cover
Contact Name
Lilin Rosyanti
Contact Email
jurnaldanhakcipta@poltekkes-kdi.ac.id
Phone
(0401) 3190492
Journal Mail Official
edoffice@myjurnal.poltekkes-kdi.ac.id
Editorial Address
Jalan Jendral A.H Nasution No.G-14, Anduonohu, Kambu, Kec. Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93231, Phone (0401) 3190492
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Health Information : Jurnal Penelitian
ISSN : 20850840     EISSN : 26225905     DOI : 10.36990/hijp
Core Subject : Health,
Health Information : Jurnal Penelitian adalah jurnal kesehatan yang bersifat mandiri, amanah, rasional, akuntabel dan global yang berisi hasil penelitian dengan metode kuantitatif dan kualitatif.
Articles 649 Documents
Tinggi Badan Ibu dan Ketahanan Pangan Keluarga merupakan Faktor Risiko Kejadian Stunting di Wilayah Pesisir Kabupaten Buton Tengah: Studi Kasus Kontrol Hasan, Hasan
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i2.1007

Abstract

Kejadian stunting dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, tinggi badan orang tua dan ketahanan pangan diketahui sebagai faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor resiko tinggi badan ibu dan ketahanan pangan keluarga terhadap kejadian stunting pada balita di wilayah pesisir Kabupaten Buton Tengah Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan kasus kontrol yang dilaksanakan di Kecamatan Mawasangka Tengah. Sampel penelitian ini adalah balita umur 6-23 bulan, dibagi dalam 2 kelompok yakni kelompok kasus dan kelompok kontrol, metode pengambilan sampel secara consecutive sampling dan total sampel sebanyak 120 orang. Analisis bivariat dilakukan dengan uji Chi- square dan mengidentifikasi nilai Odds Ratio (OR). Ibu dengan tinggi badan < 150 cm berisiko 1,7 kali lebih besar memiliki anak balita stunting dibanding ibu dengan tinggi >150 cm, namun secara statistik hubungan kedua variabel tidak signifikan (p=0,17). Keluarga rawan pangan berisiko memiliki balita stunting sebesar 2,5 kali lebih besar dibanding keluarga tahan pangan (OR=2,6, CI 95% : 1,2-5,8), dan secara statistik menunjukkan pengaruh yang signifikan (p=0,01). Tinggi badan ibu dan ketahanan pangan rumah tangga merupakan faktor resiko kejadian stunting, namun yang memiliki pengaruh signifikan adalah faktor ketahanan pangan dibanding tinggi badan ibu.
Hubungan Asupan Karbohidrat dan Aktivitas Fisik dengan Kadar Glukosa Darah Puasa Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Petrus, Petrus; Suwarni, Suwarni; Haerani, Wa Ode
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 3 (2023): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i3.1047

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan kumpulan penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemi akibat kerusakan sekresi insulin, kinerja insulin, atau keduanya. Penyakit dibetes melitus sangat erat kaitannya dengan kadar glukosa darah terutama pada Diabetes melitus tipe 2, Diabetes melitus tipe 2 adalah kondisi saat gula darah dalam tubuh tidak terkontrol akibat gangguan sensitivitas sel pankreas untuk menghasilkan hormon insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan karbohidrat dan aktifitas fisik dengan kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, respoden penelitian ini adalah pasien diabetes melitus tipe 2 di Puakesmas Puuwati, Kota Kendari, yang didapatkan jumlah respoden kasus sebanyak 31. Teknik pengambilan respoden menggunakan yaitu purposive sampling, sedangkan uji statistik yang di gunakan yaitu uji Chi-square. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebagian besar 61,3% asupan karbohidrat respoden berada pada kategori kurang. 54,8% aktivitas fisik respoden berada pada kategori cukup dan 58,1% status gizi respoden berada pada kategori normal. Tidak terdapat hubungan antara asupan karbohidrat ( p = 0,595), aktivitas fisik (p = 0,406)dengan kadar glukosa darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Puuwatu kota kendari.
Pengalaman Perawat Intensive Care Unit Melibatkan Keluarga dalam Merawat Pasien End of Life Care: Reviu Literatur Perawat Intensive Care Unit Melibatkan Keluarga dalam Merawat Pasien End of Life Care: Literature Review Rahman, Irfandi; Etnis, Baktianita Ratna; Kistan, Kistan
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 3 (2023): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i3.1054

