cover
Contact Name
Maryani
Contact Email
marry.tenang@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat
ISSN : 1829734X     EISSN : 26854961     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Surya Medika adalah jurnal yang diterbitkan oleh STIKes Surya Global Yogyakarta. Jurnal ini Fokus pada Ilmu Kesehatan yang meliputi: Ilmu keperawatan, kesehatan masyarakat, farmasi dan yang sebidang dengan kesehatan. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Januari dan Juli.
Articles 175 Documents
Literature Review: Pengaruh Rebusan Daun Sirih Merah Untuk Mengatasi Diabetes Melitus Saputri; Riamah, Riamah
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 20 No. 1 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v20i1.1241

Abstract

Latar Belakang: Menurut data WHO pada tahun 2022, sekitar 422 juta orang di dunia menderita diabetes melitus. Berdasarkan data yang dipublikasikan oleh World Health Organization (WHO), diabetes akan menjadi salah satu dari 10 besar penyebab kematian di seluruh dunia pada tahun 2022. Federasi Diabetes Internasional (IDF, 2021) menyatakan bahwa Indonesia berada di peringkat ketujuh di dunia setelah Cina, India, dan Amerika. Amerika Serikat, Pakistan, Brasil, dan Meksiko, terdapat sekitar 10,7 juta pasien diabetes yang berusia antara 20 hingga 79 tahun. Tujuan dari tinjauan literatur ini adalah untuk mengetahui efek daun sirih merah yang direbus untuk mengobati diabetes melitus. Salah satu terapi non-farmakologis untuk mengobati diabetes melitus adalah daun sirih merah. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur. Pencarian jurnal menggunakan database Google Scholar yang digunakan dari tahun 2013-2023. Dengan kata kunci yang digunakan dalam tinjauan literatur ini adalah Diabetes Melitus, Daun Sirih Merah, Gula Darah. Hasil: Mengkonsumsi daun sirih merah bermanfaat untuk menurunkan kadar gula darah. Daun sirih merah diberikan selama 7 hari, dengan dosis kurang lebih 1-2 gelas air rebusan daun sirih merah per hari. Kadar gula darah diukur sebelum dan sesudah pemberian untuk mengevaluasi efektivitas daun sirih merah dalam menurunkan gula darah. Kesimpulan: Dari studi literatur review pengaruh daun sirih merah terhadap kadar gula darah pada pasien diabetes melitus dapat ditarik kesimpulan bahwa mengkonsumsi daun sirih merah bermanfaat untuk menurunkan kadar gula darah.
Faktor-Faktor Penentu Tingkat Stres Ibu dalam Menghadapi Penyimpangan Perilaku Seksual Remaja Ardiyanti, Sahda Eka; Asri, Yuni; Priasmoro, Dian Pitaloka
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 20 No. 1 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v20i1.1242

Abstract

Latar Belakang: Stres yang dialami oleh ibu sering kali menjadi tantangan signifikan dalam mengelola perilaku remaja, terutama yang berkaitan dengan penyimpangan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat stres ibu dalam menghadapi penyimpangan perilaku seksual remaja. Metode: Desain dalam penelitian ini adalah cross sectional. Penelitian ini dilakukan di RW 04 Desa Urek-urek Kabupaten Malang, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan jumlah 139 responden. Instrumen pengukuran dalam penelitian ini menggunakan kuesioner, DASS-21 digunakan untuk menilai stres pada ibu dan diuji menggunakan chi-square. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara usia, tingkat pendidikan dan status kesehatan dengan tingkat stres ibu dalam menghadapi penyimpangan perilaku seksual remaja, dengan menunjukkan hasil korelasi signifikan (p < 0,05). Kesimpulan: Temuan ini mengindikasikan pentingnya perhatian terhadap faktor usia, pendidikan, dan kesehatan dalam mendukung ibu mengelola stres mereka. Program intervensi yang mempertimbangkan faktor-faktor ini diharapkan dapat membantu ibu dalam menghadapi tantangan yang terkait dengan perilaku seksual remaja, serta meningkatkan kesejahteraan ibu secara keseluruhan.
Korelasi Pengetahuan, Sikap, dan Motivasi terhadap Perilaku Pengelolaan Sampah Berbasis Sekolah di Yogyakarta Wijayanti, Nor; Amyati, Amyati
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 19 No. 3 (2024)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v19i3.1208

