Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Bahtera Indonesia adalah jurnal yang ditebritkan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Univesitas Wiralodra (Unwir) Indramayu. Jurnal ini merupakan wadah informasi mengenai kebahasaan dan kesusastraan yang memuat hasil penelitian atau studi kepustakaan yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun (Maret dan September). Jurnal ini terbit sejak September 2016.
Articles
410 Documents
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN EVERYONE IS A TEACHER HERE TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA PESERTA DIDIK DI FASE F
Lestari, Resi Anggi Indah;
Rustam, Rustam;
Ningsih, Arum Gati
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/bi.v9i2.835
Salah satu metode pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru dalam pembelajaran adalah metode pembelajaran everyone is a teacher here. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode pembelajaran everyone is a teacher here pada hasil belajar. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling.Sampel dalam penelitian ini ada dua kelas yaitu kelas F3 sebagai kelas kontrol dam F4 sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata antara kelas kontrol dan kelas eksperimen berdasarkan hasil posttest kelas kontrol dengan rata-rata 70,76 dengan standar deviasi 8,231 sedangkan pada kelas eksperimen rata-rata yaitu 76,12 dengan standar deviasi 9,269. Hasil tersebut didapatkan berdasarkan uji prasyarat yaitu normalitas, homogenitas, kemudian dilakukan uji hipotesis dengan hasil sig 2 tailed 0,015 artinya kurang dari 0,05 yang menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan metode pembelajaran everyone is a teacher here menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan metode pembelajaran everyone is a teacher here pada materi menganalisis unsur-unsur pembangun cerpen. Kata Kunci:Metode Pembelajaran Everyone Is A Teacher Here, Hasil Belajar, Menganalisis Cerpen
KETIDAKADILAN GENDER TERHADAP TOKOH PEREMPUAN DALAM NASKAH DRAMA DANGDUT GEROBAK DORONG KARYA RAIHAN ROBBY
Septiani, Selly;
Warni, Warni;
Rahmawati, Rahmawati
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/bi.v9i2.838
Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk ketidakadilan gender terhadap tokoh perempuan yang terdapat dalam naskah drama Dangdut Gerobak Dorong Karya Raihan Robby. Penelitian berjenis deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan pendekatan feminisme yang dikemukakan oleh Fakih. Data data berupa kata, kalimat, dan dialog dianalisis yang berdasarkan lima ketidakadilan yaitu marginalisasi, subordinasi, stereotipe, kekerasan (violence) dan beban kerja. Bahan penelitian berasal dari naskah drama Dangdut Gerobak Dorong Karya Raihan Robby, yaitu satu diantara naskah drama pada buku Bayang(k)an terbitan Komite Teater Dewan Kesenian Jakarta, Taman Ismail Marzuki dengan cetakan pertama Desember 2022. Naskah ini terdapat di halaman 435-473. Hasil penelitian terhadap naskah drama Dangdut Gerobak Dorong Karya Raihan Robby menunjukkan adanya bentuk ketidakadilan yang dialami tokoh perempuan yaitu Tia. Data berupa ketidakadilan gender yang ditemukan adalah berupa kutipan dan dialog yang terdapat dalam naskah drama Dangdut Gerobak Dorong.
CAMPUR KODE DALAM PENGGUNAAN BAHASA MELAYU JAMBI DI PASAR TRADISIONAL ATAS MUARO BUNGO
Yuliyanti, Eva;
Akhyaruddin, Akhyaruddin;
Yusra, Hilman;
Purba, Andiopenta
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/bi.v9i2.841
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja bentuk campur kode, fungsi campur kode, serta bahasa etnis mana yang menjadi penyumbang terjadinya fenomena campur kode di pasar tradisional Atas Muaro Bungo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data dari penelitian ini adaah percakapan atau dialog antara penjual dan pembeli yang terjadi ketika berinteraksi di pasar. Pengumpulan data dilakukan dengan mengamati, mencatat, dan merekam percakapan yang terjadi dilapangan. Teknik analisis data yang digunakan deskriptif kualitatif yang sesuai dengan teknik analisis data Miles Huberman (1984). Keabsahan data yang digunakan yaitu triangulasi teori. Hasil dari penelitian ini bahwa benar adanya terjadi peristiwa campur kode yang terjadi di pasar Atas Muaro Bungo. campur kode kata sebanyak 49 kata, campur kode frasa sebanyak 19 frasa, dan campur kode klausa belum di temukan dalam penelitian ini. Bahasa Melayu Jambi dan Minangkabau merupakan bahasa yang paling banyak dijumpai di pasar Tradisional Atas Muaro Bungo.
