cover
Contact Name
Era Triana
Contact Email
-
Phone
+628116616456
Journal Mail Official
rekayasa_ftsp@bunghatta.ac.id
Editorial Address
Sekretariat Jurnal Rekayasa Gedung G Lantai 3 Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta, Jl. Sumatera Ulak Karang, Padang 25133 Sumatera Barat, Indonesia
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
JURNAL REKAYASA
Published by Universitas Bung Hatta
ISSN : 14120151     EISSN : 26229455     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Rekayasa is a open access journal focusing on the scientific work of lecturers/academics, practitioners and professionals to the study of civil engineering, architecture, quantity surveying, urban and regional planning issues. This journal discusses issues relating to sustainability in the economic, social, environmental, and institutional dimensions of urban development and planning in Indonesia and throughout the world.
Articles 113 Documents
PERAMALAN DAYA TAMPUNG PERSIMPANGAN TIDAK SEBIDANG (STUDI KASUS: FLYOVER PRAMUKA, KOTA BANDAR LAMPUNG) Zenia F Saraswati; Balqis Febriyantina Gunari
JURNAL REKAYASA Vol 11 No 1 (2021): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37037/jrftsp.v11i1.72

Abstract

Kota Bandar Lampung sebagai ibukota Provinsi Lampung menyebabkan jumlah pergerakannya tinggi sehingga kemacetan lalu lintas tidak dapat dihindari pada beberapa ruas jalan di Kota Bandar Lampung. Menanggapi hal permasalahan tersebut, pemerintah Kota Bandar Lampung melakukan banyak pembangunan jalan layang (flyover) untuk sebagai upaya peningkatan kapasitas jalan untuk memenuhi kebutuhan yang tinggi dan diproyeksikan untuk terus meningkat. Flyover Pramuka yang termasuk kedalam wilayah Kecamatan Rajabasa merupakan salah satu dari tiga jalan layang yang dibangun pada tahun 2017-2018. Jalan Pramuka memiliki kegiatan yang cukup beragam yaitu pusat kegiatan perdagangan, pendidikan, dan kesehatan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan oleh pembangunan jalan layang terhadap performa lalu lintas baik di wilayah internal maupun eksternalnya menggunakan proyeksi VCR pada jalan yang terdampak. Penelitian ini juga mempertimbangkan penggunaan lahan di sekitar Proyeksi dilakukan menggunakan data Matriks Asal dan Tujuan, proyeksi jumlah penduduk, proyeksi kepemilikan kendaraan, serta kapasitas jalan. Hasil analisis penelitian menjelaskan bahwa batas waktu pelayanan jalan pada jalan eksisting/ underpass dan flyover tetap dengan arus stabil dengan VCR < 0.85 adalah 15. Namun kondisi ruas flyover tetap jenuh sehingga pemerintah di tahun 2033, menjadikan batasan intensitas bangunan penting dilakukan.
DISTRIBUSI PROBABILITAS CURAH HUJAN PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI KURANJI Edwina Zainal; Zufrimar
JURNAL REKAYASA Vol 11 No 1 (2021): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37037/jrftsp.v11i1.73

Abstract

Peluang jumlah curah hujan ekstrim tidak mudah untuk diperkirakan, karena setiap wilayah mempunyai spesifik distribusi probabilitas kejadian hujan. Pada studi ini, penulis mengevaluasi distribusi probabilitas normal, log normal, gumbel dan log-pearson III pada daerah aliran sungai Kuranji. Data curah hujan harian pada tiga stasiun penakar yaitu stasiun Batu Busuk, stasiun Bendung Koto Tuo dan stasiun Gunung Nago selama 17 tahun digunakan dalam perhitungan. Pada pengujian keselarasan uji chi-kuadrat dan Smirnov-Kolmogorov didapatkan distribusi probabilitas log-Pearson III dapat diterima untuk wilayah daerah aliran sungai Kuranji, Padang.
ANALYSIS OF THE TRESTLE FOUNDATION ON SHIPS DOCKED IN CRUDE PALM OIL (C.P.O.) KABIL PORT BATAM CITY, INDONESIA. Yusra Aulia Sari; Suhardi
JURNAL REKAYASA Vol 11 No 1 (2021): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37037/jrftsp.v11i1.78

