cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Pengembangan E-Modul Berbasis Kontekstual dan Karakter Tema 7 Indahnya Keragaman Dinegeriku Kelas IV SDN Kepatihan Desfi Dwi Lestari; Suyoto Suyoto; Nur Ngazizah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7429

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk (1) mengetahui prosedur Mengembangkan E-modul berbasis kontekstual dan karakter tema 7 indahnya keragaman dinegeriku kelas IV sekolah dasar. (2) Mengetahui Kelayakan E-modul berbasis kontekstual dan karakter tema 7 indahnya keragaman dinegeriku. Desain penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate). Desain yang digunakan uji coba terbatas dan uji coba lebih luas. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, angket, dan tes. Instrumen yang digunakan lembar validasi, lembar angket respon peserta didik, lembar keterlaksanaan pembelajaran. Subjek penelitian peserta didik kelas IV SD Negeri kepatihan. Penelitian ini menghasilkan: (1) dihasilkan E-modul berbasis Kontekstual dan Karakter. (2) Dasar layak digunakan berdasarkan aspek kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Pada aspek kevalidan dilakukan dengan validasi dosen dan guru mendapatkan persentase 90,3% kategori sangat valid. Aspek kepraktisan respon peserta didik saat uji coba terbatas rata-rata persentase 84,7%, uji coba luas mendapat rata-rata persentase 87,9%. Dilihat dari hasil respon peserta didik dan hasil keterlaksanaan pembelajaran e-modul mendapatkan kriteria sangat praktis. Keefektifan e-modul dilihat dari ketuntasan hasil belajar pada uji coba terbatas dengan persentase sebesar 80% dan kategori tuntas serta uji coba lebih luas mendapatkan persentase sebesar 92,8% dengan kategori tuntas sehingga e- modul berbasis kontekstual dan karakter dinyatakan efektif untuk digunakan dalam sebuah pembelajaran.
Keefektifan Model Contextual Teaching And Learning (CTL) Terhadap Pemahaman Konsep Matematika Materi Pecahan Pada Siswa Kelas III SD Negeri 98 Palembang Fitri Handayani; Erfan Ramadhani; Arief Kuswidyanarko
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penerapan model pembelajaran contextual teaching and learning (CTL) terhadap pemahaman konsep matematika materi pecahan pada siswa kelas III SD Negeri 98 Palembang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang digunakan dalam penelitian ini pre-Eksperimental design berupa one group prettest-posttest design. Sampel yang diambil adalah kelas IIIA yang berjumlah 26 siswa, berdasarkan perhitungan uji normalitas menggunakan uji Liliofers, menunjukkan data pencapaian hasil belajar matematika materi pecahan siswa pada pretest memiliki Sig. > 0,05 yaitu sebesar 0,106 sedangkan untuk postest Sig. > 0,05 yaitu sebesar 0,112, dari variabel pencapaian hasil belajar materi pecahan siswa berdistribusi normal. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t menggunakan Paired Sample T-test, Sig. (2-tailed) sebesar 0,00. Jadi dapat dikatakan bahwa Asymp. Sig (2-tailed) < 0,05, maka sesuai dengan hipotesis penelitiannya ditolak dan diterima. Dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah diberikan perlakuan
Efektivitas Model Pembelajaran Think Pair Share (Tps) Terhadap Pemahaman Materi Bilangan Bulat Siswa Kelas IV SD Negeri 166 Palembang Nafila Amalia; Erfan Ramadhani; Arief Kuswidyanarko
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7431

