cover
Contact Name
Maryani
Contact Email
marry.tenang@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat
ISSN : 1829734X     EISSN : 26854961     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Surya Medika adalah jurnal yang diterbitkan oleh STIKes Surya Global Yogyakarta. Jurnal ini Fokus pada Ilmu Kesehatan yang meliputi: Ilmu keperawatan, kesehatan masyarakat, farmasi dan yang sebidang dengan kesehatan. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Januari dan Juli.
Articles 175 Documents
Identifikasi Masalah Kesehatan Masyarakat: Sebuah Study Cross Sectional Kodriati, Nurul; Ningsih, Yesika Adi; Wuryandani, Riska Kirana; Arum, Amanda Sekar; Purnama, Rina; Fitria, Nafila Desca; Addabani, Azra Zein
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 19 No. 1 (2024)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v19i01.926

Abstract

Background of Study: Public health issues in Indonesia are still an important concern for policy makers and health workers. Low public awareness is one of the causes of not achieving a high degree of public health. This study aims to determine the description of the public health situation in Pringgolayan Village, Yogyakarta. Methods: This type of research is descriptive quantitative with a population of all heads of families registered in Pringgolayan Hamlet totaling 117 heads of families. Sample calculation using the formula and obtained 100 samples. The sampling technique used was purposive sampling. Data collection time was conducted on February 10-17, 2023 in Pringgolayan, Yogyakarta. The data that has been obtained is by conducting interviews on several question indicators consisting of infectious diseases, non-communicable diseases, occupational health and safety, availability of family medicinal plants (TOGA), drinking water facilities, clean and healthy living behavior (PHBS), and history of mental disorders. Interviews were conducted with family representatives by visiting from house to house in Pringgolayan. Results: The identification of public health problems is described through 5 indicators, namely infectious diseases, non-communicable diseases, occupational health and safety in households, TOGA plants and drinking water facilities, clean and healthy living behaviors and mental disorders. Each indicator has a category whose assessment is based on the behavior and actual conditions of the Pringgolayan community. Conclusion: There are five indicators that become health problems, namely hypertension, diarrhea, not using tools to move heavy loads, and not having TOGA plants. Keywords: Health Problems, Community, Disease.
Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Perempuan Dalam Mengambil Keputusan Rumah Tangga di Indonesia Anisa, Zahra; Sari, Nurhalina; Amirus, Khoidar
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 19 No. 2 (2024)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v19i2.931

Abstract

Latar Belakang: Target sasaran kesetaraan perempuan yang tertuang dalam tujuan SDGs nomor 5 yaitu mengenai, tercapainya pemberdayaan perempuan yang salah satunya adalah partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan sebesar 100%, sedangkan laporan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017, sebanyak 68% perempuan yang sudah menikah berpartisipasi dalam pengambilan keputusan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan rumah tangga di Indonesia berdasarkan SDKI 2017. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, desain penelitian analitik, dengan pendekatan cross sectional. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan chi-square. Populasi penelitian adalah 59.100 wanita berstatus kawin dan pernah kawin berdasarkan SDKI 2017, dengan sampel sebanyak 34.010 responden yang diambil dari masyarakat dari kelompok tertentu, seperti pengambilan sampel pada penelitian ini dengan kriteria WUS berusia 15-49 tahun. Hasil: Terdapat 30.055 (88,4%) WUS yang berpartisipasi. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa distribusi frekuensi kuintil kekayaan sebagian besar berada pada kategori terendah yaitu 7.671 (22,6), jenis pekerjaan WUS adalah sales 6.836 (20,1%), daerah perkotaan 17.189 (50,5%), dan tingkat pendidikan tertinggi adalah tingkat pendidikan menengah 17.708 (52,1%). Analisis bivariat, terdapat hubungan antara kuintil kekayaan (p-value 0,00 dengan OR 1,3), jenis pekerjaan (p-value 0,00 dengan OR 2,5), wilayah tempat tinggal (p-value 0,00 dengan OR 1,139), dan tingkat pendidikan (p-value 0,00 dengan OR 2,2) terhadap pengambilan keputusan rumah tangga pada wanita. Kesimpulan: Dari penelitian yang dilakukan, faktor kuintil kekayaan, pekerjaan dan pendidikan berpengaruh terhadap partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan rumah tangga. Variabel yang paling berpengaruh adalah pada kuintil pekerjaan manajerial dan administrasi. Kata kunci: Partisipasi perempuan; Keputusan; Rumah tangga; SDKI  
Fungsi Intelektual Lanjut Usia di Panti Werdha Ardiyanti, Sahda Eka; Asri, Yuni; Hastuti, Apriyani Puji; Febriyantie, Yolla Yohanna
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 19 No. 1 (2024)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v19i01.932

