cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Keterampilan Mengelola Kelas dan Implementasinya dalam Proses Pembelajaran Sukatin Sukatin; Rezqi Dwi Alamsia; Anisa Angraeni; Nana Fathonah; Sadratul Hikmah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.384 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5307

Abstract

Keragaman latar belakang siswa dan kemampuan belajarnya menjadi fokus dalam mengelola kelas. Ketika pembelajaran dimulai peserta didik sering menunjukkan sikap penolakan berarti siswa kurang bisa merespon pembelajaran yang dilakukan oleh guru ketika siswa menunjukkan sikap menerima berarti secara emosional ada kesediaan untuk menerima pembelajaran yang dilakukan oleh guru kenyataan seperti ini diperlukan kemampuan mengelola kelas dengan baik agar tercipta kondisi belajar yang kreatif, aktif, menyenangkan, gembira dan berbobot. Pengelolaan kelas terdiri dari dua kata; pengelolaan dan kelas. Pengelolaan diambil dari akar kata “kelola” yang diberi awalam “pe” dan akhiran “an” berati pengelolaan adalah pengaturan dan penataan kegiatan. Kelas adalah tempat untuk memperoleh transformasi ilmu pengetahuan bagi siswa yang berlangsung secara kondusif, dialogis, dan menyenangkan.
Faktor-Faktor Penghambat Keterampilan Membaca Permulaan Siswa Kelas I SD Negeri 17 Palembang Linda Komala; Hetilaniar Hetilaniar; Henni Riyanti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.365 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5309

Abstract

Masalah penelitian ini adalah keterampilan membaca siswa kelas I SD Negeri 17 Palembang masih mengalami kesulitan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor penghambat keterampilan membaca permulaan siswa kelas I SD Negeri 17 Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, angket, dan dokumentasi. Teknik analis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor penghambat keterampilan membaca permulaan siswa kelas I SD Negeri 17 Palembang yaitu faktor internal (dalam diri siswa) dan faktor eksternal (luar diri siswa). Faktor internal meliputi kurangnya motivasi siswa dalam membaca, siswa malas untuk membaca, daya ingat siswa yang kurang sehingga sulit mengingat huruf, kurangnya minat untuk membaca, tidak adanya perhatian siswa saat belajar, usia siswa yang lebih kecil dari teman sebayanya, dan siswa tidak bersekolah di Taman Kanak-Kanak (TK). Faktor eksternal meliputi orang tua kurang memberikan perhatian kepada anaknya, kurangnya komunikasi dan interaksi antara orang tua dan siswa, kurangnya bimbingan orang tua, orang tua kurang memenuhi fasilitas belajar di rumah, dan kondisi lingkungan yang tidak kondusif. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai kontribusi berupa pemikiran untuk kemajuan keterampilan membaca permulaan bagi siswa kelas I.Kata Kunci: Faktor Penghambat Membaca, Keterampilan Membaca Permulaan, Siswa Sekolah Dasar.
Pengaruh Media Pop-Up Book Terhadap Keterampilan Berbicara Pada Siswa Kelas III SD Negeri 3 Tukak Sadai Pela Yunika; Farizal Imansyah; Henni Riyanti
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.025 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pengaruh Media Pop-Up Book Terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas III SD Negeri 3 Tukak Sadai. Jenis penelitian ini merupakan quasi eksperimental design dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa-siswi kelas III SD Negeri 3 Tukak Sadai. Sampel penelitian diambil dengan teknik sampling jenuh yaitu, sebanyak 21 siswa kelas III A sebagai kelas eksperimen dan 19 siswa kelas III B sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisi data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif menggunakan uji T. Berdasarkan hasil perhitungan uji T diperoleh nilai thitung ? ttabel yaitu 4,080 ? 1,686 dan nilai signifikan sebesar 0,000 (< 0,05). Hal tersebut menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha di terima. Dengan demikian disimpulkan bahwa terdapat pengaruh media pop-up book terhadap keterampilan berbicara siswa kelas III SD Negeri 3 Tukak Sadai. Kata Kunci : Media Pop-Up Book, Keterampilan Berbicara, Media Pembelajaran.
Konsep Islam Terkait Pemanfaan Tanah Mati Yang Diperuntukan Untuk Perbatasan Wilayah Muhammad Danil
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.355 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5311

