cover
Contact Name
Lilin Rosyanti
Contact Email
jurnaldanhakcipta@poltekkes-kdi.ac.id
Phone
(0401) 3190492
Journal Mail Official
edoffice@myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id
Editorial Address
Jalan Jendral A.H Nasution No.G-14, Anduonohu, Kambu, Kec. Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93231, Phone (0401) 3190492
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Health Information : Jurnal Penelitian
ISSN : 20850840     EISSN : 26225905     DOI : 10.36990/hijp
Core Subject : Health,
Health Information : Jurnal Penelitian adalah jurnal kesehatan yang bersifat mandiri, amanah, rasional, akuntabel dan global yang berisi hasil penelitian dengan metode kuantitatif dan kualitatif.
Articles 266 Documents
Search results for , issue "Content Digitized" : 266 Documents clear
Determinan Imunisasi Dasar Lengkap pada Bayi di Indonesia : Telaah Pustaka Dalimawati, Dalimawati; Najmah, Najmah; Fajar, Nur Alam
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi dasar merupakan hak bagi setiap anak. Imunisasi merupakan salah satu upaya kesehatan masyarakat yang dapat melindungi bayi dari berbagai macam penyakit. Peranan imunisasi dalam menyelamatkan masyarakat dunia dari kesakitan, kecacatan dan kematian akibat dari penyakit yang dapat di cegah dengan imunisasi (PD3I). Tujuan telaah pustaka ini untuk mengetahui determinan apa saja yang mempengaruhi Imunisasi Dasar Lengkap Pada Bayi. Metode dalam kajian ini menggunakan metode literature review. Kriteria yang digunakan artikel dalam review ini adalah: mereka harus diterbitkan antara tahun 2019 dan 2023; mereka harus dapat diakses secara utuh (full text); mereka harus memiliki desain penelitian deskriptif, korelatif, atau analitik dengan pendekatan cross-sectional; dan spesifik sampel penelitian adalah ibu yang memiliki bayi. Artikel yang di telaah sebanyak 15 artikel. Hasil dari kajian ini di temukan banyak faktor yang dapat mempengaruhi kelengkapan imuniasai pada bayi. Faktor tersebut antara lain : faktor ibu (karakeristik ibu, pengetahuan ibu, self awareness, motivasi ibu, dan persepsi ibu) termasuk juga faktor status ekonomi, pendapatan ibu, status pekerjaan serta dukungan keluarga dan suami, ketersediaan vaksin, persediaan sarana kesehatan, dan jangkauan layanan imunisasi. Saran dalam kajian ini yaitu untuk mencapai kelengkapan imunisasi dasar pada bayi diperlukan kolaborasi yang baik antara keluarga dan orangtua bayi serta peran dari petugas kesehatan.
Pola Makan Dan Kepatuhan Tablet Tambah Darah Pada Anemia Ibu Hamil : Literature Review Khairunnisa, Nanda; Rahmiwati, Anita; Sitorus, Rico Januar
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah anemia di Indonesia masih termasuk masalah kesehatan di dunia, tak terkecuali di Indonesia terdapat tiga penyebab utama kematian ibu salah satunya yakni perdarahan yang penyebab tidak langsungnya terjadi akibat anemia yang dialami selama kehamilan. Menurut Riskesdas terdapat peningkatan pravalensi anemia dari tahun 2013 37.1 % dan pada tahun 2018 sebanyak 48.9%. Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran hubungan pola makan dan kepatuhan tablet tambah darah pada anemia ibu hamil. Metode yang digunakan adalah literature review yang mengkaji artikel 5 tahun terakhir dari tahun 2019-2023. Penelusuran dengan kata kunci yaitu pola makan, kepatuhan tablet tambah darah, dan anemia ibu hamil menghasilkan 265 artikel. Beberapa artikel didiskualifikasi karena tidak sesuai dan teks tidak lengkap. Sehingga ada 7 artikel yang diikutsertakan dalam proses pembuatan artikel. Analisi menunjukkan adanya hubungan pola makan dan kepatuhan tablet tambah darah terhadap anemia ibu hamil.