Abstract

The Intensive Care Unit (ICU) is a room with special equipment to provide treatment and critical nursing actions for those who are deteriorating. This literature review aim to describe the experience of nurses involving families in caring for end of life care patients in the ICU based on research that has been carried out. The method used in the literature review is to search for articles from qualitative studies, collected from electronic databases such as Google Scholar, Science Direct, and PubMed, using the MeSH Term keywords, namely: critical nurse, patient end of life, involve family, nursing experience . Selected articles between 2018-2023. This study from several articles is expected to reveal the phenomenon of the experiences of ICU nurses involving families in caring for end of life care patients. Theme: the need to involve the family, the challenges of involving the family in patient end of life care, nurses understanding the condition of patient end of life care in involving the family. The conclusion is that end of life care for patients in the ICU fulfills basic human needs holistically. Nurses can see patients as complete human beings by facilitating and assisting with necessary needs as well as involving the patient's family and being able to resolve patient problems in accordance with applicable procedures.
Survei Kebutuhan Asuhan Kebidanan dalam Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak Duhita, Fitra; Irianti, Bayu; Halida, Erda Mutiara; Hartiningtiyaswati, Setiya; Yulianti, Nova; Prabandari, Fitria; Anggraini, Yuliza; Yulita, Nova
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 3 (2023): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i3.1064

Abstract

The development of services in various fields is always directed at the needs of its users, as an answer to the demands of the needs of the community. Midwifery care with mothers as the main users, so far has not met the needs of the community. This has an impact on the achievement of success indicators for mother and child services that have not met expectations. Therefore, it is necessary to know the needs of the community for midwifery care as a basis for improving midwifery care in Indonesia. This study aims to determine satisfaction with midwifery care. This study used a survey method, to find out the picture of maternal needs for midwifery care. The affordable population is mothers who receive midwifery care in several Puskesmas Kediri Regency, Bandung City, Padang City, Jakarta, Purwokerto, Surabaya and Tangerang. Sample selection was carried out by incidental sampling on all mothers who visited the maternal and child health poly (MCH) at the Puskesmas. The instrument used is a questionnaire. The data is analyzed and presented descriptively. Based on the data obtained, of the 604 mothers, it is known that only 2% (12) of mothers expressed satisfaction with the care provided by midwives. Further analysis per question item based on the aspect of care, it is known that the perception of aspects of care that are felt to be lacking is the cognitive aspect 18%, affective aspect 38% and skill aspect 44%. The care provided by midwives has not answered the needs of the community, as evidenced by the high level of maternal dissatisfaction with midwifery care.
Pengaruh Pemberian Posisi Semi Fowler terhadap Perubahan Mean Arterial Pressure pada Pasien CHF Rumah Sakit Type A Kalimantan Barat Fauzan, Suhaimi; Novikadarti, RA Gabby; Lili Neri, Ervina; Ibnu Kahtan, Muhammad; Herdaningsih, Sulastri
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 16 No 2 (2024): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v16i2.1073

Abstract

Pemantauan hemodinamik memiliki peran penting dalam manajemen pasien dengan gagal jantung. Perubahan MAP (Mean Arterial Pressure) harus selalu dalam pemantauan. Penatalaksanaan keperawatan yang dapat dilakukan antara lain istirahatkan klien untuk mengurangi konsumsi oksigen, pantau tanda-tanda vital, edukasikan tentang keadaan yang terjadi pada klien agar tidak timbul kecemasan, atur posisi (positioning) yang nyaman bagi klien. Tujuan:  Penelitian ini mengidentifikasi dan menganalisa Pengaruh Pemberian Posisi Semi Fowler Terhadap Perubahan Mean Arterial Pressure Pada Pasien CHF Rumah Sakit Type A Kalimantan Barat. Metode: penelitian memiliki desain quasy-experimental dengan kelompok kontrol berjenis non-equivalent. Pengukuran data dilakukan pre dan post test. Jumlah sampel yang dibutuhkan sebanyak 80 orang yang terbagi atas 2 kelompok, kelompok kontrol akan diberikan posisi supinasi, sementara kelompok intervensi akan diberikan posisi semi-fowler. Pemilihan sampel dilakukan secara purposive sampling. Uji statistik yang digunakan adalah paired sample t test terhadap penilaian nilai pre-post test, sementara menentukan efektivitas kedua kelompok, dilakukan pengujian menggunakan independent sample t test. Hasil : Uji statistik paired sample T, pada kelompok intervensi nilai MAP dari pre ke-post, terjadi perbedaan dengan significant  nilai P = 0,013, (P < 0.005),  sedangkan kelompok kontrol nilai MAP dari pre-post tidak terjadi perbedaan dengan  nilai P= 0,980, (P>0.005). Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian reposisi pasien dengan semi-fowler  terhadap perubahan tekanan MAP.
EFEKTIFITAS PELATIHAN SKRINING STUNTING TERHADAP KEMAMPUAN DETEKSI DINI ORANG TUA PADA ANAK USIA 1-3 TAHUN DI RSIA SITI KHADIJAH KOTA GORONTALO Modjo, Dewi; Retni, Ani
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i2.1082

