cover
Contact Name
Terttiaavini
Contact Email
avini.saputra@uigm.ac.id
Phone
+6285377238800
Journal Mail Official
lppm@uigm.ac.id
Editorial Address
Jl. Jend Sudirman No 629 KM 4 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya
ISSN : 25028626     EISSN : 25494074     DOI : -
Core Subject : Art, Social,
Besaung is a scientific journal Visual Communication Design Study Program, Faculty of Government and Culture of the University of Indo Global Mandiri which includes the results of research, meetings, community service, conceptual coordination (thinking), and analytical studies in the fields of art, design and culture. Besaung is expected to be a medium for writers to publish their works, so publishing this journal can help in advancing science in the fields of art, design and culture. This journal is published twice in one year in March and September.
Articles 317 Documents
PENGGUNAAN METODE DALCROZE DALAM PEMBELAJARAN PIANIKA DI SMA NEGERI 1 TANJUNG RAJA Syaflinawati, Syaflinawati
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v6i2.1698

Abstract

Pianica is a small wind instrument similar to a harmonica, using keyboard blades which has rangeabout three octaves, played by blowing using a flexible pipe connected to the mouth. Pianica learning is designed to train students mentally and physically so that they can interact with others in the form of interactions between students and teachers, the environment, and other learning resources. Furthermore, this study aims to explain the application of the dalcroze method in the pianica learning process and pianica playing techniques using the dalcroze method. The method used in this study refers to the qualitative method using data collection techniques obtained through observation, interviews and field documentation. The results of this study refer to: First, learning pianica is a practical lesson that is useful for improving the skills and abilities and skills of students in playing the musical instrument. In this context, learning dalcroze eurythmics is closely related to solphegio (hearing exercises), improvisation, and eurythmics. Second, the technique of playing the pianica using the dalcroze method is to provide insight and understanding of learning theory, as well as practice. In this case, learning pianica using the Dalcroze method helps the creativity of students in the learning process because it indirectly teaches students to be more thorough, understand and be sensitive to the circumstances or instincts they have.
Perancangan Buku Ilustrasi “Just Do (Odle) It!” Ade Kartika; Aji Windu Viatra; Husni Mubarat
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol 4, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v4i1.1746

Abstract

Mencoret adalah sebuah kegiatan yang bisa dilakukan oleh siapapun. Kegiatan mencoret ini sering disebut juga dengan “doodle”. Banyak sekali orang yang secara sadar ataupun tidak pernah membuat doodle. Doodle dapat menjadi sebuah bentuk karya seni yang indah dan mendatangkan keuntungan bagi yang menekuninya. Tetapi ada problema yang sebenarnya terdapat pada pembuat doodle yaitu karya yang biasanya tidak memiliki karakter, hal ini dikarenakan kurangnya informasi dan pengetahuan tentang doodle. Buku tentang doodle banyak beredar di pasaran, namun permasalahan yang dimiliki adalah belum adanya buku doodle  yang memuat sejumlah informasi dan pengetahuan, oleh karena itu dibuatlah Perancangan Buku Ilustrasi “Just Do(odle) It!” yang bertujuan untuk mengenalkan serta memberikan informasi dan pengetahuan tentang doodle kepada masyarakat luas.
PENGGUNAAN METODE DALCROZE DALAM PEMBELAJARAN PIANIKA DI SMA NEGERI 1 TANJUNG RAJA Syaflinawati, Syaflinawati
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v6i2.1713

Abstract

Pianica is a small wind instrument similar to a harmonica, using keyboard blades which has rangeabout three octaves, played by blowing using a flexible pipe connected to the mouth. Pianica learning is designed to train students mentally and physically so that they can interact with others in the form of interactions between students and teachers, the environment, and other learning resources. Furthermore, this study aims to explain the application of the dalcroze method in the pianica learning process and pianica playing techniques using the dalcroze method. The method used in this study refers to the qualitative method using data collection techniques obtained through observation, interviews and field documentation. The results of this study refer to: First, learning pianica is a practical lesson that is useful for improving the skills and abilities and skills of students in playing the musical instrument. In this context, learning dalcroze eurythmics is closely related to solphegio (hearing exercises), improvisation, and eurythmics. Second, the technique of playing the pianica using the dalcroze method is to provide insight and understanding of learning theory, as well as practice. In this case, learning pianica using the Dalcroze method helps the creativity of students in the learning process because it indirectly teaches students to be more thorough, understand and be sensitive to the circumstances or instincts they have.
Koreografi “PETI = MATI”: Otokritik Fenomena Sosial Dompeng di Sarolangun, Jambi Redho Syaputra; Rasmida Rasmida; Martion Martion
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol 4, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v4i1.1751

