cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Perancangan Tempat Penyimpanan Jarum untuk Meminimasi Defect Produk Celana Jeans pada Proses Sewing di PT XYZ Menggunakan Metode QFD Hana Qatrunnada; Marina Yustiana Lubis; Sheila Amalia Salma
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7272

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan yang memproduksi celana jeans dengan menerapkan sistem make to stock. Berdasarkan data produksi perusahaan periode Januari 2020 sampai Desember 2021 terdapat sembilan jenis defect. Persentase jumlah produk defect melebihi batas toleransi yang ditetapkan oleh perusahaan yaitu sebesar 5%. Salah satu proses yang bermasalah yaitu pada proses sewing. Penyelesaian masalah menggunakan metode DMAI (define, measure, analyze, improve). Pada tahap define dilakukan identifikasi CTQ produk, identifikasi CTQ proses, dan identifikasi masalah pada setiap tahapan proses. Pada tahap measure, dilakukan perhitungan stabilitas dan kapabilitas proses. Pada tahap analyze, dilakukan analisis akar permasalahan persyaratan proses yang tidak terpenuhi menggunakan diagram fishbone, dan 5 whys. Dari analisis akar permasalahan dilakukan analisis prioritas perbaikan menggunakan tool FMEA. Kemudian, diketahui bahwa faktor yang berpengaruh yaitu jarum-jarum ada pada satu wadah. Sehingga untuk memperbaiki proses sewing yang bermasalah agar meminimasi frekuensi defect, maka dilakukan tahap improve yaitu perancangan usulan alat bantu tempat jarum agar operator dapat menaruh jarum-jarum pada tempatnya masing-masing menggunakan Quality Function Deployment. Spesifikasi tempat jarum yang diusulkan memiliki panjang 17 cm, lebar 10 cm, dan tinggi 3 cm. Tempat jarum memiliki 3 sekat dengan material yang digunakan yaitu MDF. Hasil dari rancangan usulan alat bantu tempat jarum ini diharapkan akan membantu dalam mengurangi jumlah defect pada perusahaan sebanyak 41.24% dan meningkatkan level sigma yang semula 3.77 sigma menjadi 3.84 sigma.
Pengaruh Pemahaman Konsep terhadap Pembelajaran Konsep Dasar Pendidikan Kewarganegaraann SD ditinjau dari Sikap Kemandirian Sri Wartulas; Dian Purwaningsih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7273

Abstract

Pendidikan kewarganegaraan seolah merupakan suatu subjek yang memiliki urgensi tinggi di negara manapun. Pentingnya penyampaian pendidikan kewarganegaraan membuat subjek pendidikan kewarganegaraan merupakan suatu subjek yang wajib untuk diajarkan pada berbagai tingkat pendidik mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. Salah satu komponen utama dalam pendidikan kewarganegaraan adalah konsep dasar pendidikan kewarganegaraan. Guna memahami pendidikan kewarganegaraan secara utuh sudah seharusnya jika pemahaman terhadap konsep dasar pendidikan kewarganegaraan merupakan suatu hal yang harus diperhatikan dengan baik. Pembelajaran konsep dasar pendidikan pada sekolah dasar dipengaruhi oleh pemahaman konsep yang dapat ditinjau dari kemandirian mahasiswa dalam bersikap. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pemahaman konsep terhadap pembelajaran konsep dasar pendidikan kewarganegaraan yang dilihat dari aspek kemandirian yang dimiliki oleh mahasiswa. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif yang menggunakan data primer. Data yang digunakan pada penelitian ini diambil oleh peneliti dengan cara melakukan observasi. Analisis data menggunakan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara kemandirian mahasiswa terhadap kemampuan memahami konsep. Begitu juga kemampuan memahami konsep tersebut memiliki pengaruh yang positif dan signifikan dalam pembelajaran konsep dasar pendidikan kewarganegaraan. Maka, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran konsep dasar pendidikan kewarganegaraan membutuhkan sikap kemandirian dan kemampuan memahami konsep dari mahasiswa.
Analisa Promosi Agrowisata Talaran Setara Desa Karya Maju Gunawan Wibisono; Marheini Fajar Kurniawati; Muzahid Akbar Hayat
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa Promosi Pariwisata Agrowisata Talaran Setara, untuk menganalisis secara mendalam Faktor-faktor apa saja yang menjadi Pendukung dan Penghambat dalam menjalankan Promosi Pariwisata Agrowisata Talaran Setara, dan untuk menganalisa apa yang yang membuat wisatawan berkunjung ke Agrowisata Talaran Setara. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi, jumlah informan 13 orang, terdiri dari 5 orang pengelola, 6 orang wisatawan dan 2 orang pedagang, analisa data menggunakan metode triangulasi. Lokasi penelitian Agrowisata Talaran Setara Desa Karya Maju Kecamatan Marabahan. Hasil penelitian: Promosi Agrowisata Talaran Setara yang dilakukan Desa Karya Maju ialah dengan melakukan branding pada media sosial, karena pada era global saat ini media sosial merupakan media paling efektif untuk memperkenalkan sesuatu hal dengan cepat kepada masyarakat luas. Faktor yang menjadi pendukung, Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati dan Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata Barito Kuala serta Masyarakat setempat sangat mendukung dengan keberadaan obyek wisata Agrowisata Talaran Setara, Faktor yang menjadi penghambat, karena Covid-19, lemahnya SDM, aparatur dan tenaga pengelola industri pariwisata sehingga kualitas pelayanan masih rendah, Obyek Wisata belum memenuhi standar Sapta Pesona. Yang membuat wisatawan berkunjung ke Agrowisata Talaran Setara karena ingin tahu tata kelola, udaranya yang sejuk, keindahan nuansa alam, dan untuk mengobati rasa penasaran.
Hubungan Kinerja Pegawai dalam Pelayanan Publik di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Kuala Gunawan Wibisono
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7275