EFEKTIVITAS MEDIA PETA PIKIRAN DALAM PEMBELAJARAN TEKS EKSPOSISI SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 LOHBENER INDRAMAYU TAHUN PELAJARAN 2023/2024
Agustin, Salsabilla;
Herlina, Eli;
Saroni, Saroni
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/bi.v9i2.976
Penelitian ini dilatarbelakangi untuk mengetahui efektivitas media peta pikiran dalam pembelajaran teks ekspoisi siswa kelas X SMA Negeri 1 Lohbener Indramayu Tahun Pelajaran 2023/2024. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui kemampuan siswa SMA Negeri 1 Lohbener kelas X dalam menulis teks ekposisi sebelum menggunakan media peta pikiran, 2) mengetahui kemampuan siswa SMA Negeri 1 Lohbener kelas X sesudah menggunakan media peta pikiran, 3) mengetahui keefektivitasan media peta pikiran dalam pembelajaran menulis tekss ekposisi siswa kelas X SMA Negeri 1 Lohebener. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperiem. Desain penelitian yang digunakan yaitu one-group pretest-posttest. Untuk sampel penelitian ini adalah kelas X-B dengan jumlah 30 peserta didik dan untuk pengelolaan data dilakukan dengan menggunakan uji-t. Hasil dari penelitian ini mengelami peningkatan nilai rata-rata pada pretest mendapatkan nilai rata-rata sebesar 62,8 sedangkan pada posttest mendapatkan nilai rata-rata 80,8. Berdasarkan hal tersebut, media peta pikiran efektif dalam pembelajaran teks eksposisi kelas X SMA Negeri 1 Lohebener Indramayu Tahun Pelajaran 2023/2024 telah dibuktikan dengan uji-t menunjukkan bahwa nilai thitung 9,52 > ttabbel 1,70. Jadi dapat disimpulkan bahwa media peta pikiran dalam pembelajaran teks eksposisi di kelas X SMA Negeri 1 Lohbener Tahun Pelajaran 2023/2024 efektif.
SEMIOTIKA PEIRCE DALAM KUMPULAN CERPEN MENGHARDIK GERIMIS KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO
Kaniroh, Kaniroh;
Juidah, Imas;
Logita, Embang
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/bi.v9i2.990
Penelitian ini berjudul Semiotika Peirce dalam Kumpulan Cerpen Menghardik Gerimis Karya Sapardi Djoko Damono. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mendeskripsikan ikon, indeks, dan simbol yang terdapat dalam kumpulan cerpen Menghardik Gerimis karya Sapardi Djoko Damono. Bagaimana relasi antara tanda-tanda dalam cerpen tersebut, yang berupa ikon, indeks dan simbol, karena itulah yang ingin penulis jelaskan dan deskripsikan pada penelitian ini. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan analisis semiotika Charles Sanders Peirce dengan metode deskriptif kualitatif dan data yang diperoleh menggunakan teknik pengumpulan data yaitu teknik baca dan catat agar mengetahui isi cerpen yang akan dianalisis, sehingga dapat disimpulkan hasil pada penelitian ini mengenai semiotika Peirce yang terdapat dalam Kumpulan cerpen Menghardik Gerimis karya Sapardi Djoko Damono.
