cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 24433918     EISSN : 25804766     DOI : -
Jurnal Membaca memuat hasil penelitian yang berkaitan dengan pengembangan bahasa dan sastra Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 207 Documents
PENINGKATAN HASIL PEMBELAJARAN MENYIMAK DENGAN TEKNIK IDENTIFIKASI KATA KUNCI Anwar Sanusi
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1803.079 KB) | DOI: 10.30870/jmbsi.v4i1.6231

Abstract

Bahasa Indonesia terdiri dari empat keterampilan berbahasa yaitu: keterampilan menyimak, keterampilan berbicara, keterampilan membaca dan keterampilan menulis Dalam kurikulum satuan pendidikan tingkat SMA Bahasa Indonesia merupakan mata pelajaran wajib yang harus dipelajari oleh semua siswa pada semua program/jurusan Proses pembelajaran bahasa Indonesia harus sesuai dengan tujuan yang menitikberatkan pada pencapaian tujuan keterampilan berbahasa. Salah satu komponen proses pembelajaran yang sangat berpengaruh terhadap hasil/prestasi belajar siswa adalah metode atau teknik pembelajaran. Teknik identifikasi kata kunci merupakan teknik untuk memahami informasi dengan menghilangkan kata-kata yang bukan inti dalam suatu kalimat atau pernyataan. Apabila terjadi kesalahan dalam menentukan kata kunci, akan berakibat kesalahan dalam memahami informasi. Teknik identifikasi kata kunci merupakan teknik yang tepat/cocok untuk digunakan dalam peningkatan hasil/prestasi belajar bahasa Indonesia, terutama pada aspek keterampilan menyimak siswa.
PROSES KREATIF BERTEATER PADA MAHASISWA DAN NILAI KARAKTER YANG TERBANGUN DI DALAMNYA Farid Ibnu Wahid
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.433 KB) | DOI: 10.30870/jmbsi.v2i2.2706

Abstract

Creative Process of Berteater on Student and Value of Character built in it (Descriptive-Analytical Study of Creative Process of Berteater on Student of Semester VI at Department of Education of Indonesia University of Sultan Ageng Tirtayasa and Its Application in Drama Learning Model in High School). In facing the development of science knowledge and technology with all its positive and negative implications, we need strong fences and strongholds to keep ahlak, character, and personality based on virtue values. Based on the description, an alternative method is needed to organize and develop character education for to respond to the changing times. On the basis of this description, this research tries to offer an alternative method for character planting, especially for the younger generation who will become the heir to continue the nation's sustainability. The method offered, namely the character value recording through the process berteater. This result is based on the assumption that the creative process of the theater will make human beings aware of the process of creation. The result of this research is a new finding about the description of the creative process done by the students of semester VI of the Department of Indonesian Education, University of Sultan Ageng Tirtayasa to provide an alternative method in the cultivation of value- the value of characters through the learning of drama in High School through the creative process berteater.       
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DAN PENGUASAAN KALIMAT EFEKTIF TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN ARGUMENTASI Andriyani Andriyani
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1820.164 KB) | DOI: 10.30870/jmbsi.v3i2.5223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran Modeling The Way dan penguasaan kalimat efektif terhadap keterampilan menulis karangan argumentasi. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas XI SMK PGRI Rangkasbitung tahun pelajaran 2016/2017 dengan sampel sebanyak 48 siswa yang dipilih berdasarkan penguasaan kalimat efektif tinggi dan penguasaan kalimat efektif rendah. Berdasarkan hasil penelitian dapat dijelaskan bahwa keterampilan menulis karangan argumentasi siswa kelas XI SMK PGRI Rangkasbitung baik. Hal ini ditunjukkan oleh data sampel penelitian. Dari 24 orang siswa kelas eksperimen memiliki nilai rata-rata 80,08; median 84,25; modus 82,16; standar defiasi 5.82; dan nilai tertinggi 90. Hasil hitung statistik dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang positif metode Modeling The Way dan penguasaan kalimat efektif terhadap keterampilan menulis karangan argumentasi. Hal ini ditunjukkan oleh Thitung sebesar 8,38 dan Ttabel sebesar 2,074 yang berarti terdapat pengaruh metode pembelajaran Modeling The Way dan penguasaan kalimat efektif terhadap keterampilan menulis karangan argumentasi pada siswa kelas XI SMK PGRI Rangkasbitung tahun pelajaran 2016/2017.
IDENTITAS DALAM NOVEL MARYAM KARYA OKKY MADASARI Eka Ugi Sutikno; Ahmad Supena
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.897 KB) | DOI: 10.30870/jmbsi.v1i1.1663

