdasarkan hal tersebut, masih banyak masyarakat yang masih bingung atau ragu maupun rancu dengan standar ini. Kebingungan ini, khususnya terjadi pada remaja putri yang masih membangun konsep dirinya. Ketidaksiapan konsep diri indivdu atas sebuah standar kecantikan dapat berakibat pada ketidakpercayaan diri, sehingga diperlukan kiranya sebuah program yang dapat membantu remaja putri agar dapat membangun kepercayaan dirinya atas standar kecantikan yang dimiliki setiap masing-masing orang. Salah satu programnya yaitu mengikuti suatu pelatihan, pelatihan konsep diri remaja putri tentang standar kecantikan ini menggunakan metode penelitian action research yang bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang beauty standard serta pentingnya konsep diri yang baik atas insecurity di setiap individu. Metode action research ini diaktualisasikan melalui webinar di platform Whatsapp group dengan 80an orang peserta yang mayoritas remaja perempuan. Pelaksanaan webinar ini, menghasilkan sejumlah manfaat bagi peserta, hal ini terlihat dari tanggapan peserta yang menyatakan bahwa dirinya menjadi lebih paham dan percaya diri dengan tampilannya sendiri karena peserta telah memahami bahwa tidak ada standar kecantikan yang baku, dan definisi dari sebuah kecantikan bersifat subjektif. Kecantikan tidak serta merta penampilan fisik saja namun ada hal lain yang menjadikan seorang individu menjadi menarik bagi orang lain baik itu karena kepribadian, kebiasaan, maupun perilaku.
PENGENALAN TEKNIS ANALISIS INPUT-OUTPUT UNTUK PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DI KABUPATEN TEMANGGUNG . Firmansyah; Fx Sugiyanto; Evi Yulia Purwanti; Maruto Umar Basuki; . Marwani; Akhmad Syakir Kurnia; Shanty Oktavilia
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v3i2.27038

Abstract

Salah satu pendekatan analisis yang secara luas telah diimplementasikan dalam perencanaan pembangunan daerah adalah analisis input-output (I-O). Analisis I-O mampu memberikan dasar bagi perencanaan pembangunan berbasis sektoral sekaligus memberikan simulasi skenario kebijakan yang masuk akal untuk diimplementasikan. Tabel I-O Kabupaten Temanggung Tahun 2016, disusun oleh Bappeda Kabupaten Temanggung Bersama dengan Badan Pusat Statistik Jawa Tengah pada tahun 2018. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini betujuan memberikan pelatihan dan pendampingan teknis menggunakan analisis I-O untuk perencanaan pembangunan daerah. Penguasaan Analisis I-O diharapkan dapat menjadi material dalam menyusun kebijakan pembangunan untuk jangka waktu 5 (lima) tahun yang akan datang.  Hasil pengabdian menunjukkan peserta pengabdian secara teknis mengerti dan mampu menganalisis dengan Tabel IO simulatif. Pendampingan dilakukan setelah peserta menggunakan dan menganalisis dengan Tabel I-O Kabupaten Temanggung, sebagai salah satu sumber informasi dalam penyusunan perencanaan kebijakan dan program strategis pembangunan.One of the analytical approaches that has been widely implemented in regional development planning is input-output (I-O) analysis. I-O analysis, based on an I-O table, can provide the basis for sectoral development planning by simulating the impact of policy scenarios. One area that has published Table I-O is Temanggung Regency, to represent its 2016 economy. Community Service Activities (PKM) aims to provide training and technical assistance to Temanggung Regency planners in using I-O analysis to design regional development planning documents. The results of this activity show that the participants technically understood and were able to analyze with Input-Output. Assistance was also carried out after the participants were able to use and analyze the Temanggung Regency I-O Table, and subsequently could become one source of information in the preparation of strategic development policies and programs.
PENGUATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT KOMUNITAS LESTARI FARM DALAM MENJAGA KETAHANAN PANGAN MASA PANDEMI COVID-19 Novie Indrawati Sagita; Nandang Alamsah Deliarnoor; Dian Fitriani Afifah
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v4i1.32431