Abstract

Batam Free Trade Zone (B.P. Batam) had established the first stage liquid bulk carrier port since 1987. In the beginning, that capacities transfer started from 70mt/hour to 150 mt/hour. Currently, it has developed the second stage plan within flow rate 300 mt/hour to 400 mt/hour. Port services consist of loading and unloading passengers, liquid, gas, and solid goods following PM 53 of 2018. The purpose of this study is to determine whether the depth of the trestle foundation is sufficient for the standards and requirements for ships berthed at the Port. The method used in this research is the quantitative approach. Data analysis was carried out by observation, interview, documentation, and investigation. The research period starts from early October 2020 to March 2021. In brief, the research results have shown that the depth of structure foundation trestle is safely constructed, adequate strength impact by respectively horizontal and vertical load factor for the vessel 35000 DWT berthing to jetty at Kabil Batam City.
PENYEBAB DAN DAMPAK KETERLAMBATAN PEKERJAAN JALAN DI SUMATERA BARAT INDONESIA Eva Rita; Nasfryzal Carlo; Nandi
JURNAL REKAYASA Vol 11 No 1 (2021): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37037/jrftsp.v11i1.94

Abstract

Pada tahun 2018, Dinas Pekerjaan Umum dan Perencanaan Tata Ruang Provinsi Sumatera Barat, Indonesia memiliki 24 paket pekerjaan kontruksi jalan. Hanya 33.3% yang selesai tepat waktu dan sisanya 66.7% mengalami keterlambatan. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan penyebab keterlambatan dan dampak yang ditimbulkan. Metoda yang dipakai adalah deskritif evaluatif dengan menggunakan instrumen kuesioner. Kuesioner dibuat menggunakan skala Likert 1 sampai dengan 5 dalam form aplikasi google dan didistrusikan melalui WhatsApp. Sebanyak 33 orang responden berpartsisipasi mewakili owner, kontraktor, dan konsultan. Hasil kuesioner dianalisis secara statistik menggunakan SPPS. Ditemukan 10 faktor utama penyebab keterlambatan dengan urutan sebagai berikut kekurangan material, pembebasan lahan, manajamen lapangan kontraktor, perencanaan dan penjadualkan yang tidak efektif, kesulitan keuangan kontraktor, kesalahan disain, kurangnya peralatan, rendahnya sumberdaya manusia kontraktor, kondisi lapangan proyek yang tidak terduga dan peralatan yang rusak. Akibat keterlambatan tersebut terjadi pembengkakan biaya, pertambahan waktu, dan pelanggaran kontrak. Hasil studi ini sangat bermanfaat bagi pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pekerjaan jalan untuk melakukan perbaikan manajemen sehingga faktor keterlambatan tersebut dapat dihilangkan.
PERUBAHAN BENTUK FASADE BANGUNAN LAMA PADA KAWASAN KORIDOR JALAN PONDOK DAN JALAN NIAGA Rini Afrimayetti
JURNAL REKAYASA Vol 11 No 1 (2021): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37037/jrftsp.v11i1.97

Abstract

Koridor Jalan Pondok dan Jalan Niaga merupakan salah kawasan Kota Lama Padang. Disebut kawasan kota lama karena di kawasan ini banyak terdapat peninggalan bersejarah yang mengungkapkan cerita masa lalu dari kawasan tersebut. Dalam bentuk fisik peninggalan ini berupa rumah toko yang memiliki karakteristik Cina dan sisa - sisa bangunan kolonial dengan tipe bangunan tunggal dan bangunan deret. Semua bangunan yang terdapat disepanjang koridor ini memiliki bentuk fasade yang khas, sehingga lebih mudah dikenal sebagai kawasan Kota Lama. Saat ini beberapa bangunan di kawasan studi mengalami perubahan bentuk fasade. Maksud dari penelitian ini adalah melihat seperti apa perubahan fasade yang sudah terjadi dan faktor apa saja yang mendorong terjadinya perubahan bentuk fasade pada bangunan dikawasan yang akan di teliti. Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi, yaitu penelitian yang berangkat dari temuan lapangan, sedangkan teori berfungsi sebagai background knowledge. Penelitian diawali dengan survey ke lapangan, merekam informasi dengan foto, kemudian dibandingkan dengan foto lama, sehingga terlihat perbedaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir sebagian besar bangunan mengalami perubahan fasade. Perubahan terjadi pada bentuk dan material pintu dan jendela, penambahan kanopi dan ornamen, sementara beberapa bangunan mengalami jumlah lantai dan gaya arsitektural
KAJIAN ARAHAN PEMANFAATAN RUANG BERDASARKAN TINGKAT KERENTANAN ABRASI PANTAI DI KECAMATAN KOTO TANGAH KOTA PADANG Haryani; Ezra Aditia; Rini Asmariati
JURNAL REKAYASA Vol 11 No 2 (2021): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37037/jrftsp.v11i2.112

