cover
Contact Name
Rudiansyah
Contact Email
rudisyach@gmail.com
Phone
+6281368969347
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Kol H Burlian KM 7,5 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal 'Aisyiyah Medika
ISSN : 26142791     EISSN : 26223872     DOI : -
Core Subject :
Journal ‘Aisyiyah Medika is a journal published by LPPM STIKES Aisyiyah Palembang with the first edition February 2018, with ISSN Print 2614-2791 and ISSN Online 2622-3872, where the Journal is published twice a year, every February and August. Journal papers submitted for publication can be in the form of: research, case reviews, and literature reviews in the health sector. The manuscript is an original scientific work in the last two years and has never been published before. Articles written in the Journal ‘Aisyisyah Medika cover the field of publication of this journal Multi Health Science in the fields of Medicine, Midwifery, Nursing and Pharmacy and Public Health.
Arjuna Subject : -
Articles 536 Documents
PERSEPSI DAN KESIAPAN LANSIA MENERIMA VAKSIN COVID-19 Sri Martini; Ira Kusumawaty; Yunike Yunike
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 6, No 2: Agustus 2021 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v6i2.709

Abstract

Latar belakang: Kondisi kesehatan dunia tidak akan kembali kepada kondisi seperti sebelumpandemi Covid-19 sampai vaksin ditemukan. Lansia merupakan kelompok rentan mengalami gejalayang lebih berat jika terinfeksi covid-19, mereka perlu disiapkan untuk tetap bertahan pada kondisikesehatan yang optimal. Tujuan: Studi ini mengeksplorasi persepsi dan kesiapan lansia dalammenerima vaksin covid-19. Metode: Penelitian ini dilaksanakan bulan Januari sampai dengan Maret2021 di lima posyandu lansia di Kota Palembang dengan desain fenomenogi deskriptif, lansia dipilihdengan menggunakan tehnik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan pertanyaan terbuka dancatatan lapangan. Pedoman Wawancara disiapkan berdasarkan tujuan, selanjutnya data tersebut ditransipkan dan di analisis dengan metode Colaizzi. Hasil: Penelitian menghasilkan delapan tema yaitutidak percaya dengan covid-19; vaksin Covid-19 tidak ada gunanya; vaksin melindungi dari Covid-19;makin banyak yang meninggal setelah divaksin; takut terhadap metode memasukan vaksin melaluisuntikan; Dukungan keluarga dan teman-teman; mencari berita tentang vaksin; ada penyakit bawaan.Persepsi lansia terhadap vaksin dipengaruhi oleh informasi yang dierima dari media dan lingkungandan ini mempengruhi penerimaan terhadap program vaksin. Saran: Disarankan pemerintahmencanangkan program untuk memberikan informasi secara masiv kepada masyarakat tentang urgensivaksin Covid-19. Program pemberian informasi dapat dilakukan dengan memberdayakan kader sepertipemutaran video dan penyuluhan mobil keliling merupakan alternatif yang dapat dilakukan untukmemaparkan lansia terhadap informasi tentang vaksin Covid-19Kata Kunci: Covid-19, Vaksin, Persepsi Lansia, Komorbid, kesiapan lansia.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN UPAYA PENCEGAHAN DEMAM TYPHOID PADA ANAK USIA SEKOLAH Nopianti Nopianti
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 3: Februari 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v3i1.596

