cover
Contact Name
Nurdayati
Contact Email
ojsjpp@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
muzizatakbarrizki@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian
ISSN : 18581625     EISSN : 26851725     DOI : -
Core Subject : Health,
Objective of JOURNAL OF DEVELOPMENT OF AGRICULTURAL EXTENTION DEVELOPMENT REVIEW: AGRICULTURE REVIEW ISSUES issued with the aim of describing conceptual thoughts or ideas and results of research to participate in developing animal husbandry studies, with open and contributions from various scientific disciplines and approaches that meet at the intersection of research results and critical analysis of contemporary development issues, including research articles, literature studies and other scientific reviews.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 22 No. 2 (2025): Desember" : 9 Documents clear
Komunikasi Organisasi Pemerintah Kabupaten Bogor dalam Program Bantuan Keuangan Infrastruktur Desa Ahmadi, Andi; Saleh, Amiruddin; Budi Priatna, Wahyu
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol. 22 No. 2 (2025): Desember
Publisher : UPPM Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v22i2.1400

Abstract

Studi ini mengeksplorasi pola komunikasi organisasi Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mengimplementasikan Program Bantuan Keuangan Infrastruktur Desa. Satu desa diberikan dana maksimal satu miliyar, sehingga program ini lebih dikenal dengan Satu Miliyar satu Desa (Samisade).Penelitian menggunakan  metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan kritis. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Bogor. Jumlah informan terdiri dari 10 kepala desa, sembilan camat.Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Komunikasi vertikal—antara pejabat pemerintah tingkat tinggi dan aktor di tingkat desa—memiliki peran penting dalam penyebaran kebijakan, pendelegasian tugas, dan penegakan akuntabilitas; (2) Komunikasi horizontal antar instansi dan antar aktor sejawat memfasilitasi koordinasi dan pemahaman bersama, sedangkan komunikasi diagonal memungkinkan keterlibatan lintas fungsi, sehingga memperkuat kapasitas respons dan pemecahan masalah; dan (3) Terdapat empat strategi komunikasi utama yang digunakan pemerintah: strategi berbasis media (cetak, digital, dan media sosial), strategi instruksional (pelatihan teknis untuk bendagara dan staf desa), strategi pemasaran  mengemas nilai pembangunan dengan, serta pendekatan budaya, agama dan sosial kemasyarakatan. Strategi pastisipatori dengan musdes, musrenbang desa, musrenbang kecamatan  dan musrenbang kabupaten. Strategi-strategi ini secara kolektif memperkuat kepatuhan, dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan perdesaan. Hasil dari penelitian ini bahwa komunikasi organisasi dalam program Samisade, yang mengalir secara vertikal, horizontal dan diagonal mendukung proses perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi program. Empat strategi komunikasi yang digunakan berdampak positif bagi pembangunan infrastruktur di pedesaan.
Hubungan Pengetahuan Budidaya Jagung dan Sikap Ketahanan Pangan dengan Perilaku Siswa dalam Mendukung Ketahanan Pangan Muhammad Anjas Zulfikar
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol. 22 No. 2 (2025): Desember
Publisher : UPPM Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v22i2.1388

Abstract

Ketahanan pangan merupakan isu strategis yang melibatkan aspek ketersediaan, distribusi, dan konsumsi pangan dalam suatu wilayah. Kabupaten Takalar di Sulawesi Selatan merupakan daerah agraris yang memiliki potensi besar dalam pengembangan tanaman pangan, khususnya jagung sebagai komoditas unggulan. Namun, keterlibatan generasi muda, termasuk peserta didik, dalam kegiatan budidaya pertanian masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan budidaya jagung dan sikap terhadap ketahanan pangan dengan perilaku peserta didik dalam mendukung ketahanan pangan. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 72 siswa kelas XI SMAN 1 Takalar, yang berasal dari kelas XI F3 dan XI F4 yang dipilih secara acak. Instrumen berupa kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data, yang kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan budidaya jagung dengan perilaku mendukung ketahanan pangan, serta antara sikap ketahanan pangan dengan perilaku tersebut. Selain itu, kombinasi antara pengetahuan dan sikap secara bersama-sama juga menunjukkan pengaruh terhadap perilaku mendukung ketahanan pangan.
Proses Adopsi Inovasi POC Asam Amino oleh Kelompok Tani Margo Mulyo di Desa Kamal, Arjasa, Jember Ika, Diah Andika Wangi; Rokhani, Rokhani
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol. 22 No. 2 (2025): Desember
Publisher : UPPM Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v22i2.1398

