cover
Contact Name
Atik Maria
Contact Email
atikmaria41@yahoo.co.id
Phone
+6285640183897
Journal Mail Official
lp2makbidarrum@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pondok Joko Tingkir Lor No. 5 Salatiga
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga
ISSN : 25283685     EISSN : 25983857     DOI : https://doi.org/10.36409/jika
Core Subject : Health,
The Journal Scientific Health of Ar-Rum Salatiga has a pISSN: 2528-3685 and eISSN: 25-98-3857. This journal as a facility of academic facilities in doing tri darma college in research field. The Journal Scientific Health of Ar-Rum Salatiga received various articles / texts in the form of relevant original research results, case reports, meta-analysis with the health sector. Script selection is published in The Journal Scientific Health of Ar Rum Salatiga using a peer-reviewed system, published twice a year in August and February.
Articles 301 Documents
PENGARUH MORINGA OLEIFERA TERHADAP PENINGKATAN ASI PADA IBU MENYUSUI Sukmawati, Ellyzabeth
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v4i1.78

Abstract

Asi Eksklusif adalah pemberian air susu ibu tanpa makanan tambahan apapun selama 6 bulan.WHO dan UNICEF menganjurkan penggunaan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama dan pemberian ASI dilanjutkan sampai anak berumur 2 tahun. Dengan pemberian ASI dapat menurunkan infeksi gastrointestinal dan infeksi pernapasan dibanding dengan bayi yang mendapat ASI selama 3 atau 4 bulan. Produksi ASI dapat ditingkatkan dengan mengkonsumsi makanan atau obat untuk meningkatkan ASI. Sebagian besar sintetik (80%) kerangka dasarnya diketahui berasal dari sumber bahan alami. Moringa oleifera sangat bermanfaat bagi ibu menyusui. Zat yang berperan dalam Moringa oleifera yang dapat membantu dalam produksi ASI adalah trigonelin.Trigonelin merupakan golongan alkaloid dengan rumus C7H7NO2 (1-Methylpyridium-3carboxylate). Trigonelin adalah hormon yang ditemukan secara alami dalam produk tanaman, masuk ke dalam golongan alkaloid, merupakan turunan dari B6. Sedangkan untuk Senyawa aktif yang terkandung dalam Moringa oleifera yaitu Galactagogues yang mampu merangsang produksi hormon prolaktin pada ibu yang baru melahirkan.Jenis penelitian quasy eksperiment dengan rancangan non equivalen control group design. Penelitian dilakukan di Kesugihan, Cilacap. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini secara non probability sampling dengan metode purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat penaruh moringa oleivera terhadap penngkatan asi pada ibu menyusui
PERAN BIDAN PUSKESMAS DALAM PELAKSANAAN KONSELING REMAJA SEBAGAI PEMENUHAN HAK KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA AKHIR DI PUSKESMAS BANCAK Winatasari, Diah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v6i1.131

Abstract

Kasus kesehatan reproduksi pada remaja terjadi karena keterbatasan akses informasi bagi remaja Indonesia mengenai kesehatan reproduksi. Upaya pemerintah dalam menangani permasalahan remaja adalah dengan pembentukan Program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR). Peran bidan di Puskesmas dalam hal kesehatan kesehatan reproduksi sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2017 Tentang Izin Dan Penyelenggaraan Praktik Bidan pasal 21a. Tujuan penelitian ini adalah mengatahuai peran bidan puskesmas dalam pelaksanaan konseling remaja sebagai pemenuhan hak kesehatan reproduksi remaja akhi. Metode penelitian kualitatif, pendekatan yang digunakan yuridis sosiologis. Penelitian menggunakan wawancara mendalam dengan informan bidan dan informan trianggulasi remaja. Penelitian dilakukan mulai tanggal 14 Juni sampai 30 Juli 2021. Data kualitatif diolah dengan analisis reduksi data (data reduction), menyusun transkrip verbatim (kata demi kata), reduksi data dengan pembuatan koding dan kategori, menyajikan data (data display) dan menarik kesimpulan dan vertifikasi Hasil penelitian menunjukkan Puskesmas telah menjalankan program PKPR dan sesuai aturan yang ada sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2017 Tentang Izin Dan Penyelenggaraan Praktik Bidan pasal 21a. Peran bidan puskesmas dalam pelaksanaan konseling remaja untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi sebagai pemenuhan hak kesehatan reproduksi remaja akhir bidan adalah pelaksana program PKPR. Bidan di puskesmas ini diikutkan berbagai pelatihan atas perintah kepala puskesmas. Pada dasarnya hak kesehatan reproduksi pada remaja dari 12 hak 11 hak kesehatan reproduksi telah terpenuhi dengan baik pada pogram PKPR.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG INFEKSI TORCH DI UPT PUSKESMAS CANGKREP KECAMATAN PURWOREJO Wulandari, Fetty Chandra; Sholichah, Nur
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v8i1.197