Abstract

Komunitas Lestari Farm dibentuk untuk menghadapi situasi Pandemi Covid-19 dengan tujuan menjaga ketahanan pangan keluarga, meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga. Komunitas ini melakukan kegiatan budidaya pertanian dan perikanan. Sejak komunitas terbentuk, keterlibatan warga dalam kegiatan budidaya masih rendah. Tujuan kegiatan ini dilakukan untuk menguatkan pemberdayaan masyarakat pada Komunitas Lestari Farm  dan dapat menguatkan komitmen anggota untuk mencapai tujuan bersama. Kegiatan penyuluhan penguatan pemberdayaan masyarakat dilakukan secara daring, mengingat situasi Covid-19 yang tidak memungkinkan tim dan peserta bertemu langsung secara tatap muka. Kegiatan ini diawali dengan tahap persiapan yakni penggalian data, dan ditindaklanjuti dengan kegiatan evaluasi mengenai keberlanjutan Komunitas Lestari Farm. Hasil dari kegiatan ini berupa  mendiskusikan faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya partisipasi warga. Faktor tersebut disebabkan karena tidak dilaksanakannya tahapan pemberdayaan masyarakat sebagaimana mestinya, yang diawali dengan tahap formulation action plan yang tidak sesuai sehingga berdampak pada tahap implementation hingga tahap evaluasi. Solusi yang dihasilkan pada kegiatan ini  berupa penyusunan model penguatan pemberdayaan masyarakat Komunitas Lestari Farm, serta peningkatan kegiatan forum komunikasi yang saling menguatkan pengetahuan, ketrampilan dan memotivasi sesama anggota.
PENYULUHAN KONSUMSI PANGAN LOKAL UNTUK PENDERITA DIABETES MELITUS DI DESA DILEM, KEPANJEN, MALANG Yahmi Ira Setyaningrum; Choirun Nissa
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v3i3.28025

Abstract

Penyakit diabetes adalah salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang sering diderita oleh masyarakat Indonesia. Salah satu penyebab diabetes melitus (DM) adalah gaya hidup dan pola konsumsi yang kurang baik. Berdasarkan hal tersebut diperlukan suatu upaya penyuluhan konsumsi pangan lokal untuk penderita diabetes di desa Dilem, Kepanjen, Malang. Tujuan penyuluhan adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat desa Dilem mengenai diabetes melitus dan upaya pencegahan melalui konsumsi pangan lokal. Metode penyuluhan dengan ceramah, menggunakan media leaflet. Hasil program penyuluhan ini mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat desa Dilem mengenai pentingnya menjaga pola makan, pola konsumsi pangan lokal agar terhindar dari komplikasi penyakit diabetes melitus sebesar 50%. Kesimpulan yang dapat diambil perlu penelitian lebih lanjut untuk mengetahui sikap dan perilaku masyarakat yang telah meningkat pengetahuannya akan diabetes melitus.
PENGEMBANGAN BANK SAMPAH TERKOMPUTERISASI DI DESA CIBITUNG WETAN, BOGOR Heny Agustin; Rudi Setiawan; Annisa kartika puspitasari
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v3i2.24771

