cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Ritual Petani Marapu (Makna Simbolik Ritual Petani Marapu di Desa Wunga Kabupaten Sumba Timur) Diana Andayani Djoh; Denisius Umbu Pati; Ospensius Kawawu Taranau
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11642

Abstract

Kebudayaan masyarakat Desa Wunga merupakan perilaku masyarakat yang dilakukan dengan cara menghormati leluhur-leluhur melalui suatu kepercayaan yang disebut sebagai marapu. Metode penelitian adalah pendekatan kualitatif dengan pola deskriptif-eksploratif. Penelitian dilaksanakan bulan Maret sampai Desember 2018. Lokasi penelitian Desa Wunga, Kecamatan Haharu, Kabupaten Sumba Timur. Pengambilan sampel menggunakan teknik purpove sampling. Informan yang dipilih berjumlah enam orang, dua orang sebagai informan kunci yaitu pemimpin agama/tua-tua adat (Rato) dan empat orang sebagai informan utama atau petani desa Wunga. Jenis pengumpulan data yakni data primer dan data sekunder. Teknik analisa data adalah kualitatif. Hasil penelitian Kepercayaan marapu berfungsi untuk menjembatani hubungan dengan Alkhalik sebagai yang tertinggi. Mereka percaya adanya Tuhan atau Alkhalik yang tidak boleh secara sembarang disapa oleh manusia. Untuk itu, Marapu berfungsi untuk menjembatani hubungan dengan Alkhalik sebagai sebagai pemilik semesta alam yang ada. Marapu diyakini juga sebagai pengatur, pemelihara alam semesta yang mewujudkan kekuatan ilahi dalam bentuk tanda- tanda alam (kilat, gempa bumi, dan lain-lain), maupun dalam bentuk benda-benda (gunung, batu, pohon, emas yang dikeramatkan dan sebagainya). Makna Simbolik Ritual Petani Marapu ditandai dengan praktik atau ritual yang dijalankan masyarakat Wunga dalam bertani maupun berternak ialah seluruh kegitan tersebut dilakukan melalui ritual/ kepercayaan marapu mulai dari persiapan hingga panen dan beberapa ternak disiapkan sebagai pelengkap dari ritual tersebut. Melalui ritual ditemukan makna diproyeksikan dalam bentuk rumah adat orang Sumba dengan arsitektur dan fungsinya yang menggambarkan posisi serta.
Analisis Problematika Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas terhadap Motivasi Belajar Siswa Tigor Sitohang; Rolan Manurung; Anelia Histi Harianja; Winri A Sihotang
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11643

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis problematika pembelajaran tatap muka terbatas terhadap motivasi belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi literatur atau kepustakaan dengan menggunakan sumber data sekunder yang dikumpulkan melalui buku teks, e-book, jurnal ilmiah, berita dan lain sebagainya. Pengujian validitas data menggunakan tahapan yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa problematika pembelajaran tatap muka terbatas dialami oleh guru maupun siswa dapat berpengaruh pada motivasi belajar siswa. Beberapa problematika pembelajaran tatap muka terbatas diantaranya keterbatasan menunjukkan bahwa terdapat problematika dalam penggunaan perangkat pembelajaran yang meliputi keterbatasan waktu dan kesulitan guru dalam merealisasikan RPP. Problematika penyampaian materi yang meliputi tidak adanya media pembelajaran, kemasalasan siswa dalam membaca, kesulitan siswa dalam membedakan teks narasi dengan fabel. Problematika pengelolaan kelas yang meliputi anggapan siswa bahwa guru galak, cara mengajar yang susah dipahami, dan kesulitan guru dalam mengondisikan kelas serta membedakan siswa yang sudah paham dan belum paham. Upaya guru dalam mengatasi problematika yang terjadi selama proses pembelajaran adalah perbaikan RPP serta cara mengajar dengan menambahkan media dan lebih memperhatikan kebutuhan siswa.
Warisan Bahasa Melayu Kerajaan Riau-Lingga Hafizah Askacita
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11644

Abstract

Kerajaan Riau-Lingga adalah kerajaan yang bercorak melayu yang ada di bawah Semenanjung Malaya. Kerajaan ini memiliki warisan Bahasa Melayu yang kemudian menjadi lingua franca di Nusantara yang dalam perkembangannya menjadi dasar dari Bahasa Indonesia. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui peran warisan Bahasa Melayu Kerajaan Riau-Lingga. Penulisan ini menggunakan metode library research. Penulis menemukan bahwa bahasa melayu telah menjadi lingua franca dalam perdagangan sejak abad 1 M, bahasa melayu menjadi bahasa ilmu pengetahuan setelah terbitnya Kitab Pengetahuan Bahasa, dan Kongres Bahasa Indonesia I dan 2 menegaskan bahwa Bahasa Indonesia dasarnya berasal dari Bahasa Melayu dialek Riau (kepulauan).
Pengaruh Tingkat Pendapatan UMKM Terhadap Kesejahteraan Pemiliknya di Pasar Kuliner Padang Panjang Vibiola Ananda Putri; Sakdanur Nas; Gani Haryana
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11645

