cover
Contact Name
Maryani
Contact Email
marry.tenang@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat
ISSN : 1829734X     EISSN : 26854961     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Surya Medika adalah jurnal yang diterbitkan oleh STIKes Surya Global Yogyakarta. Jurnal ini Fokus pada Ilmu Kesehatan yang meliputi: Ilmu keperawatan, kesehatan masyarakat, farmasi dan yang sebidang dengan kesehatan. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Januari dan Juli.
Articles 175 Documents
Ketepatan Pengodean Diagnosis dan Tindakan Medis 10 Penyakit Terbanyak Putri, Sisilia; Yulia, Noor; Indawati, Laela; Dewi, Deasy Rosmala
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 19 No. 2 (2024)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v19i2.1017

Abstract

Latar Belakang: Keakuratan pengkodean diagnosis dan prosedur medis sangat penting bagi rumah sakit untuk memudahkan penyajian informasi data dan sebagai penentu pembiayaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis keakuratan pengkodean diagnosis dan prosedur medis 10 penyakit terbanyak pada bulan Februari 2023 di RSUD Kembangan.   Metode : Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan analisis kuantitatif. sampel dengan jumlah 55 rekam medis yang diambil dengan teknik simple random sampling.   Hasil : Rumah sakit belum memiliki SPO khusus untuk pengodean dan prosedur medis, dari 55 sampel didapatkan hasil yang akurat untuk pengodean diagnosa 10 penyakit pada bulan Februari 2023, sebanyak 28 sampel tepat (51%) dan 25 sampel tidak tepat (49%), atau memiliki pengodean prosedur medis sebesar (66%) dan tidak tepat sebesar (34%).   Kesimpulan : Masih banyak terjadi ketidaktepatan pengkodean diagnosis dan prosedur medis di RSUD Kembangan yang mengakibatkan ketepatan diagnosis dan tindakan medis tidak mencapai 100%. Hal ini kemungkinan disebabkan karena belum adanya SPO khusus untuk diagnosis dan tindakan medis serta belum adanya petugas koding yang ahli dalam bidang koding.   Kata Kunci : Akurasi Koding; 10 Penyakit Terbanyak
Pelaksanaan Pendidikan Kesehatan terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Trisasri, Ruri; Putri Isriyatil Jannah; Nabela Putri Yanuari
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 19 No. 1 (2024)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v19i01.1021

Abstract

Background of Study: Boarding School are Islamic education dormitories that need attention about health because many students live in them. Boarding schools are strategic place to increase students’ knowledge about health to change attitudes and behavior of individual hygiene. This can be implemented by providing health education for students by instilling clean and healthy living behavior to improve healthy living skills from an early age. The aim of this study was to correlate clean and healthy living behavior of high school students in Ibnul Qoyyim Boarding School for Boys. Methods: Research design used in this study was cross sectional. Population in this research was all high school students in Ibnul Qoyyim Boarding School for boys. The sampling technique used was purposive sampling technique, so the samples taken were 86 students with inclusion criteria.  Data analysis used SPSS application with Chi-square test (p < 0,05) to correlate health education with clean and healthy living behavior by 8 indicators from Ministry of Health Indonesia. Results: The most respondent were 16 years old (30.2%). And 72% have received Health Education but only 12,8% have applied clean and healthy living behavior. The result of statistical test showed that there was no correlation in correlation between health education with clean and healthy living behavior (p value = 0.681; PR = 1.180).  But, from Prevalence Ratio value, the implementation of health education is a factor that can affect PHBS in students by 1,180 times compared to students who have not received health education for the last 6 months. Conclusion: There was no correlation between health education with clean and healthy living behavior of high school students in Ibnul Qoyyim Boarding School for Boys. Keywords: Health Education, Health Behavior, Boarding School
Tinjauan Hukum Terhadap Kerahasian Rekam Medis Menurut UU No. 29 Tahun 2004 Hapsari, Cinthia Mutiara
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 19 No. 2 (2024)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v19i2.1030

