cover
Contact Name
Terttiaavini
Contact Email
avini.saputra@uigm.ac.id
Phone
+6285377238800
Journal Mail Official
lppm@uigm.ac.id
Editorial Address
Jl. Jend Sudirman No 629 KM 4 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya
ISSN : 25028626     EISSN : 25494074     DOI : -
Core Subject : Art, Social,
Besaung is a scientific journal Visual Communication Design Study Program, Faculty of Government and Culture of the University of Indo Global Mandiri which includes the results of research, meetings, community service, conceptual coordination (thinking), and analytical studies in the fields of art, design and culture. Besaung is expected to be a medium for writers to publish their works, so publishing this journal can help in advancing science in the fields of art, design and culture. This journal is published twice in one year in March and September.
Articles 317 Documents
PERKEMBANGAN NILAI BUDAYA KESENIAN RANTAK KUDO SEBAGAI WARISAN BUDAYA KERINCI Ediantes, Ediantes
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v6i2.1709

Abstract

Perkembangan Kesenian Rantak Kudo merupakan sebuah fenomena kesenian pertunjukan yang terjadi di daerah Kerinci, dalam penampilan tarian ini tidak dilakukan secara khusus oleh para penari, tetapi ditarikan masyarakat setempat yang saling berbaur sambil mengiringi musik yang dihasilkan dari orgen tunggal dan alat musik tradisional seperti seruling dan gendang, keunikan lainnya adalah tarian ini dilakukan semalaman, artinya para peserta tari ini sanggup menari lebih dari 6 jam secara terus menerus, sehingga masyarakat beranggapan bahwa menari Rantak Kudo disertai dengan unsur- unsur magis didalam pertunjukannya. Pada masa ini kesenian yang berbentuk tarian massal ini hadir di setiap kegiatan dan acara adat kesenian, walaupun disinyalir bahwa kesenian Rantak Kudo ini dipengaruhi dari tari Rantak Kudo yang berkembang di Pesisir Selatan dan juga tari Rantak Kudo dari daerah Rawang. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bentuk dan nilai-nilai budaya kesenian Rantak Kudo di daerah Kerinci. Adapun metodologi penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah penelitian kualitatif post-positivisme, yaitu sebuah metode yang tidak hanya menganalisis yang tanpak, tetapi juga menggunakan, metode, dan dokumen statistik sebagai sarana untuk menempatkan kelompok subjek kedalam populasi yang lebih besar. Adapun hasil kajian dari penelitian ini dapat dikelompokkan menjadi beberapa poin, diantaranya adalah bentuk budaya kesenian Rantak Kudo, nilai budaya yang terandung dalam kesenian Rantak Kudo, nilai ekonomi, nilai seni dan kreativitas, dan nilai interpretasi ide.
Perancangan Infografik sebagai Media Pendukung Sosialisasi KPU ke Daerah Terpencil M. Edo Pratama Putra
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol 4, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v4i1.1748

