cover
Contact Name
Hadianto EGo Gantiano
Contact Email
hadianto@iahntp.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
hadianto@iahntp.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Jurnal Dharma Duta
ISSN : 20898215     EISSN : 26859521     DOI : -
Jurnal Dharma Duta (JDD) is a peer-reviewed open-access journal and follows a double-blind review policy. The Journal is scheduled for publication biannually, This journal contains articles in the fields of Communication Science, Communication Technology, Communication Management, Communication Media, Journalism, Public Relations, Public Welfare Sciences, Advertising, Sociology, Anthropology, Humanity, Cultural Sciences.
Arjuna Subject : -
Articles 93 Documents
Media Komunikasi Dalam Pembelajaran Online Pada Masa Pandemi Covid-19 Yatin Mulyono; Muhammad Nasir; Alpahmi Aji Satria; Suranto Suranto; Yuliarti Yuliarti
Dharma Duta Vol 19 No 01 (2021): Dharma Duta : Jurnal Penerangan agama Hindu
Publisher : Fakultas Dharma Duta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/dd.v19i01.647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak pandemi Covid-19 terhadap guru dan peserta didik dalam menerapkan kebijakan pembelajaran secara daring menggunakan media komunikasi online, analisis SWOC dan mengevaluasi proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah mixed method. Dalam pengumpulan data kuantitatif dan kualitatif, instrumen angket disebarkan secara acak ke 41 sekolah menengah di 19 kabupaten / kota di Indonesia dengan jumlah 74 guru dan 716 peserta didik sebagai responden model pembelajaran secara daring menggunakan media komunikasi online. Data kuantitatif dianalisis dengan menghitung rata-rata persentase skor tiap aspek menggunakan skala likert untuk angket guru dan skala Guttman untuk angket peserta didik yang kemudian disimpulkan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Data kualitatif masalah dalam pembelajaran online menggunakan media komunikasi online dikumpulkan melalui angket dengan pertanyaan deskriptif dan dideskripsikan dengan triangulasi. Data analisis SWOC dilakukan dengan studi literatur. Data respon guru dari 5 aspek karakteristik yang terdiri dari penerapan, aksesibilitas, interaksi, minat, dan penguasaan kata sifat pembelajaran menunjukkan hasil yang tergolong dalam kategori sedang. Data respon peserta didik dari 5 aspek, 4 aspek yaitu pemahaman materi, bantuan keluarga, kemudahan sumber daya, konsentrasi, dalam kategori cukup, sedangkan aspek minat termasuk dalam kategori kurang. Permasalahan yang dihadapi guru dan peserta didik dalam pembelajaran secara daring menggunakan media komunikasi online adalah ketimpangan sarana dan prasarana pendukung seperti masalah jaringan internet dan komputer, laptop dan smart phone serta efek kebosanan peserta didik. Selain itu, masih adanya ketimpangan kemampuan guru dalam mengoperasikan perangkat IT serta kesulitan dalam pengkondisian pembelajaran, dan pengelolaan materi pelajaran sehingga dapat diimplementasikan secara online sehingga diperlukan pembelajaran yang blanded. Untuk itu perlu dirancang dan dibangun strategi pembelajaran untuk mengatasi permasalahan tersebut, yaitu pembelajaran virtual yang atraktif dan pragmatis serta kerangka evaluasi yang layak.
Euthanasia Dalam Epos Wiracarita Ramayana Sebagai Jalan Pembebasan Arta, I Gede Arya Juni; Handoko, Handoko; Pernando, Pernando
Dharma Duta Vol 19 No 01 (2021): Dharma Duta : Jurnal Penerangan agama Hindu
Publisher : Fakultas Dharma Duta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/dd.v19i01.697

Abstract

Euthanasia means a gentle, comfortable and good death process, especially for patients who are full of suffering and do not have the potential to recover. Euthanasia has become a world discourse, where various groups in various scientific fields have discussed this problem, but until now it has not been completely and objectively resolved. The issue of euthanasia has always been an actual problem, and immediately caused various kinds of debate. This research is a library research, and is focused on qualitative research. Based on the results of research that has been carried out, it can be seen that euthanasia has occurred long before modern medical science developed, and is explicitly explained in Hindu literature, namely in the Rāmāyaṇa epic chapter or part of the 4th book called Kiskinda Kanda. Where the act of euthanasia carried out on Vālī, the king of the Kiskinda kingdom, was passive euthanasia or usually more accepted as "letting person to die”. The implementation of euthanasia is carried out consciously at the request and willingness of the patient to end his life. In Hinduism, every action one does consciously without attachment is the path to liberation.
Kearifan Lokal Hindu Kaharingan (Pandangan Ketuhanan, Ritual, dan Etika) Pranata Pranata; Sulandra Sulandra
Dharma Duta Vol 19 No 01 (2021): Dharma Duta : Jurnal Penerangan agama Hindu
Publisher : Fakultas Dharma Duta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/dd.v19i01.710

