cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
konselingjpdk@gmail.com
Editorial Address
https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk/about/editorialTeam
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Konseling
ISSN : ISSN2685     EISSN : 2685936X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Konseling merupakan wadah bagi para peneliti untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Adapun scope jurnal ini berkaitan dengan pendidikan, sosial sains dan konseling. Jurnal ini terbit enam kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, April, Juni, Agustus, Oktober dan Desember. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2685-936X dan P-ISSN: 2685-9351
Articles 5,452 Documents
Pengaruh Proses Sistem Peradilan Pidana Terhadap Kesehatan Mental Tahanan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIb Brebes Dita Ayu Wulandari
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.054 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5296

Abstract

kejahatan dan mengendalikan terjadinya kejahatan agar berada dalam batas-batas toleransi yang dapat diterima masyarakat. Bagaimana pengaruh proses sistem peradilan pidana terhadap kesehatan mental tahanan. Bagaimana pelayanan kesehatan tahanan di lembaga pemasyarakatan. Penelitian memakai penelitian hukum normatif dengan melihat gejala hukum di masyarakat. Pengambilan data dengan melakukan wawancara secara langsung kepada responden dalam bentuk tanya jawab mengenai pokok permasalahan serta melakukan pengamatan secara langsung terhadap pelaksanaan pelayanan kesehatan. Pengambilan data dengan melakukan studi kepustakaan dan studi empiris. Melalui studi kepustakaan akan didapat konsep- konsep, teori, atau hasil- hasil pemikiran yang berkaitan dengan pemasalahan dalam penelitian ini. Hasil penulisan menunjukan bahwa proses sistem peradilan pidana memepengaruhi kondisi psikis tahanan yang ditandai dengan gejala- gejala, antara lain penurunan berat badan, gangguan makan, gangguan tidur, sulit berkonsentrasi, dan gejala lainnya. Tahanan merupakan insan dan sumber daya manusia yang harus diperlakukan dengan baik dan manusiawi. Salah satu hak tahanan yang harus dipenuhi ialah pemberian pelayanan kesehatan. Penulis menyarankan adanya peningkatan standard ruang poliklinik kesehatan, perlu adanya penambahan tenaga medis yang masih belum terisi oleh tenaga medis seperti dokter kejiwaan dan dokter gigi. Berkaitan dengan sarana dan prasarana yang menunjang penyelenggaraan layanan kesehatan, maka perlu dilakukan pengecekan kembali dan pendataan apa- apa saja yang perlu dilakukan pengadaan.
Optimalisasi Pelaksanaan Program Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong Husnul Khatimah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.547 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5297

Abstract

Pendidikan adalah usaha sadar dan tersusun sesuai rencana untuk mewujudkan proses pembelajaran agar peserta didik dapat mengembangkan potensi pada dirinya seperti keagamaan, kepribadian, pengendalian diri, cerdas, serta keterampilan untuk dirinya sendiri dan orang lain. Pemenuhan hakatas Pendidikan merupakan sesuatu yang dimiliki setiap orang karena pada pasal 31 ayat 1 Undang-Undang Dasar (UUD) Tahun 1945 mengatakan bahwa tiap-tiap warga negara berhak mendapatkan Pendidikan. Maka dari semua warga negara berhak untuk mendapatkan Pendidikan termasuk warga binaan pemasyarakatan yang berada di Lembaga Pemasyarakatan. Lembaga pemasyarakatan adalah tempat bagi warga binaan dan anak didik pemasyarakatan melakukan pembinaan. Lembaga Pemasyarakatan memiliki pembinaan narapidana melalui program kegiatan belajar mengajar atau biasa disebut dengan Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) . Program ini merupakan Pendidikan kesataraan, Pendidikan nonformal dengan kompetensi kelulusan yang sama dengan sekolah formal lainnya namun lebih memberikan konsep tematik, indiktif yang berhubungan dengan permasalahan lingkungan dan berusaha untuk mandiri atau melatih kehidupan untuk kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksaan program belajar mengajar yang ada di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong seperti bagimana pelaksanaan kegiatan Pendidikan kesetaraan, kerjasama yang dilakukan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cinomg demi meningkatkan pembinaan kegiatan belajar mengajar, adanya gerobak pintar guna meningkatkan keinginan warga binaan pemasyarakatan dalam membaca di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong.
Pengaruh Kepatuhan Minum Obat Terhadap Keseimbangan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Kecamatan Cipayung Afifah Soraya; Eli Indawati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.848 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5298

