cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Strategi Pengembangan Potensi Wisata Bahari Kabupaten Bangka Selatan (Studi Kasus Pulau Kelapan Lepar Pongok) Falih Nasrullah; M. Parulian Hutagaol; Lala M. Kolopaking
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.12616

Abstract

Potensi wisata bahari di Pulau Kelapan belum dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah dan pemangku kepentingan sehingga menimbulkan beberapa kendala terhadap lokasi properti wisata bahari di Pulau Kelapan, seperti keterbatasan infrastruktur, kurangnya promosi, keterbatasan infrastruktur dan fasilitas pendukung, dan akses yang sulit. dan transportasi ke tempat-tempat wisata. Oleh karena itu sektor ini belum mampu memberikan kontribusi bagi pertumbuhan dan pembangunan ekonomi daerah. Dalam hal pengembangan pariwisata jangka panjang, potensi ini perlu dikembangkan. Penelitian ini juga dilakukan dengan menggunakan kombinasi metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif, analisis matriks faktor Internal Factor Evaluation (IFE) dan External Factor Evaluation (EFE) untuk menganalisis faktor-faktor strategis yang mempengaruhi pengembangan wisata bahari di Pulau Kelapan, serta SWOT. . dan analisis QSPM untuk menentukan prioritas strategis pengembangan potensi wisata bahari Pulau Kelapan Kabupaten Bangka Selatan.
Peranan Kejaksaan Sebagai Penegak Hukum Dikaitkan Dengan Faktor Penegak Hukum Dalam Perspektif Sosiologi Hukum Mohd. Yusuf DM; Hendra Gunawan; M. Irvan Ramadan; Yoga Marananda; Geofani Milthree Saragih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.12619

Abstract

Kejaksaan Republik Indonesia (Kejaksaan) adalah lembaga pemerintahan yang fungsinya berkaitan dengan kekuasaan kehakiman yang melaksanakan kekuasaan negara di bidang penuntutan serta kewenangan lainnya yang dimiliki sebagai salah satu penegak hukum. Dalam penelitian ini, fokus yang akan dijadikan topik utama adalah Jaksa. Jaksa adalah pegawai negeri sipil dengan jabatan fungsional yang memiliki kekhususan dan melaksanakan tugas, fungsi dan kewenangannya berlandaskan pada undang-undang. Apabila sudah masuk dalam persidangan, Jaksa beralih status menjadi Penuntut Umum (selama telah diberikan perintah tugas sebagai Penuntut Umum dalam suatu perkara). Penuntut Umum merupakan Jaksa yang telah diberikan kewenangan untuk melakukan penuntutan dan melaksanakan penetapan hingga putusan Hakim serta hal lainnya yang telah diatur di dalam undang-undang. Jaksa memiliki peranan penting sebagai bagian dari faktor penting penegakan hukum di Indonesia. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian normatif yuridis dengan mengaitkan pokok pembahasan terhadap topik utama di dalam penelitian ini yakni peranan Jaksa dalam penegakan hukum serta peranannya sebagai faktor yang mempengaruhi sebagai penegak hukum. Hasil dari penelitian ini akan memperlihatkan bagaimana peranan Jaksa dalam penegakan hukum di Indonesia.
Peningkatan Keterampilan Menulis Karangan Narasi dengan Menggunakan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) Siswa Sekolah Dasar Andi Usman; Nurmalina Nurmalina; Musnar Indra Daulay
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i1.12631

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya keterampilan siswa dalam menulis karangan narasi. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL). CTL adalah salah satu strategi pembelajaran yang menekankan siswa kepada prospek keterlibatan secara penuh menghubungkan materi yang dipelajari dengan situasi kehidupan nyata. Dengan demikian, tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan peningkatan keterampilan menulis karangan narasi dengan menggunakan pendekatan CTL pada siswa kelas V SDN 003 Suka Ramai. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 003 Suka Ramai tahun ajaran 2021/2022 yang berjumlah 25 siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Peneitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus, pada setiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan. setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, observasi, dan tes. Berdasarkan hasil penelitian, keterampilan menulis karangan narasi siswa pra siklus sebesar 63, 88. Setelah guru menerapkan pendekatan CTL, nilai rata-rata siswa pada siklus I meningkat menjadi 69 dan pada siklus II nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 74,28. Pada pra siklus siswa yang tuntas belajar sebanyak 9 siswa, siklus I sebanyak 14 siswa dan siklus II sebanyak 22 siswa. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan CTL dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi siswa kelas V SDN 003 Suka Ramai.
Penerapan Pendekatan Contextual Teaching and Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Perkalian Siswa Musmulyadi Musmulyadi; Molli Wahyuni; Musnar Indra Daulay
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i1.12632