Abstract

 Koroegrafi berjudul ”PETI=Mati” adalah hasil interpretasi dan daya imajinasi pengkarya dalam menuangkan ide ke dalam bentuk karya tetang aktivitas PETI atau Dompeng. PETI atau Dompeng adalah usaha pertambangan yang dilakukan perorangan, sekelompok orang atau perusahaan berbadan hukum yang dalam operasinya tidak memiliki izin dari instansi pemerintah yang sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Penambang didukung oleh pemodal besar yang menggunakan alat-alat berat untuk mengeruk pasir dan tanah sungai sehinggga cepat menimbulkan kerusakan di sepanjang daerah aliran sungai. Untuk memurnikan emas penambang menggunakan air raksa, lalu membuang limbahnya langsung ke Sungai. Pembuangan racun merkuri sudah sangat parah dikawasan hulu Batang Tembesi ini. Koreografi disusun berdasarkan tipe abstrak didukung oleh setting dan musik untuk menyampaikan pesan dan kesan dari karya tari tersebut. Pijakan gerak dalam koreografi berangkat dari bentuk-bentuk dari gerak murni yaitu aktifitas para penambang emas. Untuk menyampaikan isi koreografi akan diperkuat oleh tujuh orang penari yang terdiri dari  enam orang penari laki-laki dan satu orang penari perempuan.  Dengan tema kehidupan, yang ingin menyampaikan pesan dan kesan kepada penonton tentang penting nya menjaga Sumber Daya Alam dan pelestarian Lingkungan. Konsep karya ini merupakan hasil pengamatan pengkarya terutama yang terjadi dalam kehidupan pribadinya dimana pengkarya pengkarya yang lahir dan di bersarkan di Sarolangun merasakan langsung dampak nya. Untuk memvisualisaikan ide garapan ke dalam karya tari.
ANALISIS SEMIOTIKA SAUSSURE PADA KARYA POSTER MAHARANI YANG BERJUDUL “SAVE CHILDREN” Maharani, Maharani; Patriansyah, Mukhsin; Mubarat, Husni
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v6i2.1718

Abstract

Kebebasan berekspresi bagi setiap individu adalah bentuk dari pelaksanaan hak asasi manusia. Kebebasan berekspresi adalah aktualisasi atas pemikiran seseorang terhadapsuatu hal yang dapat direalisasikan dengan cara demonstrasi sebagai bentuk pengungkapannya dan dengan penuh tanggung jawab. Perancangan poster dalam menanggapi permasalahan dari kebebasan anak dalam berekspresi merupakan suatu cara ampuh untuk menyalurkan tanggapan serta pemikiran kita kepada masyarakat. Poster merupakan salah satu media komunikasi yang berkembang saat ini. Poster dipakai untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada masyarakat umumnya dicetak dan ditempatkan di ruang publik atau melalui media yang sekarang familiar yaitu media sosial. Tanda visual yang digunakan designer dalam poster ditujukan kepada masyarakat supaya masyarakat dapat mengerti pesan dan tujuan informasinya. Penggunaan tanda visual dari  poster yang mengangkat tema kebebasan anak-anak sangat menarik untuk ditelusuri, dibedah dan dianalisis dengan menggunakan pendekatan semiotika. Semiotika adalah kajian ilmu mengenai tanda yang ada dalam kehidupan manusia serta makna dibalik tanda tersebut. Tanda visual yang akan diangkat untuk dianalisa dalam tulisan ini adalah sistem tanda dalam bentuk poster “Save Children” karya Maharani.
BENTUK LAGU MARS FKIP UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG IRINGAN MUSIK FORMAT ORKESTRA Siswanto, Silo
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol 5, No 2
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v5i2.1708

