cover
Contact Name
I Gede Sutarya
Contact Email
sutarya@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
pariwisatasutarya@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
PARIWISATA BUDAYA: JURNAL ILMIAH AGAMA DAN BUDAYA
ISSN : 25279534     EISSN : 26145340     DOI : -
Core Subject : Social,
Tujuan pariwisata agama ini adalah tempat-tempat suci agama, yang terdiri dari situs alam, budaya dan buatan manusia. Karena itu, pengelolaan situs-situs tersebut juga menjadi bahasan-bahasan pada artikel pada jurnal ini. Dengan demikian, jurnal ilmiah ini memuat artikel-artikel yang berhubungan dengan pariwisata agama, pariwisata budaya, dan pengaruh-pengaruh pariwisata terhadap agama dan budaya.
Arjuna Subject : -
Articles 158 Documents
PELUANG DAN TANTANGAN PENGEMBANGAN WISATA YOGA SEBAGAI PRODUK PARIWISATA SPIRITUAL Sugita Jaya Utama, I Putu
PARIWISATA BUDAYA: JURNAL ILMIAH AGAMA DAN BUDAYA Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/pba.v5i1.1326

Abstract

Indonesian tourism has experienced rapid development in recent decades. This is shown by the increase in the Tourism Competitiveness Index in 2019. Indonesia, which was originally ranked 42, now rises to position 40 of 140 countries in the world. At the Southeast Asian level, Indonesia even ranked fourth. The success of this achievement is certainly due to the efforts of exploration, development and diversification of all potential attractions, ease of accessibility, number of facilities and strengthening of tourism institutions in each region. In line with the development of tourism, yoga activities in Bali have started to get the attention of the community, but these tourism activities still face several challenges, especially in developing potential attractions and human resources, especially in terms of management. In fact, yoga tourism has the potential for positive benefits if it is developed as an alternative to spiritual tourism as a result of the saturation of the concept of tourism development with a pattern of mass tourism.
AKTIVITAS YOGA SEBAGAI PRODUK PEMASARAN JASA WISATA SPIRITUAL Lagatama, Pradna; Putra, Nyoman Danendra
PARIWISATA BUDAYA: JURNAL ILMIAH AGAMA DAN BUDAYA Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/pba.v5i1.1327

Abstract

Spiritual tourism is one of the attractions of tourism developed into a trend in the world of tourism which tends to continue to increase. Spiritual tourism is one of the destinations as a psychiatric recreation option that can be done by individuals or groups of people. Anyone both foreign and domestic tourists want to visit spiritual tourism as an alternative attraction and special interest. The potential of existing spiritual tourism is a natural tourist capital as a tourist attraction. The potential for existing spiritual tourism, is the capital in developing the tourism sector. Spiritual tourism objects need to be continuously built and developed in accordance with the wishes and expectations that can meet the needs of tourists so that tourists are moved to buy and use it if the products they market are in accordance with their needs. In the development of spiritual tourism there needs to be a breakthrough to attract more tourists who visit. One of them is by marketing yoga activities in the development of spiritual tourism. This marketing is done so that product producers can satisfy the wants and needs of consumers. With the marketing of yoga activities it is expected to be an added value for visitors so that they get what visitors need and want by introducing and offering yoga activities as one of the attractions of spiritual tourism.
EXPLORASI MASYARAKAT LOKAL DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA Gede Agus Jaya Saputra, I Nyoman
PARIWISATA BUDAYA: JURNAL ILMIAH AGAMA DAN BUDAYA Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/pba.v5i1.1322