EFEKTIVITAS METODE RECIPROCAL TEACHING DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA PEMAHAMAN CERITA RAKYAT DI KELAS X SMA NEGERI 1 ANJATAN TAHUN PELAJARAN 2023/2024
Kamala, Rika Adri;
Bahri, Samsul;
Winata, Nana Triana
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/bi.v9i2.993
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran membaca pemahaman cerita rakyat, dan untuk mengetahui efektivitas metode reciprocal teaching dalam pembelajaran membaca pemahaman cerita rakyat di kelas X SMA Negeri 1 Anjatan Tahun Pelajaran 2023/2024 dalam tingkat kemampuan kognitif siswa dalam memahami sebuah bacaan atau wacana tertulis. Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimen (murni). Desain penelitian ini, yaitu Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Anjatan, sedangkan sampelnya, yaitu kelas X U-2 dengan jumlah 36 siswa dan kelas X U-3 dengan jumlah 34 siswa. Teknik penelitian ini menggunakan jenis probability sampling yaitu simple random sampling. Instrumen penelitian ini yaitu tes, berupa tes uraian. Pengolahan data dilakukan dengan rumus uji-t. Berdasarkan hasil pengolahan data, penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut.Kemampuan membaca pemahaman cerita rakyat di kelas X U-2 SMA Negeri 1 AnjatanTahun Pelajaran 2023/2024 sebelum pembelajaran dengan metode reciprocal teaching termasuk kategori kurang. Hal ini dilihat dari skor rata-rata yang diperoleh dari 29 siswa yaitu sebesar 53,55. (2) Kemampuan membaca pemahaman cerita rakyat di kelas X U-3 SMA Negeri 1 Anjatan Tahun Pelajaran 2023/2024 sesudah pembelajaran dengan metode reciprocal teaching termasuk kategori baik sekali. Hal ini dilihat dari skor rata-rata yang diperoleh dari 29 siswa yaitu sebesar 85,93. (3) Metode reciprocal teaching dalam pembelajaran membaca pemahaman cerita rakyat siswa kelas X SMA Negeri 1 Anjatan Tahun Pelajaran 2023/2024. Hal tersebut dibuktikan dengan uji-t menggunakan SPSS dengan signifikan (2-tailed) 0,000 < 0,05 sehingga Ho ditolakdan Ha.
PENJARA SEBAGAI SITUS PENDISIPLINAN TUBUH PEREMPUAN DALAM NOVEL PEREMPUAN DI TITIK NOL KARANGAN NAWAL EL-SAADAWI
Samtani, Heri
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/bi.v10i1.717
Dalam tatanan kehidupan masyarakat, tubuh acapkali menjadi objek kuasa. Tubuh senantiasa dimanipulasi oleh kuasa, baik dalam arti ‘anatomi’ seperti yang dilakukan oleh tenaga medis, maupun dalam arti ‘strategi politis’ yang bersifat mengatur, mengkontrol dan mengendalikan. Lewat mekanisme penjara, tubuh perempuan menjadi objek kepatuhan demi menghindari konsekuensi hukum. Hal ini tergambar jelas lewat tokoh Firdaus dalam novel Perempuan di Titik Nol karangan Nawal el-Saadawi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan berlandaskan teori docile bodies Foucault. Teori tersebut berkaitan dengan analisis Michael Foucault mengenai cara kerja penjara dan sistem panoptikon dalam mengendalikan tubuh manusia. Tujuan penelitian ini yaitu menunjukkan cara kerja situs penjara sebagai alat untuk mendisiplinkan tubuh perempuan dalam novel Perempuan di Titik Nol karangan Nawal el-Saadawi. Hasil penelitian ini mengungkapkan adanya peran pejara sebagai situs pendisiplinan tubuh perempuan dalam novel Perempuan di Titik Nol. Tubuh perempuan dikendalikan oleh relasi kuasa melalui tiga hal, yaitu ancaman penjara, ketergantungan profesi, dan hukuman mati.
