cover
Contact Name
Nur Aliyyah Irsal
Contact Email
-
Phone
+6285758012912
Journal Mail Official
jp2ms@unib.ac.id
Editorial Address
Gedung Dekanat FKIP Lt.2 Jl. Raya KandangLimun, Bengkulu 38171A
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : -     EISSN : 2581253X     DOI : 10.33369/jp2ms
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah (JP2MS) memuat hasil-hasil penelitian ilmiah terkait upaya peningkatan mutu pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar dan menengah
Articles 372 Documents
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR Tutiareni, Teni; Riyadi, Arie Rakhmat; Nugrahaeni, Renny
JP2MS Vol 7 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.7.2.209-218

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi model pembelajaran Project Based Learning untuk meningkatkan hasil belajar pada materi bangun ruang. Metode penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam proses berdaur/ siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VA SDN 031 Pelesiran yang terdiri dari 25 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Penggunaan model pembelajaran PjBL (Project Based Learning) dapat meningkatkan hasil belajar siswa, hal ini ditunjukkan dalam nilai rata-rata pada siklus 1 adalah 74,6% dan pada siklus 2 adalah 80%. Maka dari data di atas dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan dari siklus satu ke siklus berikutnya, artinya pembelajaran dengan menggunakan model PjBL yang sudah dilakukan meningkat dalam kategori sangat tinggi.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH BERDASARKAN GENDER PADA MATERI BANGUN DATAR Lovika Ardana Riswari; Femas Anggit Wahyu Nugroho; Oktaviana Indah Susanti
JP2MS Vol 7 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.7.2.181-191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) berdasarkan gender. Penelitian menggunakan jenis deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas V MI  Miftahul Falah Dukuhmulyo, Jakenan yang terdiri dari 14 laki-laki dan 20 perempuan. Pengumpulan data melalui soal tes pemecahan masalah berupa 5 soal uraian materi bangun datar. Analisis dilakukan berdasarkan ketercapaian indikator kemampuan pemecahan masalah matematis menurut Polya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa perempuan lebih baik dibandingkan siswa laki-laki, terlihat dari rata-rata perolehan nilai siswa perempuan adalah 59,5 sedangkan siswa laki-laki adalah 41,4. Pada indikator memahami masalah, baik siswa laki-laki maupun perempuan rata-rata sudah mampu mengidentifikasi apa yang diketahui dan ditanyakan. Pada indikator membuat rencana, siswa perempuan lebih mampu menuliskan persamaan yang tepat daripada siswa laki-laki. Pada indikator melaksanakan rencana, siswa perempuan lebih teliti dalam perhitungan daripada siswa laki-laki. Pada indikator memeriksa hasil, baik siswa laki-laki maupun perempuan rata-rata mengabaikannya dengan tidak menuliskan penjelasan hasil. Siswa perempuan lebih unggul daripada siswa laki-laki pada semua indikator pemecahan masalah matematis meskipun tidak terlampau jauh.
PROFIL KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PECAHAN Ate, Dekriati; Moza, Florida; Kusumah, Yaya Sukjaya
JP2MS Vol 7 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.7.2.192-199

Abstract

Salah satu kebijakan pendidikan merdeka belajar adalah Asesmen kompetensi minimum dan survey karakter. Untuk asesmen kompetensi minimum, kompetensi yang diuji adalah kemampuan literasi numerasi. Agar siswa dapat memiliki kemampuan ini, maka terlebih dahulu siswa harus menguasai konsep dasar berhitung. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan siswa kelas VI dalam menyelesaikan soal perhitungan penjumlahan dan pengurangan pecahan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SDK Bali Loura. Data dikumpulkan melalui tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 30% siswa yang mampu menyelesaikan soal penjumlahan dan pengurangan dengan penyebut sama maupun penyebut berbeda, sedangkan 70% siswa melakukan kesalahan; 28% siswa mampu menyelesaikan soal penjumlahan dan pengurangan pecahan yang berpenyebut sama maupun penyebut berbeda, sedangkan 72% siswa melakukan kesalahan. Tipe kesalahan siswa meliputi kesalahan prosedur dan kesalahan konsep.
PENINGKATAN KEMAMPUAN NUMERASI PESERTA DIDIK SMA NEGERI 7 MEDAN MELALUI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Abdillah, Tri Asih; Siregar, Nurhasanah; Sitompul, Hasiholan
JP2MS Vol 7 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.7.2.247-256

