cover
Contact Name
Imas Juidah
Contact Email
imas.juidah@unwir.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
bahteraindonesia16@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Wiralodra
ISSN : 25413252     EISSN : 26222183     DOI : -
Core Subject : Education,
Bahtera Indonesia adalah jurnal yang ditebritkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Univesitas Wiralodra (Unwir) Indramayu. Jurnal ini merupakan wadah informasi mengenai kebahasaan dan kesusastraan yang memuat hasil penelitian atau studi kepustakaan yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun (Maret dan September). Jurnal ini terbit sejak September 2016.
Arjuna Subject : -
Articles 410 Documents
ANALISIS SEMIOTIKA TEORI ROLAND BARTHES DALAM KUMPULAN PUISI “KOPI, KRETEK, CINTA” KARYA AGUS R. SARJONO Mawaddah, Hanny Maulida; Supena, Ahmad
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v9i2.729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kajian semiotika teori Roland Barthes dalam kumpulan puisi “Kopi, Kretek, Cinta” Karya Agus R. Sarjono. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah buku kumpulan puisi “Kopi, Kretek, Cinta” karya Agus R. Sarjono. Puisi yang dianalisis dalam buku ini diantaranya berjudul Lagu Musim Panas Werdailaand, dan Kopi Jawa. Terdapat lima pengkodean dari teori yang dikemukakan Roland Barthes, diantaranya adalah kode teka-teki (The Hermeneutic Code), kode konotatif (The Code of Semesor Signifiers), kode simbolik (The Symbolic Code), kode aksian, dan kode budaya (The Cultural Code or Reference Code). Dari data yang diperoleh ditemukan dua kode konotatif dan satu kode simbolik pada puisi berjudul Lagu Musim Panas, adapun pada puisi berjudul Wardeilaand ditemukan tiga jenis kode, yaitu dua kode konotatif, satu kode simbolik, dan satu kode aksian. Terakhir pada puisi Kopi Jawa ditemukan dua jenis kode, yaitu satu kode konotatif dan dua kode simbolik. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik analisis data menggunakan teknik baca, simak, dan catat.
KEBEBASAN INDIVIDU DALAM PUISI “KUPU MALAM DAN BINIKU” KARYA CHAIRIL ANWAR DAN “RUWET” KARYA FITRI NGANTHI WANI Nandisa, Zikra Aura; Respatiko, Anggun Sepmiruni; Hartati, Dian
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v9i2.735

Abstract

Kebebasan individu merupakan hak individu dalam melakukan berbagai hal. Kebebasan individu dapat menyebabkan seseorang bebas melakukan hal yang dapat memenuhi seluruh hawa nafsu terhadap kesenangan duniawi tanpa memikirkan pandangan orang lain. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan pengarang dan kehidupan sosial terhadap karya yang diciptakan. Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Data penelitian diperoleh dengan teknik membaca dan mencatat larik puisi yang merujuk pada aspek sosiologi sastra. Objek dalam penelitian ini adalah puisi “Kupu Malam dan Biniku” karya Chairil Anwar dan puisi “Ruwet” karya Fitri Nganthi Wani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada persamaan permasalahan yang diangkat pada kedua puisi, yaitu kebebasan individu yang dibatasi oleh kebebasan individu lain. Konteks kebebasan pada kedua puisi berbeda karena pengaruh latar kehidupan pengarang.
UNSUR INTRINSIK PADA KUMPULAN CERPEN POTRET KELUARGA KARYA REDA GAUDIAMO DAN KELAYAKANNYA SEBAGAI MATERI AJAR TEKS CERPEN KELAS IX SMP Rahmadhani, Farah Fadhila; Zuliyanti, Zuliyanti
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v9i2.763

