JURNAL REKAYASA
Jurnal Rekayasa is a open access journal focusing on the scientific work of lecturers/academics, practitioners and professionals to the study of civil engineering, architecture, quantity surveying, urban and regional planning issues. This journal discusses issues relating to sustainability in the economic, social, environmental, and institutional dimensions of urban development and planning in Indonesia and throughout the world.
Articles
113 Documents
PENGARUH LOSSES / PRESSURE DROP PADA SISTEM PERPIPAAN HEADER POMPA DALAM MENENTUKAN SPESIFIKASI PENGADAAN POMPA DISTRIBUSI
Zaitul Mardini
JURNAL REKAYASA Vol 11 No 2 (2021): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37037/jrftsp.v11i2.83
Selain perbedaan tinggi (elevasi) yang menjadi parameter dalam perhitungan head pompa, losses / pressure drop yang terjadi pada jaringan sistem perpipaan juga merupakan parameter penting yang harus diperhitungkan. Pada umumnya, losses / pressure drop yang dihitung hanya menghitung mayor losses (pipa) dijaringan perpipaan dengan pertimbangan bahwa apabila L/D > 1000 maka minor losses (accessories) dapat diabaikan. Perbedaan tinggi (elevasi) hanya melihat elevasi pelayanan pelanggan tertinggi dan elevasi Instalasi Pengolahan Air (IPA). Pada pompa distribusi, seringkali terlupakan untuk menghitung losses / pressure drop pada sistem perpipaan header pompa, yang mana rata-rata posisi pompa distribusi berada dibawah permukaan tanah (underground level). Dalam artikel ini, penulis mencoba menghitung losses / pressure drop yang ada dari pipa hisap pompa distribusi hingga ke flowmeter pipa pada IPA Sei. Harapan Jalur Telkom Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Batam. Perhitungan dilakukan untuk mengetahui seberapa besar nilai manometric head pompa yang harus ditambahkan pada spesifikasi pengadaan pompa distribusi dan pengaruhnya terhadap biaya operasional pompa. Dari hasil perhitungan diperoleh bahwa diperlukan penambahan head pompa sebesar 1,04 bar dengan penambahan biaya energi listrik untuk operasional pompa sebesar Rp. 13,94 juta/bulan apabila pompa dirunning konstan sebesar 110 lps dan 24 jam/hari.
ANALISIS KEPUASAN SERVICESCAPE PASAR TRADISIONAL
Tela, I Nengah;
Wongso , Jonny;
Ilona, Desi;
Zaitul
JURNAL REKAYASA Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37037/jrftsp.v12i2.140
Servicescape pada fasilitas umum telah menjadi perhatian antara akademisi dan praktisi, baik pengelola fasilitas tersebut, maupun perencana seperti arsitektur. Servicescape bangunan, seperti pasar dapat mempengaruhi sikap, minat dan prilaku pembeli. Penelitian terdahulu telah menginvestigasi servicescape pada objek bangunan dan kawasan wisata. Namun, penelitian sebelumnya gagal memberikan perhatian servicescape pada pasar tradisional. Penelitian ini mendeskripsikan kepuasan pedangang terhadap servicescape pasar tradisional di Painan, Kabupaten Pesisir Selatan. Selain itu, penelitian ini juga mengjawab apakah kepuasan atas komponen servicescape berbeda antara sampel: jenis kelamin dan tingkat Pendidikan responden/pedagang. Enam puluh lima pedagang berpartisipasi dalam penelitian ini. Metode data deskriptif dan komparatif digunakan untuk mencapai tujuan tesebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa pedagang tidak puas dengan servicescape pasar tradisional Painan. Selanjutnya, hasil beda antara sampel laki-laki dan perempuan menunjukan tidak ada perbedaan kepuasan atas servicescape pasar tradisional. Namun, hasil beda untuk sampel tingkat Pendidikan mengindikasi kepuasan atas komponen servicescape pasar tradisional (kenyaman dan keamanan) berbeda antar sampel dengan tingkat Pendidikan yang berbeda. Penelitian bermanfaat bagi pihak yang berkepentingan pasar untuk merencanakan revitalisasi pasar menjadi pasar modern. Penelitian ini memberikan sumbangan pada literatur servicescape dengan objek yang unik yaitu pasar tradisional.
