cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Strategi Pembiasaan Bahasa Indonesia Dengan Pendekatan Konstektual Di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Ulum Probolinggo Lailatul Izzah; Yulina Fadilah; Devy Habibi Muhammad
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10399

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui strategi pembiasaan bahasa indonesia dengan pendekatan konstektual di madrasah ibtidaiyah nurul ulum probolinggo. Di Madrasah Ibitidaiyah Nurul Ulum desa kerpangan selatan kecamatan leces kabupaten probolinggo masih sulit menerapkannya karena terbiasanya dan nyaman peserta didik berkomunikasi dengan bahasa daerah kesehariannya (bahasa madura), kurang nya perhatian dan dukungan dari orang-orang terdekat mereka akan pentingnya bahasa Indonesia yang menjadi satu-satunya alat komunikasi pemersatu bangsa Indonesia, terkadang peserta didik mau berbicara bahasa indonesia, tetapi masih bercampuran bahasa Indonesia dan bahasa keseharian mereka, sehingga membuat mereka merasa takut dan malu untuk berbicara bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang berupa deskriptif, dimana kejadiannya tersebut terjadi secara real ,sehingga bisa mengetahui permasalahan yang ada di Madrasah Ibtidaiyah Nurul Ulum. Hasil penelitian ini menggunakan tujuh komponen diantaranya: kontrutivisme, bertanya, menemukan, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi, dan penilain sebenarnya. dengan menggunakan pendekatan konstektual  disini masih mengalami hambatan-hambatan seperti susahnya beradapatasi karena perbedaan bahasa antara buku ajar yang digunakan dengan bahasa keseharian peserta didik, pembiasaan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, mengayomi peserta didik agar mau untuk pembiasaan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di lingkungan sekolah, pendidik harus melakukan pendampingan secara bertahap.
Strategi Guru Dalam Membentuk Nilai Kebersamaan Melalui Pendidikan Karakter Di MI Darul Hidayah Probolinggo Sofia Sofia; Yulina Fadilah; Devy Habibi Muhammad
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10400

Abstract

Berdasarkan hasil observasi di MI Darul Hidayah Kademangan, terdapat berbagai karakter yang dimiliki oleh peserta didik. Meskipun karakter yang dimiliki berbeda-beda hal tersebut tidak menjadikan hambatan bagi siswa dalam bersosialisasi maupun melaksanakan proses pembelajaran. Siswa saling membantu satu sama lain yang merasa kesulitan dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana strategi guru kelas rendah dalam membentuk nilai kebersamaan melalui pendidikan karakter di Madrasah Ibtidaiyah. Dalam hal ini, peneliti menggunakan jenis pendekatan kualitatif yang bersifat deskripsi. Informan penelitian diantaranya : Kepala Sekolah, Guru Kelas, dan peserta didik. Instrumen penelitian berupa hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah data diperoleh maka peneliti perlu menganalisis data dengan menggunakan reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Adanya penelitian ini bertujuan agar guru mengetahui bagaimana strategi ataupun metode pembelajaran yang digunakan dalam membentuk nilai kebersamaan melalui pendidikan karakter. Karena tentu saja setiap kelas akan memiliki masing-masing cara dalam proses pelaksanaanya dan dalam pembentukan nilai kebersamaan guru tidak hanya menggunakan proses pembelajarannya sebagai program kegiatan akan tetapi guru juga mencatumkan kebiasaan yang diterapkan terhadap siswa.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbantu Macromedia Flash Pada Keterampilan Menyimak Untuk Siswa Kelas V Sekolah Dasar Lika Apreasta
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10401