Abstract

Pengenalan bank sampah di Desa Cibitung Wetan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat telah disosialisasikan pada tahun 2018 silam melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Trilogi. Hal ini didasari karena menumpuknya sampah di desa tersebut akibat enggannya masyarakat mengeluarkan uang setiap bulan untuk pengangkutan sampah dari dinas kebersihan. Kegiatan pengabdian ini didanai oleh Kementrian Ristekdikti sejak Maret-November 2019. Hadirnya Universitas Trilogi dalam pemberdayaan masyarakat adalah untuk memperkuat kepengurusan Bank Sampah ‘Seroja Kahuripan’ sehingga memiliki struktur dan pembagian kerja yang lebih jelas, jumlah nasabah bank sampah yang meningkat hingga 57 orang, posko penimbangan bank sampah dengan berbagai alat pendukungnya serta penghasilan tambahan sekitar >200.000-300.000/tahun/orang. Peningkatan keterampilan anggota bank sampah dirasakan melalui berbagai pelatihan yang telah dilakukan seperti: pemilahan sampah organik dan anorganik, pelatihan pembuatan kompos padat dan cair, pelatihan pengolahan limbah anorganik khususnya pemanfaatan botol beling dan plastik kresek, pelatihan pembuatan kemasan produk olahan, pemanfaatan limbah organik dengan penanaman kebun sayur bergizi serta manajerial bank sampah secara manual dan digitalisasi melalui software. Penggunaan teknologi hasil hilirisasi riset melalui aplikasi bank sampah secara komputerisasi memudahkan dalam melakukan administrasi bank sampah yang rutin dilakukan setiap dua minggu sekali. Hasil angket kepuasan mitra menunjukkan bahwa responden bank sampah sangat puas akan aplikasi ini karena dapat membantu berbagai kendala mulai dari proses pencatatan transaksi, penimbangan sampah, kesalahan dalam penginputan data hasil timbangan hingga menghindari terjadinya kecurigaan antara petugas dan nasabah. The introduction of waste bank in Cibitung Wetan Village, Bogor, West Java, had been socialized in 2018 through Community Service Program (KKN) of Trilogi University. This was based on the loaded waste in the village because people do not want to pay the fee for transporting waste from Sanitation Service (Dinas Kebersihan) every month. This devotion was budgeted by Ministry of Research, Technology and Higher Education (Ristekdikti) from March - October 2019. The existence of Trilogi University in public empowerment strengthened the stewardship of Bank Sampah Seroja Kahuripan (Waste Bank of Seroja Kahuripan) which now has well-organized stewardship with clearer division, the total of the group member was 57 people, weighing post of the waste bank with various supporting tools and additional income around >200.000-300.000/year/person. The skill development of the members was seen through the various training which had been done, such as: sorting organic & anorganic waste, training in making solid & liquid compost, training in processing anorganic waste, especially the utilization of glass bottles & plastic bags, training in producing the packaging of processed products, the utilization of organic waste by planting nutritious vegetables in a garden and managing waste bank manually & digitalization in software. The use of technology of the final result of the research through waste bank application digitally eased in regular administrating of waste bank twice a week. The result of customers satisfaction questionnaire showed that the organizers of the waste bank were very satisfied to this application because it could help many problems.
PENERAPAN MODEL PENGELOLAAN SAMPAH "POJOK KANGPISMAN" Bintarsih Sekarningrum; Yogi Suprayogi Sugandi; Desi Yunita
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v3i3.29740

Abstract

Pojok Kangpisman adalah model alternatif dalam penanganan sampah berbasis masyarakat di tingkat Rukun Warga (RW) yang pengelolaannya menuntut adanya kesadaran dan partisipasi masyarakat yang ada di wilayahnya untuk mewujudkan Kawasan Bebas Sampah (KBS). Model ini diterapkan untuk mengubah perilaku masyarakat dalam mengolah sampah melalui “Gerakan Kangpisman”. Teknik kegiatan meliputi : (1) penyebaran angket terhadap rumah tangga yang ada di wilayah kajian terkait dengan penerapan gerakan Kangpisman di tingkat rumah tangga; (2) teknik focus group discussion (FGD) yang digunakan untuk mengetahui efektivitas model pengelolaan sampah Pojok Kangpisman baik di tingkat komunitas maupun di tingkat rumah tangga; (3) pengambilan gambar dengan video yang digunakan untuk mendeskripsikan pengelolaan sampah yang menerapkan model Pojok Kangpisman. Hasil kegiatan menunjukkan : (1) model pengelolaan sampah Pojok Kangpisman di tingkat Rukun Warga (RW) mampu menggerakkan masyarakat untuk melakukan gerakan Kangpisman atas dasar kesadaran dan partisipasinya; (2) stakeholders dan kelembagaan sosial yang ada di tingkat Rukun Warga (RW) berperan penting dalam meluaskan gerakan Kangpisman terhadap semua rumah tangga yang ada di wilayahnya. Simpulan, model pengelolaan sampah Pojok Kangpisman di tingkat rukun warga menjadikan aktivitas pengelolaan sampah lebih efektif, karena berada dalam lingkup yang lebih kecil dan masyarakat turut terlibat dalam prosesnya.
PROMOSI PREVENTIF SADARI (PERIKSA PAYUDARA SENDIRI) DI DESA SAYANG SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KANKER PAYUDARA Muchtaridi Muchtaridi; Eli Halimah; Sandra Megantara; Nasrul Wathoni
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v4i1.31966