Abstract

Angka kematian ibu dan anak di Indonesia dipengaruhi oleh adanya infeksi. TORCH adalah salah satu kemungkinan penyakit yang berhubungan dengan kehamilan. Sekitar 40% ibu hamil terkena infeksi TORCH, yang dapat menyebabkan infeksi neonatal. Menurut informasi yang dihimpun dari serangkaian wawancara yang dilakukan dengan sembilan ibu hamil di UPT Puskesmas Cangkrep, enam ibu tidak mengetahui sama sekali tentang virus TORCH. Rancangan penelitian penelitian ini—survei deskriptif dengan menggunakan sampel cross-sectional—adalah unik. Metode pengambilan sampel mengandalkan pemilihan secara acak sebanyak 31 orang. Penelitian ini akan dilakukan pada bulan Juni 2020. Penelitian ini hanya menggunakan analisis univariat. Penelitian ini memberikan bukti pengetahuan ibu hamil tentang infeksi TORCH. Responden dibagi menjadi tiga kelompok yaitu kelompok yang memberikan tanggapan positif (7 orang atau 22,6%), kelompok yang memberikan tanggapan netral (15 orang atau 48,4%), dan kelompok yang memberikan tanggapan negatif (9 orang atau 29,0%). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan ibu hamil tentang infeksi TORCH di Puskesmas Cangkrep Desa Purworejo adalah cukup (48,4%).
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DALAM TATALAKSANA DIARE BALITA DI WILAYAH KALONGAN KECAMATAN UNGARAN TIMUR KABUPATEN SEMARANG Adimayanti, Eka; Haryani, Siti; Astuti, Ana Puji
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v2i1.7

Abstract

Latar belakang: Diare adalah penyebab utama kedua kematian balita di seluruh dunia saat ini. Salah satu penyebab hal tersebut yaitu perilaku keluarga tentang perawatan balita diare masih sangat rendah di Indonesia, oleh karena itu sangat penting agar petugas kesehatan yang memberikan perawatan balita diare perlu menginformasikan dan melibatkan keluarga dalam tatalaksana diare dan memberitahukan kepada ibu/pengasuh balita cara melakukan tatalaksana diare di tingkat rumah tangga. Pendidikan kesehatan dipandang sebagai salah satu kunci utama dari beberapa kebijakan dan strategi yang digunakan untuk mencegah terjadinya penyakit diare. Tujuan: Mengetahui perbedaan pengaruh antara pemberian pendidikan kesehatan diskusi kelompok menggunakan booklet dengan pemberian pendidikan kesehatan diskusi kelompok menggunakan poster terhadap sikap dan pengetahuan ibu dalam tatalaksana diare balita di rumah. Metode: Penelitian ini menggunakan quasi experimental design dengan pendekatan rancangan nonequivalent control group design. Subjek penelitian adalah ibu yang memiliki balita dengan rentang usia 6 bulan-5 tahun, sebanyak 60 responden. Kelompok intervensi diberikan pendidikan kesehatan diskusi kelompok menggunakan booklet, sementara kelompok kontrol diberikan pendidikan kesehatan diskusi kelompok menggunakan poster. Pemilihan sampel secara purposive dengan teknik consecutive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap. Data diolah dengan program komputer menggunakan uji statistik Kolmogorof-smirnov, paired t-test dan regresi linier. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan dan sikap setelah pendidikan kesehatan pada masing-masing kelompok(p0,05). Kesimpulan: Pendidikan kesehatan diskusi kelompok menggunakan booklet dan poster terbukti memberikan pengaruh dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu dalam tatalaksana diare balita di wilayah dengan akses sarana kesehatan terbatas.
EVALUASI KETEPATAN PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN HIPERTENSI RAWAT INAP DI RSUD SALATIGA TAHUN 2023 Sutarmanto, Edi; Sanjaya, Aria; Artamevia, Reza
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i2.256