Abstract

One form of community based tourism that is currently being developed by the government in maintaining the preservation of local culture Nongan Tourism Village has been running the development program from 2014 together with the decree of Karangasem Regent NO / 658 / HK / 2014 together with the formation of pokdarwis in the framework of development Tourism through PNPM Mandiri, This study discusses the form of local community participation as well as the benefits of the pa-klipasi obtained in the development of Nongan Tourism Village in Karangasem Regency. This research was conducted in Nongan Tourism Village, in Rendang District, Karangasem Regency with the aim to know the shape and the benefit of participation in Nongan Tourism Village development. Data were obtained through questionnaires distributed to respondents consisting of 100 local people of Nongan Tourism Village by using accidental sampling. The collected data is analyzed qualitatively by using Likert Scale. The result of the analysis shows that the participation of local community in the development of Nongan Tourism Village are 3 forms, namely participation of mind, participation of personnel, participation of property, while the form of skills participation and skill with social participation of local community is never. While the benefits of community participation derived from the development activities Nongan Tour Village more socio-cultural benefits perceived by the community directly involved from the development activities Nongan Tourism Village Another perceived benefit is from economic benefits and environmental benefits in the form of interaction with tourists and support programs that Done by the government.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI TRI HITA KARANA DALAM ATRAKSI WISATA DI PURA DESA DAN PUSEH DESA ADAT BATUAN Wisnawa, Dewa Ketut
PARIWISATA BUDAYA: JURNAL ILMIAH AGAMA DAN BUDAYA Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/pba.v5i1.1323

Abstract

Tourism plays an important role in supporting the economy while preserving cultural values. To preserve culture from the influence of tourism globalization, it is necessary to measure the implementation of the Tri Hita Karana concept. Desa and Puseh Temple of Batuan Pakraman Village, aside from being a sacred place, also become a cultural preservation and tourist attraction. To narrow the study and limit this research, the researcher formulated the problem as follows: (1) How is the Implementation of Tri Hita Karana Values in Tourist Visits at Desa and Puseh Temple, Batuan Pakraman Village, Sukawati District, Gianyar Regency? (2) What Obstacles Faced in Implementing the Tri Hita Karana Values in Desa and Puseh Temple of Batuan Pakraman Village Sukawati District Gianyar Regency? (3) What is the Impact of Tourist Visits on the Tri Hita Karana Values in Desa and Puseh , Batuan Pakraman Village, Sukawati District, Gianyar Regency? This study was qualitative research. The data collection method used three techniques, namely: observation, interview, and literature study. The findings of this study were the implementation of Tri Hita Karana values in tourist visits in Desa and Puseh Temple, Batuan Pakraman Village, Sukawati District, Gianyar Regency, covering Implementation in the Field of Palemahan, Pawongan and Parahayangan. The implementation done by preserve the sacred and cleaning activities.
DAMPAK ATRAKSI, AMENITAS DAN AKSESIBILITAS PANTAI PASIR PUTIH KABUPATEN MANOKWARI TERHADAP KEPUASAAN WISATAWAN BERKUNJUNG Saway, Winny Virginia; Alvianna, Stella; ., Estikowati; Lasarudin, Alwin; Hidayatullah, Syarif
PARIWISATA BUDAYA: JURNAL ILMIAH AGAMA DAN BUDAYA Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/pba.v6i1.1937

Abstract

Indonesia memiliki potensi daya tarik wisata alam yang beragam, menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan sektor pariwisata unggulan yang terkenal di dunia. Kabupaten Manokwari merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki beragam objek wisata alam yang indah, objek wisata unggulan di Manokwari ialah Pantai Pasir Putih. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana keterkaitan antara Atraksi, Amenitas dan Aksesibilitas yang ditawarkan oleh objek wisata mempunyai dampak terhadap Kepuasan Wisatawan di Pantai Pasir Putih, Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Penelitian ini berfokus pada kajian tentang pariwisata khususnya yang berhubungan dengan Atraksi, Amenitas, Aksesibilitas dan Kepuasan Wisatawan. Penelitian ini merupakan explanatory research,  Populasi dalam penelitian ini adalah semua orang  atau masyarakat yang pernah berkunjung ke Pantai Pasir Putih di Manokwari. Adapun sampel menggunakan jumlah sampel minimal adalah 5-10 kali dari jumlah item pernyataan yang terdapat dikuisioner. Adapun jumlah item pertanyaan pada penelitian ini sejumlah 12, sehingga ukuran maksimal sampel penelitian ini adalah 5 x 12 = 60. Proses pengumpulan data sampel melalui open kuisioner. Teknik analisis data menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda dan Pengujian Hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukan Atraksi, Amenitas dan Aksesibilitas berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Kepuasan Wisatawan baik secara parsial maupun simultan, dimana Amenitas merupakan variabel paling berpengaruh terhadap Kepuasan Wisatawan Pantai Pasir Putih.
PARIWISATA DAN LINGKUNGAN: ANALISIS COVID-19 SECARA GLOBAL DAN PENGARUHNYA DI ASEAN Larasati, Ajeng Ramadhita; Suganda, Dadang; Endyana, Cipta
PARIWISATA BUDAYA: JURNAL ILMIAH AGAMA DAN BUDAYA Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/pba.v6i1.1972