PEMETAAN SEBARAN KEJADIAN GEMPA BUMI DI PROVINSI PAPUA
Andika, Yusverison;
Trianggoro Saputro, Imam
JURNAL REKAYASA Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37037/jrftsp.v12i2.147
Provinsi Papua merupakan salah satu provinsi di Indonesia timur. Kawasan bagian timur dari Indonesia memang dikenal memiliki tingkat kerawanan gempa yang tinggi. Gempa dengan intensitas rendah sampai tinggi sering terjadi sehingga berpotensi menimbulkan korban jiwa dan juga kerusakan infrastruktur. Oleh karena itu, diperlukan suatu upaya mitigasi untuk mengatasi hal tersebut. Salah satu upaya mitigasi yang dapat dilakukan yaitu membuat suatu pemetaan terhadap sebaran gempa bumi berdasarkan data kejadian di masa lalu. Dengan adanya peta ini bisa menggambarkan konsentrasi aktifitas gempa bumi yang terjadi di Provinsi Papua. Diharapkan peta ini dapat digunakan sebagai upaya mitigasi dalam rangka pengurangan resiko bencana gempa bumi di wilayah Provinsi Papua. Data kejadian gempa bumi yang digunakan untuk peneltian ini yaitu data gempa yang bersumber dari USGS di wilayah Papua Barat pada periode 1964-2021. Analisis terhadap gempa dilakukan dengan cari declustering yaitu memisahkan antara gempa utama (mainshock) dan gempa susulan (aftershock) yang terjadi. Pemetaan sebaran lokasi gempa dilakukan menggunakan dua klasifikasi yaitu berdasarkan besarnya magnitudo gempa dan kedalaman terhadap pusat gempa bumi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pada kurun waktu 1964-2021 di Provinsi Papua jumlah kejadian gempa bumi adalah berjumlah 6713 kejadian. Jumlah gempa utama (main shock) yang diperoleh dari hasil analisis declustering adalah 3904 kejadian atau sebesar 58.16% dari jumlah total kejadian gempa yang terjadi di Provinsi Papua pada periode waktu 1964-2021. Gempa bumi yang terjadi di wilayah Provinsi Papua didominasi oleh gempa dangkal sehingga sangat berpotensi merusak.
ZONASI JALUR LINGKAR UTARA KOTA SOLOK
Aditia, Ezra;
Eriawan, Tomi;
Haryani
JURNAL REKAYASA Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37037/jrftsp.v12i2.171
Pembangunan jalan lingkar utara merupakan salah satu alternatif untuk pemecahan masalah kepadatan arus lalu lintas dan kemacetan yang terjadi di pusat Kota Solok, mendukung kegiatan perekonomian masyarakat serta mempercepat pertumbuhan kawasan utara Kota Solok sehingga pertumbuhan tidak hanya terjadi di pusat kota yang berada di kawasan selatan Kota Solok. Pembangunan fisik jalan lingkar utara dimulai tahun 2008 sampai sekarang dengan panjang jalan yang direncanakan adalah + 8,4 KM melalui 5 (lima) kelurahan yaitu Kelurahan Tanah Garam, Kelurahan VI Suku, Kelurahan Kampung Jawa, Kelurahan Nan Balimo dan Kelurahan Laing. Maksud dari kajian adalah penataan kawasan bedasarkan pemetaan potensi dan masalah kawasan. Tujuannya adalah mewujudkan Penataan Kawasan dan Pemanfaatan Ruang di Sepanjang Jalan Lingkar Utara (Dua Jalur) sesuai potensi dan masalah kawasan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deduksi, induksi dan Kombinasi. Dalam alur pekerjaan diawali dengan melist kebutuhan data yang akan diperlukan. Pengumpulan data dilakukan secara obervasi (pengamatan langsung) dicatat dalam peta-peta sederhana disertai dengan sketsa, photo, dan catatan-catatan ringkas lainnya yang diangap perlu. Lebih akurat data, maka dilengkapi dengan melalukan pengambilan titik dengan alat bantu GPS dan Drone. Data sekunder dilakukan dengan mengunjungi instansi terkait yang ada di Kota Solok. Tahapan kompilasi data merupakan pengelompokan data-data yang didapat dilapangan untuk lebih memudahkan dalam penelitian. Setelah kompilasi data, maka dilakukan analisis untuk mempertajam penelitian. Analisis yang dilakukan yaitu analisis tabulasi data dengan melihat isu dan permasalahan kawasan dari 7 elemen kota. Setelah analisis dilakukan maka keluar konsep pengembangan kawasan jalur lingkar Solok.
ANALISA KADAR LUMPUR AGREGAT HALUS DENGAN VOLUME ENDAPAN DI KOTA PAYAKUMBUH DAN KABUPATEN LIMAPULUH KOTA
Fanny Yuliana Batubara
JURNAL REKAYASA Vol 12 No 1 (2022): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37037/jrftsp.v12i1.119
Pasir merupakan bahan pengisi dalam adukan yang berfungsi untuk mengurangi penyusutan, butiran yang cukup keras dan gradasi yang bervariasi,untuk menghasilkan spesi yang tahan terhadap pengaruh cuaca serta tahan juga pengaruh lain. Daerah Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota merupakan daerah penghasil pasir sungai. Pasir sungai merupakan pasir yang bersumber dari penggaliaan atau penambangan, Sungai-sungai yang terjal memiliki aliran yang deras, sehingga deposit dari partikel batu-batuannya akan bervariasi cukup besar pada suatu jarak tertentu yang biasanya butir halusnya tidak banyak dan batu-batuannya cukup bersih. Penelitian ini dilaksanakan adalah untuk mengetahui banyaknya kadar lumpur pada agregat halus (pasir) yang ada di Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota. Ada beberapa pengujian untuk yang dilakukan untuk mengetahui kualitas pasir. Salah satu pengujian yang dilakukan adalah dengan pengujian kadar lumpur dalam pasir dengan cara endapan lumpur. Dari data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa kondisi pasir disaat hari hujan, sangat mempengaruhi besaran kadar lumpur yang ada pada pasir tersebut. Pada hari hujan kadar lumpur pada pasir memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan di hari panas. Untuk pasir taram memiliki nilai kadar lumpur 1 % pada musim panas sedangkan di musim hujan terdapat 4,2 %. Pasir Agam memiliki nilai kadar lumpur 2,1 % pada musim panas sedangkan di musim hujan terdapat 7,4 %. Pasir Sinamar memiliki nilai kadar lumpur 13,3 % pada musim panas sedangkan di musim hujan terdapat 9,1 %. Pasir Lampasi memiliki nilai kadar lumpur 1 % pada musim panas sedangkan di musim hujan terdapat 2,1 %.
KUAT TEKAN CAMPURAN ROLLER COMPACTED CONCRETE (RCC) DENGAN MENGGUNAKAN SILIKA FUME DAN SUPER PLASTICIZER
Galih Rio Prayogi;
Indri Rahmandhani Fitriana
JURNAL REKAYASA Vol 12 No 1 (2022): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37037/jrftsp.v12i1.122
Roller Compacted Concrete (RCC) menjadikan alternatif perkerasan kaku di desain dengan beton mutu tinggi agar mendapatkan hasil yang maksimal untuk perkerasan di indonesia dikarena pekerjaan lebih cepat dan material lebih ekonomis dan kecepatan konstruksi lebih tinggi. Penelitian ini menggunakan nilai faktor air semen (FAS) yang rendah yakni 0,25 dan bahan mineral yakni silica fume serta bahan kimia super plasticizer atau water reducer. Proporsi yang digunakan pada penelitian yakni penggunaan 10% silika fume dengan variasi penggunaan super plasticizer 2,4% dan 0,6%. Proses pemadatan campuran RCC menggunakan alat penumbuk standard proctor dengan berat alat penumbuk 2,5 kg ditumbuk sebanyak 25 tumbukan/lapis dalam 3 lapis. Benda uji menggunakan silinder dengan ukuran 100x200 mm, pengujian kuat tekan beton umur 1 dan 28 hari. Hasil penelitian pengujian kuat tekan umur 1 hari dengan Variasi 2,4% yakni 25,25 Mpa sedangkan kuat tekan beton umur 28 hari dengan 38,24 MPa. Nilai kuat tekan beton pada umur 28 hari telah masuk dalam spesifikasi range kuat tekan beton Roller Compacted Concrete (RCC) pada umumnya berkisar antara 4000 sampai 6000 Psi (28 sampai 41 MPa).
ANALISIS POTENSI PERMINTAAN (DEMAND) TRANS SIGINJAI RUTE TELANAI PURA - SENGETI
Muhammad Padri;
Ade Nurdin;
Dyah Kumalasari
JURNAL REKAYASA Vol 12 No 1 (2022): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37037/jrftsp.v12i1.123
Kota Jambi merupakan ibu kota dari Provinsi Jambi menjadi tempat pusat pemerintahan, pendidikan, bisnis dan perdagangan. Sebagai pusat kota tentu akan terus mengalami perkembangan. Mobilitas masyarakat tentu meningkat dan menyebabkan pergerakan, serta jumlah penduduk terus meningkat tinggi. Dampak pada peningkatan pergerakan ekonomi masyarakat dan sosial budaya serta aktivitas perpindahan masyarakat dengan kendaraan transportasi pada lalu lintas jalan. Pengoperasian moda transportasi bus trans siginjai dengan tujuan untuk memudahkan masyarakat menjangkau tempat - tempat pada kawasan perkotaan maupun wilayah penyangga kota jambi. tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui karakteristik pelaku perjalanan dan pemilihan moda untuk mengetahui probabilitas/Potensi permintaan (Demand) trans siginjai dengan menggunakan atribut biaya, waktu tempuh, waktu tunggu, frekuensi keberangakatan dan tingkat kenyamanan dengan metode stated preference menggunakan 4 skenario. Berdasarkan hasil penelitian bahwa probabilitas/potensi (Demand) trans siginjai pada skenario 1 yaitu 79,7 % sedangkan mobil pribadi yaitu 20,3 %. Pada skenario 2 trans siginjai yaitu 70,4 % sedangkan mobil pribadi yaitu 29,6 %. Pada skenario 3 trans siginjai yaitu 72,3 % sedangkan mobil pribadi yaitu 27,7 %. Pada skenario 4 trans siginjai yaitu 67,2 % sedangkan mobil pribadi yaitu 32,8 %. Dari semua atribut skenario moda transportasi probabilitas/potensi trans siginjai lebih besar dari pada mobil pribadi dan juga dari 4 skenario menunjukkan persentase skenario 1 lebih besar dari skenario lainnya.
ANALISA PENGARUH KEHALUSAN FLY ASH BATUBARA TERHADAP MUTU BETON GEOPOLYMER DARI LIMBAH B3 DENGAN AKTIVATOR POTASSIUM
Denie Chandra;
Firdaus
JURNAL REKAYASA Vol 12 No 1 (2022): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37037/jrftsp.v12i1.130
Pada Penelitian ini Kehalusan flyash Batubara di dapatkan dengan memisahkan flyash Batubara berdasarkan berat partikel flyash. Pemisahan dilakukan menggunakan alat yang ditemukan Firdaus dan Yunus Ishak,(2015). Kehalusan partikel dibedakan dengan zonasi yang mana zonasi 0 merupakan flyash yang langsung diambil dari limbah PLTU dan flyash zona 3 merupakan flyash yang diambil dari hasil penerbangan flyash zonasi 0 dengan menggunakan alat pemisah zonasi flyash (Firdaus dan Yunus Ishak,2015). Pengujian di laboratorium Fakultas Teknik Sipil Universitas Bina Darma Palembang dengan membuat 18 benda uji silinder diameter 100 mm x 200 mm, dengan fly ash dan aktivator Pottasium. Pembuatan benda uji dilakukan kondisi material aggregat dalam kondisi Saturated Surface Dry (SSD) dan kering oven pada suhu 60°C dengan waktu 1 jam, dengan perawatan benda silinder dengan suhu ruangan sampai waktu benda uji akan di uji. Produk penelitian yang dilakukan adalah grafik hubungan perilaku kehalusan flyash dengan kondisi SSD dan kering oven pada material beton gopolymer dalam menerima kuat tekan dengan aktivator Pottasium. Dari grafik tersebut dapat dilihat bahwa, dengan kehalusan dari fly ash dan aktivator pottasium, lebih kuat dalam menerima beban tekan dengan nilai kuat tekan fc 30 Mpa
IMPLEMENTASI METODE PRECEDENCE DIAGRAM METHOD (PDM) DALAM PENGENDALIAN PROYEK KONSTRUKS
Indra Khaidir;
Embun Sari Ayu;
Mutiara Dwi Putri Andriani
JURNAL REKAYASA Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37037/jrftsp.v12i2.136
Beberapa permasalahan yang menyebabkan tidak efisiennya pelaksanaan proyek seperti cuaca, harga material yang tinggi, pemberian izin yang memakan waktu oleh pemerintah serta lingkungan sekitar merupakan kelemahan kontraktor yang disebabkan karena dalam merencanakan penjadwalan maupun evaluasi dalam menggunakan teknologi sebagai pengelolaan konstruksi di lapangan. Para kontraktor pun dituntut untuk mengubah metode dalam pelaksanaan konstruksi dikarenakan pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia sehingga sumber daya manusia diharapkan dapat meningkat agar dalam suatu proyek konstruksi mendapatkan hasil yang efisien baik dari segi waktu, mutu maupun biaya. Proyek Pembangunan RSUD H. Abdul Manap Kota Jambi, Gedung Rawat Inap sebagai studi kasus pada penelitian ini dengan menggunakan metode penjadwalan proyek yaitu PDM (Precedence Diagram Method) sebagai penjadwalan dan pengendalian mutu. Fokus persoalan pada metode ini ada pada pembiayaan dan waktu dalam penyelesaian proyek dengan menekankan hubungan antara pemakaian beberapa tenaga kerja agar waktu dan biaya yang digunakan lebih efisien karena penambahan tenaga kerja. Hasil penelitian diperoleh bahwa pengambilan tenaga kerja dengan durasi waktu yang ditentukan menghasilkan waktu yang lebih efisien 160 hari dari durasi waktu awal yaitu 209 hari, begitu juga dengan pembiayaan yang lebih efisien dibandingkan dengan menambahkan jam kerja pada pekerja.
MANAJEMEN RANTAI PASOK AGROINDUSTRI RUMPUT LAUT
Hermalena, Leffy;
Melinda Noer;
Novizar Nazir;
Rika Ampuh Hadiguna
JURNAL REKAYASA Vol. 12 No. 2 (2022): Jurnal REKAYASA
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan. Universitas Bung Hatta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37037/jrftsp.v12i2.172
Rantai pasok agroindustri memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan rantai pasok lainnya. Pertanian rumput laut berkembang cepat terutama pada industri makanan yang menjadi pemimpin pasar produk rumput laut bernilai tinggi. Rantai pasok rumput laut menghadapi masalah yang kompleks, seperti ketidakstabilan ketersediaan rumput laut yang menyebabkan ketidakmampuan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan. Kualitas yang buruk dapat berdampak negatif pada penurunan kepuasan pelanggan jangka panjang. Fluktuasi harga rumput laut juga sangat mempengaruhi profitabilitas yang mengakibatkan hilangnya keuntungan. Keberlanjutan rumput laut untuk kebutuhan masa depan menekankan pentingnya manajemen rantai pasok yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau pengetahuan tentang manajemen rantai pasok mencakup konsep, metodologi dan objek penelitian. Metode penelitian ini deskriptif kualitatif. Hasil penelitian adalah supply chain management belum menjangkau pengembangan kawasan sentra produksi produk turunan untuk memenuhi ketersediaan bahan baku secara keberlanjutan. Kesimpulannya supply chain management pada agroindustri rumput laut akan berpengaruh kepada pengembangan kawasan sentra produksi, peningkatan kemampuan sumber daya pelaku rantai pasok agroindustri rumput laut, dan ketersediaan bahan baku berupa produk turunan secara berkelanjutan. Kata kunci: agroindustri, rumput laut, supply chain management