cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Perkembangan Motorik Pada Anak Usia Dini Indri Ariani; Raisya Nafilah Lubis; Salsabila Henrita Sari; Yohana Fransisca; Fauziah Nasution
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10444

Abstract

Pada Penelitian ini  penulis membahas tentang  mengenai perkembangan motorik pada masa anak usia dini,  dimana perkembangan motorik itu adalah aktivitas perkembangan pengendalian gerakan tubuh melalui kegiatan pusat saraf, urat saraf, dan otot yang terkoordinasi.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan 1) Bagaimana Pengertian Perkembangan 2) Apa itu Perkembangan motorik  pada anak usia dini, 3)Bagaimana Metode Perkembangan Motorik  Pada anak Usia Dini, 4)Apa saja Tujuan Dan Fungsi dari Perkembangan Motorik Anak, 5)Bagaimana saja Kemampuan Gerak Dasar Pada Perkembangan Motorik Anak Usia Dini, 6)Serta apa Kegiatan–Kegiatan Perkembangan Motorik Anak. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif, dari peneltian ini didapatkan bahwa anak yang perkembangan motoriknya baik biasanya pasti sejalan dengan keterampilan sosialnya yang positif. Dengan keterampilan motorik tersebut anak-anak akan dapat bermain bersama dengan teman-temannya, seperti melompat, berlari, bertepuk tangan, dan sebagainya. Selain itu motorik yang bagus juga ditandai dengan cepatnya reaksi motorik anak, semakin baik kooridinasi, dan kerjasamanya. Untuk melatih perkembangan motorik anak sebaiknya dilakukan pemberian rangsangan secara terus menerus, artinya tidak berhenti pada satu rangsangan saja karena belum tentu langsung dapat dikuasai satu kali pemberian stimulasi, ada banyak jenis unsur gerakan yang harus dikuasai oleh anak dalam perkembangan motoriknya. Dengan demikian hal tersebut dapat meningkatkan kepercayaan diri anak dan munculnya rasa bangga baik pada diri sendiri maupun dari orang tua.
Pengaruh Pola Asuh Orangtua Terhadap Kepribadian Anak Sekolah Dasar Usia 7-12 Tahun Dwi Agustia Kurnianingsih; Yusri Khairani Pulungan; Bagus Pribadi; Fauziah Nasution
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10445

Abstract

Pola asuh orang tua sangat berpengaruh terhadap pembentukan kepribadian anak. Khususnya anak sekolah dasar usi 7-12 tahun dimana ia memerlukan arah dan juga belum sempurnanya pembentukan karakter yang baik pada dirinya. Penelitian ini dilakukan melalui studi literatur yang mengkaji dari beberapa sumber buku-buku, artikel dan jurnal-jurnal yang berhubungan dengan pola asuh orang tua terhadap kepribadian anak. Analisis data menggunakan analisis deskripstif, analisis isi, dan analisis kritis. Hasil pengkajian tersebut dijadikan referensi untuk menemukan pengaruh pola asuh orangtua terhadap pembentukan kepribadian anak terutama anak sekolah dasar. Pola asuh orangtua dibedakan menjadi 3 (tiga) yaitu pola asuh otoriter, pola asuh demokratis dan pola asuh permisif. Pada dasarnya setiap pola asuh yang diterapkan orang tua memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi pola asuh orangtua terhadap anak, diantaranya adalah karakteristik keluarga, karakteristik anak, dan lingkungan sekolah. Gaya pengasuhan yang tepat diterapkan pada anak sekolah dasar yang biasanya rata-rata berusia 7-12 tahun adalah pola asuh demokrasi. Dimana pola asuh ini lebih baik dalam mendidik kedisiplinan pada anak tetapi juga lebih fleksibel. Pola asuh ini membuat hubungan orangtua dan anak bersifat hangat dan komunikasi diantara keduanya bersifat mengasuh dan mendukung.
Hubungan Dukungan Orang Tua Dengan Pemantapan Arah Pilihan Karir Siswa Dan Implikasinya Dalam Bimbingan Dan Konseling Ledita Ezy Maulany; Firman Firman; Netrawati Netrawati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10452

