cover
Contact Name
eko maulana syaputra
Contact Email
ekomaulanasyaputra@unwir.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
afiasi@unwir.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Published by Universitas Wiralodra
ISSN : 24425885     EISSN : 26223392     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Afiasi merupakan Jurnal Kesehatan Masyarakat yang memuat naskah hasil penelitian maupun naskah konsep di bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat dan diterbitkan setiap 4 (empat) bulan.
Arjuna Subject : -
Articles 265 Documents
Uji Daya Hambat Ekstrak Daun Beluntas (Pluchea indica L.) Dan Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) Terhadap Bakteri Escherichia coli Pada Daging Bakso Fatra Nusi; Sirajuddien Bialangi; Moh Rivai Nakoe; Sarinah Basri K; Tri Septian Maksum
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2026): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v11i2.583

Abstract

Rendahnya kualitas sanitasi lingkungan dan higiene penjamah makanan pada sektor informal di Kota Gorontalo memicu tingginya kontaminasi bakteri Escherichia coli pada pangan siap saji seperti bakso, yang berisiko menyebabkan penyakit diare. Penggunaan desinfektan kimia berlebihan dapat memicu resistensi bakteri, sehingga diperlukan alternatif antibakteri alami dari sumber daya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya hambat ekstrak daun beluntas (Pluchea indica L.) dan daun jambu biji (Psidium guajava L.) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli yang diisolasi dari daging bakso. Jenis penelitian yang digunakan adalah true experiment dengan desain post-test only control group. Sampel bakteri diisolasi dari daging bakso di Pasar Jembatan Jodoh melalui uji penduga dan penguat. Ekstrak daun diperoleh melalui metode maserasi dengan pelarut etanol 70%. Uji daya hambat dilakukan menggunakan metode difusi cakram pada variasi konsentrasi 50%, 75%, dan 100% dengan tiga kali pengulangan. Analisis data dilakukan menggunakan uji Kruskal-Wallis untuk pengujian daun beluntas dan One Way ANOVA untuk daun jambu biji. Hasil penelitian menunjukkan sampel bakso positif terkontaminasi Escherichia coli (1,6 x 101 APM/gram), sehingga tidak memenuhi syarat SNI 7388:2009. Ekstrak daun beluntas menghasilkan rata-rata zona hambat 4 mm (50%), 2 mm (75%), dan 4 mm (100%), sementara daun jambu biji menghasilkan 0 mm (50%), 2,5 mm (75%), dan 4 mm (100%). Disimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan daya hambat ekstrak daun jambu biji (p-value=0.000) yang dipengaruhi oleh konsentrasi, sedangkan ekstrak daun beluntas tidak menunjukkan perbedaan daya hambat yang signifikan (p-value=0.056). Meskipun demikian, kedua ekstrak hanya menghasilkan daya hambat kategori lemah terhadap Escherichia coli.
Perubahan Kualitas Tidur, Nyeri dan Mobilisasi Dini Ibu Post Sesarea Setelah Senam Nifas Reni Yuli Astutik; Porca Porca; Stevani Basuki Putri; Asruria Sani Fajriyah; Putri Eka Sejati
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2026): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v11i2.590

Abstract

Cesarean section (CS) is associated with various postpartum recovery problems, including sleep disturbances, postoperative pain, and limited mobility. These conditions may delay maternal recovery and adaptation to maternal roles. This study aimed to determine the effect of postpartum exercise on sleep quality, pain intensity, and early mobilization among mothers following CS. This study employed a pre-experimental one-group pretest–posttest design with repeated measures and was conducted at BLUD Konawe Selatan Regional Hospital from January to June 2026. Thirty-four primiparous post-CS mothers who met the inclusion criteria were recruited. Postpartum exercise was performed once daily for 30 minutes from day 1 to day 7 postpartum. Sleep quality was assessed using PSQS, pain intensity using NRS, and early mobilization using an observation checklist. Measurements were conducted on postpartum days 1, 3, and 7, analyzed using the Friedman test. The findings showed that the proportion of mothers with poor sleep quality decreased from 70.6% on day 1 to 5.9% on day 7, while the proportion with good sleep quality increased from 8.8% to 70.6%. Moderate-to-severe pain decreased substantially, and 79.4% of mothers reported only mild pain by day 7. Early mobilization improved, with the proportion of mothers achieving good mobilization increasing from 2.9% on day 1 to 76.5% on day 7. The Friedman test demonstrated significant differences in sleep quality, pain intensity, and early mobilization across all measurement periods (p < 0.001). Postpartum exercise significantly improved sleep quality and early mobilization while reducing pain intensity among post-cesarean mothers during the first postpartum week.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Perawat Di Ruang Rawat Inap RS Bhayangkara Indramayu Bayu Sela Priyatna; Rudianysah Rudianysah; Regina Ayu Pratiwi
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2026): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v11i2.593

