cover
Contact Name
Maryani
Contact Email
marry.tenang@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat
ISSN : 1829734X     EISSN : 26854961     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Surya Medika adalah jurnal yang diterbitkan oleh STIKes Surya Global Yogyakarta. Jurnal ini Fokus pada Ilmu Kesehatan yang meliputi: Ilmu keperawatan, kesehatan masyarakat, farmasi dan yang sebidang dengan kesehatan. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Januari dan Juli.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 20 No. 2 (2025)" : 10 Documents clear
Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Perilaku Siswa SMK dalam Megelola Keuangan Kurniasari, Chanif; Pandowo, Hedi
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 20 No. 2 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v20i2.1149

Abstract

Latar Belakang: Keuangan merupakan aspek yang berkaitan dengan kas, arus kas, pengeluaran, pemasukan, serta berbagai permasalahan yang berhubungan dengan pengelolaan finansial. Literasi keuangan sangat dibutuhkan agar seseorang memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam mengelola keuangan. Pengelolaan keuangan, atau yang dikenal dengan manajemen keuangan, mencakup proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian aktivitas keuangan yang bertujuan untuk mencapai kondisi keuangan yang baik dan teratur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku siswa SMK dalam mengelola keuangan. Metode : Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif cross sectional yang menganalisa pengaruh literasi keuangan dengan perilaku mengelola keuangan pada remaja. Dalam penelitian, pengambilan sampel menggunakan total sampling. Siswa yang berpartisipasi dalam penelitian ini sebanyak 33 siswa kelas XII SMK Bintama. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (93,9%) dengan usia 18 tahun (51,5%). Seluruh responden (100%) merupakan siswa SMK jurusan farmasi di SMK Bintama. Mayoritas responden memiliki literasi keuangan dan perilaku pengelolaan keuangan yang baik. Hasil uji analisis menunjukkan koefisien regresi sebesar 1,016 yang berarti setiap penambahan literasi keuangan sebesar 1% berpengaruh positif sebesar 1,016 terhadap perilaku mahasiswa dalam mengelola keuangan. Hasil output juga menunjukkan nilai Sig sebesar 0,046. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara literasi keuangan dan perilaku mahasiswa dalam mengelola keuangan.
Analisis Kepuasan Pasien Pengguna Pembayaran QRIS di Pelayanan Rawat Jalan RSUD Koja Surlialy, Dewi; Widjaja, Lily; Fannya, Puteri; Yulia, Noor
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 20 No. 2 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v20i2.1156

Abstract

Latar Belakang: Kepuasan adalah perasaan senang atau kecewa yang timbul setelah membandingkan kinerja atau hasil yang dirasakan dengan harapan. Tingkat kepuasan pasien sangat penting untuk menilai kualitas layanan dan memastikan kelangsungan serta peningkatan layanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk memahami alur transaksi menggunakan metode QRIS (Quick Response Indonesia Standard), karakteristik pasien yang menggunakan transaksi QRIS, dan kepuasan pasien yang menggunakan transaksi pembayaran QRIS di layanan rawat jalan Rumah Sakit Umum Koja menggunakan metode EUCS (End-User Computing Satisfaction).Metode: Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer yang dikumpulkan dari 106 responden. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah sampling non-probabilitas, khususnya sampling acak. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa alur transaksi pembayaran di Rumah Sakit Umum Koja sangat prospektif. Karakteristik pasien yang menggunakan metode QRIS didominasi oleh usia 26-35 tahun, perempuan, dengan pendidikan sarjana atau D4, bekerja sebagai karyawan swasta, dan memiliki pendapatan rata-rata lebih dari Rp. 4.901.798. Tingkat kepuasan pasien dalam layanan rawat jalan Rumah Sakit Umum Koja menunjukkan bahwa 59,4% pasien puas dengan aspek konten 59,4%; aspek akurasi 84,9%; aspek format 67,9%; aspek kemudahan penggunaan; dan 50,9% dengan aspek ketepatan waktu. Kesimpulan: Secara keseluruhan, hasil menunjukkan bahwa sebagian besar pasien puas dengan penggunaan metode QRIS di Rumah Sakit Umum Koja, dengan persentase kepuasan sebesar 86,8%.
Evaluasi Aplikasi Medinfras pada Rawat Inap RSAJ Jakarta Utara Menggunakan TAM Saarah Salsabila Putri Yadita; Rezal, Muhammad; Widjaja, Lily; Indawati, Laela
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 20 No. 2 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v20i2.1167