Analisis Risiko Postur Duduk dan Aktvitas Fisik Dengan Keluhan Low Back Pain pada Mahasiswa Universitas X Kota Batam Tahun 2023 Kartika Wijaya, Juhanda; Sari, Novrika; Zulkarnain, M
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Low Back Pain atau nyeri punggung bawah merupakan cedera yang dijumpai pada akibat aktivitas fisik yang buruk. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya keluhan nyeri punggung bawah adalah posisi, lama duduk dan saat beraktivitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungn Postur duduk dan aktivitas dengan keluhan low back pain pada mahasiswa. Telah dilakukan penelitian survei analitik cross sectional terhadap 107 dengan menggunakan kuesioner, pengabilan sampe dilakukan secara random samplig. Hasil kusioner diuji dengan uji statistik Chi Square. Diperoleh Ada hubungan postur duduk dengan keluhan low back pain pada mahasiswa Universitas X di kota Batam Tahun 2023 p-value 0,05; r2 = 0,02. Ada nya hubungan aktivitas fisik dengan keluhan low back pain pada mahasiswa universitas ibnu sian p value 0,05; r2 = 0,03. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapatnya hubungan postur duduk dan aktivitas fisik dengan keluhan Low Back Pain pada mahasiswa Universitas X Kota Batam Tahun 2023.
Pengaruh Antioksidan Ekstrak Buah Kepel terhadap Kualitas Sperma Hewan Coba yang Diberikan Asap Rokok Alwan Dhiyak Ulkhak, Mochammad; Firmansyah, Lucky; Kurniatsnaini, Nova
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh antioksidan yang terdapat dalam ekstrak buah kepel terhadap kualitas sperma pada hewan coba yang telah diberikan asap rokok. Rokok mengandung banyak senyawa berbahaya yang dapat merusak sistem reproduksi. Oleh karena itu, penting untuk memahami apakah antioksidan alami dari buah kepel dapat melindungi sperma dari kerusakan akibat paparan asap rokok. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen kuantitatif. Pada penelitian ini terdapat manipulasi terhadap objek penelitian serta adanya kontrol. Penelitian yang dilakukan mengenai pengaruh pemberian ekstrak simplisia daun kepel (Stelechocarpus burahol) terhadap dosis ektrak dalam meningkatkan kualitas Kesehatan sperma Mencit (Mus musculus L.) jantan pasca diberikan paparan asap rokok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak buah kepel dengan kandungan antioksidan dapat meningkatkan kualitas sperma pada hewan coba yang diberikan asap rokok. Sperma pada kelompok yang menerima perlakuan antioksidan memiliki motilitas yang lebih baik, jumlah sperma yang lebih tinggi, dan morfologi yang lebih normal dibandingkan dengan kelompok yang tidak menerima perlakuan tersebut.pemberian ekstrak buah kepel dalam berbagai dosis tidak menghasilkan perbedaan yang signifikan dalam jumlah sperma, morfologi sperma, maupun viabilitas sperma pada hewan percobaan yang menjadi subjek penelitian.