Abstract

Diabetes melitus terus mengancam kehidupan masyarakat, sekitar 12-20% penduduk dunia diperkirakan mengidap diabetes melitus dan setiap 10 detik didunia satu orang meninggal akibat komplikasi yang ditimbulkan. Penatalaksanaan farmakologi merupakan salah satu pilar penatalaksanaan diabetes melitus tipe 2 yang sangat penting. Salah satu komplikasi akibat diabetes dapat dicegah atau ditunda dengan menjaga kadar gula darah dalam kategori normal sehingga metabolisme dapat dikendalikan dengan baik. Masih banyak pasien diabetes melitus tipe 2 yang mengabaikan minum obat padahal sangat penting untuk minum obat agar menjaga keseimbangan kadar gula darah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan secara cross sectional dimana yang menyangkut variable bebas dan variable terikat diukur secara bersamaan dalam waktu yang sama. Penelitian menggunakan data primer melalui kuesioner langsung kepada pasien rawat jalan dan data sekunder dari kartu kontrol di Puskesmas Kecamatan Cipayung tahun 2022. Pada penelitian ini diketahui bahwa karakteristik responden berdasarkan usia lebih banyak pasien yang tidak patuh dalam masa pengobatan yang berusia 61-70 tahun. Karakteristik responden dengan jenis kelamin lebih banyak pada perempuan, dan karakteristik responden berdasarkan pendidikan lebih banyak lulusan SMA. Kemudian karakteristik responden dengan pekerjaan lebih banyak sebagai IRT. Dengan hasil penilaian kepatuhan minum obat pasien diabetes melitus tipe 2 melalui kuesioner dapat diketahui tingkat kepatuhan pas.
Pendidikan Akhlak Pada Anak Tuna Daksa di SDN Mojoroto 1 Kota Kediri Umi Lailatuz Zakiyah; Siti Mahmudah; Siti Aisah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.309 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5299

Abstract

Kasus kekerasan pada anak di rumah akan mempengaruhi akhlak anak dalam kehidupan sehari-hari, seperti berkata kasar atau berkata yang sifatnya mengancam kepada teman-temannya di sekolah. Maka diperlukan peran orang tua dalam pendidikan akhlak anak sangat penting diterapkan dalam lingkungan keluarga, sehingga anak akan berkembang secara kognitif, afektif, psikomotorik dan perkembangan mental atau sikap yang lebih baik lagi. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu dengan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Selain itu, metode dokumentasi dan wawancara dengan cara triangulasi, yaitu dengan mencari data yang bersumber dari siswa, orang tua dan kepala sekolah. Anak tuna daksa memiliki permasalahan dalam belajarnya antara lain : kurangnya motivasi, keterbatasan intelegensi, rendahnya tingkat penerimaan anak tuna daksa dalam keluarga, dan perkembangan sosial emosional. Maka dibutuhkan metode dan strategi yang cocok untuk anak tuna daksa diantaranya : pembelajaran harus bersifat bersifat rekreatif, fungsional, guidance, dan aman. Selanjutnya, anak tuna daksa juga memerlukan bimbingan dan konseling untuk guru harus memberikan ruang yang nyaman untuk anak tuna daksa yang menginginkan bimbingan konseling dan keterampilan vokasional bagi anak Tunadaksa sangat diperlukan. Terlebih lagi yang paling penting dalam kehidupan anak tuna daksa adalah pendidikan akhlaknya. Maka perlu adanya peran guru dan orangtua dalam mendidik anak tuna daksa, agar menjadi anak yang lebih baik lagi.
Keefektivitasan Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Terhadap Kecemasan Di Era Pandemi Covid-19 Di Puskesmas Bahagia Bekasi Tahun 2022 Ari Dwi Lestari; Rahayu Khairiah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.334 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5300