Abstract

Menurut Data Globocan International Agency for Research on Cancer (IARC) pada tahun 2018, kanker  payudara merupakan salah satu jenis kanker yang mempunyai prevalensi cukup tinggi dan penyebab  utama kedua mortalitas di seluruh dunia sebesar 11,6% atau 2.089 juta jiwa dan morbiditas menempati  urutan ke-5 sebesar 6,6% atau 627.000 juta jiwa. Di Indonesia, angka mortalitas kanker payudara  menempati peringkat pertama sebesar 16,7% atau 58.256 juta jiwa dan angka morbiditas sebesar 11%  atau 22.692 juta jiwa. Periksa Payudara Sendiri (Sadari) adalah pemeriksaan payudara yang dilakukan  kita sendiri dengan belajar mandiri yaitu melihat dan memeriksa perubahan payudaranya sendiri setiap  bulan. Pemeriksaan yang dilakukan secara berkala akan membantu mengetahui adanya benjolan atau  bahkan masalah lain dari sejak awal walaupun masih berukuran kecil sehingga lebih efektif untuk  diobati. Metode survei, pre-test, dan post test telah diterapkan sebagai upaya promosi Sadari ke ibu-ibu  PKK Desa Sayang, Kecamatan Jatinangor, Sumedang. Masyarakat Desa Sayang dikatakan cukup tahu  mengenai kanker payudara (68%), namun kurangnya informasi tentang pencegahan dini mengakibatkan  kesadaran terhadap informasi kesehatan termasuk tentang pencegahan kanker payudara menjadi kurang  (58,82 %). Hasil post test menunjukkan bahwa program promosi preventif Sadari meningkatkan  pengetahuan dan kesadaran masyarakat sehingga disimpulkan bahwa masyarakat Desa Sayang perlu diberikan promosi secara berkala agar pengetahuan dan kesadaran meningkat dalam mencegah kanker  payudara.
PENINGKATAN KINERJA BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) MELALUI PENGEMBANGAN DAN PENATAAN MANAJEMEN UNIT BISNIS Harjanti Widiastuti; Etik Kresnawati; Evy Rahman Utami
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v4i1.29753

Abstract

Dalam Permendesa No.4/2015 tentang Bumdes pasal 2 dijelaskan bahwa pendirian Bumdes dimaksudkan sebagai upaya untuk menampung seluruh kegiatan di bidang ekonomi dan pelayanan umum yang dikelola oleh desa atau kerja sama antar desa. Demokrasi ekonomi di desa adalah sistem ekonomi yang memungkinkan warga desa merancang dan meramu kegiatan ekonomi yang ingin dilaksanakan dengan potensi yang dimiliki. Perwujudan demokrasi ekonomi pedesaaan dapat dilakukan dengan adanya Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Tujuan program ini untuk memberikan motivasi, wawasan, dan pembekalan kepada tim pengelola Bumdes Arum Sejahtera yang beralamat di Sumberarum Moyudan Sleman Yogyakarta dalam rangka pengembangan unit bisnis Bumdes. Dari pelaksanaan focus group discussion di awal kegiatan diperoleh kesepakatan bahwa tim pengelola Bumdes Arum Sejahtera  akan mendirikan unit bisnis berupa pasar desa sekaligus merancang pengelolaannya. Metode yang dilakukan dengan mengidentifikasi masalah, sosialisasi program, TOT pengurus Bumdes, pendataan data pedagang, pendampingan proses pendirian pasar desa, dan evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan tim bumdes beserta kepala desa dan tokoh masyarakat sudah menyelesaikan administrasi terkait pendirian Bumdes, melakukan pendataan pedagang, dan mengatur zonasi pedagang. Selain itu, semakin tinggi animo masyarakat untuk bertransaksi di pasar desa.
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG JAJANAN SEHAT DI SEKOLAH DASAR NEGERI JATI III TAROGONG KALER GARUT Nina Sumarni; Udin Rosidin; Umar Sumarna
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v3i2.28026

