cover
Contact Name
Atik Maria
Contact Email
atikmaria41@yahoo.co.id
Phone
+6285640183897
Journal Mail Official
lp2makbidarrum@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pondok Joko Tingkir Lor No. 5 Salatiga
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga
ISSN : 25283685     EISSN : 25983857     DOI : https://doi.org/10.36409/jika
Core Subject : Health,
The Journal Scientific Health of Ar-Rum Salatiga has a pISSN: 2528-3685 and eISSN: 25-98-3857. This journal as a facility of academic facilities in doing tri darma college in research field. The Journal Scientific Health of Ar-Rum Salatiga received various articles / texts in the form of relevant original research results, case reports, meta-analysis with the health sector. Script selection is published in The Journal Scientific Health of Ar Rum Salatiga using a peer-reviewed system, published twice a year in August and February.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2023)" : 20 Documents clear
LITERATUR REVIEW PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PENURUNAN KADAR BILIRUBIN Nur Sri Atik; Endang Susilowati; Kristinawati Kristinawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v8i1.201

Abstract

Peningkatan kadar bilirubin atau hiperperbilirubinemia merupakan masalah yang sering terjadi pada bayi baru lahir terlebih bayi dengan berat lahir rendah dengan penyebab multi faktor. Pewarnaan kuning pada sklera, kulit dan membran mukosa merupakan gejala klinis yang umum terjadi. Penanganan hiperbilirubinemia menggunakan beberapa terapi standar yaitu foto terapi, transfusi tukar atau kombinasi foto terapi dan transfusi tukar serta pijat bayi untuk mencegah terjadinya encephalopathy atau kernicterus. Pijatan yang diberikan pada bayi dapat meningkatkan fungsi pencernaan melalui peningkatan intake nutrisi dan eliminasi. Hal ini dapat meningkatkan fungsi pencernaan melalui peningkatan intake nutrisi dan eliminasi. Tujuan literature review ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap penurunan kadar bilirubin pada bayi yang mengalami hiperbilirubinemia. Metode yang digunakan adalah literature review yang didapatkan dari 6 artikel melalui google scholar, garuda dalam rentang tahun 2016- 2022. Hasil dari literature review diketahui bahwa pjat bayi yang diberikan pada bayi dengan kadar bilirubin tinggi menunjukan ada penurunan yang lebih besar dibandingkan dengan bayi yang diberikan penanganan sesuai standar fototerapi. Kesimpulannya pijat bayi dapat dijadikan salah satu pendekatan untuk mengoptimalkan ekskresi bilirubin, sehingga durasi fototerapi dapat dipersingkat dan komplikasi hyperbilirubinemia yang mungkin terjadi dapat dihindari.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKOLILO I Utari Utari; Kristina Maharani; Siti Juwariyah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v8i1.191

Abstract

Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) merupakan metode kontrasepsi yang dapat digunakan dengan efektivitas hingga bertahun-tahun. Penggunaan MKJP di Kabupaten Pati pada 2021 berada diperingkat ke dua terendah se-Jawa Tengah. Program keluarga berencana mengalami penurunan penggunaan kontrasepsi modern disebabkan rendahnya pengetahuan pasangan muda dan kurangnya akses informasi mengenai alat kontrasepsi. Sebagian besar suami tidak memiliki pengetahuan cukup tentang kontrasepsi. Pemahaman kontrasepsi yang baik sangat dibutuhkan sebagai komponen yang merujuk pada dukungan diberikan oleh suami sebagai Pasangan Usia Subur (PUS). Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan hubungan dukungan suami terhadap pemilihan MKJP di Wilayah Kerja Puskesmas Sukolilo I. Jenis penelitian Deskriptif Analitik menggunakan metode survey melalui kuesioner dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini merupakan seluruh PUS akseptor KB aktif MKJP sebanyak 907 PUS, setelah dilakukan perhitungan dengan rumus didapatkan hasil sampel sebesar 90 yang diambil dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Pengambilan dengan menggunakan tabel bilangan acak. Hasil uji statistik Spearman Rho diperoleh p=0,015 (α≤0,05) dan keeratan korelasi didapatkan r=0,256. Hasil tersebut berarti ada hubungan antara dukungan suami terhadap pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang. Uji Spearman’s Rho juga menganalisis tingkat keeratan hubungan dan arah hubungan, didapatkan bahwa antar variabel memiliki keeratan hubungan yang cukup dan arah hubungan yang positif.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG INFEKSI TORCH DI UPT PUSKESMAS CANGKREP KECAMATAN PURWOREJO Fetty Chandra Wulandari; Nur Sholichah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v8i1.197