Abstract

Tanah perbatasan di kanagarian Canduang Koto Laweh sekarang dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk beraktifitas, dengan menjadikannya sebagai lahan pertanian dan tempat tinggal mereka. Hal ini disebabkan karena anggapan mereka itu tanah mati, sehingga setiap pemanfaatan tersebut selalu memicu timbul sengketa bagi masyarakat kedua kanagarian. Untuk itu masalah ini merupakan masalah yang membutuhkan penyelesaian yang tepat demi terjaganya ketentraman antar masyarakat dikedua kanagarian yaitu: kanagarian Canduang Koto Laweh dengan kanagarian Koto Tinggi. Metode penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan sumber data primer dari wawancara dengan para pengarap tanah tersebut, kemudian dengan para niniak mamak, dan alim ulama, yang penulis pekluat lewat data obserpasi tidak langsung penulis. Sedangkan data sekunter penulis dapatkan dari pencaria terhadap buku, artikel, dan dokumentasi terkait dengan teknik olah data melalu pengelompokan, penganalisisan yang berakhir dengan penarikan kesimpulan. Penelitian ini berkesimpulan bahwa konsep tanah perbatasan di Canduang Koto Laweh tidak sama dengan konsep tanah mati dalam fiqh mu’amalah sehingga tidak bisa di olah begitu saja. Sehingga hasilnya ini sangat membantu masyarakat sekitar tentang pemahaman konsep tanah perbatasan yang ada, serta membantu para niniak mamak, alim ulama dan masyarakat luas terhadap pengetahuan tanah perbatasan.
Metode Penerapan Toilet Training dalam Pembentukan Kemandirian di KB Tunas Harapan Nadya Nela Rosa; Lina Eka Retnaningsih
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.244 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5313

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui metode penerapan toilet training dalam pembentukan kemandirian di KB tunas harapan. 15 orang siswa ada 2-4 orang siswa atau kurang lebih 13% - 26% peserta didik pada kelas KB yang memiliki rentang usia 4-6 tahun masih belum relatif mandiri pada melakukan kegiatan toileting. Deskriptif kualitatif digunakan sebagai metode dalam penelitian ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan menggunakan observasi dan dokumentasi terhadap kegiatan pembelajaran, serta wawancara kepada guru. Data dianalisis dengan menggunakan data reduction, data display, dan conclusion/verification. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 5 metode yang digunakan oleh guru atau pendidik di KB Tunas Harapan dalam penerapan toilet training untuk pembentukan kemandirian anak yakni metode pembelajaran modeling dengan menggunakan video, metode keteladanan dan pembiasaan, metode bercerita, metode bernyanyi, dan metode karyawisata atau field trip. Penerapan metode-metode tersebut dilakukan dengan bervariasi di dalam dan di luar ruangan dimana pelaksanaannya dilakukan secara konsisten sehingga anak dapat mandiri atau berdikari dalam melakukan toilet training hal ini menyatakan bahwa anak sudah menuntaskan perkembangan dan tingkat kematangan sesuai dengan usianya
Pemanfaatan Canva Sebagai Media Pembelajaran Sains Jenjang SD Idawati Idawati; Maisarah Maisarah; Muhammad Muhammad; Meliza Meliza; Armoza Arita; Amiruddin Amiruddin; Teuku Salfiyadi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.786 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5314

Abstract

Penelitian pengembangan berdasarkan beberapa literasi yang dikuasai dan dijagarkan. Menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif. Pembahasan kali ini membahas tentang penggunaan aplikasi Canva sebagai media pembelajaran Sains. Media pembelajaran sangat dibutuhkan oleh guru untuk menunjang proses pembelajaran. Media adalah alat bantu yang digunakan oleh guru kelas. Selain menggunakan buku dan metode pengajaran, guru juga diharapkan memiliki media pembelajaran yang berbeda dan menyesuaikan bahan dan kondisi pengajarannya. Dewasa ini perkembangan teknologi semakin pesat dan maju. Setiap orang harus mampu memahami teknik sebagai penunjang segala aktivitas yang ada, tidak hanya dalam bidang pendidikan. Guru dan siswa dapat menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi, termasuk aplikasi Canva. Canva adalah aplikasi berbasis online yang menyediakan desain menarik berupa template, fitur dan kategori. Dengan desain yang serbaguna dan menarik, tidak membuat proses pembelajaran menjadi membosankan. Dengan aplikasi Canva, guru dapat menyampaikan pengetahuan, kreativitas, dan keterampilan yang diberikan kepada siswanya, sehingga media ini juga dapat digunakan dalam berbagai bidang kehidupan.
Merdeka Belajar Dalam Sudut Pandang Teori Belajar Konstruktivisme dan Pendidikan Agama Islam Moh Khasan Azizi; Alfan Shafrizal
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.476 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5321