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan numerasi peserta didik melalui pendekatan berdiferensiasi di SMA Negeri 7 Medan. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan secara kolaboratif.  Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA 1 yang terdiri dari 36 peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui observasi, tes kemampuan awal kemampuan numerasi, catatan lapangan dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data bahwa pada siklus I persentase ketuntasan klasikal hanya 11 peserta didik (30,55%) dari 36 peserta didik, dan pada siklus II meningkat menjadi 28 peserta didik (77%) dari 36 peserta didik. Sehingga peserta didik sudah memenuhi persentase ketuntasan klasikal yaitu ( dengan nilai KKM 75 sesuai dengan sistem penilaian yang berlaku untuk kelas XI dalam Kurikulum 2013 di SMA Negeri 7 Medan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan  kemampuan numerasi peserta didik.
EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM-BASED LEARNING DENGAN PENDEKATAN STEM TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA Vistara, Maydilla Fadiarahma; Rasiman, Rasiman; Hakim, Lukman; Marnala, Marnala
JP2MS Vol 7 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.7.2.219-227

Abstract

Berpikir kreatif termasuk ke dalam keterampilan abad 21, khususnya salah satu kemampuan 4C yang harus dimiliki siswa untuk dapat menghadapi tantangan global. Kemampuan berpikir kreatif matematis siswa mencakup 4 aspek yaitu aspek kelancaran (fluency), keaslian (originality), keluwesan (flexibility), dan keterincian (elaboration). Problem-Based Learning dan STEM merupakan model dan pendekatan yang dapat membantu siswa untuk menyelesaikan masalah dengan menggunakan ide kreatifnya.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan model PBL dengan pendekatan STEM terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri di Semarang tahun ajaran 2022/2023 dengan sampel satu kelas yaitu kelas XI MIPA 2.  Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan teknik analisis data menggunakan uji ketuntasan rata-rata, uji ketuntasan klasikal dan uji beda rata-rata. Hasil penelitian menunjukan bahwa model PBL dengan pendekatan STEM efektif terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa, hal ini ditunjukan dengan nilai tes kelas kemampuan berpikir kreatif matematis tuntas BTA, nilai tes kemampuan berpikir kreatif matematis kelompok eksperimen tuntas belajar secara klasikal, dan rata-rata nilai pretest kemampuan berpikir kreatif lebih dari rata-rata nilai posttest kemampuan berpikir kreatif matematis. Penerapan model PBL terintegrasi STEM dapat diintegrasikan ke dalam media atau materi sumber belajar.
IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMA Ruhmana, Ellysa Yuliani; Zuhri, M. Saifuddin; Utami, Rizky Esty; Susilowati, Padmi
JP2MS Vol 7 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.7.2.159-168

Abstract

Pemecahan masalah merupakan kemampuan dasar dalam proses pembelajaran. Hal ini membuat guru perlu menerapkan model pembelajaran yang tepat yaitu dengan menerapkan model problem based learning berbantuan geogebra. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa SMA melalui implementasi model problem based learning berbantuan geogebra. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian terdiri dari 36 siswa kelas XI IPS 3 SMA N 11 Semarang. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Pengumpulan data dengan observasi dan tes. Teknik analisis data dengan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model problem based learning berbantuan geogebra mampu meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa SMA. Kemampuan pemecahan masalah pada siklus I dengan rata-rata persentase sebesar 56,94% dalam kriteria sedang meningkat menjadi 81,94% dalam kriteria sangat tinggi pada siklus II. Peningkatan terjadi pada setiap indikator. Peningkatan pada nilai rata-rata yaitu siklus I sebesar 73,75 menjadi 83,56 pada siklus II. Pada siklus I menunjukkan bahwa persentase jumlah siswa yang tuntas yaitu 77,78% dimana siswa belum mencapai kriteria keberhasilan tindakan yaitu ≥85%. Pada siklus II mengalami peningkatan dengan persentase ketuntasan belajar sebesar 97,22% yang menyatakan bahwa indikator keberhasilan telah tercapai.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENALARAN SPASIAL SISWA MELALUI IMPLEMENTASI MEDIA PEMBELAJARAN GEOMETRY WITH AUGMENTED REALITY (GO -AR) Subhi, Muhammad Ari; Mudrikah, Achmad; Hakim, Luki Luqmanul
JP2MS Vol 7 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.7.2.169-180