Abstract

COVID-19 merupakan suatu wabah virus yang menjadi keresahan warga dunia dari penghujung tahun 2019 hingga saat penelitian ini dibuat. Salah satu industri di dunia yang paling terkena hempasan dampak dari wabah COVID-19 ini adalah pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pariwisata secara internasional dan dampaknya ke negara-negara ASEAN. Pada sektor lingkungan dilihat dari sudut pandang pembatasan mobilitas wisatawan yang membuat pergerakan wisatawan secara global menurun khususnya negara-negara di ASEAN sehingga berimbas terhadap pemulihan pariwisata berbasis alam atau yang mengedepankan ekosistem. Dengan pendekatan bibliometric study, penelitian ini diharapkan untuk dapat menjawab secara ringkas hal-hal yang terjadi di industri pariwisata ASEAN. Hasil dari penelitian ini adalah terlihatnya dampak ekonomi dalam sektor pariwisata yang cukup terimbas pandemik COVID-19. Namun, dampak lingkungan dalam pariwisata yang terjadi dari pembatasan mobilitas manusia untuk berkunjung menjadi salah satu yang diuntungkan.
NEW NORMAL BAGI PARIWISATA BALI DI MASA PANDEMI COVID 19 Paramita, Ida Bagus Gede; Purnama Arsa Putra, I Gede Gita
PARIWISATA BUDAYA: JURNAL ILMIAH AGAMA DAN BUDAYA Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/pba.v5i2.1723

Abstract

Pandemi covid 19 meruapakan wabah yang merubah tatanan kehidupan masyarakat diseluruh dunia atau disebut dengan new normal. Masyarakat diwajibkan hidup dalam new normal untuk tetap bisa menjaga kesehatan dan keselamatan jiwa mereka. Covid 19 berdampak sangat  berat bagi perekonomian terutama yang mengandalkan perekonomian dalam sektor pariwisata. Belum ditemukannya antivirus untuk covid 19 ini menambah kecemasan masyarakat untuk beraktivitas. Untuk itulah pemerintah mengambil kebijakan penerapan kehidupan new normal dalam menjalankan aktivitas biasa di luar rumah dengan menerapkan protokal tetap pencegahan penyebaran covid 19. Tidak terkecuali sektor pariwisata, penyempurnaan sistem sanitasi dan pariwisata yang mengutamakan kesehatan dan keselamatan (self-distancing) terus diupayakan untuk memberikan rasa nyaman kepada para wisatawan
RESPON MASYARAKAT TERHADAP REKLAMASI LAHAN BEKAS TAMBANG SEMEN SEBAGAI EKOWISATA DI DAERAH SALE KABUPATEN REMBANG ., Sudarti; Hindiyati, Siti Hindun
PARIWISATA BUDAYA: JURNAL ILMIAH AGAMA DAN BUDAYA Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/pba.v6i1.1943

Abstract

Pertambangan merupakan salah satu aktifitas yang memiliki dampak buruk bagi lingkungan dan memiliki dampak positif bagi masyarakat sekitar. Dengan adanya pertambangan, masyarakat dapat menyambung hidup dengan bekerja sebagai bagian dari perusahaan, dan disisi lain pertambangan juga memiliki dampak negative yang mana dapat menghilangkan keseimbangan ekosistem dengan adanya pengerukan lahan secara besar-besaran. Teori yang digunakan adalah teori respon, yang merupakan tanggapan, reaksi dan jawaban. Respon yang diambil adalah dari masyarakat sekitar di daerah Sale Kabupaten Rembang, dan respon perusahaan. Respon perusahaan ada beberapa yang berbanding terbalik dengan respon masyarakat mengenai adanya reklamasi. Harapan masyarakat dengan adanya pertambangan, pada akhirnya bila sudah tidak digunakan harus dilakukan pengembalian lahan atau reklamasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskiriptif kuantitatif dengan penarikan sampel menggunakan responden, yang mana 60 jiwa masyarakat Sale digunakan sebagai responden penelitian. Teknik dan pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh masyarakat bersedia mengelola lahan bekas tambang yang sudah tidak digunakan akan diserahkan kepada masyarakat dan dilakukan reklamasi skala mikro sebagai ekowisata. Dengan catatan, setidaknya perusahaan harus memberikan sedikit biaya operasional dan ganti rugi lahan masyarakat.
ANALISIS NETNOGRAFI SENTIMEN PENGGUNA TWITTER TERHADAP PEMBUKAAN KEMBALI PARIWISATA DI TENGAH PANDEMI COVID-19 Rinaldi, Aditya Rizki; Damanik, Janianton; Mutiarin, Dyah
PARIWISATA BUDAYA: JURNAL ILMIAH AGAMA DAN BUDAYA Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/pba.v6i1.1982