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur intrinsik cerpen Mungkin Bib Benar, Cik Giok, Si Kecil, Bayi, dan Pada Suatu Pagi dalam kelumpulan cerpen Potret Keluarga karya Reda Gaudiamo yang meliputi tokoh dan ponokohan, alur, latar, sudut pandang, gaya bahasa, dan amanat; (2) kelayakan kelima cerpen tersebut sebagai alternatif materi ajar teks cerpen kelas IX SMP. Data dalam penelitian ini berwujud kata, frasa, kalimat, dan dialog atau kutipan cerpen yang terdapat dalam sumber data yakni cerpen Mungkin Bib Benar, Cik Giok, Si Kecil, Bayi, dan Pada Suatu Pagi karya Reda Gaudiamo. Hasil penelitian ini yaitu sebagai berikut. (1) Unsur intrinsik kelima cerpen bertema keluarga karya Reda Gaudiamo meliputi: (a) tokoh utama dan tokoh sampingan dengan karakter yang beragam, terdapat pengembangan karakter (b) alur yang digunakan pada kelima cerpen tersebut yaitu alur maju; (c) latar kelima cerpen itu meliputi latar tempat, waktu, dan sosial-budaya; (d) sudut pandang kelima cerpen itu yakni menggunakan sudut pandang orang pertama “aku”; (e) gaya bahasa yang digunakan adalah gaya bahasa perbandingan meliputi simile, metafora, dan personifikasi; (f) amanat pada cerpen-cerpen itu meliputi kasih sayang antar keluarga serta berbuat baik kepada sesama manusia; (2) Kelima cerpen itu dapat dikatakan layak setelah dianalisis aspek kelayakan materi ajar teks cerpen kelas IX SMP melalui aspek bahasa, psikologi, latar belakang budaya, dan kesesuaian dengan kompetensi dasar kurikulum 2013.
TAHAPAN PERKEMBANGAN BAHASA ANAK: DARI PENCITRAAN KATA HINGGA EKSPRESI KOMUNIKATIF Atqia, Wirani; Rafli, Zaibal; Setiadi, Samsi
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v9i2.769

Abstract

Tahapan perkembangan bahasa pada anak merupakan proses kompleks yang melibatkan pencitraan kata hingga puncak ekspresi komunikatif. Proses ini dimulai sejak bayi mengenal suara-suara dalam lingkungannya, yang kemudian berkembang menjadi pemahaman terhadap kata-kata sederhana. Pada usia prasekolah, anak-anak mulai membangun kosakata serta memahami struktur dasar bahasa. Mereka belajar menggabungkan kata-kata menjadi kalimat sederhana dan mengembangkan kemampuan menyimak dan berbicara. Selama fase ini, penting bagi orang tua dan pengasuh untuk menciptakan lingkungan yang kaya akan bahasa, memfasilitasi eksplorasi anak terhadap kata-kata dan frasa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini yaitu pada masa sekolah, anak-anak memperluas pemahaman mereka tentang bahasa dengan mempelajari tata bahasa, kosa kata yang lebih kompleks, dan kemampuan berbicara dan menulis yang lebih maju. Tahapan perkembangan bahasa anak juga melibatkan aspek sosial dan emosional. Anak-anak belajar menggunakan bahasa untuk menyampaikan kebutuhan, emosi, dan membangun hubungan sosial. Ekspresi komunikatif mereka mencerminkan tidak hanya pemahaman mereka tentang bahasa tetapi juga keterampilan sosial dan kecerdasan emosional yang berkembang. Pemahaman tentang tahapan ini memberikan wawasan penting bagi orang tua, pendidik, dan para profesional yang bekerja dengan anak-anak. Hal ini membantu mereka merancang lingkungan yang mendukung perkembangan bahasa anak serta mengidentifikasi dan menangani potensi masalah perkembangan bahasa yang mungkin timbul.
EFEKTIVITAS METODE KNOW WANT LEARNING (KWL) DALAM PEMBELAJARAN MEMAHAMI ISI TEKS BERITA DI KELAS VII SMP NEGERI 2 SINDANG INDRAMAYU TAHUN AJARAN 2023/2024 Putra, Iqbal Aldiansyah; Kohar, Dadun; Winata, Nana Triana
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v9i1.773