Abstract

Latar Belakang: SMA Muhammadiyah 4 merupakan salah satu sekolah yang berada di kota Yogyakarta. Setiap hari terlihat pemandangan siswa yang suka membuang sampah tidak pada tempatnya. Hal ini mengganggu kebersihan lingkungan di sekolah. Kondisi ini seakan tidak menjadi masalah bagi warga sekolah, khususnya siswa. Hal ini terjadi karena belum optimalnya pengelolaan sampah di SMA Muhammadiyah 4 Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap dan motivasi siswa dengan perilaku pengelolaan sampah berbasis sekolah di SMA Muhammadiyah 4 Yogyakarta.Metode: Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari hingga Juni 2024 di SMA Muhammadiyah 4 Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 55 siswi kelas XI IPS. Analisis kuantitatif menggunakan uji chi square.Hasil: Berdasarkan uji Chi-Square diperoleh korelasi antara pengetahuan dengan perilaku pengelolaan sampah (? value = 0,372 > 0,05). Hubungan antara sikap dengan perilaku pengelolaan sampah diperoleh (? value = 0,001 < 0,05). Hubungan antara motivasi dengan perilaku pengelolaan sampah diperoleh (? value = 0,000 < 0,05).Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku siswa dalam pengelolaan sampah berbasis sekolah di SMA Muhammadiyah 4 Yogyakarta, namun ada hubungan antara sikap dan motivasi dengan perilaku siswa dalam pengelolaan sampah berbasis sekolah di SMA Muhammadiyah 4 Yogyakarta.
Terapi Bola Karet Meningkatkan Mobilisasi Fisik Pada Pasien Stroke Non Hemoragik Andayani, Sri; Cindi N, Enggar
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 20 No. 1 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v20i1.1211

Abstract

Latar Belakang: Stroke Non Hemoragik terjadi karena adanya penurunan fungsi otak yang disebabkan oleh terganggunya suplai darah ke bagian otak yang tidak lancar bahkan terhambat akibat adanya penyumbatan atau penyempitan pembuluh darah. Penyumbatan pembuluh darah pada stroke dapat menyebabkan penurunan fungsi motorik yang dapat mengakibatkan seseorang mengalami gangguan mobilitas fisik sehingga mengakibatkan kelemahan pada ekstremitas dan penurunan kekuatan otot. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Terapi Range of Motion (ROM) dengan Latihan Bola Karet pada Pasien Stroke Non Hemoragik dengan Masalah Keperawatan Gangguan Mobilitas Fisik. Metode: Penulisan Ilmiah dengan desain studi kasus menggunakan pendekatan proses keperawatan. teknik persiapan deskriptif. Sampel yang digunakan dalam karya ilmiah ini adalah pasien stroke non hemoragik yang mengalami masalah keperawatan dengan gangguan mobilitas fisik. Hasil: Hasil pengkajian menunjukkan pasien mengeluhkan kelemahan pada tangan kanan dan kaki kanan. Tindakan keperawatan dilakukan untuk meningkatkan kekuatan otot dengan memberikan (Range Of Motion) ROM dengan bola karet. Setelah diberikan selama 5 hari diperoleh hasil bahwa kekuatan otot meningkat dari 3 menjadi 4 pada tangan kanan, sedangkan pada tungkai kanan dari 2 menjadi 3. Pasien dengan gangguan mobilitas fisik akan memberikan gambaran pada pasien stroke non hemoragik agar dapat meningkatkan kekuatan ototnya. dapat menerapkan ROM (Range of Motion) dengan memegang bola karet secara mandiri untuk meningkatkan kekuatan otot. Kesimpulan: Terapi Range of Motion (ROM) dengan Latihan Bola Karet efektif mengatasi masalah keperawatan gangguan mobilitas fisik pada pasien stroke non hemoragik.
Tren, Tantangan, dan Solusi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit di Jakarta Savina Talitha Jasmine; Matondang, Tria Syafira; Pratama, M. Rihan; Hajijah, Sri
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 20 No. 1 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v20i1.1227

