cover
Contact Name
eko maulana syaputra
Contact Email
ekomaulanasyaputra@unwir.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
afiasi@unwir.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Published by Universitas Wiralodra
ISSN : 24425885     EISSN : 26223392     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Afiasi merupakan Jurnal Kesehatan Masyarakat yang memuat naskah hasil penelitian maupun naskah konsep di bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat dan diterbitkan setiap 4 (empat) bulan.
Arjuna Subject : -
Articles 257 Documents
Analisis Faktor Yang Berhubungan dengan Kejadian Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Sikumana Kota Kupang Bau, Anisa Tridini; Adu, Apris A.; Hinga, Indriati A. Tedju; Syamruth, Yendris K.
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2026): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v11i1.549

Abstract

Tuberkulosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang menyebar dari orang ke orang melalui udara ketika penderita tuberkulosis batuk, bersin atau meludah. Puskesmas Sikumana menempati urutan pertama dengan kasus tuberkulosis tertinggi di Kota Kupang tahun 2024 sebanyak 147 kasus. Berdasarkan data tahun 2022 mencapai 137 kasus, tahun 2023 meningkat mencapai 153 kasus, tahun 2024 menurun kembali mencapai 147 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Sikumana Kota Kupang. Jenis penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini seluruh masyarakat yang melakukan uji mikroskopis (dahak) di Puskesmas Sikumana Kota Kupang tahun 2024 adalah 920 orang dengan menggunakan teknik pemgambilan simple random sampling sehingga jumlah sampel yang didapatkan adalah 58 orang. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara pengetahuan (p-value=0,012), sosial ekonomi (p-value=0,011), riwayat kontak dengan penderita (p-value=0,004), perilaku masyarakat menggunakan masker (p-value=0,000) dan tidak ada hubungan antara pekerjaan (p-value=0,108) dengan kejadian tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Sikumana Kota Kupang. Diharapkan petugas kesehatan meningkatkan promosi kesehatan dan bagi masyarakat selalu menggunakan masker saat berkomunikasi dengan penderita tuberkulosis.
Efektivitas Model Continuity Of Care Terhadap Kesiapan Ibu Menghadapi Persalinan Rikaoctriantiaskar, Rikaoctriantiaskar; Iffah, Uliy; Rachim, Dyan Permata
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2026): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v11i1.571

Abstract

Introduction: Maternal readiness for childbirth is a critical indicator of successful labor outcomes. Maternal unpreparedness can lead to increased anxiety, impaired decision-making, and prolonged labor duration. The Continuity of Care (CoC) model, defined as midwifery care provided continuously from pregnancy to the postpartum period by the same healthcare provider, is believed to enhance maternal self-confidence, interpersonal closeness, and readiness for childbirth. Given these potential benefits, evaluating CoC’s impact on childbirth readiness is essential. Objective: Building on the introduction, this study aims to assess the effectiveness of the CoC model in improving childbirth readiness among third-trimester pregnant women. Materials and Methods: This study employed a quasi-experimental pretest–posttest design with a control group. The sample comprised 60 pregnant women in the third trimester, including 30 in the intervention group and 30 in the control group. The research instrument was a childbirth readiness questionnaire covering knowledge, emotional readiness, birth planning, social support, and physical preparedness. Data were analyzed using paired t-tests, independent t-tests, and effect-size analyses. Results: There was a significant increase in childbirth readiness scores in the intervention group after receiving CoC (from 60.2 to 85.6; p < 0.001). The control group did not show a significant improvement (p = 0.074). Independent t-test analysis revealed a significant difference between groups in posttest scores (p < 0.001). The effect size of 0.82 indicates a substantial impact of CoC on childbirth readiness. Conclusion: The CoC model is more effective than conventional antenatal care at enhancing childbirth readiness among third-trimester pregnant women.
Analisis Penerimaan Sistem Omnicare Menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) di Klinik Ratulangi Medical Centre Mujtahidah, Mujtahidah; Ismaniar, Nur Inayah
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2026): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v11i1.572