Abstract

Motto Universitas PGRI Palembang yakni kampus melaju dengan mutu. Maka suatu kebutuhan bagi fakultas-fakultas membuat suatu stragi dalam memberikan dorongan dan motovasi kepada civitas akademika untuk melaksanakan tri dharma perguruan tinggi. (FKIP) Universitas PGRI Palembang melalui pimpinan tertingginya di fakultas memberikan surat tugas untuk penggarapan lagu Mars FKIP Univesitas PGRI Palembang kepada salah satu dosen seni musik di prodi pendidikan seni pertunjukan bernama Silo Siswanto, M.Sn. Kemudian lagu Mars tersebut selesai dibuat tanggal 23 juli 2018 dan di launching pada tanggal 31 juli 2018 dalam acara yudisium FKIP Universitas PGRI Palembang bertempat di gedung Science Center Universitas PGRI Palembang. Mengenai bentuk dalam lagu Mars tersebut, tentunya lagu ini memiliki potongan-potongan melodi yang sering dikenal dengan istilah frase atau kalimat musik yang membentuk lagu tersebut. sedangkan musik iringannya diarransemen dengan format orkestra. Adapun rumusan masalahnya. (1) Bagaimana bentuk lagu Mars FKIP Universitas PGRI Palembang. (2) Bagaimana musik iringan lagu Mars FKIP Universitas PGRI Palembang dengan format orchestra. Hasil pembahasan Lagu mars FKIP memiliki bentuk musik poli metrik dimana frase antecedent dan frase consequent tidak memiliki jumlah birama yang sama misalnya periode C memiliki 9 birama yang terdiri dari frase d 4 birama dan frase e 5 birama.
Perancangan Kampanye Cara Pintar dalam Berhemat Listrik Prabayar Sutikno Try Setyo; Heri Iswandi; Yosef Yulius
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol 4, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v4i1.1747

Abstract

Inovasi Pemerintah dengan menghadirkan pelayanan listrik prabayar atau yang lebih dikenal dengan “listrik pintar” dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. PLN memperkenalkan layanan listrik prabayar yang bisa mengatur sekaligus mengecek pemakaian listrik sendiri, namun sebagian orang enggan menggunakan listrik prabayar karena dianggap lebih boros dan lebih mahal dibandingkan listrik dengan sistem pembayaran pascabayar.Perancangan Kampanye Cara Pintar dalam Berhemat Listrik Prabayar ini bertujuan untuk mengajak masyarakat serta mengubah stigma negatif yang ada di masyarakat tentang listrik prabayar itu sendiri. Hasil dari perancangan ini ternyata saat perancangan kampanye ini dipamerkan ke publik, tidak sedikit masyarakat yang merespon, bahkan banyak diantaranya yang hanya tau menggunakan atau mengkonsumsi saja, tanpa memikirkan penghematan. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kampanye serta sosialisasi tentang penghematan energi ternyata sangat penting dan direspon positif oleh masyarakat.
BENTUK PENYAJIAN MUSIK GAMELAN PADA TARI SEINGGOK SEPEMUNYIAN DI SANGGAR SEINGGOK SEPEMUNYIAN KOTA PRABUMULIH Anggraini, Ranita; Heyanto, A; Yelli, Nofroza
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v6i2.1714

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana Bentuk Penyajian Musik Gamelan Pada Tari Seinggok Sepemunyian di Sanggar Seinggok Sepemunyian Kota Prabumulih. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan bentuk penyajian musik gamelan pada Tari Seinggok Sepemunyian di Sanggar Seinggok Sepemunyian Kota Prabumulih. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif yang bersifat deskriftif. Penelitian ini dilakukan di Sanggar Seinggok Sepemunyian Kota Prabumulih. Pada penelitian ini peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik yang digunakan adalah 1) teknik observasi yakni mengamati secara langsung bentuk musik gamelan pada penyajian tari seinggok sepemunyian. 2) teknik wawancara dilakukan dengan memberikan pertanyaan kepada narasumber yang banyak mengetahui tentang musik gamelan, juga pengurus Sanggar Seinggok Sepemunyian. 3) teknik dokumentasi yaitu mengumpulkan data-data berupa dokumen terkait dengan musik gamelan pada penyajian tari Seinggok Sepemunyian diantaranya data audio dan visual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sanggar Seinggok Sepemunyian dalam musik gamelan pada penyajian tari seinggok sepemunyian itu menceritakan tentang pertunjukan musik yang akan dimulai hingga akhir pertunjukan musik dan Tari Seinggok Sepemunyian selesai yang terdapat konsep musik didalam memainkan alat musik seperti gong, kenong, tawak-tawak dan gendang muka dua.
Pembelajaran Musik Rejung Menggunakan Media Audio Visual (Video Tutorial) Silo Siswanto; Zelly Marissa Haque
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol 4, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v4i1.1752

