cover
Contact Name
Ayi Diah Damayani
Contact Email
jkp.pangkalpinang@gmail.com
Phone
(0717) 422014
Journal Mail Official
jkp.pangkalpinang@gmail.com
Editorial Address
Jalan Telaga Biru I Desa Padang Baru Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah, Kep. Bangka Belitung
Location
Kab. bangka tengah,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes RI Pangkalpinang
ISSN : 23392150     EISSN : 26206234     DOI : 10.32922/jkp
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes RI Pangkalpinang provides a forum for publishing the novel technologies and knowledge related to the health sciences. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications.
Articles 187 Documents
Hubungan Suhu dan Kelembaban Udara dengan Risiko Infeksi Nosokomial pada Bangsal Rawat Inap Kelas III di Rumah Sakit Tropis Merita; Fajrianti, Gita; Harmendo, Harmendo
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol. 14 No. 1 (2026): JKP JUNI 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v14i1.1361

Abstract

Latar Belakang: Healthcare-Associated Infections (HAIs) merupakan masalah serius di negara tropis karena suhu dan kelembaban udara yang tidak optimal dapat meningkatkan proliferasi patogen. Tujuan: Menganalisis hubungan suhu dan kelembaban udara dengan risiko infeksi nosokomial pada pasien ruang rawat inap kelas III RSUD Sejiran Setason, Kabupaten Bangka Barat, tahun 2025. Metode: Penelitian observasional dengan desain potong lintang melibatkan 84 pasien yang dipilih secara purposive dari 303 populasi. Suhu dan kelembaban diukur pada 12 titik menggunakan termometer dan hygrometer digital. Risiko infeksi dinilai menggunakan kuesioner yang mengacu pada pedoman surveilans HAIs Kementerian Kesehatan RI. Analisis dilakukan menggunakan uji Chi-Square (α = 0,05). Hasil: Sebanyak 58,3% ruangan memiliki kondisi suhu dan kelembaban yang tidak memenuhi standar, sedangkan 70,2% pasien tergolong berisiko infeksi nosokomial. Terdapat hubungan bermakna antara suhu (p<0,001) dan kelembaban udara (p<0,001) dengan risiko infeksi nosokomial. Pasien yang dirawat di ruangan dengan kondisi tidak ideal memiliki risiko 43,20 kali lebih tinggi mengalami infeksi nosokomial (OR=43,20; 95% CI: 11,29–165,25). Kesimpulan: Suhu dan kelembaban udara yang tidak memenuhi standar berhubungan dengan peningkatan risiko infeksi nosokomial. Perbaikan sistem pengondisian udara diperlukan untuk mendukung pengendalian infeksi di ruang rawat inap.
Pengaruh Pemantauan Konsumsi Tablet Tambah Darah dengan e-BayiKusehat terhadap Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Sinabariba, Deminar Librayanti Oktaviani Silalahi; Santy, Eka; Marsita, Elma; Lamana, Aspia
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol. 14 No. 1 (2026): JKP JUNI 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v14i1.1377

Abstract

Latar Belakang: Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang meningkatkan risiko komplikasi kehamilan, persalinan prematur, bayi berat lahir rendah, serta kematian ibu dan bayi. Rendahnya kepatuhan konsumsi tablet tambah darah (TTD) merupakan salah satu faktor penyebab yang dapat diatasi melalui pemanfaatan teknologi digital. Prototipe e-BayiKusehat dikembangkan untuk mendukung pemantauan konsumsi TTD melalui fitur pencatatan, pengingat, dan edukasi kesehatan. Tujuan: Menganalisis pengaruh pemantauan konsumsi TTD menggunakan prototipe e-BayiKusehat terhadap perubahan kadar hemoglobin (Hb) pada ibu hamil. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain quasi-experimental one-group pretest-posttest melibatkan 48 ibu hamil usia kehamilan <38 minggu yang dipilih menggunakan purposive sampling. Intervensi berupa pemantauan konsumsi TTD menggunakan e-BayiKusehat dilakukan selama 14 hari. Kadar Hb diukur sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-test. Hasil: Rata-rata kadar Hb meningkat dari 11,20 g/dL menjadi 11,37 g/dL. Terdapat perbedaan yang bermakna antara kadar Hb sebelum dan sesudah intervensi (p=0,023). Meskipun demikian, peningkatan Hb relatif kecil karena sebagian besar responden telah memiliki kadar Hb normal sebelum intervensi. Kesimpulan: Pemantauan konsumsi TTD menggunakan e-BayiKusehat berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kadar Hb pada ibu hamil. Pemanfaatan teknologi digital ini berpotensi mendukung program pencegahan anemia kehamilan dan layak dikembangkan melalui penelitian dengan kelompok kontrol serta periode pemantauan yang lebih panjang.
Peningkatan Pengetahuan Kesiapsiagaan Bencana melalui Program Mitigasi Inklusif pada Siswa Tunarungu: Studi One-Group Pretest-Postest Christianingsih, Siska; Fauzi, Abdul; Nurseskasatmata, Satria Eureka; Sulistyawati, Wiwin; Sulistyana, Caturia Sasti; Harista, Dessy Rindiyanti
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol. 14 No. 1 (2026): JKP JUNI 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v14i1.1379