Abstract

setiap siswa memiliki kemampuan yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan, kekuatan, kesanggupan, dan daya dalam menentukan arah pilihan karir bagi masa depan mereka. Hal tersebut dikatakana sebagai potensi karir, adapun dalam pemantapan arah pilihan karir siswa salah satunya dipengaruhi oleh faktor dari adanya dukungan orang tua. Selain itu bagaimana peran guru bimbingan dan konseling dalam membantu pemantapan arah pilihan karir siswa di sekolah. Dalam penulisan ini dirancang untuk mendeskripsikan dukungan orang tua, pemantapan potensi karir siswa, dan hubungan antara dukungan orang tua dengan potensi siswa. Metode yang digunakan adalah kajian literatur, yaitu informasi yang didapatkan berasal dari beberapa sumber bacaan seperti buku, laporan atau karangan ilmiah, dan sebagainya
Upaya Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membiasakan Shalat Berjamaah Peserta Didik di SMPN 3 Kinali Saerofah Saerofah; Hidra Ariza; Siska Ramayanti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10453

Abstract

Shalat adalah media komunikasi antara makhluk dan sang khalik. Shalat adalah pencegah dari perbuatan keji dan munkar. Kalau melihat realitas sekarang di kalangan remaja sudah banyak terjadi kelalaian dalam banyak hal. Oleh karena itu, perlu adanya kebiasaan shalat berjamaah di sekolah agar pembiasaan baik sejak dini tertanam dalam diri remaja. Penelitian ini difokuskan pada upaya guru PAI dalam membiasakan shalat berjamaah peserta didik di SMPN 3 Kinali dengan rumusan masalah sebagai berikut: (1) upaya guru PAI dalam membiasakan shalat berjamaah peserta didik (2) faktor pendukung dan penghambat dalam membiasakan shalat berjamaah peserta didik. Untuk mencapai tujuan tersebut menggunakan metode deskriptif kualitatif, adapun pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan analisis deskriptif yang bertujuan untuk menjelaskan aspek yang relevan dengan fenomena yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Guru memberikan contoh (sebagai teladan yang baik), memberikan nasihat yang baik, memberikan hukuman, (2) kerja sama yang baik antara guru PAI dan guru yang lain, upaya guru PAI yang berjalan dengan baik. Dengan diadakan shalat berjamaah di sekolah maka akan menjadikan siswa terbiasa melakukan shalat berjamaah di mana pun dengan tepat waktu. Kegiatan ini sangat baik dilaksanakan karena sesuai dengan kurikulum tentang shalat yang selanjutnya dapat mengaplikasikan kegiatan disekolah maupun di rumah. Kegiatan shalat berjamaah tersebut dengan maksud untuk membiasakan shalat berjamaah peserta didik.
Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Kelas IV SDN 56/1 Desa Aro Dengan Metode Circ Novita Wulandari; Anindyta Laila Amalia; Yoga Andhika Pratama
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10455

Abstract

Membaca mempunyai peranan penting dalam kehidupan. Dalam pendidikan membaca merupakan kunci keberhasilan dalam proses dan hasil belajar Proses pembelajaran memerlukan strategi yang variatif agar peserta didik tertarik mengikuti pembelajaran di dalam kelas dengan perasaan yang senang dan nyaman. Adanya keefektifan di dalam sebuah pembelajaran merupakan hal yang penting, guna tercapainya kualitas kemampuan dan pengetahuan peserta didik sesuai dengan yang diharapkan siswa. Di Sekolah dasar siswa dituntut memliki keterampilan membaca. Keterampilan membaca pemahaman yaitu proses menemukan informasi, memahami isi bacaan, mengerti isi bacaan, menganalisis serta mengevaluasi isi bacaan. Rendahnya keterampilan membaca pemahaman siswa di SD akan memperngaruhi keberhasilan siswa dalam pembelajaran. Dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa, guru dituntut untuk mampu melaksanakan pembelajaran denga model pembelajaran yang tepat. Model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) merupakan salah satu model yang tepat digunakan dalam pembelajaran di sekolah dasar sebagai upaya meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa. Model CIRC merupakan model yang mengajarkan membaca dan menulis pada siswa sekolah dasar secara berkelompok. Model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) diharapkan dapat di gunakan sebagai upaya meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa di Sekolah Dasar.
Penerapan Model Project Based Learning Dengan Pendekatan TPACK Untuk Meningkatkan Keaktifan Peserta Didik Kelas VI SD 55/I Sridadi Pada Mata Pelajaran IPA Willi Maira; Fadhilah Raihani; Nurma Nurma
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10457