Abstract

Pembelajaran tematik merupakan suatu pembelajaran yang memadukan beberapa mata pelajaran dalam satu tema untuk memberikan pengalaman bermakna bagi siswa. Pengalaman bermakna maksudnya, anak memahami konsep-konsep yang telah mereka pelajari itu melaui pengalaman langsung dan menghubungkannya dengan konsep lain yang sudah mereka pahami. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran tematik, faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi dalam pelaksanaan pembelajaran tematik pada pembelajaran daring di MIS Amal Ikhlas Sumberjo Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Metodologi penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif jenis pendekatan naturalistik yang berusaha mengamati, mendeskripsikan, menginterperestasi pengalaman atau tindakan suatu kejadian yang terjadi pada saat sekarang. Sumber data yang digunakan adalah kepala sekolah, wali kelas dan siswa. Teknik analissi data ada empat tahap, yaitu Pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi Hasil penelitian yang dilakukan yaitu: Pada tahap pelaksanaan merujuk pada RPP yang telah disusun, pendidik menggunakan Whatsapp dengan fasilitas voice note untuk menyampaikan materi pembelajaran dan menggunakan Video call untuk menyampaikan materi berupa gambar atau tulisan yang tidak dipahami dengan menggunakan papan tulis. Kemudian pendidik memancing diskusi dan menguji pemahaman siswa dengan cara bertanya dengan memanggil siswa satu persatu. Selanjutnya guru memberikan tugas dan dikumpul seminggu sekali. Faktor pendukung dan penghambat, faktor pendukung: orang tua yang mendampingi dan dukungan orang tua seperti fasilitas handphone dan kuota internet. Faktor penghambat: waktu yang singkat dan terbatas, jarang melakukan praktik, kurangnya keseriusan siswa dalam melaksanakan pembelajaran dan jaringan. Dengan demikian dapat disimpulkan implementasi pembelajaran tematik pada pembelajaran daring, layak diterapkan oleh guru sebagai satu solusi untuk meningkatkan pembelajaran.
Pengaruh Disiplin Belajar dan Gaya Belajar Terhadap Hasil Belajar Pada Masa Pandemi Covid-19 di SMP Tri Jaya Medan Tahun Ajaran 2021/2022 Eva Vronika Hasugian; Sarah Yuni Br Tarigan; Dapot Tua Manullang; Injen Pardamean Butarbutar
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS Kelas VIII selama Pandemi Covid-19 Di SMP Tri Jaya Medan.Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitaf. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik Simple Random Sampling (sampel acak sederhana) yaitu pengambilan sampel acak sederhana memberi kesempatan yang sama bagi setiap anggota populasi untuk menjadi sampel penelitian dengan menggunakan nomor undian. Pada penelitian ini terdiri dari 2 kelas dimana cara pemilihan sampelnya dilakukan dengan cara,peneliti memberikan kesempatan yang sama bagi setiap siswa untuk menjadi sampel penelitian dengan cara menggunakan nomor undian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh signifikan antara disiplin belajar dan gaya belajar terhadap hasil belajar siswa kelas VIII SMP Tri Jaya Medan.Hasil uji koefisien determinasi (R2) = 0,230 menunjukkan bahwa pengaruh variabel X1 dan X2 secara simultan terhadap variabel Y sebesar 23,0% sedangkan 20,6% sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan oleh peneliti dalam penelitian ini.
Penerapan Strategi Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan (PAIKEM) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMP Gajah Mada Medan Pada Mata Pelajaran IPS Ekonomi Tahun Ajaran 2022/2023 Adhe Novtriandani Damanik; Layasina Simbolon; Renawita Octavia Situmorang; Hanna Ria Tampubolon; Mian Siahaaan
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPS Ekonomi dengan menerapkan strategi Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAIKEM) pada kelas VIII SMP Gajah Mada Medan tahun ajaran 2022/2023. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) dengan pendekatan kualitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VIII A yang berjumlah 28 siswa dengan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar siswa, dokumentasi, dan lembar observasi aktivitas belajar siswa untuk melihat aktivitas belajar siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 27 Juli s/d 23 Agustus 2022. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa kelas VIII SMP Gajah Mada Medan meningkat setelah diberikan tindakan penerapan strategi Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAIKEM). Jumlah rata rata hasil belajar siswa pada siklus I (70,35%) dan pada siklus II meningkat (78,93%). Jumlah yang memenuhi standar ketuntasan minimal belajar pada siklus I hanya 17 siswa (60,71%) dan pada siklus II yang tuntas mencapai 24 siswa (85,72%). Peningkatan hasil belajar siswa sebesar 25,1%.
Pola Asuh Orang Tua dalam Tinjauan Psikologi Perkembangan Anak Usia Dini Anidah Inayah; Nilna Azizatus Shofiyyah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7435

