cover
Contact Name
Rudiansyah
Contact Email
rudisyach@gmail.com
Phone
+6281368969347
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Kol H Burlian KM 7,5 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal 'Aisyiyah Medika
ISSN : 26142791     EISSN : 26223872     DOI : -
Core Subject :
Journal ‘Aisyiyah Medika is a journal published by LPPM STIKES Aisyiyah Palembang with the first edition February 2018, with ISSN Print 2614-2791 and ISSN Online 2622-3872, where the Journal is published twice a year, every February and August. Journal papers submitted for publication can be in the form of: research, case reviews, and literature reviews in the health sector. The manuscript is an original scientific work in the last two years and has never been published before. Articles written in the Journal ‘Aisyisyah Medika cover the field of publication of this journal Multi Health Science in the fields of Medicine, Midwifery, Nursing and Pharmacy and Public Health.
Arjuna Subject : -
Articles 536 Documents
ANALISIS UPAYA PENCEGAHAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA SISWA SMA Sri Handayani; Miming Oxyandi; Hestin Dwi Rahayu
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 5, No 2: Agustus 2020 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v5i2.1048

Abstract

Latar belakang: Perilaku seksual pranikah merupakan salah sattu akibat pergaulan bebas. Permasalahan ini cenderung dilakukan oleh kelompok remaja tengah (15-18 tahun) dan remaja akhir (19-21 tahun). Upaya pencegahan seks pranikah dilakukan dengan meningkatkan kualitas hubungan orang tua dan remaja, keterampilan menolak tekanan negatif dari teman, meningkatkan religiusitas remaja yang baik, pengaturan peredaran media pornografi, pendidikan kesehatan bagi remaja yang melibatkan peran sekolah, pemerintah dan lembanga non pemerintah. Tujuan: Mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan upaya pencegahan perilaku seksual pranikah siswa pada SMA Metode: Jenis penelitian ini survei analitik dengan pendekatan cross sectional, sampel yang diambil secara total sampling berjumlah 64 responden di SMA „Aisyiyah Palembang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2019. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil uji chi-square menunjukkan variabel jenis kelamin (p value = 0.420), peran orang tua (p value = 0.003) ada hubungan bermakna dengan upaya pencegahan perilaku seksual, peran guru BK (Bimbingan Konseling) (p value = 0.221), pengetahuan (p value = 0.516) dan sikap (p value = 0.545) tidak ada hubungan bermakna dengan upaya pencegahan perilaku seksual pranikah. Saran: Siswa/siswi diharapkan meningkatkan religiusitas dan kualitas hubungan atau komunikasi orang tua dan anak, Serta pihak sekolah lebih mengaktifkan ekstrakurikuler lagi dan meningkatkan lagi program-program dengan mengadakan kegiatan seminar, diskusi mengenai upaya pencegahaan seksual pranikah pada remaja.Kata Kunci : Upaya Pencegahan, Perilaku Seksual, Pranikah 
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PARTISIPASI IBU DALAM PENIMBANGAN BAYI DAN BALITA KE POSYANDU Rivanica, Rhipiduri; Pratiwi, Adelina
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 7, No 1: Februari 2022 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v7i1.1055

