cover
Contact Name
Dr. Supian, S.Ag., M.Ag.
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltitian.fib@unja.ac.id
Editorial Address
Gedung G, LT. III, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jambi, Mendalo, Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora
Published by Universitas Jambi
ISSN : 26153440     EISSN : 25977229     DOI : -
Titian merupakan jurnal ilmiah akademik dalam bidang kajian ilmu Humaniora (budaya) yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi. Penerbitan jurnal ini dimaksudkan untuk mempublikasikan berbagai artikel hasil penelitian, studi kepustakaan, studi lapangan, gagasan konseptual, kajian penerapan teori dalam bidang ilmu humaniora. Jurnal ini dapat ditulis dalam bahasa Indonesia, Inggris, maupun Arab. Jurnal ini mengutamakan pendekatan lintas disiplin yang menggabungkan ilmu bahasa (linguistik), ilmu sastra (Daerah, Indonesia, Inggris, Arab), Sejarah, Arkeologi, Seni, Sosiologi, Antropologi, Etnografi dan Agama. Jurnal Titian terbit secara berkala dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember.
Articles 235 Documents
Gotong Royong sebagai Rujukan dalam Kebijakan Pemberdayaan Desa Tanggap Covid-19 Dwi Astuti
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 5 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.954 KB) | DOI: 10.22437/titian.v5i1.9745

Abstract

Abstrak Persoalan Covid-19 menuntut penanganan serta partisipasi semua komponen masyarakat, untuk itu pemerintah Indonesia menetapkan kebijakan tentang Desa Tanggap Covid-19 dengan harapan agar masyarakat menggunakan praktek gotong royong, yang selama ini sudah ada. Secara khusus tulisan ini akan melihat bagaimana Gotong Royong dalam partisipasi masyarakat  Desa Tanggap Covid-19 serta Upaya pemerintah yang di lakukan dalam penaganan covid 19. Dengan menggunakan metode studi pustaka dapat dilihat bahwa adanya sikap gotong royong dengan setiap masyarakat ikut berpastisipasi dalam menyumbang biaya, tenaga, ide atau gagasan, sarana prasaran, ketrampilan  maupun barang yang  di laksanakan kepada setiap anggota masyarakat bermaksud memberikan nilai positif atau nilai tambah atau manfaat terhadap penangann persoalan-persoalan penanganan pandemic covid 19 yang ada dimasyarakat. Serta adanya upaya pemerintah dlam membentuk Desa Tanggap Covid-19 yang nantinya akan bertugas melakukan edukasi terkait Covid-19, mendata penduduk yang rentan sakit, Serta memberikan Padat Karya Tunai  Desa (PKTD) di lakukan sebagai bentuk pemberdayaan penggunaan dana desa untuk Porgram padat Karya Tunai Desa dengan pengelolaan swakelola, memprioritaskan untuk masyarakat miskin.   Keyword : Desa tanggap Covid-19, Gotong royong, Pemberdayaan.   Abstract The Covid-19 issue demands the handling and participation of all components of society, for that the Indonesian government establishes a policy on Covid-19 Responsive Villages in the hope that the community will use the practice of gotong royong, which has existed so far. In particular, this paper will look at how Gotong Royong is involved in the participation of the Covid-19 Responsive Village community and the government's efforts to deal with COVID-19. , ideas or ideas, facilities, infrastructure, skills or goods that are carried out to every member of the community with the intention of providing positive value or added value or benefits for handling the problems of handling the COVID-19 pandemic in the community. As well as the government's efforts to form a Covid-19 Responsive Village which will later be tasked with conducting education related to Covid-19, registering residents who are prone to illness, and providing Village Cash Work Intensive (PKTD) as a form of empowering the use of village funds for the Cash Work Intensive Program. Villages with self-managed management prioritize the poor. Keyword : Covid-19 response village, Mutual cooperation, Empowerment.
Rekayasa Desain Aksesoris Jamang Pada Tata Rias Pengantin Putri Jenggolo Terinspirasi Candi-Candi Di Kabupaten Sidoarjo Kencana Ardyani Wijaya; Mutimmatul Faidah
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 4 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.984 KB) | DOI: 10.22437/titian.v4i2.10265