Abstract

Latar belakang: Demam typhoid adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri salmonella typhi. Penyakit ini masih menjadi permasalahan kesehatan penting di banyak negara berkembang. Di Indonesia kasus ini tersebar secara merata diseluruh Provinsi dengan insidensi di daerah pedesaan Umur penderita yang terkena di Indonesia dilaporkan antara 3-19 tahun. Angka kejadian di rumah sakit Muhammadiyah palembang adalah sebanyak 66 kasus pada tahun 2017. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan upaya pencegahan demam typhoid pada anak usia sekolah. Metode: Metode yang digunakan adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional dan teknik (total sampling), adapun penelitian ini untuk mempelajari dinamika korelasi antara faktor-faktor resiko dengan afek, dengan cara pendekatan observasi atau pengumpulan data sekaligus pada suatu saat (point time approach) dengan Tempat penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang dan dilaksanakan pada bulan januari 2018 dengan sample yang didapat sebanyak 30 responden sedangkan analisa bivariat untuk mengetahui adanya hubungan kecerdasan spiritual dengan kualitas hidup lansia. Hasil: Hasil penelitian dari 30 responden, diketahui bahwa hasil analisa bivariat pengetahuan dengan nilai (p-0, 008), artinya ada hubungan yang bermakna dengan upaya pencegahan penyakit demam Typhoid. Diharapkan dengan mengetahui adanya hubungan pengetahuan ibu tentang demam Typhoid dapat mencegah dan menanggulangi terjadinya demam Typhoid. Saran: Penelitian ini di diharapkan bagi rumah sakit perlu meningkat mutu pelayanan dan memperikan informasi bagi pasien Typhoid mengenai pentingnya upaya pencegahan penyakit Typhoid.Kata kunci : Demam Typhoid, Pengetahuan, Dan Upaya Pencegahan
PENGARUH EDUKASI CUCI TANGAN DALAM PENCEGAHAN COVID-19 TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SISWA DI SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU PALEMBANG Ersita, Ersita; Kardewi, Kardewi
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 6, No 2: Agustus 2021 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v6i2.660

Abstract

Latar belakang: Covid-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh jenis corona virus dapat menyebar dari orang ke orang melalui percikan-percikan dari hidung atau mulut yang keluar saat orang yang terjangkit Covid-19 batuk atau mengeluarkan napas. Dalam kehidupan sehari-hari anak tidak terlepas dari aktivitas bermain, dengan banyaknya aktivitas mereka bermain diluar membuat mereka masih membutuhkan bimbingan dalam meningkatkan pengetahuan mencegah Covid 19. Salah satu pencegahan covid-19 adalah dengan mencuci tangan.untuk itu perlu dilakukan edukasi cuci tangan dalam pencegahan covid 19 pada siswa Sekolah dasar islam Terpadu. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh edukasi cuci tangan dalam pencegahan covid-19  terhadap pengetahuan siswa Sekolah dasar islam Terpadu Palembang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV dan V dengan jumlah sampel  sebanyak 68 siswa yag dipilih menggunaka tehnik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2020. Analisis data menggunakan statistic univarat dan bivariate dengan menggunakan Uji T Dependen (Paired T-Test). Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara pengetahuan siswa Sekolah dasar islam Terpadu sebelum dan sesudah diberi edukasi cuci tangan dalam pencegahan covid-19 dengan (p value = 0,000). Saran: Saran bagi Sekolah dasar islam Terpadu Palembang diharapkan pihak institusi pendidikan dapat bekerjasama dengan pihak terkait untuk mendukung terlaksananya program unit kesehatan sekolah seperti cuci tangan dalam pencegahan covid-19.Kata Kunci: Edukasi, Cuci Tangan, Pencegahan Covid-19
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN METODE BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG PEDICULOSIS CAPITIS Dewi Pujiana
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 6, No 2: Agustus 2021 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v6i2.655

Abstract

Latar belakang : Masalah kesehatan yang masih sering terjadi adalah Pediculosis humanus capitis atau Pediculosis Capitis/ Kutu Kepala merupakan merupakan ektoparasit obligat yang ditemukan pada kulit kepala dan rambut dan ditularkan melalui kontak fisik. Penyakit pedikulosis kapitis dapat menyerang semua usia terutama anak-anak usia muda dan cepat meluas dalam lingkungan hidup yang padat seperti  Panti asuhan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh  Pendidikan Kesehatan Metode Booklet Terhadap Pengetahuan tentang  Pediculosis Capitis di Panti Asuhan X Palembang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperiment dengan rancangan penelitian yang digunakan  pretest-posttest group design. Analisa data Bivariat dan uji yang digunakan adalah Uji T dependent (Paired T test). Penelitian dilaksanakan bulan November 2020 dengan sampel penelitian yaitu anak-anak Panti Asuhan X, berjumlah 55 responden. Instrument menggunakan kuesioner.  Hasil  : Hasil penelitian  menunjukkan pendidikan kesehatan media booklet efektif dalam meningkatkan pengetahuan, dengan rerata pengetahuan sebelum 75,0 dan sesudah intervensi 94,3. Hasil Uji Wilcoxon diperoleh nilai signifikan p value sebesar 0,000 dimana nilai (p<0,05) menunjukkan ada pengaruh pendidikan metode booklet terhadap pengetahuan mengenai Pediculosis Capitis. Terdapat perbedaan rerata pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi pendidikan kesehatan dengan metode booklet mengenai Pediculosis Capitis yaitu 19,3. Saran:  Diharapkan bagi anak-anak Panti Asuhan dianjurkan aktif membaca booklet  mengenai Pediculosis Capitis untuk mencegah terjadinya kutuan yang berulang dan mengubah kebiasaan dalam menggunakan barang-barang pribadi secara bersamaan. Kata Kunci : Pendidikan Kesehatan, Booklet, Pengetahuan
ANALISIS MOTORIK KASAR PADA BAYI USIA 3-12 BULAN BERDASARKAN STATUS GIZI DAN PEMBERIAN ASI Indah Rahmadaniah; Rini Anggeriani; Marchatus Soleha; Sagita Darma Sari
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 6, No 2: Agustus 2021 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v6i2.671

