Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga
The Journal Scientific Health of Ar-Rum Salatiga has a pISSN: 2528-3685 and eISSN: 25-98-3857. This journal as a facility of academic facilities in doing tri darma college in research field. The Journal Scientific Health of Ar-Rum Salatiga received various articles / texts in the form of relevant original research results, case reports, meta-analysis with the health sector. Script selection is published in The Journal Scientific Health of Ar Rum Salatiga using a peer-reviewed system, published twice a year in August and February.
Articles
301 Documents
Gambaran Penatalaksanaan Perawatan Bayi Prematur di Ruang Perinatologi RSUD Ambarawa
Isri Nasifah;
Erna Setyawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36409/jika.v2i1.6
Latar Belakang : Menurut data yang di peroleh dari Rekam Medik RSUD Ambarawa, angka prevalensi BBLR dari tahun 2013 – 2015 cukup tinggi pada tahun 2013 sebanyak 258 kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), komplikasi ( kematian ) 35 kasus. Tahun 2014 sebanyak 274 kejadian BBLR Berdasakan studi pendahuluan pada bulan Januari- Desember Tahun 2015 jumlah 282 kasus.Bayi prematur adalah bayi yang lahir pada umur kehamilan kurang dari 37 minggu dengan perkiraan berat janin kurang dari 2500 gram. Bayi prematur beresiko mengalami hipotermi, asfiksia dan kematian. Peran tenaga kesehatan sangat membantu dalam pelaksanaan perawatan bayi prematur untuk mencegah terjadinya komplikasi. Tujuan Penelitian : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran penatalaksanaan perawatan bayi prematur ( pencegahan hipotermi, pencegahan infeksi, pemberian nutrisi, penimbangan berat badan) di ruang perinatologi RSUD Ambarawa. Metode : yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, pengambilan data menggunakan data primer (lembar observasi). Populasi dalam penelitian ini adalah semua bayi prematur pada bulan Januari sampai dengan Juni 2016 di ruang perinatologi RSUD Ambarawa. Sampel dalam penelitian ini menggunakan accidental sampling yaitu 275 bayi prematur. Kesimpulan, Saran : Hasil penelitian penatalaksanaan perawatan bayi prematur di ruang Perinatologi RSUD Ambarawa dapat diketahui bahwa 239 bayi prematur (86.7%) diberikan penanganan dengan baik, dan 36 bayi prematur (13.3%) diberikan penanganan dengan cukup baik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan penatalaksanaan perawatan bayi prematur dengan lebih maksimal.
TANGGUNG JAWAB HUKUM PUSKESMAS TERHADAP KAWASAN TANPA ROKOK (KTR) DALAM UPAYA MENINGKATKAN KESEHATAN MASYARAKAT
Tety Sulestiyowati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36409/jika.v3i1.25
Abstrak Setiap Fasilitas Pelayanan Kesehatan termasuk Puskesmas harus menentukan dan menetapkan KTR, Hal ini sesuai dengan Pasal 115 ayat (1) Undang-Undang No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Penelitian ini berjudul Tanggung Jawab Hukum Puskesmas Terhadap KTR dalam upaya meningkatkan Kesehatan Masyarakat. Pendekatan penelitian ini adalah yuridis normatif, spesifikasi penelitiannya deskriptif analitis, Analisis datanya kualitatif, Setiap Fasilitas Pelayanan Kesehatan (puskesmas) bertanggung jawab untuk menetapkan dan mementukan KTR di wilayah puskesmas. Kendala-kendala yang di hadapi Menurut hasil wawancara seorang responden (staff karyawan) menunjukkan bahwa selama ini sanksi yang diberikan apabila terjadi pelanggaran yang dilakukan dalam hal merokok hanyalah sanksi teguran yang sifatnya ringan dan tidak memberikan efek jera bagi pelaku pelanggaran. Tidak adanya sanksi yang tegas dari pihak Puskesmas, merupakan faktor penghambat terciptanya kawasan tanpa rokok dilingkungan Puskesmas. Perlu komitmen bersama antara pemerintah, Dinas Kesehatan dan Pimpinan Fasilitas Pelayanan Kesehatan karena semua mempunyai tanggung jawab dalam mengedarkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dalam upaya meningkatan kesehatan masyarakat.
