cover
Contact Name
Surya Irayani
Contact Email
suryaira@poltekkes-mks.ac.id
Phone
+6281355713738
Journal Mail Official
mediagigi@poltekkes-mks.ac.id
Editorial Address
Jl. Monumen Emmy Saelan III, Makassar, South Sulawesi, 90242
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Media Kesehatan Gigi : Politeknik Kesehatan Makassar
ISSN : 20870051     EISSN : 26227061     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Media Kesehatan Gigi : Politeknik Kesehatan Makassar [P-ISSN 2087-0051 | E-ISSN 2622-7061] adalah jurnal ilmiah yang berisikan artikel-artikel ilmiah yang berkaitan dengan bidang ilmu kesehatan gigi. Jurnal ini menjadi wadah publikasi bagi peneliti khususnya dosen dalam lingkungan jurusan keperawatan gigi dan peneliti dari luar pada umumnya. Artikel dapat berupa hasil penelitian, review buku, kritik artikel maupun berbagai karya ilmiah lainnya. Sangat kami harapkan bahwa jurnal kesehatan gigi ini dapat memberi ruang bagi para perawat gigi untuk mempublikasikan karya ilmiahnya dalam jurnal.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 17, No 2 (2018)" : 9 Documents clear
Efektivitas Buah Stroberi Terhadap Bakteri Streptococcus mutans Penyebab Karies Gigi di dalam Rongga Mulut R Ardian Priyambodo; Aurelia Tifany
Media Kesehatan Gigi : Politeknik Kesehatan Makassar Vol 17, No 2 (2018)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.998 KB) | DOI: 10.32382/mkg.v17i2.555

Abstract

Strawberry is one of the most popular fruits because of its color and shape is very small. Strawberry have long been known as herbs that have health benefits because they contain antibacterial xylitol. Xylitol is believed to reduce plaque on the teeth by inhibiting streptococcus mutans bacteria.This study aims to test the effectiveness of strawberries against streptococcus mutans bacteria that cause dental caries in the oral cavity. This research is an experimental research by taking respondents as much as 5 respondents with diffusion method. Data analysis used in this research use SPSS 24.0 by using T test before and after. The results of this study indicate that strawberry fruit is effective in reducing the bacteria streptococcus mutans cause caries in the oral cavity, it is obtained value pValue = 0,002 (Pvalue <0,05).For the next researcher is suggested to do the isolation of xylitol compound in order to get maximum result, it is also suggested to do the test about xylitol level and making formulation of mouthwash from strawberry extract.Keywords: Antibacterial Activity and Streptococcus Mutans.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN PELAYANAN KESEHATAN BAGI PESERTA BPJS DI RUMAH SAKIT LABUANG BAJI KOTA MAKASSAR muhammad saleh; satriani satriani
Media Kesehatan Gigi : Politeknik Kesehatan Makassar Vol 17, No 2 (2018)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.96 KB) | DOI: 10.32382/mkg.v17i2.768

Abstract

Pemerintah melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)-BPJS bertanggung jawab atas pelaksanaan jaminan kesehatan masyarakat bagi perorangan untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu dan terjangkau. Faktor yang mempengaruhi kepuasan pelayanan kesehatan berdasar pada lima dimensi yaitu realibility, assurance, tangible, emphaty dan responsiveness.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan pelayanan kesehatan bagi peserta BPJS di Rumah Sakit Labuang Baji Kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi penelitian yaitu seluruh pengunjung BPJS di Rumah Sakit Labuang Baji Kota Makassar dengan jumlah sampel sebanyak 50 orang.Hasil penelitian menunjukkan semua dimensi pelayanan kesehatan memiliki pengaruh terhadap tingkat kepuasan pasien dengan kategori puas. Kata Kunci : Kepuasan Pelayanan Kesehatan, BPJS
PENGARUH MENGUNYAH BUAH NANAS TERHADAP PERUBAHAN DEBRIS INDEKS PADA SISWA KELAS VII SMPN 4 PITUMPANUA KABUPATEN WAJO SULAWESI SELATAN Lucia Yauri; Ellis Mirawati
Media Kesehatan Gigi : Politeknik Kesehatan Makassar Vol 17, No 2 (2018)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.051 KB) | DOI: 10.32382/mkg.v17i2.370

