cover
Contact Name
Lilin Rosyanti
Contact Email
jurnaldanhakcipta@poltekkes-kdi.ac.id
Phone
(0401) 3190492
Journal Mail Official
edoffice@myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id
Editorial Address
Jalan Jendral A.H Nasution No.G-14, Anduonohu, Kambu, Kec. Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93231, Phone (0401) 3190492
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Health Information : Jurnal Penelitian
ISSN : 20850840     EISSN : 26225905     DOI : 10.36990/hijp
Core Subject : Health,
Health Information : Jurnal Penelitian adalah jurnal kesehatan yang bersifat mandiri, amanah, rasional, akuntabel dan global yang berisi hasil penelitian dengan metode kuantitatif dan kualitatif.
Articles 649 Documents
Aplikasi e-PTM sebagai Media Skrining Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular Pada Remaja Misbah, Sitti Rachmi; Tahir, Rusna; Sulupadang, Prishilla
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 3 (2023): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i3.1143

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) adalah salah satu masalah kesehatan dari 8 jenis masalah  kesehatan yang dialami oleh remaja,  dan ada empat penyakit yang utama yaitu penyakit kardiovaskuler, kanker, diabetes dan penyakit pernafasan kronis yang menjadi penyebab 70 % kematian terbanyak di Indonesia. Penyebab utama PTM pada remaja adalah pola hidup yang tidak sehat, yaitu konsumsi makanan yang tidak seimbang, tidak beraktivitas fisik, merokok, dan mengonsumsi alkohol.Tujuan penelitian ini adalah sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular pada remaja dengan skrining menggunakan aplikasi e-PTM. Metode penelitian ini berupa penelitian Research and Development, dengan mengembangkan  aplikasi e-PTM sebagai aplikasi untuk skrining PTM pada remaja. Hasil penelitian berupa aplikasi e-PTM telah diuji cobakan pada 30 remaja di Desa Poni Poniki Kecamatan Motui Kabupaten Konawe Utara. Skrining dapat dilakukan oleh remaja secara mandiri dengan mengakses website menggunakan computer, tablet atau smartphone. Keseluruhan hasil skrining dapat terlihat pada sistem aplikasi e-PTM yang hanya dapat diakses oleh admin dalam hal ini peneliti, keseluruhan data hasil skrining tersedia dalam bentuk PDF dan excel dan ditampilkan dalam bentuk grafik.  Kesimpulan bahwa remaja dapat melakukan skrining secara mandiri dan mengetahui hasil apakah berisiko atau tidak beriso terhadap penyakit tidak menular.
Efektivitas Ekstrak Daun Sirih Dan Daun Jambu Biji Dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus Aureus Penyebab Abses Periodontal Sari, Fitri Iman; Citra, Sri Ayuni; Ginting, Rapael; Simanjuntak, Mafe Robby; Simangunsong, Pahala Maringan J
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karies gigi dan penyakit periodontal dikenal sebagai masalah kesehatan mulut teratas di negara berkembang dan maju yang mempengaruhi sekitar 20-50% penduduk dunia. Staphylococcus aureus menjadi suatu bakteri yang menyebabkan abses periodontal. Abses periodontal ialah penyakit infeksi yang mengakibatkan kerusakan di dalam jaringan pendukung gigi. Daun sirih di dalamnya terkandung komponen aktif misalnya minyak atsiri dan zat yang bersifat antimikroba seperti eugenol, kavikol, kavibetol, tannin, karvakol, kariofilen, hidroksikavikol dan asam askorbat. Daun jambu biji memiliki beragam senyawa aktif, antara lain tanin, triterpenoid, flavonoid, dan saponin sehingga daun jambu biji berkhasiat misalnya antidiare, antibakteri, efek kuratif, dan berpengaruh terhadap penyakit periodontal. Kedua daun tersebut terbukti mempunyai efek antibakteri. Tujuan yang hendak diwujudkan melalui riset ini adalah guna memperoleh suatu informasi terkait efektivitas yang terdapat pada ekstrak daun sirih dan daun jambu biji untuk mengakibatkan terhambatnya bakteri Staphylococcus aureus penyebab abses dalam bertumbuh di periodontal pada manusia. Riset ini ialah quasi eksperiment dimana menggunakan rancangan posttest only with control group design. Sampel yang dipergunakan ialah biakan bakteri Staphylococcus aureus. Pengujian daya hambat dengan teknik difusi disk. Ekstrak daun sirih dan daun jambu biji dimana pembuatannya menerapkan teknik maserasi menggunakan konsentrasi 25%, 50%, 75%, dan 100% dan diulangi sejumlah empat kali. Hasil yang diperoleh pada uji antibakteri, konsentrasi 100% merupakan konsentrasi daya hambat optimal pada daun sirih dan daun jambu biji. Dan daun jambu biji mempunyai daya hambat yang melebihi daun sirih. Hasil yang diperoleh pada uji One Way Anova didapatkan nilai p: <0.001 (p<0.05) bagi ekstrak daun sirih dan p: <0.001 (p<0.05) bagi ekstrak daun jambu biji. Persoalan ini memperlihatkan dijumpainya perbedaan luas zona hambat yang signifikan antara konsentrasi 25%, konsentrasi 50%, konsentrasi 75%, konsentrasi 100%, kontrol positif, dan kontrol negatif pada ekstrak daun sirih dan ekstrak daun jambu biji. Kesimpulannya, ekstrak daun sirih dan daun jambu biji efektif dalam memberikan hambatan terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus.
The Pathogenesis of Fungal Coinfections in COVID-19 Cases: A Literature Review Hanifah, Rifdah; Yasmon, Andi
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 3 (2023): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i3.1149