Abstract

Latar belakang : Pertumbuhan dan perkembangan anak, di tahun pertama merupakan periode yang sangat penting, periode ini merupakan kesempatan emas dan masa yang rentan terhadap pengaruh negatif, status kesehatan yang baik, asupan nutrisi yang baik dan cukup, pola pengasuhan yang benar dan stimulasi yang tepat selama periode ini sangat membantu anak untuk tumbuh dengan sehat sehingga mampu mencapai kemampuan optimalnya. Tujuan : diketahuinya motorik kasar pada bayi usia 3-12 bulan berdasarkan status gizi dan pemberian ASI. Metode : jenis penelitian kuantitatif bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, sampel diambil dengan teknik purposive sampling dengan jumlah 45 responden. Penelitian dilakukan pada bulan Maret-April tahun 2020 di BPM Fauziah Hatta Palembang. Data yang digunakan data sekunder dan primer melalui metode melihat catatan bidan dan wawancara. Penilaian status gizi bayi menggunakan pengukuran antopometri berdasarkan IMT/U, untuk menilai motorik kasar bayi dengan menggunakan KPSP. Analisis data menggunakan uji statistic chi square dengan tingkat kemaknaan 95%. Hasil :  Pemberian ASI pada bayi usia 3-12 bulan sebesar 80%. Status gizi bayi usia 3-6 bulan dengan kategori baik sebesar 84,4%. Motorik kasar pada bayi usia 3-12 bulan dengan kategori sesuai sebesar 84,4%. Saran: Untuk mendapatkan motorik kasar yang sesuai sebaiknya orang tua mencukupi gizi seimbang untuk bayinya, serta perlunya memberikan mainan/latihan pada anak yang dapat  merangsang motoriknya. Pemantauan perkembangan pada bayi usia 3-12 bulan sebaiknya dilakukan secara teratur minimal 3 bulan sekali, penilaian dengan menggunakan KPSP dapat dilakukan di puskesmas terdekat, sehingga orang tua dapat dengan mudah untuk mengetahui perkembangan anaknya.Kata Kunci : Pemberian ASI, Status gizi, Motorik kasar
ANALISIS KEJADIAN PRURITUS VULVAE BERDASARKAN PERSONAL HYGIENE MENSTRUASI PADA MAHASISWI Putinah, Putinah; Setiawan, Setiawan
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 6, No 2: Agustus 2021 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v6i2.650

Abstract

Latar belakang: Vulvae merupakan daerah yang sensitif dan mudah terinfeksi saat menstruasi karena kuman mudah masuk dan menimbulkan penyakit saluran reproduksi. Salah satu faktor resikonya akibat hygiene menstruasi yang buruk. Kebersihan daerah genetalia terutama pada saat menstruasi sering diabaikan oleh remaja. Pengabaian tersebut dapat menimbulkan infeksi seperti priritus vulvae. Tujuan: Mengetahui hubungan personal hygiene menstruasi dengan kejadian pruritus vulvae pada mahasiswi. Metode: Desain dalam penelitian cross sectional. Sampel adalah mahasiswi STIK Siti Khadijah dengan teknik total sampling, instrumen penelitian menggunakan kuisioner. Penelitian dilaksanakan tanggal 19-26 Oktober 2020 dengan jumlah 82 responden. Uji statistik digunakan chi square. Hasil: Terdapat 40 orang (48,8%) personal hygiene mentruasi kurang dan mengalami pruritus vulvae 47 orang (57,3%). Uji statistik ada hubungan bermakna personal hygiene mentruasi dengan kejadian pruritus vulvae nilai p value=0,000 (α<0,05). Saran: Diharapkan STIK Siti Khadijah memberikan edukasi pada mahasiswi pentingnya menjaga kebersihan organ reproduksi saat mentruasi dalam bentuk pemberian leaflet dan pemasangan poster disekitar kampus serta kegiatan seminar kesehatan reproduksi remaja. Kata Kunci: Personal Hygiene, Pruritus Vulvae
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI PIL Pratiwi, Adelina; Rivanica, Rhipiduri
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 6, No 2: Agustus 2021 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v6i2.666