Abstract

Status kebersihan gigi seseorang dapat diketahui dari nilai debris indeks. Salah satu faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya nilai debris indeks adalah pola makan. Mengkonsumsi makanan yang baik untuk gigi adalah dengan cara mencegah pembentukan debris. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh mengunyah buah nanas terhadap perubahan debris indeks pada siswa kelas VII SMPN 4 Pitumpanua kabupaten wajo sulawesi selatan , Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksprimen dengan jumlah sample 30 siswa. Metode pengumpulan data dengan menggunakan lembar penilaian debris indeks. Teknik analisa data adalah Paired Sample T-test. Hasil penelitian dengan uji Paired Sample T-test menunjukkan rata-rata debris indeks dari 30 siswa adalah 1.228 dan sesudah mengunyah buah nanas sebesar 0.576 sedangkan pada paired sample correlations menunjukkan bahwa korelasi antara debris indeks sebelum dan sesudah mengunyah buah nanas adalah di signifkan. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh mengunyah buah nanas terhadap perubahan debris indeks pada siswa kelas VII SMPN 4 Pitumpanua kabupaten wajo sulawesi selatan. 
PERBEDAAN EFEKTIVITAS OBAT KUMUR BERALKOHOL DAN NON ALKOHOL DALAM PENURUNAN AKUMULASI PLAK SISWA MTS BUSTANUL ULUM, MAROS Hans Lesmana; Ernie Thioritz; Rini Sitanaya
Media Kesehatan Gigi : Politeknik Kesehatan Makassar Vol 17, No 2 (2018)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.267 KB) | DOI: 10.32382/mkg.v17i2.661

Abstract

Faktor umum yang menyebabkan terjadinya penyakit gigi dan mulut adalah lapisan tipis yang dinamakan plak gigi. Cara terbaik untuk mencegah akumulasi plak, yaitu dengan melakukan plak control. Control plak secara kimiawi dengan penggunaan obat kumur sangat diperlukan untuk membantu kerja pembersihan rongga mulut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan efektivitas obat kumur antiseptic beralkohol dan non alcohol dalam menurunkan akumulasi plak. Penelitian ini eksprimental dengan rancangan pretest dan posttest grup design. Populasi penelitian yaitu siswa MTs Bustanul Ulum, Maros, dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan efektivitas obat kumur antiseptic beralkohol dan non alcohol dalam menurunkan akumulasi plak, dimana uji statistic dengan T-test berpasangan diperoleh nilai p≤0,05
HUBUNGAN ANTARA KEHILANGAN DINI GIGI SULUNG DENGAN INDEKS MASSA TUBUH SISWA SD INPRES BTN IKIP I MAKASSAR Ira Liasari
Media Kesehatan Gigi : Politeknik Kesehatan Makassar Vol 17, No 2 (2018)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.888 KB) | DOI: 10.32382/mkg.v17i2.770