Abstract

Latar Belakang: Evaluasi ini bertujuan untuk menilai seberapa efektif pengembangan aplikasi Medinfras di lingkungan rawat inap dapat berfungsi dalam organisasi pelaksana. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan aplikasi Medinfras dalam perawatan rawat inap dengan menggunakan Model Penerimaan Teknologi di Rumah Sakit Atma Jaya, Jakarta Utara. Metode: Metode yang digunakan dalam evaluasi ini Technology Acceptance Model (TAM) yaitu merupakan teori sistem informasi untuk mensimulasikan bagaimana pengguna bisa menerima dan memanfaatkan teknologi yang telah di sediakan. Evaluasi RME mempertimbangkan tiga aspek yaitu aspek kebermanfaatan, aspek kemudahan, dan aspek minat, sehingga akan mendapakan hasil yang objektif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai aplikasi Medinfras bermanfaat dan mudah digunakan, terutama pada aspek kelengkapan informasi (85,9%) dan kemudahan pengoperasian (85,9%). Namun, fleksibilitas aplikasi masih menjadi kendala, serta sebagian kecil responden (3,1%) menilai informasi belum selalu up to date. Kesimpulan: Evaluasi penerapan terhadap penggunaan aplikasi Medinfras pada rawat inap memberikan manfaat bagi petugas meliputi peningkatan produktifitas dalam melakukan pekerjaan, memudahkan pekerjaan petugas yang meliputi fitur-fitur dalam aplikasi ini tidak asing saat dicoba, kemudahan dalam pengoperasian dan kemudahan dalam memahami fungsi sistem, membantu melakukan pekerjaan petugas dan memberikan kenyamanan terhadap penggunaan.
Pengaruh Bullying Terhadap Loneliness pada Remaja: Meta-Analisis Fitriah, Fitriah; Murti, Bhisma; Tamtomo, Didik Gunawan
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 20 No. 2 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v20i2.1174

Abstract

Latar Belakang: Bullying adalah fenomena kompleks dan multidimensional yang ditandai dengan perilaku agresif berulang yang bertujuan untuk menyakiti atau mengganggu individu yang kesulitan untuk membela diri. Telah banyak didokumentasikan bahwa bullying berdampak signifikan pada kesehatan mental dan emosional korban, seringkali menyebabkan perasaan loneliness (kesepian) yang mendalam. Meta-analisis ini bertujuan untuk mengukur hubungan antara bullying dan loneliness  kalangan remaja di berbagai negara serta mengevaluasi potensi bias publikasi dalam penelitian yang ada. Metode: Meta-analisis dilakukan pada lima studi yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi spesifik, termasuk desain observasional dan ketersediaan teks lengkap. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak RevMan, dengan menerapkan model efek acak karena heterogenitas yang signifikan di antara studi (I² = 89%). Hasil utama yang diukur adalah rasio peluang yang disesuaikan (aOR) untuk hubungan antara bullying dan loneliness. Hasil: Meta-analisis menunjukkan bahwa bullying secara signifikan meningkatkan risiko kesepian di kalangan remaja, dengan rasio odds yang disesuaikan sebesar 1,92 (95% CI = 1,49 hingga 2,49, p < 0,001). Namun, diagram funnel menunjukkan potensi bias publikasi, menyarankan bahwa hubungan antara bullying dan loneliness mungkin terlalu dibesar-besarkan. Kesimpulan: Temuan ini menyoroti dampak mendalam bulying terhadap loneliness pada remaja dan menekankan pentingnya pelaporan komprehensif dalam penelitian untuk mengurangi bias publikasi. Pemahaman yang lebih jelas tentang hubungan ini akan mendukung strategi yang lebih efektif untuk mengurangi dampak negatif kesehatan mental yang terkait dengan bullying.  
Riwayat Hipertensi dan Paritas Ibu dengan Kejadian Stunting pada Balita Teddyansyah, Teddyansyah; Ariani, Malisa; Fetriyah, Umi Hanik; Latifah, Latifah
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 20 No. 2 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v20i2.1195

