cover
Contact Name
Rudiansyah
Contact Email
rudisyach@gmail.com
Phone
+6281368969347
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Kol H Burlian KM 7,5 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal 'Aisyiyah Medika
ISSN : 26142791     EISSN : 26223872     DOI : -
Core Subject :
Journal ‘Aisyiyah Medika is a journal published by LPPM STIKES Aisyiyah Palembang with the first edition February 2018, with ISSN Print 2614-2791 and ISSN Online 2622-3872, where the Journal is published twice a year, every February and August. Journal papers submitted for publication can be in the form of: research, case reviews, and literature reviews in the health sector. The manuscript is an original scientific work in the last two years and has never been published before. Articles written in the Journal ‘Aisyisyah Medika cover the field of publication of this journal Multi Health Science in the fields of Medicine, Midwifery, Nursing and Pharmacy and Public Health.
Arjuna Subject : -
Articles 536 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPUASAN PASIEN TERHADAP MUTU PELAYANAN KESEHATAN Latifah Latifah; Annisa Khoiriah
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 6, No 1: Februari 2021 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v6i1.568

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan Kesehatan merupakan pelayanan yang didapatkan atau diberikan kepada klien oleh suatu tim untuk multi disiplin dimana Pelayanan kesehatan adalah setiap upaya yang diselenggarakan secara sendiri atau bersama-sama untuk memelihara dan juga untuk meningkatkan derajat mutu Kesehatan untuk mencegah, menyembuhkan penyakit serta juga untuk memulihkan kesehatan yang ditujukan kepada baik perseorangan, keluarga, kelompok, maupun masyarakat (pasien).  Tujuan: Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien terhadap mutu pelayanan kesehatan. Metode: Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional, tempat pelaksanaan penelitian di Puskesmas 1 Ulu Kota Palembang. Analisis data menggunakan univariat dan Analisa Bivariat. jumlah sampel yang digunakan adalah 99. Hasil: Distribusi frekuensi pelayanan administrasi  74,7% responden yang menyatakan pelayanan administrasi baik, sebanyak 56,6%  responden yang menyatakan penampilan layanan Kesehatan baik baik, sebanyak 71,7% responden yang menyatakan pelayanan petugas kesehatan sebanyak 61,6% responden yang menyatakan bahwa pelayanan apotik baik, ada 61,6% responden yang menyatakan bahwa kepuasan pasien nya puas. Dan juga Ada hubungan antara pelayanan administrasi dengan kepuasan pasien p value = 0,020, Ada hubungan antara penampilan layanan Kesehatan dengan kepuasan pasien p value = 0,012., Ada hubungan antara pelayanan petugas kesehatan dengan kepuasan pasien p value = 0,029, Ada hubungan antara pelayanan apotik dengan kepuasan pasien p value = 0,037. Saran: Dapat meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang terdiri dari petugas administrasi, pelayanan petugas kesehatan, dan pelayanan apotik agar memberikan pelayanan yang ramah dan penuh perhatian kepada pasien serta memberikan informasi yang jelas kepada pasien. Kata Kunci :  Mutu Pelayanan Kesehatan, Distribusi Frekuensi, Kepuasan Pasien
MANAJEMEN KONFLIK SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN KINERJA TENAGA KESEHATAN DI RSUD Muhamad Andika Sasmita Saputra; Alkhusari Alkhusari
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 6, No 1: Februari 2021 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v6i1.768

Abstract

Latar Belakang: Mayoritas masyarakat dan organisasi di Indonesia masih memandang konflik adalahhal yang buruk dan merusak sehingga kurang mendapatkan perhatian yang serius, ditambah kurangnyapengetahuan tentang manajemen konflik. Bila konflik dibiarkan terus berlarut makakeharmonisan,keselarasan, dan keseimbangan dalam kinerjapun akan ikut terpengaruh. Tujuan: Tujuan penelitianini untuk mengetahui hubungan manajemen konflik dengan cara kompetisi, kolaboratif, menghindar,dan akomodasi dengan kinerja tenaga kesehatan. Metode: Penelitian kuantitatif ini mengunakandesain studi cross sectional melalui pendekatan analitik observasional dengan sampel sebanyak 198responden yang diambil menggunakan tekhnik proportionate random sampling. Hasil: Hasil penelitiandidapatkan tidak ada hubungan kompetisi (P-Value = 0,134) dan menghindar (P-Value = 0,084)dengan kinerja tenaga kesehatan, ada hubungan kolaboratif (P-Value = 0,034), kompromi (P-Value =0,015), dan akomodasi (P-Value = 0,002) dengan kinerja tenaga kesehatan.Saran:Tenaga kesehatandan para manajer diharapkan agar dapat menambah serta meningkatkan pengetahuan tentangmanajemen konflik dan menggunakannya dalam menyelesaikan konflik yang terjadi.Kata Kunci : Manajemen Konflik, Kinerja, Tenaga Kesehatan
LITERATURE REVIEW : PENGARUH TERAPI NON FARMAKOLOGI TERHADAP TINGKAT NYERI PEMASANGAN INFUS PADA ANAK PRASEKOLAH Septi Viantri Kurdaningsih; Susanti Delina; M Ramadhani Firmansyah
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 7, No 1: Februari 2022 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v7i1.787