Abstract

International Labour Organization (ILO) menjelaskan pertahunnya terjadi 2,93 juta tenaga kerja kehilangan nyawa akibat faktor yang berhubungan dengan pekerjaan. Faktor yang berpengaruh terhadap kelelahan kerja terbagi dua yaitu faktor dalam (internal) mencakup usia, jenis kelamin, masa kerja, psikis, kesehatan, status perkawinan, sikap kerja dan status gizi. Sedangkan faktor luar (eksternal) meliputi beban kerja, shift kerja, penerangan, kebisingan dan iklim kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada perawat di ruang rawat inap RS Bhayangkara Indramayu tahun 2025. Rancangan penelitian yang diterapkan ialah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian merupakan perawat di ruang rawat inap RS Bhayangkara Indramayu sebanyak 64 orang dan 55 responden diambil sebagai sampel melalui simple random sampling. Instrumen pengumpulan data yang dipakai ialah instrumen tertutup. Uji analisa menggunakan Chi-square. Hasil penelitian diperoleh ada hubungan antara usia (nilai p= 0,001), masa kerja (nilai p= 0,001) dan status gizi (nilai p= 0,004) dengan kelelahan kerja pada perawat di ruang rawat inap RS Bhayangkara Indramayu Tahun 2025. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan kelelahan kerja pada perawat di ruang rawat inap RS Bhayangkara Indramayu Tahun 2025 dengan nilai p= 0,767. Disimpulkan ada hubungan antara usia, masa kerja dan status gizi dengan kelelahan kerja pada perawat di ruang rawat inap RS Bhayangkara Indramayu Tahun 2025. Tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan kelelahan kerja pada perawat di ruang rawat inap RS Bhayangkara Indramayu Tahun 2025. Disarankan bagi peneliti berikutnya, untuk memasukkan variabel tambahan yang berpotensi menyebabkan kelelahan kerja perawat. Seperti psikis, kesehatan, status perkawinan, sikap kerja, beban kerja, shift kerja, penerangan, kebisingan dan iklim kerja.
Hubungan Kualitas Pelayanan dan Pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan Status Gizi Anak Sekolah Dasar Kelas V dan VI di SD Negeri 1 Busoa Wa Ode Nurhidayati; Sri Muliani; L.M Zainul
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2026): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v11i2.622

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan meningkatkan status gizi anak sekolah melalui penyediaan makanan bergizi sesuai kebutuhan. Namun, keberhasilan program ini tidak hanya ditentukan oleh kualitas makanan yang diberikan, tetapi juga dipengaruhi oleh kualitas pelayanan selama proses penyajian dan distribusi makanan. Pelaksanaan MBG yang kurang optimal dapat memengaruhi penerimaan makanan oleh siswa dan berdampak pada status gizi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan dan pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan status gizi anak sekolah dasar kelas V dan VI di SD Negeri 1 Busoa, Kabupaten Buton Selatan. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 1 Busoa dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 02 Batauga pada bulan Mei 2026. Populasi penelitian berjumlah 75 siswa kelas V dan VI dengan sampel sebanyak 64 responden yang dipilih menggunakan teknik Proportional Stratified Random Sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, dan pengukuran antropometri menggunakan IMT/U. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden didominasi oleh siswa berusia 10–12 tahun dengan distribusi jenis kelamin yang relatif seimbang. Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di SD Negeri 1 Busoa secara umum telah berjalan dengan baik berdasarkan aspek kualitas pelayanan dan pemberian makanan yang meliputi kebersihan, ketepatan waktu, variasi menu, keamanan makanan, serta kecukupan porsi makanan yang diberikan kepada siswa. Kualitas pelayanan dan pemberian Makan Bergizi Gratis merupakan faktor yang berperan dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi dan status gizi siswa sekolah dasar.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M pada Masyarakat di Desa Tambi Tahun 2025 Dwi Ratih Ramadina Safitri; Ade Rahmawati; Tayong Siti Nurbaeti; Tating Nuraeni; Roifatun Nisa; Sukhriyatun Fitriyah; Siti Pangarsi Dyah Kusuma Wardani; Reza Iman Ramdhan
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2026): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v11i2.636

Abstract

Kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui tindakan 3M dapat dilakukan secara mandiri oleh keluarga dirumah masing-masing. Kegiatan PSN 3M antara lain menguras bak mandi atau bak penampungan air, menutup rapat tempat penampungan air dan memanfaatkan kembali barang bekas yang dapat menjadi tempat berkembang biak jentik nyamuk, serta mencegah gigitan dan reproduksi nyamuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pemberantasan sarang nyamuk (PSN) 3M pada masyarakat di desa Tambi tahun 2025. Metode penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 145 kepala keluarga. Pengukuran yang dilakukan adalah pengetahuan, sikap, Pendidikan, ketersediaan sarana prasarana, dan dukungan keluarga dengan menggunakan kuesioner dan observasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-square. Hasil menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku PSN 3M (=0.031). Diharapkan masyarakat dapat menambah wawasan tentang PSN 3M dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemberi informasi, menggunakan sarung tangan dalam pelaksanaan kegiatan PSN 3M, dan menyediakan tempat sampah terpisah antara sampah organik dan plastik.