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya minat baca perserta didik, kesulitan dalam memahami isi teks yang dibaca dan kesulitan peserta didik dalam menumukan informasi pada teks bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk  (1) mengetahui kemampuan memahami isi teks berita peserta didik kelas VII SMPN 2 Sindang Indramayu tahun ajaran 2023/2024 sebelum pembelajaran dengan menggunakan metode Know Want Learning (KWL) (2) mengetahui kemampuan memahami isi teks berita peserta didik kelas VII SMPN 2 Sindang Indramayu tahun 2023/2024 sesudah pembelajaran dengan menggunakan metode Know Want Learning (KWL) (3) menguji efektifitas metode Know Want Learning (KWL) dalam pembelajaran teks berita pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Sindang Indramayu tahun ajaran 2023/2024. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode true experiment. Desain penelitian yang digunakan yaitu pre-test post-test control group design.untuk sampel penelitian ini adalah kelas VII-A dan kelas VII-D dengan jumlah 30 peserta didik pada masing-masing kelas dan untuk pengelolaan data dilakukan dengan menggunkan uji-t. Hasil dari penelitian ini megalami penikatan nilai rata-rata baik pre-test dan post-test, pada pre-test mendapatkan nilai rata-rata sebesar 62,83 sedangkan pada post-test mendapatkan nilai rata-rata 86,07. Berdasarkan hal tersebut, metode Know Want Learning (KWL) efektif dalam pembelajaran memahami isi teks berita kelas VII SMP Negeri 2 Sindang Indramyu Tahun Ajaran 2023/2024 telah dibuktikan dengan uji-t menggunakan bantuan SPSS 26 for Windows dengan nilai signifikansi (2-tailed) 0.000 < 0.05 sehingga Ho ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa pembelajaran memahami isi teks berita dengan menggunakan metode Know Want Learning (KWL) efektif di kelas VII SMP Negeri 2 Sindang Indramayu Tahun Ajaran 2023/2024.
LITERATUR REVIEW: PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI SEBAGAI ALTERNATIF PENDEKATAN YANG EFEKTIF Qibtiyah, Mariyatul; Ahmadi, Anas
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v9i2.774

Abstract

This research aims to analyze the data obtained regarding the implementation of differentiated learning in Indonesian language subjects. The approach used in developing this research was a literature review by conducting a study of 10 journal articles that discussed the implementation of differentiated learning. The results of this research indicate that the urgency of implementing differentiated learning is 1) increasing students' learning motivation; 2) increase creativity according to students' interests; 3) encourage students' learning comfort; 4) encourage achievement of learning objectives; and 5) improve student learning outcomes. Overall, differentiated learning is designed to be preceded by a process of mapping students' character and learning readiness and then producing an effective learning plan.
KEKERABATAN BAHASA TERINGIN DAN BAHASA KAMPUNG BARU KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT: KAJIAN LINGUISTIK HISTORIS KOMPARATIF Fadhila, Alfi; Saddhono, Kundharu; Suwandi, Sarwiji
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v9i2.775

Abstract

Kajian linguistik komparatif memberikan landasan yang kokoh untuk memahami perubahan dan evolusi dalam bahasa. Tujuan dari kajian linguistik historis komparatif adalah untuk mengetahui fakta dan derajat kekerabatan antarbahasa yang berkaitan erat dengan pengelompokan bahasa-bahasa yang berkerabat dalam kelompok bahasa yang sama. Hubungan kekerabatan sebuah bahasa dapat didefinisikan kata-kata secara statistik kemudian menetapkan pengelompokan bahasa itu berdasarkan persentase Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Metode kualitatif deskriptif yang dilakukan adalah menentukan pasangan kosakata yang berkerabat identik, pasangan kosakata fonemis, dan pasangan kosakata fonetik. Penelitian ini juga menggunakan metode kuantitatif, yaitu leksikostatistik untuk menghitung presentasi hubungan kekerabatan (cognate). Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simak dan catat. Hasil 75% dari perhitungan tersebut menunjukkan bahwa kedua bahasa yaitu Bahasa Teringin dan Bahasa Kampung Baru memiliki hubungan family language (keluarga bahasa). Hal ini menunjukkan bahwa hubungan kekerabatan kedua Bahasa sangat dekat, banyak kosa kata yang sama. Perbedaan lebih terletak pada dialeknya saja. Dari 36 kosakata dasar, didapatkan hasil 27 kata yang memiliki pasangan kerabat (cognate). Di antara 27 kosakata, kata yang berkerabat dengan kategori identik 16 pasang, memiliki korespondensi fonemis 5 pasang, kemiripan secara fonetik 4 pasang, dan tidak berkerabat 9 pasangan.
PENERAPAN STRATEGI METAKOGNISI DAN BERPIKIR KREATIF DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS EKSPOSISI Hakim, M. Nur; Basri, Merri Silvia
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v9i2.776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis eksposisi melalui penerapan strategi metakognisi dan berpikir kreatif. Penerapan strategi metakognisi dapat melatih kemampuan mahasiswa dalam mengembangkan sebuah tulisan eksposisi dengan memanfaatkan kemampuan berpikir kreatif melalui empat tahapan, yaitu perencanaan, monitoring, pemecahan masalah, dan evaluasi. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan. Hasil penelitian terdapat peningkatan pada aktivitas mahasiswa dalam merumuskan ide tulisan, mulai dari perencanaan tulisan, penyusunan draf, pengembangan draf, menghasilkan tulisan yang utuh, hingga publikasi tulisan. Adapun peningkatan juga terdapat pada nilai rata-rata tes awal ialah 59.95, siklus 1 sebesar 71,40, dan meningkat pada siklus 2 sebesar 78.85. dengan demikian dapat disimpulkan bahwa starategi metakognisi dan berpikir kreatif dapat meningkatkan kemampuan menulis eksposisi.
WACANA BERITA IKN NUSANTARA DI IDN TIMES DAN KOMPAS MENURUT FRAMING DAN AGENDA SETTING Sari, Ngesthi Puspita; Markhamah, Markhamah
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v9i2.786