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterampilan menyimak peserta didik yang masih kurang. Rendahnya kemampuan menyimak menyebabkan peserta didik belum dapat menangkap isi materi pelajaran yang diberikan secara penuh. Kesulitan dalam memilih media yang cocok untuk materi masih dialami oleh pendidik sehingga berpengaruh pada pada hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bermaksud untuk menghasilkan media Pembelajaran Interaktif berbantu Macromedia Flash pada Keterampilan Menyimak untuk siswa kelas V SD yang Valid, praktis dan efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (R&D). Model penelitian yang digunakan adalah Model ASSURE dengan tahap-tahap: (1) analyze learner characteristics, (2) state performance objectives, (3) select methods, media and materials, (4) utilitize materials, (5) requires learner participation, (6) evaluation and revisi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh Validitas media interaktif oleh tim validator ahli yang berjumlah 5 orang, menunjukan bahwa media interaktif memperoleh rata-rata 87,794% (sangat valid). Praktikalitas media interaktif yang dinilai dari angket respon pendidik dan peserta didik terhadap media interaktif yang berjumlah 1 pendidik dan 12 peserta didik kelas V di SDN 53/II Penual memperoleh rata-rata 84,758% (sangat praktis). Efektivitas media interaktif memperoleh rata-rata 75% (efektif). Sehingga dapat dikatakan dengan efektif digunakannya media interaktif ini pada proses pembelajaran di kelas V SDN 53/II Penual.
Analisis Pojok Baca dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi dan Numerasi Siswa di Sekolah Dasar Haziratul Qudsya; Yuni faska ayu; Cindy melinda putri; Sintia maharani; Sari Maharani; Regita Faradila Eka Fitri; Akhmad Faisal Hidayat
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10403

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengambar analisis pojok baca dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa di sekolah dasar. Mengartikan kemampuan berliterasi sebagai kemampuan mengakses, memahami, dan menggunakan sesuatu secara cerdas melalui berbagai kegiatan, antara lain membaca, melihat, menyimak, menulis, dan atau berbicara. Salah satu akses literasi ini adalah pojok baca kelas sebagai perpustakaan mini yang dihadirkan dalam kelas sehingga lebih mendekatkan dan mengakrabkan lagi siswa dengan bahan bacaannya dan komunitas jari menari. Penelitian ini dilakukan di SDN 47 Kota Jambi , Penelitian ini menggunakanpendekatan kualitatif deskriptif dan dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan literasi pojok baca kelas belum terlaksana secara menyeluruh karena hanya ada 3 sekolah yang memiliki pojok baca kelas masing-masing 1 sampai 2 kelas saja pojok bacanya. Padahal seruan ini sudah dicanangkan oleh pemerintah sejak tahun 2015 untuk mengembalikan budaya baca anak, alasan yang mendasar oleh sekolah adalah keterbatasan dana dan minimnya pengalaman dalam mendesain pojok baca kelas. Dilihat dari eksistensi daya baca anak memberikan gambaran bahwa siswa sangat menyambut baik kehadiran pojok baca di kelasnya ditandai dengan aktivitas dan antusias siswa dalam membaca buku bacaan sebelum pelajaran dimulai dan pada saat jam istrahat.
Pengaruh Terapi Zikir Terhadap Kecemasan Ibu Hamil Primigravida Trimester III Pra-Persalinan di Poskesdes Desa Ciporeat Siti Nuroh; Zulkipli Lessy; Yudiana Yudiana
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10405

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh terapi zikir terhadap kecemasan ibu hamil primigravida trimester III di Poskesdes Desa Ciporeat. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif, dengan sampling jenuh, teknik pengolahan data menggunakan uji validitas, uji reliabelitas dan uji hipotesis. Berdasarkan analisis data, pengaruh terapi zikir terhadap kecemasan ibu hamil pra melahirkan memiliki korelasinya 69.8% dapat dikatakan kuat. Artinya terdapat hubungan positif yang kuat antara terapi zikir dan kecemasan ibu hamil. Sedangkan uji koefisien regresi diperoleh nilai Sig 0.012 ? 0.05, artinya ada pengaruh terapi zikir terhadap kecemasan ibu hamil pra melahirkan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terapi zikir secara efektif dapat membantu subjek dalam mengatasi kecemasan tersebut.
Penerapan Model Pembelajaran Ctl ( Contextual Teaching And Learning ) Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti Kelas Xi Di Sma Negeri 2 Kecamatan Bukik Barisan Septia Gingga Yolanda; Salmi Wati; Arifmiboy Arifmiboy; Junaidi Junaidi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10409