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses adopsi inovasi pupuk organik cair (POC) asam amino pada Kelompok Tani Margo Mulyo di Desa Kamal, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa daerah tersebut memiliki potensi pada subsektor pertanian, khususnya tanaman pangan, yaitu padi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses adopsi inovasi POC asam amino berlangsung melalui lima tahapan, yaitu: (1) Tahap pengetahuan, ketika petani memperoleh informasi mengenai manfaat dan cara pembuatan POC asam amino; (2) Tahap persuasi, ketika petani mulai menunjukkan sikap positif terhadap inovasi; (3) Tahap keputusan, ketika petani memutuskan untuk mencoba menggunakan POC asam amino; (4) Tahap implementasi, ketika petani mulai membuat dan menerapkan inovasi di lahan pertanian mereka; dan (5) Tahap konfirmasi, ketika petani terus menggunakan POC asam amino secara berkelanjutan. Penerapan POC asam amino berkontribusi terhadap peningkatan kesuburan tanah secara berkelanjutan yang berdampak pada stabilitas dan potensi peningkatan hasil produksi padi. Selain itu, penggunaan POC asam amino meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit sehingga risiko gagal panen dapat ditekan. Dari aspek sosial, adopsi inovasi ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pengelolaan input pertanian ramah lingkungan serta memperkuat kerja sama kelompok tani.
Analisis Keaktifan Petani dalam Kelembagaan dan Penyuluhan Terhadap Adopsi Praktik Pertanian Berkelanjutan di Kecamatan Bulango Utara Arsyad, Karlena; Saleh, Yanti
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol. 22 No. 2 (2025): Desember
Publisher : UPPM Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v22i2.1430

Abstract

Pertanian berkelanjutan merupakan pendekatan sistem produksi yang mengintegrasikan aspek ekologi, ekonomi, dan sosial guna menjamin kesinambungan sumber daya alam dan peningkatan kesejahteraan petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh tingkat keaktifan petani dalam kelembagaan kelompok tani serta partisipasi dalam kegiatan penyuluhan terhadap tingkat adopsi praktik pertanian berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 250 responden petani di Kecamatan Bulango Utara, Provinsi Gorontalo. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi logistik biner. Variabel independen berupa skor keaktifan dalam kelembagaan dan penyuluhan, sedangkan variabel dependen adalah status adopsi praktik berkelanjutan yang diklasifikasikan berdasarkan skor kumulatif implementasi teknologi ramah lingkungan seperti penggunaan pupuk organik, pengendalian hayati, dan rotasi tanaman. Hasil analisis menunjukkan bahwa baik keaktifan dalam kelembagaan (p=0,438) maupun penyuluhan (p=0,995) tidak berpengaruh secara statistik terhadap tingkat adopsi praktik pertanian berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa kehadiran formal saja belum cukup tanpa proses pembelajaran yang partisipatif. Oleh karena itu, diperlukan reorientasi strategi penyuluhan menuju pendekatan yang lebih dialogis, kontekstual, dan berbasis kebutuhan agroekologi lokal untuk memperkuat transformasi menuju sistem pertanian yang berkelanjutan.
Suplementasi Air Buah Lontar (Borassus flabeliffer) Pada Bahan Pengencer Semen Beku Sapi Limousin : - Wulandari, Rillies Eka; Suharti, Suharti; Cahyani, Annisa Putri
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol. 22 No. 2 (2025): Desember
Publisher : UPPM Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v22i2.1432

