cover
Contact Name
Atik Maria
Contact Email
atikmaria41@yahoo.co.id
Phone
+6285640183897
Journal Mail Official
lp2makbidarrum@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pondok Joko Tingkir Lor No. 5 Salatiga
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga
ISSN : 25283685     EISSN : 25983857     DOI : https://doi.org/10.36409/jika
Core Subject : Health,
The Journal Scientific Health of Ar-Rum Salatiga has a pISSN: 2528-3685 and eISSN: 25-98-3857. This journal as a facility of academic facilities in doing tri darma college in research field. The Journal Scientific Health of Ar-Rum Salatiga received various articles / texts in the form of relevant original research results, case reports, meta-analysis with the health sector. Script selection is published in The Journal Scientific Health of Ar Rum Salatiga using a peer-reviewed system, published twice a year in August and February.
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2024)" : 24 Documents clear
ANTI INTERLEUKIN-1 PADA COVID-19 Fariz Nurwidya; Itsna Arifatuz Zulfiyah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i1.242

Abstract

Pada coronavirus infectious disease (COVID-19) terjadi invasi virus SARS-COV2 pada epitel alveolar. Sel epitel alveolar yang terinfeksi akan mengekpresikan antigen virus pada permukaan sel yang kemudian memicu respon rekognisi oleh makrofag. Sel makrofag ini kemudian mensekresikan interleukin-1 (IL-1) untuk aktivasi respon seluler. Metode, dilakukan penelusuran bukti ilmiah menggunakan kata kunci IL-1, Covid-1 dan inhibitor IL-1 pada database ilmiah PubMed dan Google Scholar. Hasil, pasien COVID-19 memiliki peningkatan kadar IL-1 pada darah dan berhubungan dengan severitas penyakit. Penggunaan zat biologik yang mentarget secara spesifik jalur yang mengalami hiperaktivasi pada pasien COVID-19 adalah salah satu strategi untuk mengatasi hiperinflamasi. Beberapa penelitian uji klinis telah dilakukan menggunakan IL-1 inhibitor pada pasien COVID-19 derajat berat dan mengancam jiwa. Kesimpulan, tinjauan pustaka ini menemukan bahwa IL-1 berperan pada kaskade inflamasi pasien COVID-19 dan inhibisi IL-1 sebagai salah satu cara untuk mengatasi proses inflamasi pada pasien COVID-19 derajat berat.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN DANA DESA DALAM UPAYA PENURUNAN STUNTING SESUAI DENGAN PERATURAN KEMENTRIAN DESA DAN PDTT NOMOR 19 TAHUN 2017 TENTANG PRIORITAS PENGGUNAAN DANA DESA DI DESA REJOSARI KABUPATEN SEMARANG Diah Winatasari; Retnaning Muji Lestari; Darmanto Darmanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i1.247

Abstract

Pemanfaatan dana desa untuk penanganan stunting dapat dimulai dari pemetaan sasaran secara partisipatif terhadap warga desa yang terindikasi perlu mendapat perhatian dalam penanganan stunting oleh kader pemberdayaan di desa. Dukungan Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi dalam upaya penurunan stunting antara lain melalui pengaktifan kegiatan-kegiatan yang bisa dilakukan oleh unsur desa. Perumusan masalah, bagaimana penggunaan dana desa dalam penatalaksanaan stunting di Desa Rejosari dalam rangka percepatan penurunan stunting Tujuan, mengetahui efektivitas penggunaan dana desa dalam upaya penurunan stunting sesuai dengan peraturan kementrian desa dan PDTT Nomor 19 Tahun 2017 tentang prioritas penggunaan dana desa di Desa Rejosari Kabupaten Semarang. Pendekatan penelitian ini adalah yuridis normatif, spesifikasi penelitiannya deskriptif analitis, Analisis datanya kualitatif. Hasil, pemerintah desa rejosari telah mengalokasikan penggunaan dana desa secara efektif sesuai dengan peraturan permendesa dan PDTT no.19 tahun 2017 sehingga terjadi penurunan angka stunting. Adapun upaya yang dilakukan dalam upaya penurunan stunting yaitu melakukan program pemberian PMT Lokal selama 90 hari berturut-turut kepada balita dengan indikasi stunting, pembangunan sarana Kesehatan, melakukan pelatihan kader dengan mengundang narasumber yang berkompeten.
KARAKTERISTIK DAN PENGETAHUAN IBU HAMIL RESIKO TINGGI DI KOTA SALATIGA Sasanti, Serafina Damar; Mufidaturrosida, Ana; Agustina, Citra Elly; Utaminingtyas, Farida
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i1.245

