cover
Contact Name
Ayi Diah Damayani
Contact Email
jkp.pangkalpinang@gmail.com
Phone
(0717) 422014
Journal Mail Official
jkp.pangkalpinang@gmail.com
Editorial Address
Jalan Telaga Biru I Desa Padang Baru Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah, Kep. Bangka Belitung
Location
Kab. bangka tengah,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes RI Pangkalpinang
ISSN : 23392150     EISSN : 26206234     DOI : 10.32922/jkp
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes RI Pangkalpinang provides a forum for publishing the novel technologies and knowledge related to the health sciences. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications.
Articles 179 Documents
Pengaruh Penggunaan Aplikasi Berbasis Glideapps sebagai Media Edukasi Tuberkulosis pada Siswa SMA Yuniati, Faiza; Pratama, Muhammad Iqbal; Maksuk, Maksuk; Wulanda, Ayu Febri; Kumalasari, Intan
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol. 13 No. 2 (2025): JKP DESEMBER 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v13i2.1228

Abstract

Latar belakang: Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan global dan nasional, termasuk di Kota Palembang. Rendahnya pengetahuan, sikap, dan tindakan pencegahan terhadap TB di kalangan remaja menjadi tantangan dalam upaya pengendalian penyakit ini. Edukasi berbasis digital melalui aplikasi GlideApps menjadi salah satu inovasi media pembelajaran kesehatan yang dinilai efektif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi berbasis GlideApps sebagai media edukasi dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan siswa SMA Negeri 3 Palembang terhadap tuberkulosis. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental one group pretest–posttest dengan 108 siswa sebagai responden. Variabel yang diukur meliputi pengetahuan, sikap, dan tindakan pencegahan tuberkulosis melalui edukasi berbasis GlideApps. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Paired Sample T-Test dan Wilcoxon Signed Ranks sesuai distribusi data. Hasil: Penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,000), dan tindakan (p=0,042) siswa setelah intervensi edukasi melalui GlideApps. Kesimpulan: Aplikasi berbasis GlideApps menunjukkan pengaruh terhadap pengetahuan, sikap, dan tindakan siswa dalam pencegahan tuberkulosis. Media ini berpotensi dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kesehatan di sekolah dan perlu dikaji lebih lanjut pada populasi yang lebih luas.
Tingkat Kepatuhan Penggunaan Obat Anti Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Sungailiat Kabupaten Bangka Wiyatami, Monia Agni; Sari, Lana
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol. 13 No. 2 (2025): JKP DESEMBER 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v13i2.1301

Abstract

Latar belakang: Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi beban kesehatan masyarakat di Indonesia termasuk Kabupaten Bangka. Pengobatan TB memerlukan kepatuhan yang baik, khususnya dalam konsumsi Obat Anti Tuberkulosis (OAT). Lamanya durasi terapi OAT yang memerlukan waktu minimal enam bulan menyebabkan pasien TB paru rentan mengalami kejenuhan dan berpotensi menghentikan pengobatan sebelum selesai. Tujuan: Mengetahui gambaran tingkat kepatuhan penggunaan obat anti tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Sungailiat Kabupaten Bangka. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional yang bersifat kuantitatif dengan metode survei deskriptif. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode non random sampling yaitu total sampling. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur Tingkat kepatuhan berupa kuesioner MARS-5. Hasil: Tingkat kepatuhan penggunaan obat anti tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Sungailiat Kabupaten bangka menunjukkan 100% mempunyai tingkat kepatuhan tinggi. Kesimpulan: Tingkat kepatuhan penggunaan obat anti tuberkulosis di wilayah kerja puskesmas sungailiat kabupaten bangka yang tergolong tinggi mengindikasikan keberhasilan implementasi strategi DOTS.
Tinjauan Sistematis: Penerapan Foot Care pada Penderita Diabetes Melitus untuk Meningkatkan Perfusi Perifer Widyaastuti, Eny Erlinda; Ginanjar, Sammy Lazuardi
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol. 13 No. 2 (2025): JKP DESEMBER 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v13i2.1302

