Jurnal Pendidikan dan Konseling
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles
5,452 Documents
Pengaruh Minat Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VA SDN 10 Sapiran Tahun Ajaran 2022/2023
Rozi Wirtaria;
Aniswita Aniswita;
Elmita Elmita
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11627
Penelitian ini dilatarbelakangi karena banyaknya siswa yang mengeluhkan pelajaran matematika itu sulit sehingga mengakibatkan hasil belajar yang rendah. Hal ini disebabkan minat belajar siswa yang masih rendah. Maka dari itu peneliti tertarik untuk meneliti tentang pengaruh minat terhadap hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian kuantitatif-korelatif, yang dilaksanakan di SDN 10 Sapiran. Penelitian ini dilaksanakan di semester ganjil tahun ajaran 2022/2023. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu metode angket untuk mencari data minat belajar (X) dan metode tes untuk memperoleh data hasil belajar siswa (Y), yang mana tes tersebut berbentuk latihan soal pada materi kecepatan dan debit. Penelitian ini diikuti oleh 24 siswa kelas VA SDN 10 Sapiran sebagai sampel. Teknik analisis data menggunakan analisis linear sederhana. Hasil penelitian ini diperoleh hasil regresi sederhana dengan persamaannya dengan tingkat kesalahan dalam memprediksi sebesar serta nilai t-hitung dengan signifikansi sebesar yang berarti lebih kecil dari . Nilai koefisien korelasi sederhana sebesar dan nilai r product moment diperoleh , dan nilai R Square (koefisien determinasi) . Maka dapat disimpulkan bahwa variabel bebas hanya mampu mendeskripsikan variabel terikat sebesar sedangkan sisanya yaitu dideskripsikan oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian. Sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan antara minat belajar (variabel bebas) dengan hasil belajar matematika siswa (variabel terikat).
Nama Sebagai Simbol Dan Bahasa Gaul
Erwan Efendi;
Syifa Arrahmah;
Muhammad Nur;
Cindy Patikasari
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11628
Bahasa adalah alat komunikasi yang dipakai oleh masyarakat untuk mengekspresikan gagasan yang telah menjadi konsensus bersama. Ekspresi bahasa tersebut menggambarkan kecenderungan masyarakat penuturnya. Oleh karenanya, untuk mempelajari dan menjelaskan bahasa niscaya harus melibatkan aspek-aspek sosial yang mencitrakan masyarakat tersebut. Maka itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara bahasa wanita dan pria, ragam dalam bahasa inggris, dan bagaimana pengalihan bahasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe riset kepustakaan (library research) dan teknik analisis konten (content analysis). Selain itu, pendekatan historis diterapkan guna pendalaman kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara bahasa dan jender merupakan hubungan antara bahasa dan gagasan kita tentang pria dan perempuan, serta menerjemahkan merupakan suatu proses pengalihan bahasa sumber ke bahasa sasaran.
Pelaksanaan Kegiatan Kampus Mengajar Angkatan IV di SD Negeri 173118 Peanajagar Dalam Literasi dan Numerasi
Vina Merina Br. Sianipar;
Serina Angela Sitompul
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11629
Program Merdeka Belajar Kampus Mengajar (MBKM) adalah salah satu program yang diselenggarakan oleh kemendikbud. Program Kampus Mengajar merupakan salah satu program dalam Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang memiliki tujuan untuk mengajar, membnatu teknologi dan membantu administrasi sekolah dan guru. Salah satu sekolah yang menjadi sasaran dari program Kampus Mengajar adalah SDN 173118 Peanajagar Kec. Tarutung Kab. Tapanuli Utara Prov. Sumatera Utara. Pada program kampus mengajar mahasiswa yang ditunjuk untuk mengikutiprogram memiliki tanggung jawab dalam membantu pihak sekolah dalam proses mengajar, membantu adaptasi terhadap teknologi dan membantu administrasi sekolah. Selain itu, mahasiswa Kampus Mengajar memiliki tanggung jawab dalam memperbaiki karakter siswa dan meningkatkan minat belajar siswa. Tujuan dari keikutsertaan mahasiswa dalam program kampus mengajar ini merupakan sebuah proses dalam menambah relasi, menambah pengalaman di luar dunia perkuliahan, mengembangkan wawasan, karakter dan soft skills mahasiswa, mendorong dan memacu pembangunan nasional dengan menumbuhkan motivasi siswa untuk berpartisipasi dalam pembangunan, serta meningkatkan peran dan kontribusi nyata perguruan tinggi dan mahasiswa dalam pembangunan pendidikan di Indonesia.