Abstract

Latar belakang: Kontrasepsi pil merupakan salah satu kontrasepsi yang paling terkenal selain kontrasepsi suntik. Umur, paritas, dan pengetahuan juga turut mempengaruhi pemilihan kontrasepsi pil. Wanita yang berumur 20-35 tahun, paritas yang kurang dari 2 orang anak, dan pengetahuan yang buruk cenderung memilih kontrasepsi pil. Tujuan: Untuk mengetahui pemilihan metode kontrasepsi pil berdasarkan umur, paritas, dan pengetahuan ibu. Metode: Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional sectional. Penelitian dilakukan pada bulan September – Desember 2020 di BPM X. Populasi penelitian ini adalah seluruh akseptor kontrasepsi dari Januari – November 2020 berjumlah 921 orang dan sampel berjumlah 30 responden yang diambil secara purposive sampling menggunakan case control dengan perbandingan 15 orang pengguna kontrasepsi pil dan 15 orang pengguna kontrasepsi hormon selain pil. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil: Berdasarkan hasil analisis univariat didapatkan responden yang memilih kontrasepsi pil sebanding dengan responden yang tidak memilih kontrasepsi pil 50%, usia reproduksi muda 63,3%, paritas rendah 76,7, dan pengetahuan baik 60%. Uji chi-square menunjukan variabel umur (p=1.000), paritas (p=1.000), dan pengetahuan (p=0,062)  > α = 0,05, menunjukkan tidak ada hubungan bermakna antara umur, paritas, dan pengetahuan ibu terhadap pemilihan kontrasepsi pil. Saran: Diharapkan kepada petugas kesehatan khususnya bidan agar lebih berperan aktif dalam pemberian penyuluhan keluarga berencana melalui KIE (Konseling, Informasi, dan Edukasi) tentang manfaat, efek samping, dan jenis-jenis kontrasepsi seperti kontrasepsi pil, sehingga ibu dapat memutuskan alat kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi ibu.Kata kunci: Pemilihan Metode Kontrasepsi Pil, Umur, Paritas, Pengetahuan
ANALISIS PEMBERIAN KOLOSTRUM PADA BAYI BARU LAHIR BERDASARKAN DARI TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU NIFAS Devita, Risa; Ulandari, Desi; Karlina, Iin
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 5, No 2: Agustus 2020 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v5i2.405

Abstract

Latar belakang: Kolostrum merupakan cairan piscous kental dengan warna kekuning-kuningan dan lebih kuning dibandingkan susu yang matur. Kolostrum dikonsumsi bayi sebelum Air Susu Ibu (ASI) sebenarnya. Dalam dua minggu pertama setelah melahirkan, kolostrum akan berkurang secara perlahan dan akhirnya akan digantikan oleh ASI sebenarnya. Tujuan: Penelitian bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu nifas dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir.  Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan  cross sectional. Sampel diambil secara Accidental sampling berjumlah 30 ibu nifas yang mempunyai bayi usia ≤ 1 minggu baik yang sedang dirawat atau melakukan kunjungan ulang di Rumah Bersalin Mitra Ananda Palembang. Metode pengambilan data dengan melakukan wawancara secara langsung kepada responden menggunakan kuesioner sebagai instrument penelitian. Analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square. Penelitian dilakukan pada bulan September-Desember 2019.  Hasil: hasil uji statistik variabel pengetahuan ibu nifas diperoleh p value (0,181) menunjukkan bahwa berdasarkan hasil uji statistik tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu nifas dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir sedangkan pada variabel sikap ibu nifas  di peroleh p value (0,033) menunjukkan ada hubungan antara sikap ibu nifas dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir. Saran: Rumah bersalin dapat meningkatkan upaya promotif dalam memberikan pendidikan kesehatan yang berkesinambungan tentang pentingnya pemberian kolostrum pada bayi baru lahir yang dapat dilakukan oleh bidan dari masa antenatal care. Kata Kunci     :  Pengetahuan, Sikap Ibu Nifas, Pemberian Kolostrum.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PENYAKIT KEJANG DEMAM DI INSTALASI GAWAT DARURAT Suherwin Suherwin; Susanti Delina
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 3: Februari 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v3i1.597