Abstract

Latar belakang: Siswa tunarungu sangat rentan menghadapi bencana alam karena hambatan komunikasi dalam merespons instruksi verbal ataupun sirine. Pendidikan kebencanaan di SLB umumnya masih teoretis dan kurang adaptif terhadap keterbatasan sensorik visual mereka, sehingga memicu rendahnya kesiapsiagaan. Tujuan: Menganalisis penerapan program mitigasi bencana inklusif terhadap perubahan pengetahuan kesiapsiagaan bencana siswa tunarungu. Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan desain One-Group Pretest-Posttest yang melibatkan 20 siswa SMALB-B Karya Mulia Surabaya yang dipilih dengan teknik total sampling. Intervensi berupa Program Mitigasi Bencana Inklusif yang mengombinasikan pembelajaran konvensional, video edukasi, dan simulasi kebencanaan. Pengetahuan kesiapsiagaan bencana diukur menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired-sample t-test. Hasil: Sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki (70%). Rerata skor pengetahuan kesiapsiagaan bencana meningkat dari 56,79 pada pretest menjadi 72,30 pada posttest. Hasil uji paired-sample t-test menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest (p = 0,04). Nilai effect size (Cohen’s d = 2,33) menunjukkan perubahan yang besar setelah intervensi diberikan. Kesimpulan: Program Mitigasi Bencana Inklusif berasosiasi dengan peningkatan pengetahuan kesiapsiagaan bencana pada siswa tunarungu. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi pembelajaran konvensional, media visual, dan simulasi berpotensi mendukung peningkatan pemahaman kesiapsiagaan bencana pada siswa tunarungu.
Perbandingan E-pocket Book dan PowerPoint Bantuan Hidup Dasar (BHD) terhadap Tingkat Motivasi Belajar Rianti, Meisya Putria; Rohmah, Astika Nur; Rosidah, Istiqomah
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol. 14 No. 1 (2026): JKP JUNI 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v14i1.1364

Abstract

Latar belakang: Mahasiswa praklinik Keperawatan Anestesiologi Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta memiliki motivasi belajar rendah terhadap materi Bantuan Hidup Dasar (BHD) sebelum praktik klinik, salah satunya akibat penggunaan buku teks konvensional yang monoton dan kurang efisien. Hal ini mendorong perlunya perbandingan media digital E-pocket Book dan PowerPoint BHD sebagai alternatif untuk meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Tujuan: Mengetahui perbandingan efektivitas E-pocket Book dan PowerPoint BHD terhadap tingkat motivasi belajar mahasiswa praklinik angkatan 2023. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain eksperimental two group pretest-posttest. Sampel berjumlah 60 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing 30 orang. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon untuk masing-masing kelompok dan uji Mann-Whitney U untuk membandingkan kedua kelompok Hasil: Terdapat perbandingan yang signifikan antara pemberian media E-pocket Book dan PowerPoint BHD terhadap motivasi belajar mahasiswa praklinik. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai P-value < 0,001pada kedua kelompok, sementara uji Mann-Whitney U menunjukkan p < 0,05 dengan mean rank E-pocket Book (36,02) lebih tinggi dibandingkan PowerPoint (24,98). Kesimpulan: Kedua media efektif meningkatkan motivasi belajar, namun E-pocket Book lebih efektif dibandingkan PowerPoint .
Hubungan Emotional Intelligence dengan Kesiapsiagaan Gempa Bumi pada Relawan FPRB Jambidan Bantul Novita, Chindy; Rohmah, Astika Nur; Rosidah, Istiqomah
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol. 14 No. 1 (2026): JKP JUNI 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v14i1.1365