Abstract

Kehamilan sangat rentan dengan resiko kecacatan dan kematian yang dipengaruhi dari nutrisi, genetik hingga tingkat stresor. Tingkat stres pada masa kehamilan terutama di masa pandemi COVID-19 diketahui mengalami peningkatan yang signifikan hingga lebih 76% dan sangat beresiko terhadap janin dalam masa kehamilannya. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektivitasan peningkatan pengetahuan ibu hamil terhadap kecemasan di era pandemi covid-19 di Puskesmas Bahagia Bekasi.Metode penelitian yang digunakan adalah pre-experiment. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester 2 dan trimester 3 di Puskesmas Bahagia Bekasi. Didapatkan responden sebanyak 20 responden, penelitian dilakukan di Puskesmas Bahagia Bekasi dengan menggunakan teknik purposive sampling dan memberikan kuesioner, data yang menyangkut variable independent dan dependen yang akan dikumpulkan.Hasil uji t dapat diketahui bahwa nilai R table 0,05 dengan nilai signifikansi 0,000. Yang berarti ada keefektivitasan antara sebelum dan sesudah diberikan penkes. Analisis pengetahuan ibu hamil sebelum diberikan penkes terdapat pengetahuan cukup baik sebanyak 11 ibu hamil (55%), dan responden pengetahuan kurang baik terdapat 9 ibu hamil (45%). Setelah diberikan penkes terdapat 20 responden, pengetahuan cukup baik terdapat 3 ibu hamil (15%), dan pengetahuan baik sebanyak 17 ibu hamil (85%). Hasil analisis kecemasan sebelum diberikan penkes terdapat 7 ibu hamil (35%), dan kecemasan berat berjumlah sebanyak 13 ibu hamil (65%). Setelah diberikan penkes terdapat hasil kecemasan sedang 7 ibu hamil (35%), kecemasan sedang sebanyak 12 ibu hamil (60%), dan kecemasan berat berjumlah 1 ibu hamil (5%).Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada keefektivitasan peningkatan pengetahuan ibu hamil terhadap kecemasan di era pademi covid-19 antara sebelum dan sesudah diberikan penkes. Saran untuk Puskesmas Bahagia Bekasi perlu mengefektifkan kegiatan pencegahan penyakit Covid, tujuannya adalah untuk meningkatkan dan menambah pegetahuan ibu hamil atau pengunjung. Kegiatan edukasi dapat berupa: penyuluhan, pembagian leaflet tentang bahaya penyakit Covid.
Kendala Guru Sekolah Dasar Dalam Memberikan Penilaian Sikap Siswa Pada Proses Pembelajaran Kurikulum 2013 Mawaddah Mawaddah; Rabitha Minfadlih Putri; Andina Halimsyah Rambe; Siti Rodina Aisah Siregar; Fitria Ananda
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.093 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5301

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk memperoleh informasi tentang kendala guru dalam memberikan penilaian sikap siswa pada proses pembelajaran kurikulum 2013 di MIS Ikhlasiyah Tuamang. Rancangan yang digunakan peneliti dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif. Hal ini karena peneliti menggunakan metode deskriptif. Pendekatan kualitatif ini digunakan untuk mendeskripsikan, menjelaskan, serta menggali hal-hal yang berkaitan dengan penelitian tersebut. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa kesulitan guru dalam memberikan penilaian terhadap sikap siswa pada proses pembelajaran yaitu guru kesulitan dalam mengatasi sikap sosial dan spiritual siswa. Untuk mengantisipasi kesulitan dalam penilaian sikap pembelajaran kurikulum 2013, guru melakukan diskusi dengan orang tua siswa, koordinasi dengan guru lainnya, serta bertanya dengan siswa lainnya.
Analisis Evaluasi Program Kurikulum 2013 Dan Kurikulum Merdeka Heroza Firdaus; Azkya Milfa Laensadi; Gupo Matvayodha; Fitri Nauli Siagian; Ika Aryastuti Hasanah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.775 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5302

Abstract

Implementasi kurikulum 2013 sangat berbeda dengan kurikulum sebelumnya, masih banyak kendala yang kita ketahui sangat mempengaruhi hasil belajar, baik dari segi media yang digunakan, penilaian pada kurikulum 2013 lebih rumit dibandingkan dengan kurikulum sebelumnya kemudian metode yang digunakan untuk menyampaikan materi pembelajaran yang ingin diajarkan belum efektif atau bahkan tidak sesuai dengan materi yang ingin disampaikan.Berdasarkan pada kajian literatur yang telah dilakukan, kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, dikenal dengan kebijakan Merdeka Belajar. Kebijakan ini meliputi 4 hal: ujian sekolah berstandar nasional (USBN) dikembangkan oleh sekolah masingmasing; ujian nasional (UN) berubah menjadi asesmen kompetensi minimum dan survei karakter; kebebasan pendidik untuk mendesain rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP); danfleksibilitas dalam peraturan penerimaan siswa baru (PPSB). Kebijakan Merdeka Belajarmemiliki karakteristik yang menekankan pada kreativitas, orientasi pembelajaran pada pemecahan masalah, pembelajaran berbasis tuntutan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja, serta sistem penilaian yang komprehensif. Hal ini berdampak pada kebutuhan pengembangan evaluasi pembelajaran.
Analisis Kemampuan Membaca Siswa di Kelas Rendah Andini Halimsyah Rambe; Gustiani Gustiani; Rahma Dita; Saidatun Nisa Simatupang; Suci Rahmadhani
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.392 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5303