Hubungan Anemia dan KEK pada Ibu Hamil dengan Kejadian BBLR di Puskesmas Wilayah Kabupaten Sukoharjo Sholihah, Nabila Mar’atush; Rakhma, Luluk Ria
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan kondisi berat badan lahir bayi dibawah 2500 gram. BBLR merupakan salah satu penyebab terbanyak AKB di Indonesia tahun 2021 yang mencapai 34,5%. Kondisi ibu saat hamil diantaranya status anemia, status gizi ibu seperti kekurangan energi kronis (KEK), usia ibu ketika hamil, paritas dapat menjadi faktor risiko terjadinya BBLR pada bayi. Kabupaten Sukoharjo mengalami peningkatan prevalensi BBLR dari 3,5% di tahun 2021 menjadi 4,1% ditahun 2022, dapat dikatakan bahwa angka tersebut melebihi prevalensi yang ada di Indonesia menurut Kemenkes tahun 2021 sebesar 2,5%. Tujuan : Untuk mengetahui ada tidaknya hubungan anemia dan KEK pada ibu hamil di Puskesmas wilayah Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2022. Metode : Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain case control. Sampel penelitian ini terbagi menjadi 2 kelompok yaitu 105 kelompok kasus dan 105 kelompok kontrol, sehingga didapatkan total sampel sebanyak 210 ibu bersalin di Puskesmas wilayah Kabupaten Sukoharjo ditahun 2022. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan data sekunder, kemudian diolah dan dianalisis dengan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan anemia dan KEK pada ibu hamil dnegna kejadian BBLR. Hasil : Uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan pada anemia ibu hamil (p=0,007; OR=2,417;CI=1,262–4,628) dan KEK ibu hamil (p=0,002; OR=3,102;CI=1,519–6,336) dengan kejadian BBLR di Puskesmas wilayah Kabupaten Sukoharjo tahun 2022. Selain itu, usia ibu (p=0,010), paritas (p=0,017), dan pendidikan ibu (p=0,036) juga menunjukkan adanya hubungan dengan kejadian BBLR, namun untuk pekerjaan ibu (p=0,443) tidak terdapat hubungan dengan kejadian BBLR di Puskesmas wilayah Kabupaten Sukoharjo.Kesimpulan : Terdapat hubungan anemia dan KEK pada ibu hamil dengan kejadian BBLR di Puskesmas wilayah Kabupaten Sukoharjo.
Gambaran Tingkat Pengetahuan dan Sikap terhadap Pencegahan HIV/AIDS pada Remaja di Sekolah Menengah Pertama Negeri 8 Cimahi Febriyanto, Wahidin; Warnasouda, Sophan; Arismunandar, Pandith
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Cimahi melaporkan jumlah kumulatif kasus HIV positif sebanyak 479 pada tahun 2019, mengalami peningkatan yang signifikan mencapai 621 kasus pada tahun 2023. Berdasarkan usia dan jenis kelamin pada tahun 2005 – Januari 2023 terdapat 154 kasus yang terdiri dari 120 kasus pada laki-laki dan 34 kasus pada perempuan dengan rentang usia 15-19 tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan sikap remaja terhadap pencegahan HIV/AIDS pada siswa di Sekolah Menengah Pertama Negeri 8 Cimahi. Penelitian ini adalah observasional deskriptif, dengan desain cross sectional, menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel 96 responden di Sekolah Menengah Pertama Negeri 8 Cimahi. Instrumen penelitian berupa kuesioner dan data dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukan gambaran tingkat pengetahuan tentang HIV/AIDS kategori baik yaitu 78 responden (81.3%), kategori cukup yaitu 3 responden (3.1%) dan kategori kurang yaitu 15 responden (15.6%). Sikap terhadap pencegahan HIV/AIDS masuk kategori sikap positif yaitu 82 responden (85.4%) sedangkan yang masuk kategori sikap negatif yaitu 14 responden (14.6%). Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa gambaran tingkat pengetahuan tentang HIV/AIDS terbanyak pada kategori baik yaitu sebanyak 78 responden (81.3%). Sikap terhadap pencegahan HIV/AIDS terbanyak pada kategori sikap positif yaitu 82 responden (85.4%).