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat (UKBM) yang dikelola dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi. Rendahnya partisipasi ibu dalam kegiatan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita berarti keikutsertaan ibu dalam kegiatan posyandu yang dikelola dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunana angka kematian ibu dan bayi. Faktor pendidikan, pekerjaan, dan pengetahuan ibu berpengaruh dalam keaktifan ibu di kegiatan posyandu. Tujuan: Untuk mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan partisipasi ibu dalam penimbangan balita di posyandu BPM Sinta tahun 2020. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan pendekatan crosssectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh  ibu yang mempunyai bayi dan balita di wilayah kerja BPM Sinta tahun 2020 yang berjumlah 301 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berjumlah 64 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan analisis data dengan chi square.  Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2020. Hasil: Tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu (p=0,502),  tingkat pendidikan ibu (p=0,293),  dan pekerjaan ibu (p=0,358) dengan partisipasi ibu dalam penimbangan balita ke posyandu. Saran: Kepada BPM Sinta agar melakukan posyandu yang lebih tertib dan menyertakan penyuluhan kepada ibu agar dorongan untuk berpartisipasi dalam kegiatan posyandu meningkat, sehingga pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita dapat dipantau dengan baik. Kata Kunci: Partisipasi Ibu, Penimbangan, Bayi, Balita, Posyandu   
ANALISIS PEMBERIAN KOLOSTRUM PADA BAYI BARU LAHIR BERDASARKAN DARI TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU NIFAS Devita, Risa; Ulandari, Desi; Karlina, Iin
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 5, No 2: Agustus 2020 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v5i2.1050

Abstract

Latar belakang: Kolostrum merupakan cairan piscous kental dengan warna kekuning-kuningan dan lebih kuning dibandingkan susu yang matur. Kolostrum dikonsumsi bayi sebelum Air Susu Ibu (ASI) sebenarnya. Dalam dua minggu pertama setelah melahirkan, kolostrum akan berkurang secara perlahan dan akhirnya akan digantikan oleh ASI sebenarnya. Tujuan: Penelitian bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu nifas dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir.  Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan  cross sectional. Sampel diambil secara Accidental sampling berjumlah 30 ibu nifas yang mempunyai bayi usia ≤ 1 minggu baik yang sedang dirawat atau melakukan kunjungan ulang di Rumah Bersalin Mitra Ananda Palembang. Metode pengambilan data dengan melakukan wawancara secara langsung kepada responden menggunakan kuesioner sebagai instrument penelitian. Analisis data menggunakan uji statistik Chi-Square. Penelitian dilakukan pada bulan September-Desember 2019.  Hasil: hasil uji statistik variabel pengetahuan ibu nifas diperoleh p value (0,181) menunjukkan bahwa berdasarkan hasil uji statistik tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu nifas dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir sedangkan pada variabel sikap ibu nifas  di peroleh p value (0,033) menunjukkan ada hubungan antara sikap ibu nifas dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir. Saran: Rumah bersalin dapat meningkatkan upaya promotif dalam memberikan pendidikan kesehatan yang berkesinambungan tentang pentingnya pemberian kolostrum pada bayi baru lahir yang dapat dilakukan oleh bidan dari masa antenatal care. Kata Kunci     :  Pengetahuan, Sikap Ibu Nifas, Pemberian Kolostrum
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN RISIKO KEHAMILAN PADA IBU HAMIL Riyanti, Neni; Devita, Risa; Wahyuni, Dwi
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 6, No 2: Agustus 2021 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v6i2.1051

Abstract

Latar belakang: Berdasarkan data   World Health Organization(WHO) Tahun 2015 di seluruh dunia lebih dari 585.000 ibu meninggal tiap tahun saat hamil atau bersalin. Prioritas penyebab langsung kematian ibu adalah perdarahan (28%), kehamilan risiko tinggi(24%), infeksi (11%), abortus (5%) dan partus lama (5%). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan risiko kehamilan pada ibu hamil di Bidan Praktik Mandiri Mitra Mulya Banyuasin Tahun 2019. Metode: Jenis penelitian ini bersifat deskriptif analitik. Adapun variabel dalam penelitian ini adalah variabel dependen (Risiko Kehamilan) dan variabel independen (Umur, Paritas, Jarak Kehamilan dan Status Gizi). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di BPM Mitra Mulya Banyuasin Tahun  2019 sebanyak 318 responden , dengan sampel penelitian 177 responden yang diambil dengan teknik random sampling. Data diolah secara analisa univariat dan bivariat. Penelitian dilakukan pada bulan November 2020. Analisis data menggunakan uji statitistik parametrik dengan menggunakan korelasi pearson produk moment. Hasil: Terdapat korelasi yang bermakna atau ada hubungan antara risiko kehamilan dengan umur pada ibu hamil di BPM Mitra Mulya Banyuasin tahun 2019 denganp value (0,000) dan terdapat korelasi positif signifikan antara umur dengan risiko tinggi kehamilan sebesar 0,307 kekuatan korelasi sangat lemah. Saran: Disarankan pada petugas kesehatan untuk dapat meningkatkan pengalaman dalam memberikan informasi seperti penyuluhan dan konseling pada ibu usia reproduktif diwilayahnya mengenai risiko kehamilan dan cara pencegahan risiko yang akan terjadi pada kehamilan.Kata Kunci: Risiko Kehamilan, Faktor Predisposisi
PEMBERIAN IMUNISASI BCG PADA BAYI (1-3 BULAN) BERDASARKAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU Rivanica, Rhipiduri; Hartina, Inna
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 5, No 1: Februari 2020 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v5i1.1045

