cover
Contact Name
Fikri Aulia
Contact Email
piti.kasep@gmail.com
Phone
+6281322602841
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl Halmahera KM 1 Tegal 52121
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
JCOSE Jurnal Bimbingan dan Konseling
ISSN : 26226057     EISSN : 2657070X     DOI : -
Core Subject : Education,
JCOSE (Jurnal Bimbingan dan Konseling) is a journal consisting of several writings about the results of research and book review. JCOSE seeks to accommodate researchers, lecturers and students in the field of guidance and counseling to publish scientific work regularly every two times a year.
Articles 116 Documents
Faktor-Faktor Perilaku Kedisiplinan Siswa Di Sma Negeri 1 Telukjambe Timur Kabupaten Karawang Efrin Galih Dwiwinardo; Bibit Dwi Ningrun; Tita Herawati; Fitri Apriliantini
JCOSE Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jcose.v5i1.124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kedisiplinan siswa di SMA Negeri 1 Telukjambe Timur Kabupaten Karawang. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan jenis penelitian survei. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X dan XI di SMA Negeri 1 Telukjambe Timur Kabupaten Karawang sebanyak 1105 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah proportionate random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 167 siswa. Uji coba instrumen berisikan 70 butir pernyataan yang diberikan kepada 45 responden. Hasil perhitungan uji validitas diperoleh 42 butir pernyataan yang valid dan 19 butir pernyataan yang drop. Uji reliabilitas terhadap butir pernyataan yang valid memperoleh hasil sebesar 0,717. Angka tersebut menunjukkan bahwa instrumen yang digunakan mempunyai reliabilitas yang tinggi. Penelitian ini menggunakan analisa deskriptif untuk menggambarkan faktor-faktor yang mempengaruhi kedisiplinan siswa di SMA Negeri 1 Telukjambe Timur Kabupaten Karawang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi kedisiplinan menurut teori Tulus Tu’U adalah hukuman sebesar 444 , mengikuti dan patuh sebesar 427, alat pendidikan sebesar 395 dan kesadaran diri sebesar 339. Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor yang paling mempengaruhi kedisiplinan siswa di Negeri 1 Telukjambe Timur Kabupaten Karawang adalah faktor hukuman. Implikasi dari penelitian ini adalah guru-guru di SMA Negeri 1 Telukjambe Timur Kabupaten Karawang yang telah mengetahui faktor penyebab kedisiplinan siswa dapat memberikan dorongan yang berguna untuk lebih mendisiplikan siswa di sekolah. Saran bagi guru BK dan pihak sekolah adalah perlu adanya kerja sama untuk memberikan pemahaman atau materi-materi yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa untuk lebih disiplin.
Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi dan Stunting Remaja Melalui Metode Bimbingan Klasikal Dengan Media Teka Teki Silang Pada Peserta di SMA Negeri 5 Tegal Novita Sagitarani
JCOSE Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jcose.v5i1.122