Abstract

Latar belakang: Diabetes melitus menjadi salah satu penyakit degeneratif yang memberikan dampak komplikasi mikroangiopati.  Masalah mikroangiopati yang sering ditemui pada penderita diabetes melitus adalah neuropati perifer berupa penurunan fungsi sensori, motorik perifer dan berujung dengan ulkus diabetikum. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah foot care atau perawatan kaki yang meliputi kebersihan (hygiene), kelembapan kaki, fungsi sirkulasi perifer kaki dan fungsi motorik. Tujuan: untuk menilai bukti  efektivitas intervensi foot care terhadap peningkatan perfusi perifer pada pasien diabetes melitus, menilai kualitas bukti dan merekomendasikan area penelitian lanjutan. Metode: Tinjauan sistematis ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan PRISMA melibatkan 18 buah artikel hasil dari pencarian yang menggunakan kata kunci “"Foot care" OR "diabetic foot" OR "ankle brachial indext" dengan rentang pencarian artikel dari tahun 2017 sampai dengan 2025.. Hasil: Hasil dari tinjauan yang melibatkan 18 buah artikel (2005–2025) dengan bentuk studi  beragam meliputi Quasi-eksperimental, studi kasus, RCT, nonrandom intervention  (n=13) ini menunjukkan bahwa  Foot care  meningkatkan perfusi perifer, memperbaiki sirkulasi darah, dan mencegah komplikasi kaki diabetik. Adapun parameter yang digunakan adalah ABI, sensitivitas, suhu, CRT, dan kekuatan otot. Kesimpulan: Penerapan Foot care dapat membantu meningkatkan perfusi perifer pada penderita diabetes melitus.
Pengaruh Rendaman Air Hangat Dicampur Minyak Cengkeh terhadap Kram Kaki pada Ibu Hamil Umanailo, Rabiah; Umaternat, Tirma Fardama; Soleman, Fatmawati; Hastuti, Berlian; Buton, Wa Ira La Amba
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol. 13 No. 2 (2025): JKP DESEMBER 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v13i2.1225

Abstract

Latar belakang: Salah satu ketidaknyamanan yang dirasakan ibu hamil trimester III adalah kram kaki. Kram kaki adalah berkontraksinya otot telapak kaki secara tiba-tiba. Kram kaki cenderung menyerang pada malam hari selama 1-2 menit yang dapat menganggu tidur karena sakit yang menekan betis maupun telapak kaki, hal ini dapat menyebabkan ibu hamil mengalami gangguan tidur. Gangguan tidur di malam hari yang berlangsung terus-menerus dapat menyebabkan Anemia pada ibu hamil yang berbahaya ibu maupun janin. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kram kaki adalah dengan merendam kaki dengan air hangat yang dicampur minyak cengkeh untuk memperlancar aliran darah pada tungkai bawah. Tujuan: Menganalisis pengaruh rendaman air hangat dicampur minyak cengkeh terhadap kram kaki pada ibu hamil trimester III. Metode: Penelitian dilakukan pada ibu hamil trimester III sebanyak 20 orang yang mengalami kram kaki dibagi 2 kelompok, kelompok I diberi perlakuan rendaman air hangat dan kelompok II diberi rendaman air hangat dicampur minyak cengkeh. Uji statistik yang digunakan yaitu Wilcoxon signed ranks test. Hasil: kram kaki yang diberi rendaman air hangat signifikan mengurangi kram kaki dengan p-value = 0,003 dan kram kaki yang diberi rendaman air hangat dicampur minyak cengkeh sangat signifikan mengurangi kram kaki dengan p-value =0,000. Sedangkan perbandingan dari kedua perlakuan tersebut didapatkan p-value = 0,792 >α = 0,05. Kesimpulan: tidak ada perbedaan antara rendaman air hangat dan rendaman air hangat dicampur minyak cengkeh, keduanya secara signifikan dapat mengurangi kram kaki.
Peran Dukungan Sosial pada Work-life Balance Bagi Pekerja Wanita Berstatus Menikah Darmabrata, Raiqah Pradanggi; Irwanto, Bian Shabri Putri; Ardyanto, Denny
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol. 13 No. 2 (2025): JKP DESEMBER 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v13i2.1238