Abstract

Latar Belakang: Nyeri adalah suatu perasaan tubuh atau bagian tubuh seseorang yang meninggakan respon tidak menyenangkan dan dapat memberikan suatu pengalaman rasa nyeri. Metode non-farmakologi dapat digunakan dalam penanganan nyeri terhadap pemasangan infus pada anak usia prasekolah terapi non farmakologi yang dapat diakukan antara lain terapi distraksi audiovisual, bercerita dan kompres dingin. Tujuan: Untuk mereview artikel metode non farmakologi untuk mengurangi nyeri pemasangan infus pada anak prasekolah. Metode: Literature Review dengan pencarian artikel menggunakan database yaitu Google Scholar dan Pubmed. Artikel yang diterbitkan dalam kurun waktu tahun 2017 sampai dengan tahun 2021, setelah dilakukan seelksi dan identifikasi sesuai dengan kriteria inklusi, terdapat 15 artikel yang akan direview. Hasil: Berdasarkan hasil analisis 15 artikel penelitian yang direview, maka didapatkan hasil bahwa ada terapi non-farmakologi yang dapat digunakan dalam mengurangi nyeri proses pemasangan infus pada anak prasekolah seperti terapi distraksi audiovisual, bercerita dan kompres dingin. Saran: Bagi tenaga kesehatan khususnya perawat anak diharapkan dapat mengimplementasikan distraksi audiovisual, terapi bercerita dan terapi kompres dingin yang termasuk terapi non farmakologi untuk mengurangi nyeri ketika pemasangan infus pada anak sebagai bentuk tindakan asuhan keperawatan autraumatik. Kata Kunci: Tingkat Nyeri, Terapi Non Farmakologi, Anak Prasekolah
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG BALITA USIA 3-5 TAHUN PADA PAUD TAHUN 2020 Wita Solama; Meita Hipson
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 6, No 1: Februari 2021 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v6i1.562

Abstract

Latar Belakang: Sekitar 16% dari anak usia di bawah lima tahun (balita) Indonesia mengalami gangguan perkembangan saraf dan otak mulai ringan sampai berat, setiap dua dari 1.000 bayi mengalami gangguan perkembangan motorik serta satu dari 100 anak mempunyai kecerdasan kurang dan keterlambatan bicara. Tujuan: Untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan tumbuh balita usia 3-5 tahun di PAUD Lingkungan Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Palembang Ilir Timur I Tahun 2020. Metode: Menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pedekatan cross sectional. Jumlah sampel yaitu Orang tua (Ayah/Ibu) atau Walisiswa sebanyak 85 respoden dan siswa PAUD Lingkungan PD Aisyiyah Kota Palembang (anaknya usia 3-5 tahun) sebanyak 85 responden. Pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan cara simple random sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari–November 2020. Hasil: Diketahui distribusi frekuensi responden tumbuh kembang normal  54 responden (63,5%), status gizi normal 55 responden (64,7%),pengetahuan baik 58 responden (68,2%), pendidikan tinggi 53 responden (62,4%), status ekonomi tinggi 52 responden (61,2%). Ada hubungan status gizi (p value = 0,036), pengetahuan p value = 0,035), pendidikan (p value = 0,016), status ekonomi (p value = 0,003) dengan tumbuh kembang anak balita usia 3-5 tahun di PAUD Lingkungan Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Palembang. Saran: Diharapkan menjadi masukandalam meningkatkan tumbuh kembang yang optimal dan normal sesuai dengan usia anak balita. Kata Kunci      : Deteksi Dini, Tumbuh Kembang
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIABETES MELLITUS TIPE 2 Pangestika, Hanggayu; Ekawati, Dianita; Murni, Nani Sari
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 7, No 1: Februari 2022 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v7i1.779