Abstract

Fokus dalam penelitian ini adalah faktor-faktor yang menjadi penyebab Kesulitan siswa dalam bagaimana siswa kelas rendah mulai membaca. Tujuan penelitian Cari tahu apa yang membuat membaca sulit untuk memulai dan cari tahu apa Kesulitan membaca awal di kelas bawah atau rendah. Studi ini menggunakan Pendekatan kualitatif menggunakan metode deskriptif analitis sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui penggunaan tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi Data, menyajikan data, menarik kesimpulan. Periksa keabsahan data dengan menguji kredibilitas, Pengujian migrasi, pengujian keandalan, pengujian konfirmasi.
Upaya Orang Tua dalam Mengatasi Dampak Negatif Penggunaaan Alat Komunikasi Gadget terhadap Anak di Rukun Tetangga 32 Kelurahan Talang Banjar Kecamatan Jambi Timur Kota Jambi Ria Maharani; Eka Aprilliyanti; Vivi Yumarni
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.923 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5304

Abstract

Penelitian ini menganalisis tentang upaya orang tua dalam mengatasi dampak negatif penggunaaan alat komunikasi gadget terhadap anak di Rukun Tetangga 32 Kelurahan Talang Banjar Kecamatan Jambi Timur Kota Jambi. Dengan jenis kualiatif melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun temuan awal dari upaya yang dilakukan orang tua dalam mengatasi dampak negatif penggunaan alat komunikasi gadget terhadap anak di RT 32 Kelurahan Talang Banjar Kecamatan Jambi Timur Kota Jambi, yaitu orang tua mengambil gadget pada anaknya secara paksa, namun hal tersebut malah membuat anak menjadi berontak terhadap orang tuanya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui upaya yang dilakukan orang tua dalam mengatasi dampak negatif penggunaan gadget. Dari hasil temuan menunjukkan bahwa Upaya Orang Tua dalam Mengatasi Dampak Negatif Penggunaan Alat Komunikasi Gadget Terhadap Anak di RT 32 Kelurahan Talang Banjar Kecamatan Jambi Timur Kota Jambi yaitu dengan cara mengambil alih penuh gadget dari anaknya.
Analisis Kesulitan Soal AKM dalam Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau Dari Taksonomi Solo Lifia Sulistiowati; Kustiana Arisanti; Wahyu Lestari
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.002 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.5305

Abstract

Penelitian ini menggunakan deskriptif kualiatatif yang digunakan untuk mendeskripsikan adanya kesulitan memecahkan soal AKM (Asesmen Kompetensi Minimum) yang dihadapi oleh siswa SMP Negeri 1 Gading kelas VIII, yang berupa geometri dan pengukuran, relasi dan fungsi, rasio dan proporsi, yang merupakan data dan ketidakpastian. Analisis data ini menggunakan tes tulis soal AKM (Asesmen Kompetensi Minimum) dan wawancara. Pengambilan sampel pada teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan sebanyak 5 siswa, karena akan dinilai berdasarkan Taksonomi SOLO. Taksonomi Solo Terdapat 5 macam penilaian, yaitu Prestruktural, Unistruktural, Multistruktural Relasional, dan Extented Abstrak. Cenderung melakukan kesalahan dalam memahami soal, kesalahan dalam konsep dan dalam prinsip merupakan kesalahan pada level prestruktural. Sedangkan pada tingkat unistruktural biasanya melalakukan kesalahan dalam melaksanakan dan meyelesaikan rencana dan kesalahan dalam menuliskan jawaban akhir. Jika tidak ditemukan kesalahan dalam memecahkan masalah, berarti merupakan subjek pada tingkat relasional dan extented abstrak

Page 63 of 546 | Total Record : 5452