Abstract

Survei Program for International Student Assessment (PISA) pada tahun 2018 mengungkapkan bahwa Indonesia menempati peringkat ke 72 dari 79 pada katagori matematika. Ini mengindikasikan bahwa kemampuan matematika siswa di Indonesia masih tergolong rendah. Untuk memperbaiki kemampuan matematika, siswa harus mempunyai kemampuan dasar matematika. Salah satunya adalah kemampuan penalaran spasial yang memiliki tiga konstruk yaitu: rotasi mental, orientasi spasial, dan visualisasi spasial. Sebagai upaya meningkatkan kemampuan penalaran spasial siswa, maka digunakanlah media pembelajaran Geometry with Augmented Reality (GO-AR). Pendekatan penelitian eksperimen kuantitatif yang digunakan adalah Desain Pretes-Postes Grup-Statis. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Sumedang, kelas IX semester 1 (2020/2021). Sampel pada penelitian ini adalah masing-masing 29 siswa di kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pembelajaran pada kelas eksperimen melalui media pembelajaran GO-AR dengan model blended discovery learning (BDL), sedangkan di kelas kontrol dengan BDL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan penalaran siswa yang menggunakan media pembelajaran GO-AR lebih baik dari pada siswa yang tidak menggunakan media pembelajaran GO-AR.
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL HOTS KELAS IV SD GEMPOLSONGO Bayan, Putri Tiara Hindriana; Diana Ermawati
JP2MS Vol 7 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.7.2.228-236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dalam menyelesaikan soal HOTS kelas IV SD Gempolsongo. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh melalui pengukuran dengan menggunakan instrumen penelitian berupa posttest. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Nilai penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas IV SD Gempolsongo termasuk dalam kriteria cukup dalam menyelesaikan soal HOTS dengan rata-rata 42,8. Kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika pada soal HOTS diperoleh siswa yang berada pada kriteria sangat kurang sebanyak (1 orang siswa), siswa yang bearada pada kriteria kurang sebanyak (8 orang Siswa), siswa yang berada pada kriteria cukup sebenyak (13 orang siswa), dan siswa yang berada pada kriteria baik (2 orang siswa). Secara keseluruhan, para siswa melakukan pekerjaan dengan baik.
PENGARUH SELF EFFICACY SISWA TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS PADA MATERI PERBANDINGAN KELAS VII SMP an, Agung Roihan; Zamzaili, Zamzaili; Irsal, Nur Aliyyah; Stiadi, Elwan; Lestary, Ratnah
JP2MS Vol 7 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.7.2.300-313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self efficacy siswa terhadap kemampuan koneksi matematis pada materi perbandingan kelas VII SMPN 11 Kota Bengkulu. Jenis penelitian yang dilakukan adalah expost de facto atau sering disebut kausal komparatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket self efficacy dan tes kemampuan koneksi matematis. Populasi  dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 11 Kota Bengkulu tahun ajaran 2023 dan sampel pada penelitian ini yaitu pada kelas VII D yang berjumlah 30 peserta didik. Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan analisis kovarian, hasil penelitian didapatkan bahwa self efficacy siswa berpengaruh terhadap kemampuan koneksi matematis yaitu sebesar 22,1% dan kemampuan awal (kovariat) berpengaruh terhadap kemampuan koneksi matematis yaitu sebesar 45,1%.
DIAGNOSIS KESALAHAN PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL POLA BILANGAN DI SMP NEGERI 11 KOTA BENGKULU Safira, Intan; Agustinsa, Ringki; Utari, Tria; Susanto, Edi; Stiadi, Elwan
JP2MS Vol 7 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.7.2.314-322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran kesalahan peserta didik dalam menyelesaikan soal matematika materi pola bilangan, serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebabnya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes diagnostik dan wawancara. Subjek penelitian ini ialah kelas VIII-A SMP Negeri 11 Kota Bengkulu yang berjumlah 32 peserta didik. Tes diagnostik berupa tes tertulis yang terdiri dari 6 soal uraian yang telah valid berdasarkan pendapat ahli. Tes diagnostik diberikan kepada seluruh peserta didik, sedangkan wawancara dilakukan kepada peserta didik yang melakukan kesalahan saat menyelesaikan soal tes yang diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Sebaran kesalahan peserta didik dalam menyelesaikan soal matematika materi pola bilangan yaitu kesalahan konsep dengan rata-rata 27,08%; kesalahan interpretasi bahasa dengan rata-rata 7,81%; kesalahan prosedur dengan rata-rata 71,35%; kesalahan berhitung dengan rata-rata 11,97%; dan 2) Faktor penyebab kesalahan yang dilakukan oleh peserta didik pada saat mengerjakan soal yaitu peserta didik belum bisa menemukan konsep yang akan digunakan, peserta didik belum memahami konsep operasi dengan bilangan berpangkat, dan peserta didik kurang teliti dalam mengerjakan soal.