Jurnal Pendidikan dan Konseling
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles
5,452 Documents
Hubungan Psychological Capital Dan Orientasi Kewirausahaan Pada Millenial Yang Berwirausaha Di Kota Tomohon
Natasya Gloria Pangkey;
Ratriana Yuliastuti Endang Kusmiati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.12588
Kewirausahaan menjadi pilihan alternatif generasi millenial untuk mengembangkan karirnya. Dengan berwirausaha individu tidak hanya membantu diri sendiri, namun juga membantu orang lain dengan menciptakan lapangan kerja. Dalam mengelola suatu usaha harus disertai dengan keyakinan dalam melakukan pekerjaan, harapan positif untuk keberhasilan saat ini dan masa depan, harapan untuk sukses, serta kemampuan untuk bertahan dan maju dalam menghadapi masalah yang dalam Psikologi disebut dengan Psychological Capital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara ilmiah hubungan antara Psychological Capital dengan Orientasi Kewirausahaan pada Generasi Millenial di Kota Tomohon. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dengan desain korelasi. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 46 orang dengan menggunakan teknik sampel sensus atau jenuh. Data penelitian diperoleh dengan menggunakan skala Psychological Capital Questionare oleh Luthans, Youssef, & Avolio (2007) & skala Orientasi Kewirausahaan oleh Lumpkin & Dess (1996). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan positif signifikan antara Psychological Capital dengan Orientasi Kewirausahaan pada generasi millenial yang berwirausaha di Kota Tomohon. Dengan sumbangan efektif sebesar 78%. Kata Kunci: Psychological Capital, Orientasi Kewirausahaan
Peningkatan Motivasi Belajar Melalui Konseling Individual Pendekatan Realita Siswa Kelas IV ICP Minu Tratee Putera
Munawar Munawar;
Endah Retnaningsih;
Musdalifah Musdalifah;
Erwin Catur Hidayati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.12595
Berdasarkan hasil studi di MINU Tratee Putera diperoleh data bahwa tingkat kesadaran untuk berdisiplin siswa masih rendah. Hal ini ditunjukkan dengan masih banyaknya pelanggaran waktu yang dilakukan oleh siswa. Menurut Wijaya (1991: 18) siswa dikatakan disiplin dapat dilihat dari beberapa indikator berikut: melaksanakan waktu dengan baik, taat terhadap kebijakan yang berlaku, menguasai diri dan introspeksi (mempunyai sense of responsibility). Indisipliner waktu yang banyak dilakukan antara lain adalah hampir setiap hari terdapat peserta yang datang terlambat rata-rata pada kisaran 1,6%. Siswa yang tidak masuk sekolah tanpa keterangan adalah sebesar 25%. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui Konseling Individual dengan Pendekatan Realita dalam meningkatan Motivasi Belajar pada siswa kelas IV ICP MINU Tratee Putera. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan di MINU Tratee Putera Gresik Propinsi Jawa Timur. MINU Tratee Putera mempunyai rombongan belajar sebanyak 18, Dengan jumlah guru sebanyak 35 orang guru dan 10 Tenaga Kependidikan. Data nilai dan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II menunjukan adanya peningkatan. Juga meningkatnya ketaatan terhadap waktu menggunakan Kontrak Perilaku. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diambil kesimpulan bahwa Konseling Individual dengan Pendekatan Realita dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV ICP MINU Tratee Putera Gresik.