Abstract

Coronavirus disease 2019 (COVID-19) is a disease that attacks the human respiratory tract caused by the SARS-CoV2 virus. Critically ill patients admitted to the ICU, require a ventilator or are hospitalized for a long time are susceptible to fungal coinfection. Several fungi were detected to cause coinfection with COVID-19, such as Candida spp, Aspergillus spp, Mucor spp, and Cryptococcus spp. Research on the mechanism of fungal infection in COVID-19 patients still requires further research, but several possibilities can be associated with both. Several factors that can cause fungal coinfection, including the use of corticosteroids, ventilators, and oxygen masks in COVID-19 patients. The condition of immune dysregulation in COVID-19 patients causes the patient’s body to be unable to fight fungal infections. Some prevention can be done by regularly coordinating the early detection of fungal infections in COVID-19 patients to reduce risk factors and improve routine treatment protocols. If the patient has a fungal infection, treatment can be done using some of the recommended drug combinations. In addition, to maintain the cleanliness of medical devices, especially ventilators, the cleanliness of hospital wards, and the process of handling COVID-19 patients, it is also necessary to pay attention to preventing the transmission of COVID-19 hospitalized patients.
Laporan Kegiatan Kunjungan Kasus Hipertensi Grade II Dengan Diabetes Melitus Tipe 2 Yang Tidak Terkontrol Pada Ny. R Dengan Pendekatan Kedokteran Keluarga Di Wilayah Kerja Puskesmas Gembong Lie, Jason Gunawan; Salsabila, Talitha Zahwa Atha; Simatupang, Lestari; Zulkarnain, Mitha Rizkya; Surjadi, Tom
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah sistolik 140 mmHg atau lebih, atau tekanan darah diastolik 90 mmHg atau lebih. WHO memperkirakan terdapat 1,28 miliar penderita hipertensi secara global pada tahun 2019 dan prevalensi hipertensi di Indonesia sebesar 34,1% pada tahun 2018. Hipertensi selalu menempati urutan pertama di Puskesmas Gembong. Tekanan darah yang tinggi menyebabkan distribusi glukosa pada sel berjalan tidak optimal sehingga terjadi akumulasi glukosa dalam darah dan terjadi diabetes melitus. Ny. R berusia 64 tahun mengalami keluhan sakit kepala sejak 3 minggu sebelum berobat ke puskesmas, serta kesemutan dan baal pada tangan dan kaki sejak 2 minggu sebelum berobat ke puskesmas. Ny. R memiliki riwayat hipertensi dengan diabetes melitus yang tidak terkontrol sejak tahun 2020. Melalui pendekatan kedokteran keluarga untuk mendapatkan diagnosis holistik menggunakan Mandala of Health, diberikan penatalaksanaan komprehensif untuk menurunkan tekanan darah dan kadar glukosa darah Ny. R. Setelah intervensi, tekanan darah Ny. R menurun dari 165/90 menjadi 129/77 mmHg dan kadar glukosa darah sewaktu menurun dari 305 menjadi 142 mg/dL. Ny. R dan keluarga telah memahami pentingnya mengonsumsi obat secara teratur, mengubah pola makan, melakukan aktivitas fisik dan kontrol secara rutin untuk mengontrol tekanan darah dan kadar glukosa darah. Diharapkan Ny. R tetap mengikuti saran yang diberikan untuk mencegah perburukan komplikasi di kemudian hari.
Spill Kit Infeksius berbahan Virgin Coconut Oil 71% Efektif sebagai Desinfektan Mikroba Urin penderita Infeksi Saluran Kemih: Penelitian Laboratorium Hi Lewa, Irma B; Nurdin, Erpi
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 3 (2023): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i3.1154