Collaborative Governance Dalam Pencegahan Kebakaran Hutan Dan Lahan Gambut di Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau
Hashfi Rafdi;
Sadu Wasistiono;
Meltarini Meltarini
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11630
Studi ini membahas Collaborative Governance dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan gambut di Kabupaten Bengkalis. Disebabkan setiap tahunnya kasus kebakaran hutan dan lahan terjadi pada wilayah kabupaten, sehingga mengharuskan bupati untuk menetapkan status siaga darurat bencana kebakaran hutan dan lahan. Upaya pencegahan harus terus dilakukan demi mencapai tujuan terciptanya situasi yang kondusif, tentunya untuk melaksanakan tugas tersebut diperlukan adanya kerjasama dari pemangku kepentingan yang terlibat mulai dari pemerintah, swasta dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses tatakelola kolaboratif yang terjadi dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan gambut serta menganalisis strategi berfikir menggunakan konsep pengukuran strategi baru yaitu analisis SWAR sekaligus mengujinya pada studi empirik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan dengan Teknik pengambilan data berdasarkan hasil wawancara, dokumentasi dan observasi, dan ditinjau dari beberapa literatur serta infrorman dari masyarakat lembaga yang terlibat didalamnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses kolaborasi sudah berjalan dengan cukup baik, hal ini dilihat dari keterlibatan swasta dalam mengupayakan tindakan pencegahan dan kesadaran dari masyarakat cukup tinggi akan bahaya dan sanksi yang akan diterima bila terbukti melakukan tindakan kriminal terhadap hutan dan lahan,Selain itu faktor cuaca sangat mempengaruhi terjadinya bencana karhutla, hal ini ditunjukan melalui pendekatan teori Collaborative Governance Ansell and Gash (2007) dimana penanggulangan karhutla dapat dilihat dari kondisi awal, Desain Kelembagaan dan kepemimpinan fasilitatif yang mempengaruhi proses kolaborasi. Dari hasil analisis SWAR ditemukan beberapa kelemahan, kekuatan serta kewenangan yang menjadi pemerintah daerah terhadap penanggulangan bencana karhutla dengan hasil yang masih perlu banyak di evaluasi dari pemerintah itu sendiri sebelum melakukan kolaborasi.
Model-Model Komunikasi Linear
Erwan Efendi;
Muhammad Ayubi;
Najwa Aulia
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11635
Komunikasi adalah proses,maka model berguna untuk melukiskan proses komunikasi dan dapat membuat kita mengetahui apa itu komunikasi dari sekedar definisi komunikasi tersebut. Maka itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model komunikasi linear, model komunikasi transaksional, model komunikasi konvergensi, dan model komunikasi tiga tingkat. penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan kepustakaan (library research) dan teknik analisis konten (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunikasi memiliki model yang memberikan gambaran tentang struktur dan hubungan fungsional dari unsur atau faktor yang ada di dalam suatu sistem sehingga kita dapat lebih mudah dan komprehensif mengenai struktur dan fungsi dari konteks individual atau organisasi maupun konteks komunikasi dengan masyarakat luas.