Abstract

Latar Belakang : Penerapan SIMRS memungkinkan rumah sakit untuk membuat laporan yang lebih akurat dan tepat waktu berdasarkan data terkini dan akurat, sehingga mempercepat proses layanan kesehatan. Menganalisis sistem informasi merupakan tugas penting yang memerlukan penilaian. Mengetahui kondisi aktual penerapan sistem informasi merupakan tujuan penilaian sistem informasi. Tujuan penilaian ini adalah untuk mengevaluasi tren penerapan SIMRS di kota Jakarta dan menentukan kemungkinan masalah yang mungkin dihadapi pengguna serta memberikan solusi yang memungkinkan. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Tinjauan Literatur Sistematis (SLR).  Pencarian dan pengumpulan jurnal dilakukan pada 22-27 November 2024. SLR dilakukan dengan cara meneliti sejumlah sumber yang dipilih sesuai dengan Research Question (RQ) dari pertanyaan yang dirumuskan, serta dengan menggunakan kriteria prosedur inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Hasil : Wilayah Jakarta terdapat 567 rumah sakit yang telah memiliki dan menerapkan SIMRS, dengan total 294 rumah sakit. Terdapat 198 rumah sakit yang telah menjalankan SIMRS dengan baik dan 75 rumah sakit yang belum memiliki SIMRS. Masih banyak permasalahan dalam penerapan SIMRS di Jakarta yang dialami oleh banyak rumah sakit. Kendala tersebut tidak hanya mengurangi efisiensi kerja tetapi juga berpotensi mempengaruhi kualitas pelayanan yang diberikan kepada pasien. Kesimpulan : Masih ada beberapa rumah sakit yang masih belum menggunakan SIMRS, dan juga ada beberapa rumah sakit yang mengalami kendala dalam penggunaan SIMRS khususnya di Jakarta. Kendala tersebut dapat berupa sistem yang terlalu rumit dan fitur yang terlalu banyak sehingga dapat menghambat kelancaran kerja, pengorganisasian unit kerja SIMRS yang belum dilengkapi dengan instruksi kerja dan SOP, kurangnya dukungan perangkat yang memadai dalam menjalankan SIMRS berbasis website seperti jaringan internet, dukungan perangkat keras, perangkat lunak dan jaringan.
Pengaruh Literasi Keuangan Terhadap Perilaku Siswa SMK dalam Megelola Keuangan Kurniasari, Chanif; Pandowo, Hedi
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 20 No. 2 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v20i2.1149

Abstract

Latar Belakang: Keuangan merupakan aspek yang berkaitan dengan kas, arus kas, pengeluaran, pemasukan, serta berbagai permasalahan yang berhubungan dengan pengelolaan finansial. Literasi keuangan sangat dibutuhkan agar seseorang memiliki pengetahuan dan kemampuan dalam mengelola keuangan. Pengelolaan keuangan, atau yang dikenal dengan manajemen keuangan, mencakup proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian aktivitas keuangan yang bertujuan untuk mencapai kondisi keuangan yang baik dan teratur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku siswa SMK dalam mengelola keuangan. Metode : Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif cross sectional yang menganalisa pengaruh literasi keuangan dengan perilaku mengelola keuangan pada remaja. Dalam penelitian, pengambilan sampel menggunakan total sampling. Siswa yang berpartisipasi dalam penelitian ini sebanyak 33 siswa kelas XII SMK Bintama. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (93,9%) dengan usia 18 tahun (51,5%). Seluruh responden (100%) merupakan siswa SMK jurusan farmasi di SMK Bintama. Mayoritas responden memiliki literasi keuangan dan perilaku pengelolaan keuangan yang baik. Hasil uji analisis menunjukkan koefisien regresi sebesar 1,016 yang berarti setiap penambahan literasi keuangan sebesar 1% berpengaruh positif sebesar 1,016 terhadap perilaku mahasiswa dalam mengelola keuangan. Hasil output juga menunjukkan nilai Sig sebesar 0,046. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara literasi keuangan dan perilaku mahasiswa dalam mengelola keuangan.
Analisis Kepuasan Pasien Pengguna Pembayaran QRIS di Pelayanan Rawat Jalan RSUD Koja Surlialy, Dewi; Widjaja, Lily; Fannya, Puteri; Yulia, Noor
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 20 No. 2 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v20i2.1156