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) menjadi Indikator kesehatan perempuan dan juga merupakan salah satu target yang ditetapkan dalam pembangunan berkelanjutan/Sustainable Development Goals, tujuan ke 3 yaitu hidup sehat dan sejahtera dengan cara menurunkan angka kematian ibu. Angka Kematian Ibu (AKI) masih menjadi permasalahan penting di Kota Salatiga. Pada tahun 2022 terdapat 3 kasus kematian ibu yang disebabkan oleh penyakit jantung, sesak nafas dan suspek TBC. Penelitian ini dilakukan di 5 Puskesmas dalam wilayah Dinas Kesehatan Kota Salatiga. Penelitian ini deskriptif kuantitatif yang untuk mengetahui karakteristik ibu hamil resiko tinggi. Populasinya adalah seluruh ibu hamil resiko tinggi yang berjumlah 43 orang pada bulan September-November 2023. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 43 orang dengan teknik total sampling, pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada seluruh reponden. Analisis data disajikan dalam bentuk tabel sesuai tujuan penelitian. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan kesimpulan pengetahuan yang kurang pada ibu hamil dipengaruhi oleh beberapa faktor demografi seperti usia, paritas, tingkat pendidikan, status pekerjaan, dan umur kehamilan. Upaya peningkatan pengetahuan dapat difokuskan pada penyediaan informasi yang lebih mudah diakses dan relevan untuk kelompok usia melalui berbagai media, termasuk program penyuluhan kesehatan dan penggunaan teknologi informasi.
TERAPI OLAH FIKIR SEBAGAI PSIKOTERAPI UNTUK MENGATASI KECEMASAN YANG TERJADI PADA IBU HAMIL: LITERATUR REVIEW Jannah, Nurul; Winta, Mulya Virgonita I.; Pratiwi, Margaretha Maria Shinta
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i1.250

Abstract

Kehamilan melibatkan dua jenis perubahan utama, yaitu perubahan fisiologis dan psikologis yang dipicu oleh adaptasi maternal terhadap kerja hormon dan tekanan mekanis dari uterus yang membesar. Perubahan ini mempengaruhi ibu hamil dengan gejala seperti mual, nafsu makan yang berfluktuasi, dan kecemasan yang meningkat menjelang persalinan. Kondisi ini dapat memperburuk kecemasan dan depresi pada ibu hamil, yang memerlukan perawatan yang tepat untuk mencegah dampak negatifnya terhadap kesehatan ibu dan janin. Berbagai pendekatan psikoterapi, seperti hipnoterapi, dapat menjadi alternatif untuk mengatasi kecemasan selama kehamilan dan persalinan, membantu ibu hamil dalam persiapan yang lebih tenang dan terkendali. Metode, literatur review dengan cara penelusuran jurnal di Pubmed, Google Scholar, Sciece Direct. 10 Jurnal memenuhi syarat Inklusi yaitu waktu publikasi jurnal antara 5-10 tahun terakhir, desain quasi eksperimental, responden ibu hamil yang mengalami kecemasan dan stress. Hasil, dari 10 jurnal yang dilakukan review didapatkan terapi olah fikir berupa hipnosis, hipnosis 5 jari, self-hypnosis, hipnoterapi, hypnobirthing, hypnoprenatal, hypnopregnancy, hypnoanxiety ditemukan semuanya membantu menurunkan tingkat kecemasan ibu hamil. Kesimpulan, terapi oleh fikir dapat menjadi akternatif penatalaksanaan kombinasi pelayanan kesehatan non konvensional untuk menurunkan tingkat kecemasan ibu hamil selama proses kehamilan dan persiapan melahirkan.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TERHADAP PENGGUNAAN OBAT TANPA RESEP DOKTER DI DUSUN SARIMULYO SUSUKAN Maghfiroh, Afina Wasiatul; Sutarmanto, Edi; Azani, Elia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i1.241