Abstract

Agar terjadi pemerataan ekonomi negara, proses pembangunan ibu kota negara dimulai, ditandai dengan adanya pidato presiden. Lantas, pidato tersebut banyak diberitakan oleh berbagai media, temasuk dua media yang memiliki pengaruh besar, yaitu Kompas.com dan IDN Times., karena merupakan informasi penting bagi masyarakat. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Bingkai pemberitaan dari dua media tersebut yang ingin dicari dalam penelitian ini menggunakan teori Agenda Setting untuk mengetahui seberapa penting berita tersebut dibahas. Objek dari penelitian ini adalah media pemberitaan online IDN Times dan Kompas.com yang memberitakan tentang pidato presiden dalam acara Jajak Pasar, yang digelar di Jakarta. Penelitian ini menemukan kesamaan dari fokus berita yang berisi tentang investasi, dan perbedaan yang terletak dari penulisan berita, yaitu Kompas.com menyajikan berita lebih lengkap dan membaginya menjadi beberapa sub bab. Sedangkan IDN Times lebih singkat dan padat dalam pemberitaanya.
KAJIAN SEMIOTIKA BUDAYA PADA PROSESI “BEDABUNG” DALAM PERNIKAHAN ADAT BENGKULU Diana, Eli
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v9i2.788

Abstract

Adat budaya tidak berdiri dengan sendirinya tanpa ada maksud dan tujuan tertentu dari komunitas penggunanya. Kadang kita sebagai generasi penerus hanya bertindak sebagai penerus tanpa mengetahui makna yang terkandung di dalamnya. Alangkah berfaedahnya jika sebuah ritual, adat, kebiasaan secara turun-temurun tersebut dilaksanakan diiringi dengan pemahaman yang mumpuni. Ritual bedabung di kota Bengkulu adalah salah satu contohnya. Penelitian ini bertujuan untuk menyibak apa makna di balik simbol-simbol yang ditemukan dalam acara ini, baik dari segi tahapan prosesinya maupun properti-properti yang digunakan yang dikemas dalam penelitian semiotika budaya. Penelitian deskriptif kualitatif ini dilaksanakan di kota Bengkulu dengan teknik observasi langsung di lapangan, wawancara secara mendalam dengan pemuka adat dan masyarakat, serta melakukan studi pustaka. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teori Roland Barthes yang membedakan 2 sistem pemaknaan dari simbol-simbol, yakni denotatif dan konotatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada setiap tahapan acara ini (berpamitan kepada calon mempelai laki-laki, sungkem kepada kedua orang tua, bercukur, mengikir gigi, dan menikmati sajian bedabung) dan properti yang digunakan (nasi kunyit, rujak pengantin, beras, kelapa, pisang, gula merah, daun sirih, sekapur sirih, dan gendang serunai) terkandung harapan-harapan yang mulia untuk keberlangsungan rumah tangga kedua mempelai dan mengisyaratkan beberapa pesan moral kepada kedua mempelai agar dapat menjalani bahtera rumah tangga dengan damai dan sejahtera.