Abstract

Latar Belakang: Jumlah penderita Diabetes Melitus (DM) di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) khususnya diRumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Talang Ubi Kabupaten PALI dari bulan Januari sampai Oktober tahun 2019 sebanyak 119 orang, dan pada tahun 2020 jumlah penderita DM  meningkat sebanyak 350 penderita. Tujuan: Menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian diabetes mellitus tipe 2 di RSUD Talang Ubi Kabupaten PALI. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan desain penelitian kasus kontrol (case control). Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh responden yang terdiagnosa menderita Diabetes Mellitus tipe II dari  bulan Januari sampai Desember 2020 dengan jumlah populasi pada tahun 2021 berjumlah 70 orang. terdiri dari sampel kasus berjumlah 35 orang, dan sampel kontrol berjumlah 35 orang. Hasil: Didapatkan faktor yang berhubungan dengan kejadian diabetes melitus tipe 2 adalah umur (p = 0,001, OR = 2,160), indeks massa tubuh (p = 0,015, OR = 8,346), aktivitas fisik (p = 0,026, OR = 2,455), dan tingkat pengetahuan (p = 0,021, OR = 2,256). Adapun faktor yang tidak berhubungan dengan kejadian diabetes melitus tipe 2 adalah jenis kelamin (p = 0,148) dan status merokok (p = 0,208). Hasil analisis multivariat menunjukkan probabilitas responden untuk mengalami diabetes mellitus tipe 2 dengan memiliki faktor risiko yaitu usia lansia dan indeks massa tubuh tidak normal adalah sebesar 47,2%. Saran: Perlu peningkatan promosi kesehatan tentang faktor-faktor yang menyebabkan kejadian diabetes melitus tipe II dan pencegahannya kepada masyarakat khususnya pada masyarakat yang memiliki umur diatas 45 tahun, memiliki IMT tidak normal, aktivitas fisik yang tidak teratur, dan masyarakat yang pemahamannya rendah terkait penyakit diabetes melitus tipe II. Kata Kunci: Diabetes Mellitus Tipe 2, Faktor Risiko
HUBUNGAN SIKAP IBU, PERAN TENAGA KESEHATAN, DAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF Giana, Tiara Ayu Chandra; Aisyah, Siti; Sari, Erma Puspita
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 7, No 1: Februari 2022 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v7i1.798

Abstract

Latar Belakang: Data UNICEF tahun 2018 hanya 39% bayi <usia 6 bulan yang mendapatkan ASI eksklusif tahun 2019, yaitu hanya 40% keberhasilan pemberian ASI eksklusif di seluruh dunia. Data ini menunjukkan bahwa pencapaian target pemberian ASI Ekslusif yaitu 50% tidak tercapai begitu juga untuk nasional pencapaiannya masih dibawah target yaitu 29,5% ditahun 2018 dan 34,7% ditahun 2019 dengan target 80%, dan di Sumatera Selatan hanya mampu mencapai 47% ditahun 2018 dan di Kabupaten Empat Lawang hanya 22,1% masih sangat jauh dari target yang diharapkan. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan sikap ibu, peran tenaga kesehatan dan dukungan suami dengan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Muara Pinang Kabupaten Empat Lawang tahun 2021. Metode: Jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2021 di wilayah kerja puskesmas Muara Pinang Kabupaten Empat Lawang dengan populasi semua ibu yang mempunyai bayi berusia 7-12 bulan dengan teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling didapat 50 responden. Analisis data penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik chi-square. Hasil: Sebagian responden tidak memberikan ASI eksklusif dengan proporsi 25 (50%) responden dan 25 (50%) responden yang memberikan ASI eksklusif kepada bayinya. Sikap ibu ( p = 0,008), peran tenaga kesehatan (p = 0,009) dan dukungan suami (p = 0,020) < α = 0,05 sehingga ada hubungan yang bermakna sikap ibu, peran tenaga kesehatan dan dukungan suami dengan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Muara Pinang Kabupaten Empat Lawang tahun 2021. Saran: Diharapkan dapat memotivasi peran tenaga kesehatan untuk meningkatkan penyuluhan mengenai ASI eksklusif kepada Ibu dan suami agar pengetahuan mengenai ASI eksklusif lebih meningkat sehingga cakupan pemberian ASI eksklusif meningkat. Kata Kunci: ASI Eksklusif, Sikap, Peran, Dukungan Suami
PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK MOZART TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA LANJUT USIA Nopianti, Nopianti; Suherwin, Suherwin
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 7, No 1: Februari 2022 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v7i1.774