Abstract

Background of Study:The elderly period is described as a period of decline, where many changes occur, including a decrease in physical, psychosocial cognitive and intellectual functions. Impact on the decline in daily social activities in the elderly. The purpose of this study was to determine the intellectual function of the elderly at Griya Asih Lawang Werdha Home, Malang Regency.  Methods: This research design is descriptive. The population used was 30 people with total sampling. The variable in this study is the intellectual function of the elderly measured using the SPMSQ questionnaire. Data analysis using percentages then presented in the form of frequency distribution tables. This research was conducted on February 27, 2023 to March 3, 2023 at Panti Wedha Griya Asih Lawang Malang Regency. Results: The results showed that most of the respondents as many as 21 people (70%) experienced damage to intellectual function. Conclusion: most respondents had decreased intellectual function, added age, education and social life affect intellectual function decline.  It is recommended that ways to maintain and control the decline in intellectual function by implementing healthy living behaviors and conducting brain stimulation Keywords: Elderly, Intellectual Function, Nursing Home
Konsumsi Ekstrak Daun Kelor Terhadap Kenaikan Hemoglobin di SMA Muhammadiyah 2 Latipah, Nor; Ulfa, Ika Mardiatul; Meldawati, Meldawati
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 19 No. 2 (2024)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v19i2.944

Abstract

Latar Belakang: Daun kelor digunakan sebagai bahan utama ratusan obat, baik untuk pencegahan maupun pengobatan anemia, mengandung antioksidan dan nutrisi penting seperti zat besi (Fe) 28,2 mg, kalsium (Ca) 2003,0 mg dan vitamin A 16,3 mg kaya P-karoten, protein, vitamin A, C, D, E, K, dan B (tiamin, riboflavin, niasin, asam pantotenat, biotin, vitamin B6, vitamin B12, besi dan folat). Zat besi (Fe) yang terkandung pada daun kelor memiliki peran penting dalam meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah. Metode: Penelitian ini adalah penelitian Eksperiment (Pra Eksperiment) dengan design one group pre-post test design. Uji normalitas menggunakan shapiro-wilk. Jika data berdistribusi normal menggunakan Paired t-test, jika tidak berdistribusi normal menggunakan uji wilcoxon. Hipotesis penelitian ditolak jika nilai p<0,05. Hasil: Kadar hemoglobin sebelum mengkonsumsi kapsul ekstrak daun kelor berkisar antara 8,5 g/dl-12,4 g/dl, setelah dilakukan pemberian kapsul ekstrak daun kelor selama 7 hari terjadi peningkatan kadar hemoglobin yang berkisar antara 8,1 g/dl-14,4 g/dl dengan nilai rata-rata yakni 12,78 g/dl yang menunjukkan bahwa hasil tersebut berada pada rentang normal hemoglobin pada remaja putri yakni 12-15 g/dl. Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian ekstrak daun kelor terhadap kenaikan kadar hemoglobin remaja putri di SMA Muhammadiyah 2 Palangka Raya
Pendidikan Media Video Terhadap Pengetahuan Anemia Pada Remaja Putri Salsabilla, Farra Hayka; Yanti, Dhiny Easter; Ekasari, Fitri
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 19 No. 2 (2024)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v19i2.950