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana hubungan Kinerja Pegawai Dalam memberikan pelayanan Publik di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Kuala. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif korelasional. Penelitian deskriptif korelasional artinya peneliti berusaha menggambarkan dan kemudian mencoba menghubungkan adanya kaitan antara variabel independen (masyarakat) terhadap variabel dependen (pegawai). Hasil penelitian, menemukan bukti yang cukup berhasil, hal ini dapat dibuktikan, bahwa penampilan pegawai dinilai sudah cukup baik; kinerja pegawai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dirasakan sudah cukup baik; kesungguhan pegawai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dinilai sudah cukup memuaskan; kesiapan pegawai dalam membantu dan melayani masyarakat dinilai sudah cukup baik dan bijaksana, sikap pegawai yang selalu terbuka dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat sangat baik bagi percepatan kemajuan organisasi dan kedewasaan berpikir para pegawai; dan sikap pegawai yang selalu menjaga dan memelihara kepentingan publik sangat berpengaruh terhadap citra Kementerian Agama Kabupaten Barito Kuala dalam memberikan pelayanan yang profesional.
Need Asesmen Non Tes Bimbingan Dan Konseling Dalam Layanan Penempatan Dan Penyaluran Siswa Asmadin Asmadin; Silvianetri Silvianetri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7277

Abstract

Perancangan program BK Komprehensif berbasis data yang sistemik, menjangkau individu dan subsistem, Semua pekerjaan inti (layanan) dalam bimbingan konseling baik konseling individual, konseling kelompok, bimbingan kelompok, pemberian informasi, dan lain sebagainya haruslah berpangkal dari hasil asesmen yang memadai. Tanpa asesmen yang berkualitas tidak akan ada program bimbingan dan konseling komprehensif, berkualitas, dan mampu mencapai tujuan layanan dengan tuntas, baik dalam fungsi kuratif, maupun perseveratif, apalagi fungsi pengembangan (developmental) dan pencegahan (preventif). Asssesmen adalah penilaian terhadap diri individu guna pemberian pelayanan bimbingan dan konseling agar sesuai dengan kebutuhan, kondisi, dan masalah konseli. bimbingan dan konseling perkembangan adalah program bimbingan yang didasarkan atas beberapa prinsip berdasarkan kebutuhan semua anak dalam proses perkembangan, terfokus pada bagaimana anak belajar dan mendorong perkembangan. Assessment teknik non tes paling banyak digunakan oleh konselor. Prosedur perancangan, pengadministrasian, pengolahan, analisis, dan penafsirannya relatif lebih sederhana sehingga mudah untuk dipelajari dan dipahami.
Pengaruh Model Pembelajaran Picture and Picture terhadap Hasil Belajar Siswa pada Subtema 2 Pengalamanku disekolah Kelas II SD Negeri 124405 Pematangsiantar Riska Juliana Manurung; Yanti Arasih Sidabutar; Rio Parsaoran Napitupulu
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7279