Abstract

 Secara konseptual teori belajar konstruktivisme dengan merdeka belajar merupakan suatu kerangka yang sangat baik sebagai upaya untuk mengembangkan potensi peserta didik. Akan tetapi dalam prakteknya ditemukan beberapa permasalahan yang menghambat pelaksanaan konsep merdeka belajar dan teori belajar konstruktivimse. Selain itu, pemahaman guru dan sekolah terkait konsep merdeka belajar dan teori belajar konstruktivisme juga belum terlalu jelas. artikel ini akan mencoba menjabarkan terkait dengan konsep merdeka belajar dalam pandangan teori belajar konstruktivisme dan pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian library research, atau kepustakaan. yakni penulis mengumpulkan data dari berbagai sumber literatur terkait konsep merdeka belajar, teori belajar konstruktivisme dan pendidikan agama Islam. Dalam teori konstruktivisme pembelajaran tidak hanya guru memberikan pengetahuan kepada siswa, tetapi siswa juga harus berperan aktif dalam membangun sendiri pengetahuan yang ada di dalam memori otaknya. Merdeka belajar bukan hanya guru terbebas dari tugas kesehariannya akan tetapi siswa juga memiliki kebebasan dalam menentukan ilmu mana yang dibutuhkan. Hal tersebut sesuai dengan hakikat pendidikan Agama Islam sendiri. Karena Rasulullah dalam mengajar dan mendidik para sahabat menerapkan pembelajaran yang fun dan membebaskan, fun dan bebas disini tidak boleh diartikan sebagai sebuah kesenangan dan kebebasan tanpa esensi, melainkan harus dijadikan sebagai sebuah spirit untuk menambah keilmuan. Kata Kunci: Merdeka belajar, Konstruktivisme, Pendidikan Agama Islam. Abstract: Conceptually, constructivism learning theory with independent learning is a very good framework as an effort to develop the potential of students. However, in practice, several problems were found that hindered the implementation of the concept of independent learning and constructivist learning theory. In addition, the understanding of teachers and schools regarding the concept of independent learning and constructivism learning theory is also not very clear. This article will try to explain related to the concept of independent learning in the view of constructivism learning theory and Islamic education. This research uses library research, or library research methods. namely the author collects data from various literary sources related to the concept of independent learning, constructivism learning theory and Islamic religious education. In the theory of constructivism learning, not only does the teacher provide knowledge to students, but students also have to play an active role in building their own knowledge that is in their brain memory. Freedom of learning is not only the teacher is free from his daily tasks but students also have the freedom to determine which knowledge is needed. This is in accordance with the nature of Islamic education itself. Because the Prophet in teaching and educating his companions applied learning that was fun and liberating, fun and free here should not be interpreted as a pleasure and freedom without essence, but must be used as a spirit to increase knowledge.Keywords: Freedom to learn, Constructivism, Islamic Religious Education.
Analisis Dampak Pendidikan Keluarga Terhadap Kepatuhan Siswa Melaksanakan Tata Terbit di Sekolah Dasar Ratna Wulan Vidianingrum; Arum Fatayan
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.503 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5322