Abstract

Penelitian ini berawal dari kenyataan bahwa banyak siswa kelas II MI Tarbiyyatul Hidayah kesulitan memahami pembelajaran perkalian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning untuk meningkatkan hasil belajar perkalian pada siswa kelas II A SD Negeri 37 Bengkalis. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning untuk meningkatkan hasil belajar perkalian pada siswa kelas II A SD Negeri 37 Bengkalis. Penelitian ini dilaksanakan di kelas II A SD Negeri 37 Bengkalis. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dan waktu penelitian dilaksanakan mulai bulan Maret hingga April 2021. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II A yang berjumlah 30 orang, dengan jumlah siswa laki-laki 13 orang, dan siswa perempuan berjumlah 17 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi, observasi, dan tes. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada siklus I masih tergolong cukup dengan rata-rata 72.50, selanjutnya dari 30 orang siswa hanya 18 orang siswa atau 60.00% yang mencapai ketuntasan secara individual. Hasil belajar siswa pada siklus II tergolong baik dengan rata-rata 80.50, dan dari 30 orang siswa terdapat 28 orang siswa atau 93.33% yang mencapai ketuntasan secara individual. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning dapat meningkatkan hasil belajar perkalian pada siswa kelas II A SD Negeri 37 Bengkalis.
Peningkatan Hasil Belajar IPS Materi Mengenal Sejarah Uang Dengan Menggunakan Metode Scramble Siswa Sekolah Dasar Reni Yohana, S; Nurmalina Nurmalina; Masrul Masrul
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i1.12638

Abstract

Penelitian ini berawal dari kenyataan bahwa banyak siswa kelas III SDN 01 Bangkinang kesulitan memahami tentang sejarah uang. Hal ini disebabkan karena guru tidak menggunakan alat peraga saat pembelajaran berlangsung. Salah satu solusinya untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan penerapan Metode Scramble . Metode Scramble merupakan salah satu metode pembelajaran yang dapat meningkatkan konsentrasi dan kecepatan berpikir siswa. Siswa tidak hanya diminta menjawab soal, tetapi juga menerka dengan cepat jawaban soal yang sudah tersedia namun masih dalam kondisi acak. Dengan demikian, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskipsikan peningkatan hasil belajar siswa kelas III pada materi mengenal sejarah uang. Penelitian ini menggunakan data kualitatif dan data kdengan bentuk penelitian yaitu penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus dan setiap siklus dilaksanakan 1 kali pertemuan. Penelitian ini dilaksanakan pada SDN 01 Bangkinang dengan subjek penelitian adalah kelas III SD. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi, teknik observasi dan teknik tes hasil belajar. Data analisis dengan menggunakan analisis data kualitatif dan data kuantitatif. Peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS materi mengenal sejarah uang pada setiap siklus dapat terlihat dari nilai rata-rata 72,42 dengan persentase ketuntasan belajar 60,60% pada siklus I dan nilai rata-rata 86,52 dengan persentase ketuntasan belajar 90,90% pada siklus II. Jadi, pembelajaran IPS materi mengenal sejarah uang dengan menggunakan Metode Scramble dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SDN 01 Bangkinang.
Peningkatan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran IPS Dengan Menggunakan Model Cooperative Learning Tipe Talking Stick Helen Devimar; Musnar Indra Daulay; Nurmalina Nurmalina
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i1.12639

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar IPS. Hal ini didasarkan pada jumlah siswa yang hasil belajarnya dibawah kriteria ketuntasan maksimum (KKM) yang di tetapkan sekolah yaitu 70, dari 18 orang siswa 6 orang siswa mendapatkan nilai baik atau diatas KKM dan 12 orang siswa yang mendapat nilai dibawah KKM. Penelitian ini merupakanb penelitian tindakan kelas. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar pada materi teknologi dengan penerapan model cooperative learning tipe talking stick pada siswa kelas IV SD Muhammadiyah Bangkinang yang berjumlah 18 orang siswa yang terdiri dari 12 orang perempuan dan 6 orang siswa laki-laki. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik observasi, teknik dokumentasi, dan teknik tes. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ketuntasan sebelum tindakan hanya mencapai 34%, siklus I meningkat menjadi 70%, dan siklus II meningkat lagi menjadi 100%. Dsapat disimpulkan bahwas dengan penerapan model cooperative learning tipe talking stick dapat meningkatkan hasil belajar IPS pada materi teknologi pada siswa kelas IV SD Muhammadiyah Bangkinang.
Meningkatkan Hasil Belajar IPA dengan Menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri Suchman di Sekolah Dasar Merya Melly Sesa; Molli Wahyuni; Masrul Masrul
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i1.12645