Abstract

Transformasi digital di fasilitas pelayanan kesehatan menuntut sistem informasi yang tidak hanya tersedia, tetapi juga diterima dan digunakan secara optimal oleh tenaga kesehatan. Sistem Omnicare sebagai sistem informasi klinik di Klinik Ratulangi Medical Centre perlu dievaluasi dari aspek penerimaan pengguna untuk memastikan efektivitas implementasinya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Persepsi Kemanfaatan (Perceived Usefulness/PU) dan Persepsi Kemudahan Penggunaan (Perceived Ease of Use/PEOU) terhadap Persepsi Tenaga Kesehatan terhadap Penggunaan Sistem Omnicare dengan menggunakan kerangka Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sebanyak 33 tenaga kesehatan dari berbagai profesi berpartisipasi sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson serta regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa PU memiliki hubungan positif dan signifikan dengan persepsi penggunaan sistem (r = 0,462; p = 0,007), demikian pula PEOU (r = 0,511; p = 0,002). Analisis regresi menunjukkan bahwa kedua variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap persepsi penggunaan, dengan persamaan Y = -0,130 + 0,247X1 + 0,469X2. PEOU memiliki kontribusi relatif lebih kuat dibandingkan PU. Temuan ini menegaskan bahwa kemanfaatan dan kemudahan penggunaan merupakan determinan penting dalam membentuk persepsi positif tenaga kesehatan terhadap penggunaan sistem informasi klinik. Secara praktis, hasil penelitian ini merekomendasikan penguatan aspek usability, peningkatan kualitas informasi, serta strategi pelatihan berkelanjutan untuk mendukung optimalisasi pemanfaatan Omnicare. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat relevansi TAM dalam menganalisis penerimaan sistem informasi pada konteks layanan kesehatan tingkat klinik.
Implikasi Peraturan Daerah Kabupaten Indramayu Nomor 9 Tahun 2012 Terhadap Kesehatan Masyarakat Akibat Pencemaran Air Limbah Industri Kerupuk Di Desa Kenanga Febriani, Widyaningsih; Syaputra, Eko Maulana
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2026): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v11i1.575

Abstract

Pencemaran air limbah industri rumah tangga berbasis perikanan merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat. Desa Kenanga, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, merupakan sentra industri pengolahan kerupuk ikan dan udang yang menghasilkan limbah cair dengan kandungan bahan organik tinggi dan dibuang langsung ke badan air tanpa pengolahan. Kondisi ini berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan masyarakat seperti penyakit berbasis lingkungan, penurunan kualitas air bersih, serta risiko paparan bakteri patogen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi Peraturan Daerah Kabupaten Indramayu Nomor 9 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air terhadap kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat di Desa Kenanga. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang didukung data sekunder hasil pengukuran kualitas air dan kajian kesehatan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Perda belum berjalan optimal sehingga pencemaran air masih terjadi dan berpotensi meningkatkan risiko penyakit berbasis air (water borne diseases) pada masyarakat sekitar. Diperlukan penguatan penegakan hukum, pengawasan lingkungan, serta edukasi kesehatan masyarakat untuk meminimalkan dampak pencemaran air terhadap kesehatan.
Determinan Keluhan Dermatitis Kontak Pada Petani Padi di Kecamatan Kotamobagu Timur Rumaf, Fachry; Akbar, Hairil; Fauzan, Moh. Rizki; Rismayani, Besse; Tungkagi, Moh. Zey; Mamonto, Carli
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2026): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v11i1.576