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas semen secara mikroskopis dan makroskopis yang meliputi motilitas, viablitas, dan conception rate dalam pengencer fruktosa yang disuplementasi air buah lontar (Borassus flabeliffer) untuk pembekuan semen sapi limousin. Metode dalam penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan. Masing-masing perlakuan yakni P0=pengencer standar tanpa suplementasi air buah lontar, P1=pengencer standar+air buah lontar 0,75, P2=pengencer standar+air buah lontar 1 ml, P3=pengencer standar+air buah lontar 1,25 ml. Pengencer standar yang digunakan berupa 72,75% buffer + 1,25% fruktosa + 6% gliserol + 20% kuning telur.  Pengujian diamati secara makroskopis (volume, konsentrasi, warna, pH) dan mikroskopis (gerakan massa, konsentrasi, motilitas, viabilitas, gerakan individu). Uji statistik menggunakan One-Way analysis of variance (ANOVA). Hasil dari setiap perlakuan berpengaruh sangat nyata (P<0.05) terhadap variabel motilitas dan viabilitas. Dapat disimpulkan bahwa penambahan air buah lontar sebanyak 1 ml pada pengencer kuning telur ayam lebih efektif mempertahankan viabilitas dan motilitas pada saat proses pembekuan semen.
Peran Penyuluh Terhadap Fungsi Kelompok Peternak di Kabupaten Lima Puluh Kota Putri, Shinta Mela; Madarisa, Fuad; Basyar, Basril
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol. 22 No. 2 (2025): Desember
Publisher : UPPM Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v22i2.1438

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi kelompok peternak, pelaksanaan peran penyuluh dan pengaruh peran penyuluh terhadap fungsi kelompok peternak di Kabupaten Lima Puluh Kota. Penentuan responden sebanyak 80 orang dilakukan menggunakan purposive sampling, dengan mengambil 5–7 peternak aktif dari masing-masing 15 kelompok peternak berdasarkan kriteria keterlibatan dalam kegiatan kelompok, kepemilikan ternak bantuan, dan partisipasi dalam pengelolaan usaha. Penelitian ini dilaksanakan pada Januari-Februari 2025. Penelitian ini menggunakan analisis statistik deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan fungsi kelompok belum berjalan dengan optimal, penilaian peternak: kelas belajar (42,50%) dan unit produksi (42,50%) berada pada kategori cukup baik, sedangkan wahana kerjasama (46,25%) pada kategori tidak baik. Peternak menilai peran penyuluh belum optimal: edukator 45,00%, komunikator 38,75%, dinamisator 37,50% peternak menilai cukup baik, sedangkan organisator 45,00% peternak menyatakan tidak baik. Hasil uji t menunjukkan bahwa peran edukator berpengaruh signifikan terhadap fungsi kelas belajar dan wahana kerjasama, komunikator berpengaruh negatif signifikan terhadap unit produksi, organisator berpengaruh negatif signifikan terhadap wahana kerjasama, serta dinamisator berpengaruh negatif signifikan terhadap kelas belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas penyuluh sebagai agen perubahan serta penguatan kelembagaan kelompok peternak berperan penting dalam meningkatkan kinerja kelompok dan motivasi peternak.
Peningkatan Motivasi Petani melalui Penyuluhan Partisipatif Pemanfaatan Limbah Daun Kopi sebagai Teh Alami Lestari, Sri Puji; Sawitri, Budi; Farid, Abdul
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol. 22 No. 2 (2025): Desember
Publisher : UPPM Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v22i2.1439