Abstract

Pada tahun 2019 Komisi Pemilihan Umum  mengadakan Pemilihan Umum berupa Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, yang akan dilaksanakan pada 17 April 2019. diantara tugas yang dijalankan KPU adalah berupa sosialisasi Pemilihan Umum ke daerah-daerah terpencil di seluruh Indonesia. Daerah terpencil menjadi perhatian utama KPU dalam upaya peningkatan partisipasi Pemilu pada tahun 2019, karena daerah terpencil menjadi salah satu penyumbang angka Golput terbesar di Pemilu tahun 2014. Salah satu penyebab kurangnya angka partisipasi pemilih adalah diantaranya sedikitnya pengetahuan dan informasi masyarakat tentang Pemilu di daerah-daerah terpencil Indonesia. Salah satu daerah terpencil yang tingkat partisipasinya sangat rendah adalah Desa Tegal Rejo Kecamatan Gedang Sari, Kabupaten Gunung Kidul. Desa ini terletak di daerah perbukitan yang menjadi salah satu daerah rawan bencana. Desa Tegal Rejo belum mendapat sosialisasi dari KPU Kabupaten Gunung Kidul dan masyarakat desa masih banyak yang tidak mendapat informasi mengenai Pemilihan Presiden 2019. Dari permasalahan yang terjadi, penulis menemukan usulan pemecahan masalah yaitu dengan membuat sebuah “Perancangan Infografik sebagai Media Pendukung Sosialisasi KPU ke Daerah Terpencil”. Adapun pada perancangan ini berisikan tentang Informasi Pemilu 2019, seperti pengenalan calon berupa profil setiap calon peresiden dan wakil presiden, tata cara mencoblos, waktu dan tempat pelaksanaan hingga syarat-syarat menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT). Dan media yang dibuat akan diberikan kepada KPU untuk menjadi bahan sosialisasi ke daerah-daerah terpencil di Indonesia.
PEMAHAMAN DASAR FILM DOKUMENTER TELEVISI Putra, Dilmai; ilhaq, muhsin
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v6i2.1715

Abstract

Tulisan ini memaparkan tentang pemahaman unsur dasar penggarapan film dokumenter, sebagai salah satu bentuk media komunikasi yang merepresentasikan kehidupan nyata disampaikan melalui media elektronik berupa audio visual seperti televisi. Pembahasan pada tulisan ini menjelaskan gaya dan bentuk dokumenter berdasarkan pendapat Gerzon Ayawaila yang ditulis dalam buku Dokumenter dari ide sampai produksi. Selain itu, perlunya mempertimbangkan elemen-elemen visual dalam proses perwujudan film dokumenter yakni teknik videografi maupun teknik editing. Televisi sebagai sebuah media penyampai pesan dimana di dalamnya terdapat kekuatan yang menyajikan fakta bahwa media dapat membentuk apa yang kita ketahui tentang dunia dan dapat menjadi sumber utama berbagai opini dan ide. Pencapaian hasil yang maksimal dilakukan melalui proses sistematis dan terencana, sehingga akan mendapatkan wujud program televisi yang berkualitas yang dapat memberikan hiburan serta ilmu pengetahuan kepada audiensnya.
Brand Identity Nagari Pariangan, Desa Terindah di Dunia Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat Muhammad Syukri Erwin; Zainal Warhat; Syafwandi Syafwandi
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol 4, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v4i1.1754

Abstract

Nagari Pariangan adalah sebuah nagari tuo yang ada di Minangkabau. Nagari yang disebut sebagai daerah asal mulanya nenek moyang orang Minangkabau memiliki banyak potensi baik keelokan alam dan budayanya yang masih terjaga. Melalui perancangan brand identity, berbagai potensi yang ada di nagari Pariangan di kemas sedemikian rupa agar terciptanya sebuah kegiatan promosi yang efektif. Sehingga bisa meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung baik lokal maupun mancanegara. Hal ini akan berpengaruh pada sektor ekonomi masyarakat baik langsung ataupun tidak langsung. Menggunakan konsep yang terinspirasi dari bentuk visual khas nagari Pariangan. Seperti motif iluminasi naskah kuno dari nagari Pariangan yaitunya “Kambang Reno”, bantuk gonjong khas Minangkabau, atap bertingkat dari surau tua yang menjadi kebanggaan masyarakat dan jenjang khas nagari Pariangan. Pemilihan warna kuning, coklat dan hijau untuk melambangkan siklus alam dari proses menanam hingga memanen padi. Perancangan brand identity nagari Pariangan meliputi logo dan media pendukung seperti stationari, sovenir dan sosial media yang saling bersinergi membentuk sebuah kesatuan visual. Sinergi antara media akan berpengaruh kepada pembentukan image terhadap nagari Pariangan agar mudah diingat, dikenali oleh wisatawan. Keberhasilan dari brand identitiy ini berpengaruh kepada kerjasama berbagai pihak untuk selalu konsisten menggunakan brand ini.
PERANCANGAN KAMPANYE SOSIAL SAFETY RIDING BERSEPEDA DI KOTA PALEMBANG Adipura, Agustinur; Mubarat, Husni; Halim, Bobby
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v6i2.1738