Abstract

Latar belakang: Imunisasi BCG (Basil Calmette Guerin) bermanfaat mencegah bayi atau anak terserang dari penyakit TBC yang berat, seperti: meningitis TBC dan TBC milier. Ini dikarenakan bayi atau anak masih rentan terinfeksi Mycobacterium Tuberculosis penyebab penyakit TBC, akibat adanya kontak dengan penderita TBC yang ada di sekitarnya, seperti: orang tua, keluarga, pengasuh, dan lain sebagainya. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap ibu dengan pemberian Imunisasi BCG pada bayi usia (1-3 Bulan) di BPM Hj. Ratna Wilis Tahun 2017. Metode: Penelitian menggunakan metode survey analitik dengan pedekatan “cross sectional”. Penelitian ini dilakukan bulan Desember 2017 sampai dengan Januari 2018. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode accidental sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian diketahui bahwa distribusi frekuensi responden yang memberikan imunisasi BCG sebanyak 23 responden (76,7%), pengetahuan baik sebanyak 20 responden (66,7%), sikap positif sebanyak 22 responden (73,3%) dan responden sikap negatif sebanyak 8 responden (26,7%). Ada hubungan antara pengetahuan dengan pemberian imunisasi BCG (p value 0,026.  Ada hubungan antara sikap dengan pemberian imunisasi BCG dengan (p value 0,026). Saran: Diharapkan agar BPM memberikan jadwal pemberian imunisasi dan konseling secara langsung kepada masyarakat agar pengetahuan warga setempat dapat bertambah. Kata Kunci     : Pemberian Imunisasi BCG, Pengetahuan, Sikap 
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG BALITA USIA 3-5 TAHUN PADA PAUD TAHUN 2020 Solama, Wita; Hipson, Meita
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 6, No 1: Februari 2021 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v6i1.1052

Abstract

Latar Belakang: Sekitar 16% dari anak usia di bawah lima tahun (balita) Indonesia mengalami gangguan perkembangan saraf dan otak mulai ringan sampai berat, setiap dua dari 1.000 bayi mengalami gangguan perkembangan motorik serta satu dari 100 anak mempunyai kecerdasan kurang dan keterlambatan bicara. Tujuan: Untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan tumbuh balita usia 3-5 tahun di PAUD Lingkungan Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Palembang Ilir Timur I Tahun 2020. Metode: Menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pedekatan cross sectional. Jumlah sampel yaitu Orang tua (Ayah/Ibu) atau Walisiswa sebanyak 85 respoden dan siswa PAUD Lingkungan PD Aisyiyah Kota Palembang (anaknya usia 3-5 tahun) sebanyak 85 responden. Pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan cara simple random sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari–November 2020. Hasil: Diketahui distribusi frekuensi responden tumbuh kembang normal  54 responden (63,5%), status gizi normal 55 responden (64,7%),pengetahuan baik 58 responden (68,2%), pendidikan tinggi 53 responden (62,4%), status ekonomi tinggi 52 responden (61,2%). Ada hubungan status gizi (p value = 0,036), pengetahuan p value = 0,035), pendidikan (p value = 0,016), status ekonomi (p value = 0,003) dengan tumbuh kembang anak balita usia 3-5 tahun di PAUD Lingkungan Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Palembang. Saran: Diharapkan menjadi masukandalam meningkatkan tumbuh kembang yang optimal dan normal sesuai dengan usia anak balita. Kata Kunci                       : Deteksi Dini, Tumbuh Kembang
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN KONTRASEPSI TUBEKTOMI PADA PASANGAN USIA SUBUR Pratiwi, Adelina; Rahmah, Nafika Nur
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 5, No 1: Februari 2020 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v5i1.1046