Abstract

Permasalahan yang kerap dirasakan oleh pedagang yaitu tingkat pendapatan bersih yang diperoleh oleh pedagang tidak stabil setiap bulannya. Hal ini juga akan berdampak terhadap kesejahteraan yang dirasakan oleh pedagang tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh tingkat pendapatan UMKM terhadap kesejahteraannya di pasar kuliner Padang Panjang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan datanya menggunakan angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan terhadap tingkat pendapatan UMKM terhadap kesejahteraann pemiliknya di Pasar Kuliner Padang Panjang. Dengan adanya penelitian ini pedagang UMKM dapat unttuk meningkatkan kesejahteraan dengan cara meningkatkan pendapatan bersih yang diterima
Upaya Mengembangkan Sikap Cinta Allah dan Rasul Sejak Dini melalui Metode Kisah di RA Al-Hidayah Pancur Batu Cindi Octavia; Muhammad Basri; Dhea Dwita Putri
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11646

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya mengembangkan sikap cinta Allah dan Rasul sejak dini melalui metode kisah di RA Al-Hidayah Pancur Batu. Menjadi penting bahkan urgen untuk memberikan perhatian yang lebih pada ranah pendidikan anak di usia dini. Dengan adanya sikap percaya pada anak usia dini, meliputi yaitu tiruan, tidak reflektif verbalis dan ritualis bertanya-tanya anthromorphis dan egosentris. Bertanya-tanya menyebabkan anak-anak bercita-cita untuk mendengarkan cerita yang berkaitan dengan tokoh-tokoh berhala, termasuk kajian tentang keagungan Allah dan Rasul-Nya. Mereka mengungkapkan dengan cerita. Metode cerita dapat mengembangkan sikap cinta kepada Allah dan Rasul bagi anak usia dini, karena lewat mendengar cerita, mereka akan tumbuh rasa mengagumkan mampu menjadi landasan tumbuhnya sikap cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.
Upaya Meningkatkan Kualitas Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPA melalui Metode Demonstrasi di Sekolah Dasar Khairunnisa Khairunnisa; Aufa Aufa; Ainun Mardiah; Lutfi Aulia; Nurul Sakinah; Wahyu Azhari
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11647

Abstract

Memilih metode yang terbaik dalam pembelajaran adalah cara yang paling jitu untuk meningkatkan kualitas belajar siswa terutama anak SD pada pembelajaran IPA, Oleh karena itu metode demonstrasi adalah metode yang tepat, sebagai mana hasil dari penelitian kami yang menyatakan bahwa pada siklus I sudah mulai ada peningkatan namun belum mencapai target karena masaih 50% siswa yang mendapatkan nilai tuntas, kemudian pada siklus ke II pembelajaran sudah memenuhi target karena rata-rata siswa mendapatkan nilai 90 dan 100% siswa mendapatkan nilai Tuntas dengan demikian metode demonstrasi bisa di jadikan metode yang tepat untuk menyampaikan materi terutama materi IPA. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan penelitian dilaksanakan dalam waktu tiga hari yakni dari tanggal 25 Oktober 2022-27 oktober 2022, serta subjek penelitianya adalah guru dan murid.
Kecerdasan Intelektual dalam Al-Qur’an Dzul Fadhli Sya’bana; Sukandi Sukandi; Saripah Aini; Ahmad Darlis; Asnil Aidah Ritonga
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11648

Abstract

Tafakkara (berpikir) dalam surat Al-Baqarah dan Fahima (pemahaman) dalam surat Al- Anbiya’, merupakan terma kecerdasan intelektual dalam agama Islam (bersumber dari al-Qur’an) dan memiliki banyak arti, termasuk keterikatan pada setiap orang, serta makna dari setiap ayat Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kecerdasan intelektual dalam al-Qur’an. Untuk memperoleh data dengan cara membaca beberapa buku dan artikel, mengolah dan merekam bahan penelitian, serta memanfaatkan metode kualitatif deskriptif dan penelitian kepustakaan yang dikutip dalam tulisan ini. Berdasarkan penelitian ini dapat dijelaskan sebagai berikut: (1) Bagaimana orang-orang cerdas disebutkan dalam Al-Qur'an; (2) Fungsi kecerdasan intelektual; (3) Aspek Kecerdasan Intelektual dalam Al-Qur'an; (4) Kajian Kecerdasan Intelektual dalam Al-Qur'an; (5) Cara berpikir orang cerdas; (6) Pembedaan antara orang berakal dan orang berakal; dan (7) Proposisi tentang kecerdasan intelektual dalam Alquran.
Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam bagi Anak Usia Dini di TK Islam Terpadu Al-Farabi Indra Prasetia; Amiruddin Amiruddin; Nuraini Nuraini; Arnisa Naddya; Abdu Mizar Ridho; Susanti Susanti; Nur Aisah Nur Aisah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11649