Abstract

Obat tanpa resep telah digunakan secara luas oleh masyarakat untuk mengobati berbagai kondisi penyakit yang ringan. Penggunaan obat tanpa resep dokter dapat menyebabkan kerusakan ginjal, iritasi pada sistem pencernaan, perubahan suhu, tekanan darah, detak jantung, gangguan saluran pernafasan, muntah darah, dan dalam kasus yang parah, koma hingga kematian bila tidak tepat dalam pengobatannya atau tidak sesuai indikasi pengobatannya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan gambaran pengetahuan dan perspektif masyarakat tentang penggunaan obat OTC di Dusun Sarimulyo Susukan. Penelitian ini dilakukan melalui survei deskriptif. Random sampling adalah metode pengambilan sampel yang digunakan. Populasi penelitian adalah masyarakat di Dusun Sarimulyo Susukan yang berumur 17-65 tahun kurang lebih sebanyak 1000 jiwa dan sampel yang di ambil sebanyak 86. Hasil penelitian menunjukkan gambaran pengetahuan masyarakat mayoritas kategori cukup baik sebanyak 55 responden (64%) sedangkan sikap masyarakat mayoritas cukup baik sebanyak 54 respnden (62,8%) terhadap penggunaan Terhadap Penggunaan Obat Tanpa Resep Dokter (OTR) di Dusun Sarimulyo Susukan dan Hasil uji korelasi spearman rank nilai p-value sebesar 0,048 < α (0,05) bahwa adanya hubungan positif dan signifikan antara pengetahuan dengan sikap masyarakat terhadap penggunaan obat tanpa resep dokter di Dusun Sarimulyo Susukan.
PENGARUH HIDROTERAPI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH DI KELURAHAN BANYUANYAR KABUPATEN SAMPANG Watiningrum, Rahayu Yuliana; Novitasari, Isnaini; Agustina, Citra Elly; Hafidah, Lailatul
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i1.246

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi saat ini menjadi masalah utama di dunia, setiap tahunnya hipertensi mengalami peningkatan. Hipertensi dapat dikendalikan dengan pengobatan farmakologi dan non-farmakologi. Beberapa bentuk pengobatan non farmakologi dalam mengatasi hipertensi, salah satunya dengan hidroterapi (terapi menggunakan air hangat). Hidrotherapi ini termasuk terapi yang sangat mudah untuk dilakukan semua orang, karena biaya yang murah dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh terlebih bagi lansia yang sistem tubuh nya sudah rentan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh hidroterapi dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode penelitian ini menggunakan Quasy Experiment dengan Populasi penelitian adalah masyarakat yang menderita hipertensi dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sejumlah masing-masing 16 responden untuk kelompok perlakuan dan kontrol. Penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon signed test dengan menggunakan komputer. Hasil: Sebagian besar responden sebelum dilakukan hidroterapi pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol berada pada hipertensi derajat I, setalah dilakukan hidroterapi pada kelompok perlakuan sebagian besar (56%) memiliki tekanan darah normal dan pada kelompok kontrol sebagian besar (50%) berada pada hipertensi derajat I. Uji Wilcoxon signed test terdapat nilai Asymp. Sig. (2-tailed) 0.00 yang artinya ada pengaruh hidroterapi dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Diskusi: Metode ini dapat digunakan sebagai terapi alternatif pelengkap dalam menurunkan tekanan darah yang murah dan mudah.
PENGARUH PEMBERIAN OLAHAN DAUN KELOR TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI PMB “N” TANGERANG Qomarasari, Desy; Ambarsari, Niati; Rizki, Neng Euis Komala
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i1.251