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi penyakit akibat tekanan darah di atas batas normal, ditandai dengan meningkatnya tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥90 mmHg (Tuloli, 2021). Penyakit hipertensi memerlukan pengobatan dengan tepat supaya efektif dan meminimalkan kegagalan terapi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penggunaan obat antihipertensi dan ketidaktepatan pengobatan berdasarkan tepat pasien, tepat indikasi, tepat obat, dan tepat dosis. Metode yang digunakan yaitu deskriptif analitik dengan rancangan cros sectional, pengambilan data secara retrospektif di rekam medis sejumlah 100 pasien sebagai sampel. Kemudian dianalisis menggunakan parameter Kemenkes RI tahun 2019, DiPiro IX tahun 2015, ISH tahun 2020. Hasil penelitian menunjukkan pasien jenis kelamin terbanyak yaitu perempuan (53%), pasien menderita hipertensi paling banyak usia 60 tahun (55%), terapi yang sering digunakan yaitu terapi kombinasi (82%), obat yang paling sering diresepkan yaitu candesartan (44%). Hasil evaluasi dari penelitian ini diperoleh tepat pasien 100%, 98% tepat indikasi, 90% tepat obat, dan 97% tepat dosis.
HUBUNGAN POLA ASUH TERHADAP PENGETAHUAN SEKSUAL REMAJA Puspita, Nella Valen Ika
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v5i2.114

Abstract

Masa transisi mencari jati diri dari anak menjadi remaja perhatian dan peran orang tua sangat diperlukan karena selain menentukan karakter dan kepribadian anak di masa mendatang juga membantu beradaptasi pada perubahan – perubahan yang terjadi pada masa ini termasuk perubahan seksual pada masa remaja. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan pengetahuan seksualitas remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan deskriptif analitik, pendekatan Cross sectional. Sampel yang digunakan dalam dalam penelitian ini adalah sampel jenuh sehingga jumlah sampel sama dengan jumlah populasi yang berjumlah 77 responden. Instrument penelitian kuesioner dan analisa data menggunakan Chi Square. Hasil:sebagian besar siswa mendapatkan pola asuh demokratis yaitu sebanyak 65 siswa (84.4 %), otoriter 9 siswa (11.7 %) dan paling sedikit pola asuh yang didapatkan adalah permisif yaitu sebanyak 3 siswa (3.9 %). sebagian besar siswa mempunyai pengetahuan baik yaitu sebanyak 65 siswa (84.4%), cukup 7 siswa (9.1%) dan paling sedikit mempunyai pengetahuan kurang sebanyak 5 siswa (6.5 %). Kesimpulan: terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan pengetahuan seksual remaja kelas XI SMK Muhammadiyah 2 Moyudan Sleman Yogyakarta.
DETERMINAN BUDAYA TARAK MAKAN DENGAN PROSES PENYEMBUHAN RUPTUR PERINEUM IBU POSTPARTUM Maharani, Kristina; Qomariyah, Qomariyah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v7i2.184

Abstract

Ibu nifas membutuhkan makanan bergizi untuk memulihkan kesehatan, mempercepat penyembuhan luka, dan mendukung pemberian ASI, sehingga tidak disarankan untuk menghindari makanan tertentu. Pantangan makanan adalah larangan makan makanan tertentu yang mewakili kepercayaan dan tradisi masyarakat. Jika mereka melanggar, maka nyawa orang yang melanggar dalam kondisi bahaya. Beberapa faktor memengaruhi penyembuhan luka perineum, salah satunya adalah retensi makanan. Dalam hal ini, masih ada ibu nifas yang melakukan pola pantang makan. Oleh karena itu, tidak jarang para ibu mengalami gangguan penyembuhan luka pada perineumnya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaan pantang makan dengan lamanya penyembuhan perineum pada ibu pasca bersalin. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan teknik purposive sampling yang berjumlah 49 responden, waktu penelitian April-Agustus 2022. Tempat penelitian di Puskesmas wilayah Demak. Analisa bivariat menggunakan Chi Square. Hasil penelitian: menunjukkan bahwa ada hubungan antara kebiasaan berpantang makan dengan lamanya penyembuhan luka perineum pada ibu nifas nilai p value = 0,00. Simpulan, terdapat hubungan antara kebiasaan berpantang makan dengan lamanya penyembuhan luka perineum pada ibu postpartum.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN DANA DESA DALAM UPAYA PENURUNAN STUNTING SESUAI DENGAN PERATURAN KEMENTRIAN DESA DAN PDTT NOMOR 19 TAHUN 2017 TENTANG PRIORITAS PENGGUNAAN DANA DESA DI DESA REJOSARI KABUPATEN SEMARANG Winatasari, Diah; Lestari, Retnaning Muji; Darmanto, Darmanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i1.247