Abstract

Latar Belakang: Gangguan tidur yang sering dialami oleh lansia adalah kesulitan untuk memulai dan mempertahankan tidur sehingga menyebabkan kualitas tidur lansia menjadi buruk. Kualitas tidur buruk dapat di intervensi dengan terapi non farmakologis, salah satunya adalah dengan terapi musik klasik Mozart yang berpotensi memperbaiki kualitas tidur pada lansia. Tujuan: Untuk mengidentifikasi pengaruh terapi musik klasik Mozart terhadap kualitas tidur pada lanjut usia. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasi eksperimen dengan rancangan Pretest-Posttest with control group design. Kualitas tidur diukur dengan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Penelitian dilakukan di panti sosial lanjut usia Provinsi Sumatera Selatan dari bulan Februari-September 2021. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang tinggal di Panti Sosial Tresna Werdha Provinsi Sumatera Selatan berjumlah 135 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Purposive sampling dengan memperhatikan kriteria inklusi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis univariat, bivariat, dan multivariat berupa Multiple Regression Linear. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 48 responden didapat rata-rata kualitas tidur pada lanjut usia sebelum diberikan terapi adalah 6,94 pada level kualitas tidur buruk dengan standar deviasi 2,44. Setelah diberikan terapi musik klasik Mozart didapat rata-rata kualitas tidur pada lanjut usia adalah 5,42 masih berada pada level kualitas tidur buruk, akan tetapi sudah ada perubahan skor kualitas tidur lansia menjadi lebih baik dengan standar deviasi 1,76. Dari hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa ada lima prediktor yang mempengaruhi kualitas tidur pada lanjut usia dalam terapi musik klasik Mozart yaitu subjective sleep quality, sleep duration, habitual sleep efficiency, sleep disturbance, dan kualitas tidur pretest. Saran: Dengan diketahuinya pengaruh terapi musik klasik Mozart terhadap kualitas tidur pada lanjut usia, diharapkan panti sosial tresna werdha teratai Palembang dapat mendukung dan memfasilitasi pemberian terapi musik klasik Mozart ataupun jenis musik lain dengan instrumen yang lambat seperti musik keroncong, instrumen musik kitaro ataupun murottal Al-Quran pada lansia yang mengalami kualitas tidur buruk. Kata Kunci: Tidur, Lansia, Mozart
ANALISIS TINGKAT STRES MAHASISWA DALAM MENGHADAPI PROSES PEMBELAJARAN DI TENGAH WABAH CORONA VIRUS-19 Rosita, Meri; Khoirin, Khoirin; Pradila, Yolanda
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 7, No 1: Februari 2022 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v7i1.793

Abstract

Latar Belakang: Pandemi Covid-19 (Coronavirus disease-19) menjadi salah satu krisis kesehatan bagi setiap individu dari semua bangsa, benua, ras dan kelompok sosial ekonomi. Semakin meningkatnya jumlah Covid-19 mengharuskan sekolah melakukan during dalam perkuliahan, hal ini membuat beberapa mahasiswa menghadapi kendala dalam proses belajar mengajar. Pihak STIKES   ‘Aisyiyah   Palembang   harus   berbenah   dan   meningkatkan  proses  Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) guna memberikan layanan pendidikan yang terbaik. Tujuan: Untuk memperoleh informasi secara mendalam tentang analisis tingkat stres mahasiswa dalam menghadapi proses pembelajaran di tengah wabah Covid-19 di STIKES ‘Aisyiyah  Palembang  Tahun  2020. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan observasi partisipan. Penelitian dilakukan pada bulan Januari 2021 di STIKES ‘Aisyiyah Palembang dengan menggunakan lima orang sebagai partisipan dalam penelitian ini. Hasil: Semua informan yang dilakukan wawancara mengalami stres, namun tingkat stresnya  berbeda-beda hal ini didapatkan sesuai gejala dan keluhan yang didapat dari informan pada saat wawancara, dimana mereka stres karena sinyal kurang mendukung selama proses kuliahan; tugas yang menumpuk; mata terasa lelah karena sering membuka Hp dan laptop sehingga kepala terasa pusing; dosen yang mengajar tidak pada waktunya sehingga terlambat ikut kuliah; kuota yang cepat habis; dan informan juga merasa kalau ilmu yang didapat tidak sebanding dengan pengeluaran. Saran: Sebaiknya dosen STIKES ‘Aisyiyah Palembang memberikan pembelajaran melalui daring dengan desain pembuatan slide yang mudah di mengerti mahasiswa dan penjelasan yang cepat dipahami sehingga materi mudah dipahami oleh mahasiswa. Kata Kunci: Covid-19. Tingkat Stres, Proses Pembelajaran
PENGARUH PERAN MENTORING KEPALA RUANGAN TERHADAP PELAKSANAAN KOMUNIKASI EFEKTIF SBAR PADA PROSES TIMBANG TERIMA Oxyandi, Miming; Khoirin, Khoirin
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 6, No 1: Februari 2021 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v6i1.769