Abstract

Gigi merupakan alat pencernaan yang berfungsi untuk memotong, mengoyak, dan mengunyah makanan. Kehilangan gigi dikhawatirkan dapat mengganggu sistem pencernaan, termasuk kehilangan dini gigi sulung pada anak-anak. Anak-anak usia sekolah dasar merupakan anak-anak dengan periode gigi bercampur, dimana seharusnya masih ada gigi sulung yang belum tanggal sesuai waktunya, namun seringkali dicabut karena beberapa sebab di antaranya karies, fraktur, dan sebagainya. Anak-anak usia sekolah dasar juga merupakan usia tumbuh kembang. Oleh sebab itu peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara Kehilangan Dini Gigi Sulung dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) pada siswa SD Inpres BTN IKIP I Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional dengan populasi adalah seluruh siswa SD INPRES BTN IKIP I Makassar, dengan sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi siswa kelas II dan III yang berusia 6-9 tahun dan kriteria ekslusi jika siswa tidak kooperatif, atau berhalangan hadir pada saat pemeriksaan sehingga didapat responden  sebanyak 95 orang. Pengambilan data dilakukan dengan cara melihat ada tidaknya kehilangan dini gigi sulung, pengukuran berat badan dan tinggi badan serta penghitungan IMT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa SD Inpres BTN IKIP I Makassar mengalami kejadian kehilangan dini gigi sulung (63%) dan sebagian besar siswa (68%) memiliki kategori IMT normal. Secara keseluruhan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kehilangan dini gigi sulung dengan IMT pada siswa SD Inpres BTN IKIP I Kota Makassar, namun pada kelompok siswa dengan IMTdi bawah normal, terdapat hubungan signifikan antara kehilangan dini gigi sulung dengan IMT.Kata kunci : gigi sulung, kehilangan dini gigi sulung, indeks massa tubuh
HUBUNGAN FREKUENSI MENYIKAT GIGI DENGAN TINGKAT KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA SISWA SD INPRES BTN IKIP I KOTA MAKASSAR Jumriani Jumriani
Media Kesehatan Gigi : Politeknik Kesehatan Makassar Vol 17, No 2 (2018)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.974 KB) | DOI: 10.32382/mkg.v17i2.706

Abstract

Masalah kesehatan gigi dan mulut merupakan masalah yang rentang dihadapi oleh kelompok anak usia sekolah dasar. Masalah gigi yang paling tinggi biasa dialami oleh anak sekolah antara lain karies gigi. Penyebab dari permasalahan gigi tersebut antara lain kurangnya menjaga kebersihan gigi dan mulut Frekuensi menyikat gigi merupakan salah satu bentuk perilaku yang akan mempengaruhi baik atau buruknya kebersihan gigi dan mulut.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan frekuensi menyikat gigi dengan tingkat kebersihan gigi dan mulut pada siswa SD BTN IKIP I kota Makassar, Jenis Penelitian ini merupakan penelitian obeservasional dengan desain crosssectional               Penelitian ini merupakan penlitian observasional dengan desain crossectional . Data akan dianalisis dengan analisis univariat untuk melihat distribusi variabel penelitian dan analisis bivariat dengan uji parametrik chi square untuk menganalisis hubungan frekuensi menyikat gigi dengan tingkat kebersihan gigi dan mulut.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gambaran waktu menyikat gigi siswa rata-rata pada semua siswa menyikat gigi pagi, (100%), siang 86 (43%) dan malam sebanyak 150 ( 75%)  Hasil uji statistic chisquare p= 0,197 dengan tingkat kepercayaan 95% tidak didapatkan hubungan yang signifikan antara menyikat gigi siang dengan tingkat kebersihan gigi. berbeda dengan siswa yang menyikat gigi malam hari  p=0,000 dengan tingkat kepercayaan 95% terdapat hubungan yang signifikan antara menyikat gigi malam dengan tingkat kebersihan gigi dan mulut. sedangkan Frekuensi menyikat gigi dengan tingkat kebersihan gigi dan mulut siswa sekolah dasar SD inpres BTN IKIP I kota Makassar p =0,000 dengan tingkat kepercayaan 95% terdapat hubungan yang signifikan frekuensi menyikat gigi dengan tingkat kebersihan gigi dan mulut
PENGETAHUAN REMAJA TENTANG PENGARUH MEROKOK TERHADAP KESEHATAN GIGI DAN MULUT DI MASYARAKAT DI DESA LOTANG SALO KECEMATAN PANCA RIJANG KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG TAHUN 2018 Agus Supriatna; Johnny Angki
Media Kesehatan Gigi : Politeknik Kesehatan Makassar Vol 17, No 2 (2018)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.811 KB) | DOI: 10.32382/mkg.v17i2.660