Abstract

Aksesoris Jamang (mahkota) merupakan salah satu bagian penting dalam tata rias pengantin Putri Jenggolo. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan konsep Jamang pada tata rias pengantin “Putri Jenggolo”; (2) membuat rekayasa desain Jamang berdasar sumber inspirasi; dan (3) mengetahui kesukaan khalayak  terhadap desain jamang yang dirancang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan penciptaan karya. Data penelitian dikumpulkan dengan observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Informan adalah perias senior, budayawan, dan arkeolog. Penelitian ini dibatasi pada tahap perancangan desain. Hasil penelitian yaitu: (1) aksesoris Jamang pada tata rias pengantin “Putri Jenggolo” diberi nama Jamang Kudhup Cempoko Sepasang merupakan simbol cinta dan harapan agar pengantin dapat hidup saling mengayomi, harmonis, dan tentram dalam keluarganya layaknya seorang raja dan ratu. Aksesoris ini terbentuk dari situs budaya yang ada pada candi Dermo; (2) pengembangan 3 desain berdasar artefak candi dan ragam hias; (3) tiga desain yang dikembangkan dipilih berdasar prinsip desain. Desain kedua mendapat apresiasi tertinggi.  Desain kedua disempurnakan berdasar saran ahli dan menghasilkan desain final yang diberi nama ”Jamang Kudhup Cempoko Kinepung Ranu”. Kata kunci: akseoris jamang, desain, candi, tata rias pengantin
Faktor yang Memengaruhi Minat dan Cara Membaca Masyarakat Indonesia di Era Digital, serta Dampaknya Pada Bisnis Media Cetak Iswari Anggit Pramesti; Irwansyah Irwansyah
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 5 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.696 KB) | DOI: 10.22437/titian.v5i1.10695

Abstract

Abstract Technological developments also have impacts on changing society habits. It can be seen from the interest in reading printed media such as books, newspapers, or magazines. Various studies have also shown that the emergence of digital media (internet) has decreased the interest in reading printed media, and this has occurred in many countries from various parts of the world, including Indonesia. In addition, the emergence of digital media also has changed the way people’s reading, from intensive reading to extensive reading. Those make the print media business or industry almost died. Like it or not, if they want to survive the printed media business must adjust to online media.   Keywords: technology, printed media, digital media, society, reading habits, industry media.   Abstrak Perkembangan teknologi juga berdampak pada perubahan kebiasaan masyarakat. Salah satu yang paling mudah untuk dilihat ialah minat membaca media cetak seperti buku, surat kabar, maupun majalah. Berbagai penelitian juga menunjukkan, kemunculan media digital (internet) berdampak pada menurunnya minat membaca media cetak, dan hal ini terjadi di banyak negara dari berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Selain itu, kemunculan media digital juga berdampak pada perubahan cara membaca masyarakat, yang sebelumnya membaca intensif kini menjadi membaca ekstensif. Inilah yang membuat bisnis atau industri media cetak seakan berada “di ujung tanduk”. Mau tidak mau, suka tidak suka, jika ingin bertahan bisnis media cetak harus beradaptasi ke media online. Kata kunci: teknologi, media cetak, media digital, masyarakat, kebiasaaan membaca, industri media.
PERANAN TEKNOLOGI AUDIOVISUAL DALAM FENOMENA HALLYU SEBAGAI BUDAYA DAN GAYA HIDUP REMAJA DI JAKARTA Monique Fiolitha M.T; Irwansyah
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 4 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.949 KB) | DOI: 10.22437/titian.v4i2.10705