Evaluasi Pelaksanaan Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja Puskesmas Kabupaten Oku Tahun 2023 Susanti, Feby; M.Zulkarnain; Sari, Novrika
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kesematan dan Kesehatan Kerja (K3) Puskesmas belum sepenuhnya dilaksanakan, seperti belum siapnya Pengenalan Potensi Bahaya, Penerapan Kewaspadaan Standar, Penerapan Prinsip Ergonomi, Pemeriksaan Kesehatan Berkala, Pemberian Imunisasi, Pembudayaan PHBS, Pengolahan Sarana dan Prasarana Dari Aspek K3, Pengolahan Peralatan Medis dari Aspek K3, Kesiapan Menghadapi Darurat atau Bencana Termasuk Kebakaran, Pengelolaan B3 dan Limbah B3, Pengelolaan Limbah Domestik. Artikel ini menggunakan metode pendekatan literature review dengan desain studi kualitatif. Artikel ini melalui database elektronik secara sistematis di Google Scholar dan PubMed menggunakan kata kunci (program evaluation, accupational safety health and Public health center. berdasarkan hasil ekstraksi data dari search engine metode Google Scholar dan PubMed terdapat 15 jurnal dipilih berdasarkan kriteria ekstraksi inklusi. Evaluasi pelaksanaan program K3 di Puskesmas terdiri dari beberapa kegiatan seperti meliputi Komitmen dan Kebijakan Kepala Puskesmas, adanya SK Kepala Puskesmas, dokumen tertulis Rencana K3 dalam bentuk rencana kerja tahunan, adanya dukungan sumber daya, tingkat kepatuhan pelaksanaan K3, pembudayaan K3 melalui pemenfaatan SOP, pengelolaan limbah angka kecelakaan kerja, angka penyakit akibat kerja (PAK), pelayanan kesehatan kerja dan tanggap darurat. Evaluasi Pelaksanaan Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Puskesmas Kabupaten OKU akan efektif jika pelaksanaanya jelas dan konsisten. Adanya Sumber Daya Manusia dalam pelaksanaan progam Keselamatan dan Kesehatan Kerja Puskesmas dan Sarana dan Prasarana yang memadai. Keberhasilan implementasi kebijakan tanpa adanya SDM dan Sarana dan Prasarana tidak akan berjalan. Maka dari itu perlu evaluasi agar progam K3 dapat ditingkatkan secara berkesinambung sesuai dengan risiko yang teridentifikasi, tetap lakukan pencatatan, pemantauan, evaluasi serta pelaporan.
Hubungan antara Kadar HBA1C dan Kadar Serum Kreatinin dengan Kejadian Hipertensi pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Umum Darmayu Ponorogo Utama, Erizal Zaininda Denta; Binuko, Raafika Studiviani Dwi
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan antara kadar HbA1c dan kadar serum kreatinin dengan kejadian hipertensi pada pasien Diabetes Melitus tipe 2 di Rumah Sakit Umum Darmayu Ponorogo. Penelitian menggunakan desain korelasi dan jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 95 responden . Data kadar HbA1c dan serum kreatinin diukur menggunakan metode laboratorium standar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak lterdapat korelasi positif yang signifikan antara tingkat HbA1c dan kejadian hipertensi pada pasien Diabetes Melitus tipe 2. Namun, tidak terdapat korelasi signifikan antara kadar serum kreatinin dengan kejadian hipertensi pada populasi ini. Temuan ini dapat menjadi panduan dalam manajemen dan pencegahan komplikasi hipertensi pada pasien Diabetes Melitus tipe 2.