Abstract

Penelitian ini mengacu pada konsep perkembangan masa prenatal dalam perspektif Islam dan Barat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif analitik. Adapun pengumpulan data dalam penelitian ini diambil dari sumber tertulis. Sumber data yang digunakan meliputi sumber primer dan sekunder. Sumber primer yaitu hal-hal yang menggambarkan pola asuh orang tua terhadap anak dalam tinjauan psikologi perkembangan anak usia dini. Data sekunder yaitu buku-buku yang relevan, teknik pengumpulan data, uji keabsahan data, analisis data meliputi kontent analisi atau analisis isi. Hasil penelitian yang peneliti amati adalah bahwa. Pola asuh rang tua adalah cara orang tua berinteraksi dengan anak dalam memelihara, mengarahkan dan mendidik anak menuju pada proses pendewasaan. Pengasuhan yang diterapkan oleh orang tua sangat dominan pengaruhnya dalam membentuk kepribadian anak sejak dari kecil sampai anak tumbuh menjadi dewasa sehingga orang tua harus menerapkan pengasuhan yang tepat dan ideal bagi anaknya. Orang tua yang salah menerapkan pengasuhan akan membawa akibat buruk bagi perkembangan jiwa anak. Tentu saja orang tua diharapkan dapat menerapkan pengasuhan yang bijaksana atau menerapkan pengasuhan yang setidak-tidaknya tidak membawa kehancuran atau merusak jiwa dan watak seorang anak.
Meningkatkan Mutu Tenaga Pendidik Melalui Implementasi Perencanaan Strategis Disekolah Menengah Pertama Andi Warisno
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 3 No. 2 (2021): JPDK
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v3i2.7439

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan perencanaan strategis dalam peningkatan kualitas pendidik. Untuk menjawab masalah penelitian digunakan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang dianalisis yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Kemudian dilakukan uji validitas data dengan teknik triangulasi sumber dan teknik penelitian. Hasil penelitian ini adalah pelaksanaan renstra di SMP Negeri 24 Bandar Lampung sudah baik, diantaranya: Kepala madrasah melakukan beberapa langkah perencanaan yaitu membentuk tim khusus sebagai inisiator pembuatan renstra dari berbagai sumber yang mumpuni. , membagi kelompok dengan tugas masing-masing; mengidentifikasi dan mengkaji berbagai peraturan perundang-undangan dan kebijakan madrasah tentang peningkatan kualitas pendidik; mewujudkan visi, misi, dan nilai-nilai madrasah; menganalisis SWOT. Kegiatan ini dibantu oleh tim yang dibentuk; mengidentifikasi isu-isu strategis yang dihadapi. Pelaksanaan renstra di SMP Negeri 24 Bandar Lampung meliputi beberapa tindakan seperti mempersiapkan pelaksanaan kegiatan dengan mengadakan pertemuan untuk menentukan kegiatan yang akan dilaksanakan dan sasaran utama kegiatan serta penanggung jawab kegiatan dan anggota mereka. Dalam pemilihan sasaran seperti pelatihan, kepala madrasah melakukannya secara acak. Selama pelaksanaan, kepala madrasah memastikan komunikasi yang baik antar anggota. Selain itu, kepala madrasah bersama yayasan juga mengontrol pelaksanaan kegiatan. Evaluasi perencanaan strategis dilakukan secara berkala. Evaluasi pada pertemuan awal tahun, membahas program dan kegiatan yang akan dilaksanakan untuk tahun berikutnya, penyusunan rencana jadwal kegiatan dan penanggung jawab kegiatan. Pada akhir semester, pertemuan membahas program-program yang telah dilaksanakan, hambatan-hambatan yang terjadi selama kegiatan, dan program/kegiatan yang tidak dapat dilaksanakan pada tahun tersebut dan akan dilaksanakan pada tahun berikutnya.
Manajemen Internalisasi Karakter Religius Melalui Sistem Kesiswaan Di Madrasah Tsanawiyah Negeri Andi Warisno
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i1.7440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana teknik internalisasi karakter religius pada siswa melalui sistem manajemen siswa di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Tulang Bawang dan bagaimana model pembentukan karakter religius melalui sistem manajemen siswa di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Tulang Bawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan dengan tiga pengumpulan data, yaitu: observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dianalisis menggunakan model analisis data interaktif dari Miles dan Huberman, dengan tahapan: pengumpulan data, pengumpulan data, penyajian dan penarikan data serta pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan kredibilitas, ketergantungan, dan kesesuaian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknik internalisasi karakter religius pada siswa melalui sistem manajemen siswa di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Tulang Bawang melalui 4 (empat) proses, yaitu: (a). proses perencanaan dilakukan dengan memberikan pengetahuan/informasi teoritis; (b). Proses pelaksanaan melalui kegiatan ubudiyah dan ekstrakurikuler; (c). Proses pembiasaan melalui pembentukan budaya religius, (d). monitoring (evaluasi) secara terus menerus berupa pemberian kartu monitoring kegiatan ubudiyah dan ekstrakurikuler serta melalui tawasukh (gotong royong) mengingatkan dengan keteladanan dan penilaian masyarakat. Model internalisasi karakter religius pada siswa melalui sistem manajemen siswa di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Tulang Bawang meliputi 3 tahap, yaitu: tahap transformasi nilai (moral knowing), tahap transaksi nilai (moral feeling/moral loving), dan transinternalisasi. panggung (perbuatan moral/moral)
Menjawab Tantangan Era Society 5.0 Melalui Inovasi Kurikulum Merdeka Di Sekolah Dasar Linda Feni Haryati; Ashar Pajarungi Anar; Anik Ghufron
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7441