Abstract

Salah satu bahan makanan asli, daun kelor, mengandung senyawa metabolit sekunder berupa steroid dan alkaloid (sterol). Zat kimia ini memiliki aksi laktagogum, yang berarti zat ini merangsang alveoli untuk menghasilkan ASI dengan cara memengaruhi refleks prolaktin. Mengetahui bagaimana suplai ASI ibu pascapersalinan berubah setelah mengonsumsi daun kelor olahan menjadi pendorong utama penelitian ini. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan desain eksperimen yang dikenal sebagai Two Group Pretest Posttest pada dua kelompok partisipan yang terpisah. Wanita pascapersalinan di PMB "N" merupakan populasi yang terdiri dari 30 orang yang diikutsertakan dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan total sampling untuk memilih 30 partisipan; dari jumlah tersebut, 15 orang secara acak dimasukkan ke dalam kelompok intervensi dan 15 orang dimasukkan ke dalam kelompok kontrol. Daun kelor olahan diberikan kepada kelompok intervensi, sedangkan kelompok kontrol tidak menerima perlakuan tersebut. Uji-T Sampel Independen digunakan untuk analisis data univariat dan bivariat. Dengan 30 peserta, penelitian menemukan bahwa kelompok intervensi menghasilkan rata-rata 975 mL ASI, sedangkan kelompok kontrol menghasilkan rata-rata 490,63 mL. Kedua kelompok dipisahkan oleh rata-rata 484,37. Perbedaan substansial dalam produksi ASI terlihat antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol, seperti yang ditunjukkan oleh temuan uji Shapiro-Wilk, yang memperoleh nilai p sebesar 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa suplai ASI ibu pascapersalinan secara signifikan dipengaruhi oleh jumlah daun kelor olahan yang diberikan kepada mereka. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan rata-rata sebesar 484,37 dalam suplai ASI antara ibu pascapersalinan yang menerima daun kelor olahan dan yang tidak.
ANTI INTERLEUKIN-1 PADA COVID-19 Nurwidya, Fariz; Zulfiyah, Itsna Arifatuz
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i1.242

Abstract

Pada coronavirus infectious disease (COVID-19) terjadi invasi virus SARS-COV2 pada epitel alveolar. Sel epitel alveolar yang terinfeksi akan mengekpresikan antigen virus pada permukaan sel yang kemudian memicu respon rekognisi oleh makrofag. Sel makrofag ini kemudian mensekresikan interleukin-1 (IL-1) untuk aktivasi respon seluler. Metode, dilakukan penelusuran bukti ilmiah menggunakan kata kunci IL-1, Covid-1 dan inhibitor IL-1 pada database ilmiah PubMed dan Google Scholar. Hasil, pasien COVID-19 memiliki peningkatan kadar IL-1 pada darah dan berhubungan dengan severitas penyakit. Penggunaan zat biologik yang mentarget secara spesifik jalur yang mengalami hiperaktivasi pada pasien COVID-19 adalah salah satu strategi untuk mengatasi hiperinflamasi. Beberapa penelitian uji klinis telah dilakukan menggunakan IL-1 inhibitor pada pasien COVID-19 derajat berat dan mengancam jiwa. Kesimpulan, tinjauan pustaka ini menemukan bahwa IL-1 berperan pada kaskade inflamasi pasien COVID-19 dan inhibisi IL-1 sebagai salah satu cara untuk mengatasi proses inflamasi pada pasien COVID-19 derajat berat.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN DANA DESA DALAM UPAYA PENURUNAN STUNTING SESUAI DENGAN PERATURAN KEMENTRIAN DESA DAN PDTT NOMOR 19 TAHUN 2017 TENTANG PRIORITAS PENGGUNAAN DANA DESA DI DESA REJOSARI KABUPATEN SEMARANG Winatasari, Diah; Lestari, Retnaning Muji; Darmanto, Darmanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i1.247