Abstract

Latar Belakang: Kepuasan adalah perasaan senang atau kecewa yang timbul setelah membandingkan kinerja atau hasil yang dirasakan dengan harapan. Tingkat kepuasan pasien sangat penting untuk menilai kualitas layanan dan memastikan kelangsungan serta peningkatan layanan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk memahami alur transaksi menggunakan metode QRIS (Quick Response Indonesia Standard), karakteristik pasien yang menggunakan transaksi QRIS, dan kepuasan pasien yang menggunakan transaksi pembayaran QRIS di layanan rawat jalan Rumah Sakit Umum Koja menggunakan metode EUCS (End-User Computing Satisfaction).Metode: Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer yang dikumpulkan dari 106 responden. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah sampling non-probabilitas, khususnya sampling acak. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa alur transaksi pembayaran di Rumah Sakit Umum Koja sangat prospektif. Karakteristik pasien yang menggunakan metode QRIS didominasi oleh usia 26-35 tahun, perempuan, dengan pendidikan sarjana atau D4, bekerja sebagai karyawan swasta, dan memiliki pendapatan rata-rata lebih dari Rp. 4.901.798. Tingkat kepuasan pasien dalam layanan rawat jalan Rumah Sakit Umum Koja menunjukkan bahwa 59,4% pasien puas dengan aspek konten 59,4%; aspek akurasi 84,9%; aspek format 67,9%; aspek kemudahan penggunaan; dan 50,9% dengan aspek ketepatan waktu. Kesimpulan: Secara keseluruhan, hasil menunjukkan bahwa sebagian besar pasien puas dengan penggunaan metode QRIS di Rumah Sakit Umum Koja, dengan persentase kepuasan sebesar 86,8%.
Ketepatan Pengodean Lanjutan Diagnosis Pasien Rawat Jalan di RSIJ Cempaka Putih Ulhamdiati, Ulhamdiati; Iqbal, Muhammad Fuad
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 20 No. 1 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v20i1.1159

Abstract

Latar Belakang : Sejak diterapkannya Sistem Jaminan Sosial Nasional pada tahun 2004 yang dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), Program Jaminan Kesehatan Nasional bertujuan untuk menyediakan layanan kesehatan yang berkualitas dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia.. Metode : Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih pada bulan Juni 2024 dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif untuk mengevaluasi ketepatan pengkodean sekunder pada pasien rawat jalan. Penelitian difokuskan pada rekam medis pasien periode Juli hingga September 2023 dengan total 54.628 kasus, dan 368 kasus diambil sebagai sampel acak. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan wawancara untuk memastikan ketepatan kode sekunder serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab ketidaktepatan. Analisis data menggunakan statistik deskriptif untuk menggambarkan distribusi frekuensi, dengan data sekunder yang diverifikasi melalui aplikasi RSIJ Cempaka Putih dan dikelola dalam format Excel. Hasil : Dari 368 sampel yang dianalisis, sebanyak 196 sampel (53,26%) memiliki kode yang tepat, sedangkan 172 sampel (46,74%) memiliki kode yang tidak tepat. Ketidaktepatan ditemukan pada kode Z09.4 (Pemeriksaan lanjutan setelah pengobatan fraktur tulang), Z09.8 (Pemeriksaan lanjutan setelah pengobatan lain untuk kondisi lain), Z35.8 (Kehamilan risiko tinggi), Z48.8 (Perawatan lanjutan pasca operasi), Z09.3 (Pemeriksaan lanjutan setelah psikoterapi), dan Z49.1 (Dialisis ekstrakorporeal). Kesimpulan : Perbaikan terhadap ketidaktepatan pengkodean pada pasien rawat jalan di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih sangat penting untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan, efisiensi administrasi, dan integritas keuangan. Penanganan permasalahan ini akan membantu dalam perencanaan layanan kesehatan dan peningkatan mutu pelayanan kepada pasien dalam sistem kesehatan Indonesia yang terus berkembang.
Evaluasi Aplikasi Medinfras pada Rawat Inap RSAJ Jakarta Utara Menggunakan TAM Saarah Salsabila Putri Yadita; Rezal, Muhammad; Widjaja, Lily; Indawati, Laela
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 20 No. 2 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v20i2.1167