Abstract

Latar belakang: Indonesia berada di  jalur Cincin Api Pasifik yang menyebabkan 90% gempa bumi di dunia dengan Kabupaten Bantul sebagai salah satu wilayah berisiko tinggi. Dampak gempa tidak hanya fisik, tetapi juga psikososial sehingga relawan FPRB (Forum Pengurangan Risiko Bencana)  sebagai garda terdepan tidak cukup hanya memiliki keterampilan teknis, melainkan juga kemampuan mengelola emosi. Emotional intelligence menjadi fondasi penting ketahanan emosional relawan, namun penelitian mengenai hubungannya dengan kesiapsiagaan bencana di Indonesia masih terbatas. Tujuan: Mengetahui hubungan antara emotional intelligence dengan kesiapsiagaan gempa bumi pada relawan FPRB Jambidan Bantul. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional cross-sectional dengan total sampling berjumlah 35. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Emotional intelligence Scale sejumlah 25 item dan kuesioner kesiapsiagaan berjumlah 50 item, dianalisis menggunakan uji Spearman’s Rho. Hasil: Sebagian besar relawan memiliki emotional intelligence kategori tinggi (94,3%) dan kesiapsiagaan kategori sangat siap (88,6%). Terhadap hubungan positif signifikan antara keduanya dengan p-value < 0,001 dan koefisien korelasi 0,662. Kesimpulan: Terdapat hubungan positif yang kuat antara emotional intelligence dengan kesiapsiagaan gempa bumi. Semakin tinggi emotional intelligence maka semakin tinggi kesiapsiagaan relawan.
Hubungan Antara Status Merokok Elektronik Orangtua dengan Perilaku Merokok Elektronik Pada Remaja Budiyati, Gani Apriningtyas; Suryati, Suryati
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol. 14 No. 1 (2026): JKP JUNI 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang:  Perilaku merokok mengalami peningkatan terlebih di kalangan remaja. Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya perilaku merokok elektronik ini, salah satunya yaitu status merokok orangtua. Orangtua sebagai lingkungan terdekat remaja berpotensi untuk menjadi contoh dalam berperilaku. Melihat kecenderungan remaja yang merokok elektronik dan trend rokok elektronik, perlu untuk mengetahui hubungan antara status merokok orangtua dengan perilaku merokok elektronik pada remaja Tujuan: Mengetahui hubungan antara status merokok elektronik orangtua dengan perilaku merokok elektronik pada remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan 40 sampel yaitu remaja SMP. Pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling. Kuesioner yang digunakan menggunakan kuesioner status merokok orangtua dan kuesioner merokok elektronik remaja. Analisis data dilakukan dengan uji korelasi menggunakan Chi-square. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa mayoritas remaja bukan perokok elektronik (90,6%). Dari uji korelasi menunjukkan p value sebesar 0,082 (p>0,05) yang berarti tidak ada hubungan antara status merokok elektronik orangtua dengan perilaku merokok elektronik pada remaja Kesimpulan: Dalam penelitian ini tidak ditunjukkan adanya hubungan antara status merokok elektronik orangtua dengan perilaku merokok elektronik pada remaja.
Hubungan General Efikasi Diri dengan Efikasi Diri dalam Pelaksanaan Bantuan Hidup Dasar pada Alumni Keperawatan Amiruddin; Sukarna, R Ade
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol. 14 No. 1 (2026): JKP JUNI 2026
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v14i1.1371

Abstract

Latar belakang: Bantuan Hidup Dasar (BHD) merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki oleh perawat dalam menangani kondisi gawat darurat. Keberhasilan pelaksanaan BHD dipengaruhi oleh efikasi diri yang dimiliki perawat. Efikasi diri merupakan keyakinan individu terhadap kemampuannya dalam menyelesaikan tugas dan menghadapi tantangan. Tujuan: Menganalisis hubungan efikasi diri alumni Program Studi D III Keperawatan Kampus Kab.Belitung terhadap efikasi diri dalam pelaksanaan Bantuan Hidup Dasar (BHD) di wilayah kepulauan. Metode: Penelitian menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 40 alumni Prodi D III Keperawatan Belitung Tahun 2025 yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner general efikasi diri dan efikasi diri pelaksanaan BHD. Analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil: Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (87,5%), berusia 21 tahun (55%), memiliki predikat IPK pujian (85%), serta memiliki general efikasi diri sangat yakin (77,5%). Sebanyak 62,5% responden memiliki efikasi diri sangat percaya diri dalam pelaksanaan BHD. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara general efikasi diri dengan efikasi diri dalam pelaksanaan BHD (p=0,000; r=0,559). Kesimpulan: General efikasi diri alumni memiliki hubungan yang signifikan dan kuat dengan efikasi diri dalam pelaksanaan BHD