cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 24433918     EISSN : 25804766     DOI : -
Jurnal Membaca memuat hasil penelitian yang berkaitan dengan pengembangan bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 207 Documents
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENYIMAK DENGAN METODE INTEGRATIF PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Masrupi Masrupi; Dedi Nurholis
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1787.686 KB) | DOI: 10.30870/jmbsi.v4i1.6234

Abstract

Rendahnya tingkat kemampuan menyimak siswa pada dasarnya disebabkan oleh dua hal yaitu faktor dari dalam siswa itu sendiri dan faktor dari luar diri siswa. faktor dari dalam siswa misalnya faktor pisik dan psikis. Faktor pisik siswa misalnya, alat pendengar yang tidak sempurna dan alat indra lainya seperti mata dan sebagainya. Sedangkan faktor psikis adalah kesiapan mental, pikiran, motivasi, minat, ingatan, watak sifat, dan termasuk keadaan sehat, sakit dan lingkungan sosial siswa. Faktor dari sekolah misalnya, pembelajaran menyimak yang belum optimal karena berbagai hal diantaranya kurang memadai sarana dan prasarana yang dibutuhkan keterampilan menyimak. Disamping itu yang juga merupakan hal yang tidak kalah pentingnya faktor dari guru yang kurang tepatnya metode pembelajaran yang dilaksanakan. Data dikumpulkan dengan melihat hasil latihan harian pada semester ganjil tahun pelajaran 2014/2015. Siswa kelas VII MTs Negeri Ciruas Kabupaten Serang dengan jumlah siswa 288. Sedangkan tingkat aktivitas siswa diperoleh melalui lembar observasi. Lembar observasi tersebut dicatat oleh dua orang obsevasi. Observasi pertama mengamati kegiatan aktivitas siswa. Hasil ujian siswa diperiksa sendiri oleh guru kelas sesuai dengan kriteria yang ditetapkan pada analisis data.
PEMBELAJARAN MENULIS KARANGAN NARASI DENGAN MENGGUNAKAN METODE MULTISENSORI PADA SISWA KELAS X SMA PASUNDAN BANJARAN KABUPATEN BANDUNG Nanang Maulana
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.082 KB) | DOI: 10.30870/jmbsi.v2i2.2710

Abstract

This study aims to investigate the effectiveness of multisensory teaching method in learning writing narrative text at class X students of SMA Pasundan Banjaran, Bandung regency. In this research, the researcher used one of quantitive research methods, namely quasi experimental by using literature review, trials, test, assessment technique analysis as research design. The findings shows that multisensory teaching method is appropriate method to teach writing narrative text. It proven from results of statictically assessment with significancy different of two mean between pre-test and post-test. The post-test score is tcount 16.52 > ttable 2.04 at significancy level 0.05 with 24 degrees of freedom. It means, learning writing narrative text by using multisensory teaching method in learning writing narrative text at class X students of SMA Pasundan Banjaran, Bandung regency is good. So that, the researcher concludes that multisensory teaching method is appropriate to use in teaching writing narrative text.
PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMERANAN DRAMA N. Ida Rosida; Odin Rosidin; Farid Ibnu Wahid
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1801.936 KB) | DOI: 10.30870/jmbsi.v3i2.5226

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah rendahnya kemampuan siswa kelas XI IPS 1 Kota Serang dalam memerankan drama. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan model Elliot sebanyak tiga siklus dan sembilan tindakan. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, catatan lapangan, LKS, lembar evaluasi, dan dokumentasi foto serta video. Berdasarkan hasil penelitian, selama proses pembelajaran berlangsung ditemukan beberapa hal penting. Siswa lebih antusias dan aktif selama proses pembelajaran berlangsung dan kemampuan siswa dalam pemeranan drama pun terus meningkat pada tiap siklusnya. Hal ini terbukti dari rata-rata nilai aktivitas siswa dalam memerankan drama pada pada siklus satu 58, siklus dua 66, dan siklus tiga 84. Adapun Rata- rata nilai kemampuan siswa dalam memerankan drama pada siklus satu 52, pada siklus dua 63, dan pada siklus tiga 73.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM NOVELET LUKISAN KARYA GOLA GONG (KAJIAN STRUKTURALISME DINAMIK) Ilmi Solihat
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.47 KB) | DOI: 10.30870/jmbsi.v1i1.1659