Abstract

Kebudayaan Korea dengan mudah melebarkan sayapnya ke seluruh dunia, termasuk Indonesia. Proses penyebaran budaya Korea ini dinamakan Hallyu atau Gelombang Korea. Terpaan demam Korea terjadi melalui jalur hiburan seperti musik, drama, dan film. Sehingga, munculnya Hallyu di Indonesia tidak terlepas dari perkembangan teknologi audiovisual. Tujuan penelitian ini mau melihat pemanfaatan teknologi audiovisual dalam merebaknya Hallyu sebagai budaya populer dan gaya hidup remaja di Indonesia. Penelitian menggunakan teori Uses and Gratification, yang menjelaskan bagaimana remaja secara aktif mencari dan menggunakan media untuk mendapatkan informasi. Peneliti memakai metode kualitatif deskriptif dengan desk review atau desk research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja penggemar Korea di Jakarta sangat dipengaruhi oleh teknologi. Melalui media audiovisual, pihak Korea secara gencar memberi asupan mengenai kebudayaan mereka lewat K-drama dan K-pop. Para remaja penggemar Korea ini mulai mengikuti budaya dan gaya hidup orang Korea. Peran orang tua sangat penting agar bisa memberikan arahan dan pedoman kepada anak remajanya untuk menghidari dampak buruk.   Kata Kunci: K-Pop, Determinasi Teknologi, Komunikasi, Audio Visual, Uses and Gratification theory
Kelembagaan Nafkah dan Keberlanjutan Penghidupan Komunitas Pesisir di Kabupaten Buru Idrus Hentihu; Mirja Ohiobor; Muhamad Chairul Basrun Umanailo
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 4 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.007 KB) | DOI: 10.22437/titian.v4i2.10714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan peran kelembagaan nafkah dalam menjamin keberlanjutan penghidupan masyarakat di pedesaan. Penelitian ini dilakukan di desa Wamalana, Kabupaten Buru, Maluku dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klembagaan nafkah yang terdapat di desa Wamalana memiliki hubungan dengan kemapuan masyarakat dalam memenuhi keberlanjutan penghidupan untuk bertahan hidup walaupun berada dalam situasi yang terbatas. Ragam kelembagaan nafkah seperti masohi, masaurat, kumpulan negeri, dan parusa  telah memberikan perannya sebagai skema ketahanan sosial bagi masyarakat dalam membangun keberlanjutan penghidupan. Kelembagaan nafkah tersebut tercermin pada tradisi tolong menolong masyarakat dalam membangun kerjasama yang didasarkan atas semangat ikatan persaudaraan. Dalam konteks, intervensi pembangunan melalui pemberdayaan masyarakat pesisir di Kabupaten Buru, ragam kelembagaan nafkah pada berbagai aras dapat dayagunakan sebagai jalur intervensi program pemberdayaan. Sementara itu, untuk kepentingan studi  lanjutan tentang kelembagaan nafkah di pedesaan dapat difokuskan untuk melihat pengaruhnya terhadap tingkat kesejahteraan ekonomi masyarakat di pedesaan yang diukur secara kuantitatif. Kata kunci: Kelembagaan Nafkah, Komunitas Pesisir, Keberlanjutan Penghidupan
UNSUR-UNSUR HISTORIOGRAFI TRADISIONAL ISLAM DALAM TEKS SALSILAH KETURUNAN RAJA-RAJA BRUNEI DAN SISTEM PEMERINTAHAN BRUNEI SAAT INI Jihan Maymunah; Asep Yudha Wirajaya
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 4 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.338 KB) | DOI: 10.22437/titian.v4i2.10787

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui unsur-unsur historiografi tradisional Islam teks Salsilah Keturunan Raja-Raja Brunei. Penelitian ini akan dikaji dengan kajian historiografi tradisional Islam dengan objek teks Salsilah Keturunan Raja-Raja Brunei. Dalam penelitian juga digunakan metode kualitatif. Sebagai salah satu teks sejarah, teks Salsilah Keturunan Raja-Raja Brunei menjadi sumber rujukan paling penting bagi para sejarawan. Meskipun masih mengandung unsur-unsur historiografi tradisional, tapi peristiwa di dalamnya merupakan fakta. Unsur-unsur tradisional ini antara lain istana-sentris, feodalis-aristokratis, subjektivitas tinggi, tujuannya melegitimasi, anakronisme, dan campuran antara mitos dengan realita. Namun, teks ini tidak mengandung banyak mitos karena sudah mendapat pengaruh Islam. Nilai-nilai Islam yang dianut oleh para sultan sejak dulu juga masih bertahan hingga saat ini. Brunei Darussalam adalah satu-satunya negara di Asia Tenggara yang masih menerapkan sistem monarki. Kekuasaan sultan menjadi absolut sejak Brunei Darussalam menganut falsafah Melayu Islam Beraja. Agama Islam dapat berkembang kuat karena penyebarannya dari atas ke bawah, yaitu dari pemimpin ke rakyat. Kata kunci : Sejarah Brunei, Historiografi Islam,Pemerintahan Brunei.
Perjuangan Subkomandemen Sumatera Selatan Garuda Putih Teritorial Djambi dalam Mempertahankan Kemerdekaan di Keresidenan Djambi 1946-1949 Nirwan Il Yasin; Lagut Bakaruddin; Andry Anggiat
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 4 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.747 KB) | DOI: 10.22437/titian.v4i2.11335