Abstract

Pada saat ini masih banyak masyarakat yang tidak peduli terhadap apa yang mereka makan, baik dewasa maupun anak-anak. Bagi masyarakat, hal terpenting dari makanan adalah rasa yang enak, porsi yang banyak, dan harga yang pas. Masyarakat khususnya anak-anak cenderung membeli makanan tanpa memperhatikan kebersihannya. Sehingga sering terjadi mereka menjadi korban dari jajanan yang tidak sehat. Hal ini terjadi karena minimnya pengetahuan tentang bagaimana mengenali jajanan yang aman. Jajanan anak sekolah yang kurang terjamin kesehatannya dapat menyebabkan keracunan, gangguan pencernaan, dan jika berlangsung lama akan menyebabkan status gizi yang buruk.  Berdasarkan survei Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia tahun 2014, masih banyak ditemukan  jajanan sekolah  yang tidak memenuhi syarat kesehatan. Hal ini tentunya sangat memprihatinkan, sebab makanan bukan hanya sekedar untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pada tubuh, melainkan kandungan gizi yang baik dari segi kuantitas maupun kualitas diperlukan agar tumbuh kembang anak dapat optimal. Metode yang digunakan adalah penyuluhan yang diadakan SDN Jati III Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut. Hasil dari kegiatan ini didapatkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan kesehatan. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat menghasilkan siswa siswi yang memiliki pengetahuan tentang jajanan yang sehat. Hasil pengabdian ini diharapkan akan menjadi modal dasar dalam pembentukan perilaku hidup bersih dan sehat di tatanan sekolah, sehingga terwujud generasi yang sehat dan kuat.At this time there are still many people who do not care about what they eat, both adults and children. For the people, the most important thing from food is good taste, large portions, and the right price. Society especially children tend to buy food without regard to cleanliness. So often they become victims of unhealthy snacks. This happens because of the lack of knowledge about how to recognize safe snacks. Snacks from school children whose health is not guaranteed can cause poisoning, digestive disorders, and if it lasts longer will cause poor nutritional status. Based on a survey of the Indonesian Food and Drug Administration (BPOM) in 2014, there were still many school snacks that did not meet health requirements. This is of course very alarming, because food is not just to meet the nutritional needs of the body, but good nutritional content in terms of quantity and quality is needed so that children's growth and development can be optimal. The method used was counseling held by SDN Jati III, Tarogong Kaler District, Garut Regency. The results of this activity found an increase in the average value of knowledge before and after health education. The results of community service are expected to produce students who have knowledge about healthy snacks. The results of this dedication are expected to be the basic capital in the formation of clean and healthy living behavior in the school setting, so that a healthy and strong generation is realized.
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN SEBAGAI STRATEGI PENGEMBANGAN POTENSI UMKM PADA ERA NEW NORMAL DI KABUPATEN GARUT RD. Ahmad Buchari; Ivan Darmawan; Eka Nurcahya
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v4i2.32420

Abstract

Kegiatan usaha kecil baik di sektor tradisional maupun modern melalui usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) merupakan salah satu penopang pertumbuhan ekonomi. Pandemi Covid-19 mengakibatkan perubahan pelaksanaan KKN menjadi secara virtual. Kegiatan pengabdian ini diadakan dengan fokus utama memecahkan permasalahan UMKM di Garut. Tujuannya untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi pelaku UMKM karena wabah Covid-19 dan penyesuaian di era new normal, serta mengadakan kegiatan pelatihan kewirausahaan untuk mengembangkan potensi para pelaku UMKM di Era New Normal. Kesimpulan yang didapatkan bahwa adanya keterbatasan dalam berlangsungnya kegiatan, terutama perihal komunikasi. Perlunya menyebarkan melalui media visual yang telah dibuat melalui akun Instagram, Whats App dan Youtube untuk mengembangkan pemasaran. Harapannya para pelaku UMKM dapat beradaptasi di masa new normal ini dengan memanfaatkan digital untuk memajukan usaha yang dijalankan.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 3 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 1 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 3 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 3 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2020): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 3 (2019): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2019): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2019): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2018): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat More Issue