Abstract

Latar Belakang: Anemia adalah gangguan medis yang ditandai dengan kekurangan jumlah sel darah merah yang tidak mencukupi kebutuhan fisiologis tubuh manusia. Provinsi Lampung memiliki frekuensi anemia tertinggi di antara provinsi-provinsi yang berada di Pulau Sumatera, dengan proporsi yang tercatat sebesar 63%. Data yang disajikan juga menunjukkan bahwa sebagian besar penderita anemia di Provinsi Lampung, yaitu 24,6%, adalah remaja putri. Di Kota Bandar Lampung, prevalensi anemia tercatat sebesar 23,37%. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media video edukasi terhadap pengetahuan anemia pada remaja putri di SMKN 8 Bandar Lampung.   Metode : Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, menggunakan metode Quasi eksperimental dengan rancangan pretest-posttest one group design. Populasi penelitian ini adalah 295 siswi dengan sampel 168 siswi. Analisis data menggunakan univariat dan bivariat dengan uji statistik Kolmogrov dengan uji statistik Paired Sample Ttest.   Hasil : Diketahui bahwa data pengetahuan sebelum intervensi memiliki nilai mean sebesar 0.40, nilai median sebesar 0.00 dan std. deviasi sebesar 0.214. Setelah intervensi memiliki nilai mean 1,95, nilai median 2,00 dan std. deviasi 0,491. Nilai probabilitas untuk data pengetahuan sebelum dan sesudah sebesar 0,000 < 0,05 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima.   Kesimpulan : Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh media video terhadap pengetahuan tentang anemia pada remaja putri   Kata Kunci: Anemia; Pengetahuan; Video Edukasi; Media
Pengetahuan dan Sikap Terhadap Penerapan 5R Pekerja PT. Petrokopindo Cipta Selaras Ravelly, Muhammad; Has, Dwi Faqihatus Syarifah
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 19 No. 2 (2024)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v19i2.954

Abstract

Latar Belakang : 5R sangat erat kaitannya dengan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) sebagai pencegahan kecelakaan kerja dan penciptaan lingkungan kerja yang aman dan nyaman, dengan prinsip kerja Ringkas (Seiri), Rapi (Seiton), Resik (Seiso), Rawat (Seiketsu), Rajin (Shitsuke). Program 5R merupakan bagian dari Total Quality Management untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap penerapan 5R pada pekerja di PT Petrokopindo Cipta Selaras.   Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan secara purposive sampling, sebanyak 50 pekerja mekanik. Pengujian dilakukan dengan uji Kendall tau dan Somers'd.   Hasil: Diketahui bahwa pekerja mekanik memiliki pengetahuan yang rendah 58%, sikap yang tinggi 74% dan penerapan 5R yang baik 86%. Tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan penerapan 5R dengan nilai p-value 0,1 > (0,05), ada hubungan antara sikap dengan penerapan 5R dengan nilai p-value 0,001 (< 0,05) dan nilai r = 0,630.   Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan penerapan 5R, namun ada hubungan antara sikap dengan penerapan 5R pada pekerja mekanik di PT Petrokopindo Cipta Selaras.   Kata Kunci: 5R; K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja); Sikap; Pengetahuan; Pekerja
Pengetahuan dan Perilaku Sehat Masyarakat D.I Yogyakarta Terhadap Covid-19 Era Pandemi dan Endemi Hidayah, Mudita Sri; Wardani, Wahyu Tusi
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 19 No. 1 (2024)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v19i01.971

Abstract

Background of Study: The President has declared the end of the Covid-19 pandemic status in Indonesia on June 21, 2023. This means that the Covid-19 pandemic status has ended and changed the factual status of Covid-19 to an endemic disease in Indonesia. Public attitudes have begun to not pay more attention to the pandemic and Covid-19 protocol that occurred in Indonesia. This study aims to describe knowledge and health behavior towards Covid-19 in the pandemic and endemic era. Methods: This study used an observational method with a cross sectional design. The study population was people who live in DI Province. Yogyakarta Province with purposive sampling. The research sample must meet the inclusion and exclusion criteria. Inclusion criteria in this study, namely people domiciled in Yogyakarta Province who are willing to fill out informed consent, aged 17 years and over and work in the non-health sector. Exclusion criteria in this study are people who live in DI Province. Yogyakarta Province who did not answer the questionnaire completely. Data analysis used is univariate analysis Results: The level of knowledge of the people of D. I Yogyakarta regarding Covid-19 in the pandemic and endemic era is quite good. 71.5% of respondents had a good level of knowledge about Covid-19 and experienced a decrease in healthy behavior in the endemic era compared to the pandemic period. Conclusion: The level of public knowledge related to Covid-19 in the pandemic and endemic era is quite good, but the healthy behavior of the community towards Covid-19 in the endemic era has decreased compared to during the pandemic. Keywords: Knowledge, Health Behavior, Covid-19, Pandemic, Endemic
Faktor yang Berhubungan dengan Diabetes Melitus Tipe 2 Laila, Sopi; Veronika, Erna
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 19 No. 1 (2024)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v19i01.992