Abstract

Latar belakang: Work-life Balance sebagai kondisi yang mencerminkan keseimbangan kehidupan pekerjaan dengan kehidupan personal menekankan pentingnya keterlibatan dan komitmen individu yang seimbang pada aspek pekerjaan maupun personal. Peran wanita berstatus menikah sebagai pekerja sekaligus pasangan atau ibu menyebabkan wanita cenderung merasakan sulit dalam memperoleh Work-life Balance yang berkualitas. Tujuan: Tujuan adanya studi ini yaitu untuk memahami peran dukungan sosial dalam mencapai Work-life Balance bagi tenaga kerja wanita yang telah berstatus menikah. Metode: Studi ini menggunakan metode narrative literature review dengan kata kunci “Work-life Balance”, ”Dukungan sosial”, ”Wanita”, dan ”Perempuan” dalam Bahasa Indonesia dan ”Social support”, ”Work-life balance”, ”Women” dalam Bahasa Inggris. Sebanyak 394 artikel diperoleh dan menghasilkan 7 artikel yang akan ditelaah. Hasil: Hasil telaah menunjukkan dukungan sosial berperan pada tercapainya Work-life Balance yang berkualitas pada pekerja perempuan. Dukungan sosial yang bersumber dari keluarga, teman, kolega, dan tempat kerja hadir dalam bentuk dukungan emosional, dukungan instrumental, dukungan informasional, dan dukungan persahabatan. Kesimpulan: Tujuh artikel yang ditelaah menjelaskan adanya peran dukungan sosial pada pencapaian Work-life Balance bagi tenaga kerja wanita yang berstatus menikah. Mayoritas dukungan sosial yang diberikan dalam bentuk dukungan emosional dan dukungan instrumental.
Perbedaan Mual Muntah Sebelum dan Setelah Pemberian Jahe Hangat pada Ibu Hamil Wulandari, Ni Putu Manik; Armini, Ni Wayan; Ningtyas, Listina Ade Widya; Purnamayanti, Ni Made Dwi; Mahayati, Ni Made Dwi
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol. 13 No. 2 (2025): JKP DESEMBER 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v13i2.1265

Abstract

Latar belakang: Mual muntah merupakan salah satu gejala paling awal dan paling umum yang dikaitkan dengan kehamilan. Efektivitas jahe terbukti aman dikonsumsi, solusi ini cenderung minim risiko bagi ibu dan janin. Tujuan: Tujuan studi ini untuk mengetahui perbedaan tingkat mual muntah sebelum dan setelah pemberian air jahe hangat kepada ibu hamil trimester I. Metode: Data primer dengan intervensi menggunakan lembar observasi untuk mengetahui frekuensi mual muntah. Peneliti memberikan air jahe hangat selama 3 hari yang diberikan 2 kali sehari, pada pagi hari 30 menit sebelum makan dan 30 menit sebelum tidur. Setelah intervensi selama 3 hari, pada hari ke-4 responden datang ke Bidan dan akan diukur frekuensi mual muntah setelah pemberian air jahe hangat dengan lembar kuisioner post-test. Penelitian ini menerapkan desain quasi experimental dengan model pretest-posttest. Sebanyak 31 ibu hamil trimester pertama dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Hasil: Hasil menunjukkan rerata skor PUQE sebelum intervensi pada kategori sedang hingga berat adalah 10,16,  sedangkan setelah intervensi menurun ke kategori ringan hingga sedang dengan skor 7,65 yang menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Simpulannya  intervensi dengan air jahe hangat secara signifikan menurunkan frekuensi mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama jika dibandingkan dengan keadaan sebelum pemberian intervensi.
Gambaran Kadar HbA1c Pada Penderita Diabetes Mellitus dengan Luka Diabetikum di Kota Bengkulu Dwi Ananta, Aufa Yori; Laksono, Heru; Febriyanto, Tedy
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol. 13 No. 2 (2025): JKP DESEMBER 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v13i2.1284

Abstract

Latar belakang: Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang dapat menyebabkan komplikasi serius, salah satunya luka diabetikum. Kadar HbA1c yaitu indikator penting dalam menilai kontrol glukosa jangka panjang pada penderita DM. Kadar HbA1c yang tidak dikontrol dapat memperlambat penyembuhan luka dan meningkatkan risiko komplikasi. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi mengenai gambaran kadar HbA1c pada penderita diabetes mellitus dengan luka diabetikum di Praktek Keperawatan Medikal Bedah Alfacare Centre Kota Bengkulu Tahun 2025. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif, teknik total sampling digunakan sebagai metode pemilihan sampel terhadap 30 penderita DM dengan luka diabetikum. Data diperoleh melalui pemeriksaan HbA1c dan wawancara terkait karakteristik responden seperti usia, lama menderita dan kepatuhan minum obat DM. Data dianalisis secara deskriptif menggunanakan distribusi frekuensi, persentase serta penyajian data dalam bentuk tabel. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat sebagian besar responden (80%) memiliki kadar HbA1c ≥ 7% (tidak terkontrol). Sebagian besar responden berusia ≥ 50 tahun (93,3%), menderita DM selama ≥ 5 tahun (73,3%), dan patuh minum obat (80%). Kesimpulan: Sebagian besar penderita diabetes mellitus dengan luka diabetikum memiliki kadar HbA1c tidak terkontrol (≥7%).
Pengaruh Terapi Bermain Lego terhadap Interaksi Sosial pada Anak Autisme di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kota Pangkal Pinang Kartika, Kartika tika; Chaerani, Erni; Rossyda, Erna Netty
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol. 13 No. 2 (2025): JKP DESEMBER 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v13i2.1298