Abstract

Stunting atau perawakan pendek masih menjadi masalah yang belum terpecahkan, baik di dunia maupun di Indonesia. Hal ini tentu berdampak pada terhambatnya proses pertumbuhan dan perkembangan fisik anak. Untuk prevalensi balita stunting di Kota Gorontalo sebesar (26,5%). Balita yang sehat terhindar dari masalah stunting, wasting maupun underweight tumbuh dan berkembang secara normal, merupakan calon SDM berkualitas sebagai penerus pembangunan bangsa di masa depan. Kualitas masa depan perkembangan anak ditentukan sejak dini yakni sejak masa balita. Begitu pula ketika terdapat deteksi dini gejala stunting, maka dapat dilakukan penanganan sejak dini untuk memperbaiki pertumbuhan dan perkembangan balita. Deteksi dini cegah stunting dilakukan pengukuran secara berkala yaitu dari berat badan dan tinggi badan sesuai umur, dapat membantu upaya pencegahan stunting dan harus dilaksanakan dengan sunguh-sunguh. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis Efektifitas Pelatihan Skrining Stunting dengan Kemampuan Deteksi Dini Orang Tua Pada Anak Usia 1-3 Tahun. Adapun tujuan atau target khusus pada penelitian ini ialah untuk melatih orang tua dilihat dari kemampuan untuk mendeteksi dini anak usia 1-3 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain quasi eksperimen yang memberikan perlakuan atau intervensi kepada subjek penelitian. Rancangan penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan desain pre post testgroup design. Desain ini digunakan untuk membandingkan hasil intervensi pelatihan skrining stunting terhadap kemampuan deteksi dini orang tua. Penelitian ini dilaksanakandi RSIA Siti Khadijah Kota Gorontalo. Pentingnya pelatihan skrining stunting perlu dilakukan sejak dini untuk memastikan SDM Indonesia di masa yang akan datang berkualitas dan memiliki daya saing yang tinggi.
Pengaruh Pendidikan Terpadu Cegah Stunting (Pantau) Terhadap Pengetahuan Dan Keterampilan Guru Paud Di Tk Aisyiyah Bustanul Athfal (Aba) Kota Gorontalo Sudirman, Andi Akifa; Damansyah, Haslinda; Indrianingsih, Sofiyah Tri
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i2.1083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur adanya pengaruh pendidikan terpadu cegah stunting (PANTAU) terhadap pengetahuan dan keterampilan guru paud di TK Aisyiyah Bustanul Atfal Gorontalo. Intervensi yang dilakukan yakni peserta mengisi 25 item kuesioner tingkat pengetahuan dan keterampilan dalam pencegahan stunting, setelah itu diberikan intervensi PANTAU kemudian peserta peserta diminta mengisi kembali kuesioner yang sama. Outcome yang dinilai yakni pengetahuan dan keterampilan Guru PAUD dalam pencegahan stunting pada anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan rerata selisih pengetahuan dan keterampilan guru PAUD sebelum dan setelah intervensi diberikan (p<0,05). Studi ini adalah langkah awal dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Guru PAUD dalam pencegahan stunting. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memvalidasi hasil saat ini yang kemungkinan akan digunakan untuk menerapkan program pendidikan yang sama dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka.
ANALISIS KESIAPAN MASYARAKAT DALAM MEMANFAATKAN APLIKASI PELAYANAN KESEHATAN DI ERA DIGITALISASI KABUPATEN GORONTALO Firmawati, Firmawati; Sudirman, Andi Nur Aina
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i2.1084