Hubungan Sumber Informasi dan Peran Orang Tua terhadap Perilaku Pencegahan Keputihan pada Remaja Putri di SMK N 3 Kota Bengkulu
Loly Novriza Yanti;
Dewi Aprilia Ningsih;
S Effendi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36409/jika.v4i1.52
Keputihan masalah yang perlu memperoleh perhatian yang serius karena mengindikasikan adanya masalah yang berhubungan dengan organ seksual wanita dan seringkali mengganggu aktifitas. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mempelajari hubungan sumber informasi dan peran orang tua terhadap perilaku pencegahan keputih an pada remaja putri di SMKN 3 Kota Bengkulu. Metode yang digunakan adalah Descriptif Correlational dengan rancangan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Siswi kelas X dan XI di SMKN 3 kota Bengkulu pada bulan Mei-Juni 2018 sebanyak 719 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah stratifikasi random sampling sebanyak 88 sampel. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariate dengan uji chi square dan Contingency Coefficient (C). Hasil penelitian didapatkan dari 88 orang siswi di SMKN 3 kota Bengkulu terdapat 50 orang (56,8%) yang unfavorable, 45 orang (51,1%) yang orang tuanya tidak berperan dalam pencegahan keputihan pada remaja, 42 orang (47,7%) yang mempunyai perilaku kurang baik dalam pencegahan keputihan. Terdapat hubungan yang signifikan antara sumber informasi dengan perilaku pencegahan keputihan pada remaja putri di SMKN 3 kota Bengkulu dengan kategori hubungan sedang; (4) Terdapat hubungan yang signifikan antara peran orang tua dengan perilaku pencegahan keputihan pada remaja putri di SMKN 3 kota Bengkulu dengan kategori hubungan sedang. Diharapkan pihak sekolah dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan siswi tentang pentingnya menjaga dan merawat kesehatan reproduksi.
PENGARUH JAMU CEKOK TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN BALITA USIA 12-36 BULAN DI DESA KEDAWUNG KECAMATAN KEDAWUNG KABUPATEN SRAGEN
Amrin Nurfieni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36409/jika.v2i1.8
Kesulitan makan pada anak merupakan keluhan utama orang tua, terutama pada golongan balita. Pada usia toddler anak mengalami penurunan kebutuhan nutrisi yang dimanifestasikan dengan berkurangnya nafsu makan (Wong, 2008). Sebagian masyarakat Jawa meyakini bahwa jamu cekok memiliki khasiat sebagai perangsang nafsu makan anak. Data studi pendahuluan yang dilakukan pada 5 balita yang diberi jamu cekok menunjukkan bahwa pemberian jamu cekok dapat menyebabkan kecenderungan peningkatan berat badan, rata-rata 260 gram sebulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jamu cekok terhadap peningkatan berat badan balita usia 12-36 bulan di Desa Kedawung, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experiment dengan rancangan Non Equivalent Control Group. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita usia 12-36 bulan di Desa Kedawung, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen pada bulan November 2013 sebanyak 226 orang. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah balita yang diberi jamu cekok 1 kali seminggu 4 kali berturut-turut selama satu bulan, yaitu sebanyak 22 balita. Peningkatan berat badan balita yang diberi jamu cekok yaitu rata-rata 381,82 gram sebulan sedangkan yang tidak dicekok rata-rata 113,64 gram sebulan. Hasil uji analisis dengan Uji Mann-Whitney diperoleh nilai kemaknaan (p)=0,000. Nilai kemaknaan
PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PRENATAL YOGA EXERCISE DI KOTA YOGYAKARTA
Rizka Ayu Setyani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36409/jika.v3i1.20
Abstrak Prenatal yoga exercise merupakan jenis olah tubuh yang bermanfaat bagi ibu hamil. Latihan ini dapat menimbulkan efek relaksasi bagi ibu hamil dalam menghadapi kehamilan. Namun, belum banyak ibu hamil yang melakukannya dikarenakan masih sedikit fasilitas kesehatan yang memberikan pelayanan prenatal yoga exercise. Masih sedikitnya sosialisasi tentang prenatal yoga exercise dapat berdampak pada pengetahuan ibu hamil. Ibu hamil lebih mengenal senam hamil daripada prenatal yoga exercise. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengetahuan ibu hamil tentang prenatal yoga exercise di Kota Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif rancangan observasional deskriptif pada Januari hingga Juli 2017. Sampel sebanyak 100 ibu hamil yang melakukan ANC di Puskesmas atau Praktik Mandiri Bidan di Kota Yogyakarta secara purposive sampling. Analisis penelitian ini menggunakan analisis univariat. Penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 76% ibu hamil memiliki pengetahuan yang cukup tentang prenatal yoga exercise, dengan karakteristik responden mayoritas berumur 21-35 tahun, memiliki pendidikan SMP dan SMA, tidak bekerja, lebih dari satu kali melahirkan (multipara), serta mayoritas responden merupakan ibu hamil trimester III. Kesimpulan hasil penelitian ini yaitu sebagian besar ibu hamil di Kota Yogyakarta memiliki pengetahuan yang cukup tentang prenatal yoga exercise.