Abstract

Pemerintah dituntut untuk sigap selain dalam menindaklanjuti penyebaran Covid-19, di sisi lain pemerintah diminta untuk menstabilkan perekonomian masyarakat, sehingga pemerintah membuka kembali akses dan industri pariwisata. Opini publik dapat terbentuk dengan mudah melalui sentimen yang tertuang secara online (dalam jaringan), sehingga untuk mengantisipasinya dapat dilakukan melalui eksplorasi konten media sosial. Penelitian ini dilakukan dengan mengeksplorasi sentimen masyarakat khususnya warganet terkait kebijakan pembukaan kembali pariwisata di Indonesia di tengah pandemi Covid-19, untuk menelusuri opini publik di Indonesia. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan analisis netnografi untuk menganalisis postingan atau tulisan warganet di media sosial Twitter. Pengambilan data media sosial Twitter diambil menggunakan bantuan dari ektensi Google Chrome yaitu NCapture, dan data dikelola menggunakan perangkat lunak NVivo 14 sebagai alat pengelolaan penelitian kualitatif. NCapture menemukan 513 postingan dengan penyaringan kata “wisata baru”. Hasil penelitian terhadap 297 postingan menunjukkan sikap netral atau sikap tidak berpihak dari warganet pengguna Twitter. Berdasarkan hasil analisis tersebut, terdapat temuan yang menunjukkan sumber-sumber dari konten Twitter dengan sentimen negatif maupun positif, dimana akun pemerintah diketahui tidak menjadi sumber dalam postingan dengan sentimen negatif. Temuan sentimen warganet di Twitter dapat menjadi arahan dalam mengetahui sikap dan respon masyarakat terhadap kebijakan dalam pembukaan kembali pariwisata di tengah pandemi Covid-19.
KOMUNIKASI EKSTRA NORMAL DALAM MEMBANGUN PARIWISATA BUDAYA DI ERA NEW NORMAL Aryatnaya Giri, I Putu Agus; Girinata, I Made; Wiratmaja, I Ketut
PARIWISATA BUDAYA: JURNAL ILMIAH AGAMA DAN BUDAYA Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/pba.v5i2.1704

Abstract

Membuka sektor pariwisata budaya di tengah pandemic covid-19 sesungguhnya memang beresiko tinggi. Kerja sama yang kondusif sangat dibutuhkan antara pemerintah, swasta dan masyarakat sebagai stakeholders pariwisata untuk tidak tergesa-gesa memulihkan keadaan ini seperti semula lagi yang utamanya akan tetap dapat dikontrol dengan baik. Ada banyak hal yang harus diperhatikan ketika melirik kegiatan pariwisata di Indonesia yang memang cukup menjanjikan dan menjadi magnet bagi para wisatawan. Mulai dari protokol kesehatan, akomodasi, infrastruktur, transportasi, maupun fasilitas yang ada di area wisata tersebut. Di tengah bayang-bayang angka positif Covid-19 yang masih sangat tinggi, keinginan masyarakat untuk melepas penat dan berwisata melihat keindahan alam dan budaya Indonesia setidaknya dapat diwujudkan dengan penerapan aturan-aturan yang ketat dan pada akhirnya geliat masyarakat sektor pariwisata setidaknya dapat terlihat dan mewujudkan optimisme pada sektor-sektor produktif lainnya. Meskipun begitu, tantangan sepertinya datang dari masyarakat itu sendiri. Karena, pariwisata era new normal memang membutuhkan komunikasi ekstra normal dari pemerintah. 

Page 6 of 16 | Total Record : 158