Abstract

Latar Belakang: Penyediaan fasilitas rekam medis merupakan bukti proses pelayanan kesehatan yang telah diberikan kepada pasien. Rekam medis merupakan milik rumah sakit dan wajib dijaga serta dipelihara karena mempunyai manfaat yang sangat besar bagi pasien, dokter dan rumah sakit. Metode: Tulisan ini menggunakan metode yuridis normatif yang akan membahas mengenai tinjauan hukum mengenai kerahasiaan rekam medis berdasarkan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran. Hasil: Rekam medis adalah suatu catatan rahasia milik pasien yang dilakukan oleh dokter dalam suatu hubungan transaksi terapeutik antara dokter dengan pasien, baik diungkapkan langsung oleh pasien maupun diketahui oleh dokter pada saat melakukan pemeriksaan fisik dan penunjang. Selain itu rekam medis bersifat rahasia yang sering disebut rahasia kedokteran atau disebut rahasia praktik dokter yang timbul dalam menjalankan tugas profesinya sebagai dokter. Kerahasiaan rekam medis hendaknya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yaitu dijaga dan dijaga kerahasiaannya karena data yang terdapat dalam rekam medis adalah milik pasien, kewajiban ini merupakan tugas dokter atau dokter gigi dan pimpinan fasilitas pelayanan kesehatan, dalam hal ini rumah sakit/klinik. Hal ini tertuang dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran ayat 3 rekam medis Pasal 46. Kesimpulan: Rekam medis merupakan bagian terpenting dalam pelayanan kesehatan sehingga memerlukan landasan hukum yang kuat dalam penyelenggaraannya. Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran memberikan penegasan mengenai kewajiban membuat rekam medis hingga kewajiban menjaga kerahasiaan rekam medis.
Pengetahuan, Sikap Ibu dan Dukungan Suami Dengan Pemberian Asi Eksklusif Pada Ibu Balita Widiyaningsih, Dwi; Arifiah, Intan Hanif; Setyowati, Rustiana
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 19 No. 2 (2024)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v19i2.1032

Abstract

Latar belakang: Menurut Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta data puskesmas cakupan pelayanan bayi lulus asi eksklusif tahun 2018 tertinggi terdapat di Puskesmas Jetis 86,6% dan terendah terdapat di Puskesmas Umbulharjo 1 42,7%. Berdasarkan cakupan lulus Asi Eksklusif di Puskesmas Umbulharjo 1 tahun 2019 menunjukan 4 Kelurahan yang tercatat lulus Asi Eksklusif dimana tertinggi ada di Kelurahan Sorosutan 48.9%. Pemberian ASI eksklusif juga dapat dipengaruhi banyak faktor antara lain pengetahuan ibu, sikap ibu, peran suami atau dukungan suami. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode penelitian cross sectional pada ibu balita dengan jumlah sampel 64 responden dan teknik penelitian total sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan analisis data menggunakan Uji Chi Square. Hasil: Pada hasil penelitian didapatkan nilai pengetahuan P (p-value) < 0,05 yaitu 0,015, nilai sikap P (p-value) < 0,05 yaitu 0,009 dan nilai dukungan suami P (p-value) < 0,05 yaitu 0,000. Kesimpulan: Terdapat hubungan pengetahuan, sikap dan dukungan suami dengan pemberian asi eksklusif. Ibu yang memiliki pengetahuan, sikap dan dukungan suami sangat berpengaruh dalam pemberian asi eksklusif.  
Analisis Manajemen Penyelesaian Pending Klaim Kasus Fragmentasi di RSUD Budhi Asih Putri, Rula Afrilia Padila; Iqbal, Muhammad Fuad
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 20 No. 3 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v20i3.1219

Abstract

Latar Belakang: Fragmentasi merupakan kondisi ketika pasien melakukan kunjungan rawat jalan berulang dengan diagnosis serupa dalam waktu kurang dari tujuh hari. Kasus ini sering menimbulkan masalah administratif karena sistem klaim BPJS Kesehatan menganggapnya sebagai satu episode pelayanan, sehingga berpotensi menimbulkan klaim pending. Akumulasi klaim pending ini berdampak pada keterlambatan pembayaran dan dapat meningkatkan beban keuangan rumah sakit. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain explanatory sequential. Data kuantitatif diambil dari klaim pending rawat jalan periode Mei–Juli 2023 di RSUD Budhi Asih, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara dengan petugas pendaftaran, koder, dan kepala rekam medis. Analisis dilakukan secara deskriptif serta diidentifikasi menggunakan pendekatan 5M (Man, Method, Machine, Money, dan Material). Hasil : Ditemukan 31 kasus fragmentasi dari total 444 klaim pending rawat jalan dengan pola fluktuatif, dan puncak tertinggi pada Juni 2023 sebesar 11,1%. Faktor penyebab utama meliputi kurangnya pelatihan petugas, belum adanya SOP khusus, keterbatasan fitur SIMRS, keterlambatan pendanaan tahunan, serta ketidakpatuhan pasien terhadap jadwal kontrol. Kondisi ini menyebabkan keterlambatan pembayaran klaim dan meningkatkan beban finansial rumah sakit.  Kesimpulan : Penyelesaian klaim pending dilakukan melalui peningkatan kompetensi SDM, perbaikan sistem informasi, serta penyusunan SOP dan koordinasi lintas unit. Dukungan pendanaan dan sistem digital yang berkelanjutan diperlukan agar RSUD Budhi Asih dapat menekan jumlah klaim pending dan meningkatkan efisiensi administrasi.