Abstract

Pembelajaran IPA sebaiknya diarahkan secara ilmiah untuk menumbuhkan berpikir, bekerja, dan bersikap ilmiah serta mengkomunikasikannya sebagai aspek penting kecakapan hidup. Oleh karena itu pembelajaran IPA di SD menekankan pada pemberian pengalaman belajar secara langsung melalui penggunaan dan pengembangan keterampilan proses dan sikap ilmiah. Namun pada kenyataanya dalam pembelajaran IPA di SD Negeri 002 Langgini khususnya kelas V, masih belum seutuhnya menerapkan pembelajaran yang sesuai dengan hakikat IPA, Guru hanya sebatas menjelaskan materi pengaruh gaya terhadap gerak suatu benda dengan metode ceramah dan penugasan saja sehingga siswa tidak bisa memahami materi yang disampaikan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 002 Langgini melalui penerapan model pembelajaran inkuiri suchman. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 002 Langgini yang berjumlah 15 orang siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Setiap siklus dilaksanakan melalui 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data penelitian diperoleh melalui observasi, dokumentasi dan tes. Data dianalisis dengan menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Peningkatan hasil belajar siswa pada pembelajaran pengaruh gaya terhadap gerak suatu benda dengan menggunakan model inkuiri suchman pada setiap siklus dapat terlihat dari nilai rata-rata 72,3 dengan persentase ketuntasan belajar 75% pada siklus I, dan nilai rata-rata 86,3 dengan persentase ketuntasan belajar 91,7% pada siklus II. Oleh karena itu, dengan menggunakan model inkuiri suchman pada materi pengaruh gaya terhadap gerak suatu benda dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 002 Langgini
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Materi Perkembangan Teknologi Fatmawati Fatmawati; Musnar Indra Daulay; Ramdhan Witarsa
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i1.12646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPS Kelas IV SD Negeri 006 Langgini. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Data yang diperoleh dalam penelitian adalah hasil belajar siswa yang diperoleh melalui Ulangan Harian pada akhir siklus, aktivitas guru yang diperoleh dari lembar observasi aktivitas guru, aktivitas siswa yang diperoleh melalui lembar observasi aktivitas siswa. Pembelajaran IPS di SD Negeri 006 Langgini masih tergolong rendah hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata siswa yang hanya mencapai 61,45 ini disebabkan oleh pembelajaran yang diterapkan selama ini menempatkan guru sebagai pusat pembelajaran (teaching center), metode pembelajaran yang monoton dimana siswa hanya menerima materi pembelajaran dan siswa tidak terlibat secara aktif dalam pembelajaran serta terkadang siswa tidak memiliki keberanian mengemukakan ide-idenya karena merasa kurang yakin terhadap apa yang akan dikemukakan sehingga siswa cenderung pasif atau tidak ikut berpartisipasi dalam pembelajaran dan kurang memperhatikan pada saat guru menerangkan materi di depan kelas. Siswa tidak bersemangat mengerjakan latihan yang diberikan guru dan hanya menunggu dari teman-teman. Untuk mengatasinya hal yang harus dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran yang sesuai. Salah satunya adalah dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS.. Analisis hasil belajar siswa pada skor dasar rata-ratanya 61,45 dan ketuntasan belajar klasikal 29,17% ,siklus I rata-ratanya 67,30 dan ketuntasan belajar klasikal 66,67%, siklus II rata-ratanya 73,75 dengan ketuntasan klasikal 87,5%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas IV SD Negeri 006 Langgini.
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tematik Siswa Sekolah Dasar Febby Anggraini; Nurmalina Nurmalina; Molli Wahyuni
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i1.12647

Abstract

Penelitian inti bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran inkuiri untuk meningkatkan hasil belajar tematik siswa kelas IVA SDN 001 Salo. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakah penerapan model pembelajaran inkuiri untuk meningkatkan hasil belajar tematik siswa kelas IVA SDN 001 Salo. Penelitian ini dilaksanakan di kelas IVA SDN 001 Salo. Objek penelitian ini adalah siswa kelas IVA yang berjumlah 39 orang, dengan jumlah laki-laki 20, dan siswa perempuan berjumlah 19 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik tes, observasi, dan okumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahawa siklus I masih tergolong cukup dengan rata-rata 68,20. Selanjutnya dari 39 orang siswa hanya 22 orang siswa atau 56,41% yang mencapai ketuntasan secara individual. Hasil belajar siswa pada siklus II tergolong baik dengan rata-rata 85,38, dan dari 39 orang siswa terdapat 38 orang siswa atau 97,43% yang mencapai ketuntasan secara individual. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan hasil belajar tematik pada siswa kelas IVA SDN 001 Salo.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Pengembangan Sikap Toleransi Beragama Berbasis Pluralisme di SMP Negeri 1 dan 2 Kota Probolinggo Winda Badiatul Jamila; Benny Prasetiya
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.12652

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana pentingnya peran guru PAI dalam pengembangan sikap toleransi di sekolah, khususnya di sekolah umum yang berbasis plural.Jenis metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif-studi kasus. Data dikumpulkan menggunakan teknik wawancara semiterstruktur, observasi, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Toleransi beragama adalah kunci dari terjalinnya ukhuwah yang baik. Indonesia sebagai Negara dengan berbagai macam agama merupakan suatu keniscayaan dalam mengimplementasikan budaya toleransi berbasis pluralisme.Dalam hal ini pendidikan khususnya guru PAI mempunyai peran yang tepat dalam menanamkan sikap toleransi kepada anak didik pada sekolah umum.Langkah yang digunakan oleh guru PAI diantaranya melalui klasifikasi siswa, materi pembelajaran hingga pendekatan secara emosional. Dari beberapa usaha dan peran tersebut terbukti mampu menanamkan sikap toleransi pada peserta didik yang digambarkan dengan proses belajar mengajar yang aman dan saling menghormati di sekolah.