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan keaktifan peserta didik agar dapat mengembangkan potensi dirinya dengan menggunakan model Project Based Learning untuk meningkatkan keaktifan peserta didik kelas VI SDN 55/I Sridadi pada materi rangkaian listrik seri dan paralel. Pada semester I tahun pelajaran 2022/2023(September s.d. November 2022). Subjek dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VI SDN 55/I Sridadi yang berjumlah 21 siswa yang terdiri dari 11 siswa putra dan 10 siswa putri. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 (dua) siklus, pada siklus 1 dilakukan dalam 2 kali pertemuan dan pada siklus ke 2 dilakukan dalam 1 kali pertemuan dengan prosedur penelitian meliputi: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan keaktifan peserta didik pada proses pembelajaran
Analisa Kemampuan Membaca Anak Melalui Buku Bergambar Dampak Berakhirnya Pandemi Covid-19 Pada Sekolah Kelas Rendah Idzah Kornila; Muniroh Munawar; Dwi Prasetiyawati; Diyah Hariyanti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10458

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah Analisa Kemampuan Membaca Anak Melalui Buku Bergambar Dampak Berakhirnya Pandemi Covid-19 Kelas I SDN Nginggil Blora” pada siswa anak kelas 1. Hal tersebut permasalahan dalam penelitian ini adalah : Analisa Kemampuan Membaca Anak Melalui Buku Bergambar Dampak Berakhirnya Pandemi Covid-19 Kelas I SDN Nginggil Blora”. Tujuan yang hendak di capai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memperoleh gambaran yang lebih mendalam mengenai kemampuan membaca anak melalui buku gambar dampak berakhirnya pandemi Covid-19 kelas 1 SDN Nginggil Blora. Jenis penelitian ini adalah kualitatif yaitu data yang dikumpulkan dalam bentuk kata – kata , gambar , bukan angka – angka menurut Bogdan dan Taylor. Penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata – kata tertulis atau lisan dari orang – orang dari pelaku yang diamati sebagaimana yang dikutip oleh Lexy J. Meleong. Penelitian deskriptif adalah suatu bentuk penelitian yang ditunjukan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan fenomena-fenomena yang ada, baik fenomena alamiah maupun rekayasa manusia. Populasi yang digunakan adalah seluruh sampel kelas 1 tahun ajaran 2022/2023. Teknik pengambilan data berdasarkan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan Dapat disimpulkan dari siswa kelas I SDN Ninggil Blora yang berjumlah tujuh siswa. Terdapat dua siswa yang masih sangat kurang dalam kemampuan membaca yaitu Ali dan Yoga. Tiga siswa yaitu Mira, Ranti dan Daffa sudah dapat membaca namun masih belajar untuk melancarkan kemampuan membaca agar tidak perlu meng-eja lagi dan dapat membedakan huruf-huruf. Selanjutnya dua siswa lainnya yaitu Bidadari dan Sahwa sudah dapat membaca dengan baik dan lancar, mereka sudah dapat mengenal tanda-tanda bacaan dan dapat membaca secara bebas bacaan-bacaan pada buku atau lainnya.
Review Artikel : Perbandingan Hasil Rendemen Minyak Atsiri Dan Kadar Citronellal Tanaman Serai Wangi (Cymbopogon Nardus) Menggunakan Berbagai Metode Arum Hasanah; Dinda Aisyah; Farida Nur Aeni; Kalina Megia; Nurul Aeni Safitri; Lia Fikayuniar
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10459