Pengembangan Bahan Ajar Petunjuk Praktikum Biologi Kelas X IPA SMA/MA
Mellisa Mellisa;
Iyen Fatmiati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.12596
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan dan respon peserta didik terhadap buku petunjuk praktikum Biologi Kelas X SMA/MA di Kecamatan Bunut. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE yang hanya dilakukan sampai tahap development (Pengembangan). Pengumpulan data dilakukan dengan mengguakan lembar validasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 1 Bunut dan SMAN 2 Bunut. Hasil validasi oleh ahli materi menunjukkan bahwa buku petunjuk praktikum Biologi yang dikembangkan sangat valid untuk digunakan dalam proses pembelajaran dengan rata-rata presentase 86,67%. Hasil validasi oleh ahli media menunjukkan bahwa buku petunjuk praktikum Biologi yang dikembangkan sangat valid untuk digunakan dalam proses pembelajaran dengan rata-rata presentase 95%. Hasil validasi oleh ahli pembelajaran menunjukkan bahwa buku petunjuk praktikum Biologi yang dikembangkan sangat valid dan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran dengan rata-rata presentase 95%. Sehingga rata-rata presentase dari para ahli sebesar 93,33% dengan kategori sangat valid. Kemudian rata-rata hasil uji coba terbatas peserta didik dari dua sekolah menunjukkan angka sebesar 85,96% (Sangat Baik). Berdasarkan hasil validasi dan angket uji coba peserta didik, maka dapat dikatakan buku petunjuk praktikum Biologi yang dikembangkan sangat valid dan layak digunakan dalam proses pembelajaran Biologi.
Pembelajaran bahasa Arab berbasis Youtube : Studi di channel Arab podcasts
Kisno Umbar;
Hanna Tiara Lestari;
Hikmad Karunia Suharso;
Fardan Hanif Hafawah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.12602
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui atau mendeskripsikan channel Arab Podcasts sebagai sumber pembelajaran bahasa Arab bagi pemula maupun pelajar perguruan tinggi. Di era serba bisa ini media merupakan yang paling banyak penggunanya, salah satu media yang digunakan ialah youtube. Media youtube bisa digunakan untuk hiburan, podcast maupun pembelajaran dengan banyak fitur serta pencarian yang cepat dan sesuai dengan keinginan. Penelitian ini menggunakan metode kulitatif deskripsi dengan sumber dari jurnal ilmiah, buku, vidio youtube dan artikel. Dari sumber vidio youtube peneliti mengambil 3 judul dari channel Arab Podcasts yaitu (1) “Bahasa Arab dari nol 1 isim isyaroh kata tunjuk di bahasa Arab untuk pemula” (2) “bahasa arab dari nol 2 bertanya apa ini? Apakah ini? Dalam bahasa arab” (3) “belajar bahasa Arab 3, 10 kata tanya isim istifham untuk pemula”. Hasil dari penelitian ini menjelaskan tentang deskripsi yang ada pada channel Arab podcasts, kelebihan dan kekurangan serta pengaruh penonton terhadap konten vidionya. Kata Kunci: Arab Podcast, Youtube, bahasa Arab, Pembelajaran
Pengaruh Model Pembelajaran Reciprocal Teaching Terhadap Hasil Belajar Dan Kemandirian Belajar Matematika
Rahmina Rahmina;
Tasnim Rahmat
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.12610
Penelitian ini dilatarbelakangi karena permasalahan yang ditemukan bahwa rendahnya hasil belajar matematika peserta didik dan kemandirian belajar peserta didik. Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar matematika peserta didik pada nilai UH semester I masih banyak nilai peserta didik yang berada di bawah KKM yaitu 75. Salah satu alternatif pembelajaran yang diduga dapat mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan model pembelajaran Reciprocal Teaching. Jenis penelitian ini adalah penelitian pra eksperimen dengan rancangan penelitian The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V MIM Kota Bukittinggi. Pengambilan sampel dilakukan secara acak (Random Sampling) dengan terlebih dahulu melakukan uji normalitas, uji homogenitas serta uji kesamaan rata-rata pada data populasi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V.A sebagai kelas eksperimen dan kelas V.B sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar matematika diperoleh dari tes akhir. Berdasarkan analisis data tes akhir yang dianalisis dengan menggunakan uji-t pada taraf nyata ? = 0.05. Diperoleh harga thitung > ttabel yaitu 1,7582 > 1,67109, serta dengan menggunakan Software Minitab diperoleh p_value= 0.039. Karena p_value< 0.05, yaitu 0.039 < 0.05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. dan analisis data kemandirian belajar matematika peserta didik dengan menggunakan uji-t dan Sofware Minitab taraf nyata ? = 0,05, diperoleh harga thitung > ttabel yaitu 2, 4413 > 1,67109 dan P-value = 0,009 Sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar matematika peserta didik dan kemandirian belajar peserta didik yang mengikuti model pembelajaran Reciprocal Teaching lebih baik dari pada hasil belajar peserta didik yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas V MIN Kota Bukittinggi