Abstract

Penelitiaan ini bertujuan untuk memaparkan dan menjelaskan perjuangan Subkoss ( Sub Komandan Sumatera Selatan) Garuda putih teritorial Djambi dalam mempertahankan kemerdekaan di daerah keresidenan Jambi. Organisasi Subkoss (Sub Komandan Sumatera Selatan ) yang dibentuk desember 1946 yang meliputi wilayah Palembang, Jambi, Bengkulu, dan Lampung. Daerah Keresidenan Jambi dibentuk Sub Teritorial Jambi dengan Brigade Garuda Putih dengan komandan Letkol Abundjani. Penelitiaan ini mengunakan metode penelitiaaan sejarah yang terdiri dari lima langkah, yakni: (1) Penentuaan tema topik; (2)Heuristik ; (3) Kritik Interprestasi; (4) Historiografi. Dari hasil penelitiaan memberi penjelasan mengenai besarnya peranan pasukan Garuda putih djambi dalam mempertahankan kemerdekaan terutama pada saat ageresi militer Belanda satu dan ageresi militer Belanda di wilayah Keresidenan Djambi. Kata Kunci: perjuangan, sub-komandemen, Keresidenan Djambi, Garuda Putih
Seni Kriya Batu Panil dan Medalion yang Distirilisasi di Masjid Mantingan Jepara : Tinjauan Arkeologi Kognitif Wulan Resiyani
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 4 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.518 KB) | DOI: 10.22437/titian.v4i2.11336

Abstract

Kebudayaan merupakan ide, gagasan dan pikiran manusia yang dapat diwujudkan dalam suatu karya. Sebagai salah satu ilmu yang mempelajari kebudayaan manusia, arkeologi menggunakan berbagai pendekatan untuk mengkaji sebuah kasus, salah satunya budaya sebagai system kognitif. Penulis mencoba mengkaji tinggalan arkeologis berupa panil dan medallion di Masjid Mantingan Jepara menggunakan pendekatan budaya sebagai system kognitif yang selanjutnya disebut sebagai arkeologi kognitif. Masjid Mantingan Jepara terletak di Desa Mantingan, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Di Masjid ini terdapat hiasan seni kriya berupa panil dan medallion yang menunjukkan adanya akulturasi budaya masa Hindu-Budha, budaya Islam dan pengaruh dari luar (cina). Ketika Islam mulai masuk dan berkembang di Nusantara, para seniman pada masa itu, tidak serta merta menghilangkan hasil karya terdahulu (Hindu Budha) melainkan memodifikasi hingga mengakuluturasikannya dengan budaya Islam. Hal ini menunjukkan adaya hasil pemikiran-pemikiran (koginitif) yang didasarkan pada ilmu pengetahuan, agama beserta penggambaran kondisi alam sekitarnya sehingga tercipta hasil karya yang luhur. . Kata kunci : Arkeologi kognitif, Masjid Mantingan, seni kriya, panil dan medallion
Estetika Pertunjukan Kesenian Krinok di Kabupaten Bungo Provinsi Jambi Indra Gunawan
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 4 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.841 KB) | DOI: 10.22437/titian.v4i2.11338

Abstract

Kesenian krinok merupakan seni pertunjukan tradisional pada masyarak melayu jambi, tepatnya berkembang di Kabuptaen Bungo Provinsi Jambi. Kesenian tradisi ini terlahir dari kebiasan-kebiasan masyarakat ketika perhelatan muda-mudi dan sebagai pelepas lelah bekerja di ladang (kebun) hingga akhirnya berkembang menjadi seni pertunjukan tradisional. Perkembangan ini tidak terlepas dari pandangan Multikultural serta multikecer dasan di dalam kesenian ini. nilai-nilai intrinsik dan ekstrinsik yang terkandung didalamnya menjadi dasar nilai estetika yang dapat dipahami sebagai filosofi dari kebudayaan seperti ini. Kata kunci: Kesenian krinok, seni pertunjukan tradisional, estetika, intrinsik dan ekstrinsik
Peran Sastra dalam Membangun Karakter Bangsa (Perspektif Pendidikan Islam) Indriyani Ma’rifah
Titian: Jurnal Ilmu Humaniora Vol. 4 No. 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.49 KB) | DOI: 10.22437/titian.v4i2.11343

Abstract

Artikel ini memaparkan peran sastra dalam membangun karakter bangsa dalam perspektif pendidikan Isam. Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk membangun karakter bangsa adalah dengan mengoptimalkan peran sastra dalam pendidikan Islam. Pengoptimalan peran sastra perlu dilakukan karena sastra mengandung nilai-nilai etika dan moral yang berhubungan dengan kehidupan manusia. Banyak hal yang dibicarakan dalam sastra, termasuk masalah ketuhanan (religiusitas), alam semesta, dan masyarakat. Selain itu, karya sastra juga dapat membuka pengetahuan pembaca untuk mengetahui realitas sosial, politik, dan budaya dalam kerangka moral dan estetika. Demikian pula dengan pendidikan Islam yang juga bertujuan menanamkan nilai dan moralitas. Di sinilah titik temu antara sastra dengan pendidikan Islam yang sama-sama berperan dalam membangun karakter bangsa. Kata kunci: sastra, pendidikan Islam, karakter bangsa, etika, moral

Page 7 of 24 | Total Record : 235