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi bahwa dalam kegiatan pembelajaran yang berlangsung guru PAI kurang memberikan penekanan kepada siswa dalam kegiatan memberikan tugas yang berhubungan dengan pengamatan di masyarakat. Dalam penerapannya terdapat kekurangan dalam kegiatan tanya jawab antar siswa. Siswa perempuan lebih aktif dalam bertanya dibandingkan dengan siswa yang laki-laki. Dari permasalahan yang ada peneliti tertarik untuk meneliti penerapan model pembelajaran kontekstual pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas XI di SMA Negeri 2 Kecamatan Bukik Barisan dan faktor penghambatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perencanaan dan penerapan dari model pembelajaran kontekstual. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang menggambarkan tentang penerapan model pembelajaran CTL (contextual teaching and learning) pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas XI di SMA Negeri 2 Kecamatan Bukik Barisan. Dalam mengumpulkan data peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisisnya peneliti menggunakan langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Untuk menguji kreadibilitas dan kevalidan data peneliti mengecek data yang sudah diperoleh dari berbagai intrumen penelitian yaitu guru, kepala sekolah dan siswa dengan menggunakan triangulasi sumber, triangulasi peneliti dan triangulasi metode. Sehingga menghasilkan kesimpulan yang kredibel. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan model CTL (contextual teaching and learning) pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas XI di SMA Negeri 2 kecamatan bukik barisan dimulai dari perencanaan guru dalam mempersiapkan pembelajaran dengan membuat RPP yang menjadi pedoman guru dalam kegiatan belajar mengajar yang dilakukan di dalam kelas. Penerapan model pembelajaran CTL dalam pembelajaran dilakukan melalui tiga kegiatan yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Inti dalam penerapan model kontekstual adalah terdapat pada komponen-komponennya. Yaitu konstruktivisme (constructivism), inkuiri (inguiry), bertanya (guestion), masyarakat belajar (learning community), pemodelan (modeling), refleksi (reflection), dan penilaian sebenarnya (authentic assessment). Penelitian ini dilatar belakangi bahwa dalam kegiatan pembelajaran yang berlangsung guru PAI kurang memberikan penekanan kepada siswa dalam kegiatan memberikan tugas yang berhubungan dengan pengamatan di masyarakat. Dalam penerapannya terdapat kekurangan dalam kegiatan tanya jawab antar siswa. Siswa perempuan lebih aktif dalam bertanya dibandingkan dengan siswa yang laki-laki. Dari permasalahan yang ada peneliti tertarik untuk meneliti penerapan model pembelajaran kontekstual pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas XI di SMA Negeri 2 Kecamatan Bukik Barisan dan faktor penghambatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perencanaan dan penerapan dari model pembelajaran kontekstual. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang menggambarkan tentang penerapan model pembelajaran CTL (contextual teaching and learning) pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas XI di SMA Negeri 2 Kecamatan Bukik Barisan. Dalam mengumpulkan data peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisisnya peneliti menggunakan langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Untuk menguji kreadibilitas dan kevalidan data peneliti mengecek data yang sudah diperoleh dari berbagai intrumen penelitian yaitu guru, kepala sekolah dan siswa dengan menggunakan triangulasi sumber, triangulasi peneliti dan triangulasi metode. Sehingga menghasilkan kesimpulan yang kredibel. Dari penelitian yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa penerapan model CTL (contextual teaching and learning) pembelajaran pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas XI di SMA Negeri 2 kecamatan bukik barisan dimulai dari perencanaan guru dalam mempersiapkan pembelajaran dengan membuat RPP yang menjadi pedoman guru dalam kegiatan belajar mengajar yang dilakukan di dalam kelas. Penerapan model pembelajaran CTL dalam pembelajaran dilakukan melalui tiga kegiatan yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Inti dalam penerapan model kontekstual adalah terdapat pada komponen-komponennya. Yaitu konstruktivisme (constructivism), inkuiri (inguiry), bertanya (guestion), masyarakat belajar (learning community), pemodelan (modeling), refleksi (reflection), dan penilaian sebenarnya (authentic assessment).
Upaya Peningkatan Hasil Pembelajaran dengan Menggunakan Media Alat Peraga (Molymod) dan Kreativitas dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Pelajaran Kimia Kelas X di SMKN 6 Kota Tangerang Sri Tri Purwaningsih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10411