Abstract

Virgin coconut oil atau VCO merupakan salah satu hasil olahan buah kelapa (Cocos nucifera L.) yang mengandung asam lemak sehingga berpotensi memiliki antimikroba. Spill kit merupakan peralatan yang digunakan untuk membersihkan material yang berbahaya atau infeksius yang berbentuk cair. Namun, penggunaan cairan bahan kimia dari komponen spill kit secara terus menerus akan berdampak buruk pada lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas VCO sebagai bahan spill kit desinfektan. Jenis penelitian yang dilakukan adalan deskriptif dengan pendekatan eksperimental. Sampel yang digunakan adalah urin penderita infeksi saluran kemih pada Puskesmas. Perlakuan urin dengan pengkulturan pada media agar dengan jenis kultur urin, kultur kemudian diberikan perlakuan vco dan klorin. Berdasarkan pengamatan kultur pada spesimen yang dilanjutkan dengan pewarnaan bakteri diperoleh gram positif 40% dan terdapat gram negatif 60%. Rerata jumlah koloni pada sampel urin yaitu 42 koloni, VCO 12 koloni, dan klorin tidak teramati pertumbuhan koloni. Rerata angka kuman pada urin sebelum perlakuan yaitu 1,4.104 CFU/ml, setelah perlakuan penambahan clorin pada urin yaitu 3,3.101 CFU/ml dan setelah penambahan VCO pada urin yaitu 4,1.103 CFU/ml. Terdapat penurunan angka kuman 1,4.104 CFU/ml (100%) pada penambahan Klorin dan penurunan 9,9.103 CFU/ml (71%) pada penambahan VCO. Efektivitas VCO sebagai pengganti klorin untuk desinfektan pada pertumbuhan mikroba urin yakni 71% sedangkan Klorin 100%. perlu dilakukan penambahan waktu suspense VCO untuk mendapatkan hasil sebagai disinfektan yang lebih maksimal.
Laporan Kegiatan Diagnosis Komunitas Dalam Upaya Penurunan Insiden Demam Berdarah Dengue Dengan Intervensi Penyuluhan Demam Berdarah Dengue Salsabila, Talitha Zahwa Atha; Lie, Jason Gunawan; Zulkarnain, Mitha Rizkya; Simatupang, Lestari; Surdjadi, Tom
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti ke manusia. WHO melaporkan sekitar 5,2 juta kasus DBD pada tahun 2019. Pada tahun 2022, terdapat 116.127 kasus DBD di Indonesia dan 4.349 kasus DBD di Provinsi Banten. Di Puskesmas Gembong, kasus DBD meningkat dalam 3 bulan terakhir. Hasil mini-survey menunjukkan adanya permasalahan faktor lingkungan di masyarakat. Akar permasalahan adalah kurangnya pengetahuan tentang DBD dan pencegahan 3M plus bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Tobat tentang DBD dan pencegahan 3M Plus. Kegiatan tersebut dilakukan dengan pendekatan diagnosa komunitas. Identifikasi masalah dilakukan dengan menggunakan paradigma Blum. Prioritas permasalahan ditentukan dengan teknik non-scoring Delphi. Akar permasalahan ditentukan dengan metode tulang ikan. Intervensi berupa promosi kesehatan mengenai DBD dan pencegahan 3M Plus. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan pendekatan sistem. Hasil intervensi menunjukkan 30 peserta (100%) mengalami peningkatan nilai pre-test ke post-test dan 28 (93,3%) peserta memperoleh nilai post-test ? 80. Kegiatan diagnosa komunitas ini menghasilkan peningkatan pengetahuan pada masyarakat Desa Tobat mengenai DBD dan pencegahan 3M Plus. Diharapkan kasus baru DBD di wilayah kerja Puskesmas Gembong dapat menurun.
Evaluasi Potensi Hidrogel Ekstrak Daun Afrika (Vernonia Amygdalina) dalam Meningkatkan Penyembuhan Luka Perineum pada Kelinci (Oryctolagus Cuniculus) Adam, Oktaviana Thresia Monika Barbara; Hadisaputro, Suharyo; Kumorowulan, Suryati
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 16 No 1 (2024): Januari - April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v16i1.1157