Abstract

The purposes of this research are: (1) to reveal value of independent in novellete Lukisan by Gola Gong; (2) to reveal value of creativity in novellete Lukisan by Gola Gong; (3) to reveal of friendship in novellete Lukisan by Gola Gong; (4) to reveal value of social attention in novellete Lukisan by Gola Gong; (5) to reveal value of responsibility in novellete Lukisan by Gola Gong. The researcher used qualitative method with Analisys Content. To reveal values of education in novellete Lukisan by Gola Gong, the researcher used dynamic structuralism study that can define the relation between literature-author-reality of life. The result of this research shows that there is values of education in novellete Lukisan by Gola Gong. Value of Autonomy is described by figure of Tomo who is independent in funding his life and his sister’s education, Rini. Value of creativity is described by figure of Tomo who is creative in making art especially painting. Value of friendship is descibed by the relation of Tomo, Fishermans, and Febri. Tomo is always happy when talking to fishermans, and when Tomo gives advice to Febri about Febri’s Parents who is very protective. Value of social attention is described by Tomo and Fishermans when they help Febri when he is unconscious near Carita Beach. Value of responsibility is more dominant in this novellete, because some figures show their responsibility in their bihaviour. Figure of father and mother of Febri who have responsibility about Febri’s growth. Figure of Mr udin who has responsibility to his job. Figure of Tomo has responsibility to finish his painting for Febri. Figure of Tomo’s parents who have responsibility to their children education, Tomo and Rini, even though their life is not easy. Nowadays, The reality of restriction in relationship between two people who love each other always happen. It is natural for the parents who expect the best for their children’s future. Writer concludes that novellete Lukisan can be teaching material in Senior high school.
PENGKAJIAN PUISI PENERIMAAN CHAIRIL ANWAR MENGGUNAKAN PENDEKATAN STILISTIKA Kusmadi Sitohang
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.374 KB) | DOI: 10.30870/jmbsi.v3i1.3744

Abstract

This paper aims to know the use of writing style on the poetry acceptance of the work of Chairil Anwar. Acceptance poems by Chairil Anwar’s analysis with a stylistic approach found the language used by the dominant poet of everyday language and found only one style of language, thas is simile. The use of diction in the poem is classified as a simple diction so as to provide a simple effect for the reader. Rima ussed is very consistent, because each end ofthe line on the poem ends with the letter i. The style of language found by the author is the style simile language.
BAHASA DAERAH SEBAGAI MOTHER LANGUAGE DALAM UPAYA PENGUATAN KEARIFAN LOKAL IDENTITAS BANTEN DI KOTA SERANG M. Taufik; Rina Yuliana; Indhira Asih V.Y; Maya Kuswati; Ayzhi Rizhyalita; Satria Anggara
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (745.363 KB) | DOI: 10.30870/jmbsi.v2i1.1556

Abstract

Bahasa daerah sebagai mother language adalah suatu upaya penanaman identitas karakter budaya dari suku bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemilihan bahasa daerah sebagai Mother Language di masyarakat kota Serang provinsi Banten, serta mendeskripsikan gambaran pengaruh bahasa daerah sebagai Mother Language terhadap penanaman karakter identitas sebagai suku bangsa yang tersebar di Kota Serang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan desain studi kasus. Penelitian ini dilakukan di Kota Serang yang terdiri dari enam kecamatan, yaitu: Serang, Cipocok Jaya, Curug, Kasemen, Taktakan, dan Walantaka. Subjek Penelitian diambil sampel secara acak sejumlah 10 sampel setiap kecamatan, sehingga total sampel keseluruhan sebanyak 60 keluarga. Berdasarkan data yang diperoleh, bahwa  penerapan bahasa daerah sebagai Mother Language pada masyarakat kota Serang cukup baik, hal ini diperoleh melalui data angket, observasi, dan wawancara bahwa masyarakat yang menggunakan bahasa daerah sebagai mother language sebesar 63,33 %, sedangkan masyarakat yang tidak menggunakan bahasa daerah sebagai mother language sebanyak 36,66%. Hasil penelitian juga mendapatkan data bahwa bahasa daerah sebagai Mother Language memiliki pengaruh terhadap identitas masyarakat Banten 
DERE SEBAGAI VARIASI BAHASA REMAJA Sundawati Tisnasari
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (877.878 KB) | DOI: 10.30870/jmbsi.v1i2.2733