Abstract

Pemanfaatan dana desa untuk penanganan stunting dapat dimulai dari pemetaan sasaran secara partisipatif terhadap warga desa yang terindikasi perlu mendapat perhatian dalam penanganan stunting oleh kader pemberdayaan di desa. Dukungan Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi dalam upaya penurunan stunting antara lain melalui pengaktifan kegiatan-kegiatan yang bisa dilakukan oleh unsur desa. Perumusan masalah, bagaimana penggunaan dana desa dalam penatalaksanaan stunting di Desa Rejosari dalam rangka percepatan penurunan stunting Tujuan, mengetahui efektivitas penggunaan dana desa dalam upaya penurunan stunting sesuai dengan peraturan kementrian desa dan PDTT Nomor 19 Tahun 2017 tentang prioritas penggunaan dana desa di Desa Rejosari Kabupaten Semarang. Pendekatan penelitian ini adalah yuridis normatif, spesifikasi penelitiannya deskriptif analitis, Analisis datanya kualitatif. Hasil, pemerintah desa rejosari telah mengalokasikan penggunaan dana desa secara efektif sesuai dengan peraturan permendesa dan PDTT no.19 tahun 2017 sehingga terjadi penurunan angka stunting. Adapun upaya yang dilakukan dalam upaya penurunan stunting yaitu melakukan program pemberian PMT Lokal selama 90 hari berturut-turut kepada balita dengan indikasi stunting, pembangunan sarana Kesehatan, melakukan pelatihan kader dengan mengundang narasumber yang berkompeten.
PENGARUH KONSUMSI AIR SERAI (CYMBOPOGON CITRATU), JAHE (ZINGIBER OFFICINALE), JERUK NIPIS (CITRUS AURANTIIFOLIA) DAN MADU HANGAT DALAM MENGATASI HIPEREMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I Pratiwi, Lusy; Ambarsari, Niati; Nuraeni, Ani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i1.252

Abstract

Pada paruh pertama hingga tiga perempat masa kehamilan, mual dan muntah dialami oleh sekitar lima puluh persen hingga tujuh puluh lima persen wanita Indonesia, menurut statistik dari Kementerian Kesehatan. Terdapat metode farmakologis dan nonfarmakologis untuk menurunkan hiperemesis . Infus jahe, madu, serai, dan jeruk nipis merupakan salah satu jenis pengobatan herbal yang tidak mengandung bahan farmasi. Penelitian ini menggunakan one-group pretest-posttest design untuk penelitian pendahuluannya. Hiperemesis gravidarum dialami oleh 25 wanita hamil trimester pertama yang menjadi subjek penelitian ini. Metode pengambilan sampel menggunakan strategi pengambilan sampel yang komprehensif. Sebelum dan sesudah diberikan seduhan air serai, jeruk nipis, jahe, dan madu, partisipan akan mengisi kuesioner observasi pada lembar instrumen PUQE-24. Data akan dianalisis menggunakan metode univariat dan bivariat. Nilai p sebesar 0,000 menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara hiperemesis gravidarum dengan trimester pertama kehamilan dan konsumsi infus serai, jeruk nipis, jahe, dan madu oleh ibu hamil. Karena nilai p kurang dari 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan, ibu hamil trimester pertama dapat terbebas dari hiperemesis gravidarum setelah minum campuran jahe, serai, jeruk nipis, dan madu.

Page 2 of 3 | Total Record : 24