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya peningkatan hasil pembelajaran dengan menggunakan media alat peraga (molymod) dan kreativitas dalam meningkatkan prestasi belajar pelajaran kimia kelas X di SMKN 6 Kota Tangerang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dengan dua siklus. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Terdapat pengaruh yang positif yang signifikan antara pembelajaran dengan menggunakan media alat peraga (molymod) terhadap prestasi belajar kimia sub pokok bahasan Hidrokarbon; 2) terdapat pengaruh positif yang signifikan antara kreatifitas terhadap prestasi belajar kimia sub pokok bahasan Hidrokarbon; 3) tidak terdapat interaksi pembelajaran dengan menggunakan media alat peraga (molymod) dan kretaifitas terhadap prestasi belajar kimia. Berdasarkan hasil penelitian terbukti bahwa adanya pengaruh yang signifikan antara variable pembelajaran dengan prestasi belajar kimia siswa. Tetapi perlu diingat persiapan dalam mengajar dengan menggunakan media alat peraga (molymod) perlu dipersiapkan dengan sebaik mungkin dari segi perlengkapannya yaitu edektifitasnya dan efisiensinya.
Mengukur Motivasi dan Hasil Belajar Siswa dalam Konsep Bangun Ruang Pada Muatan Pelajaran Matematika Kelas V SD Strada Santa Maria Tangerang Asteria Ciptaningtyas; Caecilia Ega Palmawati; Yohanes Wisnu
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur motivasi dan hasil belajar siswa dalam konsep bangun ruang kelas V SD Strada Santa Maria Tangerang. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur apakah motivasi ada hubungannya dengan hasil belajar siswa yang ada di SD Strada Santa Maria Tangerang. Variabel yang menjadi penelitian ini adalah motivasi, sedangkan variable terikatnya adalah hasil belajar. Populasi penelitian adalah siswa/siswi kelas V yang berjumlah 122 orang. Pengambilan populasi sampel penelitian sebanyak 95 siswa. Pengumpulan data menggunakan angket atau kuesioner. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan Analisis deskriptif. Hipotesis yang dirumuskan dalam penelitian ini adalah untuk motivasi dan hasil belajar siswa dalam konsep bangun ruang kelas V SD Strada Santa Maria Tangerang dan untuk mengetahui perbandingan tidak signifikan antara motivasi belajar dan hasil belajar siswa pada pelajaran matematika konsep bangun ruang kelas V SD Strada Santa Maria Tangerang (HO) dan perbandingan yang signifikan antara motivasi belajar dan hasil belajar siswa pada pelajaran matematika konsep bangun ruang kelas V SD Strada Santa Maria Tangerang (H1). Dari penelitian yang dilakukan didapatkan hasil bahwa butir pertanyaan kuesioner valid karena korelasi lebih besar dari tabel korelasi yang memiliki nilai 9,34 yang didapat dari r tabel. Instrumen penelitian memiliki realibilitas yang baik dengan hasil penghitungan cronbach’s alpha diatas 0,84 secara konsisten. dengan sample yang ada dan melalui distribusi kuesioner pada responden serta analisis validitas, normalitas, uji korelasi dan uji regresi didapatkan kesimpulan bahwa perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai topik ini. Namun untuk butir-butir instrumen pada penelitian ini sudah valid dan reliabel sehingga dapat digunakan dan dikembangkan pada penelitian selanjutnya. Saran bagi pengajar dapat menggunakan metode mengajar yang lebih inovatif dan menarik perhatian siswa sehingga daoat termotivasi untuk mencapai kompetensi yang dimiliki oleh siswa.
Peran Bimbingan Konseling Dalam Pembentukan Karakter Anak Selly Syahfitri; Alya Rahmayani Harahap; Syaputri Wijayanti; Annisa Arrumaisyah Daulay
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10414