Abstract

Usia dini merupakan masa keemasaan (golden age) bagi anak-anak, karena pada usia ini anak-anak pertumbuhan dan perkembangan fisik dan mental yang luar biasa. Pada masa ini juga merupakan periode pembentukan watak, kepribadian dan karakter. Usia dini juga menjadi masa terpenting bagi anak, karena merupakan masa pembentukan kepribadian yang utama. Oleh karena itu, penting diberikan stimulus pendidikan agama sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pengembangan kurikulum pembelajaran agama Islam di TK Islam Terpadu Al-Farabi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data ini diperoleh dari referensi ilmiah kredibel berupa buku dan artikel ilmiah. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) Konsep pengembangan kurikulum PAI di pendidikan anak usia dini; (2) Penerapan konsep pendidikan agama Islam pada pendidikan anak usia dini; (3) Perencanaan pembelajaran pendidikan agama Islam; (4) Implementasi pembelajaran pendidikan agama Islam di pendidikan anak usia dini. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam adalah keseluruhan kegiatan pendidikan yang meliputi pembimbingan, pembinaan dan pengembangan potensi diri manusia sesuai dengan bakat, kadar kemampuan dan keahlian masing-masing yang bersumber dan bemuara kepada Allah swt.
Pendidikan Teknologi dalam Al-Qur’an Sabilla Hidayani Br. Tarigan; Hairil Anwar; Ika Wirdani; Ahmad Darlis; Asnil Aidah Ritonga
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11650

Abstract

Pendidikan teknologi dapat disimpulkan bahwasanya teknologi merupakan suatu alat yang mana alat ini untuk mempermudah segala pekerjaan manusia itu sendiri. Dengan teknologi seluruh umat manusia jadi sangat mudah dalam melakukan pekerjaannya. manfaat teknologi ini khususnya bagi dunia pendidikan sangat lah penting, karena dapat memudahkan pendidik maupun peserta didik mempermudah dalam proses pembelajarannya. Dalam penulisan ini, penulis menggunakan metode library research yang mana penulis berusaha mencari sumber-sumber bacaan melalui buku, jurnal, dan tafsir untuk mengkaji dan membahas ini. Tata cara tafsir tahlili merupakan tata cara yang digunakan seseorang mufasir dalam menyingkap ayat hingga pada kata- perkatanya, serta mufasir memandang petunjuk ayat dari bermacam segi dan menarangkan keterkaitan kata dengan kata yang lain dalam satu ayat ataupun sebagian ayat. Ada beberapa ayat yang memuat pendidikan teknologi dalam alquran, diantaranya surah al-`Alaq ayat 1-5, surah al-Anbiya` ayat 80-81, surah Yunus ayat 101, dan surah Yaasiin ayat 41-42. Berdasarkan beberapa paparan sebelumnya, maka peneliti akan menguraikan beberapa implementasi teknologi terhadap dunia pendidikan di antaranya: selaku media pendidikan, selaku perlengkapan administratif, serta selaku sumber belajar.
Pendidikan Berbasis Wahdatul Ulum dalam Al-Qur’an Mariyati Mariyati; Nanda Nurul Baiti; Ahmad Darlis; Asnil Aidah Ritonga
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i1.11651

Abstract

Pendidikan berbasis wahdatul ulum bertujuan untuk menghapuskan polaritas pengetahuan dan membentuk paradigma pendidikan baru. Ada pemisahan yang telah ada sejak lama antara sains yang didasarkan pada pengetahuan umum dan sains yang didasarkan pada agama. Selain itu, banyak masyarakat Islam yang masih berpandangan bahwa sains dan agama tidak dapat hidup berdampingan karena domainnya yang berbeda. Pergeseran paradigma ini dapat dicapai dan mampu menawarkan solusi untuk masalah sosial. Eksplorasi ini merupakan jenis penelitian library research, khususnya eksplorasi yang dipimpin dengan memanfaatkan sumber-sumber pustaka, membaca dan mencari informasi dari tulisan untuk menangani masalah dalam penelitian dengan memanfaatkan bahan pustaka, seperti buku, catatan harian dan artikel relevan dengan pendidikan berbasis wahdatul ulum. Pembahasan yang terjadi pada artikel ini bermuara pada kesimpulan bahwa di dalam Al-Qur'an terdapat ayat-ayat yang berbicara tentang pendidikan berbasis wahdatul ulum dan bagaimana penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Ayat alquran tentang pendidikan berbasis wahdatul ulum dapat ditemukan dalam QS. Ali Imran: 190-191. Ayat-ayat ini menjelaskan mengapa pendidikan berbasis wahdatul ulum itu penting, bagaimana itu tanda kekuasaan Allah swt. dan apa yang menjadikan ulul albab spesial.