Abstract

Peningkatkan pengetahuan hari tua menggunakan metode bilang, Pra siklus data menggunakan data kualitatif berupa aspek tindakan guru maupun pemahaman peserta didik pada saat awal pemberian layanan belum memberikan hasil memuaskan dikarenakan masih banyak peserta didik belum memahami kesehatan reproduksi dan stunting, peserta didik masih belum antusias dalam mengikuti layanan karena belum memahami pentingnya pengetahuan kesehatan reproduksi dan stunting pada remaja. skor tindakan guru pada siklus I sebesar 72% artinya bahwa guru sudah cukup memberikan tindakan sesuai layanan meskipun masih banyak yang perlu ditingkatkan lagi dan perolehan prosentase pada kuesioner kesehatan reproduksi dan stunting pada indikator pengetahuan sebesar 72,6% termasuk kategori baik karena termasuk dalam rentang 61,00 – 80,00%., indikator sikap menunjukkan prosentase sebesar 76,00% termasuk kategori baik karena masuk rentang 61,00 – 80,00%, dan indikator kebutuhan mendapatkan prosentase 72,00% termasuk kategori baik karena masuk rentang 61,00 – 80,00%.. Skor tindakan guru yang diperoleh pada siklus II menunjukkan prosentase sebesar 88% artinya bahwa guru telah melakukan tindakan baik dan sudah mendapatkan peningkatan hasil layanan, pada pengisian kuesioner kesehatan reproduksi dan stunting menunjukkan peningkatan hasil yang lebih baik yaitu pada indikator pengetahuan 98,88%, sikap 99,86%, dan kebutuhan 98,30% kategori sangat baik karena masuk rentang 76 – 100 %, sehingga penelitian sudah menunjukkan hasil yang signifikan. . Kesimpulan dari penelitian ini bahwa dengan layanan bimbingan konseling menggunakan metode bilang dapat meningkatkan pengetahuan hari tua kelas X.8 SMA Negeri 5 Tegal Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2022/ 2023.
Keefektifan Evaluasi Model CIPP Pada Layanan Konseling Individu Di SMA Negeri Kabupaten Tegal Lukman Hakim
JCOSE Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jcose.v5i1.105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui implementasi dan (2) keefektifan evaluasi model CIPP (conteks ,input, proses, product) pada layanan konseling individu di SMA Negeri Kabupaten Tegal. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, wawancara dan angket. Teknik keabsahan data mengunakan perpanjangan pengamatan, ketekunan pengamatan dan triangulasi. Data dianalisis dengan langkah data reduction, display, and conclusion drawing. Hasil analisis menyimpulkan bahwa evaluasi model CIPP dapat diimplementasikan pada layanan konseling individu di SMA Negeri Kabupaten Tegal. Evaluasi model CIPP terbukti efektif digunakan pada layanan konseling individu. Hal ini dilihat dari empat indikator tujuan evaluasi yaitu pada : (1)keeping track (2)checking up (3)finding out dan (4) summing up ; seluruh responden tidak ada satupun yang menyatakan “tidak sesuai” atau “kurang sesuai”. Hampir semua responden menyatakan “sesuai” dan sebagian kecil menyatakan “cukup sesuai” atau “sangat sesuai”.
Studi Literatur: Implementasi Teori dan Pendekatan Konseling Sebaya Bagi Siswa Yusuf Hasan Baharudin; Nikmah Maulina; Nafisatul Ulumil Mubarokah; Zainal Ngabidin; Ahda Naufal Nur Faiq
JCOSE Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jcose.v5i1.113

Abstract

Peer counseling is a process of counseling services by peers to counselees to face their problems and apply them in everyday life. Adolescents are more likely to tell their problems to their peers than to their parents or teachers. This makes peer counseling effective in helping adolescents cope with their problems. Teenagers judge that adults will not be able to understand their feelings, and only their peers can understand them. Therefore, peer counselor intermediaries in the counseling process can help both the counselee and expert counselor in dealing with the problems experienced by the counselee.
PERAN KONSELOR SEKOLAH DALAM MEMPERSIAPKAN KARIR SISWA MELALUI MEDIA WEB Indah Lestari; Richma Hidayati; Aulia Wasi A; Ellen Anggi F
JCOSE Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jcose.v5i1.107

Abstract

Perkembangan teknologi dan informasi yang saat ini begitu nyata dalam keseharian remaja seyogyanya dapat dimanfaatkan dalam memfasilitasi perkembangan karir mereka.Implementasi program karir berbasis web sangat menekankan pentingnya aktivitas siswa dalam melakukan kegiatan bimbingan karir melalui program yang sudah disediakan sebagai upaya untuk mengembangkan kamatangan karirnya. Bimbingan Karir merupakan proses membantu seseorang untuk mengerti dan menerima gambaran tentang diri pribadinya dan gambaran tentang dunia kerja di luar dirinya, mempertemukan gambaran tentang diri tersebut dengan dunia kerja itu, untuk pada akhirnya dapat memilih bidang pekerjaan, menyiapkan diri untuk bidang pekerjaan, memasukinya dan membina ke dalam bidang tersebut.
IMPLEMENTASI LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING TATAP MUKA TERBATAS DI ERA PANDEMI UNTUK SISWA SMP Nur Aina; Nurul Aifah; Fitriyanti Sulaiman; M.Yunus Sudirman
JCOSE Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jcose.v5i1.106