Abstract

Desa Kalipucang memiliki potensi besar dalam pemanfaatan limbah daun kopi, namun belum dimanfaatkan optimal akibat rendahnya motivasi petani. Penelitian ini bertujuan meningkatkan motivasi petani melalui penyuluhan partisipatif menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dua siklus pada dua kelompok tani, Arabusta III (30 orang) dan Tunas Mekar Sari Sejahtera (21 orang). Penyuluhan dilakukan melalui demonstrasi cara dan praktik langsung dengan media PowerPoint dan leaflet. Analisis deskriptif kuantitatif dan uji-t digunakan untuk menilai peningkatan motivasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan motivasi pada kedua kelompok, namun dengan capaian berbeda: Arabusta III hanya mencapai 58,5% (di bawah standar 75%), sedangkan Tunas Mekar Sari Sejahtera mencapai 81,3% (melampaui standar). Uji-t mengonfirmasi perbedaan signifikan (p<0,05) antarkelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas penyuluhan sangat dipengaruhi oleh partisipasi dan kekompakan kelembagaan. Penelitian merekomendasikan pelatihan berkelanjutan, penyusunan SOP pengolahan teh daun kopi, serta penguatan kelembagaan untuk Mendukung Keberlanjutan Inovasi.
Evaluasi Kualitas Nutrien Pada Fermentasi Bungkil Inti Sawit Menggunakan Trichoderma Sp Larasati, Yenny Niken; Perdinan, Acep; Tenciana, Agist
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol. 22 No. 2 (2025): Desember
Publisher : UPPM Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v22i2.1441

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efek fermentasi menggunakan Trichoderma sp. terhadap kualitas nutrien berupa kandungan nutrien, nilai cerna protein, dan antinutrien bungkil inti sawit (BIS). Percobaan dengan Rancangan Acak Lengkap melibatkan 3 perlakuan dengan 6 ulangan. Perlakuan terdiri dari P0 (BIS tanpa fermentasi), P1 (BIS + Trichoderma sp. 5 g/kg), dan P2 (BIS + Trichoderma sp. 10 g/kg). Fermentasi berada kondisi pada suhu ruang secara aerobik selama 5 hari. Variabel yang diteliti meliputi dari kandungan nutrien (serat kasar dan protein kasar), nilai cerna protein in vitro, serta antinutrien (asam fitat dan tanin). Hasil menunjukkan bahwa persentase serat kasar P0 berbeda secara signifikan (p<0,05) dibandingkan P1 dan P2. Kadar protein kasar tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (p>0,05) pada seluruh perlakuan. Nilai cerna protein pada P2 menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0,05) dibandingkan dengan P0 dan P1, sedangkan P0 dan P1 tidak beda nyata (p>0,05). P2 menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0,05) dengan perlakuan lainnya, akan tetapi P0 dan P1 tidak ada perbedaan secara signifikan (p>0,05) pada antinutrien asam fitat. Fermentasi BIS memakai Trichoderma sp. 10 g/kg mampu mengoptimalkan kandungan nutrien dengan menurunkan serat kasar, meningkatkan nilai cerna protein, dan menurunkan kadar antinutrien tanin bungkil inti sawit, tanpa berdampak negatif terhadap protein kasar dan asam fitat.
Respons Wanita Tani terhadap Pengolahan Patty Susu di Desa Gedangan Cepogo Boyolali Sudarmanto, Bambang; Dwi Novrina Nawangsari; Yesrika Nur Astria Ningrum
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol. 22 No. 2 (2025): Desember
Publisher : UPPM Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v22i2.1451

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons wanita tani terhadap pengolahan patty susu dan pengaruh karakteristik wanita tani yaitu tingkat pendidikan, jumlah kepemilikan ternak, pengalaman mengolah susu  terhadap respon. Desain kajian menggunakan one-shot case study dengan pendekatan penyuluhan melalui ceramah, diskusi, dan demonstrasi. Pengambilan 41 sampel menggunakan metode proposional sampling. Tingkat respons dianalisis secara deskriptif dan regresi linier berganda untuk menganalisis pengaruh karakteristik wanita tani terhadap respons. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat respons wanita tani berada pada kategori sangat tinggi dengan skor 3.302 (skala 779 - 3.895), Terdapat pengaruh sangat signifikan (P<0,01) pada tingkat pendidikan, jumlah kepemilikan ternak, dan pengalaman mengolah susu terhadap respon wanita tani dalam pengolahan patty susu, serta tidak berpengaruh signifikan (P>0,05) pada katagori umur wanita tani.

Page 1 of 1 | Total Record : 9