Abstract

Ruptur Perineum terjadi hampir pada semua persalinan pervaginam yang dialami oleh ibu bersalin dan akan menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman, selain itu akan berpengaruh pada kondisi ibu dalam pemberian laktasi dan perawatan sehari-hari bayinya. Oleh karena itu, proses penyembuhan luka perineum yang baik  dan efektif sangat penting. Salah satu herbal yang dapat digunakan dalam membantu mempercepat proses penyembuhan luka perineum adalah daun Afrika (vernoniaa amygdalina), yang mengandung zat yang dapat mempercepat proses penyembuhan luka. Agar semakin nyata pemanfaatan daun afrika ini maka perlu pengaplikasian pada hewan kelinci bertina (oryctolagus cuniculus) sebelum diterapkan pada luka perineum ibu postpartum. Pemilihan sediaan hidrogel mampu memberikan rasa dingin dikulit sehingga menimbulkan rasa nyaman pada saat diaplikasikan pada daerah yang dituju serta sediaannya mudah mengering membentuk lapisan film yang mudah dicuci dengan air. Design yang digunakan true experiment dengan rancangan penelitian randomized post test with control group. Populasi penelitian ini adalah 12 ekor kelinci yang terbagi menjadi 2 kelompok, yakni kelompok (I) perawatan luka kering bersih dan kelompok (II) perawatan luka dengan hidrogel daun afrika 30% 2 kali sehari selama 7 hari. Pengukuran luka menggunakan skala skor REEDA. Perawatan dilakukan selama 7 hari dengan prevelensi penilaian skor REEDA.  Uji statistik menggunakan Friedman dan mann whitney. Hasil pengujian  waktu penyembuhan luka perineum pada hari ke  ketiga sampai ke tujuh. Perawatan luka kering bersih lebih lama sembuh dibandingkan dengan luka yang diberi hidrogel daun afrika. Hasil analisis kedua kelompok terdapat penurunan skala REEDA yang bermakna pada hari ke 3,5 sampai ke 7, sehingga dapat disimpulkan bahwa perawatan luka perinemum pada kelinci dengan pemberian hidrogel daun afrika dapat membantu mempercepat proses penyembuhan luka perineum
Hubungan Kompetensi Perekam Medis dan Informasi Kesehatan dengan Kinerja dalam Melaksanakan Praktik Rekam Medis dan Informasi Kesehatan di Fasilitas Layanan Tingkat Pertama Karmanto, Bambang; Natalia, Eri; Elfi, Elfi
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 3 (2023): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i3.1162

Abstract

The goal of competency is getting a result from encouragement or motive. Meanwhile, performance is a function that describes the indicator of competency which are knowledge, skills, behavior, and experience to carry out a  job or role effectively. Medical recorders and health information technicians in public health centers must comply with the competencies contained in KMK No. 312 of 2020. The study's purpose is to determine the relation of Medical recorders and health information technicians with performance in implementing medical record practices and health information in first-level health services facilities. The research uses observational and cross-sectional approach methods. The sample is all Medical recorders in the public health center in Cirebon City that 32 medical recorders and health informations technicians. The univariate test shows that medical record and health informations technician competency in 50% for the capable category. Meanwhile, the performance in 59,4% for the good category. The output of the chi-square test process shows a p-value of 1,000> 0,05. It means that there's no relationship between medical recorders and health informations technician competency with performance in implementing medical record practices and health information in first-level health services facilities. To improve medical recorder competency and performance, should have been held such as training, socialization, dissemination, and case discussion.
Pengaruh Kombinasi Bubuk Kedelai dan Bunga Rosella (Hibiscus Sabdariffa) Terhadap Perubahan Kadar Hemoglobin Pada Wanita Usia Subur Zahra, Theofani; Susanto, Edy; Kumorowulan, Suryati
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 16 No 1 (2024): Januari - April
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v16i1.1165

Abstract

Kasus anemia pada wanita usia subur dapat disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi, serta kebutuhan nutrisi yang meningkat. Terapi utama yang dapat dilakukan yaitu pemberian tablet tambah darah, sedangkan terapi komplementer dapat dilakukan dengan pemenuhan kebutuhan gizi seperti kombinasi bubuk kedelai yang tinggi zat besi serta bunga rosella yang mngandung vitamin C untuk mempermudah absorbsi. Jenis penelitian true experiment dengan teknik sampling simple random sampling. Alat yang digunakan dalam mengukur kadar hemoglobin yaitu hematology analyzer. Ada pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kadar hemoglobin. Selisih rata-rata kadar hemoglobin kelompok kontrol sebesar 1,02 gr/dL dan kelompok intervensi sebesar 1,87 gr/dL (p=0,000). Pemberian kombinasi bubuk kedelai dan bunga rosella serta tablet Fe berpengaruh terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada wanita usia subur.
Peran Probiotik pada Maturasi Sel Dendritik dalam Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe II Andari, Ni Nyoman Destri; Wibowo, Heri
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 3 (2023): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i3.1166

Abstract