Abstract

Kearifan lokal adalah kebijaksanaan suatu daerah tertentu yang diwariskan secara turun temurun untuk dihayati, dipelajari dan dijalankan dalam kehidupannya. Kitab Suci umat Hindu Kaharingan Panaturan merupakan pedoman yang menjadi dasar pegangan bagi umatNya didalam menjalankan kehidupannya, kitab suci Panaturan memuat 63 Pasal dan 2951 ayat. Kitab inilah sebagai sumber utama ajaran ketuhanan, etika dan upacara yang dilaksanakan oleh keturunan Raja Bunu di dunia, selain ayat-ayat dalam tawur, kandayu, dan pepatah-pepatah kuno yang sudah turun temurun diwariskan. Dalam penyebutan Tuhan maka Ranying Hatalla ini menyesuaikan dengan tugas dan fungsinya yakni Ranying Hatalla bersifat abstrak sebagai simbol yang tidak bisa tergambarkan awal dari segala kejadian, Ranying Hatalla Langit Raja Tuntung Matan Andau Tuhan Tambing Kabanteran Bulan memberikan keterangan proses kemahakuasaan, Ranying Hatalla Langit Raja Tuntung Matan Andau Tuhan Tambing Kabanteran Bulan Jatha Balawang Bulau Kanaruhan Bapager Hintan hal ini IA sebagai proses penciptaan. Pelaksanan ritual dibagi dalam ritual kelahiran, ritual dikehidupan dan ritual kematian
Makna Komunikasi Transenden Dalam Ritual Nerang di Tengah Peradaban Modernisasi I Ketut Putu Suardana
Dharma Duta Vol 19 No 01 (2021): Dharma Duta : Jurnal Penerangan agama Hindu
Publisher : Fakultas Dharma Duta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/dd.v19i01.713

Abstract

Penelitian ini diarahkan untuk mengeksplorasi makna komunikasi transenden dalam ritual nerang di tengah peradaban modernisasi. Lokasi penelitian dilakukan di Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ritual nerang di Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat masih eksis dilaksanakan bersamaan dengan upacara yajna umat Hindu, yakni upacara nelu bulanin dan upacara lainnya. Komunikasi transenden dalam ritual nerang mengandung makna religius, makna teolgis, makna etis, makna mistis, makna solidaritas sosial, makna kultural dan makna ekonomis. Dari hasil penelitian direkomendasikan kepada pihak terkait agar menjaga dan melestarikan ritual nerang karena mengandung banyak makna yang bermanfaat dan berguna bagi pemertahanan budaya tradisional masyarakat.
Komunikasi Efektif pada Era Covid 19 pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Politik Universitas Muhamadiyah wendy santika
Dharma Duta Vol 19 No 01 (2021): Dharma Duta : Jurnal Penerangan agama Hindu
Publisher : Fakultas Dharma Duta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/dd.v19i01.780

Abstract

tes
Komunikasi Pasar dalam Era Pandemi Covid 19 (Studi Kasus Pasar Mini UPR) Suroyo Suroyo
Dharma Duta Vol 19 No 01 (2021): Dharma Duta : Jurnal Penerangan agama Hindu
Publisher : Fakultas Dharma Duta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/dd.v19i01.781

Abstract

tes
Kompetensi Pustakawan dalam layanan Publik Elekmida Sinaga
Dharma Duta Vol 19 No 01 (2021): Dharma Duta : Jurnal Penerangan agama Hindu
Publisher : Fakultas Dharma Duta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/dd.v19i01.782

Abstract

Test
Konsep Ketuhanan Hindu Dalam Kitab Īśā Upaniṣad: Tinjauan Ontologis Aristoteles Joyo, Puspo Renan
Dharma Duta Vol 19 No 2 (2021): Dharma Duta : Jurnal Penerangan agama Hindu
Publisher : Fakultas Dharma Duta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/dd.v19i2.723