Abstract

Studi ini dilatar belakangi oleh kebenaran dimana tengah rendahnya hasil belajar siswa dikelas II SD Negeri 124405 Pematangsiantar. Hal ini terlihat dari hasil belajar tematik pada subtema 2 pengalamanku disekolah masih kurang bervariasi karena masih menggunakan pendekatan konvensional atau ceramah. Riset ini berniat buat memahami cekaman dari replika penerimaan picture and picture pada hasil membiasakan murid kategori II SD Negeri 124405 Pematangsiantar. Populasi studi ini adalah semua murid kategori II SD Negeri 124405 Pematangsiantar yang berjumlah 22 kandidat jaga (kategori pengkajian) serta semua kategori II SD Negri 124394 Pematangsiantar yang berjumlah 23 kandidat jaga (kategori pengawasan) T.A 2022/2023. Instrumen yang dipakai dalam dalam studi ini adalah pre-test serta post-test yang berwujud masalah essay yang pernah dites. Hasil studi pada tingkat 0.05 memberitahukan terdapatnya konsekuensi dari tiruan pengajian pengkajian picture and picture pada hasil berlatih murid pada subtema II pengalamanku disekolah kategori II SD Negeri 124405 Pematangsiantar. berasas tilikan yang dilakoni data dari ponten pre-test serta post-test memberitahukan apabila bilai sig (2-tailed) 0.05 < 0.05 alkisah Ho ditolak serta Ha diperoleh alhasil studi ini mampu disimpulkan apabila kedapatan konsekuensi yang signifikansi antara kenaikan hasil berlatih kandidat jaga dengan mengenakan tiruan pengajian pengkajian picture and picture dalam meninggikan hasil berlatih kandidat jaga yang tidak mengenakan tiruan pengajian pengkajian picture and picture.
Korelasi Antara Fomo Syndrome Dengan Self-Esteem Pada Siswa Kelas XI SMAN 1 Alalak Eka Sri Handayani; Farial Farial; Agidya Puput Bertisya
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7280

Abstract

Perkembangan internet yang cepat membentuk perilaku FoMO yaitu rasa cemas serta takut tertinggal informasi yang sedang trending. Berhubungan dengan FoMO yang membuat manusia mengalami ketakutan dan menyebabkan individu mengikuti individu lainnya, maka harga diri dari individu tersebut menjadi rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara FoMO dengan self-esteem pada siswa kelas XI SMAN 1 Alalak. Tujuan hipotesis dalam penelitian ini adalah memperoleh hubungan FoMo dengan self-esteem pada siswa kelas XI SMAN 1 Alalak. Pengumpulan data menggunakan alat ukur berupa angket model sekala likert, dengan metode teknik rendom sampling. Populasi siswa kelas XI berjumlah 139 orang. Teknik analisis menggunakan analisis korelasi product moment dengan bantuan aplikasi SPSS versi 25. Menunjukan hasil anlaisis data bahwa terdapat hasil signifikan antara FoMO dengan self-esteem pada siswa kelas XI SMAN 1 Alalak. Dengan arah hubungan dari kedua variabel pada penelitian tersebut adalah positif yang mana hipotesis tersebut diterima.
Sosialisasi Dampak Positif dan Negatif Media Sosial pada siswa di Sekolah Dasar Negeri 88 Pekanbaru Latifa Nabila; Raysa Putri Nabila
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7281

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji penggunaan media sosial oleh siswa sekolah dasar, dampak penggunaan media sosial pada siswa sekolah dasar, dan bagaimana cara penggunaan media sosial yang baik. Kegiatan pengabdian yang telah dilakukan oleh tim pengabdi dilaporkan dalam penelitian ini secara spesifik dan akan focus pada sosialisasi dampak positif dan negatif media sosial . Namun media sosial ini malah menjadi momok yang sangat menakutkan bagi beberapa peserta didik, apalagi mereka yang menyalahgunakan media sosial bukan untuk kepentingan belajar. Tetapi di balik dampak buruk media sosial, ada juga dampak positifnya seperti membantu pelajar pada era digital seperti sekarang ini. Dengan adanya media sosial pelajar dapat dengan mudah berkomunikasi dengan orang lain, sehingga mereka mempunyai wawasan dan pengetahuan yang luas. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah pemberian materi, pemecahan masalah dan games (kuis). Adapun hasil dampak positif dan negatif media sosial adalah sebagai sarana berkomunikasi, memperluas jaringan pertemanan, dan sarana mengembangkan keterampilan dan bakat. Sedangkan dampak negatif media sosial adalah Susah bersosialisasi terhadap orang sekitar, Terlupakannya bahasa formal dan mudahnya penyebaran gambar atau video yang kurang baik bagi anak anak. Oleh karena itu, berhsti- hatilah dalam menggunakan media sosial serta media sosial juga dapat mendorong para siswa untuk menyalurkan bakat dan keterampilannya pada media sosial.
Kontribusi Tafsir Maudhu'i Dalam Kajian Konseling Qur’ani Asmadin Asmadin; Irman Irman; Yondris Yondris; Yulia Roza
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7282