Abstract

Pada masa Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) covid-19 di Indonesia, bersepeda menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk melakukan aktivitas olahraga demi menjaga daya tahan tubuh. Meningkatnya jumlah pengguna sepeda tentu akan menimbulkan masalah baru dalam pemahaman tentang safety riding bersepeda yang baik dan benar. Masalah kedisiplinan dalam penggunaan berkendara yang aman (safety riding) lalu lintas yang buruk merupakan fenomena yang terjadi di kota-kota besar. Untuk pengetahuan tentang keselamatan berkendara yang dikenal dengan istilah Safety riding merupakan ketentuan yang harus dimiliki sebelum memulai berkendara di jalan raya. Sulitnya mencari materi tentang keselamatan berkendara sepeda yang tepat bagi masyarakat membuat masyarakat sulit memahami isi konten materi tentang keselamatan berkendara sepeda. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis membuat kampanye untuk memudahkan masyarakat dalam memahami keselamatan berkendara sepeda yang aman dan nyaman untuk diri sendiri maupun orang lain. Perancangan ini menggunakan metode pengumpulan data melaui survey dan wawancara dengan metode analisa data 5 W+1H (What, When, Who, Where, Why, How). Adapun target audiens kampanye ini adalah laki dan perempuan usia 17-30 tahun. Kampanye ini menggunakan media video edukasi tentang penerapan safety riding bersepeda sebagai media utama, perancangan ini juga menggunakan media cetak sebagai pre media dan  follow up media antara lain; jersey, helm sepeda, tumbler, katalog, x-banner dan tas serut.    Kampanye ini diharapkan dapat menumbuhkan kedisiplinan dalam berkendara khususnya pesepeda dalam berkendara di jalan raya.
MENDESAIN VIDEO YANG MENARIK DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA AL-QURAN DI ERA NEW NORMAL Rikarno, Riki; Maimori, Romi; Yuliani, Tri
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v6i2.1710

Abstract

Video-video pembelajaran telah banyak diciptakan, baik oleh pendidik maupun perusahaan-perusahaan yang bergerak dibidang Pendidikan, dari sekian banyak video pembelajaran yang tersebar melalui media-media social untuk video pembelajaran membaca Al-Qur’an bisa dikatakan persentasi sangat sedikit. Untuk itu penulis yang berada pada instansi Pendidikan Islam, mempunyai keinginan untuk menjabarkan rancang sebuah video pembelajaran memabaca Al-Qur’an yang menarik sehingga nantinya bisa disebarluaskan melalui media-media social, nantinya guru-guru di sekolah ataupun di tempat Pendidikan Al-Quran dapat membuat video pembelajaran sendiri menggunakan alat-alat sederhana untuk pencapaian pembelajaran yang efektif dalam pembelajaran di era new normal saat ini. Video pembelajaran membaca Al-Qur’an adalah media yang menyajikan audio dan visual yang berisi pesan-pesan pembelajaran baik yang berisi konsep, prinsip, prosedur, teori aplikasi pengetahuan untuk membantu pemahaman terhadap suatu materi pembelajaran membaca Al-Qur’an. Video merupakan bahan pembelajaran tampak dengar (audio visual) yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan/materi pelajaran. video pembelajaran dapat digolongkan kedalam jenis media audio visual aids (AVA) atau media yang dapat dilihat dan didengar. Biasanya media ini disimpan dalam bentuk data. Bagi seorang pendidik dapat menggunakan media pembelajaran membaca Al-Quran sehingga siswa lebih antusias dalam mengikuti pelajaran yang disampaikan sehingga motivasi belajar jadi lebih meningkat. Video pembelajaran ini tidak hanya pada pelajaran membaca Al-Quran saja dapat diproduksi tetapi untuk seluruh materi dapat dibuat sesuai dengan bantuk materinya.
Analisis Interpretasi Tugu Parameswara di Bundaran Jakabaring - Palembang Mukhsin Patriansah
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol 4, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v4i1.1749