Pengaruh Locus Of Control Terhadap Terjadinya Stress Kerja Perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Kota Salatiga
Serafina Damar Sasanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36409/jika.v4i1.46
Perawat dalam menjalankan profesinya sangat rawan terhadap stres, kondisi ini dipicu karena adanya tuntutan dari pihak organisasi dan interaksinya dengan pekerjaan yang sering mendatangkan konflik.Perawat memiliki tingkat Stress yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan dokter dan apoteker. Sekitar 50,9% perawat yang bekerja di empat provinsi di Indonesia tahun 2006 mengalami Stress Kerja. Perawat sering mengalami pusing dan, kelelahan, karena beban kerja yang tinggi. Hal tersebut menyebabkan ketidakhadiran meningkat, menurunnya produktivitas sehingga berdampak pada penurunan mutu pelayanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Locus Of Control terhadap stres kerja perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Kota Madya Salatiga. Jenis penelitian yang digunakan adalah expalanatory research dengan pendekatan cross sectional yang melibatkan 149 Perawat ruang rawat inap. Hasil penelitian didapatkan perawat yang mengalami stress kerja adalah perawat yang mempunyai Eksternal Locus of Control sehingga diharapkan dapat menanggulangi stress yang mungkin terjadi sehingga dapat memperbaiki mutu pelayanan.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Primigravida Trimester I Tentang Ketidaknyamanan Mual Muntah Dengan Upaya Penanganannya di BPS Ny. Endang R., S.ST Salatiga
Retnaning Muji Lestari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36409/jika.v2i2.14
LatarBelakang: Kehamilan trimester pertamaadalahwaktu yang harusdinikmati, harapandanperubahan-perubahanpadaseorangibuterjadi. Mengingatadanyaperubahansecarafisiologis, ibuhamilakanmengalamiketidaknyamananbaikfisikmaupunpsikis. Mualdanmuntahmerupakangangguan yang paling seringdijumpaipadakehamilan trimester I. Sekitar 60%−80% primigravida dan 40%−60% multigravida mengalamimualdanmuntah. Cara mengatasiketidaknyamananmualmuntahdidasarkanpadapenyebabdanpenatalaksanaandidasarkanpadagejala yang muncul, Dengan modal pengetahuan yang dimilikisertapemahamantentangpenyebabketidaknyamananmualmuntahtersebutmakaketidaknyamananmualmuntahakandapattertangani. Tujuan: Penelitianinibertujuanuntukmengetahuihubungantingkatpengetahuanibuhamil primigravida trimester I tentangketidaknyamananmualmuntahdenganupayapenanganannya Metode: Penelitianinitermasukdalamjenispenelitianstudy korelasionaldenganpendekatancross sectional. Lokasipenelitian di BPS. NyEndang R., S.ST Salatiga. Sampeldalampenelitianiniadalahibuhamil primigravida trimester I yang memeriksakankehamilannyadenganjumlah 41 responden. Data yang dikumpulkandalampenelitianmelaluiwawancaradenganmenggunakankuesioner. Pengolahandananalisis data dalampenelitianinimenggunakanuji statistic darispearman rank. Hasil: adahubungan yang sangatbermaknaantaratingkatpengetahuanibuhamil primigravida trimester I tentangketidaknyamananmualmuntahdenganupayapenanganannyadengannilai P = 0,000 dannilai r = 0,590, Kesimpulan: Berdasarkanhasilpenelitian, pengolahan data danpembahasandisimpulkanbahwasemakinbaiktingkatpengetahuanibuhamil primigravida Trimeter I tentangketidaknyamananmualmuntahmakaakansemakinbaik pula dalamupayapenangananmualmuntah.