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kontribussi tafsir maudhu’i tafsir maudhu’iatau  tafsir  tematik dapat diformulasikan sebagai suatu tafsir yang berusaha mencari jalan keluar dari masalah-masalah yang timbul seputar al-Quran    tentang    kejadian-kejadian    baru    dengan    jalan menghimpunkan   ayat-ayat   yang   berkaitan   dengannya. Kemudian dianalisismelalui ilmu-ilmu bantu yang relevan dengan  masalah-masalah  yang  dibahas,  sehingga  dapat melahirkan konsep-konsep baru yang akurat dari al-Qurantentang    masalah  yang  dibahas.  Metode  yang  relatif  baru dan  dianggap  aktual  dalam  penafsiran al-Quranberangkat dari  satu  kesatuan  yang  logis  dan  saling  berkaitan  antara satu sama lainnya. Jadi tidak ada satupun kontradiksi ayat-ayat al-Quran,  hal  ini  semakin  jelas  sebagaimana  yang ditegaskan  pula  di  dalam al-Quran itu  sendiri. afsir maudhu’I mempunyai  dua  bentuk: Pertama, pembahasan  mengenai  satu  surat  secara  menyeluruh dan  utuh  dengan  menjelaskan  maksudnya  yang  bersifat  umum dan khusus, menjelaskan korelasi antara beberapa masalah yang dikandungnya,  sehingga  surat  initampak  utuh  dan sempurna, sebagai   contoh   adalah   surat   Saba. Kedua, mengumpulkan beberapa ayat  dari banyak surat  yang serupa yang  sama-sama membicarakan masalah   tertentu. Kemudian ayat-ayat itu dirangkai sedemikan  rupa pada satu  tema pokok bahasan  dan selanjutnya ditafsirkan secara maudhu’i. Cara yang demikian ini disebuttafsir maudhu’i.
Budaya Sintuwu Sebagai Kearifan Lokal Di Desa Tindoli Kecamatan Pamona Tenggara Kabupaten Poso Imran Imran; Dwi Septiwiharti; Nasran Nasran
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7283

Abstract

Penelitian ini di arahkan untuk mengidentifikasi nilai-nilai yang terkandung dalam budaya sintuwu dan mendeskripsikan upaya yang dilakukan Masyarakat Desa Tindoli dalam melestarikan budaya sintuwu. Hasil penelitian (1) Budaya sintuwu di Desa Tindoli mengandung makna kesediaan untuk berbagi kehidupan dengan orang lain demi kehidupan itu sendiri, sarat dengan berbagai aktivitas sosial yang bertujuan untuk membantu sesama demi kebaikan dan kesejahteraan, baik dalam hal materi maupun tenaga, memiliki nilai-nilai yang baik bagi kelangsungan hidup masyarakat. Budaya sintuwu memiliki nilai solidaritas, nilai persatuan, nilai sopan santun, nilai toleransi, dan nilai demokrasi. (2) Upaya pelestarian budaya sintuwu yaitu melalui culture experience, dimana masyarakat terlibat langsung dalam pelaksanaan budaya sintuwu baik dengan materi ataupun tenaga dalam kegiatan pesta, duka, kerja bakti, membangun rumah ataupun dalam pekerjaan sehari-hari, serta mulai melibatkan generasi muda dalam pelaksanaan budaya sintuwu. Kemudian melalui culture knowledge, yaitu baik pemerintah maupun lembaga adat menyampaikan tentang pentingnya budaya sintuwu kepada masyarakat melalui kegiatan-kegiatan kemasyarakatan dan juga dalam pertemuan-pertemuan yang di adakan dengan masyarakat Desa Tindoli.