Abstract

Haryani (2012, 2018) di wilayah pesisir Provinsi Sumatera Barat dari tahun 2003-2016 telah terjadi bencana abrasi pantai dan akresi di 32 titik. Pada kurun waktu 13 tahun tersebut telah terjadi abrasi pantai seluas 732.69 ha dan akresi pantai seluas 55,4 ha. Bencana abrasi pantai menyebabkan berkurangnya daratan pantai yang cukup besar yaitu rata-rata 56,3 ha/tahun, sedangkan penambahan daratan pantai/pesisir hanya 4,26 ha/tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan tingkat kerentanan abrasi pantai di Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Parameter fisik, sosial, ekonomi, dan lingkungan dianalisis dengan menggunakan metode skoring sesuai Perka BNPB No. 2 Tahun 2012. Hasil penelitian didapat tingkat kerentanan Sedang berada di 2 kelurahan, yaitu Kelurahan Pasie Nan Tigo dan Kelurahan Parupuk Tabing dengan indek 1,74. Upaya mitigasi yang dilakukan adalah pengaturan kepadatan bangunan, pemanfaatan lahan harus dibatasi agar tidak terjadi kerugiaan lahan yang lebih banyak/luas dan memanfaan lahan dengan memperhatikan pola ruang/peruntukan lahan sebagaimana yang tertuang dalam RTRW Kota Padang. Tingkat kerentanan Rendah berada di Kelurahan Bungo Pasang dengan indek 1. Upaya mitigasi bencana abrasi dan araahan penataan ruang yang dapat dilakukan pada tingkat kerentanan rendah ini adalah mempertahankan guna lahan dengan memperhatikan pola ruang/peruntukan lahan/ruang sebagaimana yang tertuang dalam RTRW Kota Padang.
ESTIMASI PENURUNAN JALAN DI ATAS TANAH YANG DIPERBAIKI DENGAN PVD MENGGUNAKAN METODE OBSERVASI Nofriandi Fitri Andi; Nurly Gofar
JURNAL REKAYASA Vol 11 No 2 (2021): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37037/jrftsp.v11i1.98

Abstract

Kombinasi Prefabricated Vertical Drain (PVD) dan pembebanan awal dengan menggunakan tekanan vakum telah banyak digunakan untuk menstabilkan tanah lunak sebagai pondasi Jalan bebas hambatan (jalan tol) di Sumatera Selatan. Pemilihan metode tersebut didasarkan pada hasil penyelidikan tanah di lapangan. Pemantauan diperlukan untuk memastikan metode tersebut dapat memperbaiki kinerja tanah secara efektif. Makalah ini menyajikan studi kasus timbunan jalan tol di atas tanah yang diperbaiki dengan PVD dan tekanan vakum di sepanjang ruas Kayu Agung – Palembang. Karakteristik tanah dan konfigurasi PVD serta data tahap pembebanan, tekanan vakum, penurunan, dan tekanan air pori dikumpulkan di zona 3 STA 44+660 – 44+780. Data penurunan yang dibaca dari settlement plate dianalisis menggunakan metode Asaoka dan Hiperbolik untuk mendapatkan penurunan akhir dan derajat konsolidasi. Derajat konsolidasi yang diperoleh dari perhitungan menggunakan metode Asaoka dan Hiperbolik kemudian dibandingkan dengan data tekanan air pori yang didapatkan oleh piezometer. Hasilnya menunjukkan kecocokan yang baik antara prediksi penurunan menggunakan metode Asaoka dan Hiperbolik. Data tekanan air pori menunjukkan bahwa tanah telah mencapai konsolidasi 100% pada saat tekanan vakum dan pengamatan dihentikan untuk pelaksaan tahapan konstruksi selanjutnya. Pengujian sondir yang dilakukan sebelum dan sesudah perbaikan tanah menunjukkan peningkatan daya dukung tanah.
AN EVALUATION OF LIQUEFACTION POTENTIAL IN THE REGION OF PADANG CITY Indra Farni
JURNAL REKAYASA Vol 11 No 1 (2021): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37037/jrftsp.v11i1.81

Abstract

Padang City is a city located on the Coastline of West Sumatra Coast that is vulnerable to earthquakes and tsunamis. This vulnerability allows the liquefaction phenomenon when an earthquake occurs. Factors affecting liquefaction are soil type, grain grading, ground water level, relative density and vibration. This study aims to analyze the liquefaction potential based on the value of safety factors obtained by using the Seed et al (1985) method and the Liquefaction Potential Index (LPI) method which aims to map the liquefaction based on the level of liquefaction potential at the location being reviewed. Earthquake data is using the Indonesia meterological, climatology, and geophysics agency (BMKG) (2009-2019) and maximum ground surface acceleration (PGA) using the attenuation equation from Young et al. The liquefaction calculation parameters are judged by a safety factor (FS), if FS> 1 it means there is no potential for liquefaction and if FS <1 means there is potentially liquefaction possibility. Based on calculations from these methods, the results obtained from the ten location points reviewed were almost all sites potentially liquefaction based on variations in earthquake magnitude with sand and silt soil types and other types of soil with an average groundwater level below 1.5m.
PENGENDALIAN BIAYA PROYEK DENGAN METODA ANALISA VARIAN Embun Sari Ayu; Indra Khaidir
JURNAL REKAYASA Vol 12 No 1 (2022): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37037/jrftsp.v12i1.84