Pengaruh Terapi Musik terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Sectio Caesaria di RSUD Curup
Ruri Maiseptyasari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36409/jika.v3i2.36
Terapi musik adalah usaha meningkatkan kualitas fisik dan mental dengan rangsangan suara yang terdiri dari melodi, ritme, harmoni, timbre, bentuk dan gaya yang diorganisir sedemikian rupa hingga tercipta musik yang bermanfaat untuk kesehatan fisik dan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh terapi musik terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi sectio caesaria di RSUD Curup Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan desain penelitian The Static Group Comparison. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien pre operasi sectio caesaria di ruang RR “Recovery Room” kamar operasi, sampel sebanyak 30 orang pasien pre operasi sc yang akan dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 15 orang untuk kelompok kontrol dan 15 orang untuk kelompok perlakuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu menggunakan data primer yaitu data yang diperoleh secara langsung oleh peneliti terhadap sasarannya menggunakan lembar checklist yang dilakukan melalui wawancara. Analisis data dilakukan dengan uji t. Hasil penelitian didapatkan: (1) dari 15 sampel kelompok kontrol terdapat 13,3% kecemasan ringan, 26,7% kecemasan sedang, 26,7% kecemasan berat, 33,3% kecemasan berat sekali; (2) dari 15 sampel kelompok perlakuan terdapat 80% tidak cemas sama sekali, 20% kecemasan ringan; (3) terdapat pengaruh pemberian terapi musik terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre operasi sectio caesaria di RSUD Curup. Di sarankan agar pihak Rumah Sakit bisa meningkatkan lagi upaya untuk menurunkan tingkat kecemasan pasien pre operasi dengan salah satu cara misalnya pemberian terapi musik, selain itu diharapkan perawat yang bertugas juga dapat memberikan informasi tentang tindakan yang akan dilakukan
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DALAM TATALAKSANA DIARE BALITA DI WILAYAH KALONGAN KECAMATAN UNGARAN TIMUR KABUPATEN SEMARANG
Eka Adimayanti;
Siti Haryani;
Ana Puji Astuti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36409/jika.v2i1.7
Latar belakang: Diare adalah penyebab utama kedua kematian balita di seluruh dunia saat ini. Salah satu penyebab hal tersebut yaitu perilaku keluarga tentang perawatan balita diare masih sangat rendah di Indonesia, oleh karena itu sangat penting agar petugas kesehatan yang memberikan perawatan balita diare perlu menginformasikan dan melibatkan keluarga dalam tatalaksana diare dan memberitahukan kepada ibu/pengasuh balita cara melakukan tatalaksana diare di tingkat rumah tangga. Pendidikan kesehatan dipandang sebagai salah satu kunci utama dari beberapa kebijakan dan strategi yang digunakan untuk mencegah terjadinya penyakit diare. Tujuan: Mengetahui perbedaan pengaruh antara pemberian pendidikan kesehatan diskusi kelompok menggunakan booklet dengan pemberian pendidikan kesehatan diskusi kelompok menggunakan poster terhadap sikap dan pengetahuan ibu dalam tatalaksana diare balita di rumah. Metode: Penelitian ini menggunakan quasi experimental design dengan pendekatan rancangan nonequivalent control group design. Subjek penelitian adalah ibu yang memiliki balita dengan rentang usia 6 bulan-5 tahun, sebanyak 60 responden. Kelompok intervensi diberikan pendidikan kesehatan diskusi kelompok menggunakan booklet, sementara kelompok kontrol diberikan pendidikan kesehatan diskusi kelompok menggunakan poster. Pemilihan sampel secara purposive dengan teknik consecutive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap. Data diolah dengan program komputer menggunakan uji statistik Kolmogorof-smirnov, paired t-test dan regresi linier. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan dan sikap setelah pendidikan kesehatan pada masing-masing kelompok(p0,05). Kesimpulan: Pendidikan kesehatan diskusi kelompok menggunakan booklet dan poster terbukti memberikan pengaruh dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu dalam tatalaksana diare balita di wilayah dengan akses sarana kesehatan terbatas.
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG DISMINORE TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI KELAS VIII SMP NEGERI 5 YOGYAKARTA
Vitrianingsih Ningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36409/jika.v3i1.30
Abstrak Pendidikan kesehatan adalah upaya pembelajaran kepada masyarakat agar masyarakat mau melakukan tindakan-tindakan untuk memelihara (mengatasi masalah-masalah), dan meningkatkan kesehatannya. Dismenore merupakan masalah ginekologis yang paling umum dialami wanita baik wanita dewasa maupun wanita pada usia remaja. Pendidikan kesehatan pada hakekatnya adalah suatu kegiatan atau usaha untuk menyampaikan pesan kesehatan kepada masyarakat, kelompok atau individu. Pengetahuan merupakan domain bagi tindakan seseorang, yaitu semakin baik pengetahuan responden tentang dismenorea maka akan semakin tinggi potensi dilakukannya penanganan dismenorea. Untuk mengetahui efektifitas pendidikan kesehatan tentang dismenore terhadap pengetahuan remaja putri kelas VIII SMP Negeri 5 Yogyakarta. Jenis penelitian pra Eksperimen. Rancangan penelitian one group pre test-post test design. Metode pengambilan sampel menggunakan total sampling, 172. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat (Wilcoxon) dengan α: 0,05. Tingkat pengetahuan sebelum diberikan pendidikan kesehatan tentang disminore pada siswi kelas VIII di SMP Negeri 5 Yogyakarta cukup (70,34%). Tingkat pengetahuan sesudah diberikan pendidikan kesehatan tentang disminore pada siswi kelas VIII di SMP Negeri 5 Yogyakarta baik (52,32%). Berdasarkan hasil uji statistik, diperoleh nilai p-value adalah 0,000