Abstract

Maryam has a strong foundation for criticizing the discrimination experienced by The Indonesian Ahmadiyah Assembly (JAI). This paper seeks to provide objective information regarding his time and he tried to represent that between the real world and the world realitistik novel can be very coherent. The goal is to know and to understand the identity and political identity was revealed in the novel of Maryam by Okky Madasari. The results showed that identity in the novel of Maryam by Okky Madasari has met with the complexity when the conflict between the subject's identity JAI of passive and active subject's identity, the ‘Islamist-Tier’, and between subjects who wanted her identity and subjects does not want diversity.
KONFLIK, KRITIK SOSIAL, DAN PESAN MORAL DALAM NASKAH DRAMA CERMIN KARYA NANO RIANTIARNO (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA) Ilmi Solihat
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.084 KB) | DOI: 10.30870/jmbsi.v2i1.1554

Abstract

Pembentukan moral siswa dapat dilakukan melalui pembelajaran sastra. Fungsi sastra sebagai sarana pendidikan moral siswa ini didasarkan pada nilai-nilai yang terkandung dalam karya sastra. Dalam proses pembelajarannya, siswa membaca karya sastra seperti puisi, novel, dan drama. Selanjutnya, siswa melakukan diskusi unsur intrinsik dan ekstrinsik, dan merefleksikan nilai-nilai yang terkandung dalam karya dengan kehidupan sehari-hari. Drama sebagai salah satu bahan pembelajaran sastra bagi siswa, mengandung konflik kehidupan yang kompleks. Kekompleksannya meliputi konflik internal dan eksternal. Pada saat siswa membaca naskah drama, ia akan terlibat dalam konflik, klimaks, dan pemecahan konflik yang sedang dialami para tokohnya. Umumnya, dalam drama terdapat katarsis pada bagian akhir cerita. Hal ini biasanya memberikan sentuhan-sentuhan kejiwaan yang kuat yang dapat mempengaruhi emosi dan jiwa pembacanya. Berdasarkan pertimbangan fungsi sarana pendidikan moral dan kesulitan pemahaman itulah, karya sastra yang dipilih untuk diteliti adalah drama. Adapun unsur yang dikaji pada penelitian ini adalah konflik, kritik sosial, dan pesan moral. Konflik merupakan penggerak utama suatu cerita dalam drama. Di dalam konflik inilah terkandung kritik sosial, pesan moral, serta hal-hal lain. Pemokusan pada kritik sosial karena pertimbangan kehadiran karya sastra sebagai bentuk rekaman atau peristiwa di masyarakat. Dengan membaca karya sastra, sebenarnya juga melihat cerminan keadaan masyarakat secara tidak langsung, pemokusan pada pesan moral karena merupakan motif atau dorongan awal setiap pengarang untuk berkarya ketika melihat ketimpangan-ketimpangan yang hadir di lingkungannya dan menyampaikan pesan-pesan moral di dalam karyanya, Pemilihan naskah drama Cermin karya Nano Riantiarno ini didasarkan pada pertimbangan bahwa karya-karya Nano Riantirano banyak yang berisi kritik sosial dan menyoroti masalah moral. Naskah drama tersebut tampak kuat mengungkapkan kritik sosial yang terjadi. Berdasarkan uraian di atas, judul penelitian yang dipilih adalah Konflik, Kritik Sosial, dan Pesan Moral dalam Naskah Drama Cermin Karya Nano Riantiarno (Kajian Sosiologi Sastra).
CITRA REMAJA DALAM NASKAH DRAMA MAJALAH DINDING KARYA BAKTI SOEMANTO Farid Ibnu Wahid
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2 (2016): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (891.772 KB) | DOI: 10.30870/jmbsi.v1i2.2730

Abstract

Youth as a milestone of a nation would have to be more alert and ready in changing times. The existence of a teenager is cikalbakal sustainability of a nation continue to exist. Strength teen in the face of competition will raise the dignity of the nation. Teenage is a time of issue. In this paper will discuss the Majalah Dinding at Bakti Soemanto. Majalah Dinding are very interesting to study this is due to the script set in the lives of adolescents in schools that have a conflict with the Principal. Attitudes conducted by Anton Cs reflects adolescent psychiatric always wanted to gain recognition, proper appreciation of friends, parents, and teachers where they are studying. Thus, the authors will try to photograph the mind and the anxiety that occurs in adolescents role in the Majalah Dinding Consecrated charactered terms. This will make it easier to scan the thoughts of each character contained.
ANALISIS AFIKSASI DALAM KATA-KATA MUTIARA PADA CAPTION DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP Riska Herawati; Dase Erwin Juansah; Sundawati Tisnasari
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4, No 1 (2019): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1783.735 KB) | DOI: 10.30870/jmbsi.v4i1.6236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk kata berimbuhan (Afiksasi) dalam kata-kata mutiara pada caption di media sosial instagram, dan (2) implikasi hasil penelitian terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simak, dokumentasi, dan catat. Teknik analisis data menggunakan metode agih dengan teknik dasar, yaitu teknik bagi unsur langsung. Sumber data berasal dari kata-kata mutiara pada caption di media sosial instagram. Keabsahan data menggunakan triangulasi penyidik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 20 caption di instagram terdapat 87 data afiks yang ditemukan dalam kata-kata mutiara pada caption di media sosial instagram meliputi, 31 buah prefiks, 18 buah sufiks, 4 buah infiks, 16 buah konfiks, dan 18 buah klofiks.Data afiks yang memiliki frekuensi kemunculan paling banyak, yaitu prefiks sebanyak 31 buah, sedangkan afiks yang memiliki frekuensi kemunculan paling sedikit, yaitu infiks sebanyak 4 buah. Hasil analisis dapat diimplikasikan terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMP dengan membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran materi teks deskripstif di SMP Negeri3 Serang kelas X (sepuluh) semester 1.
APRESIASI SASTRA PESERTA DIDIK TINGKAT DASAR (STUDI KASUS SDIT IRSYADUL IBAD PANDEGLANG, BANTEN) Nur Seha; Dody Kristianto
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v3i2.5235