Abstract

Minyak atsiri termasuk dalam kelompok metabolit sekunder yang bersifat volatil atau mudah menguap dengan karakteristik fisik berupa cairan kental yang dapat disimpan pada suhu ruang yaitu sekitar 20 – 25 derajat celcius. Salah satu tanaman penghasil minyak atsiri yaitu tanaman Sereh wangi. Tanaman ini sangat mudah tumbuh dan cocok ditanam pada berbagai kondisi tanah, sering digunakan sebagai campuran makanan dan obat-obatan. Kualitas minyak sereh wangi ditentukan oleh komponen utama di dalamnya yaitu kandungan sitronelal dan geraniol. pada artikel ini akan dibahas mengenai metode perolehan yang dapat menghasilkan rendemen minyak atsiri dan kadar citronellal yang tertinggi pada tanaman sereh wangi (Cymbopogon nardus. L). Penelitian dilakukan melalui kumpulan data-data jurnal yang mana pada setiap jurnal di analisis dari tujuan penelitian dan hasil yang di peroleh dalam penelitian. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa rendemen minyak atsiri yang paling tinggi sebesar 94,38% dengan menggunakan metode ekstraksi dan destilasi dengan pelarut etanol 90% dengan bagian yang digunakan adalah daun sereh wangi. Kadar citronellal tertinggi dengan nilai 85,73% diperoleh menggunakan metode destilasi uap dan air dengan bagian yang digunakan berupa batang sereh wangi
The Effect of Using Group Chat Discussion on Whatsapp Into Students’ Vocabulary Mastery Seventh Grade at SMP St Yoseph Medan Bintang Hana Pardede; Sahlan Tampubolon; Febrika Dwi Lestari
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10460

Abstract

This study focuses on kowing the effect of using group chat discussion on whatsapp into student’s vocabulary mastery seventh grade at SMP St Yoseph Medan. This research used experimental quantitative. The population of this study were seventh grade at SMP St Yoseph Medan. This research was conducted with two groups of purposive sampling, namely the experimental class and the control class. The data were collected using the vocabulary test. Data collection is done by giving a test. The test used were pre-test and post-test for both classes. The average score of pre-test in the experimental class is 60 and score of post-test in the experimental class is 79. The average pre-test score of pre-test in the control class is 55 and score of post-test in the control class is 73. The data were analyzed by using the T-test. The results of the calculation show that t count (0,80) is greater than t table (a) 0,03 with degrees of freedom df (57). This means that there was a significant influence of use group chat discussion on whatsapp into student’s vocabulary mastery. So, the null hypothesis (Ho) is rejected and the alternative hypothesis (Ha) is accepted. The result of the study showed that by using whatsApp group chat, the students could improve significantly on vocabulary mastery. Keywords: Group Chat Discussion, WhatsApp, Student’s Vocabulary Mastery.
Efetivitas Penerapan Permainan Tradisional Terhadap Kemampuan Interaksi Sosial Siswa Dalam Pembelajaran Pjok Kelas IV SD Negeri 1 Sungai Dua Kurnia Istifarillah; Endie Riyoko; Ali Fakhrudin
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan permainan tradisional terhadap kemampuan interaksi sosial siswa dalam pembelajaran pjok kelas IV SD Negeri 1 Sungai Dua.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV yang berjumlah 40 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan dokumentasi.Berdasarkan hasil penelitian, terdapat perbedaan antara penerapan permainan tradisional dan interaksi sosial dalam pembelajaran PJOK. Terlihat bahwa rata-rata yang diperoleh siswa kelas eksperimen sebesar 62,43 sedangkan   kelas kontrol sebesar 54,11 artinya kelas tersebut juga mempunyai peningkatan interaksi sosial. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa rata-rata peningkatan penerapan permainan tradisional terhadap kemampuan interaksi sosial siswa dalam pembelajaran PJOK tergolong efektif, dengan pembanding nilai KKM di kelas eksperimen dan kontrol adalah 75. Nilai rata-rata kelas eksperimen lebih tinggi daripada nilai rata-rata kelas kontrol, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan permainan tradisional terhadap interaksi sosial dalam pembelajaran PJOK ini efektif untuk diterapkan.