ANALISIS POTENSI ANAK TUNAWICARA DALAM KETERBATASAN BERINTERAKSI DI MASYARAKAT
Wulandari, Sekar Kirana;
Afifah, Junaheni;
Yasmin, Andien Rizkyas;
Saripah, Saripah;
Hamidah, Siti
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/bi.v10i1.854
Anak tunawicara memiliki keterbatasan dalam berinteraksi di masyarakat, tetapi mereka memiliki potensi seperti orang normal lainnya. Hal ini dikarenakan organ bicara seperti mulut, lidah, langit-langit mulut, dan pita suara tidak berfungsi. Maka dari itu, anak tunawicara berinteraksi di masyarakat menggunakan komunikasi nonverbal atau bahasa isyarat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk keterbatasan anak tunawicara dalam berinteraksi; (2) cara pandang masyarakat terhadap keterbatasan anak tunawicara; (3) implementasi potensi anak tunawicaea di masyarakat. Metode penelitian ini menggunakan metode tinjauan sistematik (systematic literature review). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk keterbatasan anak tunawicara, yaitu tidak mempunyai kemampuan atau kesempatan untuk menyuarakan pendapat dan gagasannya kepada orang yang ingin mereka tuju. Cara pandang masyarakat terhadap keterbatasan anak tunawicara saat ini banyak masyarakat yang sering memandang sebelah mata anak-anak tunawicara karena keterbatasan mereka dalam berinteraksi dan berkomunikasi secara normal dengan sesama. Implementasi potensi anak tunawicara di masyarakat ketika anak tunawicara sudah mencapai tahap takut untuk berinteraksi mereka tidak dapat membentuk hubungan dengan orang lain di lingkungannya dan bisa menjadi penyebab utama para anak tunawicara kesulitan untuk menentukan atau mengambil peran sosial. Meskipun demikian, anak tunawicara memiliki keterbatasan dalam berinteraksi verbal dan menggunakan komunikasi nonverbal seperti bahasa isyarat. Namun, mereka tetap mendapatkan pendidikan yang sama dengan manusia normal untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya. Peran orang tua dan satuan pendidikan memiliki peran penting untuk anak tunawicara agar mereka bisa lebih percaya diri di lingkungannya.
ANALISIS PEMEROLEHAN BAHASA PADA ANAK USIA 4 TAHUN MELALUI PENGUKURAN MEAN LENGTH OF UTTERENCE DALAM ASPEK FONOLOGI DAN SINTAKSIS
Septiani, Ina;
Setiawan, Hendra
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/bi.v10i1.871
Penelitian ini merupakan pemerolehan bahasa pada anak yang berusia 4 tahun. Tujuannya adalah untuk menjelaskan hasil analisis pemerolehan bahasa melalui pengukuran mean length of utterence dalam aspek fonologi dan sintaksis. Penelitian ini difokuskan pada perhitungan MLU. Dalam penelitian diperoleh dari 1 informan, terdiri atas satu perempuan. Data dianalisis menggunakan deskripsi kualitatif. Langkah penelitian berupa pengumpulan data, analisis data, dan penyampaian hasil analisis. Pada tahap penyediaan data dengan teknik simak, wawancara dan rekaman. Pada analisis data menggunakan pendekatan sinkronik. Penelitian ini menunjukkan bahasa anak berada pada tahap III, sehingga perkembangan bahasanya masih rendah, terdapat pengucapan fonem yang belum sempurna yaitu bunyi /R/ saat dia mengucapkan bunyi /R/ yang dilafalkannya bunyi /L/. Adapun kelas kata yang sudah dikenal oleh Nabila seperti Nomina (N), verba (V) Adjektiva (Adj), Numeralia (Num), Preposisi (Pre), dan Konjungsi (K).
ANALISIS WACANA KRITIS PEMBERITAAN PERUNDUNGAN SISWA SD OLEH SURAT KABAR ONLINE KUMPARAN
Yoga, Adwidya
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/bi.v10i1.876
Artikel ini didasari oleh adanya perundungan yang marak terjadi di dunia pendidikan. Alih-alih semakin berkurang dengan adanya undang-undang dan peraturan, peristiwa perundungan yang bahkan sampai berujung pada kematian kian marak terjadi. Berdasarkan fenomena tersebut, penulis ingin menelusuri bagaimana pemberitaan terhadap dugaan kasus perundungan. Data dikumpulkan dari berita dengan judul “Sekolah soal Siswa Dirundung hingga Kaki Diamputasi: Tak Ada, Hanya Bercanda”, yang diluncurkan oleh media online Kumparan pada tanggal 1 November 2023. Kutipan yang berupa tuturan kemudian dilihat secara kritis menggunakan perspektif analisis wacana kritis milik Teun A. van Dijk. Penelusuran tersebut menemukan bahwa Kumparan menempatkan diri pada pihak yang ditindas. Hal ini selaras dengan perspektif kekritisan dari van Dijk bahwa adanya analisis wacana kritis adalah untuk membantu menyebarkan suara dari pihak yang tertindas. Implikasi penelusuran ini diharapkan dapat terus menyuburkan semangat para pegiat media massa untuk terus berpihak pada pihak yang mengalami marjinalisasi, penindasan, deskriminasi, dan ketidakadilan lainnya.