Abstract

Kesehatan Dasar (Riskasdes) menunjukan terjadinya peningkatan prevalensi perokok usia 15 tahun keatas yaitu 34,4%(Susenas 2004),31,5%(SKRT 2001), DAN 36,3%.Faktor-faktor yang melatar belakangi kebiasaan merokok pada remaja salah satunya yaitu kurangnya pengetahuan remaja tentang dampak merokok terhadap kesehatan gigi dan mulut. Dampak yang di timbulkan rokok terhadap kesehatan gigi dan mulut seperti penyakit rongga mulut, gingivitis, perubahan warna pada gigi, dan bau mulut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan remaja tentang dampak merokok terhadap kesehatan gigi dan mulut di Masyarakat Desa Lotong Salo Kecematan Panca Rijang Kabupaten Sidenreng Rappang. Jenis penelitian ini bersifat observasional dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 92 responden menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data diperoleh melalui kuesioner tentang dampak merokok terhadap kesehatan gigi dan mulut. Hasil penelitian menunjukan tingkat pengetahuan remaja tentang dampak merokok bagi kesehatan gigi dan mulut umumnya tergolong cukup baik
ANALISIS FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP STATUS KARIES GIGI SULUNG PADA ANAK TK AISYIYAH BTP MAKASSAR pariati pariati
Media Kesehatan Gigi : Politeknik Kesehatan Makassar Vol 17, No 2 (2018)
Publisher : poltekkes kemenkes makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.527 KB) | DOI: 10.32382/mkg.v17i2.666

Abstract

Karies gigi sulung masih menjadi masalah kesehatan anak dibawah 6 tahun pada TK Aisyiyah BTP Makassar melatar belakangi pentingnya penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berpengaruh terhadap status karies gigi sulung. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan hubungan kausal untuk menentukan pengaruh pengetahuan, perilaku dan penyuluhan kesehatan gigi terhadap status karies gigi sulung pada anak di TK Aisyiyah BTP Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase karies gigi sulung pada responden di TK Aisyiyah BTP Makassar secara keseluruhan mempunyai karies gigi sulung (status rendah). Hasil penelitian responden untuk pengetahuan berada pada kategori kurang (68%) dimana responden tidak teratur menggosok gigi dan tidak teratur memeriksakan gigi menjadi penyebab karies gigi sulung. Untuk perilaku responden seringnya tidak menggosok gigi setelah makan permen, tidak sering mengkonsumsi sayur dan  buah serta masih minum susu botol tiap hari menjadi penyebab karies gigi sulung dimana dikategorikan buruk (54%). Penyuluhan kesehatan gigi pada responden berada pada kategori baik (86%), dimana anak sudah melakukan cara menggosok gigi dengan baik dan benar. Kesimpulan, seluruh responden yang berjumlah 22 responden pada anak TK Aisyiyah BTP Makassar mempunyai status karies rendah  (≤4,4) dengan pengetahuan kurang dan perilaku yang buruk, sedangkan setelah diberi penyuluhan dan di observasi melalui cara menyikat gigi anak adalah baik. Pengetahuan, perilaku dan penyuluhan kesehatan gigi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap status karies gigi sulung pada anak TK Aisyiyah BTP Makassar.
TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DI PUSKESMAS BANGKALA KABUPATEN JENEPONTO nurhaeni eni; Nurwiyana Abdullah
Media Kesehatan Gigi : Politeknik Kesehatan Makassar Vol 17, No 2 (2018)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.714 KB) | DOI: 10.32382/mkg.v17i2.541

Abstract

Studi ini mengenai Tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan gigi dan mulut di puskesmas Bangkala Kabupaten Jeneponto tahun 2016. Dimana tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan gigi dan mulut di puskesmas bangkala kabupaten jeneponto. Penelitian ini di laksanakan di puskesmas bangkala kabupaten jeneponto dengan menggunakan metode survey observasional (pengamatan langsung) dengan jumlah sampel sebanyak 35 responden. Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan bahwa pasien telah puas dengan pelayanan yang ada di puskesmas Bangkala kab. Jeneponto. Hal ini di tunjukkan berdasarkan jawaban responden dari masing-masing dimensi kualitas pelayanan termasuk kategori sangat puas.

Page 1 of 1 | Total Record : 9