Abstract

Bimbingan dan konseling adalah proses interaksi antara konselor dengan klien baik secara langsung maupun tidak langsung dalam rangka memecahkan permasalahan yang sedang dialami oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan layanan bimbingan dan konseling secara tatap muka terbatas untuk memaksimalkan layanan bimbingan dan konseling di sekolah pada masa pandemic yang dilaksankan di salah satu SMP di Kabupaten Enrekang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek Penelitian ini adalah siswa SMP 3 Enrekang. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah penerapan tatap muka terbatas yang dilakukan oleh guru BK dimasa pandemic memberi dampak yang signifikan kepada siswa. Keaktifan dan komunikasi yang dilakukan secara langsung dengan memerhatikan protokol kesehatan, membantu guru dalam menanamkan karakter bagi anak dalam pelayanan bimbingan dan konseling tatap muka terbatas.
Pengaruh Layanan Informasi Terhadap Pengambilan Keputusan Karir Pada Siswa Kelas XII IPA di SMAN 1 Citeureup Afrizal
JCOSE Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5 No 2 (2023): JCOSE: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jcose.v5i2.128

Abstract

Remaja adalah sebuah fase kehidupan yang sering sekali dipenuhi oleh warna warni kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Layanan Informasi Terhadap Pengambilan Keputusan Kair Pada Siswa Kelas XII IPA D SMAN 1 Citeureup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode true ekperimental pretet-posttes countrol grup design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII IPA. Siswa dipilih secara random dengan teknik simple random sampling sebanyak 36 untuk kelompok exsperiment dan 36 untuk kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian angket kepuusan karir pada saat pre test pada kelompok exsperiment dan kelompok kontrol kemudian pada saat post tes diberikan kembali pada kelompok exsperiment dan kelompok kontrol sebayak 29 item pernyataan. Hasil penelitian menunjukkan hasil pengujin hipotesis pada kelompok eksperimen output Paired Sampel Test di atas, diketahui nilai Sig. (2-tailed) adalah sebesar 0,000 < 0.05, maka Ho di tolak dan Ha diterima. Artinya terdapat pengaruh layanan informasi pada kelompok eksperimen dan pada kelompok kontrol hasil uji hipotesis diketahui nilai Sig. (2-tailed) adalah sebesar 0,986 < 0.05, maka Ho diterima dan Ha ditolak artinya tidak ada pengaruh karna memang tdak ada pemberian layanan pada kelompok kontrol.
BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN KOHESIVITAS KELOMPOK Asri Eka Oktaviani; Putu Agus Semara Putra Giri; Catur Ahmaji Pamungkas; Asep Hilman; Haris Setianugraha
JCOSE Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5 No 2 (2023): JCOSE: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kohesivitas kelompok merupakan salah satu tugas perkembangan yang berkontribusi positif dalam mendukung pengembangan individu bidang pribadi, sosial, belajar, dan karir. Secara umum penelitian bertujuan mendeskripsikan kohesivitas kelompok siswa SMP PGII 2 Bandung Tahun Ajaran 2020/2021. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan desain penelitian cross sectional survey design. Partisipan penelitian terdiri dari sampel siswa kelas VII, VIII, dan IX sebanyak 377 orang. Teknik analisis data menggunakan Rasch Model. Temuan penelitian menunjukkan: (1) kecenderungan kohesivitas kelompok berada pada kategori rendah, (2) kecenderungan kohesivitas kelompok komponen kohesi secara empati berada pada kategori sangat rendah, (3) implikasi berupa rumusan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama untuk meningkatkan kohesivitas kelompok. Rekomendasi penelitian ditujukan kepada pihak sekolah, guru BK, dan peneliti selanjutnya.
Hubungan Antara Kontrol Diri Dengan Kecanduan Dalam Penggunaan Gawai Pada Siswa SMK Negeri X dheva widya rahmawati Mahasiswa; Desi Maulia; Eka Sari Setianingsih
JCOSE Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5 No 2 (2023): JCOSE: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jcose.v5i2.137