Abstract

Tugu Parameswara ini merupakan karya seni patung yang dibuat untuk menyambut  PON 2004 yang lalu. Analisis karya ini  nantinya menggunakan pendekatan estetika, di samping bentuknya yang monumental karya ini juga erat kaitannya dengan sejarah kota Palembang sebagai pusat peradaban kerajaan terbesar di bumi Nusantara yakni kerajaan Sriwijaya. Sebagai salah satu kerajaan besar tentu kerajaan Sriwijaya memiliki pengaruh yang kuat di bumi Nusantara. Hal ini terbukti sampai saat sekarang dari jejak-jejak yang ditinggalkannya. Begitu juga dengan karya seni patung Parameswara merupakan karya seni patung abstraksi simbolik yang diciptakan oleh Rita Widagdo. Rita Widagdo merupakansalah satu seniman yang hidup dizaman modren, hal ini tentu sangat berpengaruh dalam penciptaan karya seni patung ini. Kehadiran karya seni patung ini turut memberikan interpretasi atas perkembangan zaman. Karya patung Parameswara bukan sekedar manifestasi alam yang indah melaikan simplifikasi alam dengan hanya menangkap hakikat dari sebuah objek yang di amatinya, objek tersebut merupakan rangsang cipta sehingga karya yang dihasilkan merupakan abstraksi dari realitas. Dalam perwujudannya Rita Widagdo cendrung menggunakan garis cekung dan cembung dengan tegas sehingga memberikan kesan suatu keberanian dan kekuatan yang merupakan hasil dari interpretasi terhadap tokoh Parameswara. Patung Parameswara merupakan simbol pemersatu rumpun Melayu di Nusantara. Pasalnya, hampir  semua orang Melayu yang ada di Nusantara, khususnya di Malaysia, Singapura, Thailand Selatan, dan Brunei berasal dari Palembang. Mereka semua keturunan dari Parameswara dan pengikutnya, seorang panglima dari Palembang Setelah jatuhnya Sriwijaya, Iskandar Shah atau Parameswara melarikan diri ke utara untuk menemukan sebuah pemukiman baru.
Strategi Personal Branding Komposer Musik di Media Sosial (Studi Kasus Personal Branding Alffy Rev di Instagram) Ratnasari, Dwinita
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v6i2.1716

Abstract

Alffy Rev merupakan seorang komposer musik yang memiliki karakter musik digital yang dikolaborasikan dengan nuansa etnik. Alffy Rev membangun merek pribadinya melalui media sosial seperti instagram. Penelitian ini dibuat untuk menunjukkan sebuah strategi personal branding yang dibuat oleh Alffy Rev dalam perjalanannya hingga sekarang ditinjau melalui media sosial instagram. Proses tersebut terangkum dalam bentuk teori strategi personal branding yang terdiri dari delapan hukum yaitu : Spesialisasi, Kepemimpinan, kepribadian, perbedaan, kenampakan, kesatuan, keteguhan, maksud baik. Semua hukum tersebut membentuk suatu karakter atau identitas dari seorang personal, dan yang terpenting yaitu konsisten dalam menjalankannya. Dengan berjalannya strategi branding tersebut, Alffy Rev menyebutkan brand namanya adalah aset besar yang hingga saat ini masih dipertahankan kekuatannya. Personal branding merupakan salah satu strategi marketing dimana sangat penting untuk diupayakan oleh seorang komposer musik. Pada umumnya eksistensi seniman musik lebih dominan kepada penyanyi dan musisi. Sebelum era digital, image komposer musik hanyalah orang yang membuat musik dan bekerja dibelakang panggung. Tidak banyak orang bisa mengapresiasi karya komposer musik karena kurang terkenalnya atau tidak banyak di publikasi oleh media. Namun setelah hadirnya media sosial, mulai bermunculan komposer musik yang bisa dibilang lebih dominan dari pada penyanyinya. Penyanyi berperan sebagai pendamping komposer musik atau biasa disebut dengan istilah  featuring.
DESAIN KOMUNIKASI VISUAL DAN MORALITAS Pangestu, Risvi; Patriansyah, Mukhsin
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v6i2.1740