Abstract

Associated with the concept of God in Hinduism, in general perspective is still attached to the image of Hinduism as polytheism or a religion that worships many gods. Interestingly, in Īśā Upaniṣad and other Vedic books it shows the opposite, the concept of God in Hinduism is not polytheistic. This article aims to examine the concept of God in Hinduism in the Īśā Upaniṣad book from the perspective of Aristotle’s ontology. This study is a library research using a qualitative approach. The material object of this study is the concept of God in Hinduism in the Īśā Upaniṣad book. The data collection in this study was carried out through document studies on primary and secondary data sources. The data analysis in this study used descriptive, interpretative, and holistic methodical steps. The results of this study show that the concept of God in Hinduism in Īśā Upaniṣad book is monistic. Aristotle's ontological perspective used to portray the concept of god in the Īśā Upaniṣad book can be described in several categories, namely; in substance, quantity, quality, place, time, position, possession and action.
Pengaruh Penerapan Cleanliness, Health, Safety, & Environmental Sustainable Pariwisata New Normal di DTW Tanah Lot, Desa Beraban, Kabupaten Tabanan Krisdayanthi, Astrid; Rai Kristina, Ni Made
Dharma Duta Vol 19 No 2 (2021): Dharma Duta : Jurnal Penerangan agama Hindu
Publisher : Fakultas Dharma Duta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/dd.v19i01.749

Abstract

During the Covid-19 pandemic, maximum efforts are needed to maintain the health and safety of tourists. The Clean, Health, Safety & Environment Certification Program is the process of granting certificates to tourism businesses, other related businesses/facilities, the community environment, and tourism destinations issued by the Ministry of Tourism and Creative Economy to provide a sense of security and comfort, as well as a guarantee to tourists and the surrounding community. that the place has complied with health protocols. DTW Tanah Lot is one of 6 DTWs that have obtained the CHSE certificate. The implementation of CHSE at Tanah Lot DTW greatly affected the number of visits from the end of 2020 to the beginning of 2021 before the implementation of PPKM. Travelers during the Covid-19 pandemic are more selective in determining which DTW to visit and prefer to visit a certified DTW. In addition to obtaining a CHSE certificate, Tanah Lot DTW has implemented a Health protocol that is in accordance with the guidelines for organizing tourist attractions in order to provide a sense of security and comfort for visiting tourists.
Kajian Theologi Hindu Pada Banten Daksina Sudiarta, I Wayan
Dharma Duta Vol 20 No 1 (2022): Dharma Duta : Jurnal Penerangan agama Hindu
Publisher : Fakultas Dharma Duta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/dd.v20i1.757

Abstract

Theologi Hindu dalam kehidupan umat Hindu di Bali secara langsung maupun tidak langsung telah terealisasi dalam pembuatan beraneka jenis upakara atau banten, salah satunya adalah banten daksina yang sangat sarat dengan kajian theologi Hindu di masing-masing unsur-unsur pembentuk banten daksina. Namun pemahaman sebagian masyarakat akan hal tersebut masih minim, untuk itu pemahaman tentang kajian theologi yang terkandung dalam banten daksina perlu diadakan dengan tujuan untuk mengetahui isi, fungsi serta ajaran theologi Hindu dalam banten daksina. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode pengolahan deskriptif argumentasi bersumber dari data primer dan sekunder dengan metode kepustakaan dan wawancara. Tinjauan theologi Hindu bahwa banten daksina mengajarkan Sifat Tuhan atau Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang bersifat Trancendental dan Immanen sehingga perwujudan Tuhan diwujudkan dalam berbagai simbol pada Banten Daksina. Berikut adalah pemahaman Tuhan dalam setiap unsur banten daksina yaitu Bebedog (Serembeng) wujud Sang Hyang Ibu Pertiwi, Tampak Dara sebagai wujud Sang Hyang Rua Bhineda sebagai simbol Utara, Beras Amusti (agemel atau segenggam) sebagai simbol Sang Hyang Bayu, Porosan Silih Asih Alas Kojong sebagai wujud Sang Hyang Semara Jaya dan Semara Ratih, Gegantusan berlaskan kojong sebagai simbol Sang Hyang Indra, Pepeselan alas kojong perangkad sebagai simbol Sang Hyang Sangkara yang juga, Buah Pangi alas kojong perangkad sebagai simbol Sang Hyang Baruna atau Boma, Buah Kelapa sebagai simbol Sang Hyang Surya wujud windu, Telor Bebek beralaskan Kojong sebagai simbol Sang Hyang Candra, Buah Tingkih beralaskan Kojong sebagai simbol Sang Hyang Tranggana atau bintang sebagai cerminan Sang Hyang Paramasiva (Pemahaman pada Tuhan yang berwujud sebagai Sang Hyang Paramasiwa), Benang tetebus putih sebagai simbol Sang Hyang Aji Akasa sebagai simbol awan, Uang kepeng atau uang bolong sebagai simbul windu sunia, Canang Sari adalah pemahaman tentang Tuhan sebagai Asta Aiswarya atau Dewata Nawa Sanga .Diharapkan pemahaman terhadap aspek-aspek kehidupan beragama khususnya kehidupan beragama Hindu dapat dipahami secara menyeluruh sehingga tidak terjadi kedangkalan pemahaman pada agama itu sendiri

Page 5 of 10 | Total Record : 93