Abstract

Dermatitis kontak merupakan 90% dari penyakit kulit akibat kerja, yang sering dialami oleh petani akibat paparan bahan kimia dan kebersihan perorangan yang buruk. Di Indonesia, prevalensi dermatitis kontak mencapai 97% dari total kasus penyakit kulit. Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan keluhan dermatitis kontak pada petani padi di Kecamatan Kotamobagu Timur. Metode penelitian ini menggunakan desain Cross-Sectional Study terhadap 81 responden petani padi di wilayah Motoboi Besar, Kobo Kecil, Tumubui, Sinindian, dan Moyag pada September–Desember 2025. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara personal higiene (Sig.=0,000), penggunaan alat pelindung diri (APD) (Sig.=0,000), dan masa kerja (Sig.=0,000) dengan keluhan dermatitis kontak. Sebaliknya, faktor usia (Sig.=0,064) dan durasi kerja (Sig.=1,000) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap keluhan dermatitis kontak pada petani padi. Faktor personal higiene dan APD serta faktor masa kerja menjadi determinan utama dermatitis kontak pada petani padi di Kecamatan Kotamobagu Timur. direkomendasikan kepada petani padi untuk meningkatkan kepatuhan penggunaan APD dan untuk instansi terkait memberikan sosialisasi mengenai kesehatan kulit saat bekerja.
Pengaruh Faktor Demografis pada Produktivitas Kerja Petugas Pendaftaran Rumah Sakit di Bantul Yogyakarta Sunardi, Kartika Setyaningsih; Purwokusumo, R. Haryo Nugroho; Zusnafisa, Ilfi Rufaidah
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2026): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v11i1.578

Abstract

Produktivitas kerja pertugas pendaftaran di rumah sakit merupakan komponen penting dalam memastikan kelancaran proses pelayanan pasien. Sebagai garda terdepan dalam proses administrasi, tingkat produktivitas petugas pendaftaran dapat mencerminkan efisiensi dan kualitas pelayanan rumah sakit secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh faktor demografis seperti jenis kelamin, usia, pendidikan terakhir, dan lama kerja terhadap produktivitas kerja petugas pendaftaran rumah sakit. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional. Desain penelitian ini adalah desain penelitian cross-sectional. Pengumpulan datanya dilakukan di dua rumah sakit tipe D di Kabupaten Jetis, Bantul, DIY, yaitu RSUD Nur Hidayah dan RSUD Rachma Husada. Jumlah responden sebanyak 27 orang diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji multivariat, yaitu regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian, usia, pendidikan terakhir, dan lama kerja berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja (p < 0,05), sedangkan gender tidak memiliki efek yang signifikan (p > 0,05). Secara bersamaan, semua faktor demografis memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produktivitas kerja (p = 0,007). Nilai koefisien penentuan (R²) sebesar 0,459 menunjukkan bahwa variasi produktivitas kerja sebesar 45,9% dapat dijelaskan oleh faktor demografis. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu usia, pendidikan terakhir, dan lama kerja berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja petugas pendaftaran, sedangkan jenis kelamin tidak berpengaruh. Temuan ini menegaskan pentingnya mempertimbangkan faktor demografis dalam pengelolaan sumber daya manusia rumah sakit
Analisis Potensi Bahaya Perbaikan Pondasi Tank Timbun dengan Job Safety Analysis (JSA) Pratama, Rizal Teguh; Nuraeni, Tating; Wardani, Siti Pangarsi Dyah Kusuma
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2026): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v11i1.579

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi aspek prioritas dalam pekerjaan perbaikan, termasuk pada pekerjaan perbaikan pondasi tank timbun. Di PT X pekerjaan perbaikan pondasi tank timbun sangat penting perannya namun potensi bahaya kerja muncul karena area akses kerja yang terbatas serta lingkungan kerja yang menantang.Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis potensi bahaya pada perbaikan pondasi tank timbun (confined space) dengan Metode Job Safety Analysis (JSA) di PT X tahun 2025.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian mix method dengan desain eksplanatori. Analisis data dilakukan dengan melalui tahap kuantitatif kemudian tahap kualitatif, dan integrasi data kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis terdapat 7 langkah kerja yang masuk dalam kategori risiko high. Sementara terdapat 4 langkah kerja yang masuk dalam kategori risiko medium. Disarankan agar perusahaan secara teratur melakukan penilaian bahaya dan risiko menggunakan Job Safety Analysis (JSA) Untuk mengendalikan kemungkinan bahaya sebelum terjadi insiden terkait pekerjaan.