Abstract

ABSTRAK Perkembangan zaman yang semakin maju menuntut perkembangan konstruksi yang semakin modern dengan adanya perkembangan gedung-gedung tinggi yang semakin meningkat dan bervariasi. Manajemen yang baik dibutuhkan dalam suatu perencanaan terlebih pada perencanaan gedung bertingkat tinggi, hal ini di sebabkan besarnya biaya yang dibutuhkan dalam perencanaan tersebut. Masalah-masalah yang terjadi dalam pelaksanaan pekerjaan proyek dapat mengakibatkan proses berjalannya menjadi terlambat dari waktu yang di telah di tentukan, baik secara biaya maupun secara mutu. Salah satu permasalahan yang sering terjadi pada biaya yang telah direncanakan adalah adanya kenaikan harga pasar diakibatkan karena harga satuan yang direncanakan dapat berubah per triwulan, sebagai analogi sederhana konsultan perencana menghitung biaya suatu gedung pada triwulan pertama, sedangkan pekerjaan di laksanakan padan triwulan ke tiga, tentu harga bahan material pada triwulan pertama sangat jauh berbeda dengan harga bahan material pada triwulan ketiga, hal inilah yang sering terjadi pada proses pelaksanaan suatu proyek konstruksi. Penerapan metoda analisa varian biaya dapat diaplikasikan untuk dapat membedakan selisih keuntungan dengan mengacu pada analisa triwulan satu dan triwulan tiga. Sehingga dapat mengantisipasi kerugian yang akan terjadi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat perbedaan total biaya perencanaan pembelian material serta harga upah pekerja terhadap variasi harga yang terjadi dalam suatu pelaksanaan pekerjaan konstruksi. Analisa dapat dihitung berdasarkan data-data yang dapat di ambil dari laporan pekerjaan pada rentang waktu tertentu kemudian dibandingkan dengan anggaran material dan bahan yang telah ditentukan. Kata kunci : Pengendalian proyek, biaya proyek, analisa varian ABSTRACT The development of the increasingly advanced era demands the development of increasingly modern construction with the development of tall buildings that are increasing and varying. Good management is needed in planning, especially in high-rise building planning, this is due to the large costs required in the planning. Problems that occur in the implementation of project work can result in the running process being late from the predetermined time, both in cost and in quality. One of the problems that often occurs with planned costs is that there is an increase in market prices because the planned unit price can change per quarter, as a simple analogy for planning consultants to calculate the cost of a building in the first quarter, while the work is carried out in the third quarter, of course. The price of materials in the first quarter is very much different from the price of materials in the third quarter, this is what often happens in the process of implementing a construction project. The application of the cost variant analysis method can be applied to differentiate the profit difference by referring to the first quarter and third quarter analysis. So that it can anticipate losses that will occur. The purpose of this study was to determine the level of difference in the total cost of planning the purchase of materials and the price of workers' wages against price variations that occur in a construction work implementation. The analysis can be calculated based on data that can be taken from the work report at a certain time and then compared with the material and material budget that has been determined.. Keywords : Analysis of variants, Project control, project costs
KONSEP PENATAAN PERMUKIMAN KUMUH KELURAHAN KUBU MARAPALAM KECAMATAN PADANG TIMUR KOTA PADANG Desy Aryanti; Rini Asmariati; Rahmadiansyah; Riri Amrizal
JURNAL REKAYASA Vol 11 No 1 (2021): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37037/jrftsp.v11i1.85

Abstract

Kubu Marapalam is one of the sub-districts located in Padang Timur District in West Sumatera province with a sizeable area of 98 hectares (Ha) and occupied by .886 inhabitants. Based on Padang Mayor Decree Number.163 of 2014, Kubu Marapalam Sub-district is a slum of 1.48 Ha with the number of population is 508 Inhabitants/127 KK. This area is classified as a high density population and rejuvenation of the urban residential environment is required. With a dense population, inappropriate inhabitants’ behavior such as littering, and no green open space as well as open space availability, hence this area is vulnerable for flood. Problem solving with a qualitative descriptive method can produce a concept of restructuring community settlement in a high density and slums occupancy. This restructuring concept is expected to be able to create an appropriate and healthy occupancy with more green space. The purpose of this research is to find out the direction of restructuring concept in the high density and slum area which will be able to improve the quality of a healthy and appropriate settlement environment.

Page 6 of 12 | Total Record : 113