Abstract

Latar belakang:  Anak dengan autisme umumnya mengalami hambatan dalam menjalin interaksi sosial. Terapi bermain LEGO merupakan salah satu bentuk aktivitas bermain yang menekankan kerja sama, saling membantu, dan dukungan antarindividu. Penerapan terapi bermain LEGO pada anak autisme diharapkan dapat meningkatkan kemampuan interaksi sosial, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan terapi bermain LEGO terhadap interaksi sosial anak dengan autisme di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kota Pangkalpinang Metode: Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu (quasi-experimental) dengan pendekatan pre-test dan post-test group design. Kriteria inklusi meliputi anak usia 7–12 tahun yang bersekolah di SLB, berjenis kelamin laki-laki dan perempuan, mampu berkomunikasi, serta memiliki diagnosis autisme. Pengambilan sampel menggunakan tekhnik total sampling dengan jumlah responden sebanyak 10 anak. Pengukuran interaksi sosial dilakukan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah pemberian terapi bermain LEGO. Analisis data menggunakan uji paired t-test dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Hasil analisis menggunakan uji paired t-test pada tingkat kepercayaan 95% menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05), yang menandakan adanya perbedaan yang signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa terapi bermain LEGO berpengaruh terhadap peningkatan interaksi sosial pada anak autisme yang mengalami hambatan interaksi sosial. Kesimpulan: Terapi bermain LEGO memberikan pengaruh terhadap peningkatan interaksi sosial anak autisme di SLB Kota Pangkalpinang. Dengan demikian, terapi bermain LEGO direkomendasikan sebagai salah satu intervensi yang efektif untuk anak SLB yang mengalami hambatan interaksi sosial.
Efektivitas Flashcard Sayur dan Buah sebagai Media Penyuluhan Remaja di Kota Pangkal Pinang Emilia, Emilia; Ratmawati, Ratmawati; Handini, Karina Dwi
JURNAL KESEHATAN POLTEKKES KEMENKES RI PANGKALPINANG Vol. 13 No. 2 (2025): JKP DESEMBER 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32922/jkp.v13i2.1305

Abstract

Latar belakang: Edukasi bentuk penyuluhan adalah salah satu upaya promotif mengatasi masalah rendahnya konsumsi sayur dan buah pada remaja. Penyuluhan gizi tidak dapat lepas dari media yang digunakan, sebagai alat bantu penyuluhan. Flashcard adalah media berupa gambar, keterangan gambar, pertanyaan sesuai dengan materi yang disajikan, mengandung unsur belajar sebagai unsur pokok dan permainan sebagai unsur hiburan Tujuan: Menganalisis efektifitas flashcard sayur dan buah sebagai media penyuluhan gizi dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap positif remaja Metode: Jenis penelitian quassy experimental dengan rancangan two group pretest-postest design group pretest-posttest design, dilaksanakan bulan Juli-September 2023 di SMP Budi Mulia Kota Pangkal pinang.Populasi Siswa/I usia 13 -15 tahun 415 orang, sampel 80 orang. Variabel Independen: penyuluhan, dependen: pengetahuan, sikap menggunakan kuesioner, analisa statistik uji t independent dan uji homogenitas. Hasil: Uji statistik pengetahuan dan sikap perlakuan p value 0.00(<0.05) dan kontrol pengetahuanp value 0.00(<0.05) dan sikap p value 0.09 (>0.05). Uji beda pengetahuan p value 0,41(>0,05) dan sikap p value sebesar 0,71 (>0,05). Simpulan: Tidak ada beda efektivitas pengetahuan dan sikap pada penyuluhan antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja SMA di Kota Pangkal Pinang.