Abstract

Era society 5.0 merupakan sebuah era yang menuntut manusia untuk mampu survive dalam menghadapi tantangan dan persaingan yang begitu ketat. Segala aktivitas manusia pada era ini tidak dapat dilepaskan dari penggunaan teknologi. Salah satu upaya untuk menghadapi era tersebut adalah dengan melakukan inovasi kurikulum. Kurikulum yang dikembangkan untuk menjawab tantangan pada era tersebut adalah kurikulum merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan pentingnya inovasi kurikulum di sekolah dasar dalam menjawab tantangan era society 5.0. Artikel ini juga mengulas aspek apa saja yang ditawarkan oleh kurikulum merdeka dalam rangka menjawab tantangan tersebut. Penelitian menggunakan metode kepustakaan. Sumber data berupa hasil-hasil penelitian yang telah dipublikasikan dalam jurnal, conferen prosiding, teori-teori yang relevan, peraturan kementrian, dan sumber lain yang relevan. Berdasarkan kajian berbagai literatur tersebut inovasi kurikulum merupakan sebuah keharusan. Dunia pendidikan mau tidak mau harus meningkatkan mutu pembelajaran dengan perkembangan zaman. Kurikulum merdeka sebagai bentuk inovasi kurikulum telah menawarkan berbagai terobosan dalam menjawab tantangan abad 21. Untuk menjawab tantangan di era society 5.0, kurikulum merdeka telah memfasilitasi pembelajaran yang berbasis internet of things, augmented reality serta penggunaan artificial intelligence dalam pembelajaran. Inovasi yang ditawarkan dalam kurikulum merdeka diharapkan dapat membekali siswa agar memiliki keterampilan dalam menjawab persaingan global. Dalam kurikulum merdeka siswa dituntut agar dapat mengembangkan keterampilan secara mandiri serta memiliki pengetahuan dan kecakapan teknologi. Pembelajaran didesain agar dapat mengembangkan kecakapan utama yang terdiri dari critical thinking, communication, collaboration, dan creativity
Manajemen Pendidikan Karakter Siswa Di Sekolah Menengah Pertama Andi Warisno
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.7449

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengelolaan pendidikan karakter pada siswa di SMP Muhammadiyah 1 Palembang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa fungsi manajemen yang dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 1 Palembang adalah (1) perencanaan pendidikan karakter dengan menetapkan nilai-nilai karakter yang dikembangkan di sekolah, mempersiapkan pendidik dan tenaga kependidikan, mengkaji dokumen terkait pelaksanaan pendidikan karakter, dan mensosialisasikan kebijakan kepada seluruh warga negara. sekolah, orang tua siswa, dan masyarakat terkait; (2) Pelaksanaan pendidikan karakter dengan mengintegrasikan muatan pendidikan karakter yang telah dirumuskan ke dalam semua mata pelajaran serta dalam kegiatan yang terprogram atau terencana; Mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam kegiatan sehari-hari di sekolah berupa pembiasaan dan keteladanan; dan membangun komunikasi dan kerjasama antara sekolah dan orang tua siswa; (3) Evaluasi pendidikan karakter dilakukan melalui evaluasi program; evaluasi proses; dan evaluasi hasil