Abstract

Latar belakang: Tubektomi adalah prosedur bedah sukarela untuk menghentikan fertilitas (kesuburan) seseorang secara permanen dengan cara mengoklusi tuba falopii sehingga sperma tidak dapat bertemu dengan ovum. Data yang diperoleh dari Rumah Sakit Umum Daerah Palembang BARI pada bulan Januari-Oktober 2017 sebanyak 85 orang, dari 85 orang tersebut yang melakukan kontrasepsi tubektomi sebanyak 74 orang. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan kontrasepsi tubektomi pada pasangan usia subur di Rumah Sakit Umum Daerah Palembang BARI Tahun 2017. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat kuantitatif survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Variabel independen : pendidikan, usia, paritas dan pekerjaan dan variabel dependen : pemilihan kontrasepsi tubektomi. Hasil: dengan uji chi square menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara usia (P value 0,009) dan paritas (P value (0,040), tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pendidikan (P value 0,629) dan pekerjaan (P value 1,000). Saran: Diharapkan agar penyuluhan kepada masyarakat lebih ditingkatkan agar masyarakat semakin mengerti tentang manfaat maupun dampak dari kontrasepsi tubekomi itu sendiri.Kata Kunci : Tubektomi, Pendidikan, Usia, Paritas, Pekerjaan
PERAN PETUGAS KESEHATAN, SUMBER INFORMASI, DAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP KEPATUHAN IBU NIFAS UNTUK MELAKUKAN PERAWATAN PAYUDARA Sari, Erma Puspita
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 4: Agustus 2019 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v4i0.1081

Abstract

Latar belakang: World Health Organization (WHO ) tahun 2015, menyebutkan bahwa jumlah kasus infeksi payudara yang terjadi pada wanita seperti kanker, tumor, mastitis, penyakit fibrocustic terus meningkat, dimana penderita kanker payudara mencapai hingga lebih 1,2 juta orang yang terdiagnosis, dan 12% diantaranya merupakan infeksi payudara berupa mastitis pada wanita pasca postpartum, hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan tentang perawatan payudara. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh peran tenaga kesehatan, sumber informasi dan dukungan suami terhadap kepatuhan ibu nifas untuk melakukan perawatan payudaara di wilayah kerja Puskesmas Tebing Tinggi Kab. Empat Lawang. Metode: Jenis penelitian ini kuantitatif menggunakan desain penelitian cross sectional dengan tehnik pengambilan sampel menggunakan Accidental sampling didapatkan sampel 42 responden. Penelitian ini dimulai dengan pengajuan proposal bulan September selanjutnya pengumpulan data bulan Oktober – Desember 2018. Adapun analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat Hasil: didapatkan bahwa ada  hubungan yang bermakna antara sumber informasi dengan kepatuhan ibu nifas untuk melakukan perawatan payudara p.value 0,028 ≤ α = 0,05, untuk peran peugas kesehatan ada hubungan yang bermakna dengan kepatuhan ibu nifas untuk melakukan perawatan payudara p.value = 0,000 ≤  α = 0,05 dan ada hubungan yang bermakna antara dukungan suami dengan kepatuhan ibu nifas untuk melakukan perawatan payudara p.value = 0,035 ≤ α = 0,05. Saran: Disarankan untuk tenaga kesehatan memberikan pelayanan yang menyeluruh tentang perawatan payudara sehingga bisa menurunkan kejadian peradangan pada payudara ibu Nifas. Kata kunci : Ibu Nifas, Perawatan Payudara
PERBANDINGAN MELAKUKAN SENAM HAMIL DAN TIDAK MELAKUKAN SENAM HAMIL TERHADAP PROSES PERSALINAN Erma Puspita Sari; Rini Gustina Sari
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 6, No 1: Februari 2021 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v6i1.1082