Abstract

Latar Belakang: Evaluasi ini bertujuan untuk menilai seberapa efektif pengembangan aplikasi Medinfras di lingkungan rawat inap dapat berfungsi dalam organisasi pelaksana. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan aplikasi Medinfras dalam perawatan rawat inap dengan menggunakan Model Penerimaan Teknologi di Rumah Sakit Atma Jaya, Jakarta Utara. Metode: Metode yang digunakan dalam evaluasi ini Technology Acceptance Model (TAM) yaitu merupakan teori sistem informasi untuk mensimulasikan bagaimana pengguna bisa menerima dan memanfaatkan teknologi yang telah di sediakan. Evaluasi RME mempertimbangkan tiga aspek yaitu aspek kebermanfaatan, aspek kemudahan, dan aspek minat, sehingga akan mendapakan hasil yang objektif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai aplikasi Medinfras bermanfaat dan mudah digunakan, terutama pada aspek kelengkapan informasi (85,9%) dan kemudahan pengoperasian (85,9%). Namun, fleksibilitas aplikasi masih menjadi kendala, serta sebagian kecil responden (3,1%) menilai informasi belum selalu up to date. Kesimpulan: Evaluasi penerapan terhadap penggunaan aplikasi Medinfras pada rawat inap memberikan manfaat bagi petugas meliputi peningkatan produktifitas dalam melakukan pekerjaan, memudahkan pekerjaan petugas yang meliputi fitur-fitur dalam aplikasi ini tidak asing saat dicoba, kemudahan dalam pengoperasian dan kemudahan dalam memahami fungsi sistem, membantu melakukan pekerjaan petugas dan memberikan kenyamanan terhadap penggunaan.
Pengaruh Bullying Terhadap Loneliness pada Remaja: Meta-Analisis Fitriah, Fitriah; Murti, Bhisma; Tamtomo, Didik Gunawan
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 20 No. 2 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v20i2.1174

Abstract

Latar Belakang: Bullying adalah fenomena kompleks dan multidimensional yang ditandai dengan perilaku agresif berulang yang bertujuan untuk menyakiti atau mengganggu individu yang kesulitan untuk membela diri. Telah banyak didokumentasikan bahwa bullying berdampak signifikan pada kesehatan mental dan emosional korban, seringkali menyebabkan perasaan loneliness (kesepian) yang mendalam. Meta-analisis ini bertujuan untuk mengukur hubungan antara bullying dan loneliness  kalangan remaja di berbagai negara serta mengevaluasi potensi bias publikasi dalam penelitian yang ada. Metode: Meta-analisis dilakukan pada lima studi yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi spesifik, termasuk desain observasional dan ketersediaan teks lengkap. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak RevMan, dengan menerapkan model efek acak karena heterogenitas yang signifikan di antara studi (I² = 89%). Hasil utama yang diukur adalah rasio peluang yang disesuaikan (aOR) untuk hubungan antara bullying dan loneliness. Hasil: Meta-analisis menunjukkan bahwa bullying secara signifikan meningkatkan risiko kesepian di kalangan remaja, dengan rasio odds yang disesuaikan sebesar 1,92 (95% CI = 1,49 hingga 2,49, p < 0,001). Namun, diagram funnel menunjukkan potensi bias publikasi, menyarankan bahwa hubungan antara bullying dan loneliness mungkin terlalu dibesar-besarkan. Kesimpulan: Temuan ini menyoroti dampak mendalam bulying terhadap loneliness pada remaja dan menekankan pentingnya pelaporan komprehensif dalam penelitian untuk mengurangi bias publikasi. Pemahaman yang lebih jelas tentang hubungan ini akan mendukung strategi yang lebih efektif untuk mengurangi dampak negatif kesehatan mental yang terkait dengan bullying.