Implementasi Program Pendidikan Agama Islam melalui Budaya Religius (Religious Culture) di Sekolah
Teti Sumiati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11637
Sistem Pendidikan Agama Islam merupakan penjabaran dari undang-undang Nomor 20 tahun 2003 Bab III Pasal 4 bahwa pendidikan harus dilaksanakan secara demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia, nilai keagaan, nilai kultural dan kemajemukan bangsa. Tujuan pendidikan agama Islam adalah untuk membimbing dan mendidik seseorang untuk memahami ajaran agama Islam. Diharapkan mereka memiliki kecerdasan berpikir (IQ), kecerdasan emosional (EQ) dan memiliki kecerdasan Spiritual (SQ) untuk bekal hidup menuju kesuksesan dunia dan akhirat. Oleh sebab itu kita perlu memahami dan mengetahui bagaimana pendidikan agama Islam ini bisa menjadi membentuk karate anak-anak yang membiasakan dan menerapkan budaya religious. Melalui penelitian ini kita akan bahas apa itu budaya religious, bagaimana budaya religious ini bisa diimplementasikan di sekolah dan metode dan cara apa yang tepat agar program ini bisa berjalan dengan baik dengan mengedepankan pendidikan agama Islam.
Upaya Meningkatkan Kepercayaan Diri melalui Layanan Konseling Individual dengan Teknik Kursi Kosong di SMK Negeri 4 Kota Jambi
Muhammad Yogi Hadi;
Nelyahardi Nelyahardi;
Affan yusra
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11638
Penelitian ini dilakukan berdasarkan fenomena lapangan yang memperlihatkan bahwa masih terdapat siswa cenderung belum dapat mengoptimalkan kemampuan yang ada di dalam diri. Dibuktikan ketika siswa diberi pertanyaan oleh guru, siswa tersebut tidak dapat menjawab padahal siswa sudah mengetahui jawaban tersebut, faktor tidak percaya diri inilah yang menghambat siswa untuk dapat berkomunikasi dengan baik untuk menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh guru. Selain menjawab pertanyaan, diketahui pula bahwa dalam proses pembelajaran siswa tersebut cenderung pasif, dibuktikan dengan tidak pernah mengajukan pertanyaan atau menanggapi pernyataan guru atau teman-temannya. Selain itu, ketika siswa ditunjuk maju untuk berbicara di depan kelas oleh guru, siswa mengalami kesulitan untuk dapat berkomunikasi dengan baik. Diketahui pula bahwa siswa terlihat kurang aktif dalam memulai komunikasi dengan teman yang ada di sekolah. Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mendeskripsikan upaya meningkatkan kepercayaan diri melalui penerapan layanan konseling individual dengan teknik kursi kosong pada siswa di SMK N 4 Kota Jambi. Penelitian ini tergolong sebagai penelitian tindakan layanan (PTL) dengan pendekatan kualitatif, dengan desain penelitian menggunakan single subject design sehingga dalam penelitia ini hanya terdapat satu orang subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dan lembar observasi. Penelitian dilakukan dengan melakukan layanan konseling individual kepada konseli dan dilanjutkan dengan layanan konseling individual dengan teknik kursi kosong sebanyak tiga intervensi. Hasil penelitian membuktikan bahwa penerapan layanan konseling individual dengan teknik kursi kosong di SMK Negeri 4 Kota Jambi terbukti efektif sebagai upaya meningkatkan kepercayaan diri pada subjek penelitian. Pada awal sebelum dilaksanakan layanan konseling individual dengan teknik kursi kosong diketahui bahwa nilai kepercayaan diri subjek sebesar 50,0% berada pada kategori sedang. Setelah mengikuti pelaksanaan pada intervensi I kepercayaa diri meningkat menjadi 55,0% dan Kembali meningkat 57,5% pada intervensi ke II. Puncak peningkatan terjadi pada intervensi III dimana kepercayaan diri subjek meningkat sebesar 10% dan berada pada kategori yang tinggi. Artinya dalam pelaksanaan 3 intervensi tersebut, kepercayaan diri yang dimiliki oleh subjek penelitian mengalami total peningkatan sebesar 17,5%.