Abstract

Latar Belakang: MetodeSituation, Background, Assesement And Recommendation(SBAR)sangat efektif untukmeningkatkan efektifitas proses timbang terima antara shift atau antara staf di daerah klinis yang sama atauberbeda. Dengan metode SBAR digunakan pada saat perawat melakukan timbang terima (handover), pindahruang perawatan maupun dalam melaporkan kondisi pasien kepada dokter. Salah satu faktor yang mempengaruhipelaksanan komunikasi efektif SBAR peran mentoring kepala ruangan sangat diperlukan sebagaibentukbimbingan pembelajaran, berbagi pengalaman, pemberian motivasi serta konseling. Tujuan: Mengetahuipengaruh peran mentoring kepala ruangan terhadap pelaksanaan komunikasi efektif sbar pada proses timbangterima. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualititatif dengan metode Pre ExsperimenalEkspeimensedangkan rancangan penelitian One Grub Design pre intervensi - postintervensi. Penelitian inidilakukan disalah satu rumah sakit swastakota Palembangdari bulan Februari s.d November 2020.Uji normalitasdata dilakukan dengan uji statistik Kolmogorov-Smirnov, sedangkan analisa bivariatnya mengunakan uji statistiknon parametrik yaitu uji wilxocom. Hasil: Hasilpenelitianpada pelaksanaan komunikasi efektif SBARmenunjukkan hasil sebelum Intervensi sebanyak 100,0% berkatagori kurang, sedangkan setelah dilakukanperlakukan Intervensi sebanyak 60.0% berkatagori sempurna.Berdasarkan uji statistik wilcoxon signed rankdidapatkan nilai Z -3.411 dan nilai asymp sig. (2-tailed) 0.001 lebih kecil dari tingkat alfa 5% (0,05) sehinggamenolak Ho terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan sebelum dan setelah dilaksanakan mentoring kepalaruangan pada pelaksanaan komunikasi efektif SBAR. Saran: Diharapkan meningkatkan pelaksanaankomunikasiefektif SBAR padasaat timbang terima yang lebih optimal khususnya diruang dengancararesosialisasi SPO, optimalisasi peran mentoring kepala ruangan dan berkesinambungan mengikuti pelatihankhususnya tentang komuikasi Efektif SBAR.Kata Kunci: Komunikasi Efektif SBAR, Timbang Terima, Peran Mentoring
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PARTISIPASI IBU DALAM PENIMBANGAN BAYI DAN BALITA KE POSYANDU Rivanica, Rhipiduri; Pratiwi, Adelina
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 7, No 1: Februari 2022 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v7i1.788

Abstract

Latar Belakang: Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat (UKBM) yang dikelola dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi. Rendahnya partisipasi ibu dalam kegiatan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita berarti keikutsertaan ibu dalam kegiatan posyandu yang dikelola dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunana angka kematian ibu dan bayi. Faktor pendidikan, pekerjaan, dan pengetahuan ibu berpengaruh dalam keaktifan ibu di kegiatan posyandu. Tujuan: Untuk mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan partisipasi ibu dalam penimbangan balita di posyandu BPM Sinta tahun 2020. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan pendekatan crosssectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh  ibu yang mempunyai bayi dan balita di wilayah kerja BPM Sinta tahun 2020 yang berjumlah 301 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berjumlah 64 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan analisis data dengan chi square.  Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2020. Hasil: Tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu (p=0,502),  tingkat pendidikan ibu (p=0,293),  dan pekerjaan ibu (p=0,358) dengan partisipasi ibu dalam penimbangan balita ke posyandu. Saran: Kepada BPM Sinta agar melakukan posyandu yang lebih tertib dan menyertakan penyuluhan kepada ibu agar dorongan untuk berpartisipasi dalam kegiatan posyandu meningkat, sehingga pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita dapat dipantau dengan baik. Kata Kunci: Partisipasi Ibu, Penimbangan, Bayi, Balita, Posyandu