Abstract

Latar belakang; Kejang demam merupakan bangkitan kejang yang terjadi karena peningkatan suhu tubuh dengan cepat >380C.Umumnya kejang demam terjadi pada anak usia 6 bulan sampai 5 tahun. Dan paling sering terjadi usia 14 sampai 18 bulan. Kejang demam merupakan penyebab kejang tersering pada anak dan memiliki prognosis sangat baik. Kejang disertai demam juga terjadi pada diagnosis diferensial lain yang berbahaya, seperti infeksi saraf pusat (SSP).Kejadian kejang demam dinegara-negara barat berkisar antara 3-5% diasiaberkisaran antara 4,47%, di Singapura sampai 9,9%. Data di Indonesia sekitar 80% diantaranya adalah kejang demam simpleks. Sedikit lebih banyak terjadi pada laki-laki disbanding perempuan. Tujuan: Tujuan penelitian iniuntuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian penyakit kejang demam Di rumah Sakit Muhammmadiyah Palembang pada tahun 2018. Metode: Desain penelitian ini menggunakan sirvey analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional, ialah suatu penelitian untuk mempelajari dinamika korelasi antara faktor-faktor resiko dengan efek variabel independen usia jenis kelamin dan suhu, variabel dependen kejadian kejang demam. Hasil: Hasil pennelitian terhadap 30 responden dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat, tidak ada hubungan antara usia dengan kejang demam p value = 0,399 ada hubungan antara jenis kelamin dengann kejang demam p value = 0,001, ada hubungan antara suhu dengan kejang demam p value = 0,000. Saran: Berdasrkan hasil penelitian bahwa seseorang yang memiliki suhu >380C memiliki resiko sangat tinggi menimbulkan kejang demamKata kunci : pennyakit kejang demam, usia, jenis kelamin, suhu
ANALISIS PERILAKU SEKS BEBAS MAHASISWA BERDASARKAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI DAN LINGKUNGAN PERGAULAN Dewi Suryanti; Susmita Susmita
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 6, No 2: Agustus 2021 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v6i2.661

Abstract

Latar belakang: Sangat tidak baik memberikan filter hal yang negatif pada remaja, salah satu diantaranya adalah seks bebas. Sebagian besar generasi muda melakukan didasarkan oleh faktor internal pengetahuan dan faktor eksternal lingkungan. Tujuan: Mengetahui pengaruh pengetahuan kesehatan reproduksi dan lingkungan pergaulan terhadap perilaku seks bebas mahasiswa. Metode: Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik. Teknik pengambilan sampel  pada  penelitian  ini  dengan menggunakan Total Sampling. Penelitian ini dilakukan disalah satu Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan di kota Palembang pada tahun 2020. Analisa data menggunakan analisis univariat, analisis bivariat dengan uji Chi Square. Hasil: Hasil penelitian pengetahuan mahasiswa tentang kesehatan reproduksi hamil dalam kategori kurang. Lingkungan pergaulan pada mahasiswa sebagian besar dalam kategori mendukung, dan lingkungan pergaulan pada mahasiswa sebagian besar dalam kategori tidak mendukung, sedangkan yang melakukan perilaku seks bebas banyak. Hasil uji statistik dengan menggunakan uji chi square didapatkan p value sebesar 0,000. Nilai F hitung sebesar 29,847 dengan nilai Sig. (p value) sebesar 0,000 (p< 0,05) bahwa terdapat pengaruh antara pengetahuan kesehatan reproduksi dan lingkungan pergaulan terhadap perilaku seks bebas pada mahasiswa. Saran: Dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi mahasiswa harus lebih aktif bertanya kepada dosen dan membaca buku mengenai kesehatan reproduksi. Dalam bergaul mahasiswa harus dapat memilah-milah teman yang baik. Mahasiswa juga harus mempelajari ilmu agama yang lebih luas dan mendalam untuk menghindari perilaku seks bebas.Kata kunci: Seks Bebas, Lingkungan Pergaulan, Pengetahuan Kesehatan Reproduksi