Abstract

Penggunaan tekhnologi membawa banyak keuntungan. Pertukaran informasi medis yang terbuka antara seseorang dengan tenaga kesehatan melalui penggunaan teknologi elektronik akan menyebabkan peningkatan layanan kesehatan dan status kesehatan pasien. Salah satu gebrakan pemerintah dan swasta adalah menciptakan aplikasi kesehatan. Namun, permasalahan yang terjadi tidak semua masyarakat memanfaatkan aplikasi tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis kesiapan masyarakat dalam memanfaatkan aplikasi kesehatan di era digital. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan study analitik cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang ada diwilayah kerja puskesmas di kabupaten gorontalo. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan probablitity sampling dengan tekhnik sampling cluster sampling. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 97 responden. Analisa data menggunakan chi square. Hasil dari penelitian ini didapatkan p value 0,0001 pada tingkat kognitif masyarakat dengan kesiapan masyarakat dalam memanfaatkan aplikasi kesehatan, p value 0,0001 pada afektif dengan kesiapan masyarakat dalam memanfaatkan aplikasi kesehatan, p value 0,026 padda kognitif dengan kesiapan dalam memanfaatkan aplikasi kesehatan. Perlunya dukungan dari pemerintah dalam mensosialisasikan pentingnya memanfaatkan aplikasi kesehatan di era digital saat ini. Kurangnya paparan informasi merupakan salah satu alasan masyarakat tidak memanfaatkan aplikasi yang sudah tersedia.
Kejadian Stunting pada Balita Berhubungan dengan Pemberian ASI eksklusif Selama 1000 Hari Pertama Kelahiran Harismayanti, Harismayanti; Mansur, Rona Febriyona
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 3 (2023): September-Desember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i3.1085

Abstract

The phenomenon of exclusive breastfeeding coverage that is still low in the long term will have implications for children's growth and development. This study explores the relationship between exclusive breastfeeding and the incidence of stunting in toddlers in the Working Area of the Limboto Health Center, Gorontalo Regency. By involving 93 respondents of mothers of toddlers aged 7-24 months, this study used a cross-sectional, quantitative approach for exclusive and qualitative breastfeeding history variables with in-depth interviews of exclusive breastfeeding factors, data analysis using the Chi-square test method. Most toddlers in the very short (16.1%), and short (14.0%) categories, then those who do not receive exclusive breastfeeding tend to be stunted (p = 0.001). Factors of exclusive breastfeeding include health facilities that are far enough away so that health services and counseling obtained are not optimal, lack of maternal understanding of the importance of nutritional status during the first 1000 days of life or during pregnancy until the child is 2 years old, mothers with a history of SEZ conditions, history of anemia and irregular consumption of Fe tablets during pregnancy mostly give birth to children with stunting. Efforts to overcome the problem of stunting require good cross-sectoral cooperation. Further research is needed by paying attention to cultural and contextual factors.
Analisis Kebutuhan Pelayanan Kesehatan Syariah di Rumah Sakit, Jakarta Indonesia Rahayu, Sri; Sulistiadi, Wahyu; Mulyanti, Mulyanti; Yuliana S, Rina
Health Information : Jurnal Penelitian Content Digitized
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan merupakan hal penting yang dibutuhkan oleh manusia untuk menopang semua aktivitas hidup. Rumah sakit sebagai tempat penyembuhan yang paripurna bila seseorang mengalami sakit, tetapi sering ditemui pelayanan kesehatan yang tidak sesuai dengan kebutuhan. Maqoshid Syariah sebagai acuan dalam pelayanan kesehatan syariah dengan penjagaan agama, jiwa, akal, keturunan dan harta merupakan jawaban atas masalah pelayanan kesehatan di rumah sakit. Tujuan penelitian untuk menganalisa kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan syariah di rumah sakit khususnya di Jakarta. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik pengumpulan data Accidental Sampling dengan menggunakan kuesioner terstruktur-Google Form disebar selama 1 (satu) minggu ke masyarakat yang tinggal di Jakarta dan terkumpul dengan jumlah sampel 553 orang. Hasil penelitian; Descriptive Statistic menunjukkan bahwa masyarakat membutuhkan standar mutu pelayanan kesehatan syariah yaitu penjagaan agama sebesar 96,11%, penjagaan jiwa sebesar 80,89%, penjagaan akal sebesar 92,48%, penjagaan keturunan sebesar 96,02%, dan penjagaan harta sebesar 98,73% dari 553 responden serta dalam hal manajemen pengelolaan rumah sakit sebesar 387 responden (70%). Saran bagi pimpinan pengelola rumah sakit hendaknya komitmen menyediakan sumber daya yang menunjang pelayanan kesehatan dan manajemen syariah.