Abstract

Pembelajan musik daerah setempat di sekolah maupun perguruan tinggi menjadi materi unggulan sebagai muatan lokal disetiap tempat di Indonesia, dalam hal ini, yang menjadi fokus pembahasan tulisan ini adalah musik rejung atau sering disebut dengan Batang Hari Sembilan, identifikasi masalah dalam penelitian ini yakni proses pembelajaran musik rejung, kesulitan bagi pendidik musik dalam mengajarkannya yakni, belum tersusunnya langkah-langkah materi pembelajaran musik  rejung dengan baik. Selain itu, masalah yang dihadapi pendidik dalam pembelajaran musik rejung, tidak termanfaatkan media pembelajaran secara optimal yaitu, media audio visual (video tutorial pembelajaran). Berdasarkan identifikasi masalah tersebut, dapat dirumuskan masalah dalam penelitian ini berupa pertanyaan sebagai berikut, 1) Bagaimana struktur musik rejung. 2) bagaimana cara pembuatan/produksi video tutorial dalam pembelajaran Musik Rejung. 3) Bagaimana belajar musik Rejung melaui Video tutorial. Sedangkan tujuan khusus dari penelitian ini adalah 1) Menjelaskan teknik permianan pada musik Rejung. 2) Menjelaskan produksi video tutorial. 3) Menjelaskan proses pembelajaran musik rejung melalui video tutorial. Metode yang digunakan pada penelitian yakni Penelitian ini membahas hal-hal yang terkait dengan keilmuan musik rejung, dalam pengumpulan datanya dilakukan melalui observasi dan dokumentasi yang terkait dengan proses pembelajaran musik daerah setempat. Selanjutnya analisis data-data yang berhubungan dengan musik rejung tersebut diolah dan dirumuskan melalui musikologi dan multimedia audio visual.
Metode Design Thinking Dalam Perancangan Media Promosi Kesehatan Berbasis Keilmuan Desain Komunikasi Visual Yulius, Yosef; Pratama, Edo
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v6i2.1720

Abstract

Media komunikasi visual telah mengalami suatu perkembangan yang pesat seiring dengan kebutuhan masyarakat akan informasi. Salah satu informasi yang sangat dibutuhkan pada saat ini adalah infromasi terkait kesehatan yang pada saat ini sering kita temui dan biasa dikenal sebagai media promosi kesehatan. Pada umumnya, media promosi kesehatan dirancang oleh seseorang yang memiliki kemampuan grafis atau desain komunikasi visual, yang secara bidang keilmuan hal ini merupakan kolaborasi dari bidang keilmuan desain komunikasi visual dengan bidang keilmuan lainnya. Media promosi kesehatan sebagai suatu buah karya desain komunikasi visual diharapkan mampu menjadi sebuah pemecah masalah dari suatu keadaan yang ditemui. Dan dalam prosesnya, metode perancangan design thinking dipakai dalam membuat perancangan tersebut. Metode desain thinking yang diangkat dalam penelitian ini adalah metode design thinking dengan lima tahap yakni Emphatize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Tahapan metode design thinking tersebut menuntut seorang perancang bisa menganalisis suatu permasalahan, menuangkan ide kreatif, bereksperimen dalam pembuatan sebuah prototipe, hingga mengumpulkan umpan balik terkait media yang dibuat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghadirkan cara berpikir desain dalam suatu perancangan yang mampu diterapkan secara tahapan per tahapan dan mudah dipahami, agar suatu karya visual bisa menjadi tepat sasaran dengan implementasi media apapun. Dengan memahami metode design thinking, seorang perancang akan lebih memahami karakteristik dan proses berkarya, sehingga karya yang tercipta dapat menjadi lebih berkualitas, inovatif, objektif, dan diterima oleh target audien.