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 dikenal sebagai diabetes yang tidak bergantung pada insulin atau diabetes yang terjadi pada orang dewasa. Hal ini disebabkan karena tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Data dari International Diabetes Federation (IDF) menunjukkan bahwa terdapat 537 juta orang di seluruh dunia yang menderita diabetes dan jumlah ini diperkirakan akan mencapai 783 juta pada tahun 2045. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diabetes melitus tipe 2 di Klinik S Jakarta Timur tahun 2023. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional dengan sampel sebanyak 106 responden. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil uji chi-square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara usia (p = 0,026), jenis kelamin (p = 0,009), riwayat keturunan (p = 0,037) dan tidak ada hubungan dengan indeks massa tubuh (p = 0,180) dengan kejadian diabetes melitus tipe 2 di Klinik S Jakarta Timur tahun 2023. Kesimpulan: Masyarakat dan pemerintah berperan aktif dalam melakukan upaya pencegahan diabetes melitus tipe 2 terutama dengan memperhatikan faktor-faktor yang berhubungan dengan diabetes melitus tipe 2. Kata kunci : Diabetes melitus tipe 2, Usia, Jenis Kelamin, Riwayat Keturunan, Indeks Massa Tubuh
Terapi Thought Stopping pada Pasien Gangguan Persepsi Sensori Halusinasi: Studi Kasus Wahyuni, Sri; Rosdiar, Rosdiar
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 19 No. 1 (2024)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v19i01.999

Abstract

Background of Study: Hallucinations are one of the symptoms of mental disorders in which patients experience changes in sensory perception, as well as feeling false sensations in the form of sound, sight, taste, touch, or smell. This research explains Thought Stopping therapy which is used to reduce signs of hallucinations. Methods: his case study uses the Psychotic Symptom Rating Scales (PYSRAT) instrument to measure signs of hallucinatory symptoms before and after Thought Stopping therapy.  The number of patients who received therapy was 3 patients.  Results: igns of hallucinations. This case study uses the Psychotic Symptom Rating Scales (PYSRAT) instrument to measure signs of hallucinatory symptoms before and after Thought Stopping therapy. Before therapy, the questionnaire score obtained in patient 1 was 25, patient 2 was 30, and patient 3 was 11. After being implemented for 5 consecutive days, it was found that 2 of the 3 patients experienced a decrease in the score for signs of hallucinations, namely patient 1 obtained a score of 21 and patient 2 was 25. Meanwhile, patient 3 did not experience a decrease in score due to several obstacles, namely the patient's focus. Conclusion: ased on the results of this application, thought stopping therapy can be used as additional therapy for patients with hallucinations by paying attention to the criteria for patients who will be given therapy such as cooperative patients, patients with phase 1 hallucinations, patients with good concentration and a calm environment Keywords: Case Study; Hallucination; Schizophrenia; Thought Stopping Theraphy
Pengaruh Terapi Bermain Media Playdough Terhadap Kemampuan Kognitif Anak Retardasi Mental Ringan Septiani, Nurul; Suwahyu, Romy; Suganda, Tomy; Huda, Kholis Khoirul; Setiawati, Kartika
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 19 No. 1 (2024)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v19i01.1008

Abstract

Background of Study: Mental retardation is a condition of imperfection development of mental abilities. The problem of children with mental retardation exists in the state of development of the restrained or incomplete mind, for example cognitive abilities. Various methods are used for cognitive development. This research provides playdough playing media therapy to improve cognitive abilities of children with mental retardation. Playdough is a dough of flour, water, salt, oil, and food coloring. Playdough has not been applied in this SDLB. This study aimed to determine the effect of playdough playing media therapy toward cognitive abilities of children with mental retardation. Methods: This research included pre-experimental design with one group pretest and post test design. On the first day, pretest activity toward children with mild mental retardation was done, intervention of playdough playing media therapy about numbers and letters was done on days 2-6, the researcher did post test on day 7. The collected data were statistically analyzed by using the Wilcoxon Nonparametric test because the data were not normally distributed. Results: Mean score of cognitive abilities pretest is about 11.0 and mean score of cognitive abilities post test is about 13.6. The difference between mean score of cognitive abilities pretest and cognitive abilities post test is 2.6. with value of p = 0.017 (p <0.05). Conclusion: There is effect of playdough playing media therapy toward cognitive abilities of children with mild mental retardation and be reference for nurse related about learning media while playing wich can be used for children with mental retardation who stayed in the hospital. Keywords: Playdough, Cognitive Ability, Mental Retardation Children