Kepatuhan Konsumsi Tablet Zat Besi (Fe) terhadap Hemoglobin Ibu Hamil Trimester III selama Tiga Bulan di Puskesmas Poasia dan Puskesmas Lepo-Lepo Kota Kendari Andriani, Andriani; Manapa, Esther Sanda; Nontji, Werna; Syamsuddin, Saidah; Syafar, Muhammad; Arifuddin, Sharvianty
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Tablet zat besi (Fe) paling efektif untuk meningkatkan kadar hemoglobin dan dapat menurunkan prevalensi anemia sebesar 20-25% akibat kekurangan zat besi selama trimester III zat besi yang tidak mencukupi dapat ditularkan ke janin yang sedang berkembang. Ketidakpatuhan ibu hamil dalam mencukupi kebutuhan zat besi berpotensi terjadinya anemia, bayi lahir prematur dan kematian janin. Tantangan yang perlu dibenahi yaitu bagaimana menganjurkan ibu hamil untuk patuh konsumsi tablet besi (Fe) sesuai dengan anjuran bidan dan tenaga kesehatan lainnya. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui kepatuhan konsumsi tablet zat besi (Fe) terhadap hemoglobin ibu hamil trimester III selama tiga bulan di Puskesmas Poasia dan Puskesmas Lepo-Lepo Kota Kendari. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Quasi Experiment dengan rancangan non randomized control group pretest-posttest metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling besar sampel dalam penelitian ini berjumlah 140 yang terdiri dari 70 intervensi dan 70 kontrol, data dianalisis menggunakan uji Mann Whitney. Hasil: Penelitian menunjukkan terjadi peningkatan rerata skor hemoglobin pada kelompok intervensi yakni pretest 1,40 posttest 1,57. Hasil uji statistik diperoleh nilai p=0,000 (p<0,05) yang menunjukkan ada perbedaan yang signifikan rerata skor hemoglobin. Nilai rerata skor pretest pada kelompok kontrol sebesar 1,07 dan posttest 1,67. Hasil uji statistik diperoleh nilai p=0,000 (p<0,05) yang menunjukkan ada perbedaan yang signifikan rerata skor hemoglobin pada pretest dan posttest untuk kelompok kontrol. Hasil menunjukkan terjadi selisih rerata lebih tinggi kelompok intervensi dari pada kelompok kontrol. Kesimpulan:Terdapat perbedaan rerata skor peningkatan hemoglobin pada ibu hamil trimester III pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol.
Efektivitas Biskuit Beras Merah (Oryza nivara) dan Kedelai (Glycine max L) terhadap Kadar Hemoglobin Remaja Putri Anemia Dewiyana, Srigita; Hafsah, Amir Mahmud; Arsyad, Aryadi; Yulianty, Risfah; Ahmad, Mardiana; Usman, Andi Nilawati
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Anemia merupakan masalah kesehatan di seluruh dunia terutama di negara berkembang. Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap anemia karena dalam masa pertumbuhan dan perkembangan. Pemerintah melakukan upaya suplementasi tablet tambah darah selain itu pemanfaatan pangan lokal yang kaya akan zat besi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas biskuit beras merah dan kedelai terhadap kadar hemoglobin remaja putri anemia. Metode: Jenis penelitian quasi experiment (nonequivalent control group design). Penelitian ini dilakukan selama 30 hari dengan sampel sebanyak 36 sampel. Sampel dibagi menjadi 4 kelompok yaitu Kelompok Beras Merah (6 orang), Kedelai (6 orang), Beras Merah dan Kedelai (6 orang) dan Kontrol (18 orang). Instrumen yang digunakan Hematologi Analyzer. Analisis yang digunakan One Way Anova dan Post Hoc Test. Hasil: Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata kadar hemoglobin kelompok Beras Merah, Kedelai, Beras Merah dan Kedelai, Kontrol sebelum intervensi adalah 11,40 g/dl, 10,85 g/dl, 10,68 g/dl, 11,34 g/dl dengan nilai p=0,037. Setelah dilakukan intervensi didapatkan rata-rata kadar hemoglobin  kelompok Beras Merah, Kedelai, Beras Merah dan Kedelai, Kontrol yaitu 11,90 g/dl, 12,51 g/dl, 11,95 g/dl, 11,72 g/dl dengan nilai p=0,001. Rata-rata selisih kadar hemoglobin adalah 0,5 g/dl, 1,66 g/dl, 1,27 g/dl, 0,38 g/dl dengan nilai p=0,001. Dapat disimpulkan, pemberian biskuit beras merah (Oryza Nivara) dan Kedelai (Glycine Max L) efektif meningkatkan kadar hemoglobin remaja putri.