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan indikator kesehatan anak dengan kekurangan gizi kronis yang berhubungan dengan peningkatan resiko kematian serta dapat mempengaruhi fisik dan fungsional tubuh. Kejadian stunting di Indonesia masih tinggi. Riwayat hipertensi dalam kehamilan dan paritas ibu diduga sebagai faktor risiko stunting sehingga perlu diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara riwayat hipertensi dan paritas ibu dengan kejadian stunting pada balita. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan survey analitik dan pendekatan cross sectional ini dilakukan pada 103 orang ibu yang mempunyai balita usia 2-5 tahun di Puskesmas Pekauman dengan teknik purposive sampling menggunakan lembar observasi dan pemeriksaan antropometri serta dianalisa dengan uji chi-square. Hasil: Sebagian besar ibu berusia 20-35 tahun sebanyak 92 orang (89,3%), memiliki anak balita sebanyak 69 orang (67%), dengan jenis kelamin anak perempuan sebanyak 53 orang (51,5%), memiliki riwayat hipertensi sebanyak 69 orang (67%), berstatus multipara sebesar 58 orang (56,3%) dan sebagian besar anak responden berstatus stunting sebanyak 63 anak (61,2%). P value hipertensi = 0,002 ; OR = 4,251 dan P value paritas = 0,041 ; OR = 2,521. Simpulan: Ada hubungan antara riwayat hipertensi dan paritas ibu dengan kejadian stunting pada balita. Jika ibu hamil kembali, disarankan untuk melakukan pemantauan tekanan darah dalam pemeriksaan ANC rutin khususnya pada multipara sehingga bisa mencegah terjadinya stunting.
Penerapan Posisi Semi Fowler pada Pasien NSTEMI dengan Pola Napas Tidak Efektif Vania, Risma Ananda; Mohtar, M. Sobirin; Santoso , Bagus Rahmat
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 20 No. 2 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v20i2.1183

Abstract

Latar Belakang: NSTEMI merupakan kelainan kardiovaskular akibat penyumbatan pembuluh darah koroner, baik yang bersifat intermiten maupun permanen akibat pecahnya plak aterosklerotik. NSTEMI ditandai dengan nyeri dada dan sesak napas sehingga menyebabkan penurunan saturasi oksigen dan peningkatan frekuensi pernapasan. Semi-Fowler merupakan salah satu posisi yang digunakan untuk memperbaiki pola pernapasan yang tidak efektif. Manfaat posisi semi Fowler adalah memperlancar saturasi oksigen hingga mengurangi sesak napas. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran umum asuhan keperawatan kritis pada pasien dengan diagnosa medis NSTEMI dengan penerapan posisi semi Fowler pada pola pernafasan tidak efektif. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif berbentuk studi kasus melalui pendekatan asuhan keperawatan. Sampel penelitian ini adalah pasien NSTEMI dengan masalah keperawatan pola nafas tidak efektif. Instrumen yang digunakan adalah lembar asuhan keperawatan kritis, buku SDKI, SLKI dan SIKI, serta SOP semi Fowler. Hasil: Berdasarkan studi kasus yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan posisi semi Fowler pada pasien NSTEMI dengan permasalahan keperawatan pola nafas tidak efektif pada pasien dapat teratasi dengan outcome pola pernafasan yang lebih baik. Kesimpulan: Hasil analisa ini diharapkan dapat diterapkan oleh rumah sakit pada pasien NSTEMI yang mengalami masalah keperawatan pola nafas tidak efektif untuk memperbaiki pola pernafasan.
Riwayat Anemia pada Ibu Hamil dengan Kejadian Stunting pada Balita Fatimah, Siti; Ariani, Malisa; Nito, Paul Joae Brett; Fetriyah, Umi Hanik
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 20 No. 2 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v20i2.1186

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan indikator yang menggambarkan kondisi sosial-ekonomi suatu negara dan masalah kesehatan yang berkaitan dengan kekurangan sumber daya manusia yang produktif dan berkualitas di masa depan. Jumlah anak stunting di Indonesia masih tinggi dan belum mencapai target nasional. Salah satu faktor risiko yang diduga menjadi penyebab stunting adalah kekurangan gizi dari ibu ke janin dalam kandungan akibat anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi korelasi antara riwayat anemia pada ibu hamil dengan prevalensi stunting pada anak di Pusat Kesehatan Pekauman. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain survei analitis dan pendekatan kohort retrospektif ini dilakukan pada 103 ibu yang memiliki balita berusia 2-5 tahun dengan teknik sampling acak. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan lembar observasi dan alat ukur mikrotis. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki riwayat anemia gestasional sebanyak 57 orang (55,3%), dan sebagian besar anak mengalami stunting sebanyak 63 anak (61,2%). Hasil analisis data menunjukkan nilai p = 0,000 dan OR 24,083. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara riwayat anemia pada ibu hamil dan insidensi stunting pada balita di Pusat Kesehatan Masyarakat Pekauman Banjarmasin. Pencegahan dapat dilakukan melalui minimal enam kunjungan antenatal care (ANC) dan kepatuhan terhadap suplementasi zat besi sebagai upaya promosi dan pencegahan untuk mengurangi angka stunting dan meningkatkan kesehatan ibu dan anak.
Faktor Risiko yang Berkaitan dengan Insidensi TB Paru Manullang, Melisa; Rara Vyani Adistira; Siregar, Santy Deasy; Manalu, Putranto
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 20 No. 2 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v20i2.1192