Abstract

Latar Belakang: Proses persalinan sangat penting dalam kesehatan ibu dan anak, sehingga pemeliharaan kesehatan ibu saat kehamilan sangat di perhatikan, dengan latihan senam hamil yang teratur, ibu hamil dapat melahirkan secara spontan dan cepat tanpa adanya komplikasi pada ibu dan bayi. Tujuan: Untuk mengetahui permasalahan yang di timbulkan akibat proses persalinan yang lama dan alternatif kebijakan dan program yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Metode: Metode yang digunakan adalah metode penelitian kuantiatif. Jenis yang digunakan dalam penelitian ini Quasy experimental Design, penelitian dilakukan pada bulan Juli sampai dengan September 2020, sampel penelitian berjumlah 20 responden, menggunakan Teknik ProbabilitySampling dengan purposive sampling, analisis data menggunalan univariat (proporsi) dan bivariat (uji chi square). Hasil: Hasil analisis uji Independen T-tes diperoleh hasil p value = 0,000 berarti  p value ≤  α 0,05 berarti hipotesis yang menyatakan ada perbandingan yang signifikan terhadap proses persalinan pada ibu yang melakukan senam hamil dan ibu yang tidak melakukan senam hamil dapat diterima. Saran: Memberikan edukasi terhadap ibu hamil dengan melakukan tehnik senam hamil sederhana secara mandiri seperti jongkok saat membersihkan rumah untuk peregangan otot rahim. Kata Kunci: Senam, Hamil, Persalinan, Kala II
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU REMAJA DALAM PENCEGAHAN HIV/AIDS Tiara Anggraini; Murdiningsih Murdiningsih; Titin Dewi Sartika Silaban
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 8, No 2: Agustus 2023 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v8i2.1096

Abstract

Latar Belakang : Remaja merupakan suatu masa transisi dari masa anak ke dewasa yang ditandai dengan perkembangan biologis, psikologis, moral, dan agama, kognitif dan sosial. Salah satu kesulitan yang sering dialami kaum remaja yaitu adanya rasa ingin tahu seksual dan mencoba serta bangkitnya birahi jelas menimbulkan bentuk perilaku seksual organ seksual mampu  menimbulkan konflik dalam diri remaja yang labil, salah satu dampaknya yaitu terpaparnya virus HIV/AIDS. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini diketahuinya hubungan pengetahuan, sikap dan sumber informasi pada perilaku remaja terhadap pencegahan HIV/AIDS. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan desain penelitian cross sectional, menggunakan rumus Vincent Gaspersz sehingga didapatkan besar sampel 63 orang, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling, dan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil : Hasil uji chi square didapatkan hasil bahwa ada hubungan antara pengetahuan (P Value = 0,004), sikap (P Value = 0,000) dengan perilaku remaja dalam penceghan HIV/AIDS. Dan tidak terdapat hubungan antara sumber informasi dengan perilaku remaja dalam pencegahan HIV/AIDS dengan P Value = 0.809. Saran : Dengan adanya penelitia ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan referensi, dan informasi yang bermanfaat dalam upaya pencegahan HIV/AIDS. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Informasi, Perilaku, HIV/AIDS