Model Mekanisme Transmisi Kebijakan Moneter dalam Mengatasi Kemiskinan di 5 Negara Asia Tenggara (Kampila)
Abdul Hakim Reza Dalimunthe;
Sukardi Sukardi;
Ahmad Albar Tanjung;
Syukron Arjuna
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11639
Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis mekanisme transmisi kebijakan kebijakan moneter negara mana yang mampu menjadi leading indicator dalam mengatasi Kemiskinan di negara-negara Kamboja, Myanmar, Laos, Filipina dan Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Panel ARDL. Hasil dari panel ARDL adalah jumlah uang beredar dan suku bunga secara panel layak menjadi indikator utama dalam mengatasi kemiskinan di Kamboja, Myanmar, Filipina, Indonesia, Laos namun posisinya tidak stabil dalam jangka pendek dan jangka panjang. Dimana dengan menurunkan Suku Bunga dan meningkatkan jumlah uang beredar dapat mengurangi kemiskinan. Leading indicator utama dalam mengatasi kemiskinan adalah variabel Inflasi jika dilihat dari stabilitas jangka pendek dan jangka panjang, dimana inflasi baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang signifikan dalam mengatasi Kemiskinan dengan tingkat inflasi yang rendah dapat membuat kehidupan masyarakat lebih sejahtera.
Media Pembelajaran Digital sebagai Implementasi Pembelajaran Inovatif untuk Sekolah Dasar
Benedicta Dwi Adventyana;
Hasna Salsabila;
Lara Sati;
Patricia Bunga Juwita Galand;
Yunita Yasmin Istiqomah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11640
Sistem pembelajaran bersifat konvesional memerlukan saran dan prasarana berbentuk media berbasis digital. Pembelajaran menggunakan media digital merupakan salah satu metode pembelajaran yang menarik perhatian bagi peserta didik dikarenakan pembelajaran menggunakan media digital dapat menghilangkan rasa bosan pada siswa dan dapat menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga dapat meningkatkan interaksi terhadap guru dan siswa. Tujuan penelitian ini ialah mendeskripsikan media pembelajaran digital sebagai implementasi pembelajaran inovatif untuk sekolah dasar. Metode yang digunakan ialah menggunakan studi kepustakaa. Hasil yang didapatakan dari penelitian ini, antara lain manfaat media pembelajaran digital, peran media pembelajaran digital dan implementasi media pembealajaran sebagai pembelajaran yang inovatif pada sekolah dasar..
Efektivitas Penggunaan Model Talking Stick dalam Mewujudkan Hasil Belajar yang Meningkat pada Mata Pelajaran IPS Siswa Sekolah Dasar
Patricia Bunga Juwita Galand;
Ratih Setiawati;
Yona Wahyuningsih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11641
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifnya penggunaan Model Talking Stick dalam mata pelajaran IPS demi mewujudkan hasil belajar yang baik bagi siswa sekolah dasar. Model Talking Stick diketahui merupakan model pembelajaran yang dapat melatih peserta didik dalam berpikiri kritis, membiasakan peserta didik untuk dapat mengerti juga memahami materi pelajaran terutama dalam mata pelajaran IPS dengan cepat dan tangkap, melatih peserta didik untuk gemar belajar, melatih peserta didik untuk berani mengajukan pernyataan dan mengungkapkan pendapat. Model Talking Stick juga merupakan model yang membuat suasana pembelajaran menjadi menyenangkan, sehingga hasil belajar peserta didik terutama dalam mata pelajaran IPS dapat meningkat. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur. Studi literatur merupakan metode dengan penelusuran data melalui penelitian sebelumnya yang diperoleh dari Google Schoolar atau Jurnal-Jurnal terpublikasi. Hasil Penelitian menunjukan dengan penggunaan Model Talking Stick yang efektif dapat mewujudkan peningkatan pada hasil belajar siswa sd dalam mata pelajaran IPS.