Card Dance Inovasi Media Pembelajaran Seni Tari Sebagai Wujud Pengenalan Budaya Pada Mahasiswa Pada Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Ratih Asmarani;
Emy Yunita Rahma Pratiwi;
Anggara Dwinata;
Muhammad Nuruddin;
Pance Mariati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.12628
Penelitian ini mengkaji tentang card dance sebagai alternatif media pembelajaran seni tari untuk diterapkan pada jenjang pendidikan tinggi di Indonesia. Card Dance adalah hasil pengembangan media pembelajaran yang berupa kartu bergambar tari-tarian yang berasal dari seluruh nusantara yaitu 34 provinsi yang masing-masing provinsi dibatasi 5 tarian. Hal ini untuk memudahkan dalam proses pengembangan media pembelajaran serta penyerapan materi pada mahasiswa yang tidak memiliki basic seni tari sebelumnya. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D (Four D Models) dari Thiagarajan. Untuk pemerolehan data penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode observasi partisipasif dan uji coba lapangan yang digunakan untuk mengetahui kebermanfaatan dari produk. Hasil data dari observasi dan wawancara dianalisis secara deskriptif kualitatif dan hasil data dari angket mahasiswa dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Total skor perolehan pada uji coba I sebesar 1297 dengan rata-rata 72 dan prosentase 81.8% sedangkan uji coba II sebesar 1430 dengan rata-rata 79.4 dan prosentase 90.2%. Dapat disimpulkan bahwa data uji coba kedua ini menunjukkan hasil yang tinggi/ signifikan dari pada hasil di uji coba pertama, setelah dilakukan perbaikan atau revisi. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan jika media tepat untuk membantu mahasiswa dalam proses pengenalan budaya untuk nantinya dijadikan bekal dan diterapkan dalam proses pembelajaran seni di Sekolah Dasar. Kata Kunci: card dance, media, pembelajaran, seni tari, pengenalan budaya.
The Foregrounding Of Al-Sam’ For Al-Basr And Their In Singular And Plural Form (Analytical Study Of The Quranic Simantics)
Ahmad Nahidl Silmy;
khairul Imadi;
Sayadi Sayadi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.12655
Al-Quran merupakan mu’jizat dan sebagai sumber pengetahuan bagi umat manusia. Di antara kemukjizatannya adalah dari segi bahasa terutama susunan kalimat seperti kalimat sama’ yang selalu mendahului kalimat bashar begitupun juga perbedaanya dalam segi mufrad dan jama’nya. Maka dari situ, akan muncul pertanyaan bagi orang yang membacanya, kenapa kalimat sama’ selalu menadahului kalimat bashar dan juga kenapa kalimat sama’ selalu dalam bentuk mufrad sedangkan kalimat bashar selalu berbentuk jama’, apakah di situ ada sesuatu di baliknya atauakah itu hanya susunan biasa?. Maka dari permasalahan ini, penulis ingin mengetahui semuanya agar terungkap semua rahasia Al-Qur’an. Maka peneliti ingin mebahasnya secara mendalam. Dalam hal ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif pustaka dalam mencari data yang diperlukan dari segi simantik al-Qur’an. setelah melalui proses panjang penulis menemukan hasil tentang kalimat sama’ yang selalu mendahului kalimat nashar, dan juga perbedaan keduannya dalam segi mufraddan jama’nya. Dari situ diketahui, bahwa kalimat pendengaran adalah panca indra yang selalu aktif dan juga panca indra yang pertama kali berfungsi ketika dilahirkan. Sedangkan kalimat sama’ yang selalu berbentuk mufrad dan juga bashar yang selalu berbentuk jama’ dalam Al-Qur’an kecuali dalam satu ayat saja, ialah bahwa pendengaran (Sama’) tidak bisa mendengar banyak objek sedangkan penglihatan (bashar) bisa melihat beberapa objek dalam satu waktu. Dari situ jelas bahwa kalimat sama’yang selalu berada sebelum bashar dan juga perbedaan dalam bentuknya kalimatnya merupakan rahasia al-Qur’an yang diturunkan.