Abstract

Symptoms of language variation is part of language development even fragments of language problems. The development of language becomes a manifestation of the diversity of languages ??derived from human initiative copyright. It berdasaran result of incubation which is expressed in the realm of language creativity. This research study, that variation of the language with the addition dere form in the Indonesian vocabulary used by a group. The data source of this research is an oral narrative teenage secondary school (SMP) that is collected through recording technique. The use of language variation is used in a state of non-formal school environment. The symptoms of the changes found that the addition of the letter at the beginning of the word and the removal of the letters at the end of the word, like pergi --> dereper, Istirahat --> dereis, saya --> daresay, kau --> derekau, mau --> deremau. Variations of this language is a bit of linguistic phenomena are expected to contribute to the understanding of Indonesian society.
PEMEROLEHAN BAHASA PERTAMA ANAK USIA 10 BULAN (studi kasus pada anak laki-laki bernama Muhamad Hafiz Firdaus) Ade Eka Anggraini
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (962.948 KB) | DOI: 10.30870/jmbsi.v1i2.2715

Abstract

Language acquisition is a process of human language development. Typically the first language acquisition is associated with the development of children’s language when acquiring a second language, relying on the development of adult language (Language Acquisition). The focus of this study, researchers only limit on the development of the field of phonology in language acquisition Prespeech form. This research method is descriptive qualitative method. Based on the results, it can be concluded that Hafiz had been able to utter the words that still dikegorikan chatter, mixed with blowing vocal sound that appears when imitating, the words begin to differ. So, in child language acquisition will learn the words or movements he needs to express something he wanted or did not want.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MENGANALISIS UNSUR INTRINSIK NASKAH DRAMA SISWA KELAS XI SMAN 17 PANDEGLANG Saraswati Saraswati
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.52 KB) | DOI: 10.30870/jmbsi.v2i2.2705

Abstract

Penelitian ini berbicara drama sebagai genre sastra, salah satu kegiatannya yaitu menganalisis unsur intrinsik naskah drama, dalam prosesnya memerlukan pendekatan proses kerja yang sistematis dan objektif dengan landasan berpikir logis. Tidak heran apabila siswa sering terjebak pada kerangka berpikir bahwa menganalisis dianggap pembelajaran yang rumit dan sulit. Sebagai usaha perbaikan permasalahan tersebut, pemilihan model pembelajaran yang tepat dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan menganalisis unsur intrinsik naskah drama salah satunya melalui penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan menganalisis unsur intrinsik siswa kelas XI SMAN 17 Pandeglang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan teknik sampel purposive sampling. Dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dalam pembelajaran menganalisis unsur intrinsik drama masuk dalam kategori baik. Kesimpulan tersebut diambil hasil tes pada akhir pembelajaran. Hasil pengolahan data kemampuan menganalisis unsur intrinsik naskah drama siswa, diperoleh nilai tertinggi adalah 88 dan nilai terendah 53, sedangkan mean/rata-rata 68,1, modus 62,5, median 67,07 serta memiliki nilai simpangan baku 9,04.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS BERITA MELALUI MEDIA PETA KONSEP PADA SISWA KELAS VIII H SMPN 14 KOTA SERANG TAHUN AJARAN 2018/2019 Mawadah, Ade Husnul; Rohilah, Rohilah
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1820.332 KB) | DOI: 10.30870/jmbsi.v3i2.5222

Abstract

Pada pembelajaran menulis teks berita ada tiga indikator yang harus dicapai. Indikator tersebut adalah (1) siswa mampu menulis teks berita menggunakan kalimat efektif, (2) siswa mampu menulis teks berita dengan menggunakan unsur 5W + H secara lengkap, dan (3) siswa mampu menulis teks berita dengan ejaan dan tanda baca secara tepat. Di kelas VIIIH SMPN 14 Kota Serang, pembelajaran menulis berita belum mencapai ketuntasan karena nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 65, sedangkan Kriteria Ketuntasan Minimal di sekolah tersebut adalah 75. Penggunaan media peta konsep mampu meningkatan nilai siswa hingga mencapai ketuntasan 93,75%. Aktivitas siswa selama proses pembelajaran termasuk kategori aktif karena meningkat dari 46,3% menjadi 77,48%. Skor akhir pengamatan aktivitas guru juga mengalami peningkatan dari 65% pada siklus I menjadi 76,25% pada Siklus 2. Hal itu menunjukkan bahwa aktivitas guru dalam pembelajaran termasuk dalam kategori baik. Dari hasil pengamatan evaluasi pembelajaran diketahui bahwa siswa mengalami peningkatan yang signifikan dari enam aspek yang diamati. Skor rata-rata di sklus 1 adalah 65% dan meningkat menjadi 76,25% di siklus II. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa pemanfaatan media peta konsep berpengaruh sangat signifikan terhadap peningkatan kemampuan nilai menulis berita pada siswa kelas VIII H di SMPN 14 Kota Serang.

Page 2 of 21 | Total Record : 207