Abstract

Pemanfaatan dana desa untuk penanganan stunting dapat dimulai dari pemetaan sasaran secara partisipatif terhadap warga desa yang terindikasi perlu mendapat perhatian dalam penanganan stunting oleh kader pemberdayaan di desa. Dukungan Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi dalam upaya penurunan stunting antara lain melalui pengaktifan kegiatan-kegiatan yang bisa dilakukan oleh unsur desa. Perumusan masalah, bagaimana penggunaan dana desa dalam penatalaksanaan stunting di Desa Rejosari dalam rangka percepatan penurunan stunting Tujuan, mengetahui efektivitas penggunaan dana desa dalam upaya penurunan stunting sesuai dengan peraturan kementrian desa dan PDTT Nomor 19 Tahun 2017 tentang prioritas penggunaan dana desa di Desa Rejosari Kabupaten Semarang. Pendekatan penelitian ini adalah yuridis normatif, spesifikasi penelitiannya deskriptif analitis, Analisis datanya kualitatif. Hasil, pemerintah desa rejosari telah mengalokasikan penggunaan dana desa secara efektif sesuai dengan peraturan permendesa dan PDTT no.19 tahun 2017 sehingga terjadi penurunan angka stunting. Adapun upaya yang dilakukan dalam upaya penurunan stunting yaitu melakukan program pemberian PMT Lokal selama 90 hari berturut-turut kepada balita dengan indikasi stunting, pembangunan sarana Kesehatan, melakukan pelatihan kader dengan mengundang narasumber yang berkompeten.
Hubungan Status Gizi dengan Perkembangan Motorik Halus Balita Usia 36-59 Bulan Mufidaturrosida, Ana
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v3i2.38

Abstract

Angka kematian Balita masih besar di Indonesia, terutama disebabkan oleh gizi buruk. Masa balita merupakan masa emas pertumbuhan dan perkembangan balita, namun pemantauan dan pengoptimalan perkembangan balita masih kurang. Hal ini juga terjadi di Desa Trunuh Kec. Klaten Selatan Kab. Klaten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan perkembangan motorik halus balita usia 36-59 bulan di desa Trunuh, Kec. Klaten Selatan, Kab. Klaten.Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh, dengan sampel 53 balita yang berumur 36-59 bulan yang bertempat tinggal di wilayah Desa Trunuh yang mengikuti posyandu pada bulan November 2012, memiliki dan membawa KMS, diukur BB, TB dan bersedia mengikuti tes perkembangan motorik halus. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat 48 (90,57%) balita yang berstatus gizi baik, 5 (9,43%) balita berstatus gizi kurang baik. Sedangkan dari tes perkembangan motorik halus didapatkan hasil bahwa 38 (71,7%) balita normal, 6 (11,32%) balita suspect, dan 9 (16,98%) balita untestable. Berdasarkan uji statistik dengan menggunakan uji Gamma dan Somers’d didapatkan nilai p = 0,784 > 0,05 sehingga Ho diterima. Hipotesa yang menyatakan ada hubungan yang bermakna antara status gizi dengan perkembangan motorik halus balita tidak terbukti. Dari hasil uji analisis didapatkan nilai r = 0,102, yang termasuk hubungan sangat lemah. Nilai r positif menunjukkan bahwa arah korelasi searah, semakin besar nilai status gizi semakin besar pula nilai perkembangan motorik halusnya. Penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang kuat antara status gizi dengan perkembangan motorik halus balita
DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA DI KALANGAN WANITA KLASIS BENDOSARI KOTA SALATIGA TAHUN 2019 Kristinawati, Kristinawati; Susilowati, Endang
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v5i1.101

Abstract

Kanker payudara merupakan keganasan pada jaringan payudara yang dapat berasal dari epitel duktus maupun lobulusnya. Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker terbanyak di Indonesia. Berdasarkan Pathological Registration di Indonesia, kanker payudara menempati urutan pertama dengan frekuensi relatif sebesar 18,6%. Angka kejadiannya di Indonesia diperkirakan 12/100.000 wanita. Kejadian kematian karena kanker payudara masih tinggi terutama di negara-negara berkembang, karena keterlambatan diagnosis. Deteksi dini merupakan upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah keterlambatan diagnosis, antara lain dengan SADANIS dan SADARI. Di kota Salatiga sendiri deteksi dini dengan SADANIS masih belum mencapai target yang ditetapkan sebesar 35%, sedangkan deteksi dini dengan SADARI belum banyak dilakukan secara rutin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan tentang penyakit kanker payudara dan deteksi dini kanker payudara dengan teknik SADARI di Wilayah Klasis Bendosari, kota Salatiga yang dilaksanakan pada bulan April hingga Juli tahun 2019. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 97 responden. Sampel dalam penelitian ini adalah wanita yang memenuhi kriteris inklusi yang berada di wilayah Klasis Bendosari, Salatiga. Hasil penelitian diketahui pengetahuan wanita dalam kategori kurang, yakni 55,7%, 44,3% memiliki pengetahuan yang cukup dan hanya 2,1% memiliki pengetahuan yang baik. Tingkat pengetahuan wanita tentang kanker payudara menjadi faktor yang menentukan perilaku wanita untuk melakukan deteksi dini kanker payudara dengan teknik SADARI.