Abstract

Kajian ini berpijak pada tindak apresiasi sastra siswa didik tingkat dasar terhadap karya sastra anak. Kajian bertujuan untuk mengetahui tingkat apresiasi sastra siswa didik tingkat dasar terhadap dua cerita anak dan satu cerita rakyat yang terdapat dalam antologi cerita anak dan cerita rakyat yang diterbitkan Kantor Bahasa Banten tahun 2016. Responden penelitian adalah tiga puluh (30) siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Irsyadul ‘Ibad di Kabupaten Pandeglang. Teori yang digunakan dalam kajian ini adalah resepsi sastra, sedangkan metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Berdasar pada pengamatan di kelas, kajian ini menghasilkan beberapa hal yaitu (1) kemampuan membaca puisi para responden masih sebatas pada puisi auditorium yang dibaca dengan suara lantang; (2) kemampuan menceritakan ulang para responden masih harus ditingkatkan lagi; serta (3) kemampuan mengapresiasi cerita para responden cukup baik meskipun ada kecenderungan penurunan dari satu cerita ke cerita lain. Peserta juga kesulitan dalam menangkap unsur tema cerita.
Kesetiaan yang Keras Arip Senjaya
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.788 KB) | DOI: 10.30870/jmbsi.v1i1.1664

Abstract

Kesetiaan dalam kepenyairan mungkin hanya dapat dilihat dari bentuk-bentuk ucap puisi yang dijaga tiap-tiap penyair, bukan pada sikap masing-masing mereka dalam memberi pemandangan atas hidup. Akan sukar kita melihat kesejajaran keduanya, dan mungkin hanya dengan kebetulan-kebetulan saja keduanya duduk sama tinggi. Sekali penyair membangun sikap pandang pada hidup dan itu jelas dalam sebuh puisi, kita tak usah berharap ia akan setia dengan pandang yang sama pada puisi lainnya. Kecuali penyair kita andaikan sebagai penjaga ‘moral tamat’ yang memegang teguh kebenaran tertentu dan ia ada di bumi semata untuk tujuan tunggal. Tapi pada bentuk, kita masih bisa menduga, siapa pun ia, akan lebih tahan dalamnya. Berbagai kumpulan puisi Acep Zamzam Noor, Afrizal Malna, Agus R Sarjono, Joko Pinurbo, Hanna Fransisca, dll., juga para penyair sebelum mereka, adalah kisah tentang ketahanan masing-masing dalam bentuk ucap masing-masing.
RAGAM BAHASA PADA JEJARING SOSIAL FACEBOOK DAN PENGGUNAANNYA SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Saroh Saroh; Dase Erwin Juansah
Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (707.187 KB) | DOI: 10.30870/jmbsi.v3i1.3746

Abstract

As the most preferred social networking, facebook also become the most prolific media examples to show the language used in the community in various ways. Language varieties that appear extremely varied, ranging from formal language to more familiar one. Variety of language is language variations or demands to use different language styles depending on places, topics, speakers, medium, and so on. The purpose of this study was to determine the suitability of language varieties in students’ facebook status of SMA Negeri 1 Cipanas Lebak year 2016/2017 with teaching materials selection criteria in order to use it in teaching Indonesian for senior high school. This is a qualitative research with content analyze technique. The method used in this study was observation with the tapping technique. In addition, this study used data collection method in the form of literature studies and interviews. In this study 100 data were taken and classified into language varieties. The result showed the type of language varieties in the form of (1) a variety of language, kronolek, (2) Colloquial, (3) ken, (4) slang, (5) jargon, (6) familiar, (7) formal, and (8) casual. Based on the analysis of the selection criteria for instructional materials reinforced by interviews and questionnaires, facebook status can be used as an alternative material language learning material in editing errors and identifying standard and non-standard language, so that learning can be more interesting and fun.

Page 4 of 21 | Total Record : 207