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran bimbingan konseling dalam membentuk karakter anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu metode dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Subjek penelitian ini adalah sepuluh orang siswa kelas lima SD Swasta Harapan Paya Bakung. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, yaitu memberikan sejumlah pertanyaan yang harus dijawab oleh narasumber dengan sejujurnya tanpa ada yang ditutupi. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa anak-anak tersebut memiliki karakteristik yang belum sesuai dengan yang peneliti harapkan seperti mereka masih sering berbohong, tidak membantu pekerjaan rumah seperti mencuci tempat makannya sendiri sehabis makan dan pekerjaan ringan lainnya yang bisa mereka bantu dan kerjakan. Karakteristik anak-anak pada usia ini seperti gemar bermain, aktif bergerak dan sering mencontoh hal yang dilakukan oleh orang dewasa yang ada disekitarnya.
Akuntansi Murabahah Dalam Aplikasinya Pada Perbankan Syariah Sesuai PSAK 102 (Studi Reguler) Ikhsan Abdullah; Arief Hidayat Tumanggor; Saparuddin Siregar
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10425

Abstract

Dengan pandangan masyarakat terhadap keberadaan Ekonomi Islam di tanah air, Perbankan Syariah pun berkembang saat ini. Ekonomi syariah yang berkembang didukung oleh peningkatan Perbankan Syariah. Akuntansi syariah digunakan untuk membuat laporan keuangan yang diatur dalam PSAK. Akuntansi Murabahah adalah produk Perbankan Syariah yang memberikan pinjaman kepada masyarakat untuk membeli barang dengan keuntungan yang disepakati bersama dengan cara akad. Akuntansi syariah diatur dalam PSAK No. 102. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan literatur tentang Penerapan Akuntansi Murabahah di Perbankan Syariah apakah sudah sesuai dengan PSAK 102. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan cara mengkaji , mencerna, membaca dan menganalisis buku, literatur, catatan, dan jurnal serta hasil penelitian terdahulu yang bersangkutan atau terkait dengan pembahasan masalah, kemudian disaring dan dituangkan ke dalam kerangka teori.Hasil penelitian yang ada menunjukkan bahwa masih terdapat bank syariah yang tidak menerapkan PSAK No. 102 secara lengkap. Ada satu Baitul Mal wat Tamwil (BMT) yang tidak mengakui diskon sebagai pengurang biaya perolehan aset murabahah, sedangkan dalam PSAK Syariah 102 diskon harus diakui sebagai pengurang biaya perolehan aset. Justru diskon tersebut diakui sebagai diskon pelunasan piutang dan salah satu Joint Berkah Amanah (BTH), pada saat terjadi penurunan Aset Murabahah, BTH tidak mengakuinya sebagai beban dan mengurangi nilai aset, diskon didapat dari pemasok setelah akad dan tidak disepakati dalam akad murabahah BTH tidak mengakuinya sebagai pendapatan operasional lainnya.Dari hasil analisis yang diamati, seluruh Perbankan Syariah telah menerapkan PSAK No. 102, namun terdapat beberapa perusahaan yang belum sepenuhnya menerapkannya.