Abstract

Seiring perkembangan zaman, moralitas selalu memiliki hubungan antara manusia dengan manusia lainnya. Moralitas merupakan sifat moral atau keseluruhan asas dan nilai yang berkenaan dengan baik dan buruk. Dalam seni, moralitas tidak terkait secara utuh dengan pertimbangan estetis, akan tetapi lebih kepada mempertimbangkan baik buruk sebuah karya. Setiap kelompok bidang keilmuan harus memiliki nilai moral yang harus dijaga oleh setiap pelaku profesi. Bagi desainer komunikasi visual, memilih membingkai pertanyaan seputar etika berdasarkan masyarakat yang berhubungan dengan klient, mampu menciptakan rasa dilematis desainer yang mampu mendorong seorang desainer untuk dapat memberikan hasil terbaik, akan tetapi tidak dengan memberikan jaminan keberhasilan dari karya tersebut untuk masyarakat luas selain klientnya. Dalam bisnis desain, klient seringkali disebut sebagai raja utama yang harus dituruti dan dibela. Diposisi yang berbeda, tindak kejujuran desainer komunikasi visual, berada di wilayah tersier dalam sebuah pengkaryaan bisnis desain. Fenomena tersebut terus merebak ditambah dengan fenomena mengenai perilaku-perilaku ilegal yang dilakukan oleh praktisi-praktisi Desain Komunikasi Visual yang seringkali menjauhkan diri dari teoretis yang seharusnya diterapkan. Pembahasan kajian ini mengenai bagaimana desain komunikasi visual mampu mencapai dampak moral dalam masyarakat melalui perspektif desainer. Kajian ini akan betolak ukur pada teoretis desain komunikasi visual dan etika desain. Melalui studi kasus iklan dan pendekatan tokoh-tokoh desain yang mampu berkarya dalam kapasitas optimal diri. Pemahaman kajian ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan seorang desainer untuk mampu menciptakan korelasi yang tepat antara moral dan desain.
PEMANFAATAN VIDEO CONFERENCE PADA PEMBELAJARAN SENI TARI KREASI SISWA KELAS XI SMA MUHAMMADIYAH 1 PALEMBANG Maharani, Amelia; Yelli, Nofroza; Putra, Rio Eka
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 6 No. 2 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v6i2.1711

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah “Bagaimana Pemanfaatan video conference pada pembelajaran seni tari kreasi siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Palembang, dengan tujuan untuk mendeskripsikan hasil pembelajaran tari kreasi menggunakan video conference siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Palembang mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Manfaat penelitian ini untuk meningkatkan wawasan dan pemahaman pembelajar an khususnya tentang seni tari kreasi melalui  pemanfaatan video conference yang diberikan oleh pendidik kepada siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Palembang. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah pengumpulan data dilakukan maka dapat hasil penelitian dan pembahasan yang mana dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan video conference dalam Pembelajaran tari kreasi ini sangat membantu proses pembelajaran jarak jauh. Pada penelitian ini, proses pembelajaran tari kreasi berjalan dengan baik, yang dapat dilihat dari uraian pelaksanaan pembelajaran hingga evaluasi, wawancara dengan guru dan siswa kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Palembang, serta dokumentasi terkait hasil evaluasi yang dilakukan guru kepada siswa terkait materi yang telah diberikan menggunakan video conference.