Abstract

Latar belakang dilakukannya penelitian ini ialah, bertujuan untuk menganalisis tingkat kepatuhan dan tata tertib siswa dalam lingkungan sekolah atau keluarga. Subjek dari penelitian ini ialah siswa-siswi kelas III MI Albaliyah, Cibinong, Kota Bogor yang berjumlah 15 orang. Dalam melakukan penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengambilan data yang dilakukan oleh peneliti menggunakan beberapa cara seperti observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya penelitian ini dianalisiskan menggunakan Teknik ananlisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Kemudian hasil dari penelitian ini adalah, peneliti menemukan bahwa kondisi lingkungan keluarga sangat berpengaruh terhadap kepatuhan siswa di sekolah, hal ini dikarenakan siswa yang memiliki lingkungan keluarga yang baik sudah terbiasa mengikuti dan menaati peraturan yang ada di rumah. Siswa dengan kondisi lingkungan keluarga yang baik juga lebih mudah diberikan arahan untuk mematuhi peraturan dan tata tertib di sekolah dibandingkan dengan siswa yang berada di lingkungan keluarga yang kurang baik.
Agresivitas Anak Korban Eksploitasi di Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru Yudhi Pratama; Tri Umari; M. Arli Rusandi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.184 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5323

Abstract

Tindakan ataupun perbuatan agresif termasuk kepada suatu jenis perbuatan yang ditujukan guna melukai orang lain, entah melukai menggunakan fisik ataupun verbal yang juga mampu membuat individu lainnya terganggu untuk berada di sekitarnya. Pengkajian ini bermanfaat dalam perihal memahami tindakan serta perbuatan agresif yang diperbuat oleh anak korban pemerasan ataupun eksploitasi dan memahami penyebab ataupun faktor yang memotivasi anak korban pemerasan ataupun eksploitasi memiliki tindakan agresif di Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru. Pengkajian ini masuk kepada kategori kualitatif yang memanfaatkan pendekatan deskriptif. Teknik ataupun cara yang dimanfaatkan yakni metode accident sampling. Cara yang dimanfaatkan dalam pengumpulan informasi ataupun data yakni interview ataupun wawancara, observasi yang dilaksanakan kepada 4 orang anak yang menjadi informan, kemudian terbagi ke dalam 3 anak laki-laki serta 1 masih bersekolah. Temuan serta pembahasan hasil pembelajaran ataupun pengkajian pada studi ini menampilkan bahwasannya tindakan ataupun perbuatan agresif yang ditunjukkan oleh anak korban pemerasan ataupun eksploitasi ini berbentuk tindakan seperti berteriak, menyoraki, melawan dalam bentuk bantahan, memukul, tendangan, menampar, serta mendorong, sehingga yang menjadi faktor ataupun penyebab anak korban eksploitasi menunjukkan tindakan agresif ialah berasal dari teman yang seumuran, keluraga serta yang paling utama ialah orang tua juga lingkungan hidupnya.
Dakwah Online dan Perubahan Sosial di Era Digital Afna Fitria sari
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.666 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5325

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang dakwah online dan perubahan sosial di era digital. Dengan menggunakan Metode penelitian studi kepustakaan, untuk dapat mendeskripsikan permasalahan yang merujuk dari referensi tulisan atau kajian terdahulu. Dakwah adalah ajakan atau seruan kebaikan ajaran agama islam. Kecanggihan teknologi memberikan perubahan sosial dalam segala aspek kehidupan tak terkecuali pada ranah keagamaan, seperti dalam metode dakwah. Metode dakwah yang mulanya penyampaian materi agama dilakukan di tempat khusus seperti majelis taklim ataupun rumah ibadah, namun sesuai dengan perkembangan zaman dan sebagai pemenuhan kebutuhan masyarakat saat ini yang tidak memiliki banyak waktu karena kegiatan atau kesibukan sehari-hari, maka dakwah yang dilakukan di tempat ibadah kini dapat dilakukan secara online. Masyarakat dapat menghadiri ataupun mendengarkan dakwah dimana dan kapan saja. Dakwah online adalah metode dakwah kekinian yang dianggap sangat efektif dan efisien karena dapat menjangkau semua kalangan tanpa harus melakukan pertemuan secara langsung dan bisa diterima dimana saja tanpa terhalang jarak dan waktu. Tetapi dakwah online juga memberikan pengaruh pada pola interaksi sosial masyarakat. Maka dari itu umat islam diharapkan dapat lebih cerdas dalam menerima dalam memanfaatkan dakwah online agar tidak terpapar hal yang negatif dari sebuah ajaran agama yang disampaikan melalui dakwah online.

Page 64 of 546 | Total Record : 5452