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis adalah penyakit menular yang menjadi penyebab utama masalah kesehatan yang disebabkan oleh Mycobacteria tuberculosis dan merupakan salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan faktor risiko yang terkait dengan insidensi tuberkulosis paru di Kabupaten Deli Serdang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional yang melibatkan 140 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dianalisis menggunakan aplikasi SPSS dengan Uji Fisher Exact. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang memiliki hubungan signifikan adalah usia (p-value = 0.001), jenis kelamin (p-value = 0.030), pekerjaan (p-value = 0.024), jarak dari rumah ke fasilitas kesehatan (p-value = 0.038), dan status gizi (p-value = 0.027). Namun, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan pengobatan (p-value = 0,219), pendapatan (p-value = 0,723), dan kepadatan penduduk (p-value = 0,710) terhadap insidensi TB paru.  Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor usia merupakan faktor yang paling dominan dalam insidensi TB paru. Disarankan agar kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat ditingkatkan dengan memberikan informasi dan pendidikan tentang bahaya penyakit TB paru.
Efektivitas Penerapan Foot Massage Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia Hipertensi Hia, Anjelin Nonifati; Sianturi , Sondang Ratnauli
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 20 No. 2 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v20i2.1321

Abstract

Latar Belakang  : Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan kondisi medis yang berbahaya karena dapat secara signifikan meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung, stroke, gangguan ginjal, dan berbagai penyakit serius lainnya Salah satu terapi yang dapat dilakukan untuk menurunkan hipertensi yaitu penerapan foot massage. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui efektivitas terapi Foot massage dalam menurunkan tekanan darah pada lansia yang mengalami hipertensi. Metode : Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Johar baru, Kelurahan Tanah Tinggi RW 07 pada lansia sebanyak 6 orang dengan penyakit hipertensi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Juni 2025. Studi kasus dengan dengan metode deskriptif observasional. Intervensi Foot massage selama tiga hari berturut-turut. Hasil : Foot massage efektif menurunkan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi, dengan penurunan rata-rata sebesar 13 mmHg sistolik dan 18 mmHg diastolik. Selain menurunkan tekanan darah, terapi ini juga meningkatkan kenyamanan, relaksasi, dan kualitas tidur responden. Kesimpulan : Terapi Foot massage terbukti efektif menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi.  
Kepuasan Pasien BPJS Terhadap Penggunaan Sidik Jari di Poli Klinik Spesialis Jantung Mawo, Lidia Wolla; Faidah, Nurul; Mirayanti, Ni Ketut Ayu
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 20 No. 2 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v20i2.1381

Abstract

Latar Belakang: Kepuasan pasien merupakan indikator penting mutu pelayanan kesehatan. Penggunaan sidik jari dalam proses registrasi pasien memberikan manfaat seperti efisiensi, akurasi, dan keamanan data. Namun, keberhasilan sistem ini tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis, melainkan juga oleh penerimaan pasien. RSAD Tk.II Udayana telah menerapkan sistem sidik jari, namun masih ditemui kendala teknis yang menimbulkan pertanyaan mengenai tingkat kepuasan pasien BPJS. Penelitian ini bertujuan menganalisis kepuasan pasien BPJS terhadap penggunaan sidik jari di Poli Klinik Spesialis Jantung RSAD Tk.II Udayana Denpasar. Metode: Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif. Penelitian dilaksanakan pada Maret-April 2025 dengan populasi 823 pasien BPJS rawat jalan. Sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh 89 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner berisi 20 item pertanyaan. Analisis menggunakan model ServQual dengan lima dimensi kualitas pelayanan: tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Hasil: Tingkat kepuasan pasien menunjukkan nilai sebagai berikut: tangibles 79,8%, reliability 76,4%, responsiveness 67,4%, empathy 77,5%, dan assurance 73,0%. Dimensi dengan nilai terendah adalah responsiveness, terutama terkait kecepatan petugas dan kendala teknis sistem saat verifikasi. Kesimpulan: Rata-rata tingkat kepuasan pasien adalah 74,82% dengan kategori puas (70–79%). Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan sidik jari pada pendaftaran pasien rawat jalan secara umum memuaskan, namun aspek responsiveness masih perlu ditingkatkan untuk meningkatkan kualitas layanan yang lebih efektif dan berpusat pada pasien.

Page 1 of 1 | Total Record : 10