Abstract

Berdasarkan Latar Belakang Masalah Siswa Menggunakan Waktu Untuk Bermain Atau Menggunakan Gawai Adalah Lebih Dari 6 Jam Per Hari, Dan Hingga Larut Malam Yang Mengakibatkan Terlambat Hadir Ke Sekolah, Siswa Masih Kesulitan Mengatur Jadwal Antara Belajar Dan Bermain Gawai Sehingga Dapat Mengganggu Aktivitas Yang Di Jalankan, Dan Masih Banyak Siswa Yang Belum Bisa Memanfaatkan Gawai Dengan Maksimal Dalam Kegiatan Sehari-Hari. Tujuan Penelitian Ini Adalah Untuk Mengetahui Hubungan Antara Kontrol Diri Dengan Kecanduan Penggunaan Gawai Pada Siswa SMK Negeri X. Penelitian Ini Termasuk Ke Dalam Penelitian Ex Post Facto. Dalam Penelitian Ini Sampel Yang Diambil Yaitu 72 Siswa Jumlah Dari Keseluruhan Kelas XI DKV SMK Negeri X, Dikarenakan Jumlah Populasi Yang Relatif Kecil. Peneliti Ini Dilakukan Dengan Menggunakan Teknik Sampling Jenuh (Sampling Sensus). Pengumpulan Data Dalam Penelitian Ini Menggunakan Angket. Metode Analisis Yang Digunakan Adalah Analisis Korelasi Spearman Rho. Dari Hasil Analisis Statistik Menunjukkan Korelasi Sebesar -0,357 Dengan Nilai Signifikansi Sebesar 0.000 (P < 0,05). Hal Ini Menunjukkan Terdapat Hubungan Signifikan Dengan Arah Negatif Antara Kecanduan Penggunaan Gawai Dengan Kontrol Diri Pada Siswa SMK Negeri X. Saran Yang Dapat Peneliti Sampaikan Hendaknya Dapat Memanfaatkan Penggunaan Gawai Yang Seperlunya Serta Tidak Mengganggu Aktivitas Lain Di Luar Penggunaan Gawai.
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK PROBLEM SOLVING TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 BANGSRI Fahriza Amalia; Heri Saptadi Ismanto
JCOSE Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 5 No 2 (2023): JCOSE: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jcose.v5i2.138

Abstract

Masa remaja adalah masa yang paling banyak dipengaruhi oleh lingkungan serta teman sebaya maka untuk menghindari perilaku serta hal-hal negatif terjadi remaja harus memiliki kecerdasan emosional yang tinggi. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh layanan Bimbingan Kelompok dengan teknik Problem Solving terhadap peningkatan kecerdasan emosional siswa kelas XI SMA Negeri 1 Bangsri. Penelitian yang digunakan peneliti pada penelitian ini yaitu kuantitatif dengan metode eksperimen. Penelitian ini menggunakan pretest-posttest control group design. Berdasarkan hasil pretest pada kelas kontrol dan kelas eksperimen mengenai skala kecerdasan emosional dapat diketahui pada kelas eksperimen terdapat 14 siswa pada kategori rendah dengan persentase 93% dan terdapat 1 siswa pada kategori sangat rendah dengan persentase 7%. Sementara pada kelas kontrol terdapat 13 siswa pada kategori rendah dengan persentase 87% dan 2 siswa pada kategori sangat rendah dengan persentase 13%. Berdasarkan hasil dari posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol di atas. Pada kelas eksperimen terdapat nilai rata-rata sebesar 78.1 dengan nilai tertinggi 89 dan nilai terendah 71. Sementara pada kelas kontrol terdapat nilai rata-rata sebesar 59.7 dengan nilai tertinggi 68 dan nilai terendah 54. Berdasarkan output pair 1 diperoleh nilai sig 2 tailed sebesar 0.000 < 0.005 maka dapat disimpulkan ada perbedaan rata-rata kecerdasan emosional untuk pretest kelas eksperimen dan posttest kelas eksperimen. kemudian berdasarkan ouput pair ke 2 dipeorleh nilai sig. 2 tailed sebesar 0.001 < 0.05 maka dapat disimpulkan ada perbedaan rata-rata kecerdasan emosional untuk pretest dan posttest kelas kontrol. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan sebelum dilakukan (pretest) layanan bimbingan kelompok dengan Teknik problem solving dan setelah dilakukan (posttest) layanan bimbingan kelompok dengan Teknik problem solving kelas XI SMAN 1 Bangsri.

Page 11 of 12 | Total Record : 116