Strategi Guru PAI Dalam Membentuk Kedisiplinan Peserta Didik Di Mts Miftahul Ulum Leces Probolinggo
Ummul Karimah;
Beny Prasetya
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.12658
Perilaku disiplin seorang peserta didik merupakan cerminan dari sikap patuh dan taat mereka terhadap aturan sekolah secara terus menerus dan berkelanjutan. Perilaku ini tidak bisa diciptakan secara otodidak sehingga memerlukan sebuah strategi khusus guna mencapai tujuan yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi khusus yang dilakukan oleh guru MTs Miftahul Ulum dalam membentuk kedisiplinan peserta didiknya. Penelitian ini termasuk kedalam bentuk kualitatif deskriptif dengan strategi pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan strategi Miles and Huberman yang meliputi empat tahapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi khusus yang dilakukan oleh guru dalam membentuk kedisiplinan peserta didik MTs Miftahul Ulum didasarkan pada syarat-syarat yang harus dipenuhi guna membentuk kedisiplinan peserta didik melalui pengembangan moral yang dimiliki dalam buku karya Dian Ibung. Hal ini diimplementasikan dalam bentuk (1) membuat tata tertib yang jelas dan berlaku pada seluruh peserta didik tanpa terkecuali; (2) pemberian reward untuk peserta didik yang bisa berlaku disiplin dalam sebuah tata tertib sekolah serta pemberian punishment atau sanksi yang bersifat mendidik bagi siapapun pelaku pelanggaran tata tertib tanpa terkecuali; (3) sosok guru sebagai uswah hasanah dengan memberikan contoh keteladanan yang baik kepada peserta didik, serta (4) menciptakan lingkungan sekolah sebagai support system dalam memaksimalkan perilaku disiplin peserta didik
Vocabulary Self Collection Strategy to Increase Vocabulary Mastery
Ria Kamilah Agustina;
Maskhurin Fajarina
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.12669
This research focused on increasing vocabulary mastery by using of Vocabulary Self-Collection Strategy. This research used CAR as the design which conducted in two cycles. Each cycle consisted of plan, implementation, observation and reflection. This research has 20 students (15 female and 5 male) as the subject research. They are the ESP (English as Specific Purpose) students of Indonesian language and literature education in the second semester. The result showed that mean score of the first cycle was 67 while in the second cycle was 94.3. There is 27.3 improvement from cycle one to cycle two. In short, the application of Vocabulary Self-Collection Strategy can be applied as the strategy to improve vocabulary mastery to the students.
Pengaruh Edukasi Gempa Bumi Dengan Media Buku Pop Up Terhadap Tingkat Pengetahuan Anak Usia Sekolah
Amrih Mugi Rahayu;
Endiyono Endiyono
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.12674
Gempa bumi adalah bencana alam yang cukup sering terjadi di Indonesia. Kesiapsiagaan dan respon bencana yang efektif sangat penting untuk mengurangi dampak bencana. Sekolah dasar merupakan satuan pendidikan yang paling banyak terdampak bencana dan gempa bumi merupakan jenis bencana yang paling berdampak pada satuan pendidikan. Pengurangan risiko bencana sangat diperlukan terutama untuk bencana gempa bumi karena masih rendahnya pengetahuan anak-anak usia sekolah yang merupakan risiko paling rentan saat terjadinya bencana. Untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi gempa bumi dengan media buku pop up terhadap tingkat pengetahuan anak usia sekolah. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif, dengan metode pre eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest without control group design. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 38 responden, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan yang berarti yang ditujukan dengan nilai p value 0,000 perbedaan point bermakna ditandai dengan sum of rank sebesar 465,00. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test 0,000 yang lebih kecil dari ? = 0,05. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pemberian edukasi gempa bumi dengan media buku pop up terhadap tingkat pengetahuan anak usia sekolah dan dapat meningkatkan pengetahuan anak usia sekolah.