Abstract

Angka kematian ibu dan anak di Indonesia dipengaruhi oleh adanya infeksi. TORCH adalah salah satu kemungkinan penyakit yang berhubungan dengan kehamilan. Sekitar 40% ibu hamil terkena infeksi TORCH, yang dapat menyebabkan infeksi neonatal. Menurut informasi yang dihimpun dari serangkaian wawancara yang dilakukan dengan sembilan ibu hamil di UPT Puskesmas Cangkrep, enam ibu tidak mengetahui sama sekali tentang virus TORCH. Rancangan penelitian penelitian ini—survei deskriptif dengan menggunakan sampel cross-sectional—adalah unik. Metode pengambilan sampel mengandalkan pemilihan secara acak sebanyak 31 orang. Penelitian ini akan dilakukan pada bulan Juni 2020. Penelitian ini hanya menggunakan analisis univariat. Penelitian ini memberikan bukti pengetahuan ibu hamil tentang infeksi TORCH. Responden dibagi menjadi tiga kelompok yaitu kelompok yang memberikan tanggapan positif (7 orang atau 22,6%), kelompok yang memberikan tanggapan netral (15 orang atau 48,4%), dan kelompok yang memberikan tanggapan negatif (9 orang atau 29,0%). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan ibu hamil tentang infeksi TORCH di Puskesmas Cangkrep Desa Purworejo adalah cukup (48,4%).
PENGETAHUAN KADER POS BINAAN TERPADU PENYAKIT TIDAK MENULAR (POSBINDU PTM) DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS MOJOTENGAH WONOSOBO Abdullah Azam Mustajab; Romdiyah Romdiyah; Dewi Candra Resmi; Sri Haryanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v8i1.192

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyebab utama kematian secara global. PTM diantaranya yaitu hipertensi 9,5%, PPOK sebesar 3,7% dan diabetes mellitus sebesar 2,1%. Kader merupakan pengerak di masyakat sehingga sangat diperlukan pengetahuan yang baik terkait dengan kegiatan Posbindu PTM. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengetahuan kader tentang Posbindu penyakit tidak menular. Penelitian ini merupakan studi deskriptif kuantitatif dengan desain crossectional, sampel penilitian adalah kader Posbindu yang berjumlah 63 orang. Pengumpulan data dilaksanakan dengan membagikan kuesioner pengetahuan Posbindu PTM melalui google form. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan yang dimiliki kader Posbindu PTM diwilayah kerja Puskesmas Mojotengah baik sejumlah 74,6% dan berpengetahuan cukup sejumlah 25,4%. Pengetahuan yang baik dari kader Posbindu PTM sangat penting, karena peran dari kader salah satunya untuk menggerakkan masyarakat usia produktif dalam memeriksakan kondisi kesehatan sebagai deteksi dini penyakit tidak menular, sehingga kesehatan masyarakat usia produktif bisa terpantau dan bisa diberikan tatalaksana sedini mungkin jika memang terdapat masalah kesehatan. Kader Posbindu PTM harus berpengetahuan baik tentang posbindu PTM, dengan pengetahuan yang baik berarti banyak informasi yang dimiliki oleh kader, sehingga pelayanan yang diberikan dalam Posbindu PTM terlaksana secara maksimal. Oleh karena itu, perlu dilakukan pembinaan kader posbindu PTM secara intensif.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG UPAYA PENCEGAHAN HIV/AIDS Rochany Septiyaningsih; Dhiah Dwi Kusumawati; Septiana Indratmoko
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v8i1.198

Abstract

Remaja merupakan kelompok beresiko untuk penularan HIV/AIDS, karena masa remaja adalah masa individu berada pada mobilitas sosial yang paling tinggi karena akan membuka peluang baginya untuk terpapar terhadap berbagai perubahan sosial, kultural, budaya, serta fisik maupun psikologis. Hal itu membuat remaja tersebut mempunyai kerentanan yang tinggi terhadap penularan berbagai jenis penyakit salah satunya HIV/AIDS. Faktor penyebab adalah kurangnya pengetahuan tentang HIV/AIDS. Pengetahuan tentang HIV/AIDS sangat mempengaruhi sikap untuk melakukan tindakan pencegahan HIV/AIDS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap remaja tentang upaya pencegahan HIV/AIDS. Metode penelitian ini menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional dengan teknik accidental sampling yang berjumlah 30 responden. Analisis bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian: menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dan sikap remaja tentang upaya pencegahan HIV/AIDS, nilai sig 0,024 (
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DARI EKSTRAK DAUN PEPAYA DAN DAUN CENGKEH SECARA IN VITRO Novi Elisa; Yustisia Dian Advistasari; Ahmad Fuad Masduqi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v8i1.194

Abstract

Indonesia kaya akan tanaman herbal yang belum banyak dibudayakan sebagai pengobatan, masyarakat memanfaatkan tanaman sebagai pewarna makanan, olahan minuman dan makanan lainnya. Perkembangan zaman masyarakat lebih memilih untuk menggunakan makanan siap saji sehingga kurang dalam memahami khasiat dan kandungan pada makanan tersebut. Radikal bebas memiliki efek yang relatif dan tidak stabil Antioksidan merupakan zat yang dapat mempertahankan dan melindungi tubuh dengan baik oleh penyebab senyawa radikal bebas. Tujuan dalam penelitian ini adalah menguji total flavonoid dan uji antioksidan dari bahan alam ekstrak daun pepaya dan daun cengkeh. Metode penelitian mengguanakan determinasi tanaman dengan pemilihan sempel yang segar, uji total flavonoid yaitu Kandungan flavonoid total ditentukan dengan spektrofotometri UV-VIS dengan panjang gelombang 500 ppm. Sedangkan pada uji antioksidan mengguanakan metode DPPH yang dihasilkan dengan nilai IC50. Hasil penelitian ini uji total flavonoid antara ekstrak dari daun pepaya dan ekstrak daun cengkeh yang dapat memiliki kandungan total flavonoid tebaik adalah ekstrak daun cengkeh dengan total (61.017±0.061), uji antioksidan yang kuat adalah ekstrak daun cengkeh dengan nilai IC50 31.19 %..
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KUALITAS PELAYANAN ANTENATAL PADA MASA PANDEMI COVID 19 SESUAI KEPMENKES NO 320 TAHUN 2020 TENTANG STANDAR PROFESI BIDAN Diah Winatasari; Retnaning Muji Lestari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v8i1.199

Abstract

Munculnya wabah virus COVID-19 memberikan dampak yang luar biasa dalam dunia kesehatan termasuk dalam memberikan pelayanan Antenatal Care (ANC). Pelayanan antenatal perlu memperhatikan standar 10T. Pelayanan antenatal bidan yang dituntut untuk berkualitas, berkesinambungan dan berbasis bukti akan sangat dipengaruhi oleh situasi pandemi covid-19 dan sesui dengan Kepmenkes No 320 Tahun 2020 Tentang Standar Profesi Bidan. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Dengan Kualitas Pelayanan Antenatal Pada Masa Pandemi Covid 19 Sesuai Kepmenkes No 320 Tahun 2020 Tentang Standar Profesi Bidan. Metode Penelitian kuantitatif, desain analitik korelasional. Metode pendekatan menggunakan cross sectional Populasi dalam penelitian ini adalah bidan pemilik PMB di Kota Salatiga sejumlah 106. Teknik sampling total sampling. Analisis bivariat dengan chi square. Hasil penelitian tingkat pengetahuan mayoritas baik yaitu 69,8%. Ada hubungan pengetahuan dengan kualitas pelayanan antenatal pada masa pandemi covid-19 sesui dengan Kepmenkes No 320 Tahun 2020 Tentang Standar Profesi Bidan, p value 0,021< 0,05 dan OR 3,75. Simpulan: Ada hubungan pengetahuan dengan kualitas pelayanan antenatal pada masa pandemi covid-19 sesui dengan Kepmenkes No 320 Tahun 2020 Tentang Standar Profesi Bidan.
PERANAN PEMERINTAH DESA KADIREJO DALAM RANGKA PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING SESUAI DENGAN PERPRES NOMOR 72 TAHUN 2021 Retnaning Muji Lestari; Diah Winatasari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v8i1.195

Abstract

Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar. Anak yang menderita stunting akan lebih rentan terhadap penyakit dan ketika dewasa berisiko untuk mengidap penyakit degeneratif. Oleh sebab itu peran pemerintah desa sangat penting dalam upaya pencegahan dan penanggulangan masalah stunting, mengingat target capaian nasional adalah 14 % pada tahun 2024. Berdasarkan hal tersebut maka peneliti ingin meneliti tentang peranan pemerintah desa kadirejo dalam rangka percepatan penurunan stunting sesuai dengan Perpres No. 72 Tahun 2021. Tujuan, mengetahui dan menganalisis penerapan peranan pemerintah desa serta kendala dan upaya mengatasinya dalam rangka percepatan penurunan stunting. Metode yang digunakan pendekatan penelitian ini adalah yuridis normatif, spesifikasi penelitiannya deskriptif analitis, analisis datanya kualitatif. Hasil, pemerintah desa Kadirejo telah melaksanakan upaya percepatan penurunan stunting diantaranya yaitu intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitif, namun masih ada beberapa hal yang belum dilaksanakan secara maksimal. Intervensi yang nampak berhasil dalam percepatan penanganan stunting yaitu intervensi gizi sensitive khususnya dengan pemberian bantuan pangan. Perlu komitmen bersama antara pemerintah, fasilitas kesehatan, Institusi Pendidikan dan masyarakat dalam menghadapi hambatan-hambatan serta mencari solusi masalah percepatan penurunan stunting.
EDUKASI KESEHATAN DENGAN MEDIA E-BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG PENCEGAHAN STUNTING Farida Utaminingtyas; Iin Wahyuni; Ana Mufidaturrosida; Atik Maria
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v8i1.202

Abstract

Ketika seorang anak pendek dibandingkan dengan rata-rata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), atau disebut dengan stunting. Untuk mengatasi stunting, salah satunya melalui pendidikan kesehatan dapat memberikan E-Booklet kepada ibu hamil untuk meningkatkan pengetahuan dan pandangan terkait kesehatan mereka. Media elektronik semacam ini diyakini dapat menyebarkan informasi yang lebih padat dan menghibur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh penyuluhan kesehatan dengan penggunaan E-Booklet terhadap pengetahuan dan sikap ibu hamil di Desa Kadirejo Kecamatan Pabelan Kabupaten Semarang terhadap pencegahan stunting. Penelitian ini menggunakan One Group Pretest-Posttest Design yang merupakan metode kuasi eksperimen. Lima belas peserta dipilih melalui proses seleksi acak. Uji-t untuk sampel berpasangan digunakan untuk menilai data. Alat penelitian termasuk kuesioner berbasis formulir Google dan e-booklet yang didistribusikan melalui obrolan WhatsApp. Variasi sebelum dan sesudah tes pada pengetahuan dan sikap ibu hamil secara statistik signifikan (p = 0,05) menurut analisis uji-t berpasangan. Hasilnya, Ho ditolak, dan ditunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap pencegahan stunting secara signifikan dipengaruhi oleh pendidikan kesehatan menggunakan e-booklet.
PENGARUH EKSTRAK DAUN KELOR TERHADAP TEKANAN DARAH INDIVIDU OBESE DI KECAMATAN PAKONG KABUPATEN PAMEKASAN Rahayu Yuliana Watiningrum; Anggeria Oktavisa Denta; Citra Elly Agustina; Hoirotul Faizah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v8i1.196

Abstract

Obesitas merupakan keadaan patologis karena penimbunan lemak berlebihan dari pada yang diperlukan untuk fungsi tubuh. Orang dengan indeks massa tubuh (IMT) dan lingkar pinggang yang melebihi normal cenderung memiliki risiko menderita hipertensi. Kelor (Moringa oleifera Lam.) merupakan salah satu tanaman yang telah terbukti berkhasiat menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh ekstrak daun kelor terhadap tekanan darah individu obese di Kecamatan Pakong kabupaten Pamekasan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi ekperimental pre and post test. Sample diambil dengan teknik simple random sampling menggunakan rumus lemeshow sejumlah 20 orang pada kelompok intervensi dan 20 orang pada kelompok kontrol. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pemberian ekstrak daun kelor dan variabel dependen adalah tekanan darah individu obese. Pengumpulan data dengan melakukan pengukuran tekanan darah sebelum dan setelah diberikan ekstrak daun kelor pada individu obese dan di analisis menggunakan uji statistik paired T Test dan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji statistik dengan Paired T-Test sebelum dan setelah intervensi diperoleh nilai ƿ value = 0.000 pada sistole dan ƿ value = 0.021 pada diastole, keduanya menunjukkan terdapat perbedaan tekanan darah sistole dan diastole sebelum dan setelah intervensi karena ƿ value < 0.05. Berdasarkan uji wilcoxon terdapat pengaruh ekstrak daun kelor terhadap tekanan darah sistole dengan p value = 0,000 dan diastole p value = 0,022 keduanya memiliki nilai p value < 0,05. Peran tenaga kesehatan diperlukan dalam pemanfaatan